SAFETY PRIME

Engineering Safety

[170430] Tugas 5 – Investigasi Insiden 2017

127 Comments

Kepada Mahasiswa D4K3 UNIBA Semester II Kelas A1 dan A2,

Pada tugas ke-5 ini, Anda diasumsikan bertindak sebagai seorang Investigator Kecelakaan Kerja yang sedang melakukan suatu investigasi. Anda diminta untuk menyusun beberapa pertanyaan menggunakan beberapa parameter yang nantinya akan diajukan kepada korban (bila masih hidup) dan kepada saksi-saksi yang telah menyaksikan kejadian.

Adapun ketentuan mengerjakan tugas adalah sebagai berikut:

  1. Ketik tugas Anda secara langsung pada website ini dengan cara mengklik “Leave a comment” atau “Leave a reply”
  2. Salin (copy) Tugas 1 terlebih dahulu, lalu tempelkan (paste) pada Tugas ini.
  3. Buatlah masing-masing 5 (lima) pertanyaan untuk korban (bila masih hidup) dan kepada saksi mata kejadian dengan menggunakan jenis:
    1. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    2. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    3. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions), dan
    4. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
  4. Cantumkan sumber berita sebagai Daftar Pustaka menggunakan format penulisan Harvard atau Vancouver.
  5. Cantumkan nama Anda, NIM, semester, dan kelas di bagian akhir tugas.
  6. Batas akhir pengiriman tugas adalah pada hari Minggu 30 April 2017 pukul 23.59 WITA. Lewat waktu tersebut maka tugas Anda TIDAK akan mendapat approval untuk ditayangkan dan dianggap TIDAK mengerjakan tugas.
  7. Pengiriman lebih awal akan mendapatkan penilaian yang lebih tinggi, sedangkan pengiriman yang mendekati batas waktu akan mendapatkan penilaian yang paling rendah.
  8. Posting Anda hanya akan tampil setelah mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari Administrator, sehingga Anda tidak perlu mengirimkan berulang kali untuk tugas yang sama.
  9. Tidak ada tugas susulan atau perbaikan nilai untuk tugas ini.

Kerjakan dengan cepat, tepat dan akurat. Selamat mengerjakan dan Always be safe! 

Advertisements

127 thoughts on “[170430] Tugas 5 – Investigasi Insiden 2017

  1. 5 Karyawan Tersiram Air Panas Mesin Pabrik Kelapa Sawit

    MAMUJU – Lima karyawan PT Terniti di Dusun Padada, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (18/10/2016) mengalami kecelakaan kerja. Kelima karyawan ini tersiram air panas mesin pabrik kelapa sawit saat salah satu dari lima korban membuka pipa pembuangan.

    Akibatnya empat orang diantaranya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Topoyo karena sekujur tubuhnya melepuh akibat tersiram air panas.

    Manajer PT Terniti Ilham Apdilla menjelaskan, keempat karyawan PT Terniti yang menjadi korban kecelakaan kerja tersiram air panas mesin pabrik sawit yakni Eko (35), Suardi (25), Rahmat (22), Selfiadi (25) saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah.

    “Kejadiannya terjadi sekitar jam 07:30 waktu setempat dimana karyawan membuka baut pipa uap namun airnya tiba-tiba keluar dan menyiram rekannya yang juga berada tidak jauh,” kata Ilham.


    A. Pertanyaan tertutup
    Ditujukan untuk Saksi.
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut ?
    2. Apakah anda melihat korban bekerja sesuai dengan prosedur kerja ?
    3. Apakah telah di lakukan pertolongan pertama terhadap korban ?
    4. Apakah sebelum bekerja telah di lakukan pengecekan mesin ?
    5. Apakah terealisasi kepada karyawan untuk menggunakan APD ?

    Ditujukan untuk Korban.
    1. Apakah anda memiliki masalah pribadi di dalam perusahaan atau di luar perusahaan?
    2. Apakah anda bekerja sesuai dengan SOP ?
    3. Apakah sebelum bekerja telah di lakukan Safety breafing?
    4. Apakah anda bekerja menggunakan APD ?
    5. Apakah anda karyawan lama ?

    B. Pertanyaan terbuka
    Ditujukan untuk Saksi.
    1. Bagaimana kondisi/situasi sebelum kejadian berlangsung ?
    2. Dimana posisi anda saat kejadian berlangsung ?
    3. Sejak kapan SOP telah di terapkan?
    4. Apa yang mebuat mesin itu bocor ?
    5. Bagaimana bisa terjadi sehingga korban tersiram air panas ?

    Ditujukan untuk Korban.
    1. Apakah anda memiliki hubungan baik dengan rekan kerja anda ?
    2. Apa yang anda lakukan sehingga anda tersiram air panas ?
    3. Sejauh manakah anda di training di perusahaan tersebut ?
    4. Pelatihan seperti apa yang anda dapatkan selama bekerja ?
    5. Apakah anda mengetahui pentingnya k3 ?

    C. Pertanyaan mengarahkan
    Ditujukan untuk Saksi.
    1. Bagaimana korban melakukan prosedur kerja tersebut ?
    2. Bagaimana cara korban berprilaku saat bekerja ?
    3. Apa Tindakan korban setelah tersiram air panas?
    4. Bagaimana kronologi tersebut berlangsung ?
    5. Bagaimana tindakan karyawan lainnya setelah mengetahui korban tersiraam air panas ?

    Ditujukan untuk Korban.
    1. Adanya penerapan sop “ mengapa anda tidak mengikuti SOP tersebut ?
    2. Adanya penerapan menggunakan APD “ mengapa anda tidak menggunakan APD?
    3. Mengapa anda bisa tersiram air panas ?
    4. Safety breafing seperti apakah yang telah di berikan kepada anda sebelum bekerja ?
    5. Bagaiman cara anda berprilaku saat bekerja ?

    D. Pertanyaan menyelidik
    Ditujukan untuk Saksi.
    1. Apakah anda megetahui kondisi terakhir mesin pabrik?
    2. Sudah berapa kali penggantian mesin pabrik?
    3. Bagaimana pihak perusahaan memberikan penerapan k3 terhadap karyawan perusahaan tempat anda bekerja?
    4. Selama anda bekerja di perusahaan ini, sudah berapa kali terjadi kecelakaan tersiram air panas?
    5. Menurut anda,berapa presentase terealisasinya pentingnya K3 di area tersebut?

    Ditujukan untuk Korban.
    1. Apakah anda mempunyai kemampuan untuk mengoperasikan mesin pabrik ?
    2. Mengapa anda sampai anda tersiram air panas tersebut?
    3. Bagaimana tanggapan dari perusahaan sesudah anda sembuh?
    4. Sejauh mana tanggung jawab perusahaan terhadap kondisi fisik anda?
    5. Pada saat bekerja mengapa anda tidak menggunakan APD?

    Daftar Pustaka
    Tonapa, Joni Banne. 2016. Karyawan Tersiram Air Panas Mesin Pabrik Kelapa Sawit. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1148046/192/5-karyawan-tersiram-air-panas-mesin-pabrik-kelapa-sawit-1476761805 tanggal 28 Maret 2017 jam 11.44 WITA.

    Nama: Rasiba Lase
    NIM: 167052040
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas sudah bisa diterima

  2. Kronologi Lift Jatuh di Dealer Vespa Bogor yang Tewaskan 1 Orang

    Liputan6.com, Bogor – Polisi masih menyelidiki kasus lift jatuh di Dealer Vespa Piagio Cabang Bogor, Jalan Pajajaran, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat 24 Juni 2016.
    Kapolsek Bogor Timur Kompol Marsudi Widodo mengungkapkan, peristiwa bermula saat Harun (20) bersama Agus Suryadi (20) membawa lampu penerangan sekitar pukul 19.00 WIB, menggunakan lift barang dari lantai dasar menuju ke lantai empat.

    Setiba di lantai empat, menurut Marsudi, kedua warga Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan itu kemudian mengeluarkan lampu dari dalam lift tersebut. Belum sempat memindahkan seluruh alat penerangan, tiba-tiba lampu padam dan tak lama sling lift putus.

    “Sling yang putus mengenai tubuh Agus hingga ia terpental ke tangga lalu terjatuh ke lantai dasar,” ia menjelaskan.

    Korban tewas di tempat akibat mengalami luka parah di bagian kepala, sedangkan Harun mengalami luka pada bagian tangan. “Kami masih menyelidiki penyebab kejadian itu dan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Dugaan sementara karena sling lift putus,” ujar Marsudi.

    Sementara itu Kepala Cabang Vespa Piagio Bogor, Pario, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian lift jatuh tersebut.
    Namun, sebelum insiden lift jatuh, keduanya sedang bekerja lembur karena banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan. “Agus dan Harun sudah lama bekerja sebagai cleaning service,” kata Pario


    A. Pertanyaan tertutup ( Close Question )
    1. Apakah bapak Marsudi berada dilokasi pada saat kejadian terjadi?
    2. Apakah ada korban meninggal pada saat kejadian?
    3. Apakah ada korban luka pada saat kecelakaan?
    4. Apakah korban merupakan warga Cipaku, Kecamatan Bogor?
    5. Apakah korban menggunakan APD?

    B. Pertanyaan terbuka ( Open Question )
    1. Mengapa sling lift bisa putus?
    2. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?
    3. Mengapa para korban dapat menaiki lift barang beserta dengan barangnya?
    4. Mengapa tidak ada pengawasan di sekitar area lift?
    5. Mengapa tidak ada pengecekan terhadap lift tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah tidak ada lift barang yang lain di tempat kejadian?
    2. Apakah tidak ada yang mengawasi lift tersebut?
    3. Apakah tidak ada safety breafing terlebih dahulu?
    4. Apakah tidak ada maintenance pada lift tersebut?
    5. Apakah SOP telah dimengerti oleh karyawan?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Apakah ada saksi ditempat kejadian?
    2. Apakah saksi mengetahui kronologis kejadian tersebut?
    3. Apakah saksi telah bekerja melebihi 8 jam kerja?
    4. Kapan pengecekan lift terakhir kali yang dilakukan oleh teknisi?
    5. Apakah pernah terjadi kecelakaan serupa sebelum kejadian ini?

    Daftar Pustaka
    Sudarno, Achmad. 2016. Kronologi Lift Jatuh di Dealer Vespa Bogor yang Tewaskan 1 Orang. Diunduh pada http://news.liputan6.com/read/2539607/kronologi-lift-jatuh-di-dealer-vespa-bogor-yang-tewaskan-1-orang?source=search tanggal 31 Maret 2017 jam 20.47 WITA.

    Nama: Arie Rahmat Hidayat
    NIM: 167051965
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas bisa diterima

  3. Karyawan Pabrik Pengolahan Biji Plastik Tewas Tersengat Listrik.

    JAKARTA – Kasus kecelakaan kerja menimpa seorang pekerja di Kalideres, Jakarta Barat. Diduga ada kabel yang terkelupas di mesin pengolahan biji plastik, karyawan tersebut tersengat dan tewas seketika. Korban tewas adalah Herry Siregar (26) karyawan PT Cipta Jaya Plastik, Pergudangan Miami Blok A.9. Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

    ”Nyawa tak bisa diselamatkan meskipun sudah dicoba dibawa ke klinik,” ucap Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Syfrie Wasdar kepada wartawan, Kamis (26/1/2017). Terkait hal itu, Syafrie ‎ masih melakukan penyidikan, seorang saksi, Budi (21) masih dimintai keterangan untuk mengetahui kornologis peristiwa itu. Budi sendiri, lanjutnya, sempat melihat Herry tersetrum. Ia kemudian langsung mematikan aliran listrik pada mesin biji plastik.

    Terkait hal ini, Syafrie mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini. Unsur pidana dalam peristiwa ini sedang digali untuk ditingkatkan ke proses penyidikan. Garis polisi kemudian dipasang untuk membersihkan TKP. “Korban sudah dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi,” katanya.


    A. Pertanyaan tertutup (close question) pada saksi
    1. Apa anda berada dilokasi pabrik pengolahan saat kejadian terjadi?
    2. Apakah anda merupakan teman dari korban yang bekerja di PT Cipta Jaya Plastik?
    3. Menurut anda, kejadian tersengat listrik ini dapat membahayakan pekerja lain?
    4. Apakah kejadian terjadi saat korban melakukan pengolahan biji plastik?
    5. Seberapa jauh posisi anda dengan korban saat korban tersengat listrik?

    B. Pertanyaan terbuka (open question) pada saksi
    1. Bagaimana pendapat anda mengenai kejadian yang menimpa teman kerja anda?
    2. Sejauh mana sistem keselamatan yang ada dalam lingkungan pengolahan biji plastik?
    3. Saat kejadian yang menimpa korban, siapa saja yang berada dalam pabrik pengolahan selain anda?
    4. Bagaimana proses pengevakuasi korban saat dibawa ke klinik?
    5. Bagaimana cara anda dan para pekerja lain untuk bekerja yang lebih aman dalam mengolah biji plastik?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions) pada saksi
    1. Apakah benar bahwa kejadian yang menimpa korban karena sengatan listrik?
    2. Apakah korban dibawa ke klinik langsung setelah kejadian?
    3. Siapa saja yang menolong korban saat kejadian selain anda?
    4. Saat korban tersengat aliran listrik, apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri?
    5. Dimana letak kejadian yang menimpa korban?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions) pada saksi
    1. Dapatkan anda jelaskan kembali bagaimana kronologi kejadian yang menimpa korban?
    2. Bagaimana kondisi korban setelah tersengat listrik, apakah langsung dibawa keklinik pada saat itu juga?
    3. Berdasarkan pernyataan anda, apakah benar anda melihat langsung korban tersengat aliran listrik?
    4. Tolong anda jelaskan bagaimana situasi dilokasi pengolahan setelah kejadian yang menimpa korban?
    5. Pada saat proses penyelidikan siapa saja yang terkait dan disangkut pautkan selain anda dalam kejadian ini?

    Daftar Pustaka
    Yusuf, Yan. 2017. Karyawan Pabrik Pengolahan Biji Plastik Tewas Tersengat Listrik. Diunduh pada https://metro.sindonews.com/read/1174546/170/karyawan-pabrik-pengolahan-biji-plastik-tewas-tersengat-listrik-1485433247 tanggal 25 Maret 2017 jam 20.22 WITA.

    Nama : M. Pandji Anoem B.P
    NIM : 167052027
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas sudah bisa diterima

  4. 2 Pekerja Proyek Wisma Atlet Tewas Tercebur ke Septic Tank

    JAKARTA – Dua pekerja proyek bernama Bowo (21) dan Riyanto (31) tewas tenggelam di septic tank. Keduanya tercebur saat tengah mengerjakan proyek Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, peristiwa terjadi ada Minggu, (25/12/2016) pagi tadi. Saat itu, korban tengah membersihkan lubang saptic tank yang ada di Wisma Atlet tersebut.

    Mendadak, korban Bowo terjatuh ke dalam lubang saptic tank karena terpeleset. “Korban Riyanto pun menolong korban. Namun, dia malah ikut terjatuh ke dalam lobang saptic tank dan tenggelam bersama,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/12/2016).

    Melihat itu, lanjut Suyatno, satu orang pekerja lainnya pun kembali hendak menolong korban. Namun, dicegah karena khawatir bakal kembali jatuh. Tak lama, pekerja proyek pun berdatangan dan beramai-ramai menolong kedua korban.
    “Namun, saat keduanya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Kemayoran untuk mendapatkan pertolongan para korban meninggal dunia,” tuturnya.

    Kini, jenazah kedua orang pekerja asal Tanjungsari, RT 06/02, Sragen,Jawa Tengah itu dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan proses visum.



    A.Close question
    1. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kecelakaan itu terjadi?
    2. Apakah kedua korban meninggal langsung dibawa ke rumah sakit setelah terjadi kecelakaan?
    3. Apakah kejadian seperti ini sudah terjadi berulang kali di tempat ini?
    4. Apakah kedua korban meninggal pada saat bekerja memakai APD?
    5. Berdasarkan kejadian ini, apakah kedua korban sudah mematuhi SOP yang di berikan?

    B. Open question
    1. Mengapa salah satu korban bisa ikut terjatuh kedalam septic tank tersebut ?
    2. Apa yang sedang kedua korban lakukan pada saat sebelum kejadian ?
    3. Apa reaksi anda pada saat anda melihat kedua korbansudah terjatuh ke dalam lubang septic tank ?
    4. Kenapa kejadian seperti ini bisa terjadi ?
    5. Bagaimana reaksi perusahaan terkait terhadap kejadian yang mengakibatkan kedua pekerja mereka tewas?

    C. Leading question
    1. Dari yang saya dengar bahwa, anda mengatakan bahwa kedua korban tidak memakai alat yang memadai pada saat bekerja?
    2. Seperti kebanyakan pekerja yang lain, apakah anda juga menginginkan kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali?
    3. Dari kejadian yang kedua korban alami anda menilai apakah perusahaan sudah berhasil dalam menerapkan K3 terhadap para pekerja?
    4. Apa penjelasan anda tentang kejadian jatuhnya kedua korban kedalam lubang septic tank?
    5. Benarkah salah satu pekerja tersebut sedang kurang sehat atau sakit sehingga menyebabkan ia tidak focus dan ahirnya terjatuh ke lubang septic tank?

    D. Probing question
    1. Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda menjelaskan kejadian ini lebih lanjut?
    3. Anda telah melihat kejadian seperti ini yang menelan Korban jiwa – apa pendapat anda terhadap kejadian seperti ini?
    4. Kenapa kejadian ini bisa terjadi?
    5. Bisakah anda memberikan informasi yang lebih detail tentang apa yang terjadi?

    Daftar Pustaka
    Murti, Ari Sandita. 2016. 2 Pekerja Proyek Wisma Atlet Tewas Tercebur ke Septic Tank. Diunduh pada https://metro.sindonews.com/read/1165723/170/2-pekerja-proyek-wisma-atlet-tewas-tercebur-ke-septic-tank-1482669790 tanggal 28 Maret 2017 jam 21.05 WITA.

    Nama: Priscilla Jinifer Meirin
    NIM: 167051982
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas sudah bisa diterima

  5. Sebabkan Nyawa Melayang, Dinas Kebersihan DKI Pecat Sopir Truk Sampah

    BEKASI – Dinas Kebersihan DKI Jakarta memecat dua sopir truk sampah atas tuduhan kelalaian pada kecelakaan yang menewaskan Sandi alias Paul (25), warga Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu 15 Januari 2017 kemarin.

    “Mereka sudah dipecat hari ini karena lalai dalam bekerja sehingga menghilangkan nyawa orang lain,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang Asep Kuswanto di Bekasi, Senin (16/1/2017).

    Kedua sopir itu masing-masing berinisial DS dan AB yang sehari-hari bekerja mengangkut sampah dari kawasan Jakarta Selatan menuju TPST Bantargebang Kota Bekasi.

    Keduanya dianggap lalai menjalankan tugas karena pada saat kejadian kecelakaan AB mendelegasikan tugasnya kepada DS dengan alasan letih. Usai serah terima kendaraan truk, DS menuju TPST Bantargebang untuk membuang sampah seberat 4 ton ke zona 4.

    “Sampai di jembatan timbang 2, DS meminta tolong kepada Sandi untuk membuka terpal penutup sampah di bagian bak truk dan kendaraan kembali melaju ke zona pembuangan,” katanya.

    Dalam perjalanan itu, truk yang dikendarai DS berpapasan dengan truk sampah milik Dinas Kebersihan Kota Bekasi. Kejadian itu mengejutkan DS hingga kemudi yang ia pegang hilang kendali dan truk oleng lalu terguling bersama dengan korban yang ada di bagian bak.

    “Korban jatuh bersama bak truk sampah hingga tertimbun selama beberapa menit dan tewas,” bebernya.
    Asep menyayangkan tindakan sopir tersebut karena lembaganya sudah membina sopir untuk tidak menggunakan jasa orang lain di luar petugas setempat.

    “Sebab, gaji mereka sebesar Rp5 juta per bulan, sudah termasuk membuka terpal sampai ke zona pembuangan. Kalau merasa lelah, sebaiknya minta tolong ke petugas resmi di UPT setempat,” katanya.

    Bukan hanya itu, Asep juga menyesalkan sikap AB (27) yang justru mengalihkan kemudi truk ke DS. DS merupakan warga Bantargebang, Kota Bekasi dan bekerja sebagai sopir Suku Dinas Kebersihan Jakarta Selatan yang saat itu sedang libur bekerja. Peristiwa kecelakaan itu saat ini sedang ditangani Unit Lakalantas Polsek Bantargebang, Kota Bekasi.



    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah anda melihat kejadian itu langsung?
    3. Berapakah korban dari kecelakaan tersebut?
    4. Benarkah korban tewas ditempat seketika?
    5. Apakah ada korban lain selain penumpang di truk tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Kapan sebenarnya kejadian itu terjadi?
    2. Bagaimana kronologi kejadian tersebut?
    3. Apa faktor penyebab utama kecelakaan tersebut?
    4. Apakah yang dilakukan supir tersebut hingga menyebabkan korban tewas?
    5. Bagaimana pendapat anda tentang supir truk yang seperti itu?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading qustions)
    1. Apa benar supir truk tersebut melaju kencang?
    2. Apakah ada pengemudi lain yang melaju juga?
    3. Mengapa korban bisa terjatuh?
    4. Apa benar korban bukanlah karyawan dari dinas kebersihan?
    5. Ternyata pengemudi truk sangat tidak mematuhi cara berkendara sehingga truk terguling ya?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Mengapa bisa terjadi kecelakaan tersebut?
    2. Mengapa truk melaju?
    3. Mengapa bisa korban tewas ditempat?
    4. Mengapa korban tidak mengingatkan supir agar tidak laju saat berkendara?
    5. Mengapa korban tidak bisa menyelamatkan diri?

    Daftar Pustaka
    Antara, Agregasi. 2017. Sebabkan Nyawa Melayang, Dinas Kebersihan DKI Pecat Sopir Truk Sampah. Diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/01/16/338/1592731/sebabkan-nyawa-melayang-dinas-kebersihan-dki-pecat-sopir-truk-sampah tanggal 25 Maret 2017 jam 10.13 WITA.

    Nama : Vira Erwi Novaliana
    NIM : 167051976
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas sudah bisa diterima.

  6. Tambang Batu Bara di Samarinda longsor, Warga di kabarkan tewas

    Tambang batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memakan korban jiwa. Kali ini seorang warga Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, tewas tertimbun longsoran di area PIT pertambangan milik CV Arjuna.
    Menurut salah seorang warga Makroman, Niti, peristiwa terjadi pada Minggu malam 24 April 2016.
    “Ada korban longsoran di PIT tambang milik CV Arjuna di RT 26 Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda,” ujar Niti, seorang petani di Makroman kepada KlikSamarinda pada Senin pagi 25 April 2016.
    Sementara, menurut keterangan warga lainnya, korban tersebut baru mau dikebumikan pada Senin pagi, 25 April 2016. Namun, Bahar belum memastikan waktu tepat peristiwa itu terjadi.
    “Saya dengar korban akan dikuburkan. Kabarnya, korban tertimbun saat memperbaiki mesin eksavator. Awalnya, Pak, kami juga tidak tahu ada korban meninggal, karena perusahaan pemilik tambang tertutup,” ujar Bahar, warga Makroman, Samarinda.
    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemilik maupun manajemen pemilik usaha pertambangan di sekitar kejadian.
    CV Arjuna telah beroperasi di Makroman Samarinda sejak 2008. Perusahaan ini, dalam catatan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mendapatkan penambahan waktu izin operasi dari Pemerintah Kota Samarinda selama 5 tahun pada 2015 akhir
    Korban yang tewas tertimbun longsoran di area PIT milik CV Arjuna di Makroman, Samarinda tersebut menambah daftar panjang korban tewas di area pertambangan.



    A. Closed question
    1. Apakah anda kecewa dengan pekerjaan yang di berikan kepada Anda?
    2. Apakah anda memilki teman bekerja?
    3. Apakah gaji yang berikan sudah sesuai dengan usaha Anda?
    4. Apakah cukup mudah jika meminta cuti pada atasan?
    5. Adakah teman kerja bapak yang pernah menanyakan hal yang sama seperti saya?

    B. Open question
    1. Bagaimana pendapat bapak dengan gaji dan uang lembur di perusahaan ini
    2. Menurut pendapat Anda apakah akan terasa nyaman jika bekerja pada pencahayaan yang kurang memdai di malam hari
    3. Apakah alasan Anda bekerja di perusahaan ini
    4. Kira-kira selain bekerja di perusahaan ini, dimana lagi anda ingin bekerja
    5. Bagaimana reaksi keluarga anda dengan pekerjaan tambahan atau lembur yang bapak ambil

    C. Leading question
    1. Jadi apakah Anda kenal dengan pekerja yang menjadi korban longsor tersebut
    2. Sebearapa sering Anda melihat korban melakukan pekerjaan sendirian
    3. Apa benar jika penerangan pada lokasi kerja terutama di tempat korban bekerja sangat terbatas
    4. Bersama siapa saja kah menurut Anda korban sering menghabiskan waktu/jam istirahat kerja
    5. Menurut Anda apakah sulit jika meminta bantuan pada posisi kerja korban

    D. Probing question
    1. Apakah perusahaan memiliki tenaga pengawas ahli keselamatan kerja yang bersertifikasi dan seberapa banyak kah tenaga pengawas yang dimiliki perusahaan
    2. Jika sudah bagaimanakah sistem pengawasan yang diterapkan oleh tenaga pengawas tersebut sehingga sampai dapat terjadi accident/kecelakaan seperti ini
    3. Apakah pekerja yang menjadi korban tersebut sudah memilki sertifikasi atau keahlian yang terlatih dalam melakukan pekerjaan nya
    4. Apakah pada setiap bidang pekerjaan pada perusahaan sudah memiliki JSA tersendiri dan bagaimanakah dengan perhitungan risiko nya
    5. Mengapa korban di biarkan bekerja sendiri tanpa ada rekan yang membantu/mengawasi korban sebelum kejadian

    Magie aksan, Ma. 2016. Tambang Batu Bara di Samarinda longsor, Warga di kabarkan tewas. Diambil dari KlikSamarinda.com, website: http://www.kliksamarinda.com/
    http://borneobangkit.com/longsor-pekerja-tambang-batubara-tewas-terjepit-alat-berat/

    Nama : Weril Sukanto
    NIM : 167052021
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    – Perbaiki daftar pustaka yang Anda cantumkan, karena berita tidak ditemukan pada hyperlink yang bersangkutan.
    – Gunakan tanda tanya (“?”) disetiap akhir kalimat tanya.
    – Suku kata “kah” dan “nya” tidak boleh dipisah dari kata yang diikutinya.
    – Suku kata “di” tidak boleh dipisah dengan kata yang diikutinya bila menunjukkan selain obyek.
    – BELAJAR KEMBALI BAHASA INDONESIA YANG BENAR SESUAI PUEBI 2016.
    – Ketik daftar pustaka menggunakan metode Harvard.
    – Perbaiki kembali tugas ini.

  7. Pekerja Pabrik Gula Merah Tewas Tergilas Mesin Giling Tebu
    Kediri (beritajatim.com) — Seorang pekerja pabrik pembuatan gula merah di Kabupaten Kediri tewas mengenaskan setelah sekujur tubuhnya tergilas mesin penggilingan tebu.
    Korban ikut tergiling bersama tebu saat bajunya tersangkut pada mesin penggilingan.
    Nasib nahas ini dialami Kusmani (60) pekerja pabrik pembuatan gula merah milik Komari asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.‎
    Rokhim, salah salah seorang karyawan mengaku, korban tergilas mesin penggilingan bersama tebu karena bajunya tersangkut sewaktu mengambil puntung rokok. Seketika, karyawan lain mematikan mesin. Tetapi sekujur tubuh korban sudah remuk hingga akhirnya tewas.
    “Saya dengar jeritan dari ruang mesin di belakang. Saat saya datang, pak Kus sudah terjepit pada gerigi mesin. Kondisinya sungguh mengenaskan. Badannya remuk,” ujar Rokhim, Rabu (23/11/2016).
    Tim identifikasi dari Polres Kediri bersama Polsek Ngadiluwih langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Menurut Kapolsek Ngadiluwih AKP Ridwan Sahara, kecelakaan kerja ini terjadi akibat pakaian korban yang tersangkut mesin, sehingga ikut tergiling bersama tebu sebagai bahan baku pembuatan gula merah.‎
    Polisi langsung membawa jenasah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dioutopsi. Sementara itu, pemilik pabrik akan diperiksa perihal indikasi unsur kelalaian, mengingat mesin penggilan tanpa dilengkapi pengaman.
    Nama: Yulius Paken
    NIM: 167051994
    Semester: II
    Kelas: A1
    Sumber pustaka: Beritajatim.com, edisi Rabu 23 November 2016 16:20 WIB
    http://m.beritajatim.com/berita_kediri/283098/p

    A. Pertanyaan tertutup [closed questions],
    1. apakah anda melihat secara langsung korban pada saat mengambil puntung rokok?
    2. apakah anda mengetahui di dalam mesin penggiling tebu itu ada puntung rokok sebelum terjadi kecelakaan?
    3. apakah anda mengetahui kondisi kesehatan korban sebelum bekerja atau menghidupkan mesin tersebut?
    4. sebelum bekerja apakah anda sempat ngobrol ngobrol sama korban pada saat itu?
    5. pada saat anda sudah di tempat korban tergling mesin tebu apakah anda langsung mematikan mesin tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka [open questions],
    1. posisi anda pada saat itu di mana dan jarak anda bekerja dengan korban kira kira berapa meter?
    2. bagai mana anda mengetahui kalau di ruangan mesin ada orang ikut tergiling mesin tersebut?
    3. pada saat anda ngobrol sama korban apa apa aja yang di ceritakan
    4. menurut fakta yang anda lihat bagai mana kondisi korban pada saat berada dalam mesin penggiling tebu tersebut
    5. menurut kejadian yang anda lihat apa penyebab utama yang membuat si korban ini masuk tergiling mesin tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan [leading questions],
    1. pada saat anda mendengar jeritan dari ruang mesin penggiling tersebut apa yang anda lakukan pada saat itu?
    2. pada saat anda melihat si korban dalam mesin apa yang anda lakukan ?
    3. bagai mana anda mengetahui kalau korban ikut tergiling mesin karna mengambil puntung rokok?
    4. anda tadi mengatakan penyebabnya mengambil puntung rokok dan bajunya tersangkut, bagaimana anda mengetahui hal itu
    5. pda saat anda sudah mematikan mesin apakah anda langsung mengevakuasi korban atau meminta bantuan pada rekan kerja
    yang lainnya

    D. Pertanyaan menyelidik [pobing quesions]
    1. bisakah anda menceritakan apa apa saja yang di lakukan korban sebelum mnghidupkan mesin atau menggiling tebu tersebut
    2. bisakah anda menceritakan kronologis terjadinya kecelakaan tersebut
    3. pada saat mengevakuasi korban apakah ada kesulitan yang anda alami dan hal hal kesulitan apa, tolong di ceritakan lebih rinci
    4. menurut anda adakah cara lain untuk mengambil puntung rokok di dalam mesin tanpa mematikan mesin, kalau ada cara
    seperti apa dan harus mnggunakan alat apa tolong anda jelaskan
    5. menurut pendapat anda hal hal apa saja yang perlu di lakukan sebelum memulai menggiling tebu menggunakan mesin.

    Nama : Yulius Paken
    NIM : 167051994
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – GUNAKAN BAHASA INDONESIA DENGAN BENAR SESUAI PUEBI 2016.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  8. Kecelakaan Kerja di Kelapa Gading Tewaskan Seorang Buruh

    Jakarta – Seorang buruh berusia 40 tahun-an yang belum diketahui identitasnya tewas seketika setelah mengalami kecelakaan kerja di Jalan Puspa Gading VIII Blok C1 Nomor 21, RT09/RW16, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Senin (27/2).

    Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan ini. Pria ini tewas saat mengerjakan renovasi sebuah rumah tinggal yang menggunakan sejumlah buruh dari dua kampung halaman yang berbeda itu.

    Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono, mengatakan kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan pihaknya baru mendapat laporan dari warga yang melihat ada sejumlah buruh berlarian dari sebuah rumah proyek.

    “Setelah kami periksa rupanya ada seorang buruh yang jatuh dan tertimpa puing bangunan dan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Argo, Senin (27/2) sore.

    Ia menyebutkan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam kecelakaan tersebut. Pasalnya dari sejumlah saksi yang diperiksa menyebutkan ada ketidakakuran antara dua kelompok buruh yang dipekerjakan dalam proyek renovasi rumah itu.

    Warsito (51) asal Sukaharjo, mandor utama dari proyek tersebut saat ini sedang dalam pemeriksaan polisi. Begitu pula Robby Kurniawan (36) seorang petugas keamanan kompleks perumahan tersebut.

    “Korban saat ini sudah dievakuasi ke RSCM, sedangkan semua buruh yang berada di lokasi saat kejadian masih kami periksa,” tandas Argo.



    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah kejadian seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya?
    2. Apakah korban yang tewas tersebut sudah menggunakan alat pelindung diri yang lengkap?
    3. Apakah Anda mengenal dekat korban?
    4. Ada berapa korban tewas dalam kejadian ini?
    5. Ada berapa para buruh yang dipekerjakan dalam proyek pembangunan tersebut?
    6. Apakah dalam sistem pembangunan proyek ini sudah menggunakan JSA atau SOP yang lengkap?
    7. Apakah dalam proyek pembangunan ini ada yang bertanggung jawab jika pekerjanya mengalami kecelakaan?
    8. Apakah setiap pekerja sudah mempunyai sertifikat di bidangnya?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Bagaimana kronologis kejadiannya?
    2. Kapan kejadian tersebut berlangsung?
    3. Mengapa korban bisa sampai jatuh tertimpa puing dan sampai meninggal?
    4. Mengapa Anda menggunakan dua kolompok buruh yang berbeda tempat asal?
    5. Mengapa ada ketidakakuran antara buruh yang satu dengan buruh yang lain?
    6. Siapakah yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan yang menewaskan korban seperti ini?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah benar korban tewas terjatuh dan tertimpa puing puing bangunan?
    2. Apakah benar saat itu korban tidak menggunakan alat pelindung diri?
    3. Apakah benar saat korban sedang bekerja tidak adanya mandor atau pengawas yang berjaga disekitar area proyek?
    4. Apakah benar saat itu sejumlah buruh berlarian dari sebuah rumah proyek ketika mendengar ada pekerja yang tewas?
    5. Apakah benar dalam sistem proyek pembangunan ini belum menerapkan JSA atau SOP yang tepat?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Mengapa Anda memperkerjakan pekerja yang umurnya sudah tidak produktif lagi?
    2. Mengapa Anda tidak mencari pekerja yang umurnya masih produktif?
    3. Mengapa korban bisa tewas seketika ditempat kejadian?
    4. Mengapa korban tidak menggunakan alat pelindung diri sehingga bisa tewas seketika?
    5. Mengapa Anda sebagai pengawas tidak menyediakan alat pelindung diri untuk keselamatan dan keamanan para buruh tersebut?

    Daftar Pustaka
    Fajarta, Carlos Roy. 2017. Kecelakaan Kerja di Kelapa Gading Tewaskan Seorang Buruh. http://m.beritasatu.com/aktualitas/416647-kecelakaan-kerja-di-kelapa-gading-tewaskan-seorang-buruh.html Diakses 25 Maret 2017 jam 18.03 WITA.

    Nama : Irene Virginingtyas
    NIM : 167051986
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  9. 2 Pekerja Apartemen Rungkut Surabaya Jatuh dari Lantai 11

    SURABAYA, Dua pekerja bangunan di menara Apartemen Rungkut Surabaya tewas setelah lift yang ditumpanginya jatuh dari lantai 11. Diduga, lift tersebut jatuh setelah kawat slingnya putus.

    Kedua korban diketahui bernama Nur Furqon (31), warga Pati, Jawa Tengah, tewas dengan luka di bagian kepala, dan Nur Kamid (40), warga Grobogan, Jawa Tengah, tewas dengan luka mengenaskan di kepala, tangan, dan kaki.

    Kejadian bermula dari kedua korban yang naik ke lantai atas untuk membawa bahan bangunan dengan menggunakan lift. Namun saat tiba di lantai 11, tiba-tiba kawat sling lift putus, sehingga terjun bebas.

    Kedua tubuh pekerja bangunan yang berada di dalam lift ini pun juga ikut terjatuh menghantam bumi. Salah seorang sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya tewas saat dalam perjalanan.

    Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan atas tewasnya kedua pekerja bangunan ini. Penyelidikan polisi mengarah pada standart keamanan proyek pembangunan apartemen menara tersebut.

    Sementara itu, kedua jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSU Dokter Sutomo Surabaya untuk diautopsi. Kemudian, kedua korban dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan.



    A. Close Question
    1. Apakah kondisi Anda baik hari ini?
    2. Apakah Anda berada di tempat insiden saat lift itu terjatuh?
    3. Apakah Anda melihat langsung saat lift itu terjatuh?
    4. Apakah Anda mengalami trauma setelah melihat isiden itu?
    5. Apakah dari korban tersebut sebelumnya meminta tolong saat lift ingin jatuh?
    6. Apakah Anda melihat langsung korban dari lift terjatuh itu?

    B. Open Question
    1. Bagaimana reaksi pekerja yang mendengar Insiden lift terjatuh tersebut?
    2. Bagaimana reaksimu ketika melihat insiden tersebut terjaadi?
    3. Apa yang Anda lakukan setelah insiden tersebut terjadi?
    4. Bagaimana situasi sebelum insiden lift tersebut terjatuh?
    5. Apakah Anda pernah mengalami hal yang berpotensi bahaya ketika menggunakan lift tersebut?

    C. Leading Question
    1. Kapan lift terakhir dilakukan pengecekan berskala?
    2. Siapakah yang memegang hal penting dalam mengatur pemeriksaan lift?
    3. Bagaimana lift tersebut bisa terjatuh dari laintai 11?
    4. Apakah ada faktor kelebihan muatan penyebab dari lift terjatuh ini?
    5. Apakah tidak ada pengawasan pada saat bekerja dimalam hari?

    D. Probing Question
    1. Mengapa korban tidak menggunkana APD dengan lengkap sehingga bisa tewas, apakah tidak ada pengawasan yang lebih ketat
    dalam hal ini?
    2. Apakah tidak ada kelengkapan sistem dalam lift tersebut sehingga menyebabkan jatuh?
    3. Apakah lift sudah ada tanda-tanda kerususakan untuk tidak layak digunakan untuk pekerja sebelum insiden ini?
    4. Kenapa hal yang berpotensi bahaya dibiarkan saja tanpa ada pengendalian?
    5. Jika ada kerusakan, mengapa tidak ada rambu-rambu peringatan untuk tidak menggunakan lift tersebut sehingga insiden
    tersebut terjadi?

    Daftar Pustaka
    Ilyasan, Rahman. 2016. 2 Pekerja Apartemen Rungkut Surabaya Jatuh dari Lantai 11. https://daerah.sindonews.com/read/1103978/23/2-pekerja-apartemen-rungkut-surabaya-jatuh-dari-lantai-11-1461592324 Diakses 25 Maret 2017 jam 20.06 WITA.

    Nama : Sherin Gita Sapitri
    NPM : 167052017
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  10. Rehab Gedung DPRD Merangin Telan Korban, Satu Pekerja Tewas

    Sarkoni (20) seorang pekerja alat berat warga Desa Seling, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi tewas tertimpa puing bangunan saat merenovasi gedung DPRD Merangin, Minggu (31/7/2016).
    Informasi yang didapat dari warga setempat bernama Andi, peristiwa bermula saat korban bersama operator alat berat PT. Jambi Emas Mega Pratama tengah meruntuhkan bangunan DPRD Kabupaten Merangin, guna direhap kembali.

    Disaat korban sedang asyik mengawasi alat berat itu bekerja, tiba-tiba bangunan yang dikais alat berat runtuh dan menimpa kepala bagian belakang korban hingga memar dan berdarah, Nahasnya korban tidak menggunakan helm keselamatan kerja.

    “Kejadian ini bermula, ketika korban sedang mengawasi alat berat meruntuhkan bangunan DPRD. Mungkin korban tak tahu, sedang asyik mengawasi tiba-tiba puing-puing beton yang dikais alat runtuh langsung mengenai kepalanya,” kata Andi.

    Andi menceritakan, melihat kondisi tersebut oprarator alat berat dan warga sekitar langsung mencoba menyalamatkan korban. Namun, sayangnya nyawa korban tak tertolong lagi.

    “Operator alat berat berusaha mengangkat reruntuhan bangunan yang menimpa korban. Namun sayangnya setelah itu nyawa korban sudah tidak ada,” timpalnya.

    Melihat kondisi korban sudah tak bernyawa lagi ujar Andi, kemudian operator membawa jasad korban kerumah duka untuk disemayamkan. “Setelah diketahui tewas, korban langsung dibawa ke rumah duka,” sebut Andi.

    Kapolsek Kota Bangko Iptu Didih engkas Membenarkan jika telah terjadi kecelakaan kerja di Gedung DPRD Merangin.
    “Korban meninggal dunia di rumah sakit, karena korban mengalami luka berat di bagian kepala, dan kini jenazah korban sudah di bawa ke rumah duka,” ungkap IPTU Didih Engkas, Minggu(31/7/2016).

    Didih mengatakan, peristiwa ini masih dalam penyelidikan anggotanya, dan belum bisa menyimpulkan penyebab pasti. “untuk penyebab pasti kita belum bisa menyimpulkan apakah ini murni kecelakaan apa tidak,” pungkasnya.



    A. Close Question
    1. Apakah kondisi Anda baik hari ini?
    2. Apakah Anda melihat langsung kejadian ini?
    3. Apakah Anda melihat rekan kerja Anda sedang berada disekitar Anda?
    4. Apakah ada komunikasi antara Anda dengan rekan kerja Anda yang berada disekitar Anda?
    5. Apakah Anda trauma melihat kejadian ini?

    B. Open Question
    1. Bagaimana pendapat Anda tentang kejadian yang terjadi?
    2. Bagaimana perasaan Anda ketika melihat rekan kerja Anda tertimpa puing tersebut?
    3. Bagaimana tanggapan Anda dalam menolong rekan kerja Anda?
    4. Apakah Anda tidak bisa meminta bantuan dari orang sekitar?
    5. Bagaimana pendapat Anda tentang kurangnya keselamatan ditempat Anda bekerja?

    C. Leading Question
    1. Dari yang saya dengar, Anda membantu rekan kerja yang tertimpa puing, bagaimana cara Anda membantunya?
    2. Bagaimana Anda berpikir menolong rekan Anda dengan menggunakan alat berat tersebut?
    3. Berapa jangka waktu Anda dalam menolong rekan Anda setelah kejadian tersebut?
    4. Apakah Anda tidak melihat dulu adakah orang, saat akan merobohkan bangunan tersebut?
    5. Menurut Anda,apakah ini kesalahan dari rekan Anda yang tidak memakai APD saat mengawas, atau Anda yang tidak berhati-hati saat menjalankan tugas tersebut?

    D. Probing Question
    1. Bisakah Anda jelaskan,mengapa rekan kerja sedang asik mengawasi Anda tidak tahu dia didekat tempat yang tidak aman?
    2. Apakah korban saat tertimpa berteriak Anda langsung mendengar dan menolong ,atau korban tidak sempat berteriak?
    3. Bisakah Anda menjelaskan,seberapa banyak atau besarkah puing beton yang menimpa korban?
    4. Korban tertimbun puing beton,apakah Anda baru sadar atau mengetahui ketika sudah tertimbun?
    5. Jelaskan bagaimana maksud dari tertimbun puing beton,bukankah puing itu kecil atau puing itu besar ?

    Daftar Pustaka
    Fahrurozi, Nanang. 2016. Rehab Gedung DPRD Merangin Telan Korban, Satu Pekerja Tewas. https://daerah.sindonews.com/read/1127723/174/rehab-gedung-dprd-merangin-telan-korban-satu-pekerja-tewas-1469973634 Diakses 25 Maret 2017 jam 15.05 WITA.

    Nama : Ratih Faradilla
    NPM : 167052051
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  11. Dua Pekerja di Karawang Tewas Akibat Ledakan Tabung Penyimpanan Oli

    Bandung – Dua orang pekerja kasar di PT. TAWU INTI BATI, di Kabupaten Karawang, tewas seketika terkena ledakan tabung penyimpanan oli saat sedang bekerja. Hingga saat ini belum diketahui penyebab meledaknya tabung tesebut.

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan peristiwa itu terjadi di Kampung Pasirpeundeuy, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Senin (21/11/2016) sekitar pukul 13.30 WIB.

    Ia menuturkan, saat itu Safrudin (30) dan Dede Mulyadi (35) sedang melakukan kegiatan pengelasan. Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, keduanya berada tepat di atas tabung penyimpanan oli tersebut.

    “Para korban sedang melakukan pengelasan di atas tabung penyimpanan oli, tiba-tiba tabung tersebut meledak dan kedua korban terpental hingga tewas,” kata Yusri via pesan singkat.

    Yusri menyebut polisi sudah mendatangai tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kecelakaan kerja tersebut. Hal itu untuk memastikan tidak adanya sebuah kesengajaan.

    “Sementara waktu kami pasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan di lokasi,” ujar Yusri.



    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah Anda mengenal para korban?
    2. Apakah para korban menggunakan alat pelindung diri/pengaman saat bekerja?
    3. Apakah Anda pada saat itu berada ditempat kejadian?
    4. Apakah para korban tersebut saat melakukan pekerjaannya dalan kondisi baik?
    5. Apakah para korban pada saat melakukan pekerjaannya sudah sesuai dengan standar yang berlaku?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan tersebut?
    2. Siapa saja yang menjadi korbannya?
    3. Berapa banyak korban yang tewas saat terjadinya kecelakaan tersebut?
    4. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
    5. Dimana tempat terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut?
    6. Bagaimana kronologi kejadiannya?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. seperti yang Anda lihat, apakah Anda akan menghimbau perusahaan itu agar perusahaan itu memberitahukan kepada para pekerja untuk tidak melakukannya lagi?
    2. Apakah Anda juga menginginkan perusahaan tersebut agar lebih memahami prosedur kerja?
    3. Apa yang bisa Anda jelaskan tentang kejadian tersebut?
    4. Seperti yang Anda lihat, sarana yang dimiliki perusahaan tersebut masih kurang, bukan?
    5. Benarkah perusahaan tersebut sudah memberikan pengarahan dan pengetahuan terhadap para pekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Apa yang terjadi pada saat itu?
    2. Siapa saja yang terlibat pada saat kecelakaan tersebut?
    3. Mengapa sampai terjadi kecelakaan seperti itu?
    4. Tanggapan perusahaan tentang kejadian tersebut?
    5. Bagaimana hal itu bisa terjadi?
    6. Bisakah Anda menjelaskan apa penyebab hal itu bisa terjadi?

    Daftar Pustaka
    Dinillah, Muklis. 2016. Dua Pekerja di Karawang Tewas Akibat Ledakan Tabung Penyimpanan Oli. https://news.detik.com/berita/d-3350879/dua-pekerja-di-karawang-tewas-akibat-ledakan-tabung-penyimpanan-oli Diakses 26 Maret 2017 jam 07.28 WITA.

    Nama: Rifda Nur Alifah
    NIM: 167052014
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  12. Gondola Intiland Tower Jatuh Saat Dites

    TEMPO.CO, Jakarta – Gondola yang jatuh dari lantai 23 Intiland Tower di Karet Tengsin, Jakarta Pusat, sedang dalam proses uji coba oleh pihak kontraktor. Akibatnya, teknisi yang sedang berada gondola saat itu, Agus Heriyadi (30 tahun), ikut terhempas dan tewas di lokasi kejadian.

    “Korban sedang bekerja sebagai kontraktor untuk melakukan perbaikan. Saat dites dari lantai 23, tiba-tiba gondola itu jatuh bersama korban hingga ke lantai dasar,” kata Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Pusat Komisaris Suyatno, Rabu, 26 Oktober 2016.

    Gondola jatuh sekitar pukul 11.15 WIB. Sebelum jatuh ke lantai dasar, gondola itu sempat menabrak videotron di lantai empat gedung berlantai 23 itu. Videotron itu ringsek, sedangkan gondola jatuh dan hancur berkeping-keping.

    Menurut Corporate Communication PT Intiland Development Prananda Herdiawan, perbaikan itu sudah dilaksanakan sejak beberapa hari terakhir. Gondola itu memang sedang rusak dan sedang diperbaiki kontraktor, yakni PT Hitachindo Utama.

    “Hari ini adalah tahap pengetesan yang dilakukan kontraktor,” kata Prananda saat ditemui di lokasi kejadian. Adapun petugas kontraktor yang berada di gondola pada saat kejadian adalah Agus Heryadi.

    Dari pantauan Tempo, sekitar pukul 12.40 WIB, jenazah Agus dievakuasi tim INAFIS Polres Jakarta Pusat. Jalan Profesor Dr Satrio pun mendadak macet. Beberapa pengendara menghentikan kendaraannya untuk melihat reruntuhan gondola yang belum dievakuasi.

    Prananda mengatakan masih belum mengetahui penyebab jatuhnya gondola. “Kami masih menunggu keterangan dari PT Hitachindo.” kata dia.

    Saat ini, jenazah Agus, warga Garut, Jawa Barat, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Sedangkan reruntuhan gondola masih berserakan di lokasi kejadian. “Kami sedang menyisir dulu di dalam gedung. Baru ke lantai 23 untuk olah TKP,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustaqim.



    Pertanyaan kepada saksi mata kejadian
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah Saudara melihat persis kejadiannya?
    2. Apakah saat terjatuh korban langsung menghantam lantai dasar?
    3. Apakah situasi sebelum kejadian pada saat itu ramai?
    4. Saat Saudara melihat korban terjatuh, apakah ada tanda-tanda korban meminta pertolongan?
    5. Apakah Saudara melihat rekan kerja korban di lokasi kejadian?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Apa yang terjadi?
    2. Dimana lokasinya korban terjatuh?
    3. Kapan kejadian tersebut terjadi?
    4. Seperti yang Saudara tahu, apakah korban bekerja sendiri atau ada rekan yang membantunya?
    5. Bagaimana kronologi yang Saudara lihat saat gondola terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah benar korban terjatuh dari lantai 23 bersamaan dengan jatuhnya gondola?
    2. Saat itu benarkah korban tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri?
    3. Apakah benar bahwa saat korban bekerja tidak adanya supervisor yang mengawasi?
    4. Apakah benar rekan kerja korban yang sebelumnya berada dilokasi kejadian tiba-tiba menghilang sesaat setelah kejadian?
    5. Dari yang saya dengar, bahwa gondola yang dipakai tidak dalam kondisi yang baik. Apakah benar adanya?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Dapatkah Saudara menjelaskan bagaimana kronologi kejadian tersebut?
    2. Jelaskanlah situasi yang Saudara lihat seperti apa setelah adanya kejadian tersebut?
    3. Bagaimana bisa gondola yang sudah diperbaiki dan dalam pengetesan masih terdapat kerusakan?
    4. Menurut Saudara, siapa saja yang terlibat dalam insiden tersebut?
    5. Bagaimana bisa perusahaan tidak menyertakan seorang supervisor untuk mengawasi pekerja?

    Daftar Pustaka
    Adyatama, Egi. 2016. Gondola Intiland Tower Jatuh Saat Dites. Diunduh pada https://metro.tempo.co/read/news/2016/10/26/064815345/gondola-intiland-tower-jatuh-saat-dites tanggal 26 Maret 2017 jam 08.19 WITA.

    Nama : Rizky Siti Anisyah
    NIM : 167051997
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  13. Tugas 1
    Okezone.com pada 20 Januari 2017 memberitakan nasib tragis yang menimpa buruh sawit PT Antang Ganda Utama (AGU) bernama Kamani. Ia harus meregang nyawa setelah tertimpa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dipanennya di Blok 16, Kandau C, Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kamis sore kemarin.
    Kapolsek Teweh Selatan, Iptu Jenal Mutakim mengatakan, ia mendapat laporan sekitar pukul 18.30 WIB. Korban meninggal bernama Kamani bin Katijan (42). Korban tewas akibat tertimpa TBS kelapa sawit.
    “Diperkirakan berat tandan mencapai 30 kilogram yang jatuh dari ketinggian 8 meter yang menimpa kepala Kamani. korban tewas di TKP,” ungkap Kapolsek Jumat (20/1/2017).
    Saat ditemukan posisi tubuh Kamani miring ke sebelah kanan dan dari kepalanya terus mengeluarkan darah.
    Sementara itu korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Muara Teweh. “Pagi ini dimakamkan,” pungkasnya.

    Tugas 5
    • Untuk korban
    1. Apakah bapak bersedia memberikan keterangan yang sebenar-benarnya? (Pertanyaan Tertutup)
    2. Bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi? (Pertanyaan Terbuka)
    3. Apa penyebab tandan buah tersebut jatuh dan menimpa bapak? (Pertanyaan Terbuka)
    4. Dari penjelasan bapak tentang kejadian tersebut, menurut bapak apa yang menjadi faktor utama penyebab kecelakaan terjadi? (Pertanyaan Mengarah)
    5. Mengapa bapak begitu yakin dengan faktor utama penyebab kecelakaan tersebut seperti yang bapak ceritakan? (Pertanyaan Menyelidik)
    • Untuk Saksi Mata
    1. Apakah saudara bersedia menceritakan kronologi kejadian yang menimpa kerabat anda? (Pertanyaan Tertutup)
    2. Dimanakah anda berada pada saat kejadian berlangsung? (Pertanyaan Terbuka)
    3. Tindakan apa yang saudaralakukan sesaat setelah melihat kejadian tersebut? (Pertanyaan Terbuka)
    4. Menurut saudara, apa penyebab langsung terjadinya kecelakaan tersebut? (Pertanyaan Mengarah)
    5. Dapatkah anda menjelaskan kronologi kejadian tersebut secara mendetail? (Pertanyaan Menyelidik)
    Sumber Pustaka: Okezone.com. 2017. Bekerja Bukan Untuk Menyerahkan Nyawa (Beberapa Tragedi Kecelakaan Kerja yang Menelan Korban Jiwa). https://www.koranperdjoeangan.com/bekerja-bukan-untuk-menyerahkan-nyawa-beberapa-tragedi-kecelakaan-kerja-yang-menelan-korban-jiwa/. 27 Maret 2017 (00:26).

    NAMA: RIMA NUR ZAIN
    NIM: 13.11.106.701501.0846
    SEMESTER: VIII
    KELAS: A2


    Komentar Dosen:
    – Susun kalimat pertanyaan masing-masing 5 pertanyaan untuk setiap jenis pertanyaan tertutup, terbuka, mengarahkan, dan menyelidiki.
    – Cantumkan nama jurnalis dalam daftar pustaka, bukan nama situsnya (Okezone.com).
    – Lihat contoh tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  14. Pria Terpental Penuh Luka dan Tangan Putus

    Batang – Ledakan keras terdengar dari sebuah bengkel las Cerah Teknik yang berada di Desa Sikebo Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang. Akibat peristiwa itu, Sahidin, warga Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, mengalami luka di wajah, leher robek 20 sentimeter dan tangan kiri putus. Sontak peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar.

    “Saat ini Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Kraton Pekalongan untuk tindakan medis,” ujar Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Limpung AKP Raharja, Sabtu (25/16/2017).

    Kapolsek Limpung AKP Raharja menuturkan, kejadian bermula saat korban bersama dua teman kerja hendak menyambung pipa ke drum. Saat itulah drum meledak, tutupnya terlepas mengenai korban.

    Sementara dua orang teman korban terpental dan tidak sadarkan diri.
    Mendengar adanya laporan, lalu petugas Polsek Limpung bersama warga melaksanakan evakuasi.

    Barang bukti yang diamankan 1 Drum ukuran 200 liter warna hijau, 1 buah tutup, dan mesin las listrik.
    “Peristiwa tersebut terjadi diduga akibat kelalaian dan kurang hati-hatinya dalam bekerja mengelas drum bekas tiner sehingga mengakibatkan terjadinya ledakan,” tandas AKP Raharja.



    A. Pertanyaan tertutup (closed Questions).
    1. Apakah saat itu korban sedang bekerja sendirian?
    2. Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    3. Apakah anda dan korban sudah memahami prosedur pekerjaan yang sesuai standar?
    4. Apakah anda melihat si korban memakai alat pelindung diri?
    5. Sudah berapa lama anda dan korban bekerja disini?

    B. Pertanyaan terbuka (opened questions).
    1. Bisakah anda ceritakan kembali kronologis kejadian?
    2. Menurut anda, bagaimana kejadian itu terjadi?
    3. Mengapa kejadian itu terjadi?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    5. Tolong jelaskan kepada saya prosedur yang benar untuk pekerjaan ini?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading question).
    1. Jika anda sudah mengikuti prosedur dengan benar, lantas apakah kecelakaan ini akibat dari peralatan atau human error?
    2. Jika melihat pekerja lain melakukan hal yang salah, apakah anda menegurnya atau tak acuh karena bukan pekerjaan anda?
    3. Apakah luka yang dialami korban bersumber dari ledakan atau tutup dari drum tersebut?
    4. Bagaimana reaksi anda dan rekan anda saat melihat kondisi korban saat kejadian?
    5. Bisa jelaskan alat pelindung diri apa saja yang digunakan korban saat itu?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions).
    1. Jika anda tahu bahwa drum tersebut bekas thinner, mengapa sebelum melakukan pengelasan tidak dibersihkan terlebih dulu?
    2. Bagaimana dengan pemeriksaan rutin/maintenance terhadap alat las listrik tersebut?
    3. Mengapa tidak ada pengawasan dalam proses pekerjaan tersebut?
    4. Menurut anda bagaimana karir kerja korban setelah kejadian ini terjadi?
    5. Apa yang dilakukan dari pihak perusahaan kepada korban saat mendengar kejadian ini?

    Daftar Pustaka
    Tribun News. 2017. Pria Terpental Penuh Luka dan Tangan Putus. Diunduh pada http://www.tribunnews.com/regional/2017/02/25/pria-terpental-penuh-luka-dan-tangan-putus tanggal 25 Maret 2017 jam 16.10 WITA.

    Nama : Gilang Purnama
    NIM : 167051980
    Semeter : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  15. Jatuh dari Atas Gudang, Pekerja Industri Makanan Tewas

    INDRAGIRI HILIR – Kecelakaan kerja terjadi di PT Riau Sakti United Plantations-Industry (RSUP) di Kabupaten Inhil, Riau yang merupakan perusahaan pengolahan industri makanan. Dalam musibah ini, seorang karyawan meninggal dunia.
    Korban atas nama Agun Rahmadi. Pria berusia 23 tahun ini tewas karena terjatuh dari gudang milik perusahaan.

    “Korban sempat dirawat di rumah sakit. Namun karena banyak mengeluarkan darah, nyawa korban tidak tertolong,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP, Guntur Aryo Tejo Selasa (15/11/2016).

    Kecelakaan kerja itu berawal saat korban ditugaskan pihak perusahaan untuk membuka baut mal semenisasi bangunan gudang nenas milik PT RSUP yang berada di Kecamatan Pulay Burung, Inhil pada pukul 11.30 WIB.
    Saat naik ke gudang dengan ketinggian 2,60 meter, korban tidak menggunakan pengaman apapun.
    Saat akan membuka baut itulah korban tergelincir. Diduga korban tergelincir karena diatas gudang terbuat dari besi itu licin.

    “Tubuh korban mengalami benturan serta paha kiri korban tertusuk besi ulir dengan panjang 16 milimeter. Korban mengalami luka tusuk sedalam 5 centimeter. Korban banyak kehilangan darah,” kata Guntur.
    Melihat kecelakaan itu sejumlah teman kerja membawa korban ke rumah sakit. Saat berada di rumah sakit, tim medis menyatakan nyawa korban tidak tertolong.

    “Rencananya jenazah akan diserahkan ke pihak keluarganya di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara untuk dikebumikan,” tandas Guntur.



    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah saat kecelakaan terjadi saudara berada di lokasi kejadian?
    2. Apakah korban saat melakukan pekerjaan dalam kondisi tubuh pekerja yang baik?
    3. Apakah korban saat kecelakaan terjadi langsung dibawa ke rumah sakit?
    4. Apakah korban saat bekerja mengikuti prosedur (SOP)?
    5. Apakah korban sama sekali tidak memakai APD/PPE saat melakukan pekerjaan?
    6. Apakah terdapat penanda dan isyarat keselamatan kerja di sekitar lokasi kerja?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Apa yang terjadi pada kejadian ini?
    2. Kapan kejadian ini terjadi?
    3. Siapa saja yang berada di sekitar lokasi kejadian saat peristiwa terjadi?
    4. Berapa ketinggian gudang hingga korban bisa tergelincir?
    5. Apa yang menyebabkan korban bisa tergelincir?
    6. Mengapa korban bisa mengeluarkan banyak cairan (darah) hingga nyawa korban tidak tertolong?
    7. Bagaimana urutan kejadian (sequence of event) peristiwa ini terjadi?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah benar di lokasi kejadian tidak terdapat rambu-rambu K3?
    2. Seperti yang Anda lihat, apakah komunikasi hingga koordinasi antar sesama pekerja dan pengawas tidak berjalan dengan baik dalam pelaksanaan pekerjaan?
    3. Apakah benar pihak perusahaan telah melakukan maintenance secara berkala pada setiap peralatan perusahaan?
    4. Apakah perusahaan telah memberi pelatihan khusus kepada setiap pekerja dalam melakukan pekerjaannya?
    5. Dengan adanya peristiwa ini, hal apa saja kah yang bisa direkomendasikan untuk pihak perusahaan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Menurut Saudara, apa faktor utama terjadinya peristiwa ini?
    2. Siapa saja yang terlibat pada kejadian ini?
    3. Mengapa pihak perusahaan mengabaikan keadaan gudang yang terbuat dari besi tersebut ternyata licin?
    4. Bagaimana mungkin seorang pekerja bisa tergelincir hingga menyebabkan korban tewas?
    5. Apakah saat korban dibawa ke rumah sakit langsung ditangani oleh para medis?
    6. Menurut Saudara, apakah penerapan K3 di perusahaan ini telah terlaksana dengan baik?

    Daftar Pustaka
    Prawira, Adam. 2016. Jatuh dari Atas Gudang, Pekerja Industri Makanan Tewas. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1155654/174/jatuh-dari-atas-gudang-pekerja-industri-makanan-tewas-1479238101 tanggal 25 Maret 2017 jam 10.29 WITA.

    Nama : Olga Regina Yeusy
    NIM : 167051993
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  16. Pekerja Furniture Tewas Tersengat Listrik di Pondok Aren

    TANGERANG – Seorang buruh pekerja furniture tewas tersengat arus listrik saat sedang mengamplas bahan kayu di Jalan Canosa, RT 02 RW 04, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (24/3/2017).
    Korban bernama Santomi (26), dia merupakan pekerja paruh waktu pada bangunan pembuat furniture milik Wisnu Pamungkas itu. Saat di temukan, tubuh Santomi dalam posisi tergeletak dengan tangan kanannya memegang mesin pengampelas.

    Informasi yang dihimpun, kejadian pertama kali di ketahui sekira pukul 10.00 WIB. Ketika itu, rekan korban, Dana Khairul (35) baru saja tiba di lokasi.
    “Rekannya sekira jam 10.00 WIB baru sampai di tempat kerja itu, lalu melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak di bawah, tangan kanannya memegang mesin pengampelas,” terang AKP Mansuri, Kepala Bagian Humas Polres Tangsel.

    Melihat Santomi telah terbaring kaku, Khairul pun segera memberitahukan pekerja yang lain. Selanjutnya mengecek bersama-sama tubuh korban, hingga akhirnya diketahui bahwa pria yang beralamat tinggal di Kampung Nambo, RT 13 RW 05, Kresek, Kabupaten Tangerang, itu di pastikan telah meninggal dunia.

    Petugas dari Polsek Pondok Aren yang tiba di tempat kejadian perkara lantas melakukan pemeriksaan, beberapa saksi di lokasi juga telah dimintai keterangan. Sementara jenazah korban dibawa ke RSUD Tangerang.
    “Korban diduga meninggal akibat tersetrum saat mengampelas, tangan kanan dan bagian dada sebelah kanannya mengalami luka bakar. Jenazahnya sudah di bawa ke RSUD Tangerang,” ungkap AKP Mansuri.



    A. Close Question
    1. Apakah kondisi Anda baik hari ini?
    2. Apakah Anda berada disekitar lokasi kejadian saat korban mengalami insiden tersebut?
    3. Apakah Anda menyaksikan insiden tersebut dari awal hingga korban meninggal?
    4. Apakah Anda sempat berkomunikasi dengan korban sebelum insiden tersebut terjadi?
    5. Apakah Anda trauma setelah melihat insiden ini?

    B. Open Question
    1. Apa yang Anda lakukan saat melihat kejadian tersebut?
    2. Bagaimana kronologi terjadinya insiden tersebut?
    3. Apa rasa frustasi terbesar yang Anda alami saat melihat insiden tersebut?
    4. Bagaimana pendapat Anda mengenai insiden ini?
    5. Bagaimana posisi korban saat bekerja sehingga insiden ini terjadi?

    C. Leading Question
    1. Mengapa korban bisa tersengat listrik saat melakukan pekerjaannya?
    2. Apakah korban tidak mengecek terlebih dahulu alat pengampelas sebelum bekerja?
    3. Apakah Anda tidak mengingatkan korban untuk memperhatikan tegangan listrik saat melakukan pekerjaan tersebut?
    4. Apakah korban sempat mengecek tegangan listrik yang dipakai saat hendak bekerja?
    5. Mengapa pekerjaan tersebut bisa menyebabkan korban mengalami insiden tersebut, apakah karena peralatan listrik yang tidak sesuai standar nasional?

    D. Probing Question
    1. Bisakah Anda jelaskan mengapa korban bisa mengabaikan menggunakan APD dengan lengkap tanpa mempertimbangkan resiko yang bisa terjadi?
    2. Apakah korban sempat berusaha untuk melepaskan diri dari sengatan listrik tersebut?
    3. Bisakah Anda sebutkan kira-kira seberapa tinggi tegangan listrik yang digunakan saat korban bekerja?
    4. Apakah ada penyebab lain yang mendukung sehingga korban bisa tersengaat listrik, selain karena tegangan dan kondisi mesin yang digunakan?
    5. Bisakah Anda jelaskan mengapa rekan korban lambat mengetahui bahwa korban tersengat listrik?

    Daftar Pustaka
    Hambali. 2017. Pekerja Furniture Tewas Tersengat Listrik di Pondok Aren. Diunduh pada https://metro.sindonews.com/read/1191415/170/pekerja-furniture-tewas-tersengat-listrik-di-pondok-aren-1490381793 tanggal 26 Maret 2017 jam 13.31 WITA.

    Nama : Alfrida Sanggalangi
    NPM : 167052055
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  17. Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas

    VIVA.co.id – Kecelakaan kerja kembali terjadi di tambang terbuka Grasberg, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Kecelakaan yang terjadi pada hari Senin, 17 Oktober 2016, pukul 17.23 WIT menelan satu orang korban Jiwa.
    Kecelakaan terjadi karena satu unit kendaraan dozer D 11 terguling di area Bench 1. Dikabarkan, satu operator meninggal dan satu pengawas cedera berat.
    Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Riza, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi sesaat setelah kejadian nahas tersebut terjadi.
    “Tim Command Center PT Freeport Indonesia menerima laporan adanya insiden di area tambang terbuka Grasberg. Satu orang karyawan dilaporkan meninggal dunia, dan satu orang karyawan mengalami cedera,” kata Riza kepada VIVA.co.id, Selasa 18 Oktober 2016.
    Saat ini, kedua korban telah dievakuasi ke di Rumah Sakit Tembagapura sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. “Sesuai dengan prosedur, kami telah melaporkan hal ini ke Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral),” katanya. Pihak Freeport, lanjut dia, menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Riza mengklaim bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan.
    “Keluarga besar PTFI menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami.” kata Riza. (ase).
    ________________________________________
    Wawancara
    Pertanyaan untuk saksi mata :
    1. Open question (pertanyaan terbuka)
    • Apakah anda mengenal korban?
    • Bisakah anda jelaskan rangkaian kejadiannya?
    2. Close question (pertanyaan tertutup)
    • Apakah proses penambangan di area ini diawasi oleh seorang pengawas?
    3. Leading question (pertanyaan mengarahkan)
    • Apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri, atau perusahaan tidak memberikan alat pelindung diri kepada pekerjanya?
    4. Probing question (pertanyaan menyelidik)
    • Apakah pengawas berada di dekat tempat kejadian perkara saat itu?
    • Apakah pengawas sering tidak berada di tempatnya?
    Pertanyaan untuk manajemen :
    1. Open question (pertanyaan terbuka)
    • Bagaimana perusahaan merenarpkan program k3 di lokasi kerja?
    2. Close question (pertanyaan tertutup)
    • Apakah pengawas langsung menuju lokasi kecelakaan, ketika mendengar adanya kecelakaan kerja?
    3. Leading question ( pertanyaan mengarahkan)
    • Apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri, atau perusahaan tidak memberikan alat pelindung diri kepada pekerjanya?
    4. Probing question (pertanyaan menyelidik)
    • Apa usaha yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi tingkat kecelakaan kerja?
    • Apa kendalanya?

    Nama : Adam ilhamsyah
    NIM : 167052058
    Semester : II
    Kelas : A2
    Daftar pustaka :
    Akbar, JA 2016, Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas, viva.co.id, diakses 25 Maret 2017: http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/836033-kecelakaan-kerja-di-tambang-freeport-satu-orang-tewas


    Komentar Dosen:
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Susun kalimat pertanyaan masing-masing 5 pertanyaan untuk setiap jenis pertanyaan tertutup, terbuka, mengarahkan, dan menyelidiki.
    – Lihat contoh tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  18. Karyawan PT Era Sawit Tewas Terjatuh dari Rebusan Sawit

    PEKANBARU – Kecelakaan kerja terjadi di PT Era Sawit, di Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul, Riau. Seorang karyawan bernama Totok Suprianto (48), tewas terjatuh dari tempat perebusan kelapa sawit.
    “Sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak tertolong,” kata Paur Humas Polres Rohul Ipda Efendi Lupino, kepada wartawan, Sabtu (6/8/2016).
    Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, teman kerja korban bernama Riawan sedang melakukan pengelasan di areal rebusan sawit. Tempat rebusan itu terbuat dari baja berbentuk bulat dan cukup tinggi.
    Pada awalnya dia melihat korban berada di atas rebusan. Tidak berapa lama, saksi melihat ada suara seperti benda jatuh. Saat itu dia memeriksa keadaan sekitar.
    “Saat itu saksi melihat korban tersangkut di bawah anak tangga rebusan dengan posisi kepala mengarah ke bawah,” terangnya.
    Melihat kejadian itu, saksi kemudian memanggil teman-teman korban. Mereka berusaha memberikan pertolongan kepada korban. Namun korban sudah tidak bergerak-gerak lagi.
    “Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kota Tengah. Namun ternyata Totok sudah meninggal. Kita belum mengetahui penyebab kecelakaan kerja itu. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” ucapnya.


    Wawancara terhadap saksi mata / teman kerja korban yang bernama Riawan

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah benar Anda mengenal korban?
    2. Apakah Anda berada di lokasi perebusan pada saat kejadian tersebut terjadi?
    3. Tepat pukul berapakah kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah Anda meminta bantuan kepada orang lain pada saat menolong korban?
    5. Apakah korban meninggal di tempat atau pada saat dibawa ke Puskesmas?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Jelaskan bagaimana kronologi korban bisa terjatuh dari tempat perebusan tersebut?
    2. Apa yang Anda lakukan pada saat melihat korban terjatuh?
    3. Bagaimana cara penyelamatan yang Anda lakukan untuk menolong korban?
    4. Siapa saja yang melakukan pemeriksaan terhadap korban?
    5. Dimanakah lokasi pabrik pengolahan PT Era Sawit tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Apakah korban tidak memakai APD saat melakukakn pekerjaannya tersebut?
    2. Dapatkah Anda mendeskripsikan tempat perbusan kelapa sawit tersebut?
    3. Menurut sepengetahuan Anda apakah korban kerap melakukan pekerjaannya itu sendiri?
    4. Mengapa dari pihak keluarga menolak untuk melanjutkan proses autopsi pada korban?
    5. Bagaimana posisi tubuh korban pada saat terjatuh?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).

    1. Bisakah Anda jelaskan berapa meter ketinggian tempat perebusan kelapa sawit tersebut?
    2. Bisakah Anda jelaskan mengapa korban bisa terjatuh dari tempat perebusan tersebut?
    3. Menurut Anda bagaimana kondisi di lokasi pada saat terjadi kecelakaan tersebut?
    4. Bagaimana sistem keamanan di tempat produksi pengolahan kelapa sawit tersebut?
    5. Jelaskan bagaimana kronologis kejadian saat korban tersebut terjatuh?

    Daftar Pustaka
    Tanjung, Banda Haruddin. 2016. Karyawan PT Era Sawit Tewas Terjatuh dari Rebusan Sawit. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1129227/174/karyawan-pt-era-sawit-tewas-terjatuh-dari-rebusan-sawit-1470472976 tanggal 26 Maret 2017.


    Nama : Derry Andhika Nurfajri
    NIM : 167052019
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question, Leading Question dan Open Question.
    4. Perbaiki kembali tugas ini.
    5. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  19. Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter
    Kecelakaan terjadi di Stasiun Pengumpulan Utama (SPU) Pertama di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Satu orang karyawan bernama Robi Suarwan (38) tewas setelah jatuh dari ketinggian 7 meter.
    Robi yang merupakan karyawan dari PT URTE ditugaskan untuk memasang exaust (knalpot mesin) milik Pertamina jatuh setelah atap yang dipijaknya jebol.
    “Korban tewas setelah mengalami luka berat di bagian kepala,” ucap Paur Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak, Rabu (15/3/2017).
    Peristiwa itu terjadi korban bersama temannya Sarianto memanjat tangki minyak SPU untuk untuk melakukan pemasangan knalpot. Sekitar pukul 17.50 WIB pengerjaan selesai. Keduanya bermaksud turun dengan melewati atap. Namun apes, saat dipijak, atap yang terbuat dari seng tranparan itu jebol.
    Korbanpun ‘terjun bebas’. Korban terjatuh dengan posisi kepala terlebih dahulu. Melihat kejadian itu, teman korban berusaha menolong dengan membawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina di Air Molek, Inhu.
    “Namun nyawanya tidak tertolong, korban sudah menghembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan,” imbuh Yarmen. (sym)


    1. pertanyaan tertutup (Closed questions)
    – Apakah anda bersedia memberikan keterangan berdasarkan fakta?
    – Apakah korban teman kerja anda?
    – Apakah anda bersama korban saat kejadian?
    – Jam berapa anda dan korban memulai pekerjaan tersebut?
    – Apakah korban terlihat kurang sehat saat bekerja?
    2. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    – Pukul berapa kejadian tersebut terjadi?
    – Siapa saja pekerja yang bersama korban saat melakukan pekerjaan ini?
    – Dimana lokasi korban terjatuh?
    – Apakah korban sudah menilai titik pijak yang akan di injak?
    – Apakah pekerja disini sudah diberikan pelatihan?
    3. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    – Apakah tersedia APD yang lengkap dan layak pakai di perusahaan ini?
    – Apakah pekerja menggunakan APD yang lengkap saat bekerja?
    – Jika menggunakan APD, Apakah pekerja sudah melakukan pengecekan terhadap APD tersebut?
    – Apakah ada pengawas yang mengawasi para pekerja saat bekerja?
    – Apa ada yang membantu korban saat korban terjatuh?
    4. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    – Apakah seluruh pekerja melakukan briefing sebelum memulai pekerjaan?
    – Bagaimana korban bisa terjatuh?
    – Apa saja APD yang di gunakan korban saat kejadian?
    – Mengapa kejadian seperti ini bisa terjadi?
    – Jelaskan lebih detail bagaimana kronologi kejadian ini?

    Sumber pustaka : Okezone.com. 2017. Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter. Diunduh pada 24 Maret 2017.
    http://m.okezone.com/read/2017/03/15/340/1643825/innalillahi-karyawan-tewas-setelah-jatuh-dari-ketinggian-7-meter


    Daftar Pustaka
    Tanjung, Banda Haruddin. 2017. Innalillahi.. Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter. Diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/03/15/340/1643825/innalillahi-karyawan-tewas-setelah-jatuh-dari-ketinggian-7-meter tanggal 24 Maret 2017.


    Nama : Raka Muhammad Endramanto
    Npm : 167051973
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question, Leading Question dan Open Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  20. Tertimpa Marmer yang Jatuh dari Truk, Pekerja di Kebayoran Lama Tewas
    Jakarta – Seorang pekerja harian lepas bernama Sarip Hidayat, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang terjadi saat memindahkan muatan marmer dari atas truk. Ia tertimpa marmer yang ambruk.
    Insiden ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Jl Ridwan 2 RT 10 / 07 Kelurahan Grogol Utara Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Agus Rizal mengatakan peristiwa berawal saat korban dan saksi bernama Herdin sedang menurunkan marmer dari atas truk dengan menggunakan tali tambang yang diikatkan ke bambu sebagai alat untuk mengangkat marmer.
    “Pada saat keduanya ingin mengangkat marmer yang pertama dan menggesernya sedikit, tiba-tiba marmer yang berada di urutan belakang ambruk dan pekerja tidak dapat menahan sehingga marmer tersebut jatuh dari atas truk,” ujar Kompol Agus Rizal dalam keterangannya, Senin (26/4/2016).
    Pada saat kejadian, korban berada di ujung atas truk bernomor polisi B 9209 GQB. Kemudian korban pun terjatuh dari truk dan tertimpa marmer yang mengakibatkan meninggal dunia dengan mengalami luka pada bagian kepala.
    Sarip lalu dibawa ke RS Fatmawati. Pada saat kejadian, ada beberapa pekerja lainnya yang menjadi saksi atas kematian rekannya. Polisi melakukan proses identifikasi dan memeriksa para saksi seusai mendapat laporan peristiwa tersebut.(imk/imk)


    TUGAS 5
    1. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    • Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    • Apakah anda mengenal korban?
    • Benarkah marmer tersebut jatuh tepat di kepala korban?
    • Apakah anda bersama korban saat kejadian?
    • Benarkah korban meninggal ditempat kejadian?
    2. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Bagaimanakah kronologis kejadian tersebut?
    • Apa penyebab marmer tersebut bisa terjatuh?
    • Faktor apa yang menyebabkan marmer ambruk?
    • Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    • Pukul berapa kejadian tersebut terjadi?
    3. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    • Apakah anda menginginkan kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali?
    • Dari berita yang saya dapat, pekerja disini tidak memakai alat pelindung diri (APD) yang memadai saat proses pekerjaan?
    • Dari peristiwa yang korban alami, menurut anda apakah perusaan ini sudah menerapkan K3 kepada pekerja yang lain?
    • Apakah korban tersebut sedang dalam kondisi tidak fokus dalam pekerjaan sehingga ia bisa terjatuh dari atas truk?
    • Apa penjelasan anda setelah melihat peristiwa tersebut?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    • Apa yang anda ingat dari kejadian tersebut?
    • Apa pendapat anda setelah melihat peristiwa yang memakan korban tersebut?
    • Bisakah anda menceritakan peristiwa tersebut lebih detail?
    • Mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi?
    • Menurut anda apa yang perlu dilakukan perusahaan agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali?

    Daftar Pustaka
    Mediatiara, Yulida. 2016. : Detiknews.com. 2016. Tertimpa marmer yang jatuh dari truk. Diunduh pada https://news.detik.com/berita/d-3197333/tertimpa-marmer-yang-jatuh-dari-truk-pekerja-di-kebayoran-lama-tewas tanggal 26 Maret 2016.


    Nama : Rinaldy Alfriano
    NIM : 167051983
    Semester : II
    Kelas : A1 D4K3


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  21. Penambang Kapur Tewas Tertimpa Batu di Jember
    Jember – Penambang batu kapur, Zaenal Abidin (37) diketahui meninggal usai kepalanya tertimpa batu yang menggelinding di lokasi pertambangan kapur Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember. Korban merupakan warga Dusun Krajan.
    Dia tewas tertimpa bongkahan batu kapur yang jatuh dari atas tebing tempatnya kerja setiap hari. Rekan korban, Kartonadi mengaku peristiwa bermula saat korban bersama teman-temannya hendak melakukan aktivitas penambangan batu kapur.
    “Saat itu korban sedang mengumpulkan batu kapur bersama dengan teman-temannya. Namun tidak berselang lama, tiba-tiba dari atas tebing ada bongkahan batu kapur yang jatuh dan menimpa korban. Karena datangnya tiba-tiba, korban tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Kartonadi di lokasi, Kamis (23/2/2017).
    Atas kejadian ini, korban mengalami luka serius di kepala. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Puger Kulon. Namun nyawa korban tidak tertolong, hingga akhirnya meninggal dunia.
    “Jatuhnya batu kapur kemungkinan akibat adanya kera yang bermain di atas tebing, sehingga ada batu yang terjatuh,” ungkapnya.
    Alasannya, selama ini memang sejumlah kera sering terlihat bermain-main di tebing batu kapur.
    Kartonadi menambahkan, jika aktivitas penambangan dilakukan dengan meledakkan bongkahan batu, semua pekerja diminta berhenti beraktivitas dan menunggu sirine tanda aman berbunyi. Namun saat kejadian, pekerja sama sekali tidak mendengar sirine.
    “Kalau bongkahan dari ledakan biasanya 10 menit ada sirine yang dibunyikan sebagai pertanda aman untuk bekerja. Sedangkan saat kejadian tidak ada sirine. Jadi di atas memang sedang tidak ada aktivitas penambangan,” katanya.
    Jajaran Polsek Puger yang mendapat laporan adanya kecelakaan kerja ini pun langsung mendatangi TKP. Petugas melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab-penyebab jatuhnya bongkahan batu tersebut.
    “Sampai saat ini kami masih melakukan olah TKP. Namun dugaan sementara karena ada bongkahan batu yang jatuh dari atas tebing. Tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus ini, tetapi murni kecelakaan kerja,” ujar seorang petugas yang datang ke lokasi.
    Sementara Kapolsek Puger AKP Sudaryanto saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengaku masih sibuk

    TUGAS 5
    1. Pertanyaan tertutup (Close questions)
    • Apakah disaat kejadian tersebut anda berada ditempat kejadian kecelakaan kerja?
    • Disaat korban mengalami kecelakaan kerja apakah anda membantu si korban?
    • Apakah anda mengenal korban yang mengalami kecelakaan kerja?
    • Apakah anda mendengar suara peringatan (sirine) pada lingkungan kerja?
    • Apakah disaat bekerja si korban memakai APD?
    2. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Mengapa korban tidak mendengar tanda peringatan yang ada di sekitar lokasi penambangan?
    • Bagaimana pendapat dari pekerja-pekerja tentang kejadian kecelakaan kerja tersebut?
    • Bagaimana reaksi perusahaan terkait terhadap kejadian yang mengakibatkan tewasnya pekerja?
    • Mengapa pekerja dapat tertimpa oleh batu disekitar lokasi penambangan?
    • Apa yang sedang korban lakukan disekitar lokasi penambangan?
    3. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    • Setelah kejadian ini terjadi apakah anda menginginkan kejadian tersebut terulang kembali?
    • Saya dengar apakah korban kecelakaan kerja tidak memakai alat yang memadai pada saat bekerja?
    • Apakah setelah kejadian tersebut perusahaan ini menerapkan K3 terhadap para pekerja?
    • Apa penjelasan anda tentang kejadian seorang penambang batu kapur tertimpa batu pada saat bekerja?
    • Disaat korban bekerja, apakah si korban tersebut sedang kurang sehat atau sakit sehingga menyebabkan terjadi nya kecelakaan kerja dan sehingga menewaskan si korban tersebut?
    4. Pertanyaan melidik (Probing questions)
    • Apa yang anda ingat tentang kejadian kecelakaan tesebut?
    • Maaf, bisakah anda menjelaskan kejadian ini lebih lanjut?
    • Disaat kejadian tersebut anda telah melihat kejadian seperti ini sehingga menelan korban jiwa – apa pendapat anda tentang kejadian seperti ini?
    • Kenapa kejadian seperti ini dapat terjadi?
    • Bisakah anda menjelaskan secara lebih detail tentang apa yang terjadi pada kejadian tersebut?
    Sumber Pustaka : Detiknews.com. 2017. Penambang Kapur Tewas Tertimpa Batu di Jember. Diunduh pada https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3430257/penambang-kapur-tewas-tertimpa-batu-di-jember?utm_source=line&utm_campaign=detikcomsocmed*utm_medium=btn&utm_content=news pada 28 Maret 2017

    Nama : Marion Laurens
    NIM : 167051987
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – GUNAKAN BAHASA INDONESIA DENGAN BENAR SESUAI PUEBI 2016.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  22. Innalillahi… Pekerja PLN Tewas Tersengat Listrik ketika Pasang Jaringan Baru

    TANGERANG SELATAN – Seorang pekerja kontrak PLN, Satiri (50) tewas tersengat aliran listrik saat tengah memasang jaringan kabel di Desa Dangdang, Cisauk, Tangerang Selatan. Menurut keterangan Solihin (45), saksi sekaligus petugas sekuriti di SMPN 2, karyawan kontrak PLN cabang Serpong itu datang ke lokasi sekira pukul 12.30 WIB, lalu meminta ijin untuk memasang jaringan kabel listrik baru yang mengarah ke jaringan kabel laboratorium SMPN 2 Tangsel.

    “Korban datang ke lokasi mengendarai sepeda motor dan membawa sejumlah perlengkapan, kemudian meminta ijin pada sekuriti SMPN 2 untuk memasang jaringan kabel baru itu,” terang Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri kepada wartawan, Senin (13/2/2017). Awalnya Solihin sempat mengawasi korban yang akan memulai proses pemasangan kabel melalui tiang listrik, namun karena merasa tak memerlukan bantuannya, Solihin berlalu dan kembali ke sekolah.

    Selang beberapa menit kemudian, tiba-tiba terdengar teriakan dari penjaga kantin sekolah, Rumayati (50). Solihin pun bergegas menghampirinya, dan melihat Rumayati menunjuk pada tubuh korban yang tergantung lemas pada tali pengaman di tiang listrik tersebut. “Korban menggantung di tiang listrik dengan tali pengaman, diduga korban meninggal akibat tersengat listrik,” ungkap Mansuri.

    Korban saat kejadian mengenakan kemeja warna biru motif putih dan celana jeans biru dengan ikat pinggang berlogo securiti. Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Selaras untuk dilakukan autopsi. “Barang bukti yang kita amankan di lokasi berupa sepeda motor korban, gulungan kabel listrik dan alat pemotong kabel,” tutupnya.



    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah Anda melihat kejadian ini?
    2. Menurut Anda , apakah hanya ada 2 saksi yang telah melihat kejadian ini secara langsung
    3. Jika boleh saya tahu apakah sang korban adalah karyawan yang baru pertama kali datang ke SMPN 2 Tangerang Selatan untuk memasang kabel tersebut?
    4. Kira kira sudah berapa kali pemasangan kabel yang baru yang telah diminta dari SMPN 2 Tangerang Selatan kepada pihak PLN yang Anda tahu?
    5. Apakah Anda melihat korban mematikan sumber listrik terlebih dahulu?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Bisakah Anda jelaskan dari awal kronologi tentang kejadian ini?
    2. Bisakah Anda jelaskan mengapa kabel tersebut harus dipasang yang baru
    3. Menurut Anda, mengapa sang korban tidak memerlukan pengawasan?
    4. Menurut Anda, bagaimana kejadian itu bisa terjadi?
    5. Kira kira menurut Anda faktor faktor apa saja yang bisa membuat sang korban tersengat listrik?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Bagaimana perasaan Anda setelah kejadian ini?
    2. Setelah kejadian ini, apakah Anda mengimbau bahwa seharusnya disediakan pengawas dari pihak PLN?
    3. Jika boleh saya tahu, apakah sang korban benar benar tidak memerlukan bantuan Anda?
    4. Apakah Anda yakin bahwa Anda melihat bahwa sang korban tidak mematikan sumber listrik terlebih dahulu?
    5. Dan juga, apakah tidak ada pengendara atau orang yang melewati sekolah pada saat kejadian itu berlangsung?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Apakah Anda melihat bahwa sang korban membawa peralatan yang memadai sebagai petugas PLN?
    2. Apakah Anda melihat korban ketika datang dengan keadaan yang sehat?
    3. Apakah yang dilakukan dari pihak sekolah setelah hal ini terjadi?
    4. Maaf sebelumnya, apakah Anda yakin bahwa hanya Anda dan ibu Rumayati yang melihat kejadian ini, sedangkan ini terjadi di lingkungan sekolah apakah tidak ada siswa yang melihat kejadian ini?
    5. Apakah masih ada yang ingin anda ceritakan dari kejadian ini yang belum saya ketahui?

    Daftar Pustaka
    Hambali. 2017. Innalillahi… Pekerja PLN Tewas Tersengat Listrik ketika Pasang Jaringan Baru. http://news.okezone.com/read/2017/02/13/338/1617348/innalillahi-pekerja-pln-tewas-tersengat-listrik-ketika-pasang-jaringan-baru Diakses 24 Maret 2017 jam 21.47 WITA.

    Nama: Usat Ventufa
    NIM: 167051971
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  23. Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Kuli Bangunan Tewas

    KOTAWARINGIN BARAT – Nahas dialami seorang kuli bangunan, Asmadin (31). Warga Jalan Maid Badir, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah itu tewas tersetrum listrik tegangan tinggi di lokasi proyek pembangunan sebuah kantor di Jalan Pasanah, Pangkalan Bun, Kamis (27/10/2016) siang.

    Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya sedang bekerja di lokasi proyek di atas bangunan. “Saat itu korban Asmadin membawa besi ke atas, setelah naik tak tahunya besinya nyantol di kabel listrik PLN. Korban langsung tersetrum. Tubuhnya terbakar, gosong mencapai 80 persen,” ujar Ali, teman korban, di lokasi kejadian, Kamis (27/10/2016).

    Kata dia, jasad korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Citra Husada, Pangkalan Bun untuk divisum. Seusai divisum di rumah sakit, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Maid Badir untuk disemayamkan.

    Begitu jenazah diturunkan dari mobil ambulans, tangisan dan teriakan histeris terdengar di dalam rumah korban. “Ya Allah, kenapa begini, Astagfirullah,” teriak sejumlah keluarga.

    Salah seorang keluarga, Mukri, akan menuntut pemilik bangunan dan juga kontraktor yang mempekerjakan Asmadin. Sebab jika dilihat di lokasi kejadian, tidak ada peralatan keamanan bagi para pekerjanya.

    “Kami tidak rela, kami akan bawa kasus laka kerja ini ke polisi. Pengusaha dan kontraktornya harus bertanggung jawab,” ujar Mukri di rumah duka.

    Sementara itu dari hasil visum pihak rumah sakit, korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Luka bakar mencapai 80 persen yang membuat korban langsung tewas di tempat.

    Wawancara terhadap saksi mata / teman kerja korban yang bernama Ali.
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah anda berada dilokasi bangunan pada saat kejadian tersebut terjadi ?
    3. Pada tepat pukul berapakah kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah anda meminta bantuan kepada orang lain pada saat menolong korban?
    5. Apakah korban meninggal ditempat atau pada saat dibawa ke rumah sakit ?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Jelaskan bagaimana kronologi korban bisa tersetrum dari tempat kerjanya tersebut?
    2. Apa yang anda lakukan pada saat melihat si korban tersetrum?
    3. Bagaimana cara anda melakukan penyelamatan pada saat korban tersetrum?
    4. Siapa saja yang melakukan pemeriksaan terhadap korban?
    5. Dimanakah lokasi proyek pembangunan kantor tersebut?
    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Mengapa korban bisa tersengat listrik saat melakukan pekerjaannya?
    2. Dapatkah anda mendeskripsikan tempat proyek pembangunan tersebut?
    3. Apakah korban memakai APD saat melakukan pekerjaannya tersebut?
    4. Berapa persen luka bakar pada korban di sekujur tubuhnya?
    5. Apakah korban tidak sempat melihat adanya kabel listrik PLN ini?
    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Menurut anda bagaimana kondisi dilokasi pada saat terjadi kecelakaan tersebut ?
    2. Bisakah anda jelaskan mengapa rekan korban lambat mengetahui bahwa korban tersengat listrik?
    3. Apakah korban sempat berusaha untuk melepaskan diri dari sengatan listrik tersebut?
    4. Bisakah anda jelaskan mengapa korban mengabaikan menggunakan APD tanpa mempertimbangkan resiko yang bisa terjadi?
    5. Kenapa hal yang berpotensi bahaya dibiarkan saja tanpa ada pengendalian?
    Sumber Pustaka : Dzakwan,Sigit. Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Kuli Bangunan Tewas. Sindonews.com, edisi Kamis 27 Oktober 2016 – 18:37 WIB.
    https://daerah.sindonews.com/read/1150711/174/tersengat-listrik-tegangan-tinggi-kuli-bangunan-tewas-1477568214

    Nama : Samuel Hamonangan Lumbanraja
    NIM : 167052025
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – GUNAKAN BAHASA INDONESIA DENGAN BENAR SESUAI PUEBI 2016.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  24. Pipa Pertamina Meledak,Seorang Warga Tewas Terbakar

    INDRAMAYU – Kebocoran pada pipa milik Pertamina menyebabkannya meledak. Akibatnya, sebuah kendaraan sepeda motor dan seorang warga mengalami luka bakar serius, hingga korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PMC, Rabu (5/10).
    Informasi yang Rakcer, sepeda motor korban yang belakangan diketahui bernama Duljalil alias Sandul, warga Desa Amis blok 6 Kecamatan Cikedung diamankan di Mapolsek Cikedung.
    Kejadian tersebut bermula dari seorang warga sekitar tengah melintas di kawasan kebun tebu di Desa Amis, kemudian melewati genangan air yang sudah tercampur minyak dari kebocoran pipa pertamina tersebut.
    Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Marya alias Kumis (60) menuturkan, saat dirinya hendak pergi ke sawah, sesampainya ia dijalan tebu tersebut ia mendengar ledakan dari sebelah kirinya.
    Disusul kemudian munculnya api yang sangat besar dan kepulan asap yang tebal, sekitar Pukul 06.30 Wib. “Kaget, saya saat itu sedang lewat dekat dengan lokasi ledakan,” ucapnya.
    Lanjut Marya, Mengetahui hal itu dirinya bersama beberapa warga yang juga sedang melintas di lokasi kejadilan, sontak berhenti untuk mencari tahu titik ledakan tersebut.
    “Kami mendatangi sumber api guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sesampainya dilokasi kejadian, kami sangat kaget begitu melihat sebuah motor dan seorang warga sudah hangus terbakar. Sebenarnya kami takut mendekat, karena kita lihat api menyambar sampai ke pipa pertamina,” tuturnya.
    Begitu didekati, ternyata korban tersebut ialah warga Desa Amis (Sadul, red), melihat hal itu, lalu korban dilarikan dengan dibonceng sepeda motor warga ke Mantri, untuk mendapatkan pertolongan.
    “Pas dibawa memang masih hidup, terus pingsan, sampai mantri langsung dirujuk ke RS PMC Indramayu, namun akhirnya tewas,” paparnya.
    Hingga kini, peristiwa tersebut masih di tangani Polsek Cikedung. Salah satu pegawai Pertamina yang berada di lokasi kejadian, Nana mengatakan jika kebakaran tersebut berasal dari adanya kebocoran pada pipa Pertamina yang berada di lokasi Jalan Kebun Tebu Desa Amis.
    “Yang namanya kebocoran kan bisa terjadi sewaktu-waktu dan gak bisa di prediksi terjadinya kapan,” ucapnya.
    Nana menambahkan, begitu ia mendapat kabar adanya kebakaran tersebut, pihaknya dan beberapa petugas lainya langsung mendatangi lokasi kejadian, serta membawa satu unit pemadam kebakaran milik Pertamina EP.
    “Kebakaran terjadi mungkin dari percikan api di sepeda motor warga, yang terjadi jauh sekitar 500 meter dari pipa Pertamina, melalui saluran air yang tercampur minyak dan gas,” jelasnya.
    Dikatakan, nantinya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon, untuk seluruh biaya pengobatan serta yang lainnya menjadi tanggung jawab Pertamina.
    Selain itu, kebocoran minyak yang terjadi pada pipa distribusi yang menghubungkan Stasiun Pengumpul Minyak TGB ke Stasiun Pengumpul Utama Cemara, Rabu (5/10) itu mendorong PT Pertamina EP Jatibarang Field selaku pihak yang bertanggung jawab melakukan perbaikan dan penanganan terhadap semua akibat kebocorannya.
    Dengan menurunkan Tim Penanggulangan Keadaan Darurat, kebocoran yang diklaim rembesan pada jalur pipa crude oil di Desa Amis tersebut langsung menjadi konsentrasi perbaikan.
    “Tim kami langsung melakukan penanganan berupa perbaikan pipa di lokasi. Terkait korban pengendara motor yang terkena luka bakar atas nama Bapak Duljalil berusia 55 tahun saat ini sedang dalam penanganan di UGD RS PMC Indramayu,” jelas Asset 3 Legal Relation Manager, Yosi Ardila.
    Disampaikan, penyebab korban luka bakar menjadi perhatian serius pihaknya dan masih dilakukan investigasi lebih lanjut. “Korban beserta kendaraannya yang terbakar langsung dapat dipadamkan. Mudah-mudahan semuanya bisa diatasi tanpa kendala,” ujarnya.
    Sementara itu, penanggulangan rembesan minyak dan lokalisir tempat kejadian saat ini sudah berhasil ditangani oleh tim dari HSSE dan Onshore Production Operation Pertamina EP Jatibarang Field. Bahkan telah dilakukan pemasangan pipe clamp (klem pipa). “Kami juga melakukan pembersihan ceceran minyak di sekitar lokasi,” terangnya.
    T. erkait dengan kerugian yang teridentifikasi dari kejadian, adalah 1 orang korban luka bakar, 1 buah sepeda motor, dan kebun tebu saat ini masih dalam proses perhitungan untuk luasannya.
    “Tim Pertamina EP Jatibarang Field sedang melakukan koordinasi penanggulangan kejadian antara pihak Pertamina EP, dan pihak-pihak terkait setempat, termasuk camat dan polsek,” kata dia.
    Ditegaskan, pendampingan keluarga korban dilakukan Humas Pertamina EP Jatibarang di RS PMC Indramayu. Selanjutnya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon untuk mendapatkan perawatan intensif. “Untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban agar segera pulih, kami membawanya ke Cirebon,” tandasnya. (tar)

    Tugas 5

    A.Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah saat itu anda sempat bersama dengan korban,sebelum ledakan itu terjadi?
    4. Benarkah ledakan tersebut diakibatkan oleh kebocoran pada pipa minyak?
    5. Benarkah ledakan tersebut yang menyebapkan korban tewas seketika?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Jelaskan bagaimanakah kronologi kejadian tersebut?
    2. Apa yang menyebapkan pipa tersebut meledak?
    3. Faktor apa yang menyebapkan pipa tersebut meledak?
    4. Pukul berapa anda melihat kejadian tersebut?
    5. Apa pendapat anda tentang kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah anda menginginkan agar kejadian ini tidak terulang kembali?
    2. Dari beberapa informasi yang saya kumpulkan,benarkah kurangnya pengecekan maupun perawatan terhap pipa merupakan penyebap utama kejadian ini?
    3. Dari kejadian yang dialami korban,menurut anda apakah perusahaan sudah menerapkan sistem sesuai dengan SOP?
    4. Apakah korban tidak mendapatkan informasi tentang adanya kebocoran pada pipa minyak tersebut?
    5. Apakah anda memiliki penjelasan setelah melihat kejadian tersebut?

    D. Pertanyaan menyelidiki (probing questions)
    1. Apakah ada yang anda ingat setelah peristiwa tersebut?
    2. Apa pendapat anda setelah melihat kejadian yang menewaskan satu orang tersebut?
    3. Apakah anda mengetahui mengapa kejadian tersebut bisa terjadi dan menewaskan satu orang?
    4. Apakah anda bisa menjelaskan lebih detail mengenai kronologi kejadian tersebut?
    5. Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali?

    Sumber Pustaka: http://www.rakyatcirebon.co.id/2016/10/pipa-pertamina-meledak-seorang-warga-tewas-terbakar.html

    Nama: Cevin Minaldo Nicholas
    NIM: 167051978
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  25. Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik

    SUMSEL – Sungguh tragis nasib Darmawi (40), buruh pabrik asal kecamatan Gandus kota Palembang ini, tewas tercincang mesin pencacah plastik saat sedang bekerja lembur di Pabrik CV Cahaya Pelangi Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu 14Januari 2017, sekira pukul 22.45 WIB.
    Akibatnya insiden itu, kaki kanan korban hancur berkeping-keping tergiling mesin penghancur plastik. Korbanpun tidak tertolong karena mengalami pendarahan hebat.
    Herman (30) salah satu teman yang juga satu pabrik dengan korban mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak memasukkan plastik ke mesin penggiling, kemudian jatuh tergelincir. “Saat tergelincir celana yang digunakan korban terjepit pisau mesin hingga kaki kanannya ikut terseret masuk ke dalam mesin pencacah plastik, hingga tercincang berkeping-keping,” ungkap Herman.
    Dia melanjutkan, sebenarnya saat celana korban nyangkut dia sempat teriak minta tolong, tapi banyak yang tidak mendengar karena bisingnya suara mesin pabrik. “Mesin baru dimatikan setelah korban menjerit histeris, kakinya tergiling,” katanya.
    Korban sempat dibawa ke rumah sakit di Kota Palembang untuk dilakukan visum, selanjutnya dibawa ke rumah duka. “Kejadiannya sangat cepat, tidak mengira akan seperti ini,” jelasnya.
    Ketika ditanyai terkait kelengkapan pakaian keselamatan, Herman mengakui tidak pernah mengenakan itu. “Memang tidak disediakan oleh perusahaan,” ungkapnya.
    Sementara itu, Kapolres Banyuasin Andri Sudarmadi membenarkan kejadian yang menewaskan satu orang pekerja di pabrik pengelolan plastik. Bahkan pihak manajemen CV Cahaya Palstik sebelumnya menutupi peristiwa yang merenggut nyawa korban. “Petugas telah melakukan olah TKP,” katanya.
    Sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari warga setempat mengenai kejadian tersebut.
    “Kami sudah memeriksa beberapa saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Untuk selanjutnya pemeriksaan pemilik atau manajemen pabrik plastik pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuasin,” tegas pria murah senyum itu.
    Lebih lanjut Kapolres mengatakan, jasad korban sudah dievakuasi ke rumah duka, dari keterangan keluarga korban jenazah akan di kebumikan di kampung halamannya.



    Tugas 5
    1. Pertanyaan Tertutup ( Closed Question )
    a. Apakah anda mengenal korban ?
    b. Apakah korban sempat berteriak minta tolong saat kejadian terjadi ?
    c. Apakah korban menggunakan kelengkapan pakaian keselamatan saat melakukan pekerjaan ?
    d. Apakah benar korban mengalami pendarahan hebat ?
    e. Apakah korban sempat dibawa ke rumah sakit ?
    2. Pertanyaan Terbuka ( Open Question )
    a. Bagaimana korban mengalami kejadian tersebut ?
    b. Apa penyebab terjatuhnya korban ?
    c. Bagaimana kondisi korban saat dibawa kerumah sakit ?
    d. Bagaimana tanggapan pihak manajemen atas kejadian tersebut ?
    e. Kapan kejadian tersebut terjadi ?
    3. Pertanyaan Mengarahkan ( Leading Question )
    a. Dapatkah anda menjelaskan kembali kejadian tersebut ?
    b. Mengapa korban mengalami kejadian tersebut ?
    c. Apa yang menyebabkan korban itu mengalami kejadian tersebut ?
    d. Bagaimana pihak manejemen melakukan penanganan terhadap korban ?
    e. Dari peristiwa yang telah terjadi,apa yang dilakukan pihak manejemen untuk mencegah terjadinya kejadian tersebut ?
    4. Pertanyaan Menyelidik ( Probing Question )
    a. Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi ?
    b. Bagaimana korban bisa mengalami kejadian tersebut bukan karena kelalaian tapi karena perusahaan tidak menggunakan sistem keselamatan kerja ?
    c. Mengapa pihak perusahaan tidak menjamin sistem keselamatan kepada pekerja ?
    d. Mengapa perusahaan menutupi peristiwa tersebut ?
    e. Apakah pihak manajemen menanggung semua biaya keluarga korban ?
    Sumber Pustaka : news.okezone.com. 2017. Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik, diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/01/16/340/1592197/tergelincir-saat-kerja-lembur-darmawi-tewas-tergilas-mesin-pencacah-plastik pada hari Senin, 16 Januari 2017 03:30 WIB

    Nama : Bonifatius Heru Prasetyo
    NPM : 167052000
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  26. Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika
    TUGAS 1
    GIANYAR – Nahas menimpa buruh bangunan bernama Supri (27) yang tertimpa bongkahan beton gapura hingga tewas di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (19/2/2017).
    Berdasarkan data yang dihimpun peristiwa itu terjadi ketika pukul 08.00 Wita, Supri bersama temannya Yudi bekerja membongkar gapura yang terbuat dari beton, di lokasi tanah milik Made Suraja.
    Pekerjaaan tersebut diawali dengan membongkar bagian atas gapura. Namun tiba-tiba gapura tersebut ambruk. Saat itu Supri dan Yudi yang tengah bekerja di atasnya pun terjatuh.
    Sudah terjatuh, kepala Supri malah tertimpa reruntuhan gapura dan mengalami luka berat di belakang kepalanya, hingga tewas di tempat.
    Posisi Supri tersungkur di tanah dan kepalanya tertimbun reruntuhan beton. Sementara Yudi meringis kesakitan karena reruntuhan itu menjepit kakinya.
    Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Blahbatuh, Kompol Abdus Salim. “Satu orang tewas di tempat karena kepala bagian belakangnya terbentur beton yang roboh,” katanya.
    Sementara itu Yudi harus dilarikan ke rumah sakit, karena kakinya luka-luka akibat terjepit beton.
    “Kecelakaan kerja itu terjadi karena kelalaian korban. Korban tidak memastikan kondisi pondasi gapura yang tidak kuat saat dibongkar dari atas,” pungkasnya.

    Tugas 5
    Untuk korban:
    1. Sudah berapa lamakah bapak Supri dan bapak Yadi mengerjakan gapura tersebut ? (pertanyaan tertutup)
    2. Berapa jumlah pekerja yang mengerjakan gapura tersebut ? (pertanyaan tertutup)
    3. Tolong ceritakan secara detail kronologi kecelakaan yang bapak Yadi dan bapak Supri alami ? (pertanyaan terbuka)
    4. Apa penyebab bapak tertimpa reruntuhan beton ? (pertanyaan mengarahkan)
    5. Dari cerita bapak, jadi menurut bapak,faktor apa yang paling berpengaruh pada kecelakaan yang bapak alami ? (pertanyaan menggali)
    Untuk saksi:
    1. Apakah saudara bersedia memberikan kesaksian yang sebenar-benarnya tentang kecelakaan yang menimpa anak buah anda ? (pertanyaan tertutup)
    2. Pukul berapa tepatnya kecelakaan tersebut terjadi ? (pertanyaan tertutup)
    3. Apakah yang anda sedang kerjakan sesaat sebelum kecelakaan terjadi? (pertanyaan terbuka)
    4. Jadi menurut saudara, apa penyebab runtuhnya beton tersebut ? (pertanyaan mengarahkan)
    5. Dari kesaksian bapak ceritakan, apakah faktor kelalaian yang dilakukan anak buah bapak dan menjadi penyebab utama kecelakaan itu terjadi? (pertanyaan menggali)
    Sumber Pustaka: Kertasarik, Kis. 2017. Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika. https://daerah.sindonews.com/read/1181394/174/tertimpa-bongkahan-beton-buruh-bangunan-tewas-seketika-1487507215. 26 maret (20:51)

    NAMA: MUHAMAD AFIN ABIZAL
    NIM: 13.11.106.701501.0860
    SEMESTER: VIII
    KELAS: A2


    Komentar Dosen:
    – Susun kalimat pertanyaan masing-masing 5 pertanyaan untuk setiap jenis pertanyaan tertutup, terbuka, mengarahkan, dan menyelidiki.
    – Gunakan bahasa Indonesia dengan benar sesuai PUEBI 2016.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  27. Evaporator AC Meledak, 2 Orang Terluka
    JAKARTA – Dua orang teknisi AC menjadi korban ledakan evaporator AC indoor salah satu rumah di Jalan H IV, RT 08/08, Tebet, Jakarta Selatan. Dua korban itu mengalami luka di wajahnya dan dilarikan ke RS Tebet.
    Korban ledakan ialah Ali Krisdianto (43) dan Zaenal Arifin (36). Rekan korban sesama teknisi AC Lukman (35) mengatakan, saat itu kedua korban sedang mendeteksi kebocoran pipa evaporator menggunakan tekanan oksigen.
    “Evaporator AC pecah karena tekanan oksigen untuk mendeteksi kebocoran pipa di evaporator terlalu kencang,” kata Lukman di lokasi, Jumat (1/4/2016)
    Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan menjelaskan, akibat tekanan oksigen yang tinggi menyebabkan evaporator pecah dan material pecahan mengenai wajah korban.”Kemungkinan ada unsur kelalaian, tapi ini masih kami dalami,” ujarnya.
    Saat ini, tambah Surawan, polisi tengah melakukan penyelidikan di lokasi dan memintai keterangan saksi juga yang melihat insiden tersebut. Sedangkan korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Tebet, Jaksel lantran menderita luka dibagian wajahnya.

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions) :
    • Apakah kejadian pada kedua teknisi ini mengalamai luka bakar ?
    • Apakah kedua teknisi tersebut dapat bekerja kembali ?
    • Apakah kejadian tersebut telah memakan korban yang lain ?
    • Apakah kedua korban tersebut sudah mematuhi SOP ?
    • Berapa lamakah kejadian tersebut dapat di atasi ?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions) :
    • Bagaimana pendapat anda tentang kejadian yang mengakibatkan dua orang teknisi tersebut mengalami kecelakaan ?
    • Bagaimana kedua teknisi tersebut bisa melakukan hal yang tidak di inginkan oleh kejadian ini ?
    • Bagaimana situasi dan kondisi warga saat melihat kejadian yang di alami oleh kedua teknisi tersebut ?
    • Mengapa kedua teknisi tersebut tidak berhati hati saat melakukan pekerjaan ?
    • Apa yang sedang di lakukan oleh kedua teknisi tersebut sebelum melakukan pekerjaan ?
    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading questions) :
    • Dari yang saya dengar apakah betul dua teknisi tersebut mengalami kelalaian saat melakukan pekerjaan ?
    • Benarkah anda melihat dengan jelas ke salah satu komponen tersebut bahwa tekanan oksigen nya tinggi ?
    • Seperti apakah ledakan tersebut ? Apa mengeluarkan percikan api atau cairan panas sehingga mengenai wajah kedua teknisi tersebut terluka ?
    • Dari berbagai informasi yang di dengar, apa yang andaketahui tentang insiden tersebut ?
    • Dari kedua teknisi tersebut, apakah benar di salah satu dari teknisi tersebut ada yang kurang sehat atau tidak fokus dengan pekerjaan ini ?
    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions) :
    • Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi ?
    • Bisakah anda menceritakan tentang kejadian tersebut lebih dalam lagi ?
    • Apa lagi yang andaketahui tentang kejadian yang di alami oleh kedua teknisi tersebur ?
    • Apa lagi yang andaketahui atau mendapat informasi dari saksi mata ?
    • Dari saksi mata yang ada, apakah benar saksi tersebut melihat lebih jelas kejadian tersebut ?

    Daftar pustaka :
    Sindonews.com 2016, Evaporator AC Meledak 2 Orang Terluka, diunduh pada https://metro.sindonews.com/read/1097590/170/evaporator-ac-meledak-2-orang-terluka-1459518251, pada 1 April, 2016 22:44 WIB

    Nama : Chandra Adi Saputra
    NIM : 167051988
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  28. TKA China Tewas Kecelakaan Kerja Di konawe

    KENDARI — Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok, Nie Zhi Tao (43) yang bekerja di PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI), Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada 10 Maret 2017.
    General Manager PT VDNI, Rudi Rusmadi, di Kendari, Sabtu, mengatakan kejadian tersebut terjadi Jumat (10/3) sekitar pukul 07.00 yang bertempat di Smelter 2 PT.VDNI Kecamatan Morosi.
    “Korban ini terjatuh, diduga korban terpeleset dari ketinggian enam meter,” katanya.
    Saat insiden itu terjadi kata Rudi, ada beberapa saksi yang melihat antara lain, Mr.Chen Hang, Mr.Chen Cong Lin dan Rojali (Jubir).
    Berdasarkan keterangan dari saksi mata, saat terjatuh kepala korban terlebih dulu berada di bawah sehingga mengalami luka di bagian di kepala.
    “Korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari hidung,” kata Rudi.
    Menurut Rudi, korban kemudian dilarikan ke Rumay Sakit Bahteramas Kendari, sayangnya jiwa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

    TUGAS 5
    1. Pertanyaan tertutup (closed questions) :
    – Apakah anda mengenal korban?
    – Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    – Benarkah korban terpeleset lalu jatuh?
    – Dimanakah korban terjatuh?
    – Apakah korban tewas di tempat setelah terjatuh?
    2. Pertanyaan terbuka (open questions) :
    – Bagaimana kronologi kejadian tersebut?
    – Apakah ada faktor lain yang mengakibatkan kecelakaan tersebut?
    – Bagaimana kondisi lokasi sebelum terjadi kecelakaan?
    – Bagaimana bisa korban tidak berhati – hati dalam menaiki ketinggian?
    – Apa penyebab korban tidak mematuhi peraturan sehingga terjatuh?
    3. Pertanyaan mengarah (leading questions) :
    – Bagaimana bisa korban tersebut terpeleset?
    – Bagaimana bisa kejadian ini bisa terjadi pada TKA china?
    – Bagaiamana keseharian korban saat bekerja?
    – Apakah ada pengawas yang mengawasi pekerja sebelum terjatuh?
    – Apa reaksi anda ketika melihat korban terjatuh?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing questions) :
    – Mengapa bisa terjadi kecelakaan tersebut?
    – Apa yang di lakukan pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    – Apakah tenaga kerja asing tersebut mengerti tentang rambu rambu?
    – Apakah korban mengenakan alat pelindung diri lengkap saat kejadian tersebut?
    – Mengapa tidak ada pengawasan sebelum kejadian tersebut terjadi?

    Daftar Pustaka
    Republika. 2017. TKA China Tewas Kecelakaan Kerja di Konawe. Diunduh pada http://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/03/11/omni3b280-tka-cina-tewas-kecelakaan-kerja-di-konawe pada 11 Maret 2017 pukul 23:12 WIB.

    Nama: Aditya Anggoro
    NIM: 167052003
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  29. Dua Pekerja PT Antam Kecelakaan Kerja, Satu Tewas

    Bogor – Dua pekerja PT Aneka Tambang (Antam) Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menjadi korban kecelakaan kerja saat berada di terowongan area penambangan emas Pongkor. Satu orang bernama Deni Anwar (30) dilaporkan meninggal dunia, dan Jaenudin (25) dalam perawatan rumah sakit.
    Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky dalam keterangannya menuturkan, kejadian bermula ketika keduanya tengah kegiatan cooking/penutupan dengan cor semen di jalur penambangan sekitar pukul 10.00 WIB.
    “Keduanya terjatuh di ketinggian sekitar 30 meter. Mendapat laporan tersebut, tim darurat PT Antam melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan Jaenudin dalam keadaan kritis dan sudah ditangani rumah sakit. Sedangkan, Deni baru bisa dievakuasi sekitar pukul 19.00 dan ditemukan dalam kondisi meninggal,” kata Dicky, Selasa (27/12).
    Diduga lubang berisi gas beracun, tiga tim darurat, Yoga, Dian, dan Agung juga mengalami pingsan. Namun demikian, kata Dicky, ketiganya sudah dalam keadaan baik dan sudah diperbolehkan pulang.
    Saat ini, polisi, PT Antam dan dinas terkait tengah melakukan cek kejadian perkara untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut.
    Sementara, Humas PT Antam, Pongkor Bagus Purbananda menambahkan, PT Antam sepenuhnya bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Ia pun menyebutkan, tim investigasi saat ini tengah melakukan observasi guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
    “Bisa saja karena gas, tetapi kami tidak bisa memastikan. Ada orang engineer untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut,” katanya. Bagus juga memastikan, bahwa PT Antam tetap beroperasi seperti semula. “Hanya area kecelakaan saja yang ditutup sementara, selebihnya beroperasi seperti semula,” tambahnya.

    1. Pertanyaan Tertutup (close questions)
    • Apakah kejadian tersebut memakan korban lain?
    • Apakah korban tersebut adalah rekan kerja anda?
    • Bagaimana kondisi korban setelah kecelakaan tersebut?
    • pukul berapa kecelakaan tersebut terjadi?
    • apakah korban tewas di tempat setelah kejadian?
    2. Pertanyaan Terbuka (Open questions)
    • Bagaimana pendapat anda setelah kejadian tersebut terjadi?
    • apakah korban mengalami masalah sebelum terjadinya kecelakaan?
    • Dimana kejadian tersebut terjadi?
    • Hal apa yang menyebabkan korban bisa terjatuh saat bekerja?
    • Apakah ada faktor lain yang menyebabkan terjatuhnya pekerja?
    3. Pertanyaan Mengarah (Leading questions)
    • Apakah ada penolong saat kejadian tersebut terjadi?
    • Apakah alat APD yang di gunakan lengkap saat bekerja?
    • Apakah ada pengawasan ketat saat melakukan pekerjaan yang berbahya?
    • Kesalahan apa yang membuat pekerja jatuh saat bekerja?
    • Berapa lama tim evakuasi tiba di lokasi kejadian?
    4. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    • Mengapa kejadian seperti ini bisa terjadi?
    • Menurut anda apa yang harus dilakukan perusahaan agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi?
    • Apakah ada kesalahan fatal dibalik kecelakaan tersebut?
    • Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    • Apakah anda bisa mejelaskan lebih detail kejadian tersebut?
    Sumber Pustaka : Beritasatu.com. 2017. Dua Pekerja PT Antam Kecelakaan Kerja, Satu Tewas di bogor. Diunduh pada http://m.beritasatu.com/aktualitas/406686-dua-pekerja-pt-antam-kecelakaan-kerja-satu-tewas.html pada 25 Maret 2017

    Nama : Candra Kautsar
    NIM : 167051974
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  30. 4 Pekerja Terjatuh dari Lantai 5 Gedung Baru UIN saat Pengecoran
    Jakarta – Kecelakaan kerja terjadi di gedung baru milik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Sebanyak empat orang terluka saat melakukan pengecoran talang gedung yang berada di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan.
    Kapolsek Ciputat AKP Tatang Syarif membantah adanya gedung UIN yang ambruk. Dia menjelaskan, ada beberapa material yang terjatuh saat melakukan pengecoran di lantai lima gedung yang baru diresmikan beberapa waktu lalu itu.
    “Jadi itu ada ngecor talang, ada bagian yang jatuh, bukannya ambruk. Itu talangnya aja, di lantai paling atas,” ujar Tatang saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (19/11/2016) malam.
    Tatang mengungkapkan, ada empat korban luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.50 WIB itu. Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit UIN Ciputat.
    “Nggak ada korban jiwa. Jadi korban ini di atas lagi ngecor, ikut jatuh ke lantai di bawahnya. Bukan ketimpa (material),” tutur dia. Korban juga hanya mengalami luka ringan dalam insiden tersebut. Polisi sendiri belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. “Belum bisa disimpulkan ada kelalaian. Kami masih penyelidikan,” pungkas Tatang

    TUGAS 5
    Pertanyaan kepada korban
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Sudah berapa lama kah anda bekerja di sini?
    2. Apakah anda saat bekerja kurangnya fokus?
    3. Apakah anda sudah mengecek terlebih dahulu terhadap material sebelum bekerja?
    4. Apakah anda memakai PPE (Personal Protective Equipment) yang sudah ditentukan saat berlangsungnya pekerjaan?
    5. Apakah anda sudah memahami tentang prosedur kerja atau Standar Operation Prosedur (SOP) ?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Bisakah anda ceritakan kembali kronologis kejadian?
    2. Faktor apa saja yang menyebabkan anda terjatuh?
    3. Mengapa kecelakaan itu bisa terjadi?
    4. Bagaimana pendapat anda tentang sistem yang ada?
    5. Masalah apa yang sering dihadapi sehari hari saat bekerja?
    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Bagaimana bisa beberapa material itu bisa terjatuh?
    2. Bisa jelaskan PPE apa saja yang anda pakai saat kejadian tersebut?
    3. Jika anda sudah memahami SOP pekerjaan, lantas faktor apakah kejadian ini bisa terjadi?
    4. Apakah anda merasa nyaman saat bekerja dan merasa tidak terlalu terbebani saat bekerja seperti ini?
    5. Bisakah anda ceritakan kemabali aktivitas sebelum pekerjaan (Kejadian) itu terjadi?
    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Saat anda bekerja mengapa tidak adanya pengawasan saat proses pekerjaan itu dilakukan?
    2. Jika anda sudah memahami SOP pekerjaan, mengapa tidak menempatkan material di tempat yang lebih aman?
    3. Apa yang dilakukan pihak perusahaan saat tejadinya kejadian itu?
    4. Dapatkah anda jelaskan lebih detail tentang SOP pekerjaan tersebut?
    5. Menurut anda, bagaimana karir kerja anda setelah kejadian tersbut terjadi?
    Pertanyaan kepada saksi mata kejadian :
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Saat kejadian tersebut berapa orangkah yang terjatuh?
    2. Apakah saat itu korban bekerja adanya pengawasan?
    3. Apakah anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    4. Apakah saat korban bekerja memakai PPE (Personal Protective Equipment)?
    5. Pada saat kejadian tersebut apakah ada korban jiwa?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Menurut anda, bagaimana kejadian itu dapat terjadi?
    2. Mengapa kejadian itu terjadi?
    3. Bisakah anda menceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
    4. Bisakah anda ceritakan mengapa material tersebut bisa terjatuh?
    5. Bisakah anda ceritakan pada saat korban terjatuh, bagaimana penanganan pertama perusahaan tersebut?
    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Bila korban tersebut memakai PPE saat bekerja, PPE apa saja yang dia pakai?
    2. Menurut anda bagaimana mereka saat bekerja? Dengan baik atau tidak?
    3. Apa reaksi pertama anda saat korban tersebut terjatuh?
    4. Bisa anda jelaskan material apa yang jatuh sehingga pekerja bisa ikut terjatuh?
    5. Bagaimana kualitas bahan material tsb sehingga bisa runtuh?
    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Apa yang di lakukan pihak perusahaan saat mendengar terjadinya kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda ceritakan lebih detail lagi tentang kejadian tersebut?
    3. Pada saat kejadian apakah ada korban hanya luka ringan?
    4. Apakah perusahaan tersebut langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat ketika korban terjatuh?
    5. Dari lantai berapakah mereka terjatuh saat bekerja?

    Sumber Pustaka : News.liputan6.com. 2016 . 4 Pekerja Terjatuh dari Lantai 5 Gedung Baru UIN saat Pengecoran,diunduh pada http://news.liputan6.com/read/2656695/4-pekerja-terjatuh-dari-lantai-5-gedung-baru-uin-saat-pengecoran. Pada hari Sabtu, 19 November 2016 19:50 WIB.

    Nama : Moch.Vito.Anwar
    NIM : 167051979
    Semester : II
    Kelas : A-1 D4K3


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  31. Pekerja Pabrik Tewas Tergilas Mesin Pengering Kain

    RANCAEKEK, TRIBUNJABAR.CO.ID – Nahas menimpa Andri Kurniawan. Pria berusian dua puluh tahun asal Kampung Cipasir, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, tewas mengenaskan.
    Andri tewas di tempat kerjanya di PT Budi Agung Sentosa yang berada di Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung sekira pukul 08.00, Kamis (19/1).

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun, Andri yang diketahui memiliki anak yang masih berusia enam bulan tersebut tewas setelah tergilas mesin Centri Bugal (mesin pengering kain).

    Pihak kepolisian dari Polsek Rancaekek, Tim Inafis Polres Bandung saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menanyai beberapa saksi mata. Pihak keluarga korban pun juga sudah berdatangan.

    Meski begitu, wartawan maupun pihak keluarga korban masih belum diperbolehkan untuk menuju atau melihat TKP. Saksi mata yang mengetahui pasti kronologis kejadian tersebut belum bisa dimintai keterangan karena masih syok.(raw)



    Pertanyaan untuk saksi:

    A. Open question (pertanyaan terbuka).
    1. Bisakah anda menceritakan apa yang terjadi?
    2. Apa yang sedang anda lakukan ketika kejadian tersebut berlangsung?
    3. Bisakah anda deskripsikan keadaan lingkungan kerja disekitar tempat kejadian?
    4. Bisakah anda menceritakan tentang perilaku atau kebiasaan korban dalam bekerja?
    5. Menurut anda apakah yang menjadi penyebab insiden tersebut?

    B. Close question (pertanyaan tertutup).
    1. Apakah anda menyaksikan langsung kejadiannya?
    2. Apakah pada saat kejadian korban memakai alat pelindung diri?
    3. Apakah sebelunya pernah ada pegawai yang tergelincir di sekitar tempat kejadian?
    4. Apakah ada pengawas yang ditugaskan untuk mengawasi keselamatan para tenaga kerja?
    5. Apakah pada saat kejadian anda berada di dekat tempat kejadian perkara?

    C. Leading question (pertanyaan mengarahkan).
    1. Apakah perusahaan tidak menyediakan alat pelindung diri ataukah sudah disediakan tetapi tidak dipakai?
    2. Apakah sebelum insiden terjadi korban terlihat melanggar SOP yang telah ditetapkan ataukah menurut anda insiden ini terjadi karena korban kurang fokus dalam bekerja?
    3. Apakah menurut anda perusahaan kurang memberikan sosialisasi tentang budaya K3 ataukah memang tidak pernah diberikan sama sekali?
    4. Apakah korban memang sering tidak fokus dalam bekerja, missal bekerja sambil bercanda, ataukah memang pada saat insiden korban terlihat tidak fokus semenjak sebelum mulai bekerja?
    5. Apakah disekitar lingkungan kerja tidak ada pengawas yang dipekerjakan di perusahaan ini ataukah ada tetapi jumlahnya sangat sedikit?

    D. Probing question (pertanyaan menyelidik).
    1. Apakah menurut anda jaminan kesejahteraan yang diberikan oleh perusahaan dirasa sudah cukup hingga dapat membantu anda bekerja tanpa beban pikiran?
    2. Mengapa alasannya jaminan kesejahteraannya sudah cukup (atau belum cukup)?
    3. Menurut anda apa sajakah yang menjadi ancaman keselamatan para tenaga kerja di area kerja?
    4. Kemudian menurut anda bagaimana cara menanggulanginya?
    5. Lalu, apa harapan yang ingin disampaikan untuk pihak manajemen terkait keselamatan dan kesehatan kerja pada perusahaan ini?

    Pertanyaan untuk pihak manjemen:

    A. Open question (pertanyaan terbuka).
    1. Apa sajakah usaha yang sebelumnya telah dilakukan oleh pihak manajemen untuk menjaga keselamatan dan kesehatan pekerjanya?
    2. Apa saja yang menjadi kendala dalam penerapan budaya K3 di perusahaan ini?
    3. Bisakah anda menjelaskan tentang jaminan kesejahteraan yang disediakan pihak manajemen untuk para tenaga kerja yang bekerja di perusahaan ini?
    4. Menurut pihak manajemen, mengapa insiden ini dapat terjadi?
    5. Langkah apakah yang selanjutnya aka dilakukan agar tidak terjadi hal serupa?

    B. Close question (pertanyaan tertutup).
    1. Apakah terdapat kamera CCTV disekitar lokasi kejadian?
    2. Apakah ada pengawas yang sedang bertugas ketika insiden berlangsung?
    3. Apakah perusahaan menyediakan alat pelindung diri untuk para tenaga kerjanya?
    4. Apakah pihak manajemen sering melakukan pengecekan langsung ke lapangan?
    5. Apakah sebelumnya pernah ada keluhan dari tenaga kerja terkait jam kerja?

    C. Leading question (pertanyaan mengarahkan).
    1. Apakah manajemen kurang menerapkan budaya K3 di lingkungan perusahaan atau perusahaan mengalami kesulitan dalam penerapan manajemen K3?
    2. Apakah kondisi tempat kejadian perkara memang selalu dalam kondisi licin ataukah memang sedang terjadi kerusakan pada saluran pembuangan airnya?
    3. Apakah pihak manajemen tidak mamasang pagar pembatas sebagai penanda jarak aman mesin dan pekerja ataukah sudah ada lalu kemudian rusak/hilang?
    4. Apakah alat pelindung diri yang diberikan oleh pihak manajemen sudah sesuai ataukah memang pihak manajemen tidak memberikan alat pelindung diri untuk para tenaga kerja?
    5. Apakah pihak manajemen kurang memeperhatikan jaminan kesejahteraan pekerjanya ataukah memang tidak ada jaminan kesejahteraan dalam perusahaan ini?

    D. Probing questin (pertanyaan menyelidik).
    1. Bagaimana cara perusahaan mengatur shift tenaga kerja?
    2. Mengapa perusahaan memilih untuk menerapkan shift kerja seperti itu?
    3. Bagaimanakah upaya pihak manajemen dalam memberikan jaminan kesejahteraan bagi tenaga kerjanya?
    4. Apakah upaya yang dilakukan dirasa sudah cukup?
    5. Apakah yang menjadi parameter pihak manajemen untuk menentukan cukup atau tidaknya jaminan kesejahteraan yang diberikan?

    Daftar Pustaka
    Saputra, RW. 2017. Pekerja Pabrik Tewas Tergilas Mesin Pengering Kain. Diunduh pada http://jabar.tribunnews.com/2017/01/19/breaking-news-pekerja-pabrik-tewas-tergilas-mesin-pengering-kain tanggal 25 Maret 2017 jam 18.27 WITA.

    Nama : Fanny Audrey Devina
    NIM : 167052044
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  32. Kecelakaan kerja terjadi di Babarsari
    Harianjogja.com, SLEMAN — Nasib nahas harus menimpa Tejo Purwanto, 27, warga Ledokdawan, Grobogan, Jawa Tengah. Ia tewas karena tersengat aliran listrik saat mengerjakan pekerjaannya di sebuah proyek pembangunan hotel di daerah Babarsari, Depok, Sleman.
    Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto mengatakan kejadian kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (25/1/2017) pagi. Saat korban bersama satu temannya mulai mengerjakan proyek di salah satu ruangan dalam proyek hotel tersebut. Karena ruangan tersebut gelap, korban menyambung kabel guna membuat penerangan dengan sebuah lampu. Saat menyambung kabel di ruangan yang gelap tersebut korban tiba-tiba tersengat aliran listrik hingga beberapa waktu.
    “Korban sempat dibantu oleh temannya untuk melepaskan dari sengatan listrik namun sedikit terlambat. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit,” katanya, Rabu (25/1/2017).
    Dikatakannya setelah sempat dilarikan ke RSPAU Hardjolukito nyawa korban akhirnya tidak dapat tertolong. Akibat sengatan listrik tersebut korban mengalami luka cukup parah. Pada bagian perut korban bahkan sampai mengalami luka bakar yang serius.
    Pihak kontraktor dan teman-teman korban yang sudah mengetahui korban tewas namun tidak segera melaporkan kejadian kepada petugas Polsek Depok Barat. Saat korban akan dibawa ke rumah duka di Jawa Tengah barulah salah satu rekannya melapor kepada petugas.
    Petugas yang menerima laporan, saat itu juga kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. “Dari keterangan petugas yang ke lokasi, di tempat kejadian memang ada genangan air. Itu yang terlihat sangat membahayakan,” katanya.
    Tugas 5
    Mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada 1 saksi dalam kejadian kecelakaan kerja tersengat listrik yang menimpa Tejo purwanto.
    1.Pertanyaan tertutup(Closed questions)
    -.Apakah anda bersedia memberikan keterangan sebenar-benarnya ?
    -.Apakah anda mengenal korban?
    -.Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    -.Apakah korban memakai APD?
    -.Apakah anda menolong korban?
    2.Pertanyaan Terbuka(Open questions)
    -Apa yang menyebabkan korban menyambungkan kabel?
    -Pada pukul berapa kejadian itu terjadi?
    -Diruangan mana kejadian itu terjadi?
    -Apakah pihak proyek tidak pernah melakukan pengecekan di tempat kerja?
    -Sebelum kejadian,siapa saja yang berada di ruangan itu?
    3.Pertanyaan mengarahkan(Leading questions)
    -Menurut anda,faktor apa yang membuat korban itu tersengat listrik?
    -APD apa saja yang korban dan anda gunakan pada saat itu?
    -Apa reaksi anda ketika melihat korban tersengat listrik?
    -Bagaimana kualitas kabel tersebut sehingga adanya korban?
    -Mengapa tidak memeriksa keadaan ruangan sebelum bekerja?
    4.Pertanyaan Menyelidik(Probling questions)
    -Pada saat kejadian apakah korban meninggal ditempat?
    -Apakah pihak proyek langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat?
    -Apa yang dilakukan pihak proyek saat mendengar terjadinya kejadian tersebut?
    -Apakah korban mengalami luka berat?
    -Bisakah anda ceritakan lebih detail lagi tentang kejadian tersebut?

    Daftar pustaka: Harianjogja.com. 2017 . Kecelakaan kerja terjadi di Babarsari, diunduh pada http://www.harianjogja.com/baca/2017/01/25/kecelakaan-kerja-pekerja-bangunan-tewas-tersengat-listrik-787736. Pada Rabu,25 Januari,2017 22:20 WIB

    Nama: Naufal Rodhi Septiady
    NIM: 167051998
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bila terdapat nama jurnalis, maka cantumkan nama jurnalis tersebut pada daftar pustaka sebagai pengganti nama situs yang memberitakannya. Dalam artikel Anda ini, nama jurnalisnya adalah Yudho Priambodo.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  33. Tersembur Uap Panas, Empat Karyawan PLTU Rembang Luka Serius

    REMBANG, suaramerdeka.com
    Kecelakaan kerja yang menimpa empat orang pekerja terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Desa Leran Kecamatan Sluke, Kamis (18/8). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.30 itu, mengakibatkan empat orang pekerja mengalami luka bakar serius hingga 90 persen.

    Berdasarkan informasi yang diterima oleh Suara Merdeka, kecelakaan tersebut bermula saat keempat pekerja, masing-masing Agus Suliyono, Misbahar, Suwardi serta Andik Purwanto sedang melakukan aktivitas di area mesin penggerak turbin, lantai tiga PLTU.

    Saat sedang melaksanakan pekerjaannya itu, tiba-tiba terdengar bunyi letupan keras dari ruangan tersebut. Sejurus kemudian, tiba-tiba dari bagian pipa muncul semburan uap panas langsung mengenai keempat pekerja yang berada tak jauh dari titik tersebut.

    Mengetahui adanya insiden kecelakaan kerja, selanjutnya tim medis PLTU PJB segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi keempat korban. Awalnya keempat korban sempat dilarikan ke RSI Arafah Lasem.

    Lantaran ada keterbatasan alat di sana, keempat korban langsung dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis secara intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit itu, mulai pukul 19.30.

    Namun, sekitar pukul 21.30, keempat korban kembali harus dirujuk ke rumah sakit berbeda. Misbahul dan Andik Purwanto terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Columbia Semarang. Agus Suliyono dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Sedangkan Suwardi dirujuk ke KSH Pati.

    Belum ada keterangan resmi dari PLTU PJB soal kecelakaan itu. Seorang petugas PLTU PJB, Nonok Indaryitno saat dikonfirmasi enggan memberikan jawaban. Alasannya, yang berhak memberikan keterangan adalah General Manager PLTU PJB.

    TUGAS 5
    1) Pertanyaan untuk korban
    Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    • Apakah anda memakai PPE (Personal Protective Equipment) atau APD (Alat Pelindung Diri) pada saat bekerja?
    • Sudah berapalamakah anda bekerja di perusahaan tersebut ?
    • Sebelum kejadian tersebut, apakah anda mendengar bunyi letupan keras ?
    • Apakah ada pengawas saat proses pekerjaan berlangsung ?
    • Apakah anda tidak memeriksa kondisi pipa tersebut sebelum anda bekerja ?
    Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Apa yang menyebabkan pipa tersebut bocor ?
    • Faktor apa yang menyebabkan pipa tersebut bocor ?
    • Apa yang membuat pipa tersebut bisa sampai bocor ?
    • Kapan kejadian tersebut terjadi ?
    • Bisakah anda ceritakan aktifitas anda sebelum melakukan pekerjaan ?
    Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    • Apakah perusahaan ini rutin melakukan maintance pada peralatan kerja ?
    • Bisakah anda jelaskan APD apa saja yang anda gunakan saat melakukan pekerjaan ?
    • Apakah anda nyaman dengan pekerjaan yang anda jalani ini ?
    • Apakah anda dalam keadaan tertekan saat melakukan pekerjaan ini ?
    • Apa penjelasan anda setelah kejadian tersebut ?
    Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    • Selain anda apakah ada korban lain yang mengalami luka lebih parah ?
    • Mengapa tidak ada yang mengetahui akan adanya kebocoran pada pipa tersebut ?
    • Apakah SOP di perusahaan sering diperbaharui ?
    • Apakah perusahaan ini sudah menerapkan K3 dengan baik ?
    • Mengapa tidak ada pengawas pada saat aktifitas bekerja berlangsung ?
    2) Pertanyaan untuk saksi
    Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    • Apakah anda pekerja di perusahaan ini juga ?
    • Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut ?
    • Apakah anda melihat para pekerja tersebut memaki APD ?
    • Apakah anda mengenal para korban ?
    • Apakah benar, selama proses bekerja berlangsung tidak ada yang mengawasi ?
    Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Bisakah anda jelaskan kronologis kejadian tersebut ?
    • Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut ?
    • Pada pukul berapakah kejadian tersebut terjadi ?
    • Bisakah anda jelaskan, mengapa pipa tersebut bisa sampai bocor ?
    • Bisakah anda jelaskan prosedur yang benar dalam pekerjaan ini ?
    Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    • Menurut anda, jika anda melihat ada pekerja yang melakukan kesalahan dalam bekerja, apakah anda akan menegurnya atau anda tidak perduli ?
    • Menurut anda, jika pekerja tersebut sudah bekerja dengan baik dan benar, faktor apa yang membuat kejadian tersebut bisa terjadi ?
    • Menurut anda, siapa sajakah yang akan terlibat dalam kejadian tersebut ?
    • Apa reaksi anda ketika melihat kejadian tersebut berlangsung ?
    • Apakah anda menginginkan kejadian tersebut tidak terulang kembali ?
    Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    • Apa saja tindak lanjut dari perusahaan setelah kejadian tersebut ?
    • Apakah korban mendapatkan asuransi kesehatan ?
    • Apakah perusahan tersebut langsung mengevakuasi korban yang terluka ke rumah sakit terdekat ?
    • Menurut anda, apa yang perlu dilakukan perusahaan agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali ?
    • Bisakah anda jelaskan lebih detail lagi kejadian tersebut ?

    Daftar Pustaka
    Suaramerdeka. 2016. Tersembur uap panas. Diunduh pada http://berita.suaramerdeka.com/tersembur-uap-panas-empat-karyawan-pltu-rembang-luka-serius/ pada 19 Agustus 2016 16:31 WIB

    Nama: Muhammad Jayadi Burhans Maramis
    NIM: 167051989
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  34. Terperosok, Kuli Bangunan Jatuh dari Lantai 4 Proyek Bangunan
    JAKARTA – Seorang kuli bangunan bernama Hadi Yusmana (36) tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Santa Carolus, Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat.
    Kompol Suyatno, Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat menjelaskan kejadian nahas yang menimpa pria asal Bandung itu. “Saat korban memasang stager di lantai 4 yang akan digunakan untuk melester tembok, korban menginjak triplek yang belom dipaku sehingga korban terjatuh ke lantai bawah,” kata Suyatno kepada wartawan di Jakarta, Senin (31/10/2016).
    Suyatno melanjutkan, diketahui korban sedang bekerja di proyek Garuda Karya Mandiri di Jalan Kramat Sentiong Nomor 17 RT 04 RW05 Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi pada petang kemarin saat adzan Maghrib berkumandang.
    “Kemudian korban dibawa ke RS Caroulus oleh temannya sesama pekerja bangunan. Setelah sampai di RS Carolus korban meninggal dunia,” tambahnya.
    Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Jasad korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi,” tutup Suyatno
    Tugas 5
    1.Pertanyaan tertutup (closed questions)
    • Apakah anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    • Apakah anda sempat membantu korban saat kejadian?
    • Apakah anda mengenal korban?
    • Apakah korban meninggal ditempat?
    • Apakah korban tidak memakai APD saat proses peekerjaan berlansung?
    2. Pertanyaan tertutup (open questions)
    • Bagaiman kronologis kejadian tersebut?
    • Kenapa triplek tersebut belum dipasang?
    • Kapan kejadian tersebut terjadi?
    • Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    • Bisa anda ceritakan bagaimana pada saat korban terjatuh bagaimana penanganan pertama dari atasan?
    3. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    • Apakah atasan korban sudah menerapkan sistem K3?
    • Apakah reaksi pertama anda saat korban terjatuh?
    • Menurut anda bagaimana mereka saat bekerja dengan baik atau tidak?
    • Bagaimana kualitas triplek tersebut sehingga bisa runtuh?
    • Bagaimana reaksi kepala kerja dengan kejadian tersebut?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    • Bisakah anda ceritakan lebih detail lagi tentang kejadian tersebut?
    • Dari lantai berapakah korban tersebut terjatuh
    • Apakah pihak atasan langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat ketika korban terjatuh?
    • Apa yang dilakukan pihak atasan pada saat mendengar terjadinya kejadian tersebut?
    • Apakah tindakan pihak atasan atas kejadian ini

    Sumber pustaka: Sindonews.com. 2016. Terperosok kuli bangunan jatuh dari lantai 4. Diunduh pada Selasa 1 November 2016 04:42 WIB.
    https://metro.sindonews.com/read/1151708/170/terperosok-kuli-bangunan-jatuh-dari-lantai-4-proyek-bangunan-1477948808

    Nama: Olivin Marcheldy Setiawan
    NIM: 167051984
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  35. Karyawan Pabrik Kertas Tewas Tertimpa Kertas Pres Seberat 1,2 Ton

    Mojokerto – Kecelakaan kerja terjadi di pabrik kertas PT Mega Surya Eratama (MSE) di Jalan Raya Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Kamis (28/7/2016). Seorang karyawan bagian operator forklif, Soni Perngadi (42) tewas dengan kepala pecah dan kaki patah setelah tertimpa kertas pres seberat 1,2 ton. Diduga tumpukan kertas itu ambruk menimpa korban akibat ditata terlalu tinggi.

    Supervisor PT MSE, Edi mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 08.30 Wib. Saat itu, rekan kerja korban, Agus Sugiarto hendak memindahkan tumpukan kertas bekas yang menjadi bahan baku, ke mesin penggilingan.

    Bak disambar petir, Agus justru menemukan tubuh Soni di bawah tumpukan kertas afalan yang berserakan itu. Kondisi pria asal Miji Baru Satu, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto itu tewas tertelungkup. Kepala korban pecah, sedangkan kedua kakinya patah.

    “Korban tertimpa kertas afalan yang dipres seberat 1,2 ton. Kejadiannya seperti apa, saya kurang tahu,” kata Edi kepada wartawan di kamar jenazah RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan.

    Edi menambahkan, Soni merupakan karyawan di bagian afalan yang mengoperasikan mesin forklif. Menurut dia, di lokasi kecelakaan dipenuhi tumpukan kertas bekas yang dipres dengan ketinggian mencapai 10 meter. Setiap pres kertas bekas itu beratnya mencapai 1,2 ton.

    Sayangnya, Edi enggan berkomentar terkait standar keamanan kerja yang diterapkan di PT MSE. “Soal safety saya No comment, silakan tanyakan ke penyidik saja,” cetusnya.

    Sementara Kapolsek Ngoro Kompol Khoirul Anam menjelaskan, pihaknya baru memintai keterangan dua orang saksi yakni karyawan pabrik yang pertama kali menemukan jasad korban. Pemeriksaan itu untuk mengungkap misteri Kematian Soni.

    “Untuk sementara saksi hanya mengetahui korban sudah tewas, saat itu saksi sedang memindahkan tumpukan kertas. Posisi korban tertelungkup tertimpa tumpukan kertas,” terangnya.

    Khoirul menambahkan, selain memeriksa para saksi, pihaknya juga melakukan olah TKP. Sementara jasad korban dievakusi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan untuk diautopsi.

    “Untuk penyebab kecelakaan kerja ini apakah ada kelalaian dari pihak perusahaan dalam menata barang, masih kami selidiki. Yang jelas, nanti pihak perusahaan akan kami periksa,” tandasnya.

    Jika terbukti terdapat kelalaian dari PT MSE, Khoirul berjanji tak akan tebang pilih. “Kalau ada kelalaian, perusahaan akan kami proses hukum,” pungkasnya. (fat/fat)

    Tugas 5
    Pertanyaan kepada saksi
    1. Pertanyaan tertutup (closed questions)
    – Apakah anda mengenal korban?
    – Apakah anda melihat secara langsung kejadian tersebut?
    – Apakah ada pekerja lain saat kejadian terjadi?
    – Apakah korban memakai APD (alat pelindung diri) yang lengkap?
    – Apakah korban bekerja sudah memenuhi standar oprasional prosedur (SOP)?
    2. Pertanyaan terbuka (opened questions)
    – Bisakah anda menjelaskan bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi?
    – Kapan kejadian tersebut terjadi?
    – Faktor apa saja yang menyebabkan korban meninggal?
    – Kenapa korban bisa tertimpa mesin press?
    – Bagaimana menurut anda Standar Oprasional Prosedur di perusahaan tersebut?
    3. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    – Apakah perusahaan suka membebani pekerjanya dengan batasan waktu?
    – Apa penanganan pertama perusahaan saat terjadi peristiwa tersebut?
    – Apa reaksi pertama anda saat melihat korban?
    – Apa yang kriban kenakan saat peristiwa terjadi?
    – apakah korban bekerja dengan baik atau tidak? Kenapa?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    – Bisakah anda menjelaskan secara rinci dan detail kejadian tersebut?
    – Bagaimana pemeriksaan rutin terhadap mesin mesin yang ada?
    – Apa pertanggung jawaban perusahaan terhadap korban?
    – apakah perusahaan akan menanggung seluruh biaya korban?
    – apakah keluarga korban mendapat jaminan dari perusahaan? Kalau iya, jaminan seperti apa? Kalau tidak, mengapa?

    Sumber Pustaka
    Detik.com. 2014. Karyawan Pabrik Kertas Tewas Tertimpa Kertas Pres Seberat 1,2 Ton, diunduh pada https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/3263552/karyawan-pabrik-kertas-tewas-tertimpa-kertas-pres-seberat-12-ton pada hari Kamis, 28 Juli 2016, 14:40 WIB

    Nama : Resky Agus Syahputra
    N.I.M : 167051996
    Semester : 2
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  36. Alat Pelebur Emas Meledak, Satu Pekerja Tewas dan Kritis

    BATAM – Asmi Iskandar (20) dan Agus Saputra (23) terpanggang api di rumah majikannya di Perumahan Paradisse, Blok L Nomor 12, Kelurahan Bukit Tempayan, Batuaji, Kota Batam, Selasa (28/6/2016) siang. Nahasnya, Asmi meninggal di tempat sedangkan Agus masih kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah. Meki, Warga setempat sekaligus saksi mata melihat kepulan asap dari lantai dua rumahnya di lantai tiga rumah korban yang juga menjadi tempat peleburan emas. Ia mengatakan, setelah kaget melihat asap itu langsung memberitahu kepada warga menolong korban. Awalnya, warga menolong Agus yang masih bernapas.

    Setelah berusaha mematikan api menggunakan alat seadanya, warga kemudian menemukan Asmi di dalam kamar. Ia mengaku sempat kewalahan mengeluarkan korban karena kepulan asap dan lantai sudah panas dipanggang api.
    “Lihat asap di lantai tiga, saya langsung beritahu warga. Kami melihat korban sudah terbakar kemudian bawa ke rumah sakit. Satu lagi tidak dapat ditolong lagi,” kata Meki.

    Ia menyampaikan setelah korban hangus terbakar, tidak lama kemudian petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) datang ke lokasi memadamkan api. “Setelah korban di selematkan warga, baru datang petugas PBK,” katanya.

    Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah membenarkan kejadiannya. Setelah mendapat informasi dari warga langsung menuju lokasi. Ia mengatakan hingga saat ini belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut, pihaknya masih mendalami kasusnya. Dari lokasi pihaknya telah mengamankan barang bukti untuk penyelidikan berupa tabung gas, kompresor, alat tos, serta telah menggaris polisi rumah lokasi kejadian. “Satu orang kritis, satu orang meninggal. Sementara penyebabnya masih kami dalami. Belum tahu korban sedang apa mereka,” pungkasnya.



    Pertanyaan untuk korban :

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda sudah berkeluarga?
    2. Apakah anda dalam kondisi baik-baik saja?
    3. Apakah anda sudah makan?
    4. Apakah anda memakai APD saat bekerja?
    5. Apakah anda masih merasakan sakit?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Apa yang terjadi?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Dimana lokasi kejadian tersebut?
    4. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi?
    5. Bagaimana kronologi kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Apakah anda sering melakukan pekerjaan anda tersebut?
    2. Apakah benar anda berkerja sambil merokok?
    3. Apakah benar anda berkerja dengan rekan anda?
    4. Apakah benar anda dirawat di RSUD Embung Fatimah?
    5. Apakah benar pekerjaan yang anda lakukan itu sesuai dengan SOP?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Apakah perusahaan anda memiliki Standar Operasional Prosedur yang jelas?
    2. Jika ya mengapa kejadian itu terjadi dan menimbulkan korban?
    3. Apakah anda sebagai korban sudah diberikan pelatihan oleh perusahaan anda?
    4. Apakah perusahaan tempat anda bekerja memberikan/mewajibkan penggunaan APD ketika bekerja?
    5. Apakah ada yang dikeluarkan untuk membeli APD tersebut?

    Pertanyaan kepada saksi mata kejadian :

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah korban sudah berkeluarga?
    2. Apakah korban dalam kondisibaik-baik saja?
    3. Apakah anda baik hari ini?
    4. Apakah korban memakai APD saat bekerja?
    5. Berapa jumlah korban dari kejadian tersebut ?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Apa yang terjadi?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Dimana lokasi kejadian tersebut?
    4. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi?
    5. Bagaimana kronologi kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Apakah anda mengenal korban tersebut?
    2. Apakah anda sering melihat korban melakukan pekerjaan tersebut?
    3. Apa benar korban merokok di tempat kerja?
    4. Menurut anda apakah perusahaan tempat korban bekerja sudah memiliki SOP?
    5. Apakah benar korban yang kritis dibawa ke RSUD Embung Fatimah?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    2. Jika anda melihat bagaimana kronologi/urutan kejadiannya?
    3. Bagaimana cara anda menanggulangi kejadian tersebut?
    4. Apa saja faktor-faktor penyebab kejadian tersebut?
    5. Apakah pekerja dari perusahaan tersebut menggunakan APD saat bekerja?

    Daftar Pustaka
    Ashab, Bunga Muhammad. 2016. Alat Pelebur Emas Meledak, Satu Pekerja Tewas dan Kritis. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1120302/194/alat-pelebur-emas-meledak-satu-pekerja-tewas-dan-kritis-1467101427 tanggal 27 Maret 2017 jam 12.53 WITA.

    Nama : Bobby Annastasia Prahari
    NIM : 167052018
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  37. Empat Alat Berat Dikerahkan Cari Sumarno Korban Kecelakaan Tambang

    Empat unit exavator (alat berat) diturunkan untuk mempercepat proses pencarin korban kecelakaan tambang, Sumarno (25) warga Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Selasa (7/2/2017).

    Sumarno terkubur tanah longsor saat sedang bekerja menambang di lokasi tambang di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip.
    Personil Satpol PP Pemkab Bangka yang berrtugas di Kecamatan Riausilip, Reimei juga turun ke lokasi, untuk turut membantu proses pencarian korban.

    “Ada empat alat berat, yang digunakan untuk mencari korban. Sampai sekarang proses pencarin masih berlangsung,” kata Koordinator Satpol PP di Kecamatan Riausilip, Reimei kepada bangkapos.com Selasa (7/2/2017).

    Nasib Sumaro sampai saat ini belum diketahui, setelah terkubur longsoran tanah di lokasi tambang Air Rengas Mapur yang terjadi Senin (6/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

    A.Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1.Apakah anda berada di tkp?
    2.Apakah korbanya hanya 1 orang saja?
    3.Apakah benar korban sedang bekerja?
    4.Apakah benar longsor terjadi?
    5.Apakah korban tidak mengetahui saat terjadi longsor?
    B.Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1.Apa yg terjadi?
    2.Bagaimana korban bisa tertimbun?
    3.Siapa saja yang berada di tempat kejadian?
    4.Apa yang korban sedang lakukan?
    5.Kapan kejadian tersebut?
    C.Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1.Apa saran untuk perusahaan agar kecelakaan seperti itu tdk terjadi lagi?
    2.Bagaimana cara agar tidak longsor pada saat penambangan berlangsung?
    3.Apakah peralatan yang digunakan tidak Sesuai/SNI?
    4.Bagaimana kondisi penambang lain setelah longsor itu terjad?
    5.Adakah saran agar kecelakaan tdk terjadi?
    D.Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1.Mengapa korban bekerja hanya seorang diri?
    2.Mengapa korban tidak mengetahui saat terjadi longsor?
    3.Kenapa bisa terjadi longsor?
    4.Mengapa orang disekitar tidak melihat korban?
    5.Mengapa korban berada di tambang pasir.

    Nama: Dodik Bagus Prihatmoko
    NIM: 157051843
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  38. Mesin Oven Sepatu Meledak, Dua Pekerja Tewas Enam Luka-luka

    BANDUNG – Dua pekerja perusahaan sepatu di Kota Bandung tewas setelah mengalami kecelakaan kerja, Jumat (5/8/2016). Enam pekerja lainnya mengalami luka-luka pada peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
    Informasi yang dihimpun Tribun, peristiwa itu terjadi di perusahaan sepatu di Jalan Kavling Industri nomor 58, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon.

    Kecelakaan kerja itu terjadi ketika para pekerja mencoba mesin oven sepatu yang baru. “Awalnya ada seorang karyawan/ teknisi sedang melakukan uji coba mesin oven sepatu baru, ketika menghidupkan, mesin tak bekerja sempurna,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Reny Marthaliana, kepada Tribunmelalui pesan singkat, Jumat (5/8/2016) malam. Berdasarkan keterangan saksi, kata Reny, tidak bekerjanya mesin oven baru itu disebabkan kunci penutup mesin tidak sempurna. Sedangkan tekanan kompresor sangat tinggi sehingga mengakibatkan tutup open terlempar sehingga mengenai para korban.

    “Pada saat kejadian saksi mendengar suara ledakan dan melihat tutup open sepatu melayang ke arah karyawan yang sedang bekerja tak jauh dari mesin baru itu,” kata Reny. Selanjutnya sejumlah karyawan yang mendengar letusan itu, kata Reny, berlari ke ruangan produksi. Sejumlah karyawan lainnya melihat empat pekerja terbaring di sekitar mesin baru perusahaan tersebut. “Selanjutnya karyawan membawa korban ke Rumah Sakit Rajawali Bandung dengan menggunakan kendaran perusahaan,” kata Reny.

    Reny mengatakan, kasus tersebut kini ditangani Polrestabes Bandung untuk memastikan penyebab timbulnya suara ledakan pada mesin. Pihaknya mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. “Rata-rata korban yang mengalami luka badannya terasa panas akibat semburan tekanan panas dari mesin oven sepatu,” kata Reny. (cis)



    Wawancara korban kecelakaan.

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda setuju apabila selama proses wawancara suara anda saya rekam?
    2. Apakah keadaan anda sudah membaik?
    3. Apakah anda mendapatkan pengobatan yang baik?
    4. Apakah anda mendapatkan asuransi kerja yang layak dari perusahaan?
    5. Apakah anda memiliki trauma setelah kejadian tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Apa yang sedang anda lakukan pada saat ledakan terjadi?
    2. Mengapa anda tidak merasa trauma setelah mengalami kecelakaan tersebut?
    3. Bagaimana pendapat anda tentang ledakan tersebut?
    4. Bagaimana reaksi perusahaan tentang kecelakaan ini?
    5. Mengapa ledakan tersebut dapat terjadi?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?
    2. Apakah para pekerja memiliki beban kerja yang tidak sesuai aturan?
    3. Sebelum menyalakan mesin, apakah pekerja telah memeriksa dengan baik kondisi mesin tersebut?
    4. Mengapa tidak adanya sirine atau tanda peringatan pada saat kecelakaan tersebut terjadi?
    5. Apakah para korban mendapatkan pertolongan pertama sebelum ambulance datang?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Mengapa mesin oven sepatu tersebut tidak bekerja dengan sempurna?
    2. Dapatkah anda menjelaskan kejadian tersebut lebih detail lagi?
    3. Apakah penggunaan mesin oven tersebut telah sesuai dengan SOP yang berlaku?
    4. Menurut anda, apakah kecelakaan tersebut murni tindakan yang tidak disengaja?
    5. Menurut anda, siapakah yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut?

    Wawancara kepada saksi.

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda tidak keberatan jika selama proses wawancara, saya mencatat dan terekam oleh cctv?
    2. Apakah kabar anda baik?
    3. Apakah benar anda berada di TKP pada saat ledakan?
    4. Apakah anda melihat secara langsung tutup mesin oven sepatu tersebut melayang dan mengenai korban?
    5. Apakah anda mengenal para korban?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Apa yang anda lakukan pada saat ledakan tersebut terjadi?
    2. Bagaimana pendapat anda tentang ledakan tersebut?
    3. Bagaimana pendapat penduduk sekitar tentang ledakan tersebut?
    4. Bagaimana reaksi perusahaan atas kecelakaan tersebut?
    5. Apa yang dilakukan pekerja pada saat kecelakaan tersebut terjadi?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Mengapa ledakan tersebut dapat terjadi?
    2. Sebelum menyalakan mesin, apakah pekerja telah memeriksa dengan baik kondisi mesin tersebut?
    3. Menurut anda, apakah para pekerja telah menggunakan APD yang benar?
    4. Apa yang harus dilakukan para pekerja agar kecelakaan tersebut tidak terjadi kembali?
    5. Menurut anda, apakah yang harus perusahaan lakukan agar kecelakaan tersebut tidak terulang kembali?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Dapatkah anda menjelaskan lebih mendalam tentang kejadian tersebut?
    2. Menurut anda, apakah penggunaan mesin oven sepatu tersebut sesuai dengan SOP yang berlaku?
    3. Apakah perusahaan tersebut telah menerapkan sistem K3 yang sebenarnya?
    4. Benarkah tidak terdengar sirine atau tanda peringatan pada saat ledakan?
    5. Menurut anda, siapakah pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut?

    Daftar Pustaka
    Yani, Ahmad. 2016. Mesin Oven Sepatu Meledak, Dua Pekerja Tewas Enam Luka-luka. Diunduh pada http://m.tribunnews.com/regional/2016/08/05/mesin-oven-sepatu-meledak-dua-pekerja-tewas-enam-luka-luka tanggal 25 Maret 2017 jam 17.49 WITA.

    Nama : Dini Febriyani
    NIM : 167052008
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas sudah bisa diterima.

  39. 2 Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai 18 Gedung Capitol Jakpus

    Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan kerja di Gedung Capitol, Jalan Prajurit KKO Usman Harun, Senen, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Dua pekerja meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 18 gedung tersebut.
    Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengungkapkan, dua korban tewas akibat kecelakaan kerja itu bernama Didik Eko Prasetyo (20) dan Suyoto (37). Keduanya merupakan warga Boyolali, Jawa Tengah yang bekerja pada proyek pembangunan gedung tersebut.
    “Kejadian sekitar pukul 22.15 WIB tadi.‎ Kedua korban meninggal setelah terjatuh dari lantai 18,” ucap Suyatno di Jakarta, Sabtu malam, 7 Mei 2016.
    Berdasarkan keterangan saksi, menurut Suyatno, ‎kedua korban saat itu tengah memasang tiang besi di lantai 18. Diduga, korban kurang hati-hati hingga terjatuh dan tewas di lokasi kejadian.
    “Saat bekerja, diduga korban tak memakai alat keselamatan, sehingga terjatuh,” Suyatno menerangkan.
    Polisi yang menerima laporan adanya kecelakaan kerja langsung mendatangi lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).‎ Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, untuk divisum.
    “Jenazah korban sudah dibawa ke RSCM. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi-saksi. Kasusnya ditangani Polsek Senen,” ujar Suyatno.



    A. Pertanyaan tertutup (close question)
    1. Apakah 2 korban tersebut teman anda ?
    2. Pada jam berapa saat kejadian tersebut ?
    3. Apakah ada yang terluka selain 2 korban dalam kejadian tersebut ?
    4. Apakah korban tersebut langsung meninggal ditempat ?
    5. Apakah korban tersebut memiliki asuransi jiwa ?

    B. Pertanyaan terbuka (open question)
    1. Mohon dijelaskan bagaimana kejadian itu bisa terjadi ?
    2. Apakah korban mengalami masalah pada atasannya ?
    3. Apa yang anda lakukan saat mereka melakukan pekerjaan ?
    4. Dimana anda saat mereka mengalami kecelakaan ?
    5. Apakah reaksi anda saat mereka berdua terjatuh ?

    C. Pertanyaan mengarah (leading question)
    1. Apakah kedua korban tersebut sudah memenuhi SOP yang diberikan ?
    2. Mengapa kedua korban tersebut tidak mau menggunakan APD yang diberikan ?
    3. Apakah ada yang mengawasi saat mereka melakukan pekerjaan ?
    4. Bagaimana kondisi lokasi kejadian tersebut saat mereka melakukan pekerjaan ?
    5. Apa yang menyebabkan mereka tidak berhati-hati sehingga mereka terpeleset ?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1. Apakah korban tersebut sudah mengikuti training K3 sebelumnya oleh perusahaan ?
    2. Apakah korban tersebut mendapatkan tekanan waktu bekerja yang diberikan oleh perusahan ?
    3. Apakah ada sign/rambu-rambu dilokasi kejadian ?
    4. Apakah korban tersebut mendapatkan shift kerja ?
    5. Apakah perusahaan tersebut tidak ketat pengawasannya pada pekerja ?

    Sumber Pustaka : Liputan6.com, 2016. Pekerja tewas terjatuh dari lantai 18 gedung capito Jakarta Pusat. Diunduh pada http://m.liputan6.com/news/read/2501468/2-pekerja-tewas-terjatuh-dari-lantai-18-gedung-capitol-jakpus pada 8 mei 2016

    Nama: Ketut Radea Pandunata
    NIM: 167051977
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    2. Pada artikel Anda ini, nama jurnalisnya adalah Nafiysul Qodar. Cantumkan sebagai daftar pustaka sebagai pengganti nama situs yang memberitakannya.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

    • Tugas Perbaikan Ke-1

      Pekerja Tewas dalam Pembangunan Kolam Renang di Komplek Stadion Kanjuruhan Malang

      SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Proyek pembangunan kolam renang indoor di komplek Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, memakan korban.
      Kecelakaan kerja terjadi, saat sejumlah pekerja berusaha memasang kerangka atap, Selasa (6/9/2016), pukul 15.00 WIB. Kerangka atap model melengkung tersebut sudah naik di atas tiang pancang. Namun tiba-tiba kerangka berbahan besi tersebut ambruk.
      Sejumlah pekerja yang berada di atas menjadi korban. Para pekerja ini tengah bekerja sambil mengikatkan tubuh pada kerangka baja yang sudah terpasang. Saat kerangka tersebut jatuh, mereka turut jatuh. Satu orang meninggal dunia dan empat orang terluka.
      Suasana semakin mencekam, lantaran satu pekerja terluka di atas tiang pancang beton setinggi 15 meter. Kaki pekerja malang itu terhimpit kerangka besi. Proses evakuasi berjalan dramatis. Berkat kesigapan Tim SAR BPBD Kabupaten Malang, pekerja tersebut berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Kanjuruhan



      Pertanyaan kepada korban

      A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
      1. Sudah berapa lama anda bekerja di bidang ini?
      2. Sudah berapa lama anda bekerja di proyek ini?
      3. Apakah anda kurang fokus disaat bekerja?
      4. Apakah anda memakai alat pelindung diri disaat berlangsungnya pekerjaan?
      5. Apakah anda memahami isi Standar Operation Prosedur (SOP)?

      B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
      1. Bisakah anda menceritakan kembali kronologis terjadinya kejadian?
      2. Apakah anda mengetahui mengapa kecelakaan ini bisa terjadi?
      3. Apakah penyebab kerangka atap itu bisa terjatuh?
      4. Faktor apa yang menyebabkan karangka atap itu terjatuh?
      5. Apakah ada permasalahan yang anda hadapi sebelum bekerja?

      C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
      1. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?
      2. Apakah para pekerja memiliki beban kerja yang tidak sesuai aturan?
      3. Sebelum memasangkan kerangka atap tersebut, apakah pekerja telah memeriksa dengan baik kondisi dari kerangka atap tersebut?
      4. Apakah ada pengawas yang mengawasi saat pekerja melakukan pekerjaan?
      5. Menurut anda, apakah yang harus perusahaan lakukan agar kecelakaan seperti ini tidak akan terjadi lagi?

      D. Pertanyaan menyelidik (Probling questions)
      1. Mengapa kerangka atap tersebut dapat terjatuh?
      2. Dapatkah anda menjelaskan kejadian tersebut lebih detail lagi?
      3. Apakah pemasangan kerangka atap tersebut telah sesuai SOP yang berlaku?
      4. Menurut anda, apakah kecelakaan tersebut merupakan tindakan yang tidak disengaja?
      5. Menurut anda, siapakah yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut?

      Pertanyaan kepada saksi mata kejadian:

      A. Pertanyaan tertutup ( Closed questions)
      1. Apakah anda melihat kejadian tersebut secara lansung?
      2. Pada saat kejadian tersebut apakah ada korban jiwa?
      3. Pada pukul berapa kejadian tersebut terjadi?
      4. Apa yang anda lakukan saat kejadian tersebut terjadi?
      5. Apakah saat bekerja apakah ada pengawan?

      B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
      1. Menurut anda mengapa kejadian itu bisa terjadi ?
      2. Bisakah anda menceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
      3. Bisakah anda ceritakan mengapa material tersebut bisa terjatuh?
      4. Bagaimana penanganan perusahaan terhadap korban pada saat kejadian tersebut?
      5. Bagaimana kejadian itu bisa terjadi?

      C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
      1. Mengapa kecelakaan tersebut dapat terjadi?
      2. Sebelum memasangkan kerangka atap tersebut, apakah pekerja telah memeriksa dengan baik kondisi dari kerangka atap tersebut?
      3. Apakah para pekerja telah menggunakan APD yang lengkap dan benar?
      4. Apakah ada pengawasan yang ketat disaat melaksanakannya pekerjaan?
      5. Apa yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian seperti ini tidak akan terjadi kembali?

      D. Pertanyaan menyelidik (Probling questions)
      1. Dapatkah anda menjelaskan lebih dalam lagi tentang kejadian tersebut?
      2. Apakah pemasangan kerangka atap tersebut sesuai dengan SOP yang berlaku?
      3. Mengapa ada kesalahan yang fatal dibalik kecelakaan tersebut?
      4. Apakah perusahaan tersebut telah menerapkan sistem K3 yang sebenarnya?
      5. Menurut anda, siapakah pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut?

      Daftar Pustaka
      Yohanes, David. 2016. Pekerja Tewas dalam Pembangunan Kolam Renang di Komplek Stadion Kanjuruhan Malang. diunduh pada http://suryamalang.tribunnews.com/2016/09/06/breaking-news-pekerja-tewas-dalam-pembangunan-kolam-renang-di-komplek-stadion-kanjuruhan-malang. pada hari Selasa, 6 September 2016.

      Nama : Melky Jusuf Tarukbua
      NIM : 167052012
      Semester : II
      Kelas : A1


      Komentar Dosen:
      Perbaiki kembali bagian yang dicoret.

  40. Pekerja Tewas dalam Pembangunan Kolam Renang di Komplek Stadion Kanjuruhan Malang

    SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Proyek pembangunan kolam renang indoor di komplek Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, memakan korban.
    Kecelakaan kerja terjadi, saat sejumlah pekerja berusaha memasang kerangka atap, Selasa (6/9/2016), pukul 15.00 WIB. Kerangka atap model melengkung tersebut sudah naik di atas tiang pancang. Namun tiba-tiba kerangka berbahan besi tersebut ambruk.

    Sejumlah pekerja yang berada di atas menjadi korban. Para pekerja ini tengah bekerja sambil mengikatkan tubuh pada kerangka baja yang sudah terpasang. Saat kerangka tersebut jatuh, mereka turut jatuh. Satu orang meninggal dunia dan empat orang terluka.

    Suasana semakin mencekam, lantaran satu pekerja terluka di atas tiang pancang beton setinggi 15 meter. Kaki pekerja malang itu terhimpit kerangka besi. Proses evakuasi berjalan dramatis. Berkat kesigapan Tim SAR BPBD Kabupaten Malang, pekerja tersebut berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Kanjuruhan.

    TUGAS 5
    Pertanyaan kepada korban
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    • Sudah berapa lama anda bekerja di bidang ini?
    • Sudah berapa lama anda bekerja di proyek ini?
    • Apakah anda kurang fokus disaat bekerja?
    • Apakah anda memakai alat pelindung diri disaat berlangsungnya pekerjaan?
    • Apakah anda memahami isi Standar Operation Prosedur (SOP)?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Bisakah anda menceritakan kembali kronologis terjadinya kejadian?
    • Apakah anda mengetahui mengapa kecelakaan ini bisa terjadi?
    • Apakah penyebab kerangka atap itu bisa terjatuh?
    • Faktor apa yang menyebabkan karangka atap itu terjatuh?
    • Apakah ada permasalahan yang anda hadapi sebelum bekerja?
    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    • Apakah APD yang anda gunakaan disaat bekerja?
    • Apakah anda merasa nyaman saat bekerja dan merasa tidak terlalu terbebani saat bekerja seperti ini?
    • Bagaimana bisa beberapa material itu terjatuh?
    • Jelaskan PPE apa saja yang anda pakai saat kejadian tersebut?
    • Bisakah anda ceritakan kembali aktivitas sebelum pekerjaan (kejadian) itu terjadi?
    D. Pertanyaan menyelidik (Probling questions)
    • Saat anda bekerja mengapa tidak adanya pengawasan saat proses pekerjaan dilakukan?
    • Apa yang dilakukan pihak perusahaan saat terjadi kejadian tersebut?
    • Menurut anda bagaimana karir anda setelah terjadi kejadian tersebut?
    • Dapatkah anda jelaskan lebih detail tentang SOP pekerjaan tersebut?
    • Jika anda sudah memahami SOP pekerjaan mengapa tidak menepatkan material di tempat yang aman?
    Pertanyaan kepada saksi mata kejadian:
    A. Pertanyaan tertutup ( Closed questions)
    • Apakah anda melihat kejadian tersebut secara lansung?
    • Pada saat kejadian tersebut apakah ada korban jiwa?
    • Pada pukul berapa kejadian tersebut terjadi?
    • Apa yang anda lakukan saat kejadian tersebut terjadi?
    • Apakah saat bekerja apakah ada pengawan?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Menurut anda mengapa kejadian itu bisa terjadi ?
    • Bisakah anda menceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
    • Bisakah anda ceritakan mengapa material tersebut bisa terjatuh?
    • Bagaimana penanganan perusahaan terhadap korban pada saat kejadian tersebut?
    • Bagaimana kejadian itu bisa terjadi?
    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    • Apakah korban menggunakan APD yang yang lengkap disaat bekerja?
    • Apakah salah satu dari korban ada yang melakukan kesalahan saat bekerja?
    • Kesalahan apa yang membuat korban terjatuh disaat bekerja?
    • Apakah ada pengawasan yang ketat disaat melaksanakan pekerjaan?
    • Apakah ada tim evakuasi tiba dilokasi kejadian?
    D. Pertanyaan menyelidik (Probling questions)
    • Mengapa kecelakaan ini bisa terjadi?
    • Mengapa ada kesalahan yang fatal dibalik kecelakaan tersebut?
    • Menurut anda, hal apa yang perlu dilakukan perusahaan agar peristiwa ini tidak terjadi kembali?
    • Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    • Apakah anda bisa menjelaskan lebih detail terjadinya kejadian tersebut?
    Sumber Pustaka : Tribunnews.com. 2016. Pekerja Tewas dalam Pembangunan Kolam Renang di Komplek Stadion Kanjuruhan Malang, diunduh pada http://suryamalang.tribunnews.com/2016/09/06/breaking-news-pekerja-tewas-dalam-pembangunan-kolam-renang-di-komplek-stadion-kanjuruhan-malang. pada hari Selasa, 6 September 2016.

    Nama : Melky Jusuf Tarukbua
    NIM : 167052012
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  41. Sedang perbaiki atap, pekerja Krakatau Posco tewas terjatuh
    Merdeka.com – Seorang pekerja tewas setelah terjatuh dari ketinggian di Area Steel Makin Plan (SMP) pabrik baja terpadu di PT Krakatau Posco, Cilegon.
    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja yang menewaskan Muhammad Iscal (25) tersebut, terjadi pada Kamis (5/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban tengah bekerja di Steel Making Plan tepatnya di atap atas Arean Continous Casting.
    Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter, tewas mengenaskan di lokasi. Korban merupakan salah satu pekerja di PT. Royal Abadi.
    Penyidik Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Rachmatullah, membenarkan insiden tersebut. Ia mengakui jika pihaknya kini belum mendapat informasi lengkap atas kejadian itu.
    Namun, ia membenarkan adanya satu korban pekerja yang meninggal akibat terjatuh.
    “Iya benar, ada satu korban pekerja yang informasinya meninggal di lokasi. Untuk jelasnya kami belum tahu. Tetapi korban diduga jatuh saat bekerja di atas ketinggian,” ungkapnya.
    Sementara itu, Corporate Secretary PT. Krakatau Posco Agus Sutan Kaharudin, tidak membantah peristiwa tersebut. Sutan menyebut, jika korban merupakan salah satu pekerja dari perusahaan rekanan PT KP.
    “Kejadiannya di area Steel Making Plan. Yang bersangkutan bernama Muhamad Iscal (25). Saat itu korban tengah melakukan perbaikan di atap di area itu. Entah kenapa, tiba-tiba dia terperosok sekitar 20 meter lah, sementara harnestnya komplit,” katanya.
    Agus mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi secara intensif terkait laka tersebut. “Sekarang sedang kita investigasi bersama polisi. Ada saksi-saksi yang juga sedang ditanya. Untuk lengkapnya, kami masih menginvestigasi ini terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya,” tutupnya. [rhm] .
    ________________________________________

    Pertanyaan tertutup kepada saksi
    -Apakah pekerja tersebut telah menggunakan APD ?
    -Apakah pekerja tersebut bekerja di PT. Royal Abadi?
    -Apakah korban meninggal akibat terjatuh ?
    -Apakah korban terjatuh di ketinggian 20 meter ?
    -Apakah korban sudah berkeluarga?
    Pertanyaan terbuka kepada saksi
    -Bagaimana korban terjatuh di ketinggian?
    -Berapa kira-kira ketinggian korban terjatuh?
    -Bagaimana kondisi korban saat terjatuh?
    -Kapan kejadian itu terjadi?
    -Siapa nama korban tersebut ?
    Pertanyaan mengarahkan kepada saksi
    -Apakah benar korban ketika terjatuh tidak menggunakan APD secara benar ?
    -Apakah benar ada yang melihat korban ketika di ketinggian ?
    -Apakah benar korban mengalami cedera yang cukup serius ?
    -Apakah benar korban tidak kosentrasi ketika berada di ketinggian ?
    -Apakah benar korban mengalami gangguan psikis ?
    Pertanyaan menyelidik kepada saksi
    -Mengapa sang korban tidak menggunakan atau memakai APD ketika bekerja di ketinggian ?
    -Mengapa tidak ada orang maupun siapa saja yang mengingatkan korban tentang memakai APD ?
    -Mengapa di saat korban bekerja tidak adanya pembatas are atau pagar ketiak korban tengah bekerja ?
    -Mengapa korban tidak langsung di bawa ke Rumah Sakit ketika terjatuh dari ketinggian ?
    -Bagaimana kinerja korban di saat tengah bekerja apakah tidak mempelajari pekerjaannya tersebut ?
    Daftar Pustaka:
    Adam,2017,Satu Pekerja Kontrak PT. Krakatau Posco Tewas Terjatuh dari Ketinggian,Merdeka.com,Cilegon.

    Nama: Yusuf Bagas Prakoso
    NIM: 167052028
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  42. Mesin fogging meledak, wajah hingga dada Siswanto terbakar

    Merdeka.com – Siswanto (35), seorang petugas fogging masih tergolek lemas di UGD RDUP Sanglah Denpasar, Bali, dengan kondisi sebagian badannya dibalut perban akibat luka bakar.

    Itu setelah dia terkena ledakan mesin fogging saat melakukan penyemprotan atau pembasmian jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah di kawasan Perumahan bukit Ungasan Kuta Selatan, Bali, Senin (30/1) pagi.

    Saat itu, pria asal Surabaya ini baru hendak menghidupkan mesin fogging yang akan digunakannya untuk menyemprot nyamuk aedes aegypti.

    Namun saat dihidupkan mesin tersebut tidak berfungsi. Itu setelah dia melakukan penyemprotan kedua di gang sebelumnya. Entah kenapa mesin tersebut tiba-tiba meledak.

    Akibat ledakan itu, hampir sebagian tubuh Siswanto mengalami luka bakar yang cukup serius.

    “Dia mengalami lukar bakar di bagian wajah, tangan kanan dan kiri serta badan bagian depan. Kira-kira luka bakarnya mencapai 43 persen,” kata Toni (38), kakak kandung korban di IGD RSUP Sanglah.

    Beruntungnya, warga yang ada di lokasi kejadian segera melarikan Siswanto ke RS Kasih Ibu, Kedonganan, Kuta Selatan, Badung.

    Namun karena luka bakarnya cukup serius, Siswanto kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapat penanganan yang lebih intensif.

    “Dia baru tiba di sini (RSUP Sanglah) pada pukul 13.00 Wita dan langsung mendapatkan penanganan medis,” katanya.



    Pertanyaan tertutup
    Ke Saksi:
    -Apakah Korban bekerja menggunakan APD ?
    -Apakah Korban bekerja di Dinas Pemerintahan ?
    -Apakah korban meninggal dunia ?
    -Apakah korban sendiri saat bekerja ?
    -Apakah korban mengalami cedera ?
    Ke Korban:
    -Apakah anda Kelelahan saat bekerja?
    -Apakah anda masih sadar saat berlangsung ?
    -Apakah anda dalam kondisi sehat saat bekerja ?
    -Apakah anda bekerja tanpa pengawasan ?
    -Apakah anda mengalami cedera fatal ?
    Pertanyaan Terbuka
    Ke Saksi:
    -Berapa lama korban terpapar ledakan ?
    -Bagaimana kondisi korban setelah ledakan ?
    -Kapan kejadian itu terjadi ?
    -Siapa saja yang menjadi korban ?
    -Dimana korban bekerja?
    Ke Korban:
    -Kapan anda mulai melakukan fogging ?
    -Apa reaksi anda menghadapi mesin yang meledak ?
    -Dimana lokasi anda melakukan fogging ?
    -Seberapa besar efek yang muncul akibat ledakan terhadap anda ?
    -Apa yang anda rasakan saat ini ?
    Leading Question
    Ke Saksi:
    -Apakah anda yakin korban ketika ledakan tidak menggunakan APD ?
    -Apakah anda yakin melihat Korban saat kejadian berlangsung ?
    -Apakah anda yakin korban mengalami cedera fatal ?
    -Apakah anda yakin korban tidak kosentrasi saat bekerja ?
    -Apakah anda yakin korban bekerja asal jadi saja ?
    Ke Korban:
    -Mengapa anda bekerja tanpa pengawasan ?
    -Apa yang anda lakukan sehingga terjadi ledakan ?
    -Apakah anda tidak mengecek kondisi mesin ?
    -Mengapa anda bekerja asal jadi saja ?
    -Bagaimana anda menjelaskan ini kepada perusahaan tempat anda bekerja ?
    Probing Question
    Ke Saksi:
    -Mengapa korban tidak memakai APD ketika bekerja?
    -Mengapa tidak ada seorang pun yang mengingatkan korban untuk memakai APD ?
    -Mengapa di saat korban bekerja tidak ada yang mengawasi ?
    -Mengapa korban tidak langsung mendapat penanganan medis ?
    -Bagaimana kondisi korban saat tengah bekerja ?
    Ke Korban:
    -Mengapa anda tidak melakukan pengecekan peralatan sebelum bekerja ?
    -Mengapa anda masih digunakan mesin fogging tersebut ?
    -Mengapa anda tidak mendapatkan pengawasan saat bekerja ?
    -Apa yang menyebabkan terjadinya ledakan pada mesin ?
    -Mengapa anda tidak menggunakan APD saat bekerja ?
    Daftar Pustaka :
    -Nadi Jaya, G. 2017. Mesin fogging meledak, wajah hingga dada Siswanto terbakar. Merdeka.com

    Nama: Arya Fitra Karunia
    NIM: 167052030
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    – Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    – Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    – Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    – Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Perbaiki kembali tugas ini.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  43. Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening

    Merdeka.com – Ari (28) buruh bangunan ini masih terlihat kuat saat ditangani tim medis di ruang operasi RSUP Sanglah Denpasar, Bali. Sore tadi, Jumat (20/1) buruh asal Tulungagung, Jawa Timur ini terjatuh dari atas bangunan setinggi 3 meter dan dagunya tertusuk besi beton tembus hingga sampai ke kening.

    Bahkan untuk bisa melarikan Ari ke rumah sakit, sejumlah rekan buruh lainnya harus sibuk berupaya memotong besi yang sudah tertancap di beton sambil memegangi pria ini yang nampak tegang saat tertancap besi di dagunya.

    Tidak hanya itu, pada bagian lengannya juga tertancap potongan besi sisa material bangunan. Beruntung korban masih bisa diselamatkan. Menurut teman korban sesama buruh proyek Rizal (20), peristiwa nahas yang menimpa korban itu terjadi saat pengerjaan proyek di sebuah vila di daerah Canggu.

    Meski sama-sama pekerja proyek di lokasi kejadian, Rizal tidak tahu secara pasti kronologis kejadian yang menyebabkan korban terjatuh hingga tertusuk potongan besi beton bangunan.
    “Tiba-tiba sudah ramai, saya lihat dia sudah di bawah dan pekerja potong besi yang masih nempel di beton dan tertancap di kepalanya,” tandasnya.

    Kata dia, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit korban masih dalam keadaan sadar. Selain itu, kata dia, meski tertancap besi di bagian kepala, korban tidak banyak mengeluarkan darah. “Saat di jalan dia menggigil, hanya bilang kedinginan,” terangnya.

    Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke RSUD Badung namun kondisi luka korban cukup parah. Korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. Meskipun korban memiliki KIS, namun pihak HRD vila mengatakan akan membantu biaya pengobatan dan obat korban selama menjalani perawatan di RSUP Sanglah

    Pertanyaan tertutup (Close question)
    Saksi
    -Apakah pekerja tersebut telah menggunakan APD ?
    -Apakah pekerja tersebut bekerja di bangunan ?
    -Apakah korban mengalami rasa sakit ?
    -Apakah korban terjatuh di ketinggian ?
    -Apakah korban pada saat bekerja mengalami kelelahan ?
    Korban
    -Apakah anda memakai APD secara benar ?
    -Apakah anda mengalami rasa sakit ?
    -Apakah anda pada saat bekerja mengalami kelelahan ?
    -Apakah anda merasakan sakit ?
    -Apakah anda bekerja di ketinggian 3 meter ?
    Pertanyaan Terbuka (Open questions)
    Saksi
    -Kapan kejadian itu terjadi ?
    -Berapa kira-kira ketinggian korban terjatuh ?
    -Bagaimana kondisi korban saat terjatuh ?
    -Siapa nama korban tersebut ?
    -Siapakah saksi selain anda ketika korban terjatuh ?
    Korban
    -Siapa nama anda ?
    -Dimana anda bekerja ?
    -Bagaimana kondisi anda saat terjatuh ?
    -Dimana anda tinggal ?
    -Kapan anda melakukan pekerjaan ?
    Pertanyaan Mengarahkan (Leading Question)
    Saksi
    -Apakah benar korban ketika terjatuh tidak menggunakan APD secara benar ?
    -Apakah benar korban mengalami gangguan psikis?
    -Apakah benar korban mengalami cidera yang cukup serius ?
    -Apakah benar korban tidak kosentrasi ketika berada di ketinggian ?
    -Apakah benar ada yang melihat korban ketika di ketinggian ?
    Korban
    -Apakah benar ada yang melihat anda ketika di ketinggian ?
    -Apakah anda mengalami cidera yang cukup serius ?
    -Apakah anda mengalami setress ?
    -Apakah anda tidak memakai APD secara benar ?
    -Apakah anda bekerja tanpa pengawasan ?
    Pertanyaan Menyelidik (Probing Question)
    Saksi
    -Mengapa di saat korban bekerja tidak adanya pembatas area atau pagar ketika korban tengah bekerja ?
    -Mengapa sang korban tidak menggunakan atau memakai APD ketika bekerja di ketinggian ?
    -Bagaimana kinerja korban di saat tengah bekerja apakah tidak mempelajari pekerjaannya tersebut ?
    -Mengapa tidak ada orang maupun siapa saja yang mengingatkan korban tentang memakai APD ?
    -Mengapa tidak adanya seseorang yang melakukan pengecekan terlebih dahulu ?
    Korban
    -Mengapa ditempat anda bekerja tidak adanya pembatas area atau pagar pada saat bekerja ?
    -Mengapa tidak ada rekan yang mengikatkan anda untuk menggunakan APD ?
    -Mengapa anda tidak memakai APD ketika bekerja diketinggian ?
    -Mengapa rekan anda tidak adanya yang melakukan pengecekan terlebih dahulu ?
    -Bagaimana anda di saat tengah bekerja tidak mempelajari pekerjaan tersebut terlebih dahulu ?
    Daftar pustaka
    Nadi Jaya, G. 2017. Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening. Merdeka.com

    Nama: Bintang Yudha Prakoso
    NIM: 167052036
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  44. Pekerja CS IKPP Tewas Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter
    RIAUBOOK.COM – Terjadi kecelakaan kerja di dalam perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang.
    Ely Nawