SAFETY PRIME

Engineering Safety

[150317] Tugas 3 Investigasi Insiden (Kelas Sore B1 & B2)

64 Comments

Kepada D4K3 UNIBA Semester II Kelas Sore B1 dan B2

Video diatas adalah rekaman suatu peristiwa kecelakaan kerja. Dari video tersebut, Anda diminta untuk:

  1. Menceritakan kronologis kejadian.
  2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
  3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
  4. Menentukan faktor penyebab langsung.
  5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
  6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.

Kerjakan tugas Anda dengan mengetik analisis tersebut pada kotak dibagian bawah yang terdapat tulisan “Leave a Reply”. Batas akhir posting adalah hari Minggu 22 Maret 2015 pukul 22:00 wita. Lewat waktu tersebut maka tugas Anda TIDAK akan mendapat approval untuk dipostingkan dan dianggap TIDAK mengerjakan tugas.

Hasil analisis tugas tidak boleh sama antara satu mahasiswa dengan mahasiswa yang lain. Bila terdapat analisis yang sama persis, maka posting tersebut akan dicoret.

Tuliskan nama Anda, NIM/NPM, semester, dan kelas pada bagian diakhir. Posting hanya akan tampil setelah mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari Dosen Pengampu, sehingga Mahasiswa tidak perlu memposting berulang kali untuk tugas yang sama.

TIDAK ada tugas susulan atau perbaikan nilai (remedial) untuk tugas ini. Harap diperhatikan dengan baik. Terimakasih.

Advertisements

64 thoughts on “[150317] Tugas 3 Investigasi Insiden (Kelas Sore B1 & B2)

  1. 1. Kronologis kejadian.
    pada saat petugas laki-laki membuka pintu yang berada di bawah ruangan tersebut, dan kemudian masuk kedalam ruangan itu. Dan ketika itu petugas laki-laki tidak menutup kembali pintunya. Sehingga wanita yang berada membelakangi pintu tersebut tidak mengetahui bahwa pintu tersebut terbuka dan tidak pula melihat kebelakang, sehingga wanita itu terpleset kedalam ruangan tersebut.

    2. Analisis alat dan peralatan.
    – Alat dan peralatan yang berada dalam ruangan tersebut agak besar untuk ruangan yang seperti itu
    – Penempatan alat dan peralatan yang tidak efesien dan efektif

    3. Analisis lingkungan kerja.
    – Keadaan Ruangan yang sempit
    – Kurangnya cahaya atau penerangan di dalam ruangan
    – Keamanan dari penempatan atau posisi pintu yang tidak tepat, di karenakan pintu tersebut berada di posisi tengah dari ruang kantor tersebut
    – Ruang gerak yang kurang

    4. Faktor penyebab langsung.
    – human error dikarenakan tidak menutup kembali pintu yang telah di buka
    – Tidak adanya sign atan tanda peringangat ketika pintu tersebut akan dibuka

    5. Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    – Tidak adanya atau kurang terjadinya komunikasi antara satu pegawai dengan pegawai yang lain.
    – Tidak adanya pengawasan oleh pihak perusahaan mengenai akibat dari penempatan pintu tersebut

    6. Rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    – Dengan menggunakan Isolasi dengan mengubah posisi atau penempatan tangga untuk ke ruangan yang berada di bawah tersebut agar tidak terjadi kembali kondisi seperti yang mana yang telah terjadi


    Nama : Siti Rahmawati
    NPM: 14.11.106.701501.1283
    Kelas : B2-K3
    Semester : II

  2. 1. Kronologis kejadian.
    Terlihat kegiatan para pekerja yang ramai berlalu-lalang berada di ruangan receiptionis suatu toko. Terlihat salah seorang pegawai tersebut membuka pintu tangga yang berada di lantai ruangan tersebut. Hal tersebut tidak di ketahui oleh seorang pegawai perempuan yang sepertinya sedang membuat minuman dan berdiri di sebelah pintu yang terbuka tersebut. Lalu perempuan tersebut terperosok jatuh ke dalam tangga setelah melangkahkan kakinya saat berbalik.

    2. Analisis alat dan peralatan.
    a)Pintu di lantai
    b)Banyak lemari yang memenuhi ruangan
    c)mesin kasir yang berada di atas meja
    d)Dispenser yang di gunakan perempuan tersebut
    e)Banyak botol minumandalam lemari

    3. Analisis lingkungan kerja
    a)Lingkungan kerja yang ramai membuat susah dalam hal konsentrasi
    b)Ruangan yang sempit mengakibatkan orang tidak bebas bergerak

    4. Faktor penyebab langsung.
    a)Pintu yang berada di lantai dalam kondisi terbuka
    b)Tidak terjadi komunikasi antar karyawan yang bersangkutan
    c)Konsentrasi yang terganggu akibat beberapa karyawan lain sedang berkomunikasi di belakang perempuan tersebut atau perempuan tersebut sedang melamun
    d)Grafitasi bumi

    5. Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    a)Tidak ada peringatan baik secara lisan maupun tulisan atau gambar
    b)Tidak ada pengawasan dari atasan
    c)Kurangnya sosialisasi kepada karyawan
    d)Tidak ada sign tanda bahaya

    6. Rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    a)Eliminasi, menghilangkan pintu/ruangan tersebut apabila tidak di gunakan dan hanya menimbulkan musibah
    b)Subtitisi, mengganti akses pintu yang berada di lantai dengan akses pintu normal
    c)Rekayasa enginering, menggunakan pintu otomatis yang bisa menutup sendiri dalam beberapa waktu
    d)Isolasi, membuat akses hanya orang tertentu yang dapat masuk
    e)Training, mensosialisasikan kepada karyawan bahwa terdapat pintu di lantai dan harap hati-hati
    f)Administrasi, memberikan sign bahaya pada sekitar pintu
    g)Ppe, menggunakan alat pengaman (contoh: sepatu karet)


    Nama : Sesarius Deny Nurcahyo
    NPM : 14.11.106.701501.1282
    Kelas : B2 / D4-K3
    Semester : II (Dua)

  3. 1 KRONOLOGIS KEJADIAN
    kejadian bermula saat salah seorang pekerja perempuan ingin masuk ke basement, untuk menuju basement, pekerja harus membuka pintu tangga yang berada tepat di lantai. Saat pekerja perempuan tersebut telah masuk ke dalam basement, dia lupa menutup kembali pintu basement yang telah di gunakan, dan korban yang kurang hati hati, berjalan mundur tanpa mengetahui terdapat lubang dari pintu tangga menuju basement yang tidak di tutup tadi, akhirnya korban terjatuh ke dalam lubang tersebut.

    2 ANALISA ALAT DAN PERALATAN
    dari video tersebut dapat di pastikan bahwa, alat yang di gunakan, yaitu pintu tangga yang berada di lantai tersebut kurang aman, terlihat bahwa pintu tersebut sangat beresiko terjatuh jika orang lupa menutupnya, dan, tidak memiliki pengaman / safety di pintu tersebut

    3 ANALISA LINGKUNGAN KERJA
    dari video tersebut terlihat bahwa lingkungan kerja di sekitar tersebut kurang kondusif, terlihat terbatasnya para pekerja untuk bergerak dan berpindah dari satu tempat, ke tempat yang lain.

    4 FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG
    dari video tersebut dapat saya temukan beberapa faktor penyebab langsung dari accident tersebut yaitu :
    1 korban kurang berhati hati / kurang fokus dalam melangkah, terlihat korban berjalan mundur tanpa mengetahui terdapat lubang di lantai
    2 di pintu tangga yang berada di lantai tersebut kurang sistem risk managementnya, sehingga memungkinkan pekerja untuk terjatuh seperti dalam video tersebut
    3 kelalaian dari pekerja yang menggunakan pintu tangga tersebut, yang tidak mau menutup kembali pintu tangga yang telah di pakai, sehingga mengakibatkan accident tersebut

    5 FAKTOR YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN
    dari video di atas dapat saya temukan beberapa faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan dari video tersebut, yaitu :
    1 Ruang lingkup kerja yang tidak memadai, yaitu ruang kerja yang sempit, sehingga membatasi ruang gerak para pekerja
    2 kurangnya pengawasan dari perusahaan korban, sehingga terjadi kecelakaan tersebut
    3 para pekerja kurang memahami SOP di ruang sempit tersebut, yang akhirnya membuat kecelakaan.
    4 perusahaan kurang menerapkan K3 dalam pekerjaan tersebut.

    6 REKOMENDASI PERBAIKAN
    dari point 1 sampai point ke 5 dapat kita ketahui bahwa fokus kerja, pengawasan dan sistem K3 dalam sebuah perusahaan sangatlah penting untuk itu, ada beberapa rekomendasi yang saya berikan terkait kecelakaan / accident dalam video tersebut yang bisa membantu agar kejadian tersebut tidak terulang kembali yaitu :
    1 selalu memperhatikan langkah kita saat kita sedang berjalan, karena kita tidak tahu dimanapun, dan kapanpun, agar menghindari kecelakaan dalam video tersebut
    2 jika ada kasus seperti di atas, (dalam hal ini ruang yang terbatas dan terdapat tangga menuju basement persis menempel di lantai) kita harus membuat SOP & JSA dan menjelaskannya kepada pekerja, bahwa tangga tersebut berbahaya, dan memiliki resiko yang tinggi (high risk) maka jika ingin menggunakan tangga tersebut harus menutupnya kembali, atau menggunakan alat penutup otomatis, agar menghindari kecelakaan tersebut terulang kembali
    3 selalu memberikan pengawasan kepada pekerja, agar menghindari kejadian tersebut dapat terulang kembali

    Nama : Yosep Agus Frianto Gultom
    Kelas : B1
    Semester : 2
    NPM : 14.11.106.701501.1217

  4. 1. KRONOLOGI KEJADIAN
    Jatuhnya seorang karyawati ke Manhole Ladders
    Saat 2orang karyawan dan karyawati sedang berbincang lalu salah satu karyawati (A) membuka Manholle ladders diarea kerja, kemudian salah satu karyawati (A) masuk kedalamnya manhole ladders untuk mengambil suatu barang. Setelah itu teman karyawati tersebut asik berbincang dengan karyawan lainnya tanpa memberi informasi atau rambu di area manhole ladders yang sedang terbuka itu ke karyawati (B) yang tepat berada diatas manhole ladders. kemudian karyawati (B) tersebut seusai membuat coffee langsung membalikan badan tanpa memperhatikan bahwa manhole ladders sedang dalam keadaan terbuka tepat berada dibawahnya, dengan seketika karyawati (B) terjatuh ke dalam manhole ladders.

    2. ANALISIS ALAT DAN PERALATAN
    • Peralatan pelindung manhole ladders kurang memadai
    • Kurangnya rambu kesalamatan kerja diatas manhole ladders

    3. ANALISIS LINGKUNGAN KERJA
    • Confined space / area kerja terbatas
    • Posisi manhole ladders bawah tanah tepat diatas area kerja
    • Kurangnya pengaman untuk manhole ladders/barricade/barrier

    4. FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG
    • Gagal memberi peringatan / mengamankan
    • Posisi /postur yang tidak benar dalam melakukan tugas
    • Gagal mengindentifikasi bahaya
    • Alat pelindung (guard)/ pembatas tidak layak

    5. FAKTOR YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN
    • Kurangnya pengawasan dari supervisor yang membuat terjadinya accident tersebut.
    • Pencahayaan yang kurang dikantor tersebut yang membuat karyawan tidak berhati-hati dalam berjalan.
    • Ruang kerja yang sempit yang menyebabkan pekerja kurang leluasa dalam bergerak

    6. REKOMENDASI PERBAIKAN
    • Manholle ladders diberi pelindung/guard agar karyawan yang tepat berada diatas tidak terjatuh saat manhole ladders sedang terbuka.
    • Perbanyak rambu keselamatan kerja disekitar manhole ladders.


    Nama: Salma Sari
    NPM: 14.11.106.701501.1252
    semester: II, B1/D4K3

  5. A. KRONOLOGIS KEJADIAN
    Dalam kronologi video tersebut di sebuah sebuah toko, seorang ibu sedang membuat minuman, dua pria sedang berbincang dan seorang wanita lagi membuka manhole dan berniat akan turun kedalam manhole gudang. Namun karena keteledoran wanita tersebut, ibu yang masih membuat minuman tersebut tersebut dalam kondisi tidak mengetahui bahwa manhole masih terbuka. berjalan sedikit mundur sehingga mengakibatkan wanita tersebut jatuh kedalam lubang. Dan dua pria yang sedang berbincang tersebut tidak sempat menolong karena terlalu asik berbincang

    B. ANALISIS ALAT DAN PEKERJAAN :
    1.penempatan posisi alat-alat sekitar yang mempersempit ruangan
    2.kondisi pekerjaan yang tidak aman

    C. ANALISIS LINGKUNGAN KERJA :
    1.ruangan dalam toko tersebut cukup sempit,sehingga ruang gerak karyawan maupun pembeli terbatas
    2.posisi lubang manhole berada ditempat yang sering dilewati karyawan maupun pembeli

    D. FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG :
    1.kecerobohan dari karyawan membuka manhole tanpa memberi tahu orang sekitar (unsafe action)
    2.adanya kemungkinan mengabaikan instruksi kerja, karena membuka manhole disaat kondisi saat ramai (unsafe action)
    3.tidak dipasang rambu saat manhole terbuka (unsafe condition)

    E. FAKTOR YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN :
    1.posisi manhole sering dilewati karyawan dan pembeli
    2.kurangnya pengetahuan karyawan tentang resiko dan bahaya dalam pekerjaan tersebut
    3.tidak adanya rambu rambu tentang k3 didalam ruangan tersebut
    4.ruangan yang cukup sempit

    F. REKOMENDASI AGAR TIDAK TERJADI KECELAKAAN :
    1.alangkah baiknya manhole dibuat diposisi yang jarang dilewati oleh pembeli
    2.apabila dalam posisi ramai, harus membuka manhole harus disertai pemberitahuan orang-orang sekitar
    3.pemberian rambu-rambu agar terjadi kesadaran tentang k3 dari karyawan maupun pembeli di toko tersebut
    4.pemberian pemahaman kepada karyawan tentang resiko dan bahaya dari pekerjaan tersebut
    5.manhole diberi warna yang lebih cerah


    Nama : Bayu Pramana Putra
    Kelas : B1
    Semester : Dua
    NPM : 14.11.106.701501.1216

  6. 1. Krolonogi Kejadian (Kecelakaan)
    Pada waktu dini hari, ada pekerja wanita yang akan segera masuk kedalam basement, yang mana letak basement tersebut berada di samping korban. Pekerja wanita tersebut langsung bergegas membuka pintu masuk ke basement, setelah membuka pintu basement, pekerja wanita tersebut sempat mengobrol sekitar 1-2 detik dengan rekan kerja pria nya Dan langsung menuruni tangga secara perlahan, tanpa menutup pintu basement kembali. Kemungkinan pekerja wanita itu sempat berfikir pintu akan ditutup oleh rekan kerja nya, akan tetapi rekan kerja pria nya tidak membantunya untuk menutup pintu, malah membiarkan pintu terbuka , dan lansung mendatangi sesama rekan kerja lainnya, serta tidak memberitahu kepada si korban bahwa rekan kerja nya yang turun melalui pintu basement belum menutup pintu nya. Yang mana pada saat waktu itu, si korban sedang mengisi air digelas dengan proses waktu sekitar 7 detik, Ketika selesai membuat minuman tersebut, korban langsung menyimpannya dimeja, tempat dia membuat minuman, dan bergegas pergi sambil memutar balikan badannya, sekitar 3 detik kaki kanan korban masuk kedalam pintu basement, yang tidak di tutup kembali oleh rekan pekerja perempuan itu. Dan pada akhirnya korban terjatuh kedalam ruang basement.

    2. Analisis alat dan peralatan
    • Alat yang digunakan adalah pintu tangga untuk menuju akses basement, penempatan akses tangga dan pintu basement tidak efektif, karena berada dijalur pekerja lainnya yang pada saat itu melakukan aktifitas pekerjaan. Dan berpotensi menyebabkan pekerja lain terjatuh jika tidak menutup pintu kembali.

    3. Analisis lingkungan kerja
    • Dari faktor lingkungan kerja terlihat area kerja yang sangat sempit, dengan lebar ruangan kerja sekitar 120 cm. sehingga ruang gerak pekerja terbatas.

    4. Faktor penyebab langsung
    • Tidak adanya pengawasan
    • Miskomunikasi yang tidak berjalan antara pekerja satu dengan pekerja lainnya
    • Prosedur tidak berjalan
    • Penempatan pintu akses ke basement tidak standar dengan keselamatan kerja, karena dengan ruang lingkup kerja yang begitu sempit, dan dekat dengan pekerjaan karyawan lainnya.
    • Korban kurang teliti dalam berjalan, sehingga menyebabkan dia terjatuh
    • Unsafe Action dan Unsafe Condition

    5. Faktor kontribusi atas kecelakaan
    • Kurangnya aspek k3 dalam ruang lingkup pekerjaan tersebut
    • Sistem SOP kerja yang tidak berjalan
    • Akses kerja yang sangat sempit
    • Spesifikasi pintu basement tidak safe di tempatkan dilantai, disisi ruang lingkup kerja yang sangat sempit.

    6. Rekomendasi perbaikan
    Dari pemaparan diatas mulai dari sisi Kronologi kejadian (kecelakaan), analisis alat, analisis lingkungan kerja, faktor penyebab langsung, dan faktor kontribusi atas kecelakaan. Saya akan merekomendasikan agar kecelakaan di atas tidak akan terulang kembali lagi. Dengan menggunakan sistem kerja sebagai berikut :
    • Sebelum pekerjaan berlangsung semua pekerja dikumpulkan untuk di briefing sekitar 10 – 15 menit
    • Mengedepankan aspek K3 dalam pekerjaan, mulai dari diri sendiri dan orang lain
    • Implementasikan SOP kepada pekerja
    • Perhatikan area disekitar kita bekerja, agar Unsafe Action dan Unsafe Condition tidak terjadi
    • Penempatan pintu dan tangga basement seharusnya jangan ditempat seperti itu, karena kondisi ruang gerak yang terbatas, akses kerja sempit, dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Lebih baik memindahkan pintu dan tangga basement ketempat yang lebih safe, dan tidak menggangguh aktifitas pekerja lainnya yang sedang berlangsung
    • Perbaharui SOP jika ada penambahan karyawan baru dan sistem kerjaan yang beda, dalam ruang lingkup kerja.


    Nama : Eliyadi
    Kelas : B1
    Semester : II
    NPM : 14.11.106.701501.1225

  7. 1. Kronologi Kejadian
    Dua orang pekerja membuka lubang di lantai dibelakang korban (wanita yang terjatuh) tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada korban. Dan setelah lubang terbuka dan dua orang pekerja turun ke bawah.dan setelah turun pekerja tersebut tidak menutup kembali lubang. Hingga wanita yang membelakangi lubang mundur dan satu kaki korban tidak dapat menginjak lantai dan tubuhnya yg sudah tidak seimbang membuat korban terjatuh ke belakang. Dan terperosok kedalam lubang.

    2. Analisis Alat dan Peralatan
    Seharusnya pekerjaan seperti ini dilengkapi dengan barier untuk mengamankan lokasi. Dan harus ada rambu untuk menghimbau orang di sekitar agar tidak mendekat sebelum dia dapat mengendalikan resiko yang ada.

    3. Analisis Lingkungan Kerja
    Lingkungan kerja yang sangat berbahaya karena terlihat sekali dua orang pekerja yang ada di belakang wanita yang terjatuh seakan acuh dan cenderung membiarkan terdapat bahaya di sekitar pekerja lainnya. Mereka mulai awere saat sang wanita terjatuh ke dalam lubang tersebut ini adalah bukti bahwa tidak ada komitmen dari semua pekerja di area tersebut untuk menjaga keselamatan. Termasuk dalam faktor penyebab dasar kecelakaan kerja ialah lemahnya manajemen dan pengendaliannya, kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya sumber daya, kurangnya komitmen

    4. Faktor Penyebab Langsung
    Kondisi tidak aman/berbahaya (unsafe condition)
    – Tidak dipasang (terpasangnya) pengaman (safeguard) pada bagian lubang yang terbuka
    – Terdapat lubang yang terbuka tanpa ada barier atau pelindung
    – Ada orang yang tidak mengetahui terdapat lubang di area tersebut
    – Tempat kerja yang tidak steril dari orang yang tidak berkepentingan

    Tindakan tidak aman/berbahaya (unsafe action)
    – Tidak memberitahukan kepada orang untuk menjauh karena ada pembukaan lantai di belakangnya ini bukti dari lemahnya pengawasan dan pengendalian resiko di pekerjaan tersebut.
    – Tidak memasang peringatan atau rambu agar tidak ada orang yang mendekat.
    – Tidak ada pengawasan terhadap orang disekitar pekerjaan
    – Sikap acuh dari orang di sekitar lubang dan seperti membiarkan saja ada orang yang tidak mengetahui keberadaan lubang tersebut
    – Kecerobohan dari pekerja yang membuka lantai untuk turun kebawah tanpa memberikan peringatan kepada orang yang berada di area tersebut
    – Meninggalkan prosedur kerja
    – Bekerja tanpa perintah
    – Mengabaikan instruksi kerja
    – Tidak mematuhi rambu-rambu di tempat kerja
    – Tidak mengurus izin kerja berbahaya sebelum memulai pekerjaan dengan resiko/bahaya tinggi.

    5. Faktor yang Memberikan Kontribusi atas Kecelakaan
    – Pekerjaan tidak sesuai dengan tenaga kerja karena pekerja tidak menyadari betapa besar bahaya yang dia timbulkan karena pekerjaan tersebut
    – Pekerjaan beresiko tinggi namun belum ada upaya pengendalian di dalamnya ini adalah faktor dimana awareness pekerja terhadap keselamatan sangat rendah atau mungkin kurangnya pelatihan dari perusahaan untuk pekerja dalam hal safety awereness
    – Tidak dilakukannya pekerjaan tersebut sesuai dengan SOP atau mungkin perusahaan ini tidak memiliki aturan baku untuk keselamatan

    6. Rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali
    – Dipasang (terpasangnya) pengaman (safeguard) pada bagian lubang yang terbuka agar ada pengendalian bahaya agar tidak ada lagi korban yang terjatuh
    – Pekerjaan harus dilakukan dalam pengwasan orang yang berada di atas
    – Peringatkan agar jangan ada orang yang tidak berkepentingan melintas di sekitar lubang
    – Eliminasi bahaya dengan cara segera menutup lubang setelah pekerja turun
    – Harus ditingkatkanya awereness pekerja terhadap keselamatan orang disekitarnya
    – Harus ada komitmen keselamatan yang jelas yang tertuang di dalam aturan yang mengatur cara pekerjaan tersebut
    – Pasang selalu rambu jika ingin malakukan pekerjaan tersebut


    Nama : Yudi Franata
    NPM : 14.11.106.701501.1243
    Kelas : B1/ Sore
    Semester : 2

  8. 1. Menceritakan kronologis kejadian.
    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaa sesuatu ,
    1. Kejadian bermula saat pekerja ingin masuk ke besmen untuk mengambil sesuatu, dan pekerja tersebut lupa menutup pintu tangga bestmen dan tiba tiba ada seorang perempuan yg kurang teliti dan hati hati mundur tanpa melihat lubang dari tangga bestmen yg tidak di tutup oleh pekerja tadi sehingga pekerja perempuan itu terpelset dan masuk dan terjatu kedalam lubang pintu tangga bestmen.
    2. Berdsarkan vidio di atas bahwa pintu tersebut kurang aman hal ini di karnakan pintu tersebut tidak tertutup secara otomatis jika bukan seseorg itu sendiri untuk menutupnya
    3. Berdasarkan vidio di atas bahwa lingkungan kerja kurang kondusip hal ini dikarnakan bahwa kurang dan terbatasnya akses untuk bergerak atau berpinda ketempat satu ke tempat yg lain.
    4. Berdasarkan vidio di atas telah saya simpulkan ada beberapa paktor penyebab langsung yg menyebabkan terjadinga accident
    1.kurangnya pengawasan dari pihak perusahaan atau pabrik
    2.tidak adanya pengaman yg terdapat pada pintu tangga
    3,adanya kelalaian dari pekerja pertama yg lupa menutup pintu tangga sehingga membuat pekerja yg lain terjatuh.
    5.berdasarkan vidio di atas telah saya simpulkan bahwa ada beberapa faktor yg berkontribusi atas kecelakaan tersebut.
    1.kurangnya pengawasan dari pihak pabrik
    2.ruang lingkup kerja yg kurang memadai (sempit)
    3.tdk adanya s.o.p
    6 .1. para pekerja harus teliti dan berhati hati dalam bekerja
    2.para pekerja harus di beri pengawasan yg sangat ketat agar kejadian seperti di atas tdk terulang kembali,
    3. para pekerja harus mengerti dan memahami S.O.P. dan JSA. Agar kejadian seperti diatas tdk terulag kembali,
    Nama : hasruddin hafid
    Npm: 14 11 106 701501 1263
    Kls: b1
    Sem: 2

    • Sdr Hasruddin Hafid
      Ketik kembali yang rapi berikut spasinya agar ulasan anda mudah dibaca. Beri spasi setiap paragraf agar memudahkan membedakan bahasannya.

      • 1. Menceritakan kronologis kejadian.
        2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
        3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
        4. Menentukan faktor penyebab langsung.
        5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
        6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.

        1 menceritakan kronologis kejadian
        kronologis kejadian pertama tama seorang kariawan membuka pintu basement tanpa memberitahu kariawan yg lain sehingga ada kariawan lain yang tidak tahu ada pintu basement yang terbuka sehingga kariawan tersebut jatuh

        2. melakukan analisis alat dan peralatan
        pintu basement tidak terdapat pengaman dan tidak adanya tanda tanda yg menandakan disitu ada pintu yang terbuka

        3. melakukan analisis lingkungan kerja
        tempat kerja yg terlalu sempit, barang barang yang terlalu banyak dan tempat pintu basement yang kurang strategis

        4. menentukan faktor penyebab langsung
        tempat pintu basement yang kurang strategis, kurangnya komunikasi antar pekerja dan tidak adanya pengaman pintu basement

        5. menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan
        kurangnya kewaspadaan pekerja, pekerja yg kurang terlatih, tempat kerja yg terlalu sempit dan tidak adanya S.O.P

        6. membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali
        pindahkan pintu basement ke tempat yg lebih strategis, berikan tanda tanda di sekitar pintu basement dan beri pagar agar orang tidak terjatuh

        nama : pajar harianto
        kelas : B2
        semester : 2
        npm : 14.11.106.701501.1306

      • Sdr Pajar Harianto
        Soal tidak perlu diketik lagi tapi cukup langsung pada analisa anda saja.

  9. 1. Menceritakan kronologis kejadian.
    Seorang wanita Pegawai kasir sedang asik membuat minuman, disekitar tempat kejadian. Mula – mula datang seorang karyawan membuka pintu ruang bawah tanah yang berada didekat mesin pembuat minuman. Saat itu sang korban masih asik membuat minuman pada mesin tersebut sehingga tidak menyadari keberadaan temannya yang sedang membuka pintu bawah tanah, dan kemudian salah satu rekan korban datang bersama temannya mengecek mesin kasir yang berada tepat dibelakang korban. Sehingga sang rekan yang seharusnya memberikan peringatan kepada teman – temannya terutama si korban menjadi teralihkan dan semakin membuat kondisi menjadi sangat berbahaya.
    Situasi tersebut membuat korban tidak terfokus saat melangkah dan rekan korban yang membuka pintu bawah tanah langsung memasuki ruangan, tanpa memberikan perhatian khusus atau rambu – rambu hazard kepada teman – temannya yang berada diatasnya, sehingga semua orang yang berada diatas ruang bawah tanah itu tidak menyadari potensi bahaya yang mengancam. Ditambah lagi rekan korban yang sedang mengecek kondisi mesin kasir nampak teralihkan perhatiannya dan tak memberikan peringatan apapun kepada korban yang tepat berada di belakang ruang pintu bawah tanah. Sehingga si korban tampak santai tanpa menyadari bahaya di belakangnya. Kemudian si korbanpun terjatuh ke ruang bawah tanah dengan mudahnya.

    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    a) Pintu bawah tanah yang digunakan kurang tepat dengan kondisi area perkerja, dalam artian pintu seharusnya dibuat dengan menambahkan unsur modifikasi, dan bisa menggunakan alternatif desain pintu yang lebih aman penerapannya saat digunakan.
    b) Saat pintu dibuka, atau saat pintu dalam keadaan digunakan bisa menambahkan peralatan pelindung yang sederhana seperti tiang pembatas atau sekat pembatas yang dapat membantu orang lain mengetahui bahwa ada potensi bahaya.

    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    a) Lokasi perkara tampak berbahaya karena terdapat pintu bawah tanah di tempat karyawan biasa melintas.
    b) Kondisi lokasi kejadian yang sangat padat ( banyak terdapat barang – barang menumpuk ) sehingga akses jalan tampak sulit untuk dilalui.
    c) Tidak adanya jalan alternatif selain melintasi pintu bawah tanah.
    d) Kurang adanya rambu – rambu hazard disekitar area kerja terutama diarea rawan bahaya seperti didekat pintu bawah tanah.

    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    a) Kecelakaan kerja tersebut diakibatkan oleh faktor human error, dalam hal ini, si karyawan yang membuka pintu masuk ruang bawah tanah tidak memberikan peringatan khusus kepada rekan – rekan yang berada disekeliling atau berada di atasnya. Dan juga, rekan kerja yang mengetahui bahwa di area tersebut mengandung potensi berbahaya tidak membaritahukan kepada sesama rekannya yang belum menyadari bahaya yang mengancam.
    b) Kurangnya pengawasan dan pernerapan SOP yang salah, seharusnya bila karyawan ingin melakukan pekerjaan atau melakukan tugasnya, harus selalu dilakukan paling sedikit 2 ( dua ) orang, karena harus ada yang melakukan pengawasan, atau sebagai pembantu dalam melakukan aktifitas bekerja untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan yang ada pada video tersebut.

    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    a) Kurangnya pengawasan, dalam arti pekerjaaan yang dilakukan tanpa prosedur atau SOP yang seharusnya.
    b) Kondisi kejadian yang sangat berbahaya, karena terdapat pintu bawah tanah tepat di jalan akses biasa karyawan melintas.
    c) Prilaku manusia yang saling acuh tak acuh, dalam artian sesama karyawan tidak saling menjaga, atau tidak saling memperingati atau memberitahukan jika terdapat sebuah potensi bahaya yang mengancam disekitarnya.

    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    a) Merevisi SOP yang kurang tepat, karena setelah dilakukan investigasi pasti terdapat suatu tata cara yang salah atau kurang benar.
    b) Dalam melakukan pekerjaan harus selalu dikerjakan paling sedikit 2 orang, atau didampingi pengawas yang mempunya kompetensi kerja.
    c) Merubah atau memodifikasi pintu masuk ruang bawah tanah yang sesuai dengan kondisi area tempat bekerja. Sehingga saat pintu dibuka ataupun ditutup tetap aman untuk melintas disekitarnya.
    d) Memperluas akses jalan untuk melintasi area tersebut.


    Nama : Randy Setiawan
    Klas : B1 / Sore
    Semester : 2
    NPM : 14.11.106.701501.1227

  10. 1. Kronologis kejadadian
    Kejadian bermula saat pekerja ingin masuk kedalam besmen untuk mengambil sesuatu, dan pekerja tersebut lupa menutup pintu tangga besmen dan tiba tiba datang seorang pekerja perempuan kurang teliti dan hati hati,mundur tanpa melihat lubang dari tangga besmen yg tidak di tutup oleh pekerja tadi, sehingga pekerja perempuan itu terpeleset dan masuk kedalam lubnbang pintu besment.

    2. Analisis alat dan peralatan.
    Berdasarkan video di atas bahwa pintu tersebut kurang aman hal ini di karnakan pintu tdk tertutup secara otomatis jika bukan seseorang itu sendiri yang menutupnya,

    3. Analisis lingkungn kerja,
    Berdasarkan vidioa diatas telah saya simpulkan bahwa lingkungan kerja kurang kondusip hal ini dikarnakan karna kurang terbatasnya akses untuk bergerak atau berpinda ketempat satu ke tempat yg lain.

    4. Factor penyebab langsung.
    Berdasarkan video d atas ada beberapa paktor langsung yg menyebabkan kecelakaan,
    1.kurangnya pengawasan dari pihak perusahaan atau pabrik
    2.tidak adanya pengaman yg terdapat pada pintu tangga.
    3.adanya kelalaian dari pekerja pertama yg lupa menutup pintu tangga sehingga membuat pekerja yg lain terjatu

    5. Faktor yg memberikan kostribusi atas kecelakaa.
    Berdasarkan video di atas telah saya simpulkan ada beberapa paktor yg berkontribusi atas terjadinya kecelakaan.
    1. ruang lingkup pekerja yg kurang memadai (sempit)
    2. S.O.P kurang di perhatikan.

    6. Rekomendasi kejadian agar kecelakaan tdk terulang kembali.
    1,para pekerja harus teliti dan berhati hati dalam bekerja
    2.para pekerja harus diberi pengawasn yg sangat ketat
    3.para pekerja harus mematuhi S.O.P dan J.S.A


    nama: hasruddin hafid
    npm: 14 11 106 701501 1263
    kls :b1
    semister: 2

  11. 1. Menceritakan kronologis kejadian.
    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.

    1. Peristiwa terjadi Saat pekerja memasuki ruangan tersebut untuk mengambil barang , dan pekerja tersebut bahwa ia lupa menutup pintu ruangan tersebut dan tiba-tiba ada seorang perempuan yang tidak memerhatikann area lingkungan kerja tersebut , lalu terjatuh terpeleset masuk ke ruangan tersebut hingga dia masuk ke lubang pintu ruangan yang belum tertutup tersebut.

    2. Dari video di atas bahwa saya berpendapat bahwa ruangan tersebut kurang ny komunikasi

    3. Dari video di atas bahwa lingkungan kerja ruangan tersebut kurang memadai karena ruang terlalu sempit dann akses untuk bergerak menjadi sulit buat para pekerja.

    4. Berdasarkan dari video tersebut saya simpulkan ada beberapa factor penyebab langsung (direct cause factors) yang menyebabkan terjadi nya accident :

    1. Terjadi kelalaian dari pekerja yang satu ke pekerja yang lain.
    2. Tidak memperhatikan posisi untuk mengambil langkah mundur sehingga pekerja tersebut terjatuh.
    3. Pekerja harusnya lebih memperhatikan pekerja yang lain ketika membuka pintu ruangan tersebut agar tidak terjadi accident.

    5 .berdaarkan dari video tersebut telah saya simpulkan bahwa ada beberapa factor yang memberikan kontribusi dalam kecelekaan tersebut :

    1. Kurangnya pengawasan dari pihak pekerja sehingga terjadi accident tersebut.
    2. Tidak adanya komunikasi antara pekerja yang satu dengan pekerja yg lain saat membuka pintu ruangan tersebut
    3. Lingkungan kerja yang tidak memadai.

    6.Rekomendasi dari saya agar tidak terjadi kecelakaan yang sama :

    1. harus ada komunikasi antara pekera yang satu dengan pekerja yang lain.

    2. perusahaan harusnya memberi pengawasan terhadap para pekerjanya supaya tidak terjadi lagi kecelakaan yang sama.

    3. dalam melakukann pekerjaan , karyawan harus memahami SOP atau prosedur dalam bekerja agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.


    NAMA : Yanuar Mascahyo
    NPM : 14.11.106.701501.1223
    FAKULTAS/SEMESTER : D4-K3 / II
    KELAS : B1

  12. 1.Kronologis kejadian
    Seorang bartender yang sedang menyiapkan minuman untuk pelanggan tidak melihat bahwa salah satu rekan nya sedang membuka pintu akses menuju ke ruang bawah tanah yang tepat dibelakang bartender itu.Akhirnya ia terjatuh.

    2. Analisis alat dan peralatan
    Untuk menghindari kejadian serupa hendaknya pintu tersebut diberi peralatan tambahan seperti Door Closer dan menambahkan sinyal bunyi otomatis saat pintu terbuka.

    3.Analisis lingkungan kerja
    Lingkungan kerja yang terlalu sempit/terbatas untuk 4 orang,sehingga pekerja kurang leluasa dan factor kebisingan yang membuat wanita yang jatuh tersebut tidak mendengar bahwa pintu akses menuju ruang bawah tanah yang ada dibelakangnya dalam keadaaan terbuka.

    4.Faktor penyebab langsung antara lain:
    1. tidak terpasangnya safeguard (pengaman) contohnya memberi door closer pada satu sisi pintu agar saat pintu akses menuju bawah tanah itu dibuka maka secara otomatis akan tertutup kembali. Sehingga tidak membahayakan pekerja yang lain
    2. kurangnya komunikasi sesama pekerja.

    5.Faktor penyebab tidak langsungn antara lain:
    1. Lingkungan kerja atau BAR yang terlalu sempit/terbatas
    2. Kurangnya pengawasan oleh pihak manajer pabrik

    6.Rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali antara lain:
    -Isolasi:Menata ruang agar akses pintu masuk ke ruang bawah tanah tidak terdapat pada lingkungan kerja yang aktif
    -Rekayasa tekhnik: Menambahkan Door closer pada salah satu sisi pintu

    Nama : Reni Anggreini
    NPM : 14.11.106.701501.1307
    Semester : 2 (dua)
    Kelas : B2

  13. Kronologis Kejadian
    Kejadian bermula pada saat salah seorang pekerja yang membuka lantai untuk menuju akses ke arah bawah (basement).Tanpa sengaja pekerja itu pun lupa menutup kembali lantai yang telah di bukanya,karena kurangnya komunikasi antar pekerja sehingga 3 orang pekerja yang berada di atas tidak mengetahui bahwa lantai tersebut sedang terbuka.Naas seorang pekerja wanita yang berada persis membelakangi lantai tersebut, berbalik dan jatuh kedalam basement dengan posisi kaki yang tidak normal.

    Analisis alat dan peralatan
    Tidak adanya proteksi pagar pada akses jalan tersebut, sehingga tidak ada pengaman jika lantai tersebut dibuka.

    Analisis lingkungan kerja
    Kurangnya penerangan di area bawah (basement) sehingga jika lantai ditutup maka ruang basement menjadi gelap.

    Faktor penyebab langsung
    -Unsafe action/ perilaku yang tidak aman dilakukan oleh pekerja yang masuk ke basement tidak menutup kembali lantai tersebut.
    -Unsafe condition kurangnya komunikasi antar para pekerja ,sehingga tidak ada yang mengetahui bahwa lantai tersebut telah terbuka.

    Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan
    – Tidak adanya prosedur LOTO (Lockout Tagout) pada saat lantai tersebut di buka,sehingga para pekerja yang berada di atas tidak mengetahui jika ada pengerjaan di bawah basement.
    – Tidak adanya SIGN/rambu-rambu di area kerja yang menuliskan “harap menutup lantai/pintu kembali”.
    – Kurangnya pengawasan di area kerja tersebut.
    – Tidak adanya SOP (Standard Operating Procedure) tertulis untuk pekerjaan di area bawah basement.

    Rekomendasi
    – Mengunci dan menutup akses jalan ke basement pada lantai tersebut.
    – Memberikan alternatif jalan lain untuk ke area basement,sehingga tidak melewati lantai area kerja, dan tidak harus lagi membuka lantai tersebut.
    – Memasang proteksi/pengaman di sekitar area jika memang masih menggunakan akses pada lantai tersebut.
    – Melakukan brefing untuk memberikan sosialisasi pada para pekerja agar jika sedang melakukan pekerjaan di bawah basement wajib untuk menutup kembali lantai (yang menjadi pintu masuk ke area bawah), dan selalu berkomunikasi jika sedang melakukan pekerjaan di bawah.
    – Melengkapi fasilitas penerangan di area bawah agar jika pintu/lantai di tutup maka lingkungan kerja di area bawah tetap ada penerangan ,& tidak gelap
    – Memberikan Sign/rambu-rambu di area kerja yang bertuliskan “harap menutup lantai/pintu kembali”agar pekerja tidak lupa sehabis membuka.
    – Memberikan SOP secara tertulis tentang prosedur pekerjaan di area bawah.


    Nama: Candra Dwi Septian
    Kelas : B2
    Semester : 2
    NPM : 14.11.106.701501.1275.

  14. 1.Menceritakan kronologis kejadian:
    >Kronologis kecelakaan kerja yang terjadi di video di atas adalah saat pekerja masuk ke basemen di bawah untuk mengambil barang,pekerja tersebut lupa menutup kembali pintu yang menuju basemen sehingga rekan kerja lainnya yang hendak membalikkan badan tidak melihat kalu pintu tersebut terbuka sehingga dia terjatuh dan tergelincir kebawah basemen dan mengakibatkan cidera yang cukup parah.

    2.Melakukan analisis alat dan peralatan:
    >seharusnya apabila pekerja mau membuka pintu basemen harus memberi tahu kepada rekan kerjanya agar pintu tersebut di beri tanda supaya tidak dilewati orang agar tidak terjadi kecelakaan kerja

    3.Melakukan analisis lingkungan kerja:
    >Lingkungan kerja yang terlalu sempit untuk melakukan pekerjaan,seharusnya pintu basemen tidak di buat di tengah tengah jalan orang melakukan pekerjaan karna bisa mencelakakan orang di sekitar tempat kerja,pencahayaan yang kurang terang

    4.Melakukan faktor penyebab langsung:
    >Pekerja yang kurang hati hati saat melakukan pekerjaan
    >Pintu tidak di tutup kembali
    >Kurangnya pengawasan bagi pekerjaan
    >Tidak adanya pemberitahuan atau tanda larangan saat pintu di buka

    5.Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan:
    >Tidak adanya komunikasi antara pekerja dengan perkerja lainnya
    >Tempat kerja yang terlalu sempit untuk melakukan pekerjaan
    >Kurangnya pencahayaan yang cukup terang
    >Pekerja tidak memahami Standar Oprasional Prosedur(SOP)

    6.Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali:
    >Siapa saja yang melakukan pekerjaan di bawah basemen seharusnya memberi tahu kepada rekan kerja yang lainnya,atau perlu pengawasan dari temen kerja dan memberikan tanda bahwa pintu tersebut sedang di buka,supaya tidak terjadi kecelakaan itu kembali


    Nama:Reza Pahlawan
    NPM:14.11.106.701501.1230
    Kelas:B1
    Semester:2

  15. 1.MENCERITAKAN KRONOLOGIS KECELAKAAN
    Kejadian insiden bermula dari saat salah satu pekerja bertujuan mebuka pintu untuk ke lantai Dasar dan tanpa disadari pekerja tersebut lupa untuk menutup kembali.dan kebetulan rekan kerjanya tepat berada disamping pintu lantai dasar,setelah membuat minum rekan pekerja tersebut memutarbalikan badannya bertujuan untuk pergi dari tempat itu namun karena pintu lantai dasar lupa ditutup saat itu juga pekerja yang tidak mengetahui bahwa pintu lantai dasar itu terbuka akhirnya terjatuh.

    2.MELAKUKAN ANALYST ANALISIS ALAT DAN PERALATAN.
    Dari video tersebut dapat disimpulkan bahwa penempatan pintu,dan tangga yang terletak ditengah masih tidak safe.

    3.MELAKUKAN ANALYST ANALISIS LINGKUNGAN KERJA.
    Kemudian untuk lingkungan tersebut sangat sempit dan tidak efektif dapat dilihat dari video Tersebut kapasitas area kerja dengan pegawai sangat tidak sesuai.

    4.MELAKUKAN FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG.
    Dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab langsung dari video tersbut adalah :
    – Faktor human eror.
    – Tidak ada pengawasan.
    – Mis komunikasi antara pekerja.
    – Penempatan pintu akses lantai dasar yang tidak sesuai.
    – Faktor lingkungan kerja yang sangat sempit.

    5.MENENTUKAN FAKTOR YANG MEMBERI KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN.
    – Tangga lantai dasar yang seharusnya berada ditempat yang sesuai.
    – Ruang lingkup kerja yang sempit.
    – Kurangnyanya komunikasi atara pekerja.

    6.REKOMENDASI.
    – Membuat SOP.
    – Penempatan pintu lantai dasar yang sesuai,ditempatkan diarea yang safe dan tidak menggangu akses kerja.
    – Memperluas area kerja agar akses keluar masuk pekerja mudah dan tidak sempit.
    – Sebelum melakukan pekerjaan semua kariyawan dikumpulkan untuk melakukan briefing mengenai aspek K3.

    NAMA : Ade Priyatna
    KELAS : B1
    SEMESTER : 2
    NPM : 14.11.106.701501.1236

  16. 1. Menceritakan Kronologis Kejadian
    > Kejadian tersebut terjadi di suatu ruang kerja ketika salah satu ruang kerja, ketika salah satu pekerja membuka pintu bassement dan tidak menutup kembali pintu bassement tersebut dan salah satu pekerja wanita tidak melihat kalau pintu bassement tidak tertutup dan pekerja itu terjatuh karena kelalaian pekerja lain yang mengakibatkan cidera pada pekerja wanita tersebut.

    2. Melakukan analisis alat dan peralatan
    > Seharusnya menutup kembali pintu bassement agar tidak mengakibatkan kecelakaan pada pekerja yang lain ketika akan memulai pekerjaan, seharusnya peralatan-peralatan yang digunakan di simpan di tempat yang lebih luas, sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan harus melakukan house kipping.

    3. Melakukan analisis lingkungan kerja
    > Dilingkungan sekitar tempat kerja tersebut terlalu banyak barang-barang, area kerjanya terlalu sempit untuk pekerja, sebaiknya barang-barang tersebut di pindahkan ke ruangan yang lebih luas, dan sebaiknya pintu bassement tidak di buat di tempat tersebut.

    4. Melakukan faktor penyebab langsung
    > 1. Tidak adanya pagar atau tanda pemberitahuan
    2. Pintu bassement tidak ditutup kembali oleh pekerja
    3. Sempitnya ruang kerja yang mengakibatkan pekerja kurang leluasa melakukan pekerjaan

    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atau kecelakaan
    > 1. Kurang nya pengawasan
    2. Kurang nya penerangan
    3. Komunikasi kurang baik antara pekerja yang satu dengan pekerja yang lain

    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali
    > Seharusnya tidak membuat pintu bassement di tempat tersebut, sebaiknya antara pekerja yang satu dengan yang lain harus adanya komunikasi, seharusnya ada pengawasan di area tempat kerja, melakukan inspeksi sebelum melakukan pekerjaan

    Nama : Siti Halimatus Soleha
    NPM : 14.11.106.701501.1244
    Kelas : B1
    Semester : 2

  17. KRONOLOGIS
    Kecelakaan kerja itu terjadi ketika ada 4 orang pegawai yang sedang melakukan pekerjaan dalam ruang kerja yang sempit sehingga dapat mempengaruhi ruang gerak para pekerja. Dalam ruang kerja tersebut terdapat basement yang di jadikan sebagai gudang atau tepat penyimpanan alat. Pintu basement tersebut berada pas di tengah-tengah ruangan tanpa adanya pelindung seperti pagar atau tanda pemberitahuan bahaya. Pada saat itu, salah seorang pegawai memasuki basement untuk mengambil alat, dan tidak menutupnya kembali. karena pintu basement terletak pas di tegah-tengah ruang kerja dan masi terbuka lebar, ada seorang karyawan wanita mundur tanpa melihat kebelakang dan langsung terjatuh kedalam basemant tersebut dan mengalami accident yag cukup parah.

    ANALISIS ALAT DAN PERALATAN
    Menurut analisis saya dari video tersebut adalah pintu basement yang dibuka oleh salah pegawai dan tidak ditutup kembali oleh pegawai tersebut dapat berbahaya karena pintu basement tersebut berada di tengah ruangan tanpa adanya pengaman atau tanda bahaya jika pintu tersebut terbuka. Alat-alat dan barang dalam ruang kerja tersebut tidak ada space atau jarak sehingga ruang kerja tersebut jadi sempit sehingga menggangu gerak pekerja.

    ANALISIS LINGKUNGAN KERJA
    1. Ruang lingkup pekerjaan pada video tersebut sangat sempit sehigga dapat mempengaruhi ruang gerak dari setiap pekerja dalam ruangan itu.
    2. Pintu basement yang berada pada tengah-tengah ruangan trsebut tanpa pelindung pagar sangat berbahaya ketika pintu tersebt terbuka.

    FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG
    1. Kelalaian dari salah satu pekerja yang tidak menutup kembali pintu basement tersebut
    2. Kurangnya kesadaran pekerja untuk menggunaan alat pelindung diri. Meskipun bekerja dalam ruangan, pasti terdapat bahaya yang beresiko terhadap pekerja.
    3. Unsafe condition. Ruang lingkup pekerjaan yang sangat sempit dan pintu basement berada di tengah ruangan tanpa adanya pelindung yang dapat membahayakan pekerja.

    FAKTOR YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN
    1. Kurangnya pengawasan dari perusahaan
    2. Kurangnya kesadaran pekerja akan SOP
    3. Tidak adanya pengaman seperti pagar atau tanda pemberitahuan pada pintu basement yang berada di tengah-tegah ruangan
    4. Kuarangnya komunikasi antara pegawai.

    REKOMENDASI
    1. Seharusnya perusahaan memberikan pelatihan terhadap semua karyawan agaar memiliki keterampilan agar lebih berkompeten dalam melakukan pekerjaan.
    2. Perusahaan harus mengawasi dan menginspeksi lingkup kerja agar pekerja dapat leluasa bergerak dan tidak terhalang oleh benda-benda yang berada di sekitar ruang kerja
    3. Jika lingkup kerja berdaarkan video tersebut tidak dapat di pindahkan, sebaiknya perusahaan memberikan batas pelindung terhadap pintu basement seperti pagar atau memberikan sensor otomatis bisa tertutup kembali setelah dibuka agar accident tersebut tidak terjadi lagi.
    4. Karyawan seharusnya saling berkounikasi terhadap pegawai lainnya.

    NAMA : Muhammad Syamsul Hadi
    NPM : 14.11.106.701501.1235
    KELAS : B1
    SEMESTER : 2

  18. 1.Kronologis kejadian
    Kejadian tersebut berawal mula dari pekerja yang membuka pintu basement untuk mengambil barang atau peralatan, tapi pekerja tidak ada yang mengawasi ketika pintu tersebut di buka ,dan pekerja lupa menutup kembali pintu. Kemudian rekan kerja lainnya yang adadi dekat pintu basement membalikkan badan sehingga terjatuh ke dalam basement dan pekerja mengalami cidera.

    2.Menganalisis alat dan peralatan
    Sebelum pekerja membuka pintu basement seharusnya pekerja memberi tanda di sekitar pintu bassement kalau pintu sedang terbuka agar tidak menimbulkan kecelakaan.

    3.Melakukan analisis lingkungan kerja
    Berdasarkan video tersebut letak pintu bassement yang berada di tengah lingkungan kerja, ruang lingkup kerja yang sangat sempit sehingga dapat menyebabkan bahaya bagi pekerja.

    4.Faktor penyebab langsung
    1.Pekerja tidak menutup kembali pintu bassement sehingga dapat menimbulakan kecelakaan
    2. Disekitar pintu basement tidak di pasang tanda bahaya
    3. Tidak adanya alat pelindung diri (APD) terhadap pekerja

    5.Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan
    1. Kurang nya komunikasi antar pekerja yang satu dengan yang lainnya
    2. Kurang nya pengawasan terhadap pekerja
    3. Kurang nya kesadaran SOP (Standar Operasional Prosedur) terhadap pekerja

    6.Rekomendasi
    Seharusnya pihak dari perusahaan harus lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap pekerja. Pintu, alat dan peralatan harus di beri jarak agar pekerja nyaman saat melakukan aktifitas.

    Nama : Ahmad Yandi
    NPM : 14.11.106.701501.1229
    Kelas : B1
    Semester : 2

  19. 1.kronologis kejadian

    Pada suatu hari terjadi suatu insiden di ruangan kerja,kejadian tersebut bermula dari suatu ruangan kerja yg sempit, di ruangan Tersebut terdapat 4 karyawan yang sedang beraktifitas seperti biasa salah satu dari karyawan Tersebut masuk kedalam basement melalui pintu yang berada ditengah-tengah jalan ruangan tersebut
    Pada saat itu pekerja yang masuk dalam ruangan basement lupa untuk menutup kembali pintu basement,kurangnya komunikasi antar pekerja menjadi pemicu insiden tersebut,sehingga salah satu temannya yang tidak mengetahui pintu tersebut terbuka dia berjalan mundur beberapa langkah dan akhirnya pekerja yang tidak mengetahui bahwa pintu basement tersebut terbuka dia terperosok kedalam pintu basement tersebut.

    2.analisis alat dan peralatan
    Semua alat berjalalan normal hanya saja pintu basement yang tidak di lengkapi safety guard dan alarm otomatis.

    3.analisis lingkungan kerja
    -Lingkungan kerja yang sempit sehingga menjadikan pergerakan karyawan kurang maksimal
    -penempatan pintu basement yang kurang maksimal
    -tidak adanya alarm otomatis pada pintu basement.

    4.faktor penyebab langsung
    -pintu basement yang lupa ditutup kembali
    -pintu basement yang tidak dilengkapi safety guard dan alarm.

    5.faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan
    -kurangnya komunikasi sesama pekera
    -kurangnya pengawas dari supervisor
    -kurangnya menjalankan sop
    -kurangnya pengenalan karyawan pada area pekerjaan.

    6.rekomendasi
    -sebaiknya pintu basement tersebut dipindahkan ke area yang lebih jarang dilalui oleh para pekerja
    -dipasangnya safety guard pada pintu basement
    -dipasangnya alarm pada pintu basement jadi pintu harus tertutup kembali
    -lebih ditingkatkan Pengawasa dari supervisor
    -pengenalan area pada semua pekerja sangat perlu.

    Nama: moh abdul rokhim
    Npm:14.11.106.701501.1295
    Kelas:B2
    Semester:2

  20. 1. Menceritakan Kronologis Kejadian
    *Kecelakaan itu terjadi disaat empat karyawan berada di dalam suatu ruangan kerja yang sempit dan dipenuhi barang-barang . Di ruangan kerja yang sempit itu terdapat basement ditengah-tengah ruangan. Kemudian salah satu karyawan membuka pintu basement untuk mengambil barang namun lupa untuk menutup kembali. Disekitar pintu basement tersebut juga tidak dilengkapi tanda pemberitahuan seperti pagar atau peralatan lainnya untuk memberi tanda. Lalu salah satu karyawati mundur namun tidak melihat kebelakang dan disekitar area kerja dan akhirnya dia terjatuh ke dalam basement yang tidak tertutup. Dan mengakibatkan cidera yang cukup parah.

    2. Menganalisis Alat dan Peralatan
    *Analisis saya dari video itu adalah pintu basement yang terletah ditengah-tengah ruangan kerjayang terbuka harusnya ditutup kembali agar tidak membahayakan pekerja lainnya. Di sekitar pintu basement juga tidak diberi tanda pemberitahuan bahaya saat pintu basement terbuka. Barang-barang didalam lingkungan kerja juga sebaiknya dirapikan agar ruangan tidak terlalu sempit.

    3. Melakukan Analisis Lingkungan Kerja
    *Sempitnya ruangan kerja dan terdapat banyak barang-barang yang tersusun rapi sehingga sulitnya dan sempitnya ruang gerak bagi pekerja. Kurangnya pagar atau tanda pemberitahuan bahaya disekitar basement. Dan sebaiknya ruang kerja dipindah ke tempat yang lebih luas dan sebaiknya basement tidak berada di tengah-tengah ruangan kerja.

    4. Faktor Penyebab Langsung
    *Lalainya pekerja yang tidak menutup kembali pintu basement
    *Tidak ada tanda atau pemberitahuan bahaya disekitar pintu basement
    *Ruangan kerja yang sempit
    *Tidak menggunakan APD ( Alat Pelindung Diri)

    5. Faktor yang Memberikan Kontribusi atas Kecelakaan
    *Kurangnya pengawasan dari perusahaan
    *Kurangnya komunikasi antar pekerja
    *Kurangnya pencahayaan
    *Pekerja kurang memahami SOP (Standar Operasional Prosedur)

    6. Rekomendasi
    *Sebaiknya pekerja menutup kembali pintu basement yang telah dibuka. Dan disekitar area basement diberi tanda atau pemberitahuan bahaya. Komunikasi antar pekerja juga diperlukan. Selain itu pihak perusahaan juga sebaiknya mengobservasi dahulu lingkungan kerja agar lebih luas dan nyaman dalam melakukan pekerjaan.

    Nama : Annisa Nurhayat Tsalatsa
    NPM : 14.11.106.701501.1245
    Kelas : B1
    Semester : II

  21. TUGAS III
    1. Menceritakan kronologis kejadian.
    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    Jawab 

    1. Pada awalnya seorang sedang membuka pintu ke bawah tanah mungkin mengambil sesuatu di sana, dan dia lupa menutup kembali pintu yang sedang dia tuju ke bawah tanah. Ada seorang wanita gemuk besar berdiri tepat di belakang pintu yg terbuka ke bawah tanah.wanita tersebut kurang hati hati atau tidak melihat pintu yg sedang terbuka dan wanita itu jatuh ke ruang bawah tanah.

    2. Yang saya lihat video di atas, pintu yang berada di bawah tepat berjalannya orang kurang aman dan bahaya. Di karenakan pintu tidak tertutup otomatis atau seorang yg menuju ke bawah menutupnya kembali dan tidak akan terjadi sesuatu yg di inginkan.

    3. Di tempat kejadian tersebut kurangnya lingkungan yang luas hal ini di karenakan tempat yang sangat sempit sehingga orang yang sedang berdiri tidak bisa bergerak atau berpinda tempat ke tempat lainnya. Di karenakan orang luar negri berpostur besar dan gemuk.

    4. Faktor-faktor penyebab secara langsung
    1.kurangnya komunikasi dengan orang yang berada dekat di pintu tersebut.
    2.tidak adanya alat-alat yang di taruh sekitar tempat atau pintu tersebut.
    3.kelalaian pekerja yang lupa menutup pintunya kembali.

    5.Faktor-faktor secara tidak langsung
    1. Tidak adanya S.O.P
    2. Kurangnya komunikasi atau pemberitahuan
    3. kurangnya pengawasan dari pihak pihak tersebut
    4. Tempat yang kurang luas dan padat alat alat tersebut dan membuat tepat tersebut sempit

    6.1.para pekerja atau yang mempunyai tempat tesebut harus memahami S.O.P agar supaya kejadian di atas tidak terulang kembali.
    2.pintu yang tepat berada di bawah , harus sebisa mungkin di pindah agar tidak ada yg terjatuh kembali dan pintu yg tepat di bawah kaki sangat berbahaya bagi orang yg sedang dekat di sekitar pintu tersebut
    3.pengawasan ,pemberitahuan dan komunikasi harus penting karna itu sebagai tidak ada lagi yang terjatuh atau atau tidak melihat pintu itu terbuka.
    4. dan para pekerja harus teliti dan tidak lalai pada saat bekerja di keramaian orang

    Nama : Wandy setiawan Putra
    Npm: 14.11.106.701501.1220
    Kelas: B1 D4K3
    Semester : II

  22. 1. Kronologi
    – Seorang pekerja yang membuka pintu basement dan tidak menutupnya kembali kemudian tidak memberitahu kepada rekan kerja yang sedang berada di sekitarnya.
    – Lalu,seorang pekerja lainx juga tidak memberitahu kepada rekan yang lainnya,sehinnga salah seorang pekerja yang melanggkah mundur menginjak pintu basement yg terbuka.secara spontan pekerja tersebut terperosok ke dalam.
    2.Analisis alat dan peralatan
    – tidak terdapat pegas pada pintu basemant
    3.Analisis lingkungan kerja
    – lokasi atau tempat kerja yg terlalu sempit dan di penuhi dengan barang-barang
    – kurangnya kesadaran pekerja
    4.Faktor penyebab Langsung
    – lokasi atau tempat kerja yang kurang layak
    – kelalaian pekerja
    – pekerja yg kurang perhatian terhadap rekan kerja yg lain (cuek)
    5.Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan
    – pekerja yg kurang profesional atau kurang handal
    – fisik pekerja yg kurang baik (berat badan yg terlalu berlebihan)
    6.Rekomendasi
    – membuat ruang kerja yang lebih luas atau memadai.
    – lebih seleksi dalam memilih pekerja
    – membuat atau mengganti posisi pintu basement di tempat yang terlihat
    – pastikan pintu basement menggunakan pegas,agar pintu dapat tertutup dengan sendirinya

    Nama : Muhammad Rendy Januar
    NPM : 14.11.106.701501.1273
    Kelas : B-2
    Semester : 2

  23. # Tugas 3

    1. Menceritakan kronologis kejadian.
    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    Jawab 

    1. Kecelakaan bermula pada saat seseorang pekerja membuka pintu menuju kebawah (lantai dasar) dan lupa menutup kembali pintu setelah pekerja tersebut masuk dan tidak fokus setelah mengobrol, dan akibatnya wanita berpostur gemuk tidak bisa menghindar dari bahaya yg menyebabkan kecelakaan, karena suasana di tempat itu (lingkungan) sangat sempit dan salah satu temannya lalai, tidak memerhatikan bahaya jika pintu tersebut terus terbuka (laki-laki yang berbicara dengan pekerja yang menuju tangga lantai dasar).

    2. Bedasarkan vidio tersebut, penggunaan pintu yang sejajar dengan lantai untuk menuju ke lantai bawah sangat kurang tepat dan sangat berbahaya. Karna apabila seperti vidio tersebut, pekerja bisa saja lalai/lupa menutup pintu atau mungkin karna terburu-buru.

    3. Pintu menuju lantai bawah tidak tepat pemasangannya disamping itu lingkungan kerja tidak leluasa (sangat sempit)

    4. Faktor-faktor penyebab secara langsung :
    – kelalaian pekerja menutup kembali pintu tersebut.
    – tidak adanya pagar pembatas pintu ke arah lantai bawah.
    – tidak ada komunikasi antara laki-laki yang mengetahui pintu tersebut terbuka dengan wanita tersebut.

    5. Faktor-faktor secara tidak langsung
    – Lingkungan kerja yang sempit.
    – Tidak ada pagar pembatas pintu.
    – Kurangnya pengawasan.
    – Tidak adanya rambu peringatan di bagian pintu, contoh: “tutup kembali pintu setelah masuk”

    6. – Memindahkan pintu tersebut ke daerah yg tidak ada orang lalu lalang
    – Memberi pagar pembatas di sekitar area pintu
    – Diberikan tanda/rambu-rambu peringatan di area pintu
    – Pengawasan dan komunikasi sesama pekerja agar tidak terulang kejadian yang serupa
    – Pekerja harus lebih extra hati-hati pada saat bekerja dilingkungan yang sempit

    Nama : Ferdy Suhanda S.M.
    Npm : 14.11.106.701501.1221
    Kelas : B1 D4K3
    Semester : II

  24. 1.kronologis kejadian : di sebuah tempat perbelanjaan seorang petugas yang sedang bertugas di minimarket sedang membuka baseman dan sementara petugas wanita yang sedang mengambil sesuatu tanpa melihat kearah belakang sehingga petugas wanita itu terjatuh kedalam baseman

    2.analisa alat dan peralatan : di beri tanda atau pengaman berupa pagar sehingga petugas wanita ketika mundur iya masih tertahan pagar pengaman

    3.-melakukan analisis lingkungan kerja : lingkungan kerja terlalu sempit sehingga tidak begitu memberi banyak ruang kerja bagi para pekerjanya
    -kurangnya komunikasi antar pekerja

    4.faktor penyebab langsung : 1.tempat kerja yang sempit
    2.pekerja yang tidak fokus

    5.faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan :- kurang komunikasi antar pekerja
    – kurangnya keahlian pekerja

    6.rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang lagi : – training : memberikan pelatihan kepada pekerja
    : – substitusi : memindahkan pintu baseman ketempat yang lebih aman

    Nama : Anugerah taufiq
    Kelas : B2 (sore)
    Semester : 2
    NPM : 14.11.106.701501.1302

  25. 1. KRONOLOGIS KEJADIAN
    2. ANALISIS ALAT DAN PERALATAN
    3. ANALISIS LINGKUNGAN KERJA
    4. FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG
    5. FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN
    6. REKOMENDASI AGAR KECELAKAAN TIDAK TERULANG KEMBALI

    1. KRONOLOGIS KEJADIAN
    Kejadian awal adalah ada seorang karyawan yang membuka pintu basement tanpa memberi tahu karyawan lain bahwa ia telah membuka pintu basement tersebut, sehingga salah satu karyawan yang kurang waspada tidak melihat pintu basement itu terbuka dan karyawan tersebut-pun jatuh tanpa ia sadari

    2. ANALISIS ALAT DAN PERALATAN
    Tidak adanya pengaman di pintu basement (pagar, sign yang menandakan pintu itu sedang terbuka)

    3. ANALISIS LINGKUNGAN KERJA
    – Tempat kerja yang terlalu sempit
    – Penempatan pintu basement yang kurang tepat

    4. FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG
    – Tempat terlalu sempit
    – Kurangnya komunikasi antar karyawan
    – Penempatan pintu yang kurang tepat

    5. FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN
    – Tidak adanya sign (tanda-tanda) di pintu basement
    – Kurangnya pengalaman para pekerja
    – Tidak adanya S.O.P

    6. REKOMENDASI AGAR KECELAKAAN TIDAK TERULANG KEMBALI
    – Memindahkan pintu basement ke tempat yang lebih tepat
    – Bila pintu basement masih di letakan di tempat yang sama berikanlah sign
    – Memberikan pagar ke pintu basement tersebut

    Nama : Mochammad Chaidi Al Khairi
    Kelas : B2
    Semester : 2 (dua)
    NPM : 14.11.106.701501.1276

  26. 1. Kronologis kejadian
    – Pada saat karyawan membuka pintu basemant dan pada saat itu seorang karyawan yang bertubuh gempal sedang membuat kopi tidak mengetahui bahwa pintu baseman sedang terbuka dan disaat itu karyawan tersebut mundur secara perlahan tanpa mengetahui pintu basemant terbuka dan akhirnya karyawan tersebut terjatuh.

    2. Analisis alat dan peralatan
    – Pintu basemant yang ada kurang memandai seharusnya pintu tersebut diberi pembatas pengaman agar tidak terjadi lagi pada karyawan yang lain.

    3. Analisis lingkungan kerja
    – Ruanga kerja yang kurang besar dan terlihat padat juga akses jalan yang begitu sempit.

    4. Penyebab langsung
    – Komunikasi yang kurang terjalin sesama karyawan
    – Karyawan yang lupa menutup kembali pintu basemant

    5. Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan
    – karyawan yang tidak memiliki keahlian pada bidang tersebut
    – Posisi pintu basement yang tidak telihat oleh karyawan lain

    6. Rekomendasi
    – Menggunakan rekayasa tekhnik dengan cara menggunakan teknologi pada pintu basement
    – Administrasi : memberi peraturan ditempat kerja
    contohnya : “jika membuka pintu harap menutup kembali”
    – Akses jalan harus diperbesar agar tempat tersebut tidak sempit dan padat.

    Nama : Alfian Aly Thaufan
    NPM : 14.11.106.701501.1300
    Kelas : B-2
    Semester : 2

  27. 1. Menganalisis Kronologi Kejadian.

    Berdasarkan video diatas, kronologi kejadian tersebut bermula saat seorang karyawan mau menuju ke bagian bawah ( lantai dasar), dengan menggunakan tangga yang tepat berada di bawah lantai. Saat itu, karyawan yang ingin menuju ke bagian bawah, membuka pintu tangga yang berada di lantai, dan lupa untuk segera menutup kembali pintu tangga dengan aman. Sehingga kondisi pintu tangga yang masih terbuka tersebut, memiliki tingkat resiko yang tinggi yaitu “ TERJATUH “. Diluar perkiraan, korban yang tidak berhati – hati, mundur tanpa mengetahui adanya hazard tersebut hingga korban pun Terjatuh.

    2. Menganalisa Analisis Alat dan Peralatan.

    Berdasarkan video tersebut, alat/peralatan yang digunakan adalah “ Pintu Tangga yang berada di lantai yang tidak safety. Karena jika pintu tangga sedang digunakan dan tidak ditutup kembali, maka dapat menimbulkan kecelakaan kerja seperti yang ada di video tersebut.

    3. Menganalisa Analisis Faktor Lingkungan Kerja.

    Berdasarkan Video tersebut bahwa kondisi lingkungan kerja sangatlah sempit yang mengakibatkan ruang gerak kerja menjadi terbatas dan kerja menjadi tidak kondusif.

    4. Menganalisa Faktor Penyebab Langsung.

    Dari video yang telah saya lihat, terdapat beberapa factor penyebab langsung dari Accident tersebut, yaitu :

    1. Kondisi Lingkungan Kerja yang tidak kondusif ( ruang gerak kerja yang terbatas)
    2. Human Error, yaitu korban yang kurang berhati-hati saat bekerja.
    3. Pintu Tangga yang tidak diberi manajemen Conttrol.

    5. Faktor Yang Memberikan Kontribusi atas kecelakaan
    Berdasarkan video tersebut, dapat disimpulkan factor yang memberikan kontribusi pada Accident tersebut ,meliputi:

    1. Pekerja yang kurang memeahami S.O.P dari pekerjaan tersebut
    2. Kurangnya pengawasan dari perusahan sehingga terjadi kejadian tersebut
    3. Penempatan pintu tangga yang tidak safety.

    6. Rekomendasi Agar Kejadian Tidak Terulang Kembali.

    1. Pekerja yang harus teliti dan fokus dalam melakukan pekerjaannya .
    2. Pintu tangga yang berada di lantai tersebut, jika memungkinkan dipindahkan ke tempat yang Lebih aman, sehingga tidak menganggu akses jalan, dan jika tidak memungkinkan untuk dipindahkan perlu adanya rekayasa teknik dan admintrasi control terhadap pintu tangga tersebut. Contohnya : alat penutup pintu sendiri, dan warning sign pada pintu tangga tersebut.
    3. S.O.P dibuat dan dijalankan sesuai prosedur.

    NAMA : DODY RATAMA
    KELAS : B-I
    SEMESTER : II
    NPM : 14.11.106.701501.1261

  28. 1.Kronologis Kejadian
    Di suatu tempat perbelanjaan, Tampak seorang petugas minimarket hendak menuju ke sebuah gudang bawah tanah yang terletak di tengah ruang pegawai
    Dan terlihat pula beberapa pegawai yang lainnya dengan kesibukan masing masing.
    Tanpa diduga pada saat petugas yang sedang membuat minuman berjalan ke belakang tanpa melihat keadaan sekitar, Kemudian tanpa sadar ia terjatuh kedalam lubang pintu bawah tanah yang terbuka oleh petugas lainnya.

    2.Analisis Alat dan Peralatan
    Menurut pendapat Saya, Pintu gudang bawah tanah itu letaknya kurang tepat.
    Seharusnya pintu bawah tanah tersebut diletakan di ujung atau di sudut toko tersebut, Dan diberi pagar pembatas.

    3.Analisis Lingkungan Kerja
    Menurut analisis saya, Lingkungan kerja yang sempit dan kurang aman.
    Disis lain faktor dari pekerja yang kurang fokus.

    4. Faktor Penyebab Langsung
    Para pegawai yang tidak saling berkomunikasi antara satu dengan yang lain, Dan
    beberapa petugas yang kurang fokus.

    5.Penyebab tidak langsung Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    Lingkungan kerja yang sempit dan pintu basement yang terletak ditengah-tengah.

    6.Rekomendasi Perbaikan
    -Memindahkan letak posisi pintu bawah tanah ke bagian sudut toko
    -melebarkan jalan atau gang pada minimarket tersebut
    -Memberikan pagar pembatas pada pintu bawah tanah

    NAMA : Muhammad Adnan
    NPM : 14.11.106.701501.1298
    KELAS : B2
    SEMESTER : 2

  29. 1. Kronologi kejadian
    -kejadiannya berawal dari salah satu karyawan yang membuka pintu basement tanpa memberitahu pada karyawan lainnya sehingga salah satu karyawan yang tidak melihat pintu basement terbuka-pun terjatuh tanpa ia sadari

    2. Analisis alat dan peralatan
    -tidak adanya pengaman di daerah sekitar basement yang bisa mencegah karyawan mengalami kecelakaan

    3.Analisis lingkungan kerja
    -ruang kerja yang terlalu sempit
    -penempatan pintu basement yang tidak efesien

    4.Faktor penyebab langsung
    -ruang kerja yang terlalu sempit
    -kurangnya komunikasi antar karyawan
    -kelalaian dari karyawan

    5.Faktor yang berkontrubusi atas kecelakaan
    -pekerja yang kurang ahli
    -kurangnya pengalaman pekerja di bidangnya
    -kurangnya pengawasan terhadap karyawan

    6.Rekomendasi
    -memberikan pelatihan kepada setiap karyawan
    -memindahkan pintu basement ke tempat yang lebih aman

    Nama : cipta adi kurnia
    Npm : 14.11.106.701501.1272
    Kls : b2
    Semester : 2 (dua)

  30. 1.Kronologis kejadian
    Terjadi kecelakaan kerja di kasir sebuah toko,saat kejdian di situ ada tiga orang diantaranya
    Dua orang laki-laki dan satu orang wanita berbadan tambun.Di kasir tersebut terdapat akses pintu yang menuju ke lantai dasar,pintu tersebut terletak di lantai jalur utama yang biasanya para karyawan lewat.Ketika itu dua orang laki-laki melakukan sebuah komunikasi,bahwa salah satu di antara mereka akan turun kebawah.Salah satu diantara laki-laki itu turun ke lantai dasar dengan membuka akses pintu tersebut,sehingga pintu tersebut terbuka.temen laki-laki yg satunya mengetahui pintu terbuka sehingga dia berjalan di samping pintu untuk menuju ke mesin kasir,akan tetapi tidak dengan temen wanitanya,dia sedang bikin segelas minuman persis membelakangi pintu yang terbuka tadi,temen laki-laki yang tahu pintu terbuka tidak memberitahukan ke temen wanitanya,karena pas dia di mesin kasir, dia di datangin oleh temennya sehingga mereka berdua asik mengobrol dan lupa untuk memberitahukan ke temen wanitanya.Apa yang terjadi selanjutnya si temen wanitanya selesai membuat segelas minuma dan dia langsung berbalik badan dan melangkah,dia langsung terperosok ke pintu yg terbuka tadi dan terjatuh ke lantai dasar.temen laki-nya baru sadar bahwa dia lipa memberitahukan ke temen wanitanya yang sudah terjatuh ke lantai dasar.

    2. Analisis Alat dan peralatan
    • Mesin kasir
    • Mesin untuk membuat minuman
    • Meja kasir
    • Meja pembuat minum
    • Lemari minuman
    • Botol minum
    • Gelas

    3. Analisis Lingkungan kerja
     Tempat kerja terlalu sempit
     Kurangnya penerangan
     Tidak ada pembatas pada pintu yang di lantai

    4.Faktor penyebab langsung
     Pintu terbuka
     Tidak ada pembatas buat di pintu
     Pekerja kurang mengetahui keadaan lingkungan kerja
     Kurangnya penerangan
     Tidak ada alarm/penanda kalau pintu terbuka
     Tergesa-gesa

    5.Faktor kontribusi yang memberikan kontribusi atas kecelakaan
     Teman yang mau turun atau yang tahu kalau pintu terbuka tidak memberitahukan ke seluruh karywan yang da di tempat kerja.
     Penempatan akses pintu masuk yang kurang tepat karena berada di lantai jalur utama yang selalu di lewati para karyawan.

    6.Rekomendasi Perbaikan
    • Memasang alarm saat pintu terbuka,sehingga seluruh karyawan tahu kalau pintu yang di lantai terbuka.
    • Dipasang pembatas ketika pintu di buka dan ketika pintu ditutup pembatas di lepas.
    • Memindahkan akses pintu masuk ke lantai dasar ke tempat yang jarang di lewati/bukan jalur utama para karyawan.
    • Memberikan sosialisasi ke seluruh karyawan tentang area kerja.

    Nama : IRWANTO
    Kelas : B2
    Semester : 2
    NPM :14.11.106.701501.1277

  31. 1.Kronologis kejadian
    Didalam sebuah toko kue terdapat beberapa pekerja yang beraktifitas seperti biasa,didalam took tersebut terdapat sebuah ruang bawah tanah .
    Awal mula kejadian ada 2 orang laki laki yang hendak menuju ruang bawah tersebut, salah satu dari mereka membuka pintu yang terdapat di lantai .ada satu orang dan yang satunya berbicara denga rekan yang lainya .Disamping pintu tersebut terdapat seorang wanita yang sedang membuat segelas minuman dia tidak tau jika seorang membuka pintu tersebut ,setelah selesai bikin minum dia hendak pergi namun dia berjalan mundur tanpa menoleh kebelakang terlebih dahulu,karena jarak yang begitu dekat hanya satu langkah dia mundur wanita tersebut jatuh masuk kedalam ruang tersebut

    2.Analisa Analisis alat dan peralatan
    > meja kasir
    > meja tempat buat minum
    > sebuah pintu untuk akses keruang bawah
    > lemari tempat barang barang

    3.Analisis lingkungan kerja
    Ruang kerja yang sempit banyak alat dan peralatan hingga membatasi ruang gerak

    4.Faktor penyebab langsung
    > Tidak adanya pembatas untuk ruang bawah ketika pintu dibuka
    > Ruang kerja yang sempit yang menimbulkan banyak resiko

    5.Faktor yang memberi kontribusi atas kecelakaan
    > Kurang kewaspadaan korban
    > Rekan kerja yang lain tidak member tahukan kalau pintu sedang dibuka
    > Pemilik toko salah dalam meletakan pintu di area yang sering dilalui pekerja

    6.Rekomendasi Perbaikan
    > Member pembatas ketika pintu di buka
    > Memberi tahu pada pekerja bahwa terdapat ruang bawah agar mereka lebih waspada
    > Jika perlu di pasang alrm , alrm difungsikan untuk member simbol bahwa pintu sedang terbuka
    > Sebaiknya pintu di pasang di tempat yang tidak sering di lalui agar lebuh aman

    Nama ; mohammad suryanto

    Npm ;14 11 106 701501 1249

    Kls ;B1

    Semester ;2

  32. 1. Menceritakan kronologis kejadian.

    Menurut kejadian yang terjadi pada video tersebut bermula dari seorang karyawan yang mau turun ke lantai 1 untuk menggambil kue dan karyawan tersebut lupa untuk menutup pintu tangga tersebut, tanpa di sadari seorang karyawati itu tidak melihat bahwa pintu tangga lantai satu terbuka dan kaki kanannya masuk / terjatuh ke dalam lubang pintu tangga lantai 2.

    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.

    menurut yang saya buat untuk video tersebut di ruang kerja terdapat pintu yang kurang aman dan sangat membahayakan sekali buat pekerja yang lain apabila terjadi untuk yang ke -2 kalinya, seharusnyaa pintu tangga tersebut tidak di tempatkan di situ dan akan lebih baik pintu tangga tersebut di taruh di tempat yg lebih aman dan sewajarnyaa.

    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.

    Pendapat saya pada video di atas terdapat lingkungan yang sempit , tidak nyaman dan kurang aman, di karenakan satu karyawan dengan karyawan lainnya susah bergerak untuk bekerja apabila ada yang kerja dan ada yang sibuk untuk menggambil sesuatu pasti salah satu pekerja ada yg terganggu atau bisa di bilang dengan linkungan kerja kurang kondusif.

    4. Menentukan faktor penyebab langsung.

    * Faktor penyebab langsung pada video tersebut ;

    – Human eror
    – Kurangnya pengawasan dari pihak perusahaan
    – Pintu tangga yang terbuka tanpa di sadari pekerja sehingga terjatuh ke lubang tangga lantai-1.

    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.

    – Area kerja yang sempit dan kurang nyaman
    – Penempatan pintu / tangga yang tidak sewajarnyaa di tempatkan di dalam produksi sehingga sangat bahaya bagi pekerja
    – Tidak adanya kerja sama tim dan partisipasi dari pekerja

    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.

    Menurut saya agar kecelakaan tidak terulang lagi kita harus mengisolasi dengan cara memindahkan pintu tangga yang awalnya di dalam produksi kita bisa pindahkan ke luar produksi atau tempat yang lebih aman dan melakukan shift kerja, JSA, SOP.

    Nama : Adi Gunawan
    Kelas : B2
    Semester : 2
    Jurusan : D4K3
    NPM : 14.11.106.701501.1437

  33. 1.Menceritakan kronologis kejadian.
    Awal mulanya seorang pegawai memuka pintu gudang tanpa memberikan peringatan kepada teman – teman yg berada dekat dengan pintu masuk gudang, beberapa saat kemudia karyawan laki – laki yg melihat pintu gudang terbuka terlihat tidak perduli dan langsung menuju mesin kasir, pada saat yg hampir bersamaan karyawan yg sedang istirahat mengambil kopi memutar badan dan terjatuh kedalam gudang.

    2.Melakukan analisis alat dan peralatan.
    – Tidak adanya penanda jika pintu bawah tanah terbuka, spt lampu yg menyala / suara yg berbunyi otomatis jika pintu bawah tanah terbuka.
    – Tidak ada system hidraulis yg membuat pintu tertutup otomatis jika lupa ditutup.
    – Tidak ada net / jaring yg terpasang, yg dapat menahan jika seseorang terjatuh.

    3.Melakukan analisis lingkungan kerja.
    – Ruang gerak karyawan yg terbatas.
    – Terdapat ruang bawah tanah, yg terletak di lingkup kerja karyawan.

    4.Menentukan faktor penyebab langsung.
    – Karyawan yg membuka pintu tidak memberikan peringatan pada karyawan lain.
    – Korban terlihat sedang terfokus pada hal lain sehingga tidak menyadari karyawan dibelakangnya membuka pintu gudang.
    – Tidak adanya kepedulian antar karyawan, terlihat karyawan laki – laki yg mengetahui pintu terbuka tidak memperingatkan korban.

    5.Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    – Faktor Humman Error, terlihat jelas karyawan yg membuka pintu gudang tidak memperingatkan karyawan lain, karyawan laki – laki yg cuek dengan pintu terbuka & korban yg terfokus pada hal lain sehingga tidak menyadari pintu dibelakangnya telah terbuka.
    – Ruang lingkup kerja yg sempit, sehingga membuat karyawan cepat stress dengan pekerjaannya.

    6.Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    – Memindahkan ruang bawah tanah jauh dari daerah kerja karyawan.
    – Mengganti proses pintu terbuka, seperti proses geser / slide.
    – Memasang lampu yg menyala / suara yg berbunyi otomatis jika pintu terbuka.
    – Memasang barikade disekitar pintu gudang.
    – Membuat SOP
    – Melakukan Training
    – Menggunakan APD

    Nama : Clhiverro Stevanno Kasonso
    NPM : 14.11.106.701501.1264
    Semester : 2
    Kelas : B1

  34. TUGAS 3
    Noerjianto

    1. Menceritakan kronologis kejadian.
    Dalam rekaman, wanita ini terlihat di pub/bar melangkah mundur setelah melayani pelanggan, tidak menyadari bahwa teman/koleganya telah membuka pintu gudang bawah tanah yang digunakan untuk penyimpanan persedian pub/bar. Kemudian wanita tersebut tiba-tiba jatuh tanpa dia sadari bahwa pintu gudang bawah tanah telah terbuka. Dan teman-temannya yang ada di dekatnya juga kaget bahwa temannya tiba-tiba terjatuh kedalam gudang bawah tanah.

    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    Jika pintu yang berada di gudang bawah tanah segera di tutup ketika teman si wanita ini turun, mungkin tidak akan terjadi kecelakaan tersebut .

    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    Kurangnya kesadaran wanita tersebut, jika dia sudah tahu bahwa ada pintu gudang bawah tanah di dekat posisi dia bekerja, dia seharusnya berhati-hati dengan cara selalu memerhatikan sekelilingnya bahwa di dekat dia berdiri ada pintu gudang bawah tanah di dekat kakinya. Dan kurangnya kesadaran teman/koleganya yang berada di dekatnya untuk memberitahu bahwa pintu gudang bawah tanah sedang di buka dan ada yang sedang turun kebawah.

    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    Pintu gudang bawah tanah yang di biarkan terbuka tanpa ada yang mengawasi atau yang menjaganya di atas.

    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    Sepertinya tidak ada faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan, yang ada hanya kurangnya pengawasan dan kesadaran bahwa ada pintu gudang bawah tanah di lantai.

    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    – menggunakan ruang penyimpanan di atas tanah bukan sebuah gudang bawah tanah.
    – menempatkan penjaga atau pengawas di sekitar pintu gudang bawah tanah.
    – memasang rantai di sekitar pintu ruang bawah tanah.

    Nama : Noerjianto
    Npm : 14 11 106 701501 1291
    Kelas : B2 Semester 2

  35. KRONOLOGIS KEJADIAN :
    Kejadian tersebut bermula saat pria 1 membuka pintu yang menuju keruang bawah tanah, pria 1 tidak memperingatkan/memberitahukan kepada pekerja lain kalau dia membuka pintu ruang bawah tanah tersebut, pria 2 yang melihat pria 1 masuk keruang bawah tanah tersebut pun tidak memperingatkan pekerja lain kalau pintu ruang bawah tanah sedang terbuka, kemudian wanita yang tidak mengetahui kalau pintu ruang bawah tanah itu terbuka membalikkan badan lalu kaki kanannya masuk kedalam lubang ruang bawah tanah tersebut dan kemudian dia jatuh kedalam ruang bawah tanah tersebut.

    ANALISIS ALAT DAN PERALATAN :
    Pintu ruang bawah tanah yang digunakan pada tempat kerja tersebut kurang baik karena tidak dapat menutup kembali setelah terbuka dan jika ada pekerja yang lalai dan lupa menutupnya kembali dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti video tersebut.

    ANALISIS LINGKUNGAN KERJA :
    • Penempatan pintu ruang bawah tanah tersebut berbahaya karena berada di tengah tengah lingkungan kerja.
    • Ruang kerja yang sempit dapat menghambat aktifitas kerja.

    FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG :
    • Tidak adanya pembatas atau pagar disekitar pintu ruang bawah tanah tersebut.
    • Kurangnya koordinasi dari pekerja untuk mengingatkan pekerja lain saat pintu tersebut dibuka.
    • Adanya kelalaian pada pekerja sehingga kecelakaan kerja tersebut dapat terjadi.

    FAKTOR PENYEBAB TIDAK LANGSUNG :
    • Kurangnya pengawasan pada lingkungan kerja tersebut.
    • Kurangnya perhatian pada situasi kerja tersebut sehingga korban tidak melihat pintu ruang bawah tanah yang terbuka.

    REKOMENDASI AGAR KECELAKAAN TIDAK TERULANG KEMBALI :
    • Dipindahkannya pintu ruang bawah tanah tersebut disudut/dipojok tempat kerja dan tidak diletakkan di tempat tempat yang merupakan akses jalan pekerja agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.
    • Diberikannya pembatas atau pagar disekitar pintu ruang bawah tanah tersebut.
    • Pintu diganti dengan pintu otomatis sehingga kejadian seperti pekerja lupa menutup pintu ruang bawah tanah tersebut tidak terulang kembali.
    • Pekerja diberikan sosialisasi tentang keselamatan kerja di lingkungan tersebut.

    NAMA : ANDRIAWAN EVENDY
    KELAS : B2-D4K3
    SEMESTER : 2
    NPM : 14.11.106.701501.1274

  36. 1. Kronologi kejadian
    Kejadian berawal saat seorang karyawan wanita membuka pintu untuk masuk kedalam basement di sebuah bar tanpa menutupnya kembali, pada daerah tersebut terdapat 3 karyawan lainnya.
    Namun salah satu karyawan wanita yang sedang membuat minuman tidak mengetahui bahwa pintu basement tersebut terbuka, pada saat karyawan itu mundur untuk mengambil sesuatu salah satu kakinya masuk kelubang basement yang membuat wanita itu kehilangan keseimbangan dan terjatuh kedalam basement.

    2. Analisis alat dan peralatan
    Peralatan yang digunakan didaerah tersebut kurang, contohnya tidak terdapat tali untuk menutup kembali pintu basement, dan tidak terdapatnya tanda peringatan “pintu harus ditutup kembali”.

    3. Analisis lingkungan kerja
    Lingkungan kerja tersebut terlalu sempit untuk dilalui beberapa karyawan dan peletakan pintu basement yang salah karena berada di jalan yang sering dilalui karyawan bar tersebut.

    4. Faktor penyebab langsung
    Karyawan yang lupa memutup kembali pintu basement saat masuk, karyawan tidak memberitahu bahwa pintu basement itu terbuka (kurangnya komunikasi), pintu basement yang tidak terdapat pengaman dan peringatan

    5. Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan
    Letak pintu basement yang salah, tidak adanya layout ruangan bar tersebut, dan kurangnya training yang diberikan oleh pemilik.

    6. Rekomendasi perbaikan
    – Melakukan Eliminasi, menutup pintu basement agar tidak dipergunakan kembali
    – Melakukan Isolasi, memindahkan pintu basement ketempat yang lebih aman dan jauh dari aktifitas lalu lalang
    – Melakukan Enginerring design, memberikan pembatas (pagar) serta rambu rambu pada pintu basement
    -Melakukan Training, pemilik melakukan training pada pekerja sebelum bekerja

    Nama : M. Wahyu Isnandar
    NPM : 14.11.106.701501.1271
    Kelas : B2
    Semester : 2 (Dua)

  37. A.KRONOLOGIS KEJADIAN
    Kejadian bermula ketika salah seorang pegawai Turun ke lantai bawah dengan menggunakan tangga yang berada di lantai dan tidak di tutup kembali.Kemudian ada salah seorang korban yang tidak berhati hati berjalan mundur dan tidak sadar kalau pintu lantai bawah masih terbuka maka secara spontan pegawai tersebut menginjakkan kakinya ke pintu yang masih terbuka dan terjadilah insiden terjatuhnya pegawai tersebut di karenakan kelalaian dari rekan kerja nya yang lupa menutup kembali pintu tangga tersebut

    B.ANALISIS ALAT DAN PERALATAN
    Penempatan tangga yang tidak sesuai karena posisi tangga berada di tempat yang strategis dilewati banyak orang dan pintu yang tidak safe karna pintu tangga tersebut harusnya diberi rekayasa tekhnik dengan diberi alat yang membuat pintu tersebut otomatis tertutup apabila dibuka

    C.ANALISIS LINGKUNGAN KERJA
    Analisis lingkungan dapat di pengaruhi oleh faktor lingkungan kerja yang sangat tidak aman .yakni kurang luas nya Area kerja dan tata letak barang yang justru mempersempit ruang gerak para pekerja

    D.FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG

    1. kelalaian dari rekan kerja yang lupa menutup kembali pintu yang di gunakan padahal pintu tersebut sebagai akses pegawai untuk naik turun lantai dan juga untuk lalu lalang dalam ruangan tersebut

    2.Tata letak tangga dan kondisi pintu yang tidak safety sehingga memberikan kemungkinan besar untuk terjadi nya kecelakaan kerja

    E.FAKTOR YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN
    1. Kurangya komunikasi antara pekerja
    2. tidak ada pengawasan dari pihak perusahaan terhadap pegawai sehingga kondisi dan keadaan tidak terkontrol

    F.REKOMENDASI
    1. Para pegawai harus lebih teliti dan berhati – hati dalam bekerja terutama dalam situasi pekerjaan yang memberikan kemungkinan besar untuk terjadi nya suatu kecelakaan .

    2. Perusahaan harusnya lebih memperhatikan keselamatan para pekerja dengan cara memberikan S.O.P Dan memperluas ruang kerja sehingga memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pekerja.

    3. Mengganti pintu yang lebih safe (aman) dan tata letak tangga harusnya berada ditempat yang jarang dilewati pembeli

    Nama : Ahmad Mustawan
    Semester : Dua
    Kelas : B1
    NPM : 14.11.106.701501.1253

  38. 1. Kronologis kejadian :
    * Pria 1 membuka pintu ruang bawah tanah lalu masuk ke ruang bawah tanah tersebut tanpa menutup kembali pintu ruangan bawah tanah tersebut
    * Pria 2 yang melihat pintu masih terbuka tidak berinisiatif untuk menutup pintu itu kembali
    * Wanita yang tidak melihat pintu itu terbuka langsung bergerak mundur dan akibatnya kaki kananya masuk ke dalam ruang bawah tanah tersebut dan terjatuh ke bawah

    2. Alat dan Peralatan : Pintu Dan ruang bawah tanah

    3. Analisis Lingkungan kerja : Lingkungan kerja yang sangat sempit sehingga pekerja yang berada di ruangan tersebut sulit untuk bergerak dan adanya ruang bawah tanah tersebut yang mengakibatkan wanita tersebut terjatuh

    4. Faktor Penyebab Langsung :
    * pintu ruangan bawah tanah yang terbuka dan tidak di tutup kembali
    * wanita yang ceroboh karna berbalik tanpa melihat situasi di sekitarnya sehingga bisa terjatuhke dalam ruang bawah tanah
    * kecerobohan dari Pria1 karna membuka pintu tersebut tanpa menutup kembali sehingga wanita tersebut bisa terjatuh

    5. Faktor Penyebab Tidak Langsung :
    * melihat dari banyaknya pegawai yang ceroboh bisa di simpulkan bahwa semua pegawai belum mempunyai kesadaran untuk bekerja secara SAFE Atau AMAN
    * tidak adanya pengawasan dari pihak perusahaan
    * lingkungan tempat kerja yang sempit
    * ruang bawah tanah yang seharusnya tidak di letakan di situ karna banyak orang yang berlalu lalang di tempat tersebut

    6. Rekomendasi Agar Peristiwa Tersebut tidak terulang kembali :
    * Sebaiknya pintu ruang bawah tanah tersebut di pindah ke tempat lain yang jauh dari tempat pegawai yang berlalu-lalang
    * apabila tidak bisa di pindah sebaiknya pintu ruangan tersebut di ganti dengan pintu yang bisa menutup otomatis jika di buka
    * Pemberian training kepada semua pegawai tentang K3 atau keselamatan kerja


    Nama : Wira Herlambang
    Kelas : B2/D4-K3
    Semester : 2
    NPM : 14.11.106.701501.1325

  39. 1. Kronologis Kejadian
    Kejadian bermula saat para pekerja sedang berada di belakang meja kasir di sebuah swalayan. Mereka hendak mengambil beberapa barang stok di gudang bawah tanah (basement). Pintu yang berada tepat di tengah akses jalan dibiarkan terbuka sementara para pekerja mengambil barang di basement. Kasir yang saat itu sedang mengambil minuman tidak melihat pintu basement terbuka lebar. Kasir yang mengambil langkah mundur langsung terjatuh ke dalam basement tanpa sempat berpegangan. Kejadian ini menyebabkan luka serius yang harus ditangani tim medis.

    2. Analisis alat dan peralatan
    Kurangnya alat pencegahan seperti pagar pembatas pada area pintu basement.

    3. Analisis Lingkungan Kerja
    Lingkungan kerja yang terlalu sempit mengakibatkan tata letak yang berbahaya. Pintu basement yang berada tepat di tengah akses jalan dapat mengakibatkan kecelakaan kerja seperti di atas. Karena tempat yang sempit itu pula tidak memungkinkan untuk memasang pagar di sekitar pintu basement sebagai pecegahan karena akan menghalangi jalur akses keluar masuk.

    4. Faktor Penyebab Langsung
    Kelalaian pekerja dan kasir (korban). Pekerja yang turun ke basement tidak memberi peringatan kepada rekan kerja di sekitarnya bahwa pintu basement terbuka lebar. Kasir (korban) yang juga tidak memperhatikan lingkungan kerja di sekitarnya membuat kecelakaan yang seharusnya dapat dihindari ini terjadi.

    5. Faktor Penyebab Tidak Langsung (kontribusi kecelakaan)
    Kurangnya pengetahuan dalam tata letak ruang kerja yang mengakibatkan tidak aware-nya para pekerja terhadap resiko yang mungkin terjadi serta hazard di sekitarnya.

    6. Rekomendasi
    Hal yang perlu di perbaiki adalah letak pintu basement. Disarankan untuk memindahkan pintu basement ke area yang lebih luas dan tidak berada tepat di akses jalan. Jika tempat di sekitar pintu basement lebih luas maka akan memungkinkan untuk menambah pencegahan seperti memasang pagar pembatas di sekeliling area pintu.

    Nama : Aprilianda
    NPM : 14.11.106.701501.1248
    Kelas / Semester : B1 / II

  40. 1.KRONOLOGI KEJADIAN
    – Disuatu tempat perbelanjaan terdapat seorang karyawan yang menyapa salah seorang customer, kemudian karyawan tersebut membuka pintu yang menuju ke lantai bawah sedangkan customer yang disapa tadi menghampiri karyawan lainnya. Pada saat pintu yang dibuka oleh karyawan terbuka terdapat salah seorang customer perempuan yang berjalan mundur dan tidak menyadari terbukanya pintu tersebut yang mengakibatkan dirinya terjatuh ke lantai bawah
    2.ANALISIS ALAT DAN PERALATAN
    – Letak pintu bawah tanah yang tidak tepat karena merupakan tempat lalu lalangnya para customer dan karyawan
    – Jarak antara etalase yang terlalu dekat sehingga terbatasnya ruang untuk bergerak
    3.ANALISIS LINGKUNGAN KERJA
    – Lingkungan kerja yang sempit
    – Lingkungan kerja yang tidak aman hal ini dapat dilihat dari penyusunan peralatan yang tidak rapi
    4.FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG
    -Tindakan yang tidak aman dari seorang karyawan yang membiarkan pintu yang menuju ke lantai bawah terbuka
    – Kondisi yang tidak aman di lingkungan kerja tersebut
    5.FAKTOR YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN
    – Kurangnya kesadaran terhadap keselamatan orang lain
    – Kurang adanya komunikasi
    6.REKOMENDASI
    – Memindahkan pintu tersebut ketempat yang lebih aman dan jarang dilalui oleh orang banyak,jika pintu tidak dapat dipindah sebaiknya diberi pengaman
    – Memberikan pelatihan kepada karyawan untuk menjalankan SOP untuk menyadari pentingnya keselamatan dan kesehatan seseorang

    NAMA : Indra Ihram Wahyudi
    NPM : 14.11.106.701501.1266
    SEMESTER : 2 (dua)
    KELAS :B2

  41. 1. MENCERITAKAN KRONOLOGIS KEJADIAN
    – Ada seorang wanita sedang membuat kopi dan tiba -tiba ada teman laki-laki yang berada tepat di belakang wanita tersebut pergi ke ruang bawah tanah lewat pintu yang berada dijalan dimana wanita tersebut sedang berdiri, setelah teman laki-lakinya itu masuk turun kebawah melalui pintu tersebut tiba-tiba si wanita yang sedang membuat kopi beranjak dari tempat dia berdiri dan menginjak pintu bawah tanah yang sedang terbuka dan akhirnya perempuan itu terpelosok ke pintu yang sedang terbuka tersebut.

    2. MELAKUKAN ANALISIS ALAT DAN PERALATAN
    -Kurangnya tanda pemberitahuan di pintu yang menuju ke arah bawah tanah agar setelah di buka tidak lupa untuk di tutup kembali.

    3. MELAKUKAN ANALISIS LINGKUNGAN KERJA
    – Lingkungan dapur yang terlalu sempit sehingga dapat menyebabkan incident.
    – Kurangnya pengawasan juga dari teman-teman yang berada di sekitar wanita tersebut, karena tidak memberitahukan kalau pintu yang berada di belakang si wanita sedang terbuka.

    4. MENENTUKAN FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG
    – Terlalu asik dengan membuat kopi sehingga tidak sadar apa yang terjadi di belakang wanita tersebut.
    – Teman-teman yang tidak perduli kalau di belakang wanita tersebut pintu yang berada di jalan sedang terbuka.
    – Penaruhan tata pintu ke arah bawah tanah yang tidak logis.

    5. MENENTUKAN FAKTOR YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN.
    – Pihak perusahaan, di karenakan sudah salah menempatkan pintu yang menuju ruang bawah tanah yang seharusnya tidak berada di ruang dapur.

    6. MEMBUAT REKOMENDASI AGAR KECELAKAN TIDAK TERULANG KEMBALI.
    – Seharusnya perusahaan jika ingin meletakkan pintu ke arah ruang bawah tanah tidak harus berada di dapur dan memindahkannya di daerah yang logis dan juga harus di berikan rambu-rambu agar pada saat ada orang yang membuka pintu tersebut dapat menutupnya kembali, supaya kejadian seperti wanita di atas tidak terulang kembali.


    NAMA : Deasy Frinelia Pesik
    KLS/FAK/SEM : B1/ D4K3/2
    NPM : 14 11 106 701501 1215

  42. 1. Kronologis
    di sebuah toko terdapat gudang bawah tanah, yang mengakibatkan 1 orang kasir terjatuh ke gudang ,terdapat 4 orang di tempat kejadian dan CCTV yng merekam kejadian tersebut. Kejadian bermulai dari karyawan yang membuka pintu bawah tanah dan turun untuk mengambil sesuatu barang dan terjadilah accendent, di mana seorang kasir terjatuh ke gudang bawah tanah karena tidak melihat pintu bawah tanah terbuka.

    2. Analisis alat dan peralatan
    Memberi sensor otomatis pada pintu gudang bawah tanah, memberi warning sign pada area pintu bawah tanah agar menutup pintu setelah di gunakan, memindahkan meja kasir ditempat yang lebih luas dan aman.

    3. Analisis lingkungan
    Area kerja terlalu sempit sehingga membatasi ruang gerak pekerja,pencahayaan kurang hingga menyebabkan si korban tidak melihat pintu ruang bawah tanah terbuka,lingkungan kerja yang padat.

    4. Faktor penyebab langsung
    Lalai kurang memperhatikan kondisi sekitar, faktor lelah karena berdiri terlalu lama bisa di lihat dari tempat kerja tidak memiliki tempat duduk,tidak fokus dalam bekerja.

    5. Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakan
    Kurangnya pengawasan terhadap pintu gudang bawah tanah sehingga menyebabkan kecelakaan itu terjadi.
    6. Rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali
    Pintu bawah tanah di pindah ke area yang tidak di lalui orang untuk jalan, memberi warning sign agar di tutup kembali setelah di gunakan, memberikan pembatas agar di area pintu gudang bawah tanah.


    Nama : Yuni Sahara Safitri
    NPM : 14.11.106.701.501.1260
    Kelas : B1
    Semester : II

  43. 1. Kronologi Kejadian : Seorang pekerja yg ingin turun kegudang bawah
    tanah/basmen untuk mengambil sesuatu dan pekerja itu lupa menutup pintu
    gudang bawah tanah tersebut lalu ada pekerja yg lain yg tidak melihat bahwa
    pintung gudang yg berada dilantai tersebut terbuka.

    2. Melakukan Analisis Alat Dan Peralatan : Seharus nya letak pintu tersebut jangan
    terletak disitu karena orang sering lewat dan seharus nya pintu gudang tersebut
    diganti yg lebih modern agar pekerja lebih aman.

    3. Melakukan Analisis Lingkungan Kerja : lingkungan kerja tersebut menurut saya
    terlalu sempit itu yg membuat pekerja tersebut susah bergerak bebas.

    4. Menentukan Faktor Penyebab Langsung :
    – kurangnya komunikasi antar pekerja satu dengan yg lain
    – kurangnya konsentrasi dari pekerja.

    5. Menentukan Faktor Yang Memberikan Kontribusi Atas Kecelakaan :
    – Tempat kerja yg terlalu sempit
    – seharus letak/penempatan pintu gundang yg salah.

    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali :
    – seharusnya pintu gudang bawah tidak terletak dijalur lalulalang
    – berikan pagar pembatas/skat

    Nama ; Ryan Ade Putra
    Npm ; 14.11.106.701501.1285
    Kelas ; B2-D4K3
    Semester ; 2

  44. 1. Kronologi “Women falls through trap door”
    Disebuah counter Bar tedapat 4 orang pekerja 2 orang pria dan 2 orang wanita,kejadian ini bermula saat rekan korban seorang wanita yang hendak turun melalui cellar door (ruang bawah tanah) dari counter bartender tersebut yang akses masuknya tepat dilantai dibelakang korban. Ketika wanita itu turun dengan membuka cellar door seorang rekan kerja yang lainnya yang melihat wanita itu membuka pintu tersebut menunggu wanita itu turun dan hanya melewati sisi pintu tersebut tanpa mengingatkan untuk menutup kembali pintu yang dibukanya persis dibelakang korban.
    Dan na’as bagi korban yang tidak diingatkan rekan kerjanya yang hanya berbincang dengan rekan pria lainnya bahwa ada bahaya yang mengancam korban yang sangat berpotensi cidera serius bahkan fatality. Ketika korban telah selesai mengerjakan sesuatu,tanpa melihat langkah kakinya entah karena tergesa-gesa dan ada sesuatu yang dilihatnya Ia membalikkan badan dan saat melangkah,sial bagi korban pijakan kakinya masuk kedalam ruangan ke lantai dasar tersebut dan sekejap korban pun terjatuh dan masuk kedalam ruangan bawah tanah,dan kedua rekan kerjanya hanya terkejut dan melihat korban yang terjatuh didalam ruangan itu.
    Alhasil korban mendapatkan memar dan luka diwajah.

    2. Analisis alat dan peralatan
    Alat dan peralatan ditempat kerja dalam video diatas menjelaskan bahwa belum adanya rekayasa engineering dalam penggunaan cellar door sehingga bisa berpotensi terjadinya kecelakaan kerja seperti dalam video diatas.

    3. Analisis lingkungan kerja:
    • Dari kasus diatas terlihat jelas bahwa lingkungan kerja yang sempit bagi pekerja untuk mobilisasi dalam beraktifitas
    • Penempatan pintu basement yangkurang tepat berada dilantai ditengah-tengah dimana akses jalan yang selalu dilalui.
    • Lampu penerangan yang remang-remang dalam ruangan tersebut karena sebuah bar harus menciptakan suasana yang nyaman

    4. Faktor penyebab langsung:
    • Tidak ada warning sign diarea cellar door untuk memperingatkan bagi siapa saja yang melintas pintu tersebut
    • Kecerobohan rekan maupun korban,rekan kerja yang lupa menutup cellar door dan korban yang tidak memoerhatikan area sekitar sebelum melangkah

    5. Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan:
    • Faktor Penerangan yang kurang ditempat kerja (remang-remang) yang dapat menurunkan pengelihatan pekerja
    • Tidak ada supervisi atau pengawasan oleh atasan terhadap kinerja pekerjaan staff
    • Kondisi fisik yang kurang yang dapat berpengaruh konsentrasi para pekerja.

    6. Rekomendasi
    • Memberi warning sign pada area kerja terutama diarea dekat cellar door
    • Memberi rekayasa engineering dengan engsel pintu yang tertutup secara otomotis tanpa harus ditutup secara manual
    • Memberi SOP saat melalui cellar door dan sangsi yang tegas bagi para pelanggar
    • Kepedulian sesama rekan kerjalah point yang penting untuk menghindari kejadian dalam video tersebut

    Nama : Claudio G Bojoh
    Kelas : B1 D4K3
    NPM : 14.11.106.701501.1444
    semester : 2

  45. 1. Kronologis
    Kejadian bermula saat seorang pekerja yang hendak pergi turun ke baseman melalui tangga yang terletak di lantai ruang kerja. Pekerja tersebut membuka pintu lalu turun kebawah dan tidak menutup pintu kembali. Hal tersebut di sadari oleh rekan kerja yang lain yang melihat bahwa pintu baseman terbuka, dan tetapi mereka juga tidak menutup kembali pintu baseman. Tetapi ada satu pekerja (korban) yang tidak menyadari kalau pintu baseman yang berada dibelakangnya terbuka . Lalu kecelakaan terjadi pada saat pekerja itu (korban) ingin pergi kebelakang mengambil sesuatu tanpa melihat keadaan pintu baseman yang ternyata terbuka dan tidak dapat dihindari lagi dia terjatuh ke tangga baseman.

    2. Analisis alat dan peralatan.
    Seharusnya posisi tangga baseman tidak diletakan di lantai ruang kerja. Karena itu adalah akses jalan semua pekerja melakukan aktivitas kerja.

    3. Analisis lingkungan kerja.
    Lingkungan kerja yang sempit dan akses jalan terbatas ketika pintu baseman dalam keadaan terbuka.

    4. Faktor penyebab langsung.
    -Kelalaian pekerja yg tidak menutup kembali pintu baseman.
    -Kurangnya komunikasi antar pekerja untuk saling mengingatkan.

    5. Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    Letak tangga baseman yang tidak efesien dan membahayakan .

    6. Rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    Letak pintu baseman dipindahkan dan diletakan ditempat yang lebih aman dan terlihat oleh semua pekerja.


    Nama : Novan Eka Saputra
    NPM : 14.11.106.701501.1301
    Kelas : B2
    Semester : 2 (Dua)

  46. KRONOLOGIS KEJADIAN
    Accident tersebut terjadi pada saat salah satu karyawan yang erada di dalam ruangan tersebut masuk kedalam basement , dan basement tersebut terletak di tengah-tengah tempat kerja , pegawai yang masuk ke basement tersebut lupa untuk menutup pintunya kembali dan tiba-tiba pekerja yang lain mundur tanpa melihat kebelakang , sehingga langsung terjath kedalam basement yang pintunya lupa di tutup kembali . dan mengalami accident .

    ANALISIS ALAT DAN PERALATAN
    Menurut analisis saya yang membahayakan adalah tempat basement terletak di tengah-tengah ruangan kerja . dan pintu basement tersebut berada di tempat berjalan para karyawan , sehingga membahayakan karyawan lain. jika ada yang masuk ke dakam basement tersebut .

    ANALISIS LINGKUNGAN KERJA
    1. ruanga tempat bekerja sangat sempit , tidak sesuai dengan karyawan yang berada di dalam ruangan tersebut .
    2. pintu basement berada di tengah ruangan tempat bekerja, sehingga dapat membahayakan pekerja lain .
    3. tidak adanya koordinasi saat bekerja , sehingga karyawan yang lain tidak tau bahwa ada yang masuk kedalam basement

    FAKTOR PENYEBAB LANGSUNG
    1. karyawan lupa menutup pintu basement kebali .
    2. pintu basement berada di tengah ruangan
    3. kurangnya kesadaran karyawan , akan sesatu yang membahayakan bagi orag lain .

    FAKTOR YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI ATAS KECELAKAAN
    1. kurangkesadaran akan SOP dan pemakaian SPD
    2. tempat bekerja terlalu sempit
    3. tidak ada pengaman pintubasement

    REKOMENDASI
    1. Seharusnya perusahaan memberikan pelatihan terhadap semua karyawan agar memiliki kesadaran akan bahaya di tempat kerja
    2. Perusahaan harus mengawasi dan memberi tempat kerja yang sesuai denga karyawan yang bekerja di dalam nya ,
    3. Seharus nya pintu basement tersebut tidak berada di tengah-tengah tempat kerja sehingga tidak membahayakan pekerja lain
    4. Tidak ada nya koordinasi antar kayawan .


    Nama : riyan dwi cahya
    Npm : 14.11.106.701501.1288
    Kelas : B2
    Semester : 2

  47. 1.) Kronologis peristiwa tersebut bermula dari pekerja di sebuah toko ingin mengambil sesuatu di ruang penyimpanan atau basement,tetapi pekerja tersebut tidak memberi peringatan kepada orang-orang yang berada di sekitarnya.Sehingga wanita yang kurang hati-hati tersebut terjatuh ke lantai bawah tanah .

    2.) Alat dan peralatan yang kurang memadai dalam video tersebut adalah tidak adanya pintu otomatis yang memakai hidrolik.

    3.) Kurangnya akses gerak (keterbatasan ruang) terhadap karyawan sehingga untuk berpindah tempat semakin sulit. Analisis lingkungan kerja?

    4.) Faktor langsung :
    – Kurangnya keawasaan karyawan tersebut
    – tidak ada peyangga di pintu tangga
    – kelalaian dari karyawan tersebut

    5.) Faktor tidak langsung : Faktor yang memberikan kontribusi terhadap kecelakaan:
    – keadaan akses gerak tidak memadai (sempit)
    – tidak adanya pengawasan yang terkait di tempat kerja tersebut
    – tidak ada tanda peringatan di daerah pintu tangga
    – kurangnya ke hati-hatian wanita tersebut

    6.) rekomendasi :
    – alangkah baiknya jika tempat penyimpanan tidak 1 tempat dengan daerah lingkup kerja
    – mengganti pintu manual dengan pintu otomatis
    – membuat penyangga di daerah pintu tangga
    – memberi pengawasan terhadap pekerja yang lalai
    – akses gerak di perluas agar kejadian tersebut tidak terulang lagi


    Nama : Deo Aldi Peranata
    Kelas : B1
    NPM : 14,705.1241

    • Sdr Deo Aldi Peranata,
      Buat tulisan yang tertata rapi. Setiap paragraf lengkapi dengan judul paragrafnya. Jangan mengetik asal-asalan saja.

  48. 1. Menceritakan kronologis kejadian :
    Tampak disebuah cafe, pelayan sedang menyiapkan minuman untuk pelanggan, namun ada pelayan lain yg membuka pintu gudang bawah tanah tanpa memberitahu rekan yg ada didepan nya, sebab pintu tsb sangat dekat jaraknya dengan si korban, si pelayan pun turun ke bawah tanpa menutup lagi pintu tsb, dan teman yg juga melihat pintu itu terbuka tidak menutupnya juga. Alhasil korban yg ingin mengambil sesuatu, dengan 1 langkah kaki mundur langsung jatuh ke gudang.

    2. Melakukan analisis alat & peralatan:
    Letak pintu yang tidak aman [ sangat berbahaya ]

    3. Melakukan analisis lingkungan kerja :
    * Tempat kerja yang sangat sempit
    * Seharusnya pintu tidak diletakan disitu
    * Pelaku mungkin lupa menutup pintunya lagi saat turun

    4. Penyebab Langsung :
    * kecerobohan pelaku
    * Tidak memperhatikan instruksi kerja

    5. Penyebab tidak langsung : Faktor yang memberikan kontribusi terhadap kecelakaan:
    * Pekerjaan beresiko tinggi namun blm ada upaya pengendalian.
    * kurangnya kesadaran pekerja

    6. Rekomendasi
    Rekayasa teknik :
    * pintu dibuat otomatis tertutup sendiri .
    * diberi sensor, jika ada yg membuka pintu, maka alarm akan berbunyi, dan pelayan disekitar akan tau bahwa pintu terbuka.

    Isolasi :
    Pintu gudang di pindahkan ke tempat yang lebih aman, tempat yg jarang pelayan lewati.

    Administrasi :
    Memberikan pengarahan kpd pelayan agar kejadian tidak terulang kembali.


    Nikita Claudy Sepnadia Razak
    B2/ II
    14.11.106.701501.1278

  49. Kronologis Kejadian
    Insiden pada video di atas bisa terjadi karena kelalain 4 pegawai supermarket yang lalai dalam melakukan tugasnya pada saat membuka pintu basement lupa menutupnya kembali, kurangnya pengawasan pada pekerjaan, area pekerjaan yang begitu sempit, dan tidak ada tanda-tanda peringatan bahwa di tempat tersebut sedang ada pekerjaan agar setiap orang atau pelanggan yang melintasi area tersebut bisa tahu dan berhati-hati.

    Analalisis Alat Dan Peralatan
    Menurut saya dari hasil analasis video di atas adalah insiden tersebut terjadi karena ruangan yang begitu sempit yang penuhi peralatan berupa barang dagangan supermarket tersebut membuat space untuk bergerak menjadi terbatas. Dan pintu basement yang terletak di tengah-tengah akses jalan saat pintu tersebut di buka pekerja lupa menutupnya atau seharusnya diberi sebuah tanda peringatan (warning sign).

    Analisis Lingkungan Kerja
    1. Ruangan yang begitu sempit sehingga para pegawai yang berada di ruangan tersebut ruang geraknya menjadi terbatas.
    2. Pintu basement yang terletak di tengah-tengah jalan pada saat di buka lupa di tutup kembali dan itu bisa membahayakan orang lain.

    Faktor Penyebab Langsung
    1. Kelalaian karyawan pada saat membuka pintu basement lupa menutupnya kembali.
    2. Kurangnya kesadaran karyawan akan penggunaan PPE. Karena apapun pekerjaan tersebut pasti terdapat sebuah bahaya dan resiko.
    3. Unsafe Condition. Ruangan yang begitu terbatas dan pintu basement yang berada di tengah-tengah akses jalan tanpa ada warning sign.

    Faktor Yang Memberikan Kontribusi Atas Kecelakaan
    1. Kurangnya pengawasan pada suatu pekerjaan.
    2. Kurangnya kesadaran akan SOP.
    3. Tidak terdapat warning sign di sekitar pintu basement sebagai tanda pengaman agar setiap orang yang melintasinya lebih berhati-hati.
    4. Kurangnya komunikasi antar pegawai.

    Rekomendasi
    1. Seharusnya perusahan memberikan suatu pelatihan pada setiap pegawai agar lebih berkompeten dalam melakukan pekerjaannya.
    2. Pada saat melakukan suatu pekerjaan harusnya terdapat seorang supervisor untuk mengawasi setiap anggotanya dan memastikan pekerja tersebut aman.
    3. Saat melakukan pekerjaan tersebut seperti video diatas pada saat membuka pintu basement tersebut harusnya di beri tanda peringatan agar orang yag melintasi jalan tersebut bisa tahu dan lebih berhati-hati.
    4. Antar pegawai harusnya saling komunikasi dan saling memperingatkan akan bahaya-bahaya yang ada.


    Nama : Ariska Sanjaya
    Kelas/jurusan : B1/D4K3
    Semester : II
    NPM : 14.11.106.701501.1239

  50. Kronologis kejadian:
    seorang karyawan membuka pintu lorong bawah dan dan dibiarkan begitu saja,sehingga pekerja wanita punberjalan kebelakang dan terjatuh

    Analisis alat dan peralatanya :
    alat dan peralatan yg dipakai yaitu alat dapur

    Pada linkungan kerjanya :
    ruang lingkup ruangan pekerjanya yg terlalu kecil,,,kurangnya kerja sama 1 pekerja dengan pekerja yg lain dan property yg digunakan terlalu banyak sehingga membuat ruang gerak pekerja menjadi sempit.

    Factor penyebab langsung :
     kurangnya kehati – hatian dalam diri pekerja ( human error)
     . Kondisi dan tempat kerja yg kurang aman

    Factor penyebab tidak langsung : Faktor yang memberikan kontribusi kecelakaan:
     tidak adanya sop
     Kurangnya pengawasan dari pimpinan
     Penempatan pintu tangga yg kurang benar

    Rekomendasi:
    harus adanya pengendalian dari perusahaan yaitu dengan menggunakan HIRADC .salah satunya pada pintu tangga. dalam ini perusahaan bisa mengganti dengan rekayasa engginering yaitu mengganti pintu manual dengan pintu otomatis.agar potensi bahaya yg ditimbulkan dapat dikendalikan.


    Nama : Ahmad Syaiful Anwar
    Npm : 13.11.106.701501.0850
    Semester : IV
    Kelas : B2

  51. Kronologis Kejadian
    Di suatu tempat kerja terdapat beberapa karyawan yang sedang beraktivitas melakukan pekerjaannya, dilokasi kerja tersebut ruang untuk bergerak sangat terbatas. Ada seorang wanita dengan ciri-ciri fisik berbadan gendut yang melakukan pekerjaannya tepat disebelah pintu basement/ruang bawah tanah dimana pintu tersebut tidak di pagari, dan salah seorang pekerja lain membuka pintu basement tersebut untuk melakukan aktifitas pekerjaan di ruang bawah tanah tersebut, tanpa ada yang memperingati dan si pekerja wanita itu juga tidak melihat ke arah gerakannya sehingga ketika si pekerja wanita itu berbalik untuk melanjutkan pekerjaannya seketika itu si pekerja wanita terperosok masuk ke dalam ruang bawah tanah.

    Analisis Alat dan Peralatan
    Tidak adanya barikade untuk pintu basement tersebut, tidak adanya sign/rambu-rambu peringatan.

    Analisis Lingkungan Kerja
    Ruang kerja yang terbatas untuk bergerak, penempatan pintu basement/ruang bawah tanah yang kurang strategis yang membuat akses berjalan untuk para pekerja terganggu ketika pintu tersebut terbuka.

    Faktor Penyebab Langsung
    1. Lokasi kerja yang sempit, tidak ada barikade untuk pintu basement, dan tidak ada papan peringatan yang membuat kejadian tersebut menjadi kondisi lingkungan yang tidak aman.
    2. Si pekerja wanita tersebut tidak melihat ke arah gerakan yang merupakan salah satu perilaku tidak aman.

    Faktor Yang Memberikan Kontribusi Atas Kecelakaan
    1. Faktor lingkungan yang tidak aman, kondisi lokasi kerja yang terbatas untuk bergerak, penempatan pintu basement yang tidak strategis.
    2. Tidak ada rambu-rambu peringatan untuk mengingatkan pada pekerja agar lebih waspada ketika melewati area tersebut.
    3. Kurangnya komunikasi antar pekerja.
    4. Tidak ada pengawasan dari supervisor.
    5. Faktor perilaku tdak aman, pekerja tidak melihat ke arah gerakannya ketika berjalan.

    Rekomendasi
    1. Pindahkan lokasi pintu basement, pastikan pintu basement tidak pada posisi akses berjalan karyawan.
    2. Pasang rambu-rambu peringatan agar semua pekerja waspada ketika melewati area tersebut.
    3. Lakukan briefing setiap sebelum melakukan pekerjaan, beritahukan pada pekerja area mana saja yang menjadi potensi bahaya dan pekerjaan apa saja yang tinggi resiko cideranya.
    4. Pastikan supervisor mengawasi pekerja pada area dan pekerjaan yang tinggi resiko cideranya.
    5. Sosia;isasikan ergonomi perusahaan pada pekerja, dan pastikan pekerja memahami ergonomi perusahaan.


    Nama : Ilham Sutrian Kasuma
    Kelas/jurusan : B1/D4-K3
    Semester : II
    NPM : 14.11.106.701501.1234

  52. 1.Kronologis Kejadian.
    * Jadi begini ceritanya , di suatu tempat usaha . ada seorang pekerja yang sedang menuju ke ruang bawah tanah . dan membiarkan pintu tangga tetap terbuka , sementara itu , wanita yang berada di depan pintu tersebut tidak mengetahui bahwa pintu bawah tanah di belakangnya sedang terbuka . dan akhirnya saat wanita itu berbalik badan , wanita tersebut langsung masuk kedalam ruang bawah tanah tersebut tanpa melalui tangga .

    2.Analisis Alat dan Peralatan.
    *Tidak ada pagar pengaman.

    3.Analisis Lingkungan Kerja.
    *Lingkungan Kerja bisa di kategorikan kecil yang kemungkinan hanya cukup berkapasitas 1 – 2 orang saja .
    *Pintu berada di tengah-tengah akses jalan.

    4.Faktor Langsung.
    *Human Error <— Harus dijelaskan secara detail!

    5.Faktor Tidak Langsung (Kontribusi Kecelakaan) Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    *Kurangnya komunikasi.
    *Kurangnya Ruang Terbuka.

    6.Rekomendasi.
    *Memberikan pagar pengaman sekitar pintu.
    *Mengingatkan pekerja akan hal tersebut.
    *Memindahkan tempat pekerja , agar tidak ada aktivitas diatas ruangan tersebut .


    Nama:Bayu Setiawan S
    NPM:13 11 106 701501 0875
    Kelas:B1
    Semester:2

  53. 1. Kronoligis kejadian :
    -) salah satu pekerja yg masuk ke dalam ruangan bawah. Hingga menyebabkan salah satu pekerja nya terjatuh karena tidak melihat pekerja yg masuk ke bawah ruangan tersebut membuka pintunya dan tidak menutup kembali.

    2. Analisis alat dan peralatan :
    -) Pintu yang berbahaya karena tidak bisa tertutup otomatis.

    3. Analisis lingkungan kerja :
    -) ruangannya yg kurang kondusip. Serta keterbatasan tempat untuk bergerak bagi pekerja yg sedang melakukan aktifitas di tempat tersebut.

    4. Faktor penyebab langsung :
    -) Kurangnya pengamanan dalam tempat kerja. Kelalaian pekerja utama karena lupa menutup pintu ruangan tersebut hingga mengakibatkan pekerja lainnya terjatuh.

    5. Faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan :
    -) Kurangnya pengawasan dari perusahaan tersebut. Kurangnya pengetahuan pekerja pada SOP.

    6. rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali :
    -) pekerja harus mempelajari SOP di perusahaan tersebut. Itu yg paling terpenting agar tidak terjadi kembali kecelakaan ini yang kedua kalinya.

    Nama : Rima Fauziah
    NPM : 14.11.106.701501.1231
    Semester : 2
    Kelas : B1

  54. 1. Menceritakan kronologis kejadian.
    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    Jawaban:

    1. Awal mula ada seorang perempuan yang ingin masuk ke basement bawah, pada saat perempuan itu sudah membuka pintu basement dan turun ke bawah, perempuan itu tidak menutup pintu kembali, sehingga membuat perempuan lain yang tidak melihat pintu basement terbuka pada saat dia mundur dan akhirnya terjatuh kebawah akibat salah melangkah.

    2. Di karenakan letak pintu yang salah karena berada di tengah-tengah tetap orang lewat, dan ukuran pintu yang terlalu besar

    3. Karena ruang tempat kerja yang sempit sehingga ruang untuk bergerak terbatas.

    4. Diantara nya adalah:
    – Letak pintu basement berada tepat di tengah” area pekerjaan dmana orang” lalulalang.
    – Tidak ada pengawasan dari pihak kantor atau perusahaan.
    – Tidak ada pengaman di daerah pintu basement.
    – Kelalaian dari pekerja tersebut.

    5. Diantara nya adalah:
    – Tempat area kerja yang kurang luas/sempit.
    – Kurang adanya pengawasan.
    – Tidak adanya S.O.P / tidak bekerja sesuai S.O.P

    6. Diantara nya adalah:
    – Di beri teguran / menggunakan S.O.P dengan benar.
    – Tiap pekerja harus lebih fokus lagi agar hal tersebut tidak terulang kembali.

    Nama: Dylan Yoshua. W
    NPM: 14.11.106.701501.1314
    Kelas: B2
    Semester: 2

    • Sdr Dylan Yosua
      Soal tidak perlu diketik lagi, tapi langsung analisis anda saja. Dan lengkapi setiap paragraf dengan judul masing-masing sesuai dengan substansi soalnya.

  55. 1. Menceritakan kronologis kejadian.
    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.

    1. Kronologi Kejadian
    Awal insiden terjadi pada saat karyawan menuju basement. Kemudian karyawan tersebut membuka pintu basement dan menuju kebawah tanpa menutup kembali pintu basement. Dan ada 2 orang karyawan lain yg berada di tempat, tidak memberi tahu kepada si wanita bahwa pintu basement masih terbuka. Kemudian si wanita ini melangkah mundur tanpa melihat keadaan sekitar yg mengakibatkan si wanita tersebut langsung terjatuh ke dalam basement.

    2. Analisis alat dan peralatan
    – Pintu yg tidak tertutup dan dibiarkan terbuka oleh karyawan
    – Pintu yg tidak memiliki sistem otomatis

    3. Analisis lingkungan kerja
    – Lingkungan kerja di tempat tersebut terbilang sempit
    – Penempatan pintu basement yg berada di daerah yg sering dilalui karyawan

    4. Faktor penyebab langsung
    – Lokasi tempat kerja yg terbilang sempit
    – Tidak ada komunikasi dari karyawan kepada orang lain disekitar atau kepada si wanita
    – Kelalaian dari si karyawan yg menuju basement dengan membiarkan pintu terbuka

    5. Faktor yg memberikan kontribusi atas kecelakaan
    – Tidak ada komunikasi dari 2 karyawan bahwa pintu terbuka
    – Tidak ada kesadaran dari pihak karyawan
    – Pekerja yg kurang berpengalaman

    6. Rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali
    – Karyawan harus bisa mengkomunikasikan segala sesuatu
    – Harus memiliki rasa tanggung jawab
    – Dengan memindahkan pintu basement yg lebih aman dan tidak membahayakan orang lain
    – Memberi peringatan keras kepada karyawan yg membiarkan pintu terbuka tanpa menutup nya kembali agar tak mengulangi kesalahan yg dilakukannya
    – Memberikan sistem otomatis pada pintu basement agar jika dibuka, maka akan tertutup kembali
    – Dengan memasang rambu peringatan disekitar basement

    Nama : M. Rangga Rakashiwi
    NPM : 14.11.106.701501.1279
    Kelas : B-2
    Semester : II (dua)

  56. 1. Menceritakan kronologis kejadian.
    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    6. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.

    1. Awal mula saat pekerja membuka pintu basement untuk mengambil sesuatu, pekerja lupa menutup pintunya atau memberikan rambu-rambu. Di saat bersamaan ada seorang wanita yang sangat tidak berhati-hati berjalan mundur tanpa melihat sekelilingnya. Kaki kanan wanita itu terpleset masuk ke basement. Dua pekerja lainnya berusaha menolong wanita tersebut.

    2. Untuk video di atas terlihat tidak ada sama sekali pemberitahuan bahwa pekerja sedang membuka pintu. Seharusnya pekerja bisa memasang peringatan sebelumnya.

    3. Terlihat sekali lingkungan kerja di video ini tidak aman. Bisa di liat dari ruang untuk berjalannya. Saat pekerja membuka pintu menuju basement terlihat jalur untuk berjalan tidak ada. Di tambah tidak ada koordinasi antara pekerja satu dengan lainnya.

    4. Faktor penyebab langsung di video ini:
    Tindakan-tindakan tidak aman (unsafe acts) yaitu Perbuatan berbahaya dari dari manusia yang dalam bbrp hal dapat dilatar belakangi antara lain:
    1. Cacat tubuh yang tidak kentara (bodilly defect)
    2. Keletihan dan kelesuan (fatigiue and boredom)
    3. Sikap dan tingkah laku yang tidak aman
    4. Pengetahuan.

    5. Faktor yang berkontribusi atas kecelakaan di video ini adalah:
    a. Kurangnya pengawasan dari pihak kantor.
    b. Tidak adanya Standar Operational Procedur

    6. Rekomendasi agar tidak terjadi kecelakaan ini lagi adalah:
    Pekerja harus lebih teliti
    Pihak kantor harus lebih peduli tentang keselamatan pekerja dan customer.
    Ruang lingkup kantor di perluas.
    Apapun yang berpotensi bahaya harus lebih di perhatikan.

    Nama: Rachmat Kurnia
    NPM: 14.11.106.701501.1226
    Kelas: B1/ Semester 2

    • Sdr Rachmat Kurnia
      Soal tidak perlu diketik lagi, langsung ulasan anda saja. Dan setiap paragraf lengkapi dengan judul paragraf masing-masing.

  57. 1. Menceritakan kronologis kejadian.
    awal mula kejadiannya adalah saat seseorang membuka pintu bawah tanah kemudian seseorang tersebut memasuki ruang bawah tanah tersebut dan lupa menutup pintu bawah tanah tersebut, sehingga salah satu seorang wanita tersebut tidak sadar bahwa ada pintu bawah tanah yang belum tertutup, tanpa sadar seorang perempuan tersebut perlahan mundur sehingga dalam keadaan itulah salah satu orang itu terjatuh dan masuk ke dalam ruang bawah tanah tersebut.

    2. Melakukan analisis alat dan peralatan.
    cara melakukan analisis alat dan peralatan nya adalah dengan menggunakan alarm jika pintu tidak tertutup/dengan menggunkan pintu yang tertutup secara otomatis

    3. Melakukan analisis lingkungan kerja.
    dalam melakukan analisis lingkungan kerjanya tidak menempatkan pintu ruang bawah tanah di jalan yang sering di lewati para pekerja dan seharusnya pintu ruang bawah tanah tersebut di tempatkan di tempat yang jarang di lewati oleh para pekerja

    4. Menentukan faktor penyebab langsung.
    a. faktor kelalaian pekerja(pekerja kurang hati-hati)
    b. kurangnya pengawasan dari atasan.
    c. pintu tidak di tutup kembali

    5. Menentukan faktor yang memberikan kontribusi atas kecelakaan.
    a. cara penempatan pintu ruang bawah tanah yang kurang tepat/ tidak aman .
    b. pintu tidak tertutup otomatis. (gunakan pintu yg tertutup otomatis)

    5. Membuat rekomendasi agar kecelakaan tidak terulang kembali.
    a. melakukan investigasi pada kecelakaaan tersebut.
    b. memberikan induction kepada pekerja
    c. Pengendalian tehnik/engineering control, pengendalian ini dilakukan bertujuan untuk memisahkan bahaya dengan pekerja serta untuk mencegah terjadinya kesalahan manusia.

    Nama : Maisyaroh
    NPM : 1304
    Kelas : B2K3 Semester 2 (sore)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s