SAFETY PRIME

Engineering Safety

[170401] Tugas 1 – Investigasi Insiden 2017

102 Comments

i14

Kepada Mahasiswa D4K3 UNIBA Semester II Kelas A1 dan A2,

Pada tugas ini, Anda diminta untuk mengerjakan tugas online. Carilah artikel tentang suatu insiden kecelakaan kerja yang telah dipublikasikan oleh suatu media dalam 1 (satu) tahun terakhir. Artikel TIDAK BOLEH sama antara satu mahasiswa dengan mahasiswa yang lain. Bila terdapat artikel yang sama, maka artikel pada posting terakhir akan dihapus/dicoret, dan kepada Mahasiswa tersebut akan diberitahukan agar memposting ulang artikel yang lain.

Adapun ketentuan mengerjakan adalah sebagai berikut dibawah ini.

  1. Ketik tugas Anda secara langsung pada web ini dengan cara mengklik “Leave a comment” atau “Leave a reply”
  2. Cantumkan nama Anda, NIM,  semester, kelas, dan sumber pustaka diakhir artikel. Bila sumber pustaka berupa majalah/koran/buku, maka cantumkan tanggal penerbitannya. Bila sumber pustaka berupa situs internet, cantumkan alamat situsnya, dan bila bersumber dari situs berita online maka cantumkan nama situs, edisi tanggal, dan waktu berita dipubliasikan. Contoh:
    Nama:                     Widodo Sutrisno
    NIM:                       1234567890
    Semester:               II
    Kelas:                      A1
    Sumber Pustaka:
    Harian Suara Harapan edisi Senin 12 Desember 2016 halaman 12, atau
    Kompas.com, edisi Senin 6 Maret 2017 01:59 WIB.                             .www.kompas.com/2017/Sb34n/kecelakaan-beruntun.html
  3. Batas akhir posting adalah hari Sabtu 1 April 2017 pukul 23.59 WITA. Lewat waktu tersebut maka tugas Anda TIDAK akan mendapat approval untuk dipostingkan dan dianggap TIDAK mengerjakan tugas.
  4. Posting Anda hanya akan tampil setelah mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari Administrator, sehingga Anda tidak perlu memposting berulang kali untuk tugas yang sama.
  5. Tidak ada tugas susulan atau perbaikan nilai untuk tugas ini.

Selamat mengerjakan. Always be safe!

Advertisements

102 thoughts on “[170401] Tugas 1 – Investigasi Insiden 2017

  1. Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter

    Banda Haruddin Tanjung – Okezone
    INHU – Kecelakaan terjadi di Stasiun Pengumpulan Utama (SPU) Pertama di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Satu orang karyawan bernama Robi Suarwan (38) tewas setelah jantung dari ketinggian 7 meter.
    Robi yang merupakan karyawan dari PT URTE ditugaskan untuk memasang exaust (knalpot mesin) milik Pertamina jatuh setelah atap yang dipijaknya jebol.
    “Korban tewas setelah mengalami luka berat di bagian kepala,” ucap Paur Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak, Rabu (15/3/2017).
    Peristiwa itu terjadi korban bersama temannya Sarianto memanjat tangki minyak SPU untuk untuk melakukan pemasangan knalpot. Sekitar pukul 17.50 WIB pengerjaan selesai. Keduanya bermaksud turun dengan melewati atap. Namun apes, saat dipijak, atap yang terbuat dari seng tranparan itu jebol.
    Korbanpun ‘terjun bebas’. Korban terjatuh dengan posisi kepala terlebih dahulu. Melihat kejadian itu, teman korban berusaha menolong dengan membawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina di Air Molek, Inhu.
    “Namun nyawanya tidak tertolong, korban sudah menghembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan,” imbuh Yarmen. (sym)

    Nama: Raka muhammad endramanto
    NIM: 197051973
    Kelas: A1
    Semester: 2

    Sumber pusaka: https://www.google.co.id/url?q=http://news.okezone.com/topic/2671/kecelakaan-datetime=“2017-03–5T07″&kerja&sa=U&ved=0ahUKEwiSt6uBle_SAhVKO48KHXqhCK4QFggfMAc&usg=AFQjCNG6w64wZXrmEDw7lTFUxilyBU7W8g

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Masih belum ada NPM yang diawali dengan angka “19”.
    – Ketik kata Semester lebih dulu baru kemudian diikuti kata Kelas. Lihat instruksi soal dengan teliti.
    – Sumber Pustaka masih tidak benar. Hyperlink yang Anda cantumkan tersebut merupakan hasil pencarian Google, buka alamat link sumber berita asal.
    – Perbaiki kembali posting artikel Anda.

  2. Pekerja CS IKPP Tewas Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter

    RIAUBOOK.COM – Terjadi kecelakaan kerja di dalam perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang.

    Ely Nawarni Daulay yang berprofesi sebagai Cleaning Service (CS) menjadi korban, ia tewas di tempat setelah jatuh dari ketinggian 20 meter di Damper Conveyor 6 lokasi MB-12.

    Saat kejadian, korban yang bekerja dengan kontraktor PT Yove Anugerah sedang bekerja di lokasi MB-12. Kecelakaan kerja terjadi Sabtu (18/03/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

    Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tualang Kompol Ali Dahmar Siregar melalui Kanit Reskrim AKP Yusuf Purba membenarkan adanya insiden satu orang karyawan yang jatuh saat sedang bekerja.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pada saat kejadian sedang bekerja bersih-bersih di lantai atas bagian Damper Conveyor 6 lokasi MB-12. Tanpa diduga ternyata korban terjatuh.

    Insiden tersebut mengagetkan pekerja yang ada di lokasi tersebut. Korban tersebut tewas dan langsung dibawa ke klinik terdekat. Jasadnya kemudian diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.

    Sementara itu, Humas PT IKPP, Armadi saat dikonfirmasi, belum memberikan keterangan mengenai hal tersebut. Hingga kini, awak media masih mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. (RB/Agus)

    Nama : Ridho Adi Dharma Kusuma
    NIM : 167052005
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka: RiauBook.com, edisi Minggu, 19 Maret 2017 19:23 WIB
    http://www.riaubook.com/berita/29205/pekerja-cs-ikpp-tewas-terjatuh-dari-ketinggian-20-meter

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  3. TKA China Tewas Kecelakaan Kerja Di konawe

    KENDARI — Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok, Nie Zhi Tao (43) yang bekerja di PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI), Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada 10 Maret 2017.

    General Manager PT VDNI, Rudi Rusmadi, di Kendari, Sabtu, mengatakan kejadian tersebut terjadi Jumat (10/3) sekitar pukul 07.00 yang bertempat di Smelter 2 PT.VDNI Kecamatan Morosi.

    “Korban ini terjatuh, diduga korban terpeleset dari ketinggian enam meter,” katanya.

    Saat insiden itu terjadi kata Rudi, ada beberapa saksi yang melihat antara lain, Mr.Chen Hang, Mr.Chen Cong Lin dan Rojali (Jubir).

    Berdasarkan keterangan dari saksi mata, saat terjatuh kepala korban terlebih dulu berada di bawah sehingga mengalami luka di bagian di kepala.

    “Korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari hidung,” kata Rudi.

    Menurut Rudi, korban kemudian dilarikan ke Rumay Sakit Bahteramas Kendari, sayangnya jiwa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

    Nama: Aditya Anggoro
    NIM: 167052003
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka: Republika.co.id, edisi Sabtu, 11 Maret 2017 23:12 WIB
    http://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/03/11/omni3b280-tka-cina-tewas-kecelakaan-kerja-di-konawe

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  4. Bogor – Dua pekerja PT Aneka Tambang (Antam) Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menjadi korban kecelakaan kerja saat berada di terowongan area penambangan emas Pongkor. Satu orang bernama Deni Anwar (30) dilaporkan meninggal dunia, dan Jaenudin (25) dalam perawatan rumah sakit.
    Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky dalam keterangannya menuturkan, kejadian bermula ketika keduanya tengah kegiatan cooking/penutupan dengan cor semen di jalur penambangan sekitar pukul 10.00 WIB.
    “Keduanya terjatuh di ketinggian sekitar 30 meter. Mendapat laporan tersebut, tim darurat PT Antam melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan Jaenudin dalam keadaan kritis dan sudah ditangani rumah sakit. Sedangkan, Deni baru bisa dievakuasi sekitar pukul 19.00 dan ditemukan dalam kondisi meninggal,” kata Dicky, Selasa (27/12).
    Diduga lubang berisi gas beracun, tiga tim darurat, Yoga, Dian, dan Agung juga mengalami pingsan. Namun demikian, kata Dicky, ketiganya sudah dalam keadaan baik dan sudah diperbolehkan pulang.
    Saat ini, polisi, PT Antam dan dinas terkait tengah melakukan cek kejadian perkara untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut.
    Sementara, Humas PT Antam, Pongkor Bagus Purbananda menambahkan, PT Antam sepenuhnya bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Ia pun menyebutkan, tim investigasi saat ini tengah melakukan observasi guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
    “Bisa saja karena gas, tetapi kami tidak bisa memastikan. Ada orang engineer untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut,” katanya. Bagus juga memastikan, bahwa PT Antam tetap beroperasi seperti semula. “Hanya area kecelakaan saja yang ditutup sementara, selebihnya beroperasi seperti semula,” tambahnya.

    Nama : Candra Kautsar
    NIM : 167051974
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : Berita Satu. Selasa, 27 Desember 2016
    https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://m.beritasatu.com/aktualitas/406686-dua-pekerja-pt-antam-kecelakaan-kerja-satu-tewas.html&ved=0ahUKEwiKsKv4mO_SAhXFLI8KHZ53Dow4ChAWCB4wAg&usg=AFQjCNFvPiX5ZT0ixmPaxkPZX7OeJhy6Eg&sig2=SS32Cui-U-DBzijyXL8NsQ

    ———————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Sumber pustaka yang Anda cantumkan masih salah. Sumber tersebut berasal dari pencarian Google, bukan berasal dari sumber berita asal.
    – Cantumkan judul artikel Anda.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  5. Tangga Apartemen Grand Kamala Bekasi Roboh, 10 Pekerja Luka-Luka

    Liputan6.com, Bekasi – Tangga darurat proyek pembangunan apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kota Bekasi, mendadak runtuh pada pagi ini. Tangga yang terbuat dari beton itu jatuh dari lantai 30 hingga ke basement. Akibat peristiwa itu, satu pekerja proyek terjebak dan 10 orang menderita luka.
    “Korban selamat, hanya saja jalan keluarnya tertutup material, sehingga sekarang masih dalam proses evakuasi,” kata Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Tedi Hafni, saat dikonfirmasi, Rabu (4/1/2017).
    Dia mendapat laporan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah mengetahui kejadian tersebut, pihaknya meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta. Pekerja proyek bernama Fajar Sidik masih terjebak di antara reruntuhan bangunan.
    “Kita minta bantuan DKI untuk mengerahkan alat beratnya. Saya pastikan tidak ada luka dan korban jiwa dalam insiden itu,” kata Tedi.
    Sementara itu, para pekerja yang hendak masuk untuk bekerja dilarang masuk oleh satpam yang bertugas di depan pintu masuk proyek.
    Polsek Bekasi Selatan dan Polres Metro Bekasi Kota yang dibantu beberapa mobil dinas kebakaran berlalu lalang memasuki area lokasi kejadian.
    “Tadi kayak bunyi dentuman gitu, cuma bunyi doang. Sementara kalo gempa, mah, kan keleyengan kan,” ujar Asih, warga setempat.

    http://m.liputan6.com/news/read/2729793/tangga-apartemen-grand-kamala-bekasi-roboh-10-pekerja-luka-luka

    Nama : Usat Ventufa
    NIM : 167051971
    Semester : 2
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : Liputan 6
    Rabu 4 Januari 2017

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Penempatan sumber pustaka anda keliru, harusnya ditempatkan pada bagian akhir aktikel.
    – Baca instruksi soal dengan cermat dan teliti!
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  6. Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan kerja di Gedung Capitol, Jalan Prajurit KKO Usman Harun, Senen, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Dua pekerja meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 18 gedung tersebut.

    Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengungkapkan, dua korban tewas akibat kecelakaan kerja itu bernama Didik Eko Prasetyo (20) dan Suyoto (37). Keduanya merupakan warga Boyolali, Jawa Tengah yang bekerja pada proyek pembangunan gedung tersebut.

    “Kejadian sekitar pukul 22.15 WIB tadi.‎ Kedua korban meninggal setelah terjatuh dari lantai 18,” ucap Suyatno di Jakarta, Sabtu malam, 7 Mei 2016.
    EXPLORE
    HomeNewsPeristiwa
    2 Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai 18 Gedung Capitol Jakpus
    Oleh Nafiysul Qodar pada 08 Mei 2016, 01:07 WIB

    Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan kerja di Gedung Capitol, Jalan Prajurit KKO Usman Harun, Senen, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Dua pekerja meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 18 gedung tersebut.

    Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengungkapkan, dua korban tewas akibat kecelakaan kerja itu bernama Didik Eko Prasetyo (20) dan Suyoto (37). Keduanya merupakan warga Boyolali, Jawa Tengah yang bekerja pada proyek pembangunan gedung tersebut.

    “Kejadian sekitar pukul 22.15 WIB tadi.‎ Kedua korban meninggal setelah terjatuh dari lantai 18,” ucap Suyatno di Jakarta, Sabtu malam, 7 Mei 2016.

    Berdasarkan keterangan saksi, menurut Suyatno, ‎kedua korban saat itu tengah memasang tiang besi di lantai 18. Diduga, korban kurang hati-hati hingga terjatuh dan tewas di lokasi kejadian.

    “Saat bekerja, diduga korban tak memakai alat keselamatan, sehingga terjatuh,” Suyatno menerangkan.

    Polisi yang menerima laporan adanya kecelakaan kerja langsung mendatangi lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).‎ Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, untuk divisum.

    “Jenazah korban sudah dibawa ke RSCM. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi-saksi. Kasusnya ditangani Polsek Senen,” ujar Suyatno.

    NAMA: KETUT RADEA PANDUNATA
    NIM: 167051977
    SEMESTER: II
    KELAS: A1
    SUMBER PUSTAKA:
    http://m.liputan6.com/news/read/2501468/2-pekerja-tewas-terjatuh-dari-lantai-18-gedung-capitol-jakpus

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Terdapat duplikasi pengetikan tugas artikel ini (tulisan yang dicoret).
    – Cantumkan sumber berita, edisi tangggal dan waktu publikasinya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda.

  7. 4 Pekerja Terjatuh dari Lantai 5 Gedung Baru UIN saat Pengecoran

    Jakarta – Kecelakaan kerja terjadi di gedung baru milik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Sebanyak empat orang terluka saat melakukan pengecoran talang gedung yang berada di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Kapolsek Ciputat AKP Tatang Syarif membantah adanya gedung UIN yang ambruk. Dia menjelaskan, ada beberapa material yang terjatuh saat melakukan pengecoran di lantai lima gedung yang baru diresmikan beberapa waktu lalu itu.

    “Jadi itu ada ngecor talang, ada bagian yang jatuh, bukannya ambruk. Itu talangnya aja, di lantai paling atas,” ujar Tatang saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (19/11/2016) malam.

    Tatang mengungkapkan, ada empat korban luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.50 WIB itu. Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit UIN Ciputat.

    “Nggak ada korban jiwa. Jadi korban ini di atas lagi ngecor, ikut jatuh ke lantai di bawahnya. Bukan ketimpa (material),” tutur dia. Korban juga hanya mengalami luka ringan dalam insiden tersebut. Polisi sendiri belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. “Belum bisa disimpulkan ada kelalaian. Kami masih penyelidikan,” pungkas Tatang

    Nama: Moch. Vito Anwar
    NIM: 167051979
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka : Liputan6.com, edisi 20 November 2016 00:45 WIB
    http://news.liputan6.com/read/2656695/4-pekerja-terjatuh-dari-lantai-5-gedung-baru-uin-saat-pengecoran

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  8. Nama : Fanny Audrey Devina
    NIM : 167052044
    Semester : II
    Kelas : A2

    Judul artikel : Gas explosion kills 33 Chinese miners

    (CNN)Dozens of miners are confirmed dead after a gas explosion at a coal mine in the southwestern Chinese city of Chongqing, according to state-run news agency Xinhua. The explosion happened at about 11:30 a.m. Monday (11.30 p.m. Sunday ET) at the privately-owned Jinshangou Coal Mine in Laisu town in Chongqing’s Yongchuan district, Xinhua reported.
    In the early hours of Wednesday, the bodies of 15 missing miners were found, taking the total death toll to 33.
    Two of the 35 miners underground at the time managed to escape, according to a statement posted to the Chongqing press office’s official Weibo social media page.

    More than 200 rescue workers, including firefighters, police and rescue specialists were sent to the site to try to locate the missing miners, Xinhua reported.
    Chongqing’s coal mine safety inspection bureau has ordered all coal mines in the municipality to halt production pending safety inspections, it reported.
    The cause of the explosion is under investigation, city officials said.
    Mining accidents are not uncommon in China. According to the State Administration of Work Safety, 598 people died in mining accidents last year.
    In March, 12 people were killed by a gas leak in a mine in the northeastern province of Jilin, while in January, four miners were rescued after 36 days of being trapped underground. At least one miner died in that accident.
    CNN’s Tim Hume contributed to this report.
    Daftar pustaka
    http://edition.cnn.com/2016/10/31/asia/china-chongqing-mine-explosion/

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Cari artikel tentang kecelakaan kerja dalam wilayah Republik Indonesia dalam kurun satu tahun terakhir.
    – Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah EYD.
    – Baca dengan teliti dan seksama instruksi soal yang diberikan.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  9. Nama : Adam ilhamsyah
    NIM : 167052058
    Semester : II (Dua)
    Kelas : A2
    Sumber pustaka : http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/836033-kecelakaan-kerja-di-tambang-freeport-satu-orang-tewas
    Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas
    VIVA.co.id – Kecelakaan kerja kembali terjadi di tambang terbuka Grasberg, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Kecelakaan yang terjadi pada hari Senin, 17 Oktober 2016, pukul 17.23 WIT menelan satu orang korban Jiwa. 
    Kecelakaan terjadi karena satu unit kendaraan dozer D 11 terguling di area Bench 1. Dikabarkan, satu operator meninggal dan satu pengawas cedera berat. 
    Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Riza, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi sesaat setelah kejadian nahas tersebut terjadi.
    “Tim Command Center PT Freeport Indonesia menerima laporan adanya insiden di area tambang terbuka Grasberg. Satu orang karyawan dilaporkan meninggal dunia, dan satu orang karyawan mengalami cedera,” kata Riza kepada VIVA.co.id, Selasa 18 Oktober 2016. 
    Saat ini, kedua korban telah dievakuasi ke di Rumah Sakit Tembagapura sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. 
    “Sesuai dengan prosedur, kami telah melaporkan hal ini ke Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral),” katanya. 
    Pihak Freeport, lanjut dia, menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Riza mengklaim bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan. 
    “Keluarga besar PTFI menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami.” kata Riza. (ase)

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Baca instruksi soal dengan teliti dan cermat.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  10. Sebabkan Nyawa Melayang, Dinas Kebersihan DKI Pecat Sopir Truk Sampah

    BEKASI – Dinas Kebersihan DKI Jakarta memecat dua sopir truk sampah atas tuduhan kelalaian pada kecelakaan yang menewaskan Sandi alias Paul (25), warga Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu 15 Januari 2017 kemarin.

    “Mereka sudah dipecat hari ini karena lalai dalam bekerja sehingga menghilangkan nyawa orang lain,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang Asep Kuswanto di Bekasi, Senin (16/1/2017).

    Kedua sopir itu masing-masing berinisial DS dan AB yang sehari-hari bekerja mengangkut sampah dari kawasan Jakarta Selatan menuju TPST Bantargebang Kota Bekasi.

    Keduanya dianggap lalai menjalankan tugas karena pada saat kejadian kecelakaan AB mendelegasikan tugasnya kepada DS dengan alasan letih. Usai serah terima kendaraan truk, DS menuju TPST Bantargebang untuk membuang sampah seberat 4 ton ke zona 4.

    “Sampai di jembatan timbang 2, DS meminta tolong kepada Sandi untuk membuka terpal penutup sampah di bagian bak truk dan kendaraan kembali melaju ke zona pembuangan,” katanya.

    Dalam perjalanan itu, truk yang dikendarai DS berpapasan dengan truk sampah milik Dinas Kebersihan Kota Bekasi. Kejadian itu mengejutkan DS hingga kemudi yang ia pegang hilang kendali dan truk oleng lalu terguling bersama dengan korban yang ada di bagian bak.

    “Korban jatuh bersama bak truk sampah hingga tertimbun selama beberapa menit dan tewas,” bebernya.

    Asep menyayangkan tindakan sopir tersebut karena lembaganya sudah membina sopir untuk tidak menggunakan jasa orang lain di luar petugas setempat.

    “Sebab, gaji mereka sebesar Rp5 juta per bulan, sudah termasuk membuka terpal sampai ke zona pembuangan. Kalau merasa lelah, sebaiknya minta tolong ke petugas resmi di UPT setempat,” katanya.

    Bukan hanya itu, Asep juga menyesalkan sikap AB (27) yang justru mengalihkan kemudi truk ke DS. DS merupakan warga Bantargebang, Kota Bekasi dan bekerja sebagai sopir Suku Dinas Kebersihan Jakarta Selatan yang saat itu sedang libur bekerja. Peristiwa kecelakaan itu saat ini sedang ditangani Unit Lakalantas Polsek Bantargebang, Kota Bekasi.

    Nama: Vira Erwi Novaliana
    NIM: 167051976
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka : Ookezone.com, edisi Senin 16 Januari 2017 15.37 WIB
    http://m.okezone.com/read/2017/01/16/338/1592731/sebabkan-nyawa-melayang-dinas-kebersihan-dki-pecat-sopir-truk-sampah

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  11. Nama : Adithiya Pratama Putra
    Nim. : 167052015
    Semester : 2
    Kelas : A2
    Insiden : Kronologi Pekerja Bangunan di Kali Ciliwung yang Tertimpa Paku Bumi
    http://www.wajibbaca.com/2016/10/kronologi-pekerja-bangunan-di-kali.html?m=1

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Baca instruksi soal dengan teliti dan cermat.
    – Kerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, jangan asal-asalan saja.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  12. Jatuh dari Atas Gudang, Pekerja Industri Makanan Tewas

    INDRAGIRI HILIR – Kecelakaan kerja terjadi di PT Riau Sakti United Plantations-Industry (RSUP) di Kabupaten Inhil, Riau yang merupakan perusahaan pengolahan industri makanan. Dalam musibah ini, seorang karyawan meninggal dunia.

    Korban atas nama Agun Rahmadi. Pria berusia 23 tahun ini tewas karena terjatuh dari gudang milik perusahaan.

    “Korban sempat dirawat di rumah sakit. Namun karena banyak mengeluarkan darah, nyawa korban tidak tertolong,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP, Guntur Aryo Tejo Selasa (15/11/2016).

    Kecelakaan kerja itu berawal saat korban ditugaskan pihak perusahaan untuk membuka baut mal semenisasi bangunan gudang nenas milik PT RSUP yang berada di Kecamatan Pulay Burung, Inhil pada pukul 11.30 WIB.

    Saat naik ke gudang dengan ketinggian 2,60 meter, korban tidak menggunakan pengaman apapun.
    Saat akan membuka baut itulah korban tergelincir. Diduga korban tergelincir karena diatas gudang terbuat dari besi itu licin.

    “Tubuh korban mengalami benturan serta paha kiri korban tertusuk besi ulir dengan panjang 16 milimeter. Korban mengalami luka tusuk sedalam 5 centimeter. Korban banyak kehilangan darah,” kata Guntur.

    Melihat kecelakaan itu sejumlah teman kerja membawa korban ke rumah sakit. Saat berada di rumah sakit, tim medis menyatakan nyawa korban tidak tertolong.

    “Rencananya jenazah akan diserahkan ke pihak keluarganya di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara untuk dikebumikan,” tandas Guntur.

    Nama : Olga Regina Yeusy
    NIM : 167051993
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka :
    SINDONEWS.COM edisi Rabu, 16 November 2016-04:04 WIB.
    https://daerah.sindonews.com/read/1155654/174/jatuh-dari-atas-gudang-pekerja-industri-makanan-tewas-1479238101

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  13. INDRAMAYU – Kebocoran pada pipa milik Pertamina menyebabkannya meledak. Akibatnya, sebuah kendaraan sepeda motor dan seorang warga mengalami luka bakar serius, hingga korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PMC, Rabu (5/10).
    petugas pertamina
    Petugas Pertamina periksa pipa yang meledak. Foto: Tardi/Rakyat Cirebon

    Informasi yang Rakcer, sepeda motor korban yang belakangan diketahui bernama Duljalil alias Sandul, warga Desa Amis blok 6 Kecamatan Cikedung diamankan di Mapolsek Cikedung.

    Kejadian tersebut bermula dari seorang warga sekitar tengah melintas di kawasan kebun tebu di Desa Amis, kemudian melewati genangan air yang sudah tercampur minyak dari kebocoran pipa pertamina tersebut.

    Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Marya alias Kumis (60) menuturkan, saat dirinya hendak pergi ke sawah, sesampainya ia dijalan tebu tersebut ia mendengar ledakan dari sebelah kirinya.

    Disusul kemudian munculnya api yang sangat besar dan kepulan asap yang tebal, sekitar Pukul 06.30 Wib. “Kaget, saya saat itu sedang lewat dekat dengan lokasi ledakan,” ucapnya.

    Lanjut Marya, Mengetahui hal itu dirinya bersama beberapa warga yang juga sedang melintas di lokasi kejadilan, sontak berhenti untuk mencari tahu titik ledakan tersebut.

    “Kami mendatangi sumber api guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sesampainya dilokasi kejadian, kami sangat kaget begitu melihat sebuah motor dan seorang warga sudah hangus terbakar. Sebenarnya kami takut mendekat, karena kita lihat api menyambar sampai ke pipa pertamina,” tuturnya.

    Begitu didekati, ternyata korban tersebut ialah warga Desa Amis (Sadul, red), melihat hal itu, lalu korban dilarikan dengan dibonceng sepeda motor warga ke Mantri, untuk mendapatkan pertolongan.

    “Pas dibawa memang masih hidup, terus pingsan, sampai mantri langsung dirujuk ke RS PMC Indramayu, namun akhirnya tewas,” paparnya.

    Hingga kini, peristiwa tersebut masih di tangani Polsek Cikedung. Salah satu pegawai Pertamina yang berada di lokasi kejadian, Nana mengatakan jika kebakaran tersebut berasal dari adanya kebocoran pada pipa Pertamina yang berada di lokasi Jalan Kebun Tebu Desa Amis.

    “Yang namanya kebocoran kan bisa terjadi sewaktu-waktu dan gak bisa di prediksi terjadinya kapan,” ucapnya.

    Nana menambahkan, begitu ia mendapat kabar adanya kebakaran tersebut, pihaknya dan beberapa petugas lainya langsung mendatangi lokasi kejadian, serta membawa satu unit pemadam kebakaran milik Pertamina EP.

    “Kebakaran terjadi mungkin dari percikan api di sepeda motor warga, yang terjadi jauh sekitar 500 meter dari pipa Pertamina, melalui saluran air yang tercampur minyak dan gas,” jelasnya.

    Dikatakan, nantinya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon, untuk seluruh biaya pengobatan serta yang lainnya menjadi tanggung jawab Pertamina.

    Selain itu, kebocoran minyak yang terjadi pada pipa distribusi yang menghubungkan Stasiun Pengumpul Minyak TGB ke Stasiun Pengumpul Utama Cemara, Rabu (5/10) itu mendorong PT Pertamina EP Jatibarang Field selaku pihak yang bertanggung jawab melakukan perbaikan dan penanganan terhadap semua akibat kebocorannya.

    Dengan menurunkan Tim Penanggulangan Keadaan Darurat, kebocoran yang diklaim rembesan pada jalur pipa crude oil di Desa Amis tersebut langsung menjadi konsentrasi perbaikan.

    “Tim kami langsung melakukan penanganan berupa perbaikan pipa di lokasi. Terkait korban pengendara motor yang terkena luka bakar atas nama Bapak Duljalil berusia 55 tahun saat ini sedang dalam penanganan di UGD RS PMC Indramayu,” jelas Asset 3 Legal Relation Manager, Yosi Ardila.

    Disampaikan, penyebab korban luka bakar menjadi perhatian serius pihaknya dan masih dilakukan investigasi lebih lanjut. “Korban beserta kendaraannya yang terbakar langsung dapat dipadamkan. Mudah-mudahan semuanya bisa diatasi tanpa kendala,” ujarnya.

    Sementara itu, penanggulangan rembesan minyak dan lokalisir tempat kejadian saat ini sudah berhasil ditangani oleh tim dari HSSE dan Onshore Production Operation Pertamina EP Jatibarang Field. Bahkan telah dilakukan pemasangan pipe clamp (klem pipa). “Kami juga melakukan pembersihan ceceran minyak di sekitar lokasi,” terangnya.

    Terkait dengan kerugian yang teridentifikasi dari kejadian, adalah 1 orang korban luka bakar, 1 buah sepeda motor, dan kebun tebu saat ini masih dalam proses perhitungan untuk luasannya.

    “Tim Pertamina EP Jatibarang Field sedang melakukan koordinasi penanggulangan kejadian antara pihak Pertamina EP, dan pihak-pihak terkait setempat, termasuk camat dan polsek,” kata dia.

    Ditegaskan, pendampingan keluarga korban dilakukan Humas Pertamina EP Jatibarang di RS PMC Indramayu. Selanjutnya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon untuk mendapatkan perawatan intensif. “Untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban agar segera pulih, kami membawanya ke Cirebon,” tandasnya. (tar)

    Nama : Cevin Minaldo Nicholas
    NIM : 167051978
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka :
    http://www.rakyatcirebon.co.id/2016/10/pipa-pertamina-meledak-seorang-warga-tewas-terbakar.html

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Tugas ini tidak membutuhkan foto, jadi tidak perlu mencantumkan sumber foto (lihat tulisan yang dicoret).
    – Cantumkan judul arikel.
    – Cantumkan sumber berita, edisi tanggal dan waktu publikasinya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  14. Nama : Nur Fadly Syarif
    NIM : 167051969
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka : http://m.liputan6.com/news/read/2441042/pesawat-lion-air-tergelincir-di-bandara-juandaF

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Baca instruksi soal dengan cermat dan teliti.
    – Kerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, jangan mengerjakan dengan asal-asalan.
    – Tugas ini berhubungan dengan kecelakaan kerja, bukan kecelakaan transportasi.
    – Perbaiki kembali tugas Anda.

  15. 4 Pekerja Terjatuh dari Lantai 5 Gedung Baru UIN saat Pengecoran
    Jakarta – Kecelakaan kerja terjadi di gedung baru milik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Sebanyak empat orang terluka saat melakukan pengecoran talang gedung yang berada di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan.
    Kapolsek Ciputat AKP Tatang Syarif membantah adanya gedung UIN yang ambruk. Dia menjelaskan, ada beberapa material yang terjatuh saat melakukan pengecoran di lantai lima gedung yang baru diresmikan beberapa waktu lalu itu.
    “Jadi itu ada ngecor talang, ada bagian yang jatuh, bukannya ambruk. Itu talangnya aja, di lantai paling atas,” ujar Tatang saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (19/11/2016) malam.
    Tatang mengungkapkan, ada empat korban luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.50 WIB itu. Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit UIN Ciputat.
    “Nggak ada korban jiwa. Jadi korban ini di atas lagi ngecor, ikut jatuh ke lantai di bawahnya. Bukan ketimpa (material),” tutur dia.
    Korban juga hanya mengalami luka ringan dalam insiden tersebut. Polisi sendiri belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
    “Belum bisa disimpulkan ada kelalaian. Kami masih penyelidikan,” pungkas Tatang.

    Nama: Dini Febriyani
    NIM: 167052008
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka : Liputan6.com‎ 
    Oleh Nafiysul Qodar pada 20 Nov 2016, 00:45 WIB
    http://m.liputan6.com/news/read/2656695/4-pekerja-terjatuh-dari-lantai-5-gedung-baru-uin-saat-pengecoran

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Cantumkan kalimat “TUGAS PERBAIKAN KE-1” pada awal artikel pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  16. Pertambangan batu bara di makroman samarinda kalimantan timur longsor dan mengakibatkan seorang pekerja service eskavator tertimbun dan tewas di tempat kejadian

    Tambang batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memakan korban jiwa. Kali ini seorang warga Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, tewas tertimbun longsoran di area PIT pertambangan milik CV Arjuna.

    Menurut salah seorang warga Makroman, Niti, peristiwa terjadi pada Minggu malam 24 April 2016.

    “Ada korban longsoran di PIT tambang milik CV Arjuna di RT 26 Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda,” ujar Niti, seorang petani di Makroman kepada KlikSamarinda pada Senin pagi 25 April 2016.

    Sementara, menurut keterangan warga lainnya, korban tersebut baru mau dikebumikan pada Senin pagi, 25 April 2016. Namun, Bahar belum memastikan waktu tepat peristiwa itu terjadi.

    “Saya dengar korban akan dikuburkan. Kabarnya, korban tertimbun saat memperbaiki mesin eksavator. Awalnya, Pak, kami juga tidak tahu ada korban meninggal, karena perusahaan pemilik tambang tertutup,” ujar Bahar, warga Makroman, Samarinda.

    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemilik maupun manajemen pemilik usaha pertambangan di sekitar kejadian.

    CV Arjuna telah beroperasi di Makroman Samarinda sejak 2008. Perusahaan ini, dalam catatan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mendapatkan penambahan waktu izin operasi dari Pemerintah Kota Samarinda selama 5 tahun pada 2015 akhir

    Korban yang tewas tertimbun longsoran di area PIT milik CV Arjuna di Makroman, Samarinda tersebut menambah daftar panjang korban tewas di area pertambangan.

    Nama ; Weril Sukanto
    NIM ; 167052021
    Semester ; II
    Kelas ; A2

    Sumber pustaka:
    https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwido7fl7_DSAhVKLo8KHYsEBfEQFggbMAA&url=http%3A%2F%2Fwww.kliksamarinda.com%2Fberita-2687-breaking-news-tambang-batu-bara-di-samarinda-longsor-warga-dikabarkan-tewas.html&usg=AFQjCNFRAxTcip4ToNPupJEadxKEtZYAjw&sig2=HaImrOMGKY43ic4Kc-6Tvw

    Senin, 25 April 2016 Jam: 09:11:56 WIB

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Sumber pustaka yang dicantumkan merupakan hasil hyperlink pencarian Google, bukan hyperlink sumber berita asal.
    – Gunakan tanda “:” (titik dua) sebagai pernyataan (misal Nama:), bukan “;” (titik koma). Belajar kembali bahasa Indonesia dengan benar dan pahami ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (EYD) dengan baik.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  17. 3 Pekerja Tambang di Kalimantan Terkubur Hidup-hidup
    Ilustrasi Tanah Longsor
    Balikpapan – Tiga pekerja tambang batu bara sub kontraktor di sebuah perusahaan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, terkubur hidup-hidup saat melakukan penggalian di Desa Merdeka Samboja. Peristiwa itu terjadi Kamis (28/1/2016) pukul 05.15 Wita.
    Ketiganya terkubur longsoran tebing tanah di sekitar wilayah pertambangan perusahaan. Seperti diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Fajar Setiawan.
    “Mereka tertimbun longsoran tanah saat sedang bekerja,” kata Fajar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (28/1/2016).
    Para pekerja itu, yakni Sanur (operator alat berat), Novi (operator alat berat buldozer), dan Nasiran (pekerja). Saat bekerja, mendadak tebing tanah di sebelahnya longsor serta menimbun ketiganya berikut alat berat yang sedang dipergunakan.
    “Sampai sekarang masih dalam pencarian,” ujar dia.
    Fajar mengungkapkan, 3 pekerja tersebut saat itu tengah bersama 2 lainnya, yakni Slamet dan Abdul Rahman. Namun 2 orang tersebut berhasil menyelamatkan diri.
    Slamet dan Abdul dengan sigap meloncat dari alat berat saat mengetahui ada longsoran tebing di sebelah mereka.
    “Untungnya mereka segera meloncat sehingga tidak ikut tertimbun,” tutur Fajar.
    Tim SAR, TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara saat ini masih terus mencari para korban. Polda Kaltim juga mengerahkan anjing pelacak guna mendeteksi keberadaan korban di antara timbunan tanah longsor.
    Nama : Moch Vito Anwar
    NIM : 167051979
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : http://www.liputan6.com/tag/kecelakaan-kerja?page=2

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Tidak perlu memposting dua kali untuk jenis artikel yang berbeda. Lagipula artikel Anda yang kedua ini sudah lebih dari satu tahun.

  18. Rehab Gedung DPRD Merangin Telan Korban, Satu Pekerja Tewas

    Sarkoni (20) seorang pekerja alat berat warga Desa Seling, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi tewas tertimpa puing bangunan saat merenovasi gedung DPRD Merangin, Minggu (31/7/2016).

    Informasi yang didapat dari warga setempat bernama Andi, peristiwa bermula saat korban bersama operator alat berat PT. Jambi Emas Mega Pratama tengah meruntuhkan bangunan DPRD Kabupaten Merangin, guna direhap kembali.

    Disaat korban sedang asyik mengawasi alat berat itu bekerja, tiba-tiba bangunan yang dikais alat berat runtuh dan menimpa kepala bagian belakang korban hingga memar dan berdarah, Nahasnya korban tidak menggunakan helm keselamatan kerja.

    “Kejadian ini bermula, ketika korban sedang mengawasi alat berat meruntuhkan bangunan DPRD. Mungkin korban tak tahu, sedang asyik mengawasi tiba-tiba puing-puing beton yang dikais alat runtuh langsung mengenai kepalanya,” kata Andi.

    Andi menceritakan, melihat kondisi tersebut oprarator alat berat dan warga sekitar langsung mencoba menyalamatkan korban. Namun, sayangnya nyawa korban tak tertolong lagi.

    “Operator alat berat berusaha mengangkat reruntuhan bangunan yang menimpa korban. Namun sayangnya setelah itu nyawa korban sudah tidak ada,” timpalnya.

    Melihat kondisi korban sudah tak bernyawa lagi ujar Andi, kemudian operator membawa jasad korban kerumah duka untuk disemayamkan. “Setelah diketahui tewas, korban langsung dibawa ke rumah duka,” sebut Andi.

    Kapolsek Kota Bangko Iptu Didih engkas Membenarkan jika telah terjadi kecelakaan kerja di Gedung DPRD Merangin.

    “Korban meninggal dunia di rumah sakit, karena korban mengalami luka berat di bagian kepala, dan kini jenazah korban sudah di bawa ke rumah duka,” ungkap IPTU Didih Engkas, Minggu(31/7/2016)

    Didih mengatakan, peristiwa ini masih dalam penyelidikan anggotanya, dan belum bisa menyimpulkan penyebab pasti. “untuk penyebab pasti kita belum bisa menyimpulkan apakah ini murni kecelakaan apa tidak,” pungkasnya.

    Nama : Ratih Faradilla
    NPM : 167052051
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber Pustaka : SindoNews.com Edisi Minggu,31 Juli 2016-21.00 WIB.
    https://daerah.sindonews.com/read/1127723/174/rehab-gedung-dprd-merangin-telan-korban-satu-pekerja-tewas-1469973634

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  19. Assalamualaikum,Selamat Sore.
    Tugas 1 Investigasi Insiden 2017
    Liputan6.com, Surabaya – Pesawat Lion Air rute Balikpapan-Surabaya tergelincir saat mendarat di run way atau landasan pacu 28, Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Pesawat tergelincir sekitar pukul 11.00 WIB.
    Humas Angkasa Pura I Bandara Juanda Liza Anindya mengatakan, pesawat dengan nomor penerbangan JT 658 itu tergelincir hingga over run atau keluar dari landasan pacu.
    Akibat kejadian ini, untuk sementara Bandara Juanda ditutup dari pukul 11.08 hingga 15.30 WIB.
    “Saat ini evakuasi masih berlangsung. Pesawat masih berusaha ditarik. Kondisi di bandara, saat ini juga masih hujan,” kata Liza saat dikonfirmasi Liputan6.com di Surabaya, Sabtu (20/2/2016).
    Direktur Umum Lion Air Edward Sirait sebelumnya membenarkan insiden ini. Dia menyebutkan, pesawat ini mengangkut 205 penumpang dewasa, 6 anak, dan 4 infant. – Pesawat Lion Air dengan rute Balikpapan-Surabaya tergelincir di Bandara Juanda, Jawa Timur siang ini. Pesawat tersebut mengalami over run atau melewati batas perlintasan sekitar 1 meter pada saat landing.
    Pesawat dengan registrasi PK-LFG mengangkut 205 penumpang dewasa, 6 anak, dan 4 infant berangkat menuju Surabaya dari Balikpapan pada pukul 10.30 LT dan mendarat di Surabaya pada pukul 11.37 LT.
    Pada saat melakukan pendaratan cuaca di Surabaya sedang hujan.
    “Seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan tidak ada yang cedera dan pesawat juga tidak mengalami kerusakan,” ujar Direktur Umum Lion Air Edward Sirait, Sabtu (20/2/2016).
    Edward mengatakan, saat ini penumpang pesawat Lion Air yang tergelincir tersebut telah dievakuasi ke Terminal Bandara Juanda Surabaya.
    Nama : Nur Fadly Syarif
    NPM : 167051969
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : http://m.liputan6.com/news/read/2441042/pesawat-lion-air-tergelincir-di-bandara-juanda.
    Terima Kasih .

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan ke-….” (diisi sesuai perbaikan keberapa) diawal artikel karena ini merupakan perbaikan tugas.
    – Ganti tugas Anda ini dengan artikel tentang kecelakaan kerja (bukan kecelakaan transportasi) dalam kurun waktu satu tahun terakhir sesuai instruksi soal. Kesalahan sebelumnya sudah disampaikan pada komentar, namun mengapa masih diulangi kembali?
    – Biasakan bertindak dengan teliti dan cermat dalam membaca instruksi.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  20. Kecelakaan Kerja di Proyek Pembangunan PLTA Karo, 6 Orang Tewas
    Liputan6.com, Karo- Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wampu di Desa Rih Tengah, Kuta Buluh, Karo, Sumatera Utara. Dalam peristiwa ini, 6 orang dinyatakan meninggal.
    Kapolres Karo AKBP Viktor Tambunan mengatakan, peristiwa ini masih dalam penyelidikan. Selain 6 orang dinyatakan tewas, 7 lainnya mengalami luka-luka.
    “Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, bukan ledakan ya, tapi kecelakaan kerja,” kata Viktor, Rabu (24/2/2016).
    Victor menjelaskan, kecelakaan terjadi saat 13 pekerja sedang bertugas di terowongan di proyek PT Wampu Electric Power (WEP). Terowongan yang selama ini dialiri air menyisakan sedikit air setelah dikeringkan dan dibendung.
    “Para korban bekerja di sana. Kuat dugaan ada aliran listrik yang kena air. Intinya masih diselidiki. 2 orang saksi juga sedang diperiksa,” jelas dia.
    Saat ini para korban meninggal dunia dan luka-luka telah dibawa ke Rumah Sakit Efarina Etaham Kabanjahe, Karo. Pihak kepolisian belum dapat merincikan nama korban beserta kondisinya.
    Nama: Rasiba Lase
    NIM: 167052040
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber Pustaka:
    http://regional.liputan6.com/read/2444520/kecelakaan-kerja-di-proyek-pembangunan-plta-karo-6-orang-tewas

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti tugas Anda ini dengan artikel dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Artikel ini sudah berumur lebih dari satu tahun.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  21. Pria Terpental Penuh Luka dan Tangan Putus

    Batang – Ledakan keras terdengar dari sebuah bengkel las Cerah Teknik yang berada di Desa Sikebo Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.

    Akibat peristiwa itu, Sahidin, warga Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, mengalami luka di wajah, leher robek 20 sentimeter dan tangan kiri putus.
    Sontak peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar.

    “Saat ini Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Kraton Pekalongan untuk tindakan medis,” ujar Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Limpung AKP Raharja, Sabtu (25/02/2017).

    Kapolsek Limpung AKP Raharja menuturkan, kejadian bermula saat korban bersama dua teman kerja hendak menyambung pipa ke drum. Saat itulah drum meledak, tutupnya terlepas mengenai korban.

    Sementara dua orang teman korban terpental dan tidak sadarkan diri.
    Mendengar adanya laporan, lalu petugas Polsek Limpung bersama warga melaksanakan evakuasi.

    Barang bukti yang diamankan 1 Drum ukuran 200 liter warna hijau, 1 buah tutup, dan mesin las listrik.
    “Peristiwa tersebut terjadi diduga akibat kelalaian dan kurang hati-hatinya dalam bekerja mengelas drum bekas tiner sehingga mengakibatkan terjadinya ledakan,” tandas AKP Raharja.

    Nama : Gilang Purnama
    NIM : 167051980
    Semeter : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : tribunnews.com Sabtu, 25 Februari 2017 22:43 WIB
    http://www.tribunnews.com/regional/2017/02/25/pria-terpental-penuh-luka-dan-tangan-putus

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  22. TUGAS PERBAIKAN KE-1

    Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter

    Kecelakaan terjadi di Stasiun Pengumpulan Utama (SPU) Pertama di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Satu orang karyawan bernama Robi Suarwan (38) tewas setelah jatuh dari ketinggian 7 meter.

    Robi yang merupakan karyawan dari PT URTE ditugaskan untuk memasang exaust (knalpot mesin) milik Pertamina jatuh setelah atap yang dipijaknya jebol.

    “Korban tewas setelah mengalami luka berat di bagian kepala,” ucap Paur Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak, Rabu (15/3/2017).

    Peristiwa itu terjadi korban bersama temannya Sarianto memanjat tangki minyak SPU untuk untuk melakukan pemasangan knalpot. Sekitar pukul 17.50 WIB pengerjaan selesai. Keduanya bermaksud turun dengan melewati atap. Namun apes, saat dipijak, atap yang terbuat dari seng tranparan itu jebol.

    Korbanpun ‘terjun bebas’. Korban terjatuh dengan posisi kepala terlebih dahulu. Melihat kejadian itu, teman korban berusaha menolong dengan membawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina di Air Molek, Inhu.

    “Namun nyawanya tidak tertolong, korban sudah menghembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan,” imbuh Yarmen. (sym)

    Nama : Raka Muhammad Endramanto
    Npm : 167051973
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : Okezone.com, edisi Kamis, 16 Maret 2017 – 00:00 WIB
    http://m.okezone.com/read/2017/03/15/340/1643825/innalillahi-karyawan-tewas-setelah-jatuh-dari-ketinggian-7-meter

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  23. Karyawan Pabrik Kertas Tewas Tertimpa Kertas Pres Seberat 1,2 Ton

    Mojokerto – Kecelakaan kerja terjadi di pabrik kertas PT Mega Surya Eratama (MSE) di Jalan Raya Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Kamis (28/7/2016). Seorang karyawan bagian operator forklif, Soni Perngadi (42) tewas dengan kepala pecah dan kaki patah setelah tertimpa kertas pres seberat 1,2 ton. Diduga tumpukan kertas itu ambruk menimpa korban akibat ditata terlalu tinggi.

    Supervisor PT MSE, Edi mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 08.30 Wib. Saat itu, rekan kerja korban, Agus Sugiarto hendak memindahkan tumpukan kertas bekas yang menjadi bahan baku, ke mesin penggilingan.

    Bak disambar petir, Agus justru menemukan tubuh Soni di bawah tumpukan kertas afalan yang berserakan itu. Kondisi pria asal Miji Baru Satu, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto itu tewas tertelungkup. Kepala korban pecah, sedangkan kedua kakinya patah.

    “Korban tertimpa kertas afalan yang dipres seberat 1,2 ton. Kejadiannya seperti apa, saya kurang tahu,” kata Edi kepada wartawan di kamar jenazah RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan.

    Edi menambahkan, Soni merupakan karyawan di bagian afalan yang mengoperasikan mesin forklif. Menurut dia, di lokasi kecelakaan dipenuhi tumpukan kertas bekas yang dipres dengan ketinggian mencapai 10 meter. Setiap pres kertas bekas itu beratnya mencapai 1,2 ton.

    Sayangnya, Edi enggan berkomentar terkait standar keamanan kerja yang diterapkan di PT MSE. “Soal safety saya No comment, silakan tanyakan ke penyidik saja,” cetusnya.

    Sementara Kapolsek Ngoro Kompol Khoirul Anam menjelaskan, pihaknya baru memintai keterangan dua orang saksi yakni karyawan pabrik yang pertama kali menemukan jasad korban. Pemeriksaan itu untuk mengungkap misteri Kematian Soni.

    “Untuk sementara saksi hanya mengetahui korban sudah tewas, saat itu saksi sedang memindahkan tumpukan kertas. Posisi korban tertelungkup tertimpa tumpukan kertas,” terangnya.

    Khoirul menambahkan, selain memeriksa para saksi, pihaknya juga melakukan olah TKP. Sementara jasad korban dievakusi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan untuk diautopsi.

    “Untuk penyebab kecelakaan kerja ini apakah ada kelalaian dari pihak perusahaan dalam menata barang, masih kami selidiki. Yang jelas, nanti pihak perusahaan akan kami periksa,” tandasnya.

    Jika terbukti terdapat kelalaian dari PT MSE, Khoirul berjanji tak akan tebang pilih. “Kalau ada kelalaian, perusahaan akan kami proses hukum,” pungkasnya. (fat/fat)

    Nama: Resky Agus Syahputra
    NIM: 167051994 167051996
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Detik.com, edisi Kamis 28 Juli 2016 14:40 WIB
    https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/3263552/karyawan-pabrik-kertas-tewas-tertimpa-kertas-pres-seberat-12-ton

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  24. TUGAS PERBAIKAN KE-1

    Dua Pekerja PT Antam Kecelakaan Kerja, Satu Tewas

    Bogor – Dua pekerja PT Aneka Tambang (Antam) Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menjadi korban kecelakaan kerja saat berada di terowongan area penambangan emas Pongkor. Satu orang bernama Deni Anwar (30) dilaporkan meninggal dunia, dan Jaenudin (25) dalam perawatan rumah sakit.

    Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky dalam keterangannya menuturkan, kejadian bermula ketika keduanya tengah kegiatan cooking/penutupan dengan cor semen di jalur penambangan sekitar pukul 10.00 WIB.

    “Keduanya terjatuh di ketinggian sekitar 30 meter. Mendapat laporan tersebut, tim darurat PT Antam melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan Jaenudin dalam keadaan kritis dan sudah ditangani rumah sakit. Sedangkan, Deni baru bisa dievakuasi sekitar pukul 19.00 dan ditemukan dalam kondisi meninggal,” kata Dicky, Selasa (27/12).

    Diduga lubang berisi gas beracun, tiga tim darurat, Yoga, Dian, dan Agung juga mengalami pingsan. Namun demikian, kata Dicky, ketiganya sudah dalam keadaan baik dan sudah diperbolehkan pulang.

    Saat ini, polisi, PT Antam dan dinas terkait tengah melakukan cek kejadian perkara untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut.

    Sementara, Humas PT Antam, Pongkor Bagus Purbananda menambahkan, PT Antam sepenuhnya bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Ia pun menyebutkan, tim investigasi saat ini tengah melakukan observasi guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.

    “Bisa saja karena gas, tetapi kami tidak bisa memastikan. Ada orang engineer untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut,” katanya. Bagus juga memastikan, bahwa PT Antam tetap beroperasi seperti semula. “Hanya area kecelakaan saja yang ditutup sementara, selebihnya beroperasi seperti semula,” tambahnya.

    Nama : Candra Kautsar
    NIM : 167051974
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka : Beritasatu.com, edisi Selasa 27 Desember 2016 20:56 WIB
    http://m.beritasatu.com/aktualitas/406686-dua-pekerja-pt-antam-kecelakaan-kerja-satu-tewas.html

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  25. TUGAS PERBAIKAN KE-1

    2 Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai 18 Gedung Capitol Jakpus

    Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan kerja di Gedung Capitol, Jalan Prajurit KKO Usman Harun, Senen, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Dua pekerja meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 18 gedung tersebut.

    Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengungkapkan, dua korban tewas akibat kecelakaan kerja itu bernama Didik Eko Prasetyo (20) dan Suyoto (37). Keduanya merupakan warga Boyolali, Jawa Tengah yang bekerja pada proyek pembangunan gedung tersebut.

    “Kejadian sekitar pukul 22.15 WIB tadi.‎ Kedua korban meninggal setelah terjatuh dari lantai 18,” ucap Suyatno di Jakarta, Sabtu malam, 7 Mei 2016.
    Berdasarkan keterangan saksi, menurut Suyatno, ‎kedua korban saat itu tengah memasang tiang besi di lantai 18. Diduga, korban kurang hati-hati hingga terjatuh dan tewas di lokasi kejadian.

    “Saat bekerja, diduga korban tak memakai alat keselamatan, sehingga terjatuh,” Suyatno menerangkan.
    Polisi yang menerima laporan adanya kecelakaan kerja langsung mendatangi lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).‎ Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, untuk divisum.

    “Jenazah korban sudah dibawa ke RSCM. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi-saksi. Kasusnya ditangani Polsek Senen,” ujar Suyatno.

    Nama: Ketut Radea Pandunata
    NIM: 167051977
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka: Liputan6.com, edisi 8 Mei 2016 01:07 WIB
    http://m.liputan6.com/news/read/2501468/2-pekerja-tewas-terjatuh-dari-lantai-18-gedung-capitol-jakpus

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima dengan catatan cantumkan selalu judul artikel Anda.

  26. TUGAS PERBAIKAN KE-1

    INDRAMAYU – Kebocoran pada pipa milik Pertamina menyebabkannya meledak. Akibatnya, sebuah kendaraan sepeda motor dan seorang warga mengalami luka bakar serius, hingga korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PMC, Rabu (5/10).

    Informasi yang Rakcer, sepeda motor korban yang belakangan diketahui bernama Duljalil alias Sandul, warga Desa Amis blok 6 Kecamatan Cikedung diamankan di Mapolsek Cikedung.

    Kejadian tersebut bermula dari seorang warga sekitar tengah melintas di kawasan kebun tebu di Desa Amis, kemudian melewati genangan air yang sudah tercampur minyak dari kebocoran pipa pertamina tersebut.

    Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Marya alias Kumis (60) menuturkan, saat dirinya hendak pergi ke sawah, sesampainya ia dijalan tebu tersebut ia mendengar ledakan dari sebelah kirinya.

    Disusul kemudian munculnya api yang sangat besar dan kepulan asap yang tebal, sekitar Pukul 06.30 Wib. “Kaget, saya saat itu sedang lewat dekat dengan lokasi ledakan,” ucapnya.

    Lanjut Marya, Mengetahui hal itu dirinya bersama beberapa warga yang juga sedang melintas di lokasi kejadilan, sontak berhenti untuk mencari tahu titik ledakan tersebut.

    “Kami mendatangi sumber api guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sesampainya dilokasi kejadian, kami sangat kaget begitu melihat sebuah motor dan seorang warga sudah hangus terbakar. Sebenarnya kami takut mendekat, karena kita lihat api menyambar sampai ke pipa pertamina,” tuturnya.

    Begitu didekati, ternyata korban tersebut ialah warga Desa Amis (Sadul, red), melihat hal itu, lalu korban dilarikan dengan dibonceng sepeda motor warga ke Mantri, untuk mendapatkan pertolongan.

    “Pas dibawa memang masih hidup, terus pingsan, sampai mantri langsung dirujuk ke RS PMC Indramayu, namun akhirnya tewas,” paparnya.

    Hingga kini, peristiwa tersebut masih di tangani Polsek Cikedung. Salah satu pegawai Pertamina yang berada di lokasi kejadian, Nana mengatakan jika kebakaran tersebut berasal dari adanya kebocoran pada pipa Pertamina yang berada di lokasi Jalan Kebun Tebu Desa Amis.

    “Yang namanya kebocoran kan bisa terjadi sewaktu-waktu dan gak bisa di prediksi terjadinya kapan,” ucapnya.

    Nana menambahkan, begitu ia mendapat kabar adanya kebakaran tersebut, pihaknya dan beberapa petugas lainya langsung mendatangi lokasi kejadian, serta membawa satu unit pemadam kebakaran milik Pertamina EP.

    “Kebakaran terjadi mungkin dari percikan api di sepeda motor warga, yang terjadi jauh sekitar 500 meter dari pipa Pertamina, melalui saluran air yang tercampur minyak dan gas,” jelasnya.

    Dikatakan, nantinya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon, untuk seluruh biaya pengobatan serta yang lainnya menjadi tanggung jawab Pertamina.

    Selain itu, kebocoran minyak yang terjadi pada pipa distribusi yang menghubungkan Stasiun Pengumpul Minyak TGB ke Stasiun Pengumpul Utama Cemara, Rabu (5/10) itu mendorong PT Pertamina EP Jatibarang Field selaku pihak yang bertanggung jawab melakukan perbaikan dan penanganan terhadap semua akibat kebocorannya.

    Dengan menurunkan Tim Penanggulangan Keadaan Darurat, kebocoran yang diklaim rembesan pada jalur pipa crude oil di Desa Amis tersebut langsung menjadi konsentrasi perbaikan.

    “Tim kami langsung melakukan penanganan berupa perbaikan pipa di lokasi. Terkait korban pengendara motor yang terkena luka bakar atas nama Bapak Duljalil berusia 55 tahun saat ini sedang dalam penanganan di UGD RS PMC Indramayu,” jelas Asset 3 Legal Relation Manager, Yosi Ardila.

    Disampaikan, penyebab korban luka bakar menjadi perhatian serius pihaknya dan masih dilakukan investigasi lebih lanjut. “Korban beserta kendaraannya yang terbakar langsung dapat dipadamkan. Mudah-mudahan semuanya bisa diatasi tanpa kendala,” ujarnya.

    Sementara itu, penanggulangan rembesan minyak dan lokalisir tempat kejadian saat ini sudah berhasil ditangani oleh tim dari HSSE dan Onshore Production Operation Pertamina EP Jatibarang Field. Bahkan telah dilakukan pemasangan pipe clamp (klem pipa). “Kami juga melakukan pembersihan ceceran minyak di sekitar lokasi,” terangnya.

    Terkait dengan kerugian yang teridentifikasi dari kejadian, adalah 1 orang korban luka bakar, 1 buah sepeda motor, dan kebun tebu saat ini masih dalam proses perhitungan untuk luasannya.

    “Tim Pertamina EP Jatibarang Field sedang melakukan koordinasi penanggulangan kejadian antara pihak Pertamina EP, dan pihak-pihak terkait setempat, termasuk camat dan polsek,” kata dia.

    Ditegaskan, pendampingan keluarga korban dilakukan Humas Pertamina EP Jatibarang di RS PMC Indramayu. Selanjutnya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon untuk mendapatkan perawatan intensif. “Untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban agar segera pulih, kami membawanya ke Cirebon,” tandasnya. (tar)

    Nama : Cevin Minaldo Nicholas
    NIM : 167051978
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka:
    http://www.rakyatcirebon.co.id/2016/10/pipa-pertamina-meledak-seorang-warga-tewas-terbakar.html

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Cantumkan judul artikel tugas Anda.
    – Apabila artikel didapat dari situs berita online, cantumkan nama situs, tanggal dan waktu dipublikasikan.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  27. TUGAS PERBAIKAN KE-1

    Mesin Oven Sepatu Meledak, Dua Pekerja Tewas Enam Luka-luka

    BANDUNG – Dua pekerja perusahaan sepatu di Kota Bandung tewas setelah mengalami kecelakaan kerja, Jumat (5/8/2016).

    Enam pekerja lainnya mengalami luka-luka pada peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

    Informasi yang dihimpun Tribun, peristiwa itu terjadi di perusahaan sepatu di Jalan Kavling Industri nomor 58, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon.

    Kecelakaan kerja itu terjadi ketika para pekerja mencoba mesin oven sepatu yang baru.

    “Awalnya ada seorang karyawan/ teknisi sedang melakukan uji coba mesin oven sepatu baru, ketika menghidupkan, mesin tak bekerja sempurna,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Reny Marthaliana, kepada Tribunmelalui pesan singkat, Jumat (5/8/2016) malam.

    Berdasarkan keterangan saksi, kata Reny, tidak bekerjanya mesin oven baru itu disebabkan kunci penutup mesin tidak sempurna.

    Sedangkan tekanan kompresor sangat tinggi sehingga mengakibatkan tutup open terlempar sehingga mengenai para korban.

    “Pada saat kejadian saksi mendengar suara ledakan dan melihat tutup open sepatu melayang ke arah karyawan yang sedang bekerja tak jauh dari mesin baru itu,” kata Reny.

    Selanjutnya sejumlah karyawan yang mendengar letusan itu, kata Reny, berlari ke ruangan produksi. Sejumlah karyawan lainnya melihat empat pekerja terbaring di sekitar mesin baru perusahaan tersebut.

    “Selanjutnya karyawan membawa korban ke Rumah Sakit Rajawali Bandung dengan menggunakan kendaran perusahaan,” kata Reny.

    Reny mengatakan, kasus tersebut kini ditangani Polrestabes Bandung untuk memastikan penyebab timbulnya suara ledakan pada mesin. Pihaknya mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

    “Rata-rata korban yang mengalami luka badannya terasa panas akibat semburan tekanan panas dari mesin oven sepatu,” kata Reny. (cis)

    Nama: Dini Febriyani
    NIM:167052008
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Tribunnews.com, edisi Jumat 5 Agustus 2016 21:15 WIB
    http://m.tribunnews.com/regional/2016/08/05/mesin-oven-sepatu-meledak-dua-pekerja-tewas-enam-luka-luka

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  28. TUGAS PERBAIKAN KE-1

    Innalillahi… Pekerja PLN Tewas Tersengat Listrik ketika Pasang Jaringan Baru

    TANGERANG SELATAN – Seorang pekerja kontrak PLN, Satiri (50) tewas tersengat aliran listrik saat tengah memasang jaringan kabel di Desa Dangdang, Cisauk, Tangerang Selatan.

    Menurut keterangan Solihin (45), saksi sekaligus petugas sekuriti di SMPN 2, karyawan kontrak PLN cabang Serpong itu datang ke lokasi sekira pukul 12.30 WIB, lalu meminta ijin untuk memasang jaringan kabel listrik baru yang mengarah ke jaringan kabel laboratorium SMPN 2 Tangsel.

    “Korban datang ke lokasi mengendarai sepeda motor dan membawa sejumlah perlengkapan, kemudian meminta ijin pada sekuriti SMPN 2 untuk memasang jaringan kabel baru itu,” terang Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri kepada wartawan, Senin (13/2/2017).

    Awalnya Solihin sempat mengawasi korban yang akan memulai proses pemasangan kabel melalui tiang listrik, namun karena merasa tak memerlukan bantuannya, Solihin berlalu dan kembali ke sekolah.

    Selang beberapa menit kemudian, tiba-tiba terdengar teriakan dari penjaga kantin sekolah, Rumayati (50). Solihin pun bergegas menghampirinya, dan melihat Rumayati menunjuk pada tubuh korban yang tergantung lemas pada tali pengaman di tiang listrik tersebut.

    “Korban menggantung di tiang listrik dengan tali pengaman, diduga korban meninggal akibat tersengat listrik,” ungkap Mansuri.

    Korban saat kejadian mengenakan kemeja warna biru motif putih dan celana jeans biru dengan ikat pinggang berlogo securiti. Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Selaras untuk dilakukan autopsi.

    “Barang bukti yang kita amankan di lokasi berupa sepeda motor korban, gulungan kabel listrik dan alat pemotong kabel,” tutupnya.

    Nama: Usat Ventufa
    NIM: 167051971
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka:
    http://m.okezone.com/read/2017/02/13/338/1617348/innalillahi-pekerja-pln-tewas-tersengat-listrik-ketika-pasang-jaringan-baru

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Apabila artikel didapat dari situs berita online, cantumkan nama situs, tanggal dan waktu dipublikasikan, dan juga hyperlink alamat website-nya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  29. TUGAS PERBAIKAN KE-2

    TANGERANG SELATAN – Nasib nahas menimpa Edi Prasetyo (34) seorang pekerja di area kolam renang Pulo Saiji, Perumahan Serpong Garden, Cibogo, Cisauk, Tangerang Selatan. Dia tewas tersetrum aliran listrik dari sebuah mesin vakum saat membersihkan kolam tersebut.

    Informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Senin (2/1/2017) dinihari sekira pukul 02.10 WIB. Saat itu, Edi Prasetyo dibantu seorang rekannya, Marwan Lukmana (32) berencana menyedot kotoran kolam renang menggunakan mesin vakum.

    Namun begitu dihidupkan, ternyata mesin vakum tidak berfungsi, kipas penariknya tidak berputar sama sekali. Lalu Edi pun memperbaikinya ke pinggir kolam, sedangkan Marwan pergi ke lantai 2 untuk membersihkan bagian penampungan air.

    “Sekitar 20 menit kemudian, begitu saksi turun kembali ke bawah ternyata mendapati tubuh korban sudah mengambang di kolam tersebut,” kata Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri.

    Kaget melihat hal itu, Marwan pun berteriak minta tolong memanggil petugas sekuriti setempat dan manager di bagian mess.

    Setelah dievakuasi ke pinggir kolam, akhirnya tubuh korban pun dibawa ke Rumah Sakit Selaras sekira pukul 04.00 WIB, kemudian menghubungi petugas kepolisian terdekat.

    “Polisi yang melakukan olah TKP menduga jika korban tewas akibat tersetrum listrik saat memperbaiki mesin vakum itu,” pungkasnya.

    Dari lokasi, petugas dari Polsek Cisauk mengamankan satu mesin vakum yang rusak. Sementara beberapa saksi pun telah dimintai keterangan atas kejadian tersebut.

    Nama : Nur Fadly Syarif
    NPM : 167051969
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka :
    https://metro.sindonews.com/read/1167487/170/hendak-bersihkan-kolam-renang-edi-tewas-tersetrum-mesin-vakum-1483329675

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Cantumkan judul artikelnya.
    – Apabila artikel didapat dari situs berita online, maka cantumkan edisi tanggal dan waktu berita dipublikasikan. Cantumkan pula hyperlink alamat situsnya.
    – Perbaiki kembali tugas ke-2 ini.

  30. Kecelakaan Kerja di Kelapa Gading Tewaskan Seorang Buruh

    Jakarta – Seorang buruh berusia 40 tahun-an yang belum diketahui identitasnya tewas seketika setelah mengalami kecelakaan kerja di Jalan Puspa Gading VIII Blok C1 Nomor 21, RT09/RW16, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Senin (27/2).

    Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan ini. Pria ini tewas saat mengerjakan renovasi sebuah rumah tinggal yang menggunakan sejumlah buruh dari dua kampung halaman yang berbeda itu.

    Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono, mengatakan kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan pihaknya baru mendapat laporan dari warga yang melihat ada sejumlah buruh berlarian dari sebuah rumah proyek.

    “Setelah kami periksa rupanya ada seorang buruh yang jatuh dan tertimpa puing bangunan dan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Argo, Senin (27/2) sore.

    Ia menyebutkan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam kecelakaan tersebut. Pasalnya dari sejumlah saksi yang diperiksa menyebutkan ada ketidakakuran antara dua kelompok buruh yang dipekerjakan dalam proyek renovasi rumah itu.

    Warsito (51) asal Sukaharjo, mandor utama dari proyek tersebut saat ini sedang dalam pemeriksaan polisi. Begitu pula Robby Kurniawan (36) seorang petugas keamanan kompleks perumahan tersebut.

    “Korban saat ini sudah dievakuasi ke RSCM, sedangkan semua buruh yang berada di lokasi saat kejadian masih kami periksa,” tandas Argo.

    Nama : Irene Virginingtyas
    NIM : 167051986
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka : BeritaSatu.com, edisi Senin, 27 Februari 2017 20:24 WIB
    http://m.beritasatu.com/aktualitas/416647-kecelakaan-kerja-di-kelapa-gading-tewaskan-seorang-buruh.html

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  31. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Pekerja Pabrik Tewas Tergilas Mesin Pengering Kain

    RANCAEKEK, TRIBUNJABAR.CO.ID – Nahas menimpa Andri Kurniawan. Pria berusian dua puluh tahun asal Kampung Cipasir, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, tewas mengenaskan.

    Andri tewas di tempat kerjanya di PT Budi Agung Sentosa yang berada di Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung sekira pukul 08.00, Kamis (19/1).

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun, Andri yang diketahui memiliki anak yang masih berusia enam bulan tersebut tewas setelah tergilas mesin Centri Bugal (mesin pengering kain).

    Pihak kepolisian dari Polsek Rancaekek, Tim Inafis Polres Bandung saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menanyai beberapa saksi mata. Pihak keluarga korban pun juga sudah berdatangan.

    Meski begitu, wartawan maupun pihak keluarga korban masih belum diperbolehkan untuk menuju atau melihat TKP. Saksi mata yang mengetahui pasti kronologis kejadian tersebut belum bisa dimintai keterangan karena masih syok.(raw)

    Nama : Fanny Audrey Devina
    NIM : 167052044
    Seemester : II
    Kelas : A2
    Daftar pustaka
    http://jabar.tribunnews.com/2017/01/19/breaking-news-pekerja-pabrik-tewas-tergilas-mesin-pengering-kain

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Apabila artikel ini berasal dari situs berita online, maka cantumkan nama situs, tanggal dan waktu dipublikasikan.
    – Cantumkan perbaikan tugas keberapa yang telah dilakukan pada bagian atas artikel.
    – Perbaiki kembali tugas ke-1 Anda ini.

  32. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas

    VIVA.co.id – Kecelakaan kerja kembali terjadi di tambang terbuka Grasberg, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Kecelakaan yang terjadi pada hari Senin, 17 Oktober 2016, pukul 17.23 WIT menelan satu orang korban Jiwa.

    Kecelakaan terjadi karena satu unit kendaraan dozer D 11 terguling di area Bench 1. Dikabarkan, satu operator meninggal dan satu pengawas cedera berat.
    Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Riza, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi sesaat setelah kejadian nahas tersebut terjadi.

    “Tim Command Center PT Freeport Indonesia menerima laporan adanya insiden di area tambang terbuka Grasberg. Satu orang karyawan dilaporkan meninggal dunia, dan satu orang karyawan mengalami cedera,” kata Riza kepada VIVA.co.id, Selasa 18 Oktober 2016.

    Saat ini, kedua korban telah dievakuasi ke di Rumah Sakit Tembagapura sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. “Sesuai dengan prosedur, kami telah melaporkan hal ini ke Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral),” katanya. Pihak Freeport, lanjut dia, menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Riza mengklaim bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan.

    “Keluarga besar PTFI menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami.” kata Riza. (ase)

    Nama: Adam Ilhamsyah
    NIM: 167052058
    Semester: II
    Kelas: A2
    Daftar pustaka:
    http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/836033-kecelakaan-kerja-di-tambang-freeport-satu-orang-tewas

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Apabila artikel ini berasal dari situs berita online, maka cantumkan nama situs, tanggal dan waktu dipublikasikan.
    – Perbaiki kembali tugas ke-1 Anda ini.

  33. KENDARI, KOMPAS.com – Satu pekerja asing asal Tiongkok dilaporkan tewas dan empat orang terluka saat tengah bekerja di pabrik smelter PT Virtue Dragon Nikel Internasional di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).
    Pekerja yang meninggal bernama In An Cing (47). Sementara empat pekerja yang masih dirawat di Rumah Sakit Byangkara Kendari masing-masing adalah Chen Da Yong (48), Chu Saw Bo (30), Chen Yong Siang (45), dan Un ming Sun (31).
    Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sultra AKBP Soenarto mengatakan, sebelum kecelakaan, korban tengah memasang teropong di smelter.
    “Kejadiannya kemarin (Senin, 8/8/2016) sekitar pukul 14.30 Wita, pekerja tiba-tiba menginjak besi pengikat safety dan terlepas pada ketinggian sekitar 15 meter, sehingga korban terjatuh ke tanah. Tiang penyanggah yang diinjak kelima korban terlepas pengikatnya karena tak sanggup menahan beban berat,” tutur Soenarto, Selasa (9/8/2016).
    Korban kecelakaan itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Korem Kendari untuk mendapatkan perawatan.
    Atas insiden ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan beberapa orang saksi di antaranya pengawas safety atas nama Tri Rahayu, anggota safety Kaslan dan juru bahasa Hendra.
    Sementara itu, Direktur PT Virtue Dragon Nikel Internasional atau VDNI, Rudi Rusmadi membenarkan kecelakaan itu.
    “Iya memang ada kecelakaan lima pekerja di bagian Rotary Klyn untuk mixing nikelore, coke dan lime stone,” jelasnya saat dihubungi, Selasa (9/8/2016).
    Untuk jenazah korban kecelakaan, lanjut Rudi, akan dikirim ke Tiongkok dan dikremasi sambil menunggu konfirmasi keluarganya.
    “Dua pekerja yang luka ringan sudah kembali, dua lainnya yang mengalami patah tulang sementara dirawat di Bhayangkara,” terangnya.
    Nama: Rifda Nur Alifah
    NIM: 167052014
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: regional.kompas.com/read/2016/08/09/15152591/kecelakaan.kerja.satu.pekerja.asal.tiongkok.tewas.dan.4.orang.luka

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini dengan artikel lain, karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain di kelas yang sama.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  34. Gondola Intiland Tower Jatuh Saat Dites

    TEMPO.CO, Jakarta – Gondola yang jatuh dari lantai 23 Intiland Tower di Karet Tengsin, Jakarta Pusat, sedang dalam proses uji coba oleh pihak kontraktor. Akibatnya, teknisi yang sedang berada gondola saat itu, Agus Heriyadi (30 tahun), ikut terhempas dan tewas di lokasi kejadian.

    “Korban sedang bekerja sebagai kontraktor untuk melakukan perbaikan. Saat dites dari lantai 23, tiba-tiba gondola itu jatuh bersama korban hingga ke lantai dasar,” kata Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Pusat Komisaris Suyatno, Rabu, 26 Oktober 2016.

    Gondola jatuh sekitar pukul 11.15 WIB. Sebelum jatuh ke lantai dasar, gondola itu sempat menabrak videotron di lantai empat gedung berlantai 23 itu. Videotron itu ringsek, sedangkan gondola jatuh dan hancur berkeping-keping.

    Menurut Corporate Communication PT Intiland Development Prananda Herdiawan, perbaikan itu sudah dilaksanakan sejak beberapa hari terakhir. Gondola itu memang sedang rusak dan sedang diperbaiki kontraktor, yakni PT Hitachindo Utama.

    “Hari ini adalah tahap pengetesan yang dilakukan kontraktor,” kata Prananda saat ditemui di lokasi kejadian. Adapun petugas kontraktor yang berada di gondola pada saat kejadian adalah Agus Heryadi.

    Dari pantauan Tempo, sekitar pukul 12.40 WIB, jenazah Agus dievakuasi tim INAFIS Polres Jakarta Pusat. Jalan Profesor Dr Satrio pun mendadak macet. Beberapa pengendara menghentikan kendaraannya untuk melihat reruntuhan gondola yang belum dievakuasi.

    Prananda mengatakan masih belum mengetahui penyebab jatuhnya gondola. “Kami masih menunggu keterangan dari PT Hitachindo.” kata dia.

    Saat ini, jenazah Agus, warga Garut, Jawa Barat, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Sedangkan reruntuhan gondola masih berserakan di lokasi kejadian. “Kami sedang menyisir dulu di dalam gedung. Baru ke lantai 23 untuk olah TKP,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustaqim.

    Nama: Rizky Siti Anisyah
    NIM: 167051997
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka:
    https://metro.tempo.co/read/news/2016/10/26/064815345/gondola-intiland-tower-jatuh-saat-dites

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Apabila artikel Anda berasal dari situs berita online, maka cantumkan edisi tanggal dan waktu berita dipublikasikan. Cantumkan pula hyperlink alamat situsnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  35. 2 Pekerja Apartemen Rungkut Surabaya Jatuh dari Lantai 11

    SURABAYA, Dua pekerja bangunan di menara Apartemen Rungkut Surabaya tewas setelah lift yang ditumpanginya jatuh dari lantai 11. Diduga, lift tersebut jatuh setelah kawat slingnya putus.

    Kedua korban diketahui bernama Nur Furqon (31), warga Pati, Jawa Tengah, tewas dengan luka di bagian kepala, dan Nur Kamid (40), warga Grobogan, Jawa Tengah, tewas dengan luka mengenaskan di kepala, tangan, dan kaki.

    Kejadian bermula dari kedua korban yang naik ke lantai atas untuk membawa bahan bangunan dengan menggunakan lift. Namun saat tiba di lantai 11, tiba-tiba kawat sling lift putus, sehingga terjun bebas.

    Kedua tubuh pekerja bangunan yang berada di dalam lift ini pun juga ikut terjatuh menghantam bumi. Salah seorang sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya tewas saat dalam perjalanan.

    Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan atas tewasnya kedua pekerja bangunan ini. Penyelidikan polisi mengarah pada standart keamanan proyek pembangunan apartemen menara tersebut.

    Sementara itu, kedua jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSU Dokter Sutomo Surabaya untuk diautopsi. Kemudian, kedua korban dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan

    Nama : Sherin Gita Sapitri
    NPM : 167052017
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber Pustaka : Sindonews.com, edisi Senin, 25 April 2016 – 20:52 WIB.
    https://daerah.sindonews.com/read/1103978/23/2-pekerja-apartemen-rungkut-surabaya-jatuh-dari-lantai-11-1461592324

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  36. Karyawan Pabrik Pengolahan Biji Plastik Tewas Tersengat Listrik.

    JAKARTA – Kasus kecelakaan kerja menimpa seorang pekerja di Kalideres, Jakarta Barat. Diduga ada kabel yang terkelupas di mesin pengolahan biji plastik, karyawan tersebut tersengat dan tewas seketika.

    Korban tewas adalah Herry Siregar (26) karyawan PT Cipta Jaya Plastik, Pergudangan Miami Blok A.9. Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

    ‎”Nyawa tak bisa diselamatkan meskipun sudah dicoba dibawa ke klinik,” ucap Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Syfrie Wasdar kepada wartawan, Kamis (26/1/2017).

    Terkait hal itu, Syafrie ‎ masih melakukan penyidikan, seorang saksi, Budi (21) masih dimintai keterangan untuk mengetahui kornologis peristiwa itu.

    Budi sendiri, lanjutnya, sempat melihat Herry tersetrum. Ia kemudian langsung mematikan aliran listrik pada mesin biji plastik.

    Terkait hal ini, Syafrie mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini. Unsur pidana dalam peristiwa ini sedang digali untuk ditingkatkan ke proses penyidikan. Garis polisi kemudian dipasang untuk membersihkan TKP.

    “Korban sudah dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi,” katanya.

    Nama : M. Pandji Anoem B.P
    NIM : 167052027
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber Pustaka : SindoNews.com edisi Kamis, 26 Januari 2017 19:20 WIB
    https://metro.sindonews.com/read/1174546/170/karyawan-pabrik-pengolahan-biji-plastik-tewas-tersengat-listrik-1485433247

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima

  37. Pekerja yang Meninggal di Tahun di 2016 Naik Lebih Dari 300 Persen
    Liputan6.com, Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan bahwa angka kecelakaan kerja di 2016 mengalami penurunan dibandingkan 2015. Namun angka pekerja yang meninggal akibat dari kecelakaan tersebut meningkat ‎349,4 persen pada periode yang sama.
    ‎Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja Kemnaker Maruli Apul Hasoloan mengatakan, dari ‎data BPJS Ketenagakerjaan menggambarkan penurunan kecelakaan kerja dari 110.285 kasus di 16.082 perusahaan pada 2015 menjadi 101.367 kasus di 17.069 perusahaan‎ di 2016. Ini berarti terjadi penurunan angka kecelakaan kerja sebesar 8 persen.
    “Kalau kecelakaan kerja terkait K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) memang terjadi penurunan dari 2015 110 ribu kasus ke 101 ribu di 2016,” ujar dia di Kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (12/1/2017).
    Namun sayangnya, jumlah pekerja yang meninggal akibat kecelakaan kerja meningkat tajam dari 2015 ke 2016. Pada 2015, jumlah pekerja yang meninggal sebesar 530 orang. Sedangkan di 2016 sebesar 2.382 orang atau naik 349,4 persen.
    ‎”Tapi yang meninggal terjadi peningkatan, terutama di sektor konstruksi. Jadi memang terjadi penurunan dalam total kecelakaan. Tetapi memang ada kenaikan pada yang meninggal,” kata dia.
    Menurut Maruli, dari jumlah pekerja yang meninggal tersebut, 50 persennya berasal dari sektor konstruksi. Hal ini karena pekerjaan sektor tersebut penuh dengan risiko, seperti bekerja di ketinggian ‎dalam proses pembangunan gedung bertingkat.
    “Kita kan menjaga agar orang bukan hanya yang bekerja tetapi yang ada di sekitar itu baik di darat, laut udara dan di dalam tanah. Memang termasuk di ketinggian, ‎itu konstruksi. Di situ diperlukan alat-alat khusus, seperti harus ada gondolanya. Itu yang harus kita perhatikan lagi,” jelas dia.
    Untuk menimimalisir risiko kecelakaan kerja dan timbulnya korban jiwa pada saat bekerja, lanjut Maruli, Kemenaker akan memperketat pengawasan K3 pada masing-masing perusahaan. Pihaknya akan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk menekan angka korban jiwa tersebut.
    “Kita perlu tingkatkan pengawasan K3 di depan kita akan perhatikan sektor-sektor yang fatality-nya tinggi agara dari sisi kecelakaannya menurunan. Kita bekerjasama dengan BPJS terkait hal itu,” tandas dia. (Dny/Gdn)
    NAMA : PRISCILLA JINIFER MEIRIN
    NIM : 167051982
    SEMESTER : II
    KELAS : A1
    SUMBER PUSTAKA : http://bisnis.liputan6.com/read/2825144/pekerja-yang-meninggal-di-2016-naik-lebih-dari-300-persen

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena bukan tentang peristiwa kecelakaan kerja, melainkan sebuah laporan suatu instansi.
    – Apabila artikel berasal dari situs berita online, maka cantumkan edisi tanggal dan waktu berita dipublikasikan. Cantumkan pula hyperlink alamat situsnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  38. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Tambang Batu Bara di Samarinda Longsor, Warga Dikabarkan Tewas

    Tambang batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memakan korban jiwa. Kali ini seorang warga Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, tewas tertimbun longsoran di area PIT pertambangan milik CV Arjuna.

    Menurut salah seorang warga Makroman, Niti, peristiwa terjadi pada Minggu malam 24 April 2016.
    “Ada korban longsoran di PIT tambang milik CV Arjuna di RT 26 Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda,” ujar Niti, seorang petani di Makroman kepada KlikSamarinda pada Senin pagi 25 April 2016.

    Sementara, menurut keterangan warga lainnya, korban tersebut baru mau dikebumikan pada Senin pagi, 25 April 2016. Namun, Bahar belum memastikan waktu tepat peristiwa itu terjadi.

    “Saya dengar korban akan dikuburkan. Kabarnya, korban tertimbun saat memperbaiki mesin eksavator. Awalnya, Pak, kami juga tidak tahu ada korban meninggal, karena perusahaan pemilik tambang tertutup,” ujar Bahar, warga Makroman, Samarinda.

    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemilik maupun manajemen pemilik usaha pertambangan di sekitar kejadian.

    CV Arjuna telah beroperasi di Makroman Samarinda sejak 2008. Perusahaan ini, dalam catatan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mendapatkan penambahan waktu izin operasi dari Pemerintah Kota Samarinda selama 5 tahun pada 2015 akhir. Korban yang tewas tertimbun longsoran di area PIT milik CV Arjuna di Makroman, Samarinda tersebut menambah daftar panjang korban tewas di area pertambangan.

    Nama : Weril Sukanto
    NIM : 167052021
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber pustaka :
    KlikSamarinda.com edisi Senin, 25 April 2016 Jam: 09:11:56 WIB
    http://www.kliksamarinda.com/berita-2687-breaking-news-tambang-batu-bara-di-samarinda-longsor-warga-dikabarkan-tewas.html

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan dapat diterima.

  39. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Pekerja Pabrik Tewas Tergilas Mesin Pengering Kain

    RANCAEKEK, TRIBUNJABAR.CO.ID – Nahas menimpa Andri Kurniawan. Pria berusian dua puluh tahun asal Kampung Cipasir, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, tewas mengenaskan.

    Andri tewas di tempat kerjanya di PT Budi Agung Sentosa yang berada di Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung sekira pukul 08.00, Kamis (19/1).

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun, Andri yang diketahui memiliki anak yang masih berusia enam bulan tersebut tewas setelah tergilas mesin Centri Bugal (mesin pengering kain).

    Pihak kepolisian dari Polsek Rancaekek, Tim Inafis Polres Bandung saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menanyai beberapa saksi mata. Pihak keluarga korban pun juga sudah berdatangan.

    Meski begitu, wartawan maupun pihak keluarga korban masih belum diperbolehkan untuk menuju atau melihat TKP. Saksi mata yang mengetahui pasti kronologis kejadian tersebut belum bisa dimintai keterangan karena masih syok.(raw)

    Nama : Fanny Audrey Devina
    NIM : 167052044
    Seemester : II
    Kelas : A2
    Daftar pustaka : Tribun Jabar edisi Kamis, 19 Januari 2017 14:31
    http://jabar.tribunnews.com/2017/01/19/breaking-news-pekerja-pabrik-tewas-tergilas-mesin-pengering-kain

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  40. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas

    VIVA.co.id – Kecelakaan kerja kembali terjadi di tambang terbuka Grasberg, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Kecelakaan yang terjadi pada hari Senin, 17 Oktober 2016, pukul 17.23 WIT menelan satu orang korban Jiwa.

    Kecelakaan terjadi karena satu unit kendaraan dozer D 11 terguling di area Bench 1. Dikabarkan, satu operator meninggal dan satu pengawas cedera berat.
    Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Riza, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi sesaat setelah kejadian nahas tersebut terjadi.

    “Tim Command Center PT Freeport Indonesia menerima laporan adanya insiden di area tambang terbuka Grasberg. Satu orang karyawan dilaporkan meninggal dunia, dan satu orang karyawan mengalami cedera,” kata Riza kepada VIVA.co.id, Selasa 18 Oktober 2016.

    Saat ini, kedua korban telah dievakuasi ke di Rumah Sakit Tembagapura sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. “Sesuai dengan prosedur, kami telah melaporkan hal ini ke Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral),” katanya. Pihak Freeport, lanjut dia, menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Riza mengklaim bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan.

    “Keluarga besar PTFI menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami.” kata Riza. (ase)

    Nama: Adam Ilhamsyah
    NIM: 167052058
    Semester: II
    Kelas: A2
    Daftar pustaka: viva.co.id Selasa, 18 Oktober 2016 12:21 WIB
    http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/836033-kecelakaan-kerja-di-tambang-freeport-satu-orang-tewas

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  41. PERBAIKAN TUGAS KE-3

    Hendak Bersihkan Kolam Renang, Edi Tewas Tersetrum Mesin Vakum

    TANGERANG SELATAN – Nasib nahas menimpa Edi Prasetyo (34) seorang pekerja di area kolam renang Pulo Saiji, Perumahan Serpong Garden, Cibogo, Cisauk, Tangerang Selatan. Dia tewas tersetrum aliran listrik dari sebuah mesin vakum saat membersihkan kolam tersebut.

    Informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Senin (2/1/2017) dinihari sekira pukul 02.10 WIB. Saat itu, Edi Prasetyo dibantu seorang rekannya, Marwan Lukmana (32) berencana menyedot kotoran kolam renang menggunakan mesin vakum.

    Namun begitu dihidupkan, ternyata mesin vakum tidak berfungsi, kipas penariknya tidak berputar sama sekali. Lalu Edi pun memperbaikinya ke pinggir kolam, sedangkan Marwan pergi ke lantai 2 untuk membersihkan bagian penampungan air.

    “Sekitar 20 menit kemudian, begitu saksi turun kembali ke bawah ternyata mendapati tubuh korban sudah mengambang di kolam tersebut,” kata Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri.

    Kaget melihat hal itu, Marwan pun berteriak minta tolong memanggil petugas sekuriti setempat dan manager di bagian mess.

    Setelah dievakuasi ke pinggir kolam, akhirnya tubuh korban pun dibawa ke Rumah Sakit Selaras sekira pukul 04.00 WIB, kemudian menghubungi petugas kepolisian terdekat.

    “Polisi yang melakukan olah TKP menduga jika korban tewas akibat tersetrum listrik saat memperbaiki mesin vakum itu,” pungkasnya.

    Dari lokasi, petugas dari Polsek Cisauk mengamankan satu mesin vakum yang rusak. Sementara beberapa saksi pun telah dimintai keterangan atas kejadian tersebut.

    Nama : Nur Fadly Syarif
    NPM : 167051969
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka : SindoNews.com edisi Senin 2 Januari 2017 11:11 WIB
    https://metro.sindonews.com/read/1167487/170/hendak-bersihkan-kolam-renang-edi-tewas-tersetrum-mesin-vakum-1483329675.

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  42. TUGAS PERBAIKAN KE-1

    Dua Pekerja di Karawang Tewas Akibat Ledakan Tabung Penyimpanan Oli

    Bandung – Dua orang pekerja kasar di PT. TAWU INTI BATI, di Kabupaten Karawang, tewas seketika terkena ledakan tabung penyimpanan oli saat sedang bekerja. Hingga saat ini belum diketahui penyebab meledaknya tabung tesebut.

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan peristiwa itu terjadi di Kampung Pasirpeundeuy, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Senin (21/11/2016) sekitar pukul 13.30 WIB.

    Ia menuturkan, saat itu Safrudin (30) dan Dede Mulyadi (35) sedang melakukan kegiatan pengelasan. Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, keduanya berada tepat di atas tabung penyimpanan oli tersebut.

    “Para korban sedang melakukan pengelasan di atas tabung penyimpanan oli, tiba-tiba tabung tersebut meledak dan kedua korban terpental hingga tewas,” kata Yusri via pesan singkat.

    Yusri menyebut polisi sudah mendatangai tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kecelakaan kerja tersebut. Hal itu untuk memastikan tidak adanya sebuah kesengajaan.

    “Sementara waktu kami pasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan di lokasi,” ujar Yusri.

    Nama: Rifda Nur Alifah
    NIM: 167052014
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Detik.com, edisi Senin 21 November 2016 20:08 WIB
    https://m.detik.com/news/berita/d-3350879/dua-pekerja-di-karawang-tewas-akibat-ledakan-tabung-penyimpanan-oli

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  43. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Gondola Intiland Tower Jatuh Saat Dites

    TEMPO.CO, Jakarta – Gondola yang jatuh dari lantai 23 Intiland Tower di Karet Tengsin, Jakarta Pusat, sedang dalam proses uji coba oleh pihak kontraktor. Akibatnya, teknisi yang sedang berada gondola saat itu, Agus Heriyadi (30 tahun), ikut terhempas dan tewas di lokasi kejadian.

    “Korban sedang bekerja sebagai kontraktor untuk melakukan perbaikan. Saat dites dari lantai 23, tiba-tiba gondola itu jatuh bersama korban hingga ke lantai dasar,” kata Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Pusat Komisaris Suyatno, Rabu, 26 Oktober 2016.

    Gondola jatuh sekitar pukul 11.15 WIB. Sebelum jatuh ke lantai dasar, gondola itu sempat menabrak videotron di lantai empat gedung berlantai 23 itu. Videotron itu ringsek, sedangkan gondola jatuh dan hancur berkeping-keping.

    Menurut Corporate Communication PT Intiland Development Prananda Herdiawan, perbaikan itu sudah dilaksanakan sejak beberapa hari terakhir. Gondola itu memang sedang rusak dan sedang diperbaiki kontraktor, yakni PT Hitachindo Utama.

    “Hari ini adalah tahap pengetesan yang dilakukan kontraktor,” kata Prananda saat ditemui di lokasi kejadian. Adapun petugas kontraktor yang berada di gondola pada saat kejadian adalah Agus Heryadi.

    Dari pantauan Tempo, sekitar pukul 12.40 WIB, jenazah Agus dievakuasi tim INAFIS Polres Jakarta Pusat. Jalan Profesor Dr Satrio pun mendadak macet. Beberapa pengendara menghentikan kendaraannya untuk melihat reruntuhan gondola yang belum dievakuasi.

    Prananda mengatakan masih belum mengetahui penyebab jatuhnya gondola. “Kami masih menunggu keterangan dari PT Hitachindo.” kata dia.

    Saat ini, jenazah Agus, warga Garut, Jawa Barat, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Sedangkan reruntuhan gondola masih berserakan di lokasi kejadian. “Kami sedang menyisir dulu di dalam gedung. Baru ke lantai 23 untuk olah TKP,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustaqim.

    Nama: Rizky Siti Anisyah
    NIM: 167051997
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka: Tempo.co, edisi Rabu 26 Oktober 2016 23:00 WIB
    https://metro.tempo.co/read/news/2016/10/26/064815345/gondola-intiland-tower-jatuh-saat-dites

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  44. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Pipa Pertamina Meledak,Seorang Warga Tewas Terbakar

    INDRAMAYU – Kebocoran pada pipa milik Pertamina menyebabkannya meledak. Akibatnya, sebuah kendaraan sepeda motor dan seorang warga mengalami luka bakar serius, hingga korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PMC, Rabu (5/10).

    Informasi yang Rakcer, sepeda motor korban yang belakangan diketahui bernama Duljalil alias Sandul, warga Desa Amis blok 6 Kecamatan Cikedung diamankan di Mapolsek Cikedung.

    Kejadian tersebut bermula dari seorang warga sekitar tengah melintas di kawasan kebun tebu di Desa Amis, kemudian melewati genangan air yang sudah tercampur minyak dari kebocoran pipa pertamina tersebut.

    Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Marya alias Kumis (60) menuturkan, saat dirinya hendak pergi ke sawah, sesampainya ia dijalan tebu tersebut ia mendengar ledakan dari sebelah kirinya.

    Disusul kemudian munculnya api yang sangat besar dan kepulan asap yang tebal, sekitar Pukul 06.30 Wib. “Kaget, saya saat itu sedang lewat dekat dengan lokasi ledakan,” ucapnya.

    Lanjut Marya, Mengetahui hal itu dirinya bersama beberapa warga yang juga sedang melintas di lokasi kejadilan, sontak berhenti untuk mencari tahu titik ledakan tersebut.

    “Kami mendatangi sumber api guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sesampainya dilokasi kejadian, kami sangat kaget begitu melihat sebuah motor dan seorang warga sudah hangus terbakar. Sebenarnya kami takut mendekat, karena kita lihat api menyambar sampai ke pipa pertamina,” tuturnya.

    Begitu didekati, ternyata korban tersebut ialah warga Desa Amis (Sadul, red), melihat hal itu, lalu korban dilarikan dengan dibonceng sepeda motor warga ke Mantri, untuk mendapatkan pertolongan.

    “Pas dibawa memang masih hidup, terus pingsan, sampai mantri langsung dirujuk ke RS PMC Indramayu, namun akhirnya tewas,” paparnya.

    Hingga kini, peristiwa tersebut masih di tangani Polsek Cikedung. Salah satu pegawai Pertamina yang berada di lokasi kejadian, Nana mengatakan jika kebakaran tersebut berasal dari adanya kebocoran pada pipa Pertamina yang berada di lokasi Jalan Kebun Tebu Desa Amis.

    “Yang namanya kebocoran kan bisa terjadi sewaktu-waktu dan gak bisa di prediksi terjadinya kapan,” ucapnya.

    Nana menambahkan, begitu ia mendapat kabar adanya kebakaran tersebut, pihaknya dan beberapa petugas lainya langsung mendatangi lokasi kejadian, serta membawa satu unit pemadam kebakaran milik Pertamina EP.

    “Kebakaran terjadi mungkin dari percikan api di sepeda motor warga, yang terjadi jauh sekitar 500 meter dari pipa Pertamina, melalui saluran air yang tercampur minyak dan gas,” jelasnya.

    Dikatakan, nantinya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon, untuk seluruh biaya pengobatan serta yang lainnya menjadi tanggung jawab Pertamina.

    Selain itu, kebocoran minyak yang terjadi pada pipa distribusi yang menghubungkan Stasiun Pengumpul Minyak TGB ke Stasiun Pengumpul Utama Cemara, Rabu (5/10) itu mendorong PT Pertamina EP Jatibarang Field selaku pihak yang bertanggung jawab melakukan perbaikan dan penanganan terhadap semua akibat kebocorannya.

    Dengan menurunkan Tim Penanggulangan Keadaan Darurat, kebocoran yang diklaim rembesan pada jalur pipa crude oil di Desa Amis tersebut langsung menjadi konsentrasi perbaikan.

    “Tim kami langsung melakukan penanganan berupa perbaikan pipa di lokasi. Terkait korban pengendara motor yang terkena luka bakar atas nama Bapak Duljalil berusia 55 tahun saat ini sedang dalam penanganan di UGD RS PMC Indramayu,” jelas Asset 3 Legal Relation Manager, Yosi Ardila.

    Disampaikan, penyebab korban luka bakar menjadi perhatian serius pihaknya dan masih dilakukan investigasi lebih lanjut. “Korban beserta kendaraannya yang terbakar langsung dapat dipadamkan. Mudah-mudahan semuanya bisa diatasi tanpa kendala,” ujarnya.

    Sementara itu, penanggulangan rembesan minyak dan lokalisir tempat kejadian saat ini sudah berhasil ditangani oleh tim dari HSSE dan Onshore Production Operation Pertamina EP Jatibarang Field. Bahkan telah dilakukan pemasangan pipe clamp (klem pipa). “Kami juga melakukan pembersihan ceceran minyak di sekitar lokasi,” terangnya.

    Terkait dengan kerugian yang teridentifikasi dari kejadian, adalah 1 orang korban luka bakar, 1 buah sepeda motor, dan kebun tebu saat ini masih dalam proses perhitungan untuk luasannya.

    “Tim Pertamina EP Jatibarang Field sedang melakukan koordinasi penanggulangan kejadian antara pihak Pertamina EP, dan pihak-pihak terkait setempat, termasuk camat dan polsek,” kata dia.

    Ditegaskan, pendampingan keluarga korban dilakukan Humas Pertamina EP Jatibarang di RS PMC Indramayu. Selanjutnya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon untuk mendapatkan perawatan intensif. “Untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban agar segera pulih, kami membawanya ke Cirebon,” tandasnya. (tar)

    Nama: Cevin Minaldo Nicholas
    NIM: 167051978
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka: rakyatcirebon.co.id, edisi Rabu 5 Oktober 2016
    http://www.rakyatcirebon.co.id/2016/10/pipa-pertamina-meledak-seorang-warga-tewas-terbakar.html

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  45. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Innalillahi… Pekerja PLN Tewas Tersengat Listrik ketika Pasang Jaringan Baru

    TANGERANG SELATAN – Seorang pekerja kontrak PLN, Satiri (50) tewas tersengat aliran listrik saat tengah memasang jaringan kabel di Desa Dangdang, Cisauk, Tangerang Selatan.

    Menurut keterangan Solihin (45), saksi sekaligus petugas sekuriti di SMPN 2, karyawan kontrak PLN cabang Serpong itu datang ke lokasi sekira pukul 12.30 WIB, lalu meminta ijin untuk memasang jaringan kabel listrik baru yang mengarah ke jaringan kabel laboratorium SMPN 2 Tangsel.

    “Korban datang ke lokasi mengendarai sepeda motor dan membawa sejumlah perlengkapan, kemudian meminta ijin pada sekuriti SMPN 2 untuk memasang jaringan kabel baru itu,” terang Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri kepada wartawan, Senin (13/2/2017).

    Awalnya Solihin sempat mengawasi korban yang akan memulai proses pemasangan kabel melalui tiang listrik, namun karena merasa tak memerlukan bantuannya, Solihin berlalu dan kembali ke sekolah.

    Selang beberapa menit kemudian, tiba-tiba terdengar teriakan dari penjaga kantin sekolah, Rumayati (50). Solihin pun bergegas menghampirinya, dan melihat Rumayati menunjuk pada tubuh korban yang tergantung lemas pada tali pengaman di tiang listrik tersebut.

    “Korban menggantung di tiang listrik dengan tali pengaman, diduga korban meninggal akibat tersengat listrik,” ungkap Mansuri.
    Korban saat kejadian mengenakan kemeja warna biru motif putih dan celana jeans biru dengan ikat pinggang berlogo securiti. Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Selaras untuk dilakukan autopsi.

    “Barang bukti yang kita amankan di lokasi berupa sepeda motor korban, gulungan kabel listrik dan alat pemotong kabel,” tutupnya.

    Nama: Usat Ventufa
    NIM: 167051971
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Okezone.com, edisi Senin, 13 Februari 2017 20:13 WIB
    http://m.okezone.com/read/2017/02/13/338/1617348/innalillahi-pekerja-pln-tewas-tersengat-listrik-ketika-pasang-jaringan-baru

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  46. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Teknisi Tewas Saat Memperbaiki Lift Universitas Jayabaya

    Metrotvnews.com, Jakarta: Teknisi bernama Adi Kelana, 45, meninggal akibat kecelakaan kerja saat memperbaiki lift di Universitas Jayabaya, Jakarta Timur. Adi terjepit lift.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, peristiwa terjadi pada Senin, 31 Oktober 2016, sekitar pukul 16.00 WIB

    “Saat sedang memperbaiki lift, korban terpeleset dan terjepit di antara pintu lift dengan mesin lift,” ujar Awi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/11/2016).

    Saat itu, korban diperintah atasannya untuk memperbaiki lift yang rusak di kampus tersebut sejak pukul 14.00 WIB. Awi menjelaskan, hasil pemeriksaan saksi-saksi diketahui lift dalam keadaan hidup saat diperbaiki.

    Akibat kejadian itu, korban meninggal karena luka robek di bagian leher, pelipis, jari tangan kanan, paha hingga sikut robek dan dada memar.

    “Penyelidikan kasus ini ditangani Polsek Pulo Gadung,” kata Awi.

    Nama: Adithiya Pratama Putra
    Nim NIM: 167052015
    Semester: 2 II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Deny Irwanto, metrotvnews.com, edisi 01 November 2016 11:37 WIB
    http://m.metrotvnews.com/news/peristiwa/nN9J7ojb-teknisi-tewas-saat-memperbaiki-lift-universitas-jayabaya

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima, dengan catatan penulisan redaksional dan sumber pustaka masih belum terperinci, dan ini akan mengurangi poin nilai Anda.

  47. Karyawan PT Era Sawit Tewas Terjatuh dari Rebusan Sawit

    PEKANBARU – Kecelakaan kerja terjadi di PT Era Sawit, di Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul, Riau. Seorang karyawan bernama Totok Suprianto (48), tewas terjatuh dari tempat perebusan kelapa sawit.

    “Sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak tertolong,” kata Paur Humas Polres Rohul Ipda Efendi Lupino, kepada wartawan, Sabtu (6/8/2016).

    Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, teman kerja korban bernama Riawan sedang melakukan pengelasan di areal rebusan sawit. Tempat rebusan itu terbuat dari baja berbentuk bulat dan cukup tinggi.

    Pada awalnya dia melihat korban berada di atas rebusan. Tidak berapa lama, saksi melihat ada suara seperti benda jatuh. Saat itu dia memeriksa keadaan sekitar.

    “Saat itu saksi melihat korban tersangkut di bawah anak tangga rebusan dengan posisi kepala mengarah ke bawah,” terangnya.

    Melihat kejadian itu, saksi kemudian memanggil teman-teman korban. Mereka berusaha memberikan pertolongan kepada korban. Namun korban sudah tidak bergerak-gerak lagi.

    “Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kota Tengah. Namun ternyata Totok sudah meninggal. Kita belum mengetahui penyebab kecelakaan kerja itu. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” ucapnya.

    Nama: Derry Andhika Nurfajri
    Nim NIM: 167052019
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber Pustaka : SindoNews.com, edisi Sabtu 6 Agustus 2016 15:43 WIB
    https://daerah.sindonews.com/read/1129227/174/karyawan-pt-era-sawit-tewas-terjatuh-dari-rebusan-sawit-1470472976

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima dengan catatan penulisan nomor mahasiswa seharusnya NIM, bukan Nim.

  48. Pekerja Furniture Tewas Tersengat Listrik di Pondok Aren

    TANGERANG – Seorang buruh pekerja furniture tewas tersengat arus listrik saat sedang mengamplas bahan kayu di Jalan Canosa, RT 02 RW 04, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (24/3/2017).

    Korban bernama Santomi (26), dia merupakan pekerja paruh waktu pada bangunan pembuat furniture milik Wisnu Pamungkas itu. Saat di temukan, tubuh Santomi dalam posisi tergeletak dengan tangan kanannya memegang mesin pengampelas.

    Informasi yang dihimpun, kejadian pertama kali di ketahui sekira pukul 10.00 WIB. Ketika itu, rekan korban, Dana Khairul (35) baru saja tiba di lokasi.

    “Rekannya sekira jam 10.00 WIB baru sampai di tempat kerja itu, lalu melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak di bawah, tangan kanannya memegang mesin pengampelas,” terang AKP Mansuri, Kepala Bagian Humas Polres Tangsel.

    Melihat Santomi telah terbaring kaku, Khairul pun segera memberitahukan pekerja yang lain. Selanjutnya mengecek bersama-sama tubuh korban, hingga akhirnya diketahui bahwa pria yang beralamat tinggal di Kampung Nambo, RT 13 RW 05, Kresek, Kabupaten Tangerang, itu di pastikan telah meninggal dunia.

    Petugas dari Polsek Pondok Aren yang tiba di tempat kejadian perkara lantas melakukan pemeriksaan, beberapa saksi di lokasi juga telah dimintai keterangan. Sementara jenazah korban dibawa ke RSUD Tangerang.

    “Korban diduga meninggal akibat tersetrum saat mengampelas, tangan kanan dan bagian dada sebelah kanannya mengalami luka bakar. Jenazahnya sudah di bawa ke RSUD Tangerang,” ungkap AKP Mansuri.

    Nama: Alfrida Sanggalangi
    NIM: 167052055
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber Pustaka : SindoNews.com Edisi Sabtu 25 Maret 2017 01.56 WIB
    https://metro.sindonews.com/read/1191415/170/pekerja-furniture-tewas-tersengat-listrik-di-pondok-aren-1490381793

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  49. Evaporator AC Meledak, 2 Orang Terluka

    JAKARTA – Dua orang teknisi AC menjadi korban ledakan evaporator AC indoor salah satu rumah di Jalan H IV, RT 08/08, Tebet, Jakarta Selatan. Dua korban itu mengalami luka di wajahnya dan dilarikan ke RS Tebet.

    Korban ledakan ialah Ali Krisdianto (43) dan Zaenal Arifin (36). Rekan korban sesama teknisi AC Lukman (35) mengatakan, saat itu kedua korban sedang mendeteksi kebocoran pipa evaporator menggunakan tekanan oksigen.

    “Evaporator AC pecah karena tekanan oksigen untuk mendeteksi kebocoran pipa di evaporator terlalu kencang,” kata Lukman di lokasi, Jumat (1/4/2016)

    Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan menjelaskan, akibat tekanan oksigen yang tinggi menyebabkan evaporator pecah dan material pecahan mengenai wajah korban.”Kemungkinan ada unsur kelalaian, tapi ini masih kami dalami,” ujarnya.

    Saat ini, tambah Surawan, polisi tengah melakukan penyelidikan di lokasi dan memintai keterangan saksi juga yang melihat insiden tersebut. Sedangkan korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Tebet, Jaksel lantran menderita luka dibagian wajahnya.

    NAMA Nama: CHANDRA ADI SAPUTRA Chandra Adi Saputra
    NIM: 167051988
    SEMESTER Semester: II
    KELAS Kelas : A1
    SUMBER PUSTAKA : SINDOW NEWS.COM Sumber pustaka: Sindonews.com, edisi Jumat 1 April 2016 20:44 WIB
    https://metro.sindonews.com/read/1097590/170/evaporator-ac-meledak-2-orang-terluka-1459518251

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima. Dengan catatan identitas Anda harus diketik dengan huruf kecil saja, seperti instruksi pada soal. Pelajari kembali bahasa Indonesia dengan benar sesuai kaidah EYD.

  50. Terperosok, Kuli Bangunan Jatuh dari Lantai 4 Proyek Bangunan

    JAKARTA – Seorang kuli bangunan bernama Hadi Yusmana (36) tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Santa Carolus, Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat.

    Kompol Suyatno, Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat menjelaskan kejadian nahas yang menimpa pria asal Bandung itu. “Saat korban memasang stager di lantai 4 yang akan digunakan untuk melester tembok, korban menginjak triplek yang belom dipaku sehingga korban terjatuh ke lantai bawah,” kata Suyatno kepada wartawan di Jakarta, Senin (31/10/2016).

    Suyatno melanjutkan, diketahui korban sedang bekerja di proyek Garuda Karya Mandiri di Jalan Kramat Sentiong Nomor 17 RT 04 RW05 Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi pada petang kemarin saat adzan Maghrib berkumandang.

    “Kemudian korban dibawa ke RS Caroulus oleh temannya sesama pekerja bangunan. Setelah sampai di RS Carolus korban meninggal dunia,” tambahnya.

    Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Jasad korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi,” tutup Suyatno

    Nama: Olivin Marcheldy Setiawan
    NIM: 167051984
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Sindonews.com, edisi Selasa 1 November 2016 04:42 WIB.
    https://metro.sindonews.com/read/1151708/170/terperosok-kuli-bangunan-jatuh-dari-lantai-4-proyek-bangunan-1477948808

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  51. Tertimpa Marmer yang Jatuh dari Truk, Pekerja di Kebayoran Lama Tewas

    Jakarta – Seorang pekerja harian lepas bernama Sarip Hidayat, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang terjadi saat memindahkan muatan marmer dari atas truk. Ia tertimpa marmer yang ambruk.

    Insiden ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Jl Ridwan 2 RT 10 / 07 Kelurahan Grogol Utara Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Agus Rizal mengatakan peristiwa berawal saat korban dan saksi bernama Herdin sedang menurunkan marmer dari atas truk dengan menggunakan tali tambang yang diikatkan ke bambu sebagai alat untuk mengangkat marmer.

    “Pada saat keduanya ingin mengangkat marmer yang pertama dan menggesernya sedikit, tiba-tiba marmer yang berada di urutan belakang ambruk dan pekerja tidak dapat menahan sehingga marmer tersebut jatuh dari atas truk,” ujar Kompol Agus Rizal dalam keterangannya, Senin (26/4/2016).

    Pada saat kejadian, korban berada di ujung atas truk bernomor polisi B 9209 GQB. Kemudian korban pun terjatuh dari truk dan tertimpa marmer yang mengakibatkan meninggal dunia dengan mengalami luka pada bagian kepala.

    Sarip lalu dibawa ke RS Fatmawati. Pada saat kejadian, ada beberapa pekerja lainnya yang menjadi saksi atas kematian rekannya. Polisi melakukan proses identifikasi dan memeriksa para saksi seusai mendapat laporan peristiwa tersebut.(imk/imk)

    Nama : Rinaldy Afriano
    NIM : 167051983
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka : Detiknews.com, edisi Selasa 26 April 2016 21:53 WIB
    https://news.detik.com/berita/d-3197333/tertimpa-marmer-yang-jatuh-dari-truk-pekerja-di-kebayoran-lama-tewas

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  52. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Pipa Pertamina di Indramayu Meledak, 1 Orang Terbakar
    INDRAMAYU – Pipa Pertamina SP Tugu Barat Satu di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Rabu siang (5/10/2016) meledak. Ledakan tersebut diduga berasal dari pipa Pertamina yang mengalami kebocoran akibat korosi.
    Akibat kejadian seorang warga bernama Dulzalil mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit.
    Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Riki Arinada mengatakan, Dulzalil warga yang terkena ledakan tersebut saat kejadian tengah melintas dengan menggunakan sepeda motor sekitar pipa SP – TGB Satu di Blok Sumur Dalem.
    “Dari hasil olah TKP yang dilakukan tim inavis Polres Indramayu ledakan tersebut diduga berasal dari pipa milik Pertamina yang bocor. Pipa Pertamina yang baru diganti sekitar dua tahun lalu itu mengalami korosi,” kata Kasat.
    Pipa yang berfungsi mengaliri minyak mentah dari Tugu Barat ke Stasiun Pengepul Terminal Pertamina EP di Cemara ini, lanjut Kasat, bocor karena minyak mentah yang bersifat korosif.
    Polres Indramayu, timpal dia, terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk segera memperbaiki pipa yang mengalami kebocoran ini. Hingga kini kasusnya ditangani pihak Polres Indramayu dan polisi memasangi garis polisi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
    Rabu, 5 Oktober 2016 – 18:19 WIB
    NAMA : PRISCILLA JINIFER MEIRIN
    NIM : 167051982
    SEMESTER : II
    KELAS : A1
    SUMBER PUSTAKA : https://www.sindonews.com/.
    https://daerah.sindonews.com/read/1144840/21/pipa-pertamina-di-indramayu-meledak-1-orang-terbakar-1475666332.

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel Anda karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini untuk ke-2 kalinya.

  53. Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika

    GIANYAR – Nahas menimpa buruh bangunan bernama Supri (27) yang tertimpa bongkahan beton gapura hingga tewas di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (19/2/2017).

    Berdasarkan data yang dihimpun peristiwa itu terjadi ketika pukul 08.00 Wita, Supri bersama temannya Yudi bekerja membongkar gapura yang terbuat dari beton, di lokasi tanah milik Made Suraja.

    Pekerjaaan tersebut diawali dengan membongkar bagian atas gapura. Namun tiba-tiba gapura tersebut ambruk. Saat itu Supri dan Yudi yang tengah bekerja di atasnya pun terjatuh.

    Sudah terjatuh, kepala Supri malah tertimpa reruntuhan gapura dan mengalami luka berat di belakang kepalanya, hingga tewas di tempat.

    Posisi Supri tersungkur di tanah dan kepalanya tertimbun reruntuhan beton. Sementara Yudi meringis kesakitan karena reruntuhan itu menjepit kakinya.

    Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Blahbatuh, Kompol Abdus Salim. “Satu orang tewas di tempat karena kepala bagian belakangnya terbentur beton yang roboh,” katanya.

    Sementara itu Yudi harus dilarikan ke rumah sakit, karena kakinya luka-luka akibat terjepit beton.

    “Kecelakaan kerja itu terjadi karena kelalaian korban. Korban tidak memastikan kondisi pondasi gapura yang tidak kuat saat dibongkar dari atas,” pungkasnya.

    Nama: Muhamad Afin Abizal
    NPM: 13.11.106.701501.0860
    Semester: VIII
    Kelas: A2
    Sumber Pustaka: Sindonews.com, edisi Minggu 19 Februari 2017 19:26 WIB
    https://daerah.sindonews.com/read/1181394/174/tertimpa-bongkahan-beton-buruh-bangunan-tewas-seketika-1487507215

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  54. Pekerja Pabrik Rancaekek Tewas Mengenaskan
    SOREANG, (PR).- Diduga akibat terpeleset saat hendak memasukan kain ke dalam mesin pengering pembuat kain, seorang karyawan PT Budi Agung Sentosa di Rancaekek Kabupaten Bandung, meninggal dengan kondisi mengenaskan. Korban bernama Andri Kurniawan (20) warga Kampung Cipasir Desa Linggar Kecamatan Rancaekek.
    Kejadian nahas yang dialami korban itu terjadi pada Kamis, 19 Januari 2017, sekitar pukul 8.00. Sontak, rekan-rekan kerja korban pun terkejut dengan kejadian tersebut. Aktivitas pabrik yang terletak di Desa Cangkuang Kecamatan Rancaekek itu pun sempat terhenti.
    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, di pabrik pembuat kain tersebut korban bertugas sebagai operator mesin pengering kain. Sesaat sebelum kejadian, korban terlihat hendak memasukkan kain ke dalam mesin pengering kain yang sedang beroperasi otomatis.
    Namun, nasib malang tak dapat diperkirakan. Saat korban hendak memasukkan kain ke dalam mesin, kaki korban terpeleset dan badannya pun terseret mesin. Korban meninggal akibat masuk ke dalam mesin spin.
    Hal itu pun dibenarkan Kapolsek Rancaekek Agus Wahidin yang datang ke lokasi kejadian. “Dari keterangan saksi mata, korban diduga terpeleset saat akan memasukkan kain ke dalam mesin pengering kain,” ujarnya.
    Menurut dia, kaki kanan korban terlepas dari bagian tubuhnya akibat kencangnya putaran mesin pengering. Sedangkan tubuhnya masuk ke dalam mesin dan terlilit kain yang akan dikeringkan.
    Agus menambahkan, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Tim Inafis Polres Bandung, kejadian ini murni kecelakaan kerja. Di lokasi kejadian, polisi memasang garis polisi.
    “Jasad korban setelah berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RSHS untuk dilakukan pemulasaran jenazah. Keluarga korban enggan dilakukan autopsi. Ini murni kecelakaan kerja,” tutur dia.
    Nama: Rima Nur Zain
    NPM: 13.11.106.701501.0846
    Semester: VIII
    Kelas: A2
    Sumber Pustaka: pikiran-rakyat.com 19 Januari, 2017 – 16:25
    http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2017/01/19/pekerja-pabrik-rancaekek-tewas-mengenaskan-391110

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  55. Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi

    Liputan6.com, Bekasi – Diduga ceroboh saat mengerjakan instalasi penyejuk ruangan atau air conditioner (AC), seorang karyawan toko elektronik terkemuka di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas kesetrum di rumah konsumen pada Kamis sore tadi.

    Korban bernama Samsul Bahri, warga Jalan Kemuning Tiga, Matraman, Jakarta Timur. Ia tewas di plafon rumah milik konsumen, yang berada di Perumahan Taman Galaksi, Jalan Cemara, Blok W, No 31 A, Kota Bekasi.

    Peristiwa ini bermula, saat korban bersama rekan sekerjanya, Munandar, hendak memasang AC baru di rumah milik konsumen. Nahas, usai memasang instalasi AC dan tengah mencari aliran listrik, korban yang baru tiga bulan bekerja itu mendadak tersetrum, hingga akhirnya tewas di tempat.

    “Awalnya saya cuma kerja, dapat job mau memasang AC. Iya, dia baru tiga bulan ditempatkan di bagian instalasi,” ucap Munandar saat ditemui di lokasi, Kamis 11 Agustus 2016.

    Melihat korban telah tak bernyawa, saksi dan pemilik rumah bergegas menelepon petugas. Kepolisian Bekasi Selatan dan tim identifikasi Polres Bekasi Kota, lalu membongkar paksa plafon rumah warga guna mengeluarkan jasad korban.

    “Saya sudah bilang ke korban perlu bantuan tidak, untuk memastikan listrik menyala atau enggak. Eh, korban menjawab, ‘Enggak usah’. Karena dianggap listrik sudah mati. Tahunya, korban tidak tahu kalau MCB yang di AC masih menyala, sementara MCB luarnya mati,” Munandar memungkasi.

    Kini, guna kepentingan visum dan penyelidikan, jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Petugas pun telah memasang garis polisi usai olah tempat kejadian perkara. Akibat kejadian itu, sejumlah warga Perumahan Galaksi sempat berkerumun untuk melihat langsung lokasi kecelakaan kerja tersebut.

    Nama : Vincentius Rizky Chandra
    NIM : 167052029
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber pustaka : Liputan6.com, edisi Jumat 12 Agustus 2016 01:58 WIB
    http://news.liputan6.com/read/2575218/ceroboh-pasang-ac-seorang-pekerja-tewas-kesetrum-di-bekasi

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  56. Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik

    SUMSEL – Sungguh tragis nasib Darmawi (40), buruh pabrik asal kecamatan Gandus kota Palembang ini, tewas tercincang mesin pencacah plastik saat sedang bekerja lembur di Pabrik CV Cahaya Pelangi Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu 14Januari 2017, sekira pukul 22.45 WIB.
    Akibatnya insiden itu, kaki kanan korban hancur berkeping-keping tergiling mesin penghancur plastik. Korbanpun tidak tertolong karena mengalami pendarahan hebat.
    Herman (30) salah satu teman yang juga satu pabrik dengan korban mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak memasukkan plastik ke mesin penggiling, kemudian jatuh tergelincir. “Saat tergelincir celana yang digunakan korban terjepit pisau mesin hingga kaki kanannya ikut terseret masuk ke dalam mesin pencacah plastik, hingga tercincang berkeping-keping,” ungkap Herman.
    Dia melanjutkan, sebenarnya saat celana korban nyangkut dia sempat teriak minta tolong, tapi banyak yang tidak mendengar karena bisingnya suara mesin pabrik. “Mesin baru dimatikan setelah korban menjerit histeris, kakinya tergiling,” katanya.
    Korban sempat dibawa ke rumah sakit di Kota Palembang untuk dilakukan visum, selanjutnya dibawa ke rumah duka. “Kejadiannya sangat cepat, tidak mengira akan seperti ini,” jelasnya.
    Ketika ditanyai terkait kelengkapan pakaian keselamatan, Herman mengakui tidak pernah mengenakan itu. “Memang tidak disediakan oleh perusahaan,” ungkapnya.
    Sementara itu, Kapolres Banyuasin Andri Sudarmadi membenarkan kejadian yang menewaskan satu orang pekerja di pabrik pengelolan plastik. Bahkan pihak manajemen CV Cahaya Palstik sebelumnya menutupi peristiwa yang merenggut nyawa korban. “Petugas telah melakukan olah TKP,” katanya.
    Sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari warga setempat mengenai kejadian tersebut.
    “Kami sudah memeriksa beberapa saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Untuk selanjutnya pemeriksaan pemilik atau manajemen pabrik plastik pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuasin,” tegas pria murah senyum itu.
    Lebih lanjut Kapolres mengatakan, jasad korban sudah dievakuasi ke rumah duka, dari keterangan keluarga korban jenazah akan di kebumikan di kampung halamannya.

    Nama : Bonifatius Heru Prasetyo
    NPM : 167052000
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka :
    http://news.okezone.com/read/2017/01/16/340/1592197/tergelincir-saat-kerja-lembur-darmawi-tewas-tergilas-mesin-pencacah-plastik

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Apabila artikel berasal dari situs berita online, maka cantumkan nama sumber, edisi tanggal dan waktu berita dipublikasikan. Cantumkan pula hyperlink alamat situsnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  57. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik

    SUMSEL – Sungguh tragis nasib Darmawi (40), buruh pabrik asal kecamatan Gandus kota Palembang ini, tewas tercincang mesin pencacah plastik saat sedang bekerja lembur di Pabrik CV Cahaya Pelangi Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu 14 Januari 2017, sekira pukul 22.45 WIB.

    Akibatnya insiden itu, kaki kanan korban hancur berkeping-keping tergiling mesin penghancur plastik. Korbanpun tidak tertolong karena mengalami pendarahan hebat.

    Herman (30) salah satu teman yang juga satu pabrik dengan korban mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak memasukkan plastik ke mesin penggiling, kemudian jatuh tergelincir. “Saat tergelincir celana yang digunakan korban terjepit pisau mesin hingga kaki kanannya ikut terseret masuk ke dalam mesin pencacah plastik, hingga tercincang berkeping-keping,” ungkap Herman.

    Dia melanjutkan, sebenarnya saat celana korban nyangkut dia sempat teriak minta tolong, tapi banyak yang tidak mendengar karena bisingnya suara mesin pabrik. “Mesin baru dimatikan setelah korban menjerit histeris, kakinya tergiling,” katanya.

    Korban sempat dibawa ke rumah sakit di Kota Palembang untuk dilakukan visum, selanjutnya dibawa ke rumah duka. “Kejadiannya sangat cepat, tidak mengira akan seperti ini,” jelasnya.

    Ketika ditanyai terkait kelengkapan pakaian keselamatan, Herman mengakui tidak pernah mengenakan itu. “Memang tidak disediakan oleh perusahaan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kapolres Banyuasin Andri Sudarmadi membenarkan kejadian yang menewaskan satu orang pekerja di pabrik pengelolan plastik. Bahkan pihak manajemen CV Cahaya Palstik sebelumnya menutupi peristiwa yang merenggut nyawa korban. “Petugas telah melakukan olah TKP,” katanya.

    Sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari warga setempat mengenai kejadian tersebut.

    “Kami sudah memeriksa beberapa saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Untuk selanjutnya pemeriksaan pemilik atau manajemen pabrik plastik pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuasin,” tegas pria murah senyum itu.

    Lebih lanjut Kapolres mengatakan, jasad korban sudah dievakuasi ke rumah duka, dari keterangan keluarga korban jenazah akan di kebumikan di kampung halamannya.

    Nama: Bonifatius Heru Prasetyo
    NIM: 167052000
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Okezone.com, edisi Senin 16 Januari 2017 03:30 WIB
    http://news.okezone.com/read/2017/01/16/340/1592197/tergelincir-saat-kerja-lembur-darmawi-tewas-tergilas-mesin-pencacah-plastik

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  58. Dua Pekerja di Karawang Tewas Akibat Ledakan Tabung Penyimpanan Oli
    Bandung – Dua orang pekerja kasar di PT. TAWU INTI BATI, di Kabupaten Karawang, tewas seketika terkena ledakan tabung penyimpanan oli saat sedang bekerja. Hingga saat ini belum diketahui penyebab meledaknya tabung tesebut.
    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan peristiwa itu terjadi di Kampung Pasirpeundeuy, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Senin (21/11/2016) sekitar pukul 13.30 WIB.
    Ia menuturkan, saat itu Safrudin (30) dan Dede Mulyadi (35) sedang melakukan kegiatan pengelasan. Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, keduanya berada tepat di atas tabung penyimpanan oli tersebut.
    “Para korban sedang melakukan pengelasan di atas tabung penyimpanan oli, tiba-tiba tabung tersebu meledak dan kedua korban terpental hingga tewas,” kata Yusri via pesan singkat.
    Yusri menyebut polisi sudah mendatangai tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kecelakaan kerja tersebut. Hal itu untuk memastikan tidak adanya sebuah kesengajaan.
    “Sementara waktu kami pasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan di lokasi,” ujar Yusri.(rvk/rvk)
    Nama : Rahmat Afandi Ali
    NIM : 167051991
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : detiknews.com, edisi Senin 21 November 2016, 20:08 WIB
    https://m.detik.com/news/berita/d-3350879/dua-pekerja-di-karawang-tewas-akibat-ledakan-tabung-penyimpanan-oli#top

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel Anda karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  59. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Kecelakaan Kerja di Barito Selatan

    Okezone.com pada 20 Januari 2017 memberitakan nasib tragis yang menimpa buruh sawit PT Antang Ganda Utama (AGU) bernama Kamani. Ia harus meregang nyawa setelah tertimpa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dipanennya di Blok 16, Kandau C, Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kamis sore kemarin.

    Kapolsek Teweh Selatan, Iptu Jenal Mutakim mengatakan, ia mendapat laporan sekitar pukul 18.30 WIB. Korban meninggal bernama Kamani bin Katijan (42). Korban tewas akibat tertimpa TBS kelapa sawit.

    “Diperkirakan berat tandan mencapai 30 kilogram yang jatuh dari ketinggian 8 meter yang menimpa kepala Kamani. korban tewas di TKP,” ungkap Kapolsek Jumat (20/1/2017).

    Saat ditemukan posisi tubuh Kamani miring ke sebelah kanan dan dari kepalanya terus mengeluarkan darah.

    Sementara itu korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Muara Teweh. “Pagi ini dimakamkan,” pungkasnya.

    Nama: Rima Nur Zain
    NPM: 13.11.106.701501.0846
    Semester: VIII
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Okezone.com, edisi 20 Januari 2017 24 Januari 2017
    https://www.koranperdjoeangan.com/bekerja-bukan-untuk-menyerahkan-nyawa-beberapa-tragedi-kecelakaan-kerja-yang-menelan-korban-jiwa/

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima dengan catatan terdapat kekeliruan pada tanggal publikasi dimana tercantum tanggal 20 Januari 2017, seharusnya tanggal 24 Januari 2017. Tanggal 20 adalah waktu kejadian, sedangkan tanggal 24 adalah tanggal dipublikasikan.

  60. 4 Pekerja Terjatuh dari Lantai 5 Gedung Baru UIN saat Pengecoran
    Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan kerja terjadi di gedung baru milik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Sebanyak empat orang terluka saat melakukan pengecoran talang gedung yang berada di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan.
    Kapolsek Ciputat AKP Tatang Syarif membantah adanya gedung UIN yang ambruk. Dia menjelaskan, ada beberapa material yang terjatuh saat melakukan pengecoran di lantai lima gedung yang baru diresmikan beberapa waktu lalu itu. “Jadi itu ada ngecor talang, ada bagian yang jatuh, bukannya ambruk. Itu talangnya aja, di lantai paling atas,” ujar Tatang saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (19/11/2016) malam.
    Tatang mengungkapkan, ada empat korban luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.50 WIB itu. Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit UIN Ciputat.
    “Nggak ada korban jiwa. Jadi korban ini di atas lagi ngecor, ikut jatuh ke lantai di bawahnya. Bukan ketimpa (material),” tutur dia.
    Korban juga hanya mengalami luka ringan dalam insiden tersebut. Polisi sendiri belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
    “Belum bisa disimpulkan ada kelalaian. Kami masih penyelidikan,” pungkas Tatang.
    Nama :Bobby Annastasia Prahari
    NIM :167052018
    Semester : 2
    Kelas :A2
    Sumber pustaka :Liputan6.com,edisi 20 Nov 2016, 00:45 WIB
    http://news.liputan6.com/read/2656695/4-pekerja-terjatuh-dari-lantai-5-gedung-baru-uin-saat-pengecoran

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini dengan artikel lain, karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Cantumkan kata “PERBAIKAN TUGAS KE-….” di awal artikel untuk posting tugas berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  61. Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Kuli Bangunan Tewas

    KOTAWARINGIN BARAT – Nahas dialami seorang kuli bangunan, Asmadin (31). Warga Jalan Maid Badir, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah itu tewas tersetrum listrik tegangan tinggi di lokasi proyek pembangunan sebuah kantor di Jalan Pasanah, Pangkalan Bun, Kamis (27/10/2016) siang.

    Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya sedang bekerja di lokasi proyek di atas bangunan. “Saat itu korban Asmadin membawa besi ke atas, setelah naik tak tahunya besinya nyantol di kabel listrik PLN. Korban langsung tersetrum. Tubuhnya terbakar, gosong mencapai 80 persen,” ujar Ali, teman korban, di lokasi kejadian, Kamis (27/10/2016).

    Kata dia, jasad korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Citra Husada, Pangkalan Bun untuk divisum. Seusai divisum di rumah sakit, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Maid Badir untuk disemayamkan.

    Begitu jenazah diturunkan dari mobil ambulans, tangisan dan teriakan histeris terdengar di dalam rumah korban. “Ya Allah, kenapa begini, Astagfirullah,” teriak sejumlah keluarga.

    Salah seorang keluarga, Mukri, akan menuntut pemilik bangunan dan juga kontraktor yang mempekerjakan Asmadin. Sebab jika dilihat di lokasi kejadian, tidak ada peralatan keamanan bagi para pekerjanya.

    “Kami tidak rela, kami akan bawa kasus laka kerja ini ke polisi. Pengusaha dan kontraktornya harus bertanggung jawab,” ujar Mukri di rumah duka.

    Sementara itu dari hasil visum pihak rumah sakit, korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Luka bakar mencapai 80 persen yang membuat korban langsung tewas di tempat.

    Nama: Samuel Hamonangan Lumbanraja
    NIM: 167052025
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Sindonews.com, edisi Kamis 27 Oktober 2016 18:37 WIB.
    https://daerah.sindonews.com/read/1150711/174/tersengat-listrik-tegangan-tinggi-kuli-bangunan-tewas-1477568214

    ———————————————————————————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  62. Pindahkan Tiang Jaringan Internet, Dua Pekerja Tewas Kesetrum
    PALEMBANG – Tiga orang pekerja yang sedang melakukan pemindahan tiang jaringan internet milik Myrepublik di Jalan Gubernur HA Bastari tepatnya di depan kantor Kejari Palembang, tersengat aliran listrik, Jumat (21/10/2016) sekitar pukul 10.00 WIB.
    Akibatnya, dua orang tewas di tempat. Sementara seorang lainnya kritis dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang Bari.
    Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat tiga pekerja yang diketahui bernama Ledi (45), Jamik (48), dan Made, (40), sedang menggali lubang untuk pemindahan dan pemasangan tiang jaringan internet tersebut.
    Pemindahan tersebut dilakukan lantaran tiang lama yang tak jauh dari lokasi terkena proyek pembangunan rel Light Rail Transit (LRT).
    Ketika sedang menggali, tanpa disadari cangkul besi yang digunakan para pekerja tersebut diduga mengenai kabel listrik bertegangan tinggi yang ada di dalam tanah. Alhasil, ketiga pekerja langsung kesetrum dan terpental.
    Nahas bagi Ledi dan Jamik, keduanya tewas seketika oleh sengatan listrik tersebut. Sedangkan Made, masih kritis di rumah sakit.
    “Mereka tersetrum saat sedang menggali tanah. Tiba-tiba mereka langsung terpental. Ada tiga orang korbannya dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ungkap Beti (64), Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Pertamanan Kota Palembang, yang melihat kejadian itu.
    Sementara itu, Ari (30), pihak dari Myrepublik yang ditemui di RSUD Palembang Bari membenarkan, ketiga pekerja tersebut tersengat listrik saat sedang mengerjakan pemindahan dan pemasangan jaringan.
    Hanya saja, kata Ari, ketiga korban bukan merupakan pegawai dari Myrepublik, melainkan pegawai dari perusahaan rekanan.
    “Mereka pegawai dari perusahaan mitra kami yang memang bertugas melakukan pemasangan tiang jaringan internet milik kami,” terang Ari.
    Ari mengatakan, saat ini pihaknya masih mancari tahu asal kabel listrik yang menyengat ketiga pekerja itu.
    “Memang lokasinya berdekatan dengan tiang listrik. Tapi kita belum tahu apakah kabel itu dari dalam tanah atau dari atas, sebab di lubang yang digali itu berisi air,” jelasnya.
    Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede menyebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu.
    Termasuk juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi. “Untuk memastikannnya kita lakukan olah TKP. Kita masih menyelidikinya,” pungkasya.
    Nama : Rasiba Lase
    NPM : 167052040
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber Pustaka : SINDONEWS.com , Jum’at, 21 Oktober 2016 – 13:13 WIB
    https://daerah.sindonews.com/read/1149029/190/pindahkan-tiang-jaringan-internet-dua-pekerja-tewas-kesetrum-1477030407/

    ———————————————————————————————————————
    Komentar Dosen:
    – Tugas DITOLAK karena nama pengirim (Adrianafse) berbeda dengan nama yang tertera dalam artikel (Rasiba Lase).
    – Tidak ada nama “Adriana” yang terdaftar dalam nama mahasiswa K3 Semester II Kelas A2.
    – Pastikan tugas ini Anda sendiri yang mengerjakannya, bukan orang lain.
    – Perbaiki kembali tugas ini.

  63. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Alat Pelebur Emas Meledak, Satu Pekerja Tewas dan Kritis

    BATAM – Asmi Iskandar (20) dan Agus Saputra (23) terpanggang api di rumah majikannya di Perumahan Paradisse, Blok L Nomor 12, Kelurahan Bukit Tempayan, Batuaji, Kota Batam, Selasa (28/6/2016) siang.

    Nahasnya, Asmi meninggal di tempat sedangkan Agus masih kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

    Meki, Warga setempat sekaligus saksi mata melihat kepulan asap dari lantai dua rumahnya di lantai tiga rumah korban yang juga menjadi tempat peleburan emas.

    Ia mengatakan, setelah kaget melihat asap itu langsung memberitahu kepada warga menolong korban. Awalnya, warga menolong Agus yang masih bernapas.

    Setelah berusah mematikan api menggunakan alat seadanya, warga kemudian menemukan Asmi di dalam kamar. Ia mengaku sempat kewalahan mengeluarkan korban karena kepulan asap dan lantai sudah panas dipanggang api.

    “Lihat asap di lantai tiga, saya langsung beritahu warga. Kami melihat korban sudah terbakar kemudian bawa ke rumah sakit. Satu lagi tidak dapat ditolong lagi,” kata Meki.

    Ia menyampaikan setelah korban hangus terbakar, tidak lama kemudian petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) datang ke lokasi memadamkan api. “Setelah korban di selematkan warga, baru datang petugas PBK,” katanya.

    Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah membenarkan kejadiannya. Setelah mendapat informasi dari warga langsung menuju lokasi.

    Ia mengatakan hingga saat ini belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut, pihaknya masih mendalami kasusnya.

    Dari lokasi pihaknya telah mengamankan barang bukti untuk penyelidikan berupa tabung gas, kompresor, alat tos, serta telah menggaris polisi rumah lokasi kejadian.

    “Satu orang kritis, satu orang meninggal. Sementara penyebabnya masih kami dalami. Belum tahu korban sedang apa mereka,” pungkasnya

    Nama: Bobby Annastasia Prahari
    NIM: 167052018
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Sindonews.com, edisi Selasa 28 Juni 2016 15:10 WIB
    https://daerah.sindonews.com/read/1120302/194/alat-pelebur-emas-meledak-satu-pekerja-tewas-dan-kritis-1467101427

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  64. Jatuh dari Atas Gudang, Pekerja Industri Makanan Tewas
    INDRAGIRI HILIR- Kecelakaan kerja terjadi diPT Riau Sakti United Plantations-Industry (RSUP) di Kabupaten Inhil, Riau yang merupakan perusahaan pengolahan industri makanan. Dalam musibah ini, seorang karyawan meninggal dunia.
    Korban atas nama Agun Rahmadi. Pria berusia 23 tahun ini tewas karena terjatuh dari gudang milik perusahaan.
    “Korban sempat dirawat di rumah sakit. Namun karena banyak mengeluarkan darah, nyawa korban tidak tertolong,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP, Guntur AryoTejo Selasa (15/11/2016).
    Kecelakaan kerja itu berawal saat korban ditugaskan pihak perusahaan untuk membuka baut mal semenisasi bangunan gudang nenas milik PT RSUP yang berada di Kecamatan Pulay Burung, Inhil pada pukul 11.30 WIB.
    Saat naik ke gudang dengan ketinggian 2,60 meter, korban tidak menggunakan pengaman apapun.Saat akan membuka baut itulah korban tergelincir. Diduga korban tergelincir karena diatas gudang terbuat dari besi itu licin.
    “Tubuh korban mengalami benturan serta paha kiri korban tertusuk besi ulir dengan panjang 16 milimeter. Korban mengalami luka tusuk sedalam 5 centimeter. Korban banyak kehilangan darah,” kata Guntur.Melihat kecelakaan itu sejumlah teman kerja membawa korban ke rumah sakit.
    Saat berada di rumah sakit, tim medis menyatakannyawa korban tidak tertolong.”Rencananya jenazah akan diserahkan ke pihak keluarganya di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara untuk dikebumikan,” tandas Guntur.
    Nama: Melky Jusuf Tarukbua
    NIM: 167052012
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Sindonews.com, edisi Rabu 16 November 2016 04:04 WIB
    https://daerah.sindonews.com/read/1155654/174/jatuh-dari-atas-gudang-pekerja-industri-makanan-tewas-1479238101?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C4345736467

    ———————————————————
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini, karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Cantumkan kata “PERBAIKAN TUGAS KE-….” di awal artikel untuk posting tugas berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  65. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Tertimpa Paku Bumi di Proyek Kali Ciliwung, Kaki Seorang Pekerja Putus

    Jakarta – Kecelakaan kerja terjadi di proyek Kali Ciliwung, Bukit Duri, Tebet, Jaksel. Peristiwa tersebut mengakibatkan salah satu pekerja mengalami luka dengan kondisi kaki kanannya putus.

    “Korban satu orang luka berat dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Mudiran kepada detikcom, Minggu (16/10/2016).

    Informasi yang diperoleh detikcom, kecelakaan kerja terjadi saat paku bumi yang akan dipasang terlepas dari crane. Paku bumi tersebut kemudian menimpa korban yang sedang berada di bawah.

    Dikonfirmasi secara terpisah, Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta menjelaskan kecelakaan kerja terjadi pada pukul 10.00 WIB di proyek Kali Ciliwung, Bukit Duri RT 10/12, Tebet, Jaksel.

    “Salah satu pekerja terluka, kaki kanannya putus. Untuk data korban masih sedang dicek,” ujar Purwanta.

    Korban dibawa oleh rekannya ke RS Budi Asih dan kemudian dirujuk di RS Premier Jatinegara.

    “Kasusnya masih dalam penyidikan,” tutur Purwanta. (mei/dhn)

    Nama: Rahmat Afandi Ali
    NIM: 167051991
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Detiknews.com, edisi Minggu 16 Oktober 2016 14:10 WIB
    https://m.detik.com/news/berita/d-3321896/tertimpa-paku-bumi-di-proyek-kali-ciliwung-kaki-seorang-pekerja-putus

    —————————————————————————————————————
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  66. Mesin fogging meledak, wajah hingga dada terbakar

    Merdeka.com – Siswanto (35), seorang petugas fogging masih tergolek lemas di UGD RDUP Sanglah Denpasar, Bali, dengan kondisi sebagian badannya dibalut perban akibat luka bakar.

    Itu setelah dia terkena ledakan mesin fogging saat melakukan penyemprotan atau pembasmian jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah di kawasan Perumahan bukit Ungasan Kuta Selatan, Bali, Senin (30/1) pagi.

    Saat itu, pria asal Surabaya ini baru hendak menghidupkan mesin fogging yang akan digunakannya untuk menyemprot nyamuk aedes aegypti.

    Namun saat dihidupkan mesin tersebut tidak berfungsi. Itu setelah dia melakukan penyemprotan kedua di gang sebelumnya. Entah kenapa mesin tersebut tiba-tiba meledak.

    Akibat ledakan itu, hampir sebagian tubuh Siswanto mengalami luka bakar yang cukup serius.

    “Dia mengalami lukar bakar di bagian wajah, tangan kanan dan kiri serta badan bagian depan. Kira-kira luka bakarnya mencapai 43 persen,” kata Toni (38), kakak kandung korban di IGD RSUP Sanglah.

    Beruntungnya, warga yang ada di lokasi kejadian segera melarikan Siswanto ke RS Kasih Ibu, Kedonganan, Kuta Selatan, Badung.

    Namun karena luka bakarnya cukup serius, Siswanto kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapat penanganan yang lebih intensif.

    “Dia baru tiba di sini (RSUP Sanglah) pada pukul 13.00 Wita dan langsung mendapatkan penanganan medis,” katanya.

    Nama: Arya Fitra Karunia
    NIM: 167052030
    Semester: II
    Kelas: A2
    Daftar Pustaka : Merdeka.com, Edisi Senin, 30 Januari 2017 14:58
    https://www.merdeka.com/peristiwa/mesin-fogging-meledak-wajah-hingga-dada-siswanto-terbakar.html

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  67. Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator

    Liputan6.com, Trenggalek – Seorang pengusaha rental alat berat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu sore tadi, tewas tertimpa unit ekskavator miliknya sendiri yang melorot dan terguling saat uji coba pascaperbaikan.

    “Alat berat itu rusak lalu diperbaiki di lokasi galian (pertambangan) dan sedang proses ujicoba mesin,” ucap Kepala Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh Suprianto di Trenggalek, seperti dilansir Antara, Minggu (26/6/2016).

    Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di areal pertambangan kaolin Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh itu menyebabkan Gufron (55), pengusaha alat berat asal Kecamatan Durenan tewas di lokasi kejadian.

    Sulitnya medan serta beban tonase alat berat membuat proses evakuasi korban yang tertimpa bodi ekskavator berlangsung lama.

    Menurut keterangan Suprianto, jasad korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan material batu dan badan ekskavator sekitar pukul 18.19 WIB lalu dibawa ke rumah duka di Desa Durenan.

    “Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan,” kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.

    Selesai mengevakuasi korban, lokasi kejadian saat ini diberi garis polisi. Sementara ekskavator masih dibiarkan terbalik di lokasi reruntuhan dengan kondisi rusak berat.

    Menurut Yasir, kronologi kecelakaan kerja terjadi saat Gufron selaku pemilik alat berat memperbaiki ekskavatornya yang ngadat atau mengalami kerusakan mesin di lokasi pertambangan kaolin di Desa Mlinjon.

    Selesai memperbaiki dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.25 WIB, kata Yasir, korban bermaksud mencoba sistem hidrolis serta fungsi mesin ekskavator miliknya itu untuk mengeruk tebing di lokasi yang sama.

    “Saat mesin dihidupkan itulah tiba-tiba tanah pijakan ekskavator ambrol, sehingga menyebabkan alat berat melorot dan terguling ke sisi kiri bersama korban,” ujar dia.

    http://regional.liputan6.com/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator

    Nama: WILLIAM ADRIAN GOFU William Adrian Gofu
    NIM: 167052041
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Liputan6.com, edisi Minggu 26 Juni 2016 23:48 WIB
    http://regional.liputan6.com/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Sumber pustaka yang ada cantumkan dua kali. Tempatkan sumber pustaka dibagian bawah artikel (lihat link yang dicoret).
    – Gunakan huruf kecil dalam mengetik nama. Huruf kapital hanya digunakan pada awal kalimat.
    – Pelajari kembali cara penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah EYD.
    – Perbaiki kembali tugas ini.

  68. Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening

    Merdeka.com – Ari (28) buruh bangunan ini masih terlihat kuat saat ditangani tim medis di ruang operasi RSUP Sanglah Denpasar, Bali. Sore tadi, Jumat (20/1) buruh asal Tulungagung, Jawa Timur ini terjatuh dari atas bangunan setinggi 3 meter dan dagunya tertusuk besi beton tembus hingga sampai ke kening.

    Bahkan untuk bisa melarikan Ari ke rumah sakit, sejumlah rekan buruh lainnya harus sibuk berupaya memotong besi yang sudah tertancap di beton sambil memegangi pria ini yang nampak tegang saat tertancap besi di dagunya.

    Tidak hanya itu, pada bagian lengannya juga tertancap potongan besi sisa material bangunan. Beruntung korban masih bisa diselamatkan. Menurut teman korban sesama buruh proyek Rizal (20), peristiwa nahas yang menimpa korban itu terjadi saat pengerjaan proyek di sebuah vila di daerah Canggu.

    Meski sama-sama pekerja proyek di lokasi kejadian, Rizal tidak tahu secara pasti kronologis kejadian yang menyebabkan korban terjatuh hingga tertusuk potongan besi beton bangunan.

    “Tiba-tiba sudah ramai, saya lihat dia sudah di bawah dan pekerja potong besi yang masih nempel di beton dan tertancap di kepalanya,” tandasnya.

    Kata dia, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit korban masih dalam keadaan sadar. Selain itu, kata dia, meski tertancap besi di bagian kepala, korban tidak banyak mengeluarkan darah. “Saat di jalan dia menggigil, hanya bilang kedinginan,” terangnya.

    Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke RSUD Badung namun kondisi luka korban cukup parah. Korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. Meskipun korban memiliki KIS, namun pihak HRD vila mengatakan akan membantu biaya pengobatan dan obat korban selama menjalani perawatan di RSUP Sanglah.

    Nama: Bintang Yudha Prakoso
    Kelas: A2
    Semester: II
    NIM: 167052036

    Daftar pustaka: Merdeka.com, edisi Jumat 20 Januari 2017 19:54
    https://www.merdeka.com/peristiwa/buruh-bangunan-jatuh-besi-beton-menembus-dagu-hingga-kening.html

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Baca instruksi soal dengan teliti, cermat dan seksama.
    – Identitas Anda keliru urutan penulisannya. Lihat kata yang dicoret.
    – Cantumkan kata “PERBAIKAN TUGAS KE-….” di awal artikel untuk posting tugas berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  69. Terjadi ledakan di PT Start Aero, direktur perusahaan tewas

    Jumat, 13 Januari 2017 22:58

    Merdeka.com – Sebuah ledakan terjadi di PT Start Aero Engeenering, area Bandara Budiarto, Kampung Kedaung, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kota Tangsel, Jumat (13/1).

    Ledakan yang disebabkan tabung gas nitrogen ini menyebabkan direktur perusahaan tersebut Heni Susanti (48), tewas dan seorang karyawan, Arif Kurnia (30), luka berat.

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ketika itu, Arif hendak membuang isi tabung gas yang sudah kedaluwarsa di ruang bottle Shop (tempat untuk pengisian oksigen).

    “Ketika ujung tabung dibuka dengan kunci pas, tiba – tiba tabung gas meledak dan terbang menembus dinding tembok dan kaca ruang bagian batre,” kata Kasubag Humas Polres Tangsel AKN Mansuri.

    Tabung gas juga menembus dinding dan kaca ruang Avionic Shop ke-1 (elektronik) dan Avionnic ke-2. Lalu tabung berhenti setelah membentur ruang avionic shop ke-3.

    “Posisi korban Heni pada saat kejadian, sedang duduk di kursi kerja pada ruang bottle shop menghadap ke dalam. Sedangkan korban kedua, Arif sedang duduk sambil membuka botol gas generator,” jelasnya.

    Heni mendapat luka pada bagian kedua lengan tangan dan dada sempat dilarikan ke Rumah Sakit Keluarga Kita, lalu dirujuk ke RS Hermina Curug. Namun meninggal dalam perjalanan.

    “Sedangkan korban Arif Kurnia mendapat luka pada kedua lengan tangan putus,” kata Mansuri.

    Baik korban meninggal maupun korban luka diperkirakan karena terkena serpihan tabung gas generator atau tertabrak tabung gas generator yang meledak dan terbang.

    “Satu buah tabung gas generator berisi nitrogen diamankan sebagai barang bukti. Kasus ini masih dalam penyelidikan, jelasnya.

    Nama : Hangga Septiwan.
    Kelas : A2
    Semester : II
    NPM : 167052056

    Daftar Pustaka : Merdeka.com, edisi Jumat 13 Januari 2017 22:58 WIB
    https://www.merdeka.com/peristiwa/terjadi-ledakan-di-pt-start-aero-direktur-perusahaan-tewas.html

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Baca instruksi soal dengan teliti, cermat dan seksama.
    – Identitas Anda keliru urutan penulisannya. Lihat kata yang dicoret.
    – Cantumkan kata “PERBAIKAN TUGAS KE-….” di awal artikel untuk posting tugas berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  70. Merdeka.com – Seorang pekerja tewas setelah terjatuh dari ketinggian di Area Steel Makin Plan (SMP) pabrik baja terpadu di PT Krakatau Posco, Cilegon.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja yang menewaskan Muhammad Iscal (25) tersebut, terjadi pada Kamis (5/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban tengah bekerja di Steel Making Plan tepatnya di atap atas Arean Continous Casting.

    Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter, tewas mengenaskan di lokasi. Korban merupakan salah satu pekerja di PT. Royal Abadi.

    Penyidik Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Rachmatullah, membenarkan insiden tersebut. Ia mengakui jika pihaknya kini belum mendapat informasi lengkap atas kejadian itu.

    Namun, ia membenarkan adanya satu korban pekerja yang meninggal akibat terjatuh.

    “Iya benar, ada satu korban pekerja yang informasinya meninggal di lokasi. Untuk jelasnya kami belum tahu. Tetapi korban diduga jatuh saat bekerja di atas ketinggian,” ungkapnya.

    Sementara itu, Corporate Secretary PT. Krakatau Posco Agus Sutan Kaharudin, tidak membantah peristiwa tersebut. Sutan menyebut, jika korban merupakan salah satu pekerja dari perusahaan rekanan PT KP.

    “Kejadiannya di area Steel Making Plan. Yang bersangkutan bernama Muhamad Iscal (25). Saat itu korban tengah melakukan perbaikan di atap di area itu. Entah kenapa, tiba-tiba dia terperosok sekitar 20 meter lah, sementara harnestnya komplit,” katanya.

    Agus mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi secara intensif terkait laka tersebut. “Sekarang sedang kita investigasi bersama polisi. Ada saksi-saksi yang juga sedang ditanya. Untuk lengkapnya, kami masih menginvestigasi ini terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya,” tutupnya. [rhm] .

    Nama : Yusuf Bagas Prakoso
    Kelas : A2
    Semester : II
    NIM : 167052028

    Daftar Pustaka : Merdeka.com edisi Jumat, 6 Januari 2017 11:12
    https://www.merdeka.com/peristiwa/sedang-perbaiki-atap-pekerja-krakatau-posco-tewas-terjatuh.html

    ———————————————————————————
    Komentar Dosen:
    – Cantumkan judul artikel Anda.
    – Baca instruksi soal dengan teliti, cermat dan seksama.
    – Identitas Anda keliru urutan penulisannya. Lihat kata yang dicoret.
    – Cantumkan kata “PERBAIKAN TUGAS KE-….” di awal artikel untuk posting tugas berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  71. Kecelakaan kerja terjadi di Babarsari

    Harianjogja.com, SLEMAN — Nasib nahas harus menimpa Tejo Purwanto, 27, warga Ledokdawan, Grobogan, Jawa Tengah. Ia tewas karena tersengat aliran listrik saat mengerjakan pekerjaannya di sebuah proyek pembangunan hotel di daerah Babarsari, Depok, Sleman.

    Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto mengatakan kejadian kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (25/1/2017) pagi. Saat korban bersama satu temannya mulai mengerjakan proyek di salah satu ruangan dalam proyek hotel tersebut. Karena ruangan tersebut gelap, korban menyambung kabel guna membuat penerangan dengan sebuah lampu. Saat menyambung kabel di ruangan yang gelap tersebut korban tiba-tiba tersengat aliran listrik hingga beberapa waktu.

    “Korban sempat dibantu oleh temannya untuk melepaskan dari sengatan listrik namun sedikit terlambat. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit,” katanya, Rabu (25/1/2017).

    Dikatakannya setelah sempat dilarikan ke RSPAU Hardjolukito nyawa korban akhirnya tidak dapat tertolong. Akibat sengatan listrik tersebut korban mengalami luka cukup parah. Pada bagian perut korban bahkan sampai mengalami luka bakar yang serius.

    Pihak kontraktor dan teman-teman korban yang sudah mengetahui korban tewas namun tidak segera melaporkan kejadian kepada petugas Polsek Depok Barat. Saat korban akan dibawa ke rumah duka di Jawa Tengah barulah salah satu rekannya melapor kepada petugas.

    Petugas yang menerima laporan, saat itu juga kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. “Dari keterangan petugas yang ke lokasi, di tempat kejadian memang ada genangan air. Itu yang terlihat sangat membahayakan,” katanya

    Nama: Naufal Rodhi Septiady
    NIM: 167051998
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Harianjogja.com, edisi Rabu 25 Januari 2017 22:20 WIB
    http://www.harianjogja.com/baca/2017/01/25/kecelakaan-kerja-pekerja-bangunan-tewas-tersengat-listrik-787736

    ——————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  72. Dua Pekerja PT Antam Kecelakaan Kerja, Satu Tewas
    Bogor – Dua pekerja PT Aneka Tambang (Antam) Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menjadi korban kecelakaan kerja saat berada di terowongan area penambangan emas Pongkor. Satu orang bernama Deni Anwar (30) dilaporkan meninggal dunia, dan Jaenudin (25) dalam perawatan rumah sakit.
    Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky dalam keterangannya menuturkan, kejadian bermula ketika keduanya tengah kegiatan cooking/penutupan dengan cor semen di jalur penambangan sekitar pukul 10.00 WIB.
    “Keduanya terjatuh di ketinggian sekitar 30 meter. Mendapat laporan tersebut, tim darurat PT Antam melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan Jaenudin dalam keadaan kritis dan sudah ditangani rumah sakit. Sedangkan, Deni baru bisa dievakuasi sekitar pukul 19.00 dan ditemukan dalam kondisi meninggal,” kata Dicky, Selasa (27/12).
    Diduga lubang berisi gas beracun, tiga tim darurat, Yoga, Dian, dan Agung juga mengalami pingsan. Namun demikian, kata Dicky, ketiganya sudah dalam keadaan baik dan sudah diperbolehkan pulang.
    Saat ini, polisi, PT Antam dan dinas terkait tengah melakukan cek kejadian perkara untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut.
    Sementara, Humas PT Antam, Pongkor Bagus Purbananda menambahkan, PT Antam sepenuhnya bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Ia pun menyebutkan, tim investigasi saat ini tengah melakukan observasi guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
    “Bisa saja karena gas, tetapi kami tidak bisa memastikan. Ada orang engineer untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut,” katanya. Bagus juga memastikan, bahwa PT Antam tetap beroperasi seperti semula. “Hanya area kecelakaan saja yang ditutup sementara, selebihnya beroperasi seperti semula,” tambahnya.

    Nama : Muhammad Jayadi Burhans Maramis
    NIM : 167051989
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : Beritasatu.com, edisi Selasa 27 Desember 2016 20:56 WIB
    http://www.beritasatu.com/aktualitas/406686-dua-pekerja-pt-antam-kecelakaan-kerja-satu-tewas.html

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Ganti tugas Anda ini karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  73. PERBAIKAN TUGAS KE-1
    Karyawan Pabrik Kertas Tewas Tertimpa Kertas Pres Seberat 1,2 Ton
    Mojokerto- Kecelakaan kerja terjadi di pabrik kertas PT Mega Surya Eratama (MSE) di Jalan Raya Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Kamis (28/7/2016). Seorang karyawan bagian operator forklif, Soni Perngadi (42) tewas dengan kepala pecah dan kaki patah setelah tertimpa kertas presseberat 1,2 ton. Diduga tumpukan kertas itu ambruk menimpa korban akibat ditata terlalu tinggi.
    Supervisor PT MSE, Edi mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 08.30 Wib. Saat itu, rekan kerja korban, Agus Sugiarto hendak memindahkan tumpukan kertas bekas yang menjadi bahan baku, ke mesin penggilingan.
    Bak disambar petir, Agus justru menemukan tubuh Soni di bawah tumpukan kertas afalan yang berserakan itu. Kondisi pria asal Miji Baru Satu, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto itu tewas tertelungkup. Kepala korban pecah, sedangkan kedua kakinya patah.
    “Korban tertimpa kertas afalan yang dipres seberat 1,2 ton. Kejadiannya seperti apa, saya kurang tahu,” kata Edi kepada wartawan di kamarjenazah RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan.Edi menambahkan, Soni merupakan karyawan di bagian afalan yang mengoperasikan mesin forklif.Menurut dia, di lokasi kecelakaan dipenuhi tumpukan kertas bekas yang dipres dengan ketinggian mencapai 10 meter. Setiap pres kertasbekas itu beratnya mencapai 1,2 ton.Sayangnya, Edi enggan berkomentar terkait standar keamanan kerja yang diterapkan di PT MSE. “Soal safety saya No comment, silakan tanyakan ke penyidik saja,” cetusnya.Sementara Kapolsek Ngoro Kompol Khoirul Anammenjelaskan, pihaknya baru memintai keterangandua orang saksi yakni karyawan pabrik yang pertama kali menemukan jasad korban. Pemeriksaan itu untuk mengungkap misteri Kematian Soni.”Untuk sementara saksi hanya mengetahui korban sudah tewas, saat itu saksi sedang memindahkan tumpukan kertas. Posisi korban tertelungkup tertimpa tumpukan kertas,” terangnya.Khoirul menambahkan, selain memeriksa para saksi, pihaknya juga melakukan olah TKP. Sementara jasad korban dievakusi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan untuk diautopsi.”Untuk penyebab kecelakaan kerja ini apakah ada kelalaian dari pihak perusahaan dalam menata barang, masih kami selidiki. Yang jelas, nanti pihak perusahaan akan kami periksa,” tandasnya.Jika terbukti terdapat kelalaian dari PT MSE, Khoirul berjanji tak akan tebang pilih. “Kalau ada kelalaian, perusahaan akan kami proses hukum,” pungkasnya.

    Nama: Melky jusuf tarukbua
    NIM: 167052012
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka: detik.com, edisi 28 juli 2016
    https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/d-3263552/karyawan-pabrik-kertas-tewas-tertimpa-kertas-pres-seberat-12-ton?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C2777132872

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-2” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  74. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    5 Karyawan Tersiram Air Panas Mesin Pabrik Kelapa Sawit

    MAMUJU – Lima karyawan PT Terniti di Dusun Padada, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (18/10/2016) mengalami kecelakaan kerja. Kelima karyawan ini tersiram air panas mesin pabrik kelapa sawit saat salah satu dari lima korban membuka pipa pembuangan.

    Akibatnya empat orang diantaranya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Topoyo karena sekujur tubuhnya melepuh akibat tersiram air panas.

    Manajer PT Terniti Ilham Apdilla menjelaskan, keempat karyawan PT Terniti yang menjadi korban kecelakaan kerja tersiram air panas mesin pabrik sawit yakni Eko (35), Suardi (25), Rahmat (22), Selfiadi (25) saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah.

    “Kejadiannya terjadi sekitar jam 07:30 waktu setempat dimana karyawan membuka baut pipa uap namun airnya tiba-tiba keluar dan menyiram rekannya yang juga berada tidak jauh,” kata Ilham.

    Nama: Rasiba Lase
    NIM: 167052040
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Sindonews.com, edisi Selasa 18 Oktober 2016 10:36 WIB
    https://daerah.sindonews.com/read/1148046/192/5-karyawan-tersiram-air-panas-mesin-pabrik-kelapa-sawit-1476761805

    ———————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  75. Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tembok di Boyolali.

    Solo – Dua orang pekerja bangunan tewas tertimpa tembok SDN 1 Boyolali, Jawa Tengah. Saat kejadian, keduanya bersama para pekerja lainnya sedang merobohkan tembok lama untuk diganti dengan tembok baru.

    Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (12/1/2017) siang. Kedua korban adalah Eko Sulistyo, warga Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, dan Teguh, warga Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali.

    Saat itu kedua korban berusaha merobohkan tembok di sisi timur gedung SDN 1 Boyolali. Tembok setinggi 3 meter dengan lebar 5 meter itu akan dirobohkan dan diganti dengan bangunan yang baru.

    Untuk mempercepat pekerjaan, mereka melubangi tembok setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah, sehingga membentuk bongkahan tembok yang selanjutnya akan ditarik menggunakan mobil pikap untuk merobohkannya.

    Belum sempat rencana diwujudkan, tembok keburu roboh. Kedua korban Eko yang saat itu berada di bawahnya tak sempat menghindar. Eko langsung tewas di lokasi kejadian, sedangkan Teguh, yang mengalami luka parah di kepala, kaki, dan tangan kanan patah, masih sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

    Kapolsek Boyolali Kota AKP Setyo Budiyono membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kejadian nahas itu dengan meminta keterangan kepada sejumlah saksi dan mengamankan beberapa barang bukti.

    Nama : Fredrick Purba
    NIM : 167052031
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber Pustaka : Detiknews.com, Edisi Kamis 12 Januari 2017 18:21 WIB
    https://news.detik.com/berita/d-3394552/dua-pekerja-bangunan-tewas-tertimpa-tembok-di-boyolali

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  76. Liputan6.com, Bekasi – Diduga ceroboh saat mengerjakan instalasi penyejuk ruangan atau air conditioner (AC), seorang karyawan toko elektronik terkemuka di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas kesetrum di rumah konsumen pada Kamis sore tadi.
    Korban bernama Samsul Bahri, warga Jalan Kemuning Tiga, Matraman, Jakarta Timur.
    Ia tewas di plafon rumah milik konsumen, yang berada di Perumahan Taman Galaksi, Jalan Cemara, Blok W, No 31 A, Kota Bekasi.
    Peristiwa ini bermula, saat korban bersama rekan sekerjanya, Munandar, hendak memasang AC baru di rumah milik konsumen.
    Nahas, usai memasang instalasi AC dan tengah mencari aliran listrik, korban yang baru tiga bulan bekerja itu mendadak tersetrum, hingga akhirnya tewas di tempat.
    “Awalnya saya cuma kerja, dapat job mau memasang AC. Iya, dia baru tiga bulan ditempatkan di bagian instalasi,” ucap Munandar saat ditemui di lokasi, Kamis 11 Agustus 2016.
    Melihat korban telah tak bernyawa, saksi dan pemilik rumah bergegas menelepon petugas.
    Kepolisian Bekasi Selatan dan tim identifikasi Polres Bekasi Kota, lalu membongkar paksa plafon rumah warga guna mengeluarkan jasad korban.
    “Saya sudah bilang ke korban perlu bantuan tidak, untuk memastikan listrik menyala atau enggak. Eh, korban menjawab, ‘Enggak usah’.
    Karena dianggap listrik sudah mati.
    Tahunya, korban tidak tahu kalau MCB yang di AC masih menyala, sementara MCB luarnya mati,” Munandar memungkasi.
    Kini, guna kepentingan visum dan penyelidikan, jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Petugas pun telah memasang garis polisi usai olah tempat kejadian perkara.
    Akibat kejadian itu, sejumlah warga Perumahan Galaksi sempat berkerumun untuk melihat langsung lokasi kecelakaan kerja tersebut.

    Nama : M. Rifaldi
    NIM : 167051995
    Semester : II
    Kelas : A1
    Daftar pustaka : Liputan6.com/Fernando Purba 12 Agu 2016, 01:58 WIB http://news.liputan6.com/read/2575218/ceroboh-pasang-ac-seorang-pekerja-tewas-kesetrum-di-bekasi

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-1” pada posting berikutnya.
    – Cantumkan judul artikel.
    – Perbaiki kata-kata yang dicoret.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  77. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    2 Pekerja Proyek Wisma Atlet Tewas Tercebur ke Septic Tank

    JAKARTA – Dua pekerja proyek bernama Bowo (21) dan Riyanto (31) tewas tenggelam di septic tank. Keduanya tercebur saat tengah mengerjakan proyek Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, peristiwa terjadi ada Minggu, (25/12/2016) pagi tadi. Saat itu, korban tengah membersihkan lubang saptic tank yang ada di Wisma Atlet tersebut.

    Mendadak, korban Bowo terjatuh ke dalam lubang saptic tank karena terpeleset. “Korban Riyanto pun menolong korban. Namun, dia malah ikut terjatuh ke dalam lobang saptic tank dan tenggelam bersama,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/12/2016).

    Melihat itu, lanjut Suyatno, satu orang pekerja lainnya pun kembali hendak menolong korban. Namun, dicegah karena khawatir bakal kembali jatuh. Tak lama, pekerja proyek pun berdatangan dan beramai-ramai menolong kedua korban.

    “Namun, saat keduanya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Kemayoran untuk mendapatkan pertolongan para korban meninggal dunia,” tuturnya.

    Kini, jenazah kedua orang pekerja asal Tanjungsari, RT 06/02, Sragen,Jawa Tengah itu dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan proses visum.

    Nama: Priscilla Jinifer Meirin
    NIM: 167051982
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka : Sindonews.com, edisi Minggu 25 Desember 2016 19:43 WIB
    https://metro.sindonews.com/read/1165723/170/2-pekerja-proyek-wisma-atlet-tewas-tercebur-ke-septic-tank-1482669790

    ———————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  78. Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Eksavator
    Seorang pengusaha rental alat berat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu sore tadi, tewas tertimpa unit ekskavator miliknya sendiri yang melorot dan terguling saat uji coba pascaperbaikan.
    “Alat berat itu rusak lalu diperbaiki di lokasi galian (pertambangan) dan sedang proses ujicoba mesin,” ucap Kepala Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh Suprianto di Trenggalek, seperti dilansir Antara, Minggu (26/6/2016).
    Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di areal pertambangan kaolin Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh itu menyebabkan Gufron (55), pengusaha alat berat asal Kecamatan Durenan tewas di lokasi kejadian.
    Sulitnya medan serta beban tonase alat berat membuat proses evakuasi korban yang tertimpa bodi ekskavator berlangsung lama.
    Menurut keterangan Suprianto, jasad korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan material batu dan badan ekskavator sekitar pukul 18.19 WIB lalu dibawa ke rumah duka di Desa Durenan.
    “Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan,” kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.
    Selesai mengevakuasi korban, lokasi kejadian saat ini diberi garis polisi. Sementara ekskavator masih dibiarkan terbalik di lokasi reruntuhan dengan kondisi rusak berat.
    Menurut Yasir, kronologi kecelakaan kerja terjadi saat Gufron selaku pemilik alat berat memperbaiki ekskavatornya yang ngadat atau mengalami kerusakan mesin di lokasi pertambangan kaolin di Desa Mlinjon.
    Selesai memperbaiki dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.25 WIB, kata Yasir, korban bermaksud mencoba sistem hidrolis serta fungsi mesin ekskavator miliknya itu untuk mengeruk tebing di lokasi yang sama.
    “Saat mesin dihidupkan itulah tiba-tiba tanah pijakan ekskavator ambrol, sehingga menyebabkan alat berat melorot dan terguling ke sisi kiri bersama korban,” ujar dia.

    Nama: Dodik Bagus Prihatmoko
    Nim NIM: 157051843
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Liputan6 pada 26 Juni 2016 23:48 WIB
    http://m.liputan6.com/regional/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Perbaiki kata Nim menjadi NIM (karena ini merupakan singkatan).
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-1” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini kembali.

  79. Penambang Kapur Tewas Tertimpa Batu di Jember

    Jember – Penambang batu kapur, Zaenal Abidin (37) diketahui meninggal usai kepalanya tertimpa batu yang menggelinding di lokasi pertambangan kapur Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember. Korban merupakan warga Dusun Krajan.

    Dia tewas tertimpa bongkahan batu kapur yang jatuh dari atas tebing tempatnya kerja setiap hari. Rekan korban, Kartonadi mengaku peristiwa bermula saat korban bersama teman-temannya hendak melakukan aktivitas penambangan batu kapur.

    “Saat itu korban sedang mengumpulkan batu kapur bersama dengan teman-temannya. Namun tidak berselang lama, tiba-tiba dari atas tebing ada bongkahan batu kapur yang jatuh dan menimpa korban. Karena datangnya tiba-tiba, korban tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Kartonadi di lokasi, Kamis (23/2/2017).

    Atas kejadian ini, korban mengalami luka serius di kepala. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Puger Kulon. Namun nyawa korban tidak tertolong, hingga akhirnya meninggal dunia.

    “Jatuhnya batu kapur kemungkinan akibat adanya kera yang bermain di atas tebing, sehingga ada batu yang terjatuh,” ungkapnya.

    Alasannya, selama ini memang sejumlah kera sering terlihat bermain-main di tebing batu kapur.

    Kartonadi menambahkan, jika aktivitas penambangan dilakukan dengan meledakkan bongkahan batu, semua pekerja diminta berhenti beraktivitas dan menunggu sirine tanda aman berbunyi. Namun saat kejadian, pekerja sama sekali tidak mendengar sirine.

    “Kalau bongkahan dari ledakan biasanya 10 menit ada sirine yang dibunyikan sebagai pertanda aman untuk bekerja. Sedangkan saat kejadian tidak ada sirine. Jadi di atas memang sedang tidak ada aktivitas penambangan,” katanya.

    Jajaran Polsek Puger yang mendapat laporan adanya kecelakaan kerja ini pun langsung mendatangi TKP. Petugas melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab-penyebab jatuhnya bongkahan batu tersebut.

    “Sampai saat ini kami masih melakukan olah TKP. Namun dugaan sementara karena ada bongkahan batu yang jatuh dari atas tebing. Tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus ini, tetapi murni kecelakaan kerja,” ujar seorang petugas yang datang ke lokasi.

    Sementara Kapolsek Puger AKP Sudaryanto saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengaku masih sibuk

    Nama : Marion Laurens
    NIM : 167051987
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka : Detiknews.com, edisi Kamis, 23 Februari 2017 16:18 WIB
    https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3430257/penambang-kapur-tewas-tertimpa-batu-di-jember?utm_source=line&utm_campaign=detikcomsocmed*utm_medium=btn&utm_content=news

    ——————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  80. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator

    Liputan6.com, Trenggalek – Seorang pengusaha rental alat berat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu sore tadi, tewas tertimpa unit ekskavator miliknya sendiri yang melorot dan terguling saat uji coba pascaperbaikan.

    “Alat berat itu rusak lalu diperbaiki di lokasi galian (pertambangan) dan sedang proses ujicoba mesin,” ucap Kepala Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh Suprianto di Trenggalek, seperti dilansir Antara, Minggu (26/6/2016).

    Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di areal pertambangan kaolin Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh itu menyebabkan Gufron (55), pengusaha alat berat asal Kecamatan Durenan tewas di lokasi kejadian.

    Sulitnya medan serta beban tonase alat berat membuat proses evakuasi korban yang tertimpa bodi ekskavator berlangsung lama.
    Menurut keterangan Suprianto, jasad korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan material batu dan badan ekskavator sekitar pukul 18.19 WIB lalu dibawa ke rumah duka di Desa Durenan.

    “Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan,” kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.

    Selesai mengevakuasi korban, lokasi kejadian saat ini diberi garis polisi. Sementara ekskavator masih dibiarkan terbalik di lokasi reruntuhan dengan kondisi rusak berat.

    Menurut Yasir, kronologi kecelakaan kerja terjadi saat Gufron selaku pemilik alat berat memperbaiki ekskavatornya yang ngadat atau mengalami kerusakan mesin di lokasi pertambangan kaolin di Desa Mlinjon.

    Selesai memperbaiki dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.25 WIB, kata Yasir, korban bermaksud mencoba sistem hidrolis serta fungsi mesin ekskavator miliknya itu untuk mengeruk tebing di lokasi yang sama.

    “Saat mesin dihidupkan itulah tiba-tiba tanah pijakan ekskavator ambrol, sehingga menyebabkan alat berat melorot dan terguling ke sisi kiri bersama korban,” ujar dia.

    Nama: William Adrian Gofu
    NIM: 167052041
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Liputan6.com, edisi Minggu 26 Juni 2016 23:48 WIB
    http://regional.liputan6.com/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator

    ———————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  81. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Perbaiki mesin pemotong karet, tangan teknisi terpotong
    Sindonews.com- Seorang teknisi pabrik pengolahan karet Beni Wuruhu kehilangan kedua tangannya, akibat terjepit mesin pemotong karet di tempat kerjanya, PT TelukLuas, kawasan Bypass Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat.Usai kejadian, korban langsung dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit Tentara ReksodiwiryoKota Padang. Saat ini, korban sedang terbaring lemah di rumah sakit. Tampak dengan setia Rosaina, istri korban mendampingi dan merawatnya.Kejadian ini bermula ketika Beni yang bertugas sebagai teknisi melakukan pengecekan mesin dengan memasukan karetke dalam mesin pemotong, Kamis (27/3/2014). Namun diduga karena melamun, tangan kanan korban ikut masuk ke dalam mesin.Saat berusaha menarik tangannya, korban terpeleset dan menahan dengan tangan kirinya yang akhirnya juga terpotong oleh mesin tersebut. Teriakan korban saat minta pertolongan rekan-rekannya tidak terdengar,karena bunyi mesin terdengar sangat keras, sehingga terlambat mendapat pertolongan.Beni langsung dilarikan ke rumah sakit dan terpaksa harus kehilangan kedua tangannya. Peristiwa ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi di tempat kerja Beni. Sebelumnya sudah ada tiga orang yang menjadi korban, bahkan ada yang meninggal.Saat ini, Beni dan keluarga berharap, adanya belas kasihan dari pihak perusahaannya untuk menanggung biaya hidup keluarganya, karena sudah tidak bisa mencari nafkah untuk menghidupi kelima orang anaknya.

    Nama: Melky Jusuf Tarukbua
    NIM: 167052012
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka: Sindonews.com, edisi Kamis 27 Maret 2014 – 13:52 WIB
    https://daerah.sindonews.com/read/848164/24/perbaiki-mesin-pemotong-karet-tangan-teknisi-terpotong-1395903155?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C2240709176

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena sudah dipublikasikan lebih dari satu tahun. Baca instruksi soal dengan cermat.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-3” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  82. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Pekerja Pabrik Gula Merah Tewas Tergilas Mesin Giling Tebu

    Kediri (beritajatim.com) — Seorang pekerja pabrik pembuatan gula merah di Kabupaten Kediri tewas mengenaskan setelah sekujur tubuhnya tergilas mesin penggilingan tebu.

    Korban ikut tergiling bersama tebu saat bajunya tersangkut pada mesin penggilingan.

    Nasib nahas ini dialami Kusmani (60) pekerja pabrik pembuatan gula merah milik Komari asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.‎
    Rokhim, salah salah seorang karyawan mengaku, korban tergilas mesin penggilingan bersama tebu karena bajunya tersangkut sewaktu mengambil puntung rokok. Seketika, karyawan lain mematikan mesin. Tetapi sekujur tubuh korban sudah remuk hingga akhirnya tewas.

    “Saya dengar jeritan dari ruang mesin di belakang. Saat saya datang, pak Kus sudah terjepit pada gerigi mesin. Kondisinya sungguh mengenaskan. Badannya remuk,” ujar Rokhim, Rabu (23/11/2016).

    Tim identifikasi dari Polres Kediri bersama Polsek Ngadiluwih langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Menurut Kapolsek Ngadiluwih AKP Ridwan Sahara, kecelakaan kerja ini terjadi akibat pakaian korban yang tersangkut mesin, sehingga ikut tergiling bersama tebu sebagai bahan baku pembuatan gula merah.‎

    Polisi langsung membawa jenasah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dioutopsi. Sementara itu, pemilik pabrik akan diperiksa perihal indikasi unsur kelalaian, mengingat mesin penggilan tanpa dilengkapi pengaman. (nng/ted)

    Nama : Yulius Paken
    NIM : 167051994
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber pustaka : beritajatim.com, edisi hari rabu, 23 November 2016 16:20 WIB
    http://m.beritajatim.com/berita_kediri/283098/pekerja_pabrik_gula_merah_tewas_tergilas_mesin_giling_tebu.html

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Anda belum pernah posting tugas, tapi mengapa pada bagian atas artikel ditulis “Tugas Perbaikan”? Anda copy-paste dari siapa?
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-1” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  83. Diduga Kelelahan, Nyawa Checker Man Melayang

    Seorang pekerja di PT Karya Bakti Mandiri (KBM) site Sukan tewas saat sedang menjalankan shift malam. Pria paro baya yang diketahui bernama Eko Yunarto (45) diduga tertindis alat grader yang dioperasikannya.

    Kejadian diketahui sekitar pukul 00.30 Wita, Jumat (10/2). Sedang menjalankan shift malam, korban diduga kelelahan bekerja sehingga lalai dalam bekerja. Dari informasi yang dihimpun Berau Post, korban saat ini telah dikebumikan usai salat Jumat.

    Dari keterangan pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), korban yang memiliki jabatan sebagai checker man sedang mencoba belajar mengoperasikan mesin grader. Sial, alat berat dengan puluhan ton tersebut hilang kendali dan membuat nyawa Eko Yunarto melayang.

    Sab’an staf Disnakertrans Provinsi Kaltim wilayah Berau menerangkan, kecelakaan tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan kerja telah disterilkan oleh pihak kepolisian. Walau belum melakukan investigasi lapangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan tempat Eko Yunarto bekerja dan kepolisian yang berada di TKP.

    ”Kami belum berani memberikan pernyataan penyebab terjadinya kecelakaan. Tapi umumnya, jika kecelakaan terjadi saat malam hari, diduga karena korban kelelahan,” kata Sab’an memberi keterangan kepada Berau Post, kemarin (10/2).

    Hingga kini, pihak perusahaan ujarnya telah diberi peringatan untuk tidak melakukan operasional pekerjaan di lokasi kecelakaan. Bahkan pihak kepolisian ujar Sab’an telah memasang police line di TKP.

    ”Segera akan kami lakukan investigasi bersamaan dengan pihak kepolisian,” terangnya.

    Kecelakaan kerja yang kewenangannya telah dialihkan ke Disnakertrans Provinsi Kaltim menyusul mulai diimplementasikannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, membuat pengawasan terhadap keselamatan tenaga kerja diakui Sab’an menjadi lebih sulit.

    Pasalnya dalam dua pekan terakhir, telah terjadi dua kali kecelakaan kerja di Berau. ”Tentu hal ini menjadi perhatian kami juga dari Disnakertrans Kaltim. Karena seminggu sekali terjadi kecelakaan terjadi memberi indikasi yang buruk terhadap sistem kesehatan, keselamatan dan keamanan (K3) kerja di Berau,” ujarnya.

    Saat berita ini diterbitkan, belum ada keterangan khusus dari perusahaan tempat Eko Yunarto bekerja. Sab’an sendiri telah melaporkannya kepada Kepala Disnakertrans Provinsi Kaltim dan akan memanggil PT KBM untuk dimintai keterangan. ”Pihak perusahaan akan kami minta keterangan untuk mengetahui secara rinci proses terjadinya kecelakaan kerja sehingga menewaskan Eko Yunarto,” pungkasnya.

    Nama : Marsellyandi
    NPM : 167052016
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber pustaka : Beraupost.co.id, edisi Sabtu, 11 Februari 2017 10:07 WIB
    http://m.berau.prokal.co/read/news/47985-diduga-kelelahan-nyawa-checker-man-melayang.html

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  84. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening

    Merdeka.com – Ari (28) buruh bangunan ini masih terlihat kuat saat ditangani tim medis di ruang operasi RSUP Sanglah Denpasar, Bali. Sore tadi, Jumat (20/1) buruh asal Tulungagung, Jawa Timur ini terjatuh dari atas bangunan setinggi 3 meter dan dagunya tertusuk besi beton tembus hingga sampai ke kening.

    Bahkan untuk bisa melarikan Ari ke rumah sakit, sejumlah rekan buruh lainnya harus sibuk berupaya memotong besi yang sudah tertancap di beton sambil memegangi pria ini yang nampak tegang saat tertancap besi di dagunya.

    Tidak hanya itu, pada bagian lengannya juga tertancap potongan besi sisa material bangunan. Beruntung korban masih bisa diselamatkan. Menurut teman korban sesama buruh proyek Rizal (20), peristiwa nahas yang menimpa korban itu terjadi saat pengerjaan proyek di sebuah vila di daerah Canggu.

    Meski sama-sama pekerja proyek di lokasi kejadian, Rizal tidak tahu secara pasti kronologis kejadian yang menyebabkan korban terjatuh hingga tertusuk potongan besi beton bangunan.

    “Tiba-tiba sudah ramai, saya lihat dia sudah di bawah dan pekerja potong besi yang masih nempel di beton dan tertancap di kepalanya,” tandasnya.

    Kata dia, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit korban masih dalam keadaan sadar. Selain itu, kata dia, meski tertancap besi di bagian kepala, korban tidak banyak mengeluarkan darah. “Saat di jalan dia menggigil, hanya bilang kedinginan,” terangnya.

    Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke RSUD Badung namun kondisi luka korban cukup parah. Korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. Meskipun korban memiliki KIS, namun pihak HRD vila mengatakan akan membantu biaya pengobatan dan obat korban selama menjalani perawatan di RSUP Sanglah.

    Nama: Bintang Yudha Prakoso
    NIM: 167052036
    Semester: II
    Kelas: A2
    Daftar Pustaka : Merdeka.com, edisi Jumat 13 Januari 2017 22:58 WIB
    https://www.merdeka.com/peristiwa/terjadi-ledakan-di-pt-start-aero-direktur-perusahaan-tewas.html

    ———————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  85. Diduga Hirup Gas Beracun, Seorang Pekerja Tambang di Bogor Tewas
    Bogor – Seorang pekerja tambang emas PT Antam UBPE Pongkor, Bogor, Jawa Barat, ditemukan tewas. Korban yang jatuh dari ketinggian 30 meter itu diduga tewas karena menghirup gas beracun.
    Korban tewas tersebut bernama Deni Anwar (30). Sedangkan empat orang lainnya, Jaenudin, Yoga, Agung, dan Dian Putra, berhasil selamat dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
    “Peristiwa terjadi ketika dua pekerja, yakni Deni Anwar dan rekannya, Zainudin, sedang melakukan cooking atau penutupan lubang dengan cara dicor. Kemudian keduanya terjatuh dari ketinggian 30 meter,” kata Kapolsek Nanggung AKP Dosi Rosadi kepada detikcom, Rabu (28/12/2016).
    Selanjutnya, kata Dodi, tim penolong PT Antam langsung melakukan evakuasi. Namun tiga anggota tim penolong justru jatuh pingsan karena diduga menghirup gas karbondioksida (CO2).
    “Kemudian tiga anggota tim penolong dan satu korban atas nama Zainudin berhasil dievakuasi. Zainudin berhasil selamat, sedangkan satu korban lainnya atas nama Deni Anwar baru bisa dievakuasi sekitar delapan jam kemudian. Kondisi Deni sudah meninggal,” paparnya.
    Direktur Operasi PT Antam Agus Zamzam mengatakan peristiwa tersebut terjadi di front development RM2 Ciguha Utama. Saat kejadian, kedua korban sedang melakukan aktivitas pengamanan dan pembersihan pijakan kerja.
    “Satu korban diduga terjatuh dari ketinggian, sedangkan satu korban ditemukan tidak sadarkan diri di sekitar lokasi kerja. Proses evakuasi dilakukan oleh tim Emergency Response Group (ERG) sesuai dengan prosedur kondisi darurat,” kata Agus.
    Hingga saat ini, pihak PT Antam mengaku masih melakukan investigasi terkait dengan kecelakaan kerja tersebut. Sementara itu, General Manager Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor sekaligus Kepala Teknik Tambang, I Gede Gunawan, mengatakan semua prosedur penanganan yang berkaitan dengan K3 sedang berjalan.
    “Kami telah berkoordinasi dengan Kepala Inspektur Tambang dan Inspektur Tambang untuk melakukan investigasi,” ujarnya.

    Nama: Harish Syahrjal
    NIM: 167052050
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Detiknews.com, Kamis 29 Dec 2016, 02:01 WIB
    https://news.detik.com/berita/d-3382891/diduga-hirup-gas-beracun-seorang-pekerja-tambang-di-bogor-tewas

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-1” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  86. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Teknisi Tewas Terjepit Saat Perbaiki Lift di Universitas Jayabaya
    Jakarta – Seorang pekerja bernama Adi (45)
    mengalami kecelakaan saat memperbaiki lift di kampus Universitas Jayabaya, Jalan Ahmad Yani, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Korban pun tewas seketika di lokasi kejadian setelah terjepit lift.
    “Korban meninggal dunia dan saat ini jenazahnya ada di Rumah Sakit Islam,” ujar Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP Sapta Maulana saat dikonfirmasi detikcom, Senin (31/10/2016).
    Awalnya, korban yang merupakan teknisi dari PT AN (kontraktor perawatan lift) mengerjakan perintah supervisornya untuk memperbaiki lift nomor 3 di kampus tersebut, sekitar pukul 14.00 WIB.
    “Korban melakukan perbaikan lift 3 di atas mesin,” ungkap Sapta.
    Tiba-tiba, korban terpleset dan terjepit di antara pintu lift dengan motor atau mesin lift.
    “Setelah dilakukan pemeriksan terhadap saksi bahwa korban melakukan pengecekan lift dengan posisi lift tetap hidup,” sambungnya.
    Atas peristiwa itu, korban pun meninggal dunia akibat luka robek di bagian leher dan pelipis, jari tangan kanan, paha hingga sikut robek dan dada memar.
    “Kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkas Sapta. (mei/dnu)

    Nama : Muhammad Jayadi Burhans Maramis
    NIM : 167051989
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka : detiknews.com, edisi hari senin 31 oktober 2016, 23:01 WIB
    https://m.detik.com/news/berita/d-3333959/teknisi-tewas-terjepit-saat-perbaiki-lift-di-universitas-jayabaya

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Ganti artikel ini karena artikel sejenis sudah lebih dulu diposting oleh mahasiswa yang lain.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-2” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  87. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Perbaiki Talang Rumah, Kuli Bangunan Tewas Tersetrum

    BEKASI – Dua kuli bangunan yang sedang memperbaiki talang air di Perumahan Griya Syariah Blok A5 No 6 RT 1/29, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tersengat listrik. Salah satu korban tewas seketika di lokasi dan satu korban lainnya selamat.

    Korban tewas adalah Sugiman (43) dan korban selamat Agus Arianto. Peristiwa itu bermula saat kedua korban sedang memperbaiki talang air dirumah Junaedi (52), Senin 4 Januari 2016 malam.

    ”Kedua korban bekerja sebagai kuli bangunan,” ujar Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Iptu Makmur, Selasa (5/1/2016).

    Makmur melanjutkan, saat itu, teman korban bernama Agus Arianto membawa besi panjang dan mengenai kabel tegangan tinggi di rumah tersebut.

    Kemudian, Sugiman berusaha menolong temannya yang tersengat listrik. Namun justru korban ikut tersengat listrik dan meninggal seketika di lokasi.

    Sementara rekannya, Agus Arianto, nyawa dapat diselamatkan oleh pemilik rumah setelah dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi.

    Kini, kasusnya masih dalam penyelidikan anggota Polsek Tambun dan Polresta Bekasi Kabupaten. Sedangkan, jenazah korban telah dipulangkan ke rumah keluarganya di Perum Tridaya Indah II RT 03/RW 07 Desa Tridaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi

    Nama: M. Rifaldi
    NIM: 167051995
    Semester: II
    Kelas: A1
    Daftar pustaka: Sindonews.com, edisi Selasa 5 Januari 2016 14:16 WIB
    https://metro.sindonews.com/read/1074537/170/perbaiki-talang-rumah-kuli-bangunan-tewas-tersetrum-1451978164

    ———————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  88. Kronologi Lift Jatuh di Dealer Vespa Bogor yang Tewaskan 1 Orang

    Liputan6.com, Bogor – Polisi masih menyelidiki kasus lift jatuh di Dealer Vespa Piagio Cabang Bogor, Jalan Pajajaran, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat 24 Juni 2016.

    Kapolsek Bogor Timur Kompol Marsudi Widodo mengungkapkan, peristiwa bermula saat Harun (20) bersama Agus Suryadi (20) membawa lampu penerangan sekitar pukul 19.00 WIB, menggunakan lift barang dari lantai dasar menuju ke lantai empat.

    Setiba di lantai empat, menurut Marsudi, kedua warga Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan itu kemudian mengeluarkan lampu dari dalam lift tersebut. Belum sempat memindahkan seluruh alat penerangan, tiba-tiba lampu padam dan tak lama sling lift putus.

    “Sling yang putus mengenai tubuh Agus hingga ia terpental ke tangga lalu terjatuh ke lantai dasar,” ia menjelaskan.

    Korban tewas di tempat akibat mengalami luka parah di bagian kepala, sedangkan Harun mengalami luka pada bagian tangan. “Kami masih menyelidiki penyebab kejadian itu dan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Dugaan sementara karena sling lift putus,” ujar Marsudi.

    Sementara itu Kepala Cabang Vespa Piagio Bogor, Pario, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian lift jatuh tersebut.

    Namun, sebelum insiden lift jatuh, keduanya sedang bekerja lembur karena banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan. “Agus dan Harun sudah lama bekerja sebagai cleaning service,” kata Pario.

    Nama: Arie Rahmat Hidayat
    NIM: 167051965
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: http://news.liputan6.com/read/2539607/kronologi-lift-jatuh-di-dealer-vespa-bogor-yang-tewaskan-1-orang?source=search

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah. Lihat instruksi soal atau lihat contoh tugas yang sudah disetujui.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-1” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  89. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Terjadi ledakan di PT Start Aero, direktur perusahaan tewas

    Merdeka.com – Sebuah ledakan terjadi di PT Start Aero Engeenering, area Bandara Budiarto, Kampung Kedaung, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kota Tangsel, Jumat (13/1).

    Ledakan yang disebabkan tabung gas nitrogen ini menyebabkan direktur perusahaan tersebut Heni Susanti (48), tewas dan seorang karyawan, Arif Kurnia (30), luka berat.

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ketika itu, Arif hendak membuang isi tabung gas yang sudah kedaluwarsa di ruang bottle Shop (tempat untuk pengisian oksigen).

    “Ketika ujung tabung dibuka dengan kunci pas, tiba – tiba tabung gas meledak dan terbang menembus dinding tembok dan kaca ruang bagian batre,” kata Kasubag Humas Polres Tangsel AKN Mansuri.

    Tabung gas juga menembus dinding dan kaca ruang Avionic Shop ke-1 (elektronik) dan Avionnic ke-2. Lalu tabung berhenti setelah membentur ruang avionic shop ke-3.

    “Posisi korban Heni pada saat kejadian, sedang duduk di kursi kerja pada ruang bottle shop menghadap ke dalam. Sedangkan korban kedua, Arif sedang duduk sambil membuka botol gas generator,” jelasnya.

    Heni mendapat luka pada bagian kedua lengan tangan dan dada sempat dilarikan ke Rumah Sakit Keluarga Kita, lalu dirujuk ke RS Hermina Curug. Namun meninggal dalam perjalanan.

    “Sedangkan korban Arif Kurnia mendapat luka pada kedua lengan tangan putus,” kata Mansuri.

    Baik korban meninggal maupun korban luka diperkirakan karena terkena serpihan tabung gas generator atau tertabrak tabung gas generator yang meledak dan terbang.

    “Satu buah tabung gas generator berisi nitrogen diamankan sebagai barang bukti. Kasus ini masih dalam penyelidikan, jelasnya.

    Nama: Hangga Septiawan
    NIM: 167052056
    Semester: II
    Kelas A2
    Sumber pustaka: Merdeka.com, edisi Jumat 13 Januari 2017 22:58 WIB
    https://www.merdeka.com/peristiwa/terjadi-ledakan-di-pt-start-aero-direktur-perusahaan-tewas.html

    ———————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  90. Drum Berisi Zat Kimia Meledak, 2 Pekerja Terbakar

    BENGKALIS – Dua pekerja mengalami luka bakar serius karena terkena ledakan drum berisi zat kimia di bengkel Utica Stel, Jalan Hangtuah, Kelurahan Babusalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (2/3/2017). Drum berisi zat kimia tersebut tiba-riba meledak saat korban Alnofian Sarfi (43) memotong drum menggunakan gerinda besi.

    Tubuh korban pun terpental dan mengalami luka bakar serius. Rekan korban, Rahmat Jumadi (27) yang saat kejadian berada di bengkel, mengalami luka bakar di lengan kiri terkena uap panas yang timbul saat terjadi ledakan.

    “Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya akibat ledakan tersebut. Pada saat dipotong sekitar 20 centimeter, tiba-tiba drum tersebut meledak dan mengeluarkan api yg cukup besar sehingga membakar tubuh korban. Diduga bahan kimia tersebut terkena percikan api dari gerinda,” kata Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono.

    Nama: Muhammad Khairuddin Anwar
    NIM: 167052047
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Sindonews.com, edisi Jumat 3 Maret 2017 00:48 WIB
    https://daerah.sindonews.com/read/1184871/174/drum-berisi-zat-kimia-meledak-2-pekerja-terbakar-1488476852

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Oke, tugas dapat diterima.

  91. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Empat Alat Berat Dikerahkan Cari Sumarno Korban Kecelakaan Tambang

    Empat unit exavator (alat berat) diturunkan untuk mempercepat proses pencarin korban kecelakaan tambang, Sumarno (25) warga Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Selasa (7/2/2017)..
    Sumarno terkubur tanah longsor saat sedang bekerja menambang di lokasi tambang di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip.

    Personil Satpol PP Pemkab Bangka yang berrtugas di Kecamatan Riausilip, Reimei juga turun ke lokasi, untuk turut membantu proses pencarian korban.
    “Ada empat alat berat, yang digunakan untuk mencari korban. Sampai sekarang proses pencarin masih berlangsung,” kata Koordinator Satpol PP di Kecamatan Riausilip, Reimei kepada bangkapos.com Selasa (7/2/2017).
    Nasib Sumaro sampai saat ini belum diketahui, setelah terkubur longsoran tanah di lokasi tambang Air Rengas Mapur yang terjadi Senin (6/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Nama: Dodik Bagus Prihatmoko
    NIM: 157051843
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: BANGKAPOS.COM, BANGKA http://bangka.tribunnews.com/2017/02/07/empat-alat-berat-dikerahkan-cari-sumarno-korban-kecelakaan-tambang

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah. Lihat instruksi soal atau lihat contoh tugas yang sudah disetujui.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-2” di awal artikel pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  92. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Kronologi Lift Jatuh di Dealer Vespa Bogor yang Tewaskan 1 Orang

    Liputan6.com, Bogor – Polisi masih menyelidiki kasus lift jatuh di Dealer Vespa Piagio Cabang Bogor, Jalan Pajajaran, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat 24 Juni 2016.
    Kapolsek Bogor Timur Kompol Marsudi Widodo mengungkapkan, peristiwa bermula saat Harun (20) bersama Agus Suryadi (20) membawa lampu penerangan sekitar pukul 19.00 WIB, menggunakan lift barang dari lantai dasar menuju ke lantai empat.
    Setiba di lantai empat, menurut Marsudi, kedua warga Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan itu kemudian mengeluarkan lampu dari dalam lift tersebut. Belum sempat memindahkan seluruh alat penerangan, tiba-tiba lampu padam dan tak lama sling lift putus.
    “Sling yang putus mengenai tubuh Agus hingga ia terpental ke tangga lalu terjatuh ke lantai dasar,” ia menjelaskan.
    Korban tewas di tempat akibat mengalami luka parah di bagian kepala, sedangkan Harun mengalami luka pada bagian tangan. “Kami masih menyelidiki penyebab kejadian itu dan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Dugaan sementara karena sling lift putus,” ujar Marsudi.
    Sementara itu Kepala Cabang Vespa Piagio Bogor, Pario, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian lift jatuh tersebut.
    Namun, sebelum insiden lift jatuh, keduanya sedang bekerja lembur karena banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan. “Agus dan Harun sudah lama bekerja sebagai cleaning service,” kata Pario.
    Nama: Arie Rahmat Hidayat
    NIM: 167051965
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka: Achmad Sudarno 25 Juni 2016, 05:11 WIB
    http://news.liputan6.com/read/2539607/kronologi-lift-jatuh-di-dealer-vespa-bogor-yang-tewaskan-1-orang?source=search

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah. Lihat instruksi soal atau lihat contoh tugas yang sudah disetujui.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-2” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  93. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Pekerja Pabrik Gula Merah Tewas Tergilas Mesin Giling Tebu

    Kediri (beritajatim.com) — Seorang pekerja pabrik pembuatan gula merah di Kabupaten Kediri tewas mengenaskan setelah sekujur tubuhnya tergilas mesin penggilingan tebu.

    Korban ikut tergiling bersama tebu saat bajunya tersangkut pada mesin penggilingan.

    Nasib nahas ini dialami Kusmani (60) pekerja pabrik pembuatan gula merah milik Komari asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.‎

    Rokhim, salah salah seorang karyawan mengaku, korban tergilas mesin penggilingan bersama tebu karena bajunya tersangkut sewaktu mengambil puntung rokok. Seketika, karyawan lain mematikan mesin. Tetapi sekujur tubuh korban sudah remuk hingga akhirnya tewas.

    “Saya dengar jeritan dari ruang mesin di belakang. Saat saya datang, pak Kus sudah terjepit pada gerigi mesin. Kondisinya sungguh mengenaskan. Badannya remuk,” ujar Rokhim, Rabu (23/11/2016).

    Tim identifikasi dari Polres Kediri bersama Polsek Ngadiluwih langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Menurut Kapolsek Ngadiluwih AKP Ridwan Sahara, kecelakaan kerja ini terjadi akibat pakaian korban yang tersangkut mesin, sehingga ikut tergiling bersama tebu sebagai bahan baku pembuatan gula merah.‎

    Polisi langsung membawa jenasah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dioutopsi. Sementara itu, pemilik pabrik akan diperiksa perihal indikasi unsur kelalaian, mengingat mesin penggilan tanpa dilengkapi pengaman.

    Nama: Yulius Paken
    NIM: 167051994
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Beritajatim.com, edisi Rabu 23 November 2016 16:20 WIB
    http://m.beritajatim.com/berita_kediri/283098/p

    —————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  94. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Tersembur Uap Panas, Empat Karyawan PLTU Rembang Luka Serius

    REMBANG, suaramerdeka.com
    Kecelakaan kerja yang menimpa empat orang pekerja terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Desa Leran Kecamatan Sluke, Kamis (18/8). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.30 itu, mengakibatkan empat orang pekerja mengalami luka bakar serius hingga 90 persen.

    Berdasarkan informasi yang diterima oleh Suara Merdeka, kecelakaan tersebut bermula saat keempat pekerja, masing-masing Agus Suliyono, Misbahar, Suwardi serta Andik Purwanto sedang melakukan aktivitas di area mesin penggerak turbin, lantai tiga PLTU.

    Saat sedang melaksanakan pekerjaannya itu, tiba-tiba terdengar bunyi letupan keras dari ruangan tersebut. Sejurus kemudian, tiba-tiba dari bagian pipa muncul semburan uap panas langsung mengenai keempat pekerja yang berada tak jauh dari titik tersebut.

    Mengetahui adanya insiden kecelakaan kerja, selanjutnya tim medis PLTU PJB segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi keempat korban. Awalnya keempat korban sempat dilarikan ke RSI Arafah Lasem.

    Lantaran ada keterbatasan alat di sana, keempat korban langsung dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis secara intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit itu, mulai pukul 19.30.

    Namun, sekitar pukul 21.30, keempat korban kembali harus dirujuk ke rumah sakit berbeda. Misbahul dan Andik Purwanto terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Columbia Semarang. Agus Suliyono dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Sedangkan Suwardi dirujuk ke KSH Pati.

    Belum ada keterangan resmi dari PLTU PJB soal kecelakaan itu. Seorang petugas PLTU PJB, Nonok Indaryitno saat dikonfirmasi enggan memberikan jawaban. Alasannya, yang berhak memberikan keterangan adalah General Manager PLTU PJB.

    Nama: Muhammad Jayadi Burhans Maramis
    NIM: 167051989
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Suaramerdeka.com, edisi 19 Agustus 2016 16:31 WIB
    http://berita.suaramerdeka.com/tersembur-uap-panas-empat-karyawan-pltu-rembang-luka-serius/

    —————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  95. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Empat Alat Berat Dikerahkan Cari Sumarno Korban Kecelakaan Tambang

    Empat unit exavator (alat berat) diturunkan untuk mempercepat proses pencarin korban kecelakaan tambang, Sumarno (25) warga Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Selasa (7/2/2017).

    Sumarno terkubur tanah longsor saat sedang bekerja menambang di lokasi tambang di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip.

    Personil Satpol PP Pemkab Bangka yang berrtugas di Kecamatan Riausilip, Reimei juga turun ke lokasi, untuk turut membantu proses pencarian korban.
    “Ada empat alat berat, yang digunakan untuk mencari korban. Sampai sekarang proses pencarin masih berlangsung,” kata Koordinator Satpol PP di Kecamatan Riausilip, Reimei kepada bangkapos.com Selasa (7/2/2017).

    Nasib Sumaro sampai saat ini belum diketahui, setelah terkubur longsoran tanah di lokasi tambang Air Rengas Mapur yang terjadi Senin (6/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Nama: Dodik Bagus Prihatmoko
    NIM: 157051843
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: http://www.bangkapos.com edisi Selasa, 7 Februari 2017 12:09 bangka.tribunnews.com/2017/02/07/empat-alat-berat-dikerahkan-cari-sumarno-korban-kecelakaan-tambang

    ——————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Perbaiki penulisan daftar pustaka. Lihat contoh pada instruksi soal atau pada tugas mahasiswa lain yang telah disetujui.
    – Cantumkan kalimat “PERBAIKAN TUGAS KE-3” di awal artikel pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas Anda ini.

  96. Pekerja PLN Tewas Tersengat Listrik ketika Pasang Jaringan Baru
    TANGERANG SELATAN – Seorang pekerja kontrak PLN, Satiri (50) tewas tersengat aliran listrik saat tengah memasang jaringan kabel di Desa Dangdang, Cisauk, Tangerang Selatan.
    Menurut keterangan Solihin (45), saksi sekaligus petugas sekuriti di SMPN 2, karyawan kontrak PLN cabang Serpong itu datang ke lokasi sekira pukul 12.30 WIB, lalu meminta ijin untuk memasang jaringan kabel listrik baru yang mengarah ke jaringan kabel laboratorium SMPN 2 Tangsel.
    “Korban datang ke lokasi mengendarai sepeda motor dan membawa sejumlah perlengkapan, kemudian meminta ijin pada sekuriti SMPN 2 untuk memasang jaringan kabel baru itu,” terang Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri kepada wartawan, Senin (13/2/2017).
    0
    Komentar
    TANGERANG SELATAN – Seorang pekerja kontrak PLN, Satiri (50) tewas tersengat aliran listrik saat tengah memasang jaringan kabel di Desa Dangdang, Cisauk, Tangerang Selatan.
    Menurut keterangan Solihin (45), saksi sekaligus petugas sekuriti di SMPN 2, karyawan kontrak PLN cabang Serpong itu datang ke lokasi sekira pukul 12.30 WIB, lalu meminta ijin untuk memasang jaringan kabel listrik baru yang mengarah ke jaringan kabel laboratorium SMPN 2 Tangsel.
    “Korban datang ke lokasi mengendarai sepeda motor dan membawa sejumlah perlengkapan, kemudian meminta ijin pada sekuriti SMPN 2 untuk memasang jaringan kabel baru itu,” terang Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri kepada wartawan, Senin (13/2/2017).
    Berita Rekomendasi
    [OKZ] Mulai Dari Cottlesloe Beach Hingga Swan River di Perth
    Innalillahi.. Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter
    Ngeri… Tersambar Petir, Petani Jagung Masih Selamat
    Awalnya Solihin sempat mengawasi korban yang akan memulai proses pemasangan kabel melalui tiang listrik, namun karena merasa tak memerlukan bantuannya, Solihin berlalu dan kembali ke sekolah.
    Selang beberapa menit kemudian, tiba-tiba terdengar teriakan dari penjaga kantin sekolah, Rumayati (50). Solihin pun bergegas menghampirinya, dan melihat Rumayati menunjuk pada tubuh korban yang tergantung lemas pada tali pengaman di tiang listrik tersebut.
    “Korban menggantung di tiang listrik dengan tali pengaman, diduga korban meninggal akibat tersengat listrik,” ungkap Mansuri.
    Korban saat kejadian mengenakan kemeja warna biru motif putih dan celana jeans biru dengan ikat pinggang berlogo securiti. Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Selaras untuk dilakukan autopsi.
    “Barang bukti yang kita amankan di lokasi berupa sepeda motor korban, gulungan kabel listrik dan alat pemotong kabel,” tutupnya.
    (wal)

    Nama : Nadia Rizkykha
    NIM : 167052024
    Semester : II
    Kelas : A2
    Daftar Pustaka : Okezonenews, Senin 13 Februari 2017
    http://m.okezone.com/read/2017/02/13/338/1617348/innalillahi-pekerja-pln-tewas-tersengat-listrik-ketika-pasang-jaringan-baru

    ——————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    – Mohon maaf, Anda tidak terdaftar dalam absen kelas, baik kelas A1 maupun kelas A2, sehingga tugas ini tak bisa diproses untuk mendapatkan nilai mata kuliah Insiden Investigasi.

  97. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Sedang perbaiki atap, pekerja Krakatau Posco tewas terjatuh

    Merdeka.com – Seorang pekerja tewas setelah terjatuh dari ketinggian di Area Steel Makin Plan (SMP) pabrik baja terpadu di PT Krakatau Posco, Cilegon.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja yang menewaskan Muhammad Iscal (25) tersebut, terjadi pada Kamis (5/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban tengah bekerja di Steel Making Plan tepatnya di atap atas Arean Continous Casting.

    Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter, tewas mengenaskan di lokasi. Korban merupakan salah satu pekerja di PT. Royal Abadi.

    Penyidik Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Rachmatullah, membenarkan insiden tersebut. Ia mengakui jika pihaknya kini belum mendapat informasi lengkap atas kejadian itu.

    Namun, ia membenarkan adanya satu korban pekerja yang meninggal akibat terjatuh.

    “Iya benar, ada satu korban pekerja yang informasinya meninggal di lokasi. Untuk jelasnya kami belum tahu. Tetapi korban diduga jatuh saat bekerja di atas ketinggian,” ungkapnya.

    Sementara itu, Corporate Secretary PT. Krakatau Posco Agus Sutan Kaharudin, tidak membantah peristiwa tersebut. Sutan menyebut, jika korban merupakan salah satu pekerja dari perusahaan rekanan PT KP.

    “Kejadiannya di area Steel Making Plan. Yang bersangkutan bernama Muhamad Iscal (25). Saat itu korban tengah melakukan perbaikan di atap di area itu. Entah kenapa, tiba-tiba dia terperosok sekitar 20 meter lah, sementara harnestnya komplit,” katanya.

    Agus mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi secara intensif terkait laka tersebut. “Sekarang sedang kita investigasi bersama polisi. Ada saksi-saksi yang juga sedang ditanya. Untuk lengkapnya, kami masih menginvestigasi ini terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya,” tutupnya. [rhm] .

    Nama: Yusuf Bagas Prakoso
    NIM: 167052028
    Semester: II
    Kelas: A2
    Daftar Pustaka: Merdeka.com, edisi Jumat 6 Januari 2017 11:12 WIB
    https://www.merdeka.com/peristiwa/sedang-perbaiki-atap-pekerja-krakatau-posco-tewas-terjatuh.html

    ——————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  98. PERBAIKAN TUGAS KE-2

    Kronologi Lift Jatuh di Dealer Vespa Bogor yang Tewaskan 1 Orang

    Liputan6.com, Bogor – Polisi masih menyelidiki kasus lift jatuh di Dealer Vespa Piagio Cabang Bogor, Jalan Pajajaran, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat 24 Juni 2016.

    Kapolsek Bogor Timur Kompol Marsudi Widodo mengungkapkan, peristiwa bermula saat Harun (20) bersama Agus Suryadi (20) membawa lampu penerangan sekitar pukul 19.00 WIB, menggunakan lift barang dari lantai dasar menuju ke lantai empat.

    Setiba di lantai empat, menurut Marsudi, kedua warga Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan itu kemudian mengeluarkan lampu dari dalam lift tersebut. Belum sempat memindahkan seluruh alat penerangan, tiba-tiba lampu padam dan tak lama sling lift putus.

    “Sling yang putus mengenai tubuh Agus hingga ia terpental ke tangga lalu terjatuh ke lantai dasar,” ia menjelaskan.

    Korban tewas di tempat akibat mengalami luka parah di bagian kepala, sedangkan Harun mengalami luka pada bagian tangan. “Kami masih menyelidiki penyebab kejadian itu dan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Dugaan sementara karena sling lift putus,” ujar Marsudi.

    Sementara itu Kepala Cabang Vespa Piagio Bogor, Pario, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian lift jatuh tersebut.

    Namun, sebelum insiden lift jatuh, keduanya sedang bekerja lembur karena banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan. “Agus dan Harun sudah lama bekerja sebagai cleaning service,” kata Pario.

    Nama: Arie Rahmat Hidayat
    NIM: 167051965
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber Pustaka: Liputan6.com, edisi 25 Juni 2016 05:11 WIB
    http://news.liputan6.com/read/2539607/kronologi-lift-jatuh-di-dealer-vespa-bogor-yang-tewaskan-1-orang?source=search

    ——————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  99. PERBAIKAN TUGAS KE-3

    Pekerja Tewas dalam Pembangunan Kolam Renang di Komplek Stadion Kanjuruhan Malang

    SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Proyek pembangunan kolam renang indoor di komplek Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, memakan korban.

    Kecelakaan kerja terjadi, saat sejumlah pekerja berusaha memasang kerangka atap, Selasa (6/9/2016), pukul 15.00 WIB. Kerangka atap model melengkung tersebut sudah naik di atas tiang pancang. Namun tiba-tiba kerangka berbahan besi tersebut ambruk.

    Sejumlah pekerja yang berada di atas menjadi korban. Para pekerja ini tengah bekerja sambil mengikatkan tubuh pada kerangka baja yang sudah terpasang. Saat kerangka tersebut jatuh, mereka turut jatuh. Satu orang meninggal dunia dan empat orang terluka.

    Suasana semakin mencekam, lantaran satu pekerja terluka di atas tiang pancang beton setinggi 15 meter. Kaki pekerja malang itu terhimpit kerangka besi. Proses evakuasi berjalan dramatis. Berkat kesigapan Tim SAR BPBD Kabupaten Malang, pekerja tersebut berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Kanjuruhan.

    Nama : Melky jusuf tarukbua
    NIM : 167052012
    Semester : II
    Kelas : A1
    Sumber Pustaka : Tribunnews.com, edisi hari Selasa 6 September 2016
    http://suryamalang.tribunnews.com/2016/09/06/breaking-news-pekerja-tewas-dalam-pembangunan-kolam-renang-di-komplek-stadion-kanjuruhan-malang

    ——————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima dengan catatan Anda harus belajar lagi penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EYD.

  100. PERBAIKAN TUGAS KE-1

    Pasang kabel internet, Malik terjatuh dari ketinggian 8 meter

    Merdeka.com – Nyawa, Malik (20) buruh pasang kabel internet ini masih terselamatkan. Pasalnya, Ia terpental akibat tersengat setrum bertegangan tinggi dan terjatuh dari ketinggian 8 meter.

    Rekan kerjanya menyebutkan, Malik terjatuh dalam posisi kepala di bawah. “Dahinya luka parah, makanya kita antar ke rumah sakit,” kata Sodik di RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (23/4).

    Kejadian bermula ketika Malik hendak memasang kabel internet di kawasan Seminyak, Badung Selatan. Setelah menaiki tangga dan akan memasang kabel, tanpa disengaja tangan korban menyentuh kabel listrik. Dalam hitungan detik, pria itu tersengat dan terjatuh dari ketinggian sekira 8 meter.

    Dalam kondisi tersengat kabel tegangan tinggi, Ia terjatuh dengan posisi kepala di bawah pada ketinggian 8 meter. Hebatnya, Malik masih sempat bernapas panjang dan tidak sampai pingsan.

    Meski demikian, Ia tetap harus dilarikan ke rumah sakit. Sampai saat ini, korban masih mendapat perawatan intesif di IGD RSUP Sanglah.

    Nama: Harish Syahrijal
    NIM: 167052050
    Semester: II
    Kelas: A2
    Sumber pustaka: Merdeka.com, edisi Minggu 24 April 2016 00:03 WIB
    https://www.merdeka.com/peristiwa/pasang-kabel-internet-malik-terjatuh-dari-ketinggian-8-meter.html

    ——————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  101. PERBAIKAN TUGAS KE-3

    Empat Alat Berat Dikerahkan Cari Sumarno Korban Kecelakaan Tambang

    Empat unit exavator (alat berat) diturunkan untuk mempercepat proses pencarin korban kecelakaan tambang, Sumarno (25) warga Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Selasa (7/2/2017).

    Sumarno terkubur tanah longsor saat sedang bekerja menambang di lokasi tambang di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip.
    Personil Satpol PP Pemkab Bangka yang berrtugas di Kecamatan Riausilip, Reimei juga turun ke lokasi, untuk turut membantu proses pencarian korban.

    “Ada empat alat berat, yang digunakan untuk mencari korban. Sampai sekarang proses pencarin masih berlangsung,” kata Koordinator Satpol PP di Kecamatan Riausilip, Reimei kepada bangkapos.com Selasa (7/2/2017).

    Nasib Sumaro sampai saat ini belum diketahui, setelah terkubur longsoran tanah di lokasi tambang Air Rengas Mapur yang terjadi Senin (6/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Nama: Dodik Bagus Prihatmoko
    NIM: 157051843
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Bangkapos.com, edisi Selasa 7 Februari 2017 12:09.
    http://bangka.tribunnews.com/2017/02/07/empat-alat-berat-dikerahkan-cari-sumarno-korban-kecelakaan-tambang

    ——————————————————————————–
    Komentar Dosen:
    Oke, perbaikan tugas dapat diterima.

  102. Sedang perbaiki atap, pekerja Krakatau Posco tewas terjatuh
    Merdeka.com – Seorang pekerja tewas setelah terjatuh dari ketinggian di Area Steel Makin Plan (SMP) pabrik baja terpadu di PT Krakatau Posco, Cilegon.
    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja yang menewaskan Muhammad Iscal (25) tersebut, terjadi pada Kamis (5/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban tengah bekerja di Steel Making Plan tepatnya di atap atas Arean Continous Casting.
    Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter, tewas mengenaskan di lokasi. Korban merupakan salah satu pekerja di PT. Royal Abadi.
    Penyidik Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Rachmatullah, membenarkan insiden tersebut. Ia mengakui jika pihaknya kini belum mendapat informasi lengkap atas kejadian itu.
    Namun, ia membenarkan adanya satu korban pekerja yang meninggal akibat terjatuh.
    “Iya benar, ada satu korban pekerja yang informasinya meninggal di lokasi. Untuk jelasnya kami belum tahu. Tetapi korban diduga jatuh saat bekerja di atas ketinggian,” ungkapnya.
    Sementara itu, Corporate Secretary PT. Krakatau Posco Agus Sutan Kaharudin, tidak membantah peristiwa tersebut. Sutan menyebut, jika korban merupakan salah satu pekerja dari perusahaan rekanan PT KP.
    “Kejadiannya di area Steel Making Plan. Yang bersangkutan bernama Muhamad Iscal (25). Saat itu korban tengah melakukan perbaikan di atap di area itu. Entah kenapa, tiba-tiba dia terperosok sekitar 20 meter lah, sementara harnestnya komplit,” katanya.
    Agus mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi secara intensif terkait laka tersebut. “Sekarang sedang kita investigasi bersama polisi. Ada saksi-saksi yang juga sedang ditanya. Untuk lengkapnya, kami masih menginvestigasi ini terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya,” tutupnya. [rhm] .
    Analisa kejadian:
    Waktu
    -14.30 : Iscal tengah bekerja di steel making plan tepatnya di atap atas arean continous casting
    -15.00 : saat itu iscal bekerja di ketinggian 20 meter
    -15.20 : teman kerja iscal sibuk dengan kerjaannya masing-masing
    -16.30 : iscal terjatuh diketinggian 20 meter
    -17.00 : penyidik ketenagakerjaan Rahmatullah mengakui jika pihaknya belum mendapatkan informasi lengkap atas kejadian itu
    -17.20 : teman kerja ical melihat si ical sudah adsa di bawah dan terkapar
    -17.50 : Ical di nyatakan meninggal dunia di tempat
    Faktor penyebab langsung
    *Kondisi tidak aman
    – tidak adanya pembatas pengaman dalam ketinggian
    *Analisa
    – tidak adanya pembatas (pengaman ) di ketinggian sangat berbahaya bagi pekerja karena dapat menyebabkan pekerja jatuh dan meninggal
    *Tindaka tidak aman
    – pekerja tidak menggunakan apd ( body harnes )
    *Analisa
    – pekerja tergelincir saat melakukan pekerjaan di ketinggian
    Faktor penyebab tidak langsung
    -tidak berkosentrasi di saat bekerja
    -tidak memiliki kemampuan dan tidak terlatih
    -kurangnya pemahaman tentang safety
    Tindakan Perbaikan (Corrective Action)
    1.Wajib APD (body harnes)
    2. Harap tenang dalam bekerja
    3. Melakukan pekerjaan sesuai prosedur
    4. Memiliki keahlian dan keterampilan yang sesuai
    5. Bekerja harus dalam pengawasan
    Tindakan pencegahan (Preventive Action)
    1. Memakai APD
    2. Melakukan pengecekan terlebih dahulu. Agar tahu ada potensi bahaya atau tidaknya
    3. Memastikan untuk melakukan investigasi sudah benar
    4. Memberi pekerjaan sesuai kemampuan kepada pekerjanya
    5. Penerapan JSA / JRA pada setiap pekerjaan
    6. Melakukan edukasi terhadap pekerja
    7. Membuat suasana kerja yang kondusif
    8. Diberi pembatas area
    9. Diberi rambu-rambu peringatan
    10. Memasang tanda peringatan di tempat kerja.
    Rekomendasi
    1. Diharuskan mandor pengelola diperusahaan PT Krakatau Posco memberikan APD
    2. Adanya pengawas khusus
    3. Melakukan pengecekan terlebih dahulu, pada area kerja tersebut
    4. Harus menerapkan SOP (Standar Opersional Prosedure )
    5. Perencanaan kerja diperbaikiDaftar Pustaka: Sumber PustakaMerdeka.com, edisi Jumat 6 Januari 2017 11:12 WIB
    https://www.merdeka.com/peristiwa/sedang-perbaiki-atap-pekerja-krakatau-posco-tewas-terjatuh.html

    Nama: Yusuf Bagas Prakoso
    NIM: 167052028
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    Tugas DITOLAK karena mengirimkan sudah melampaui batas waktu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s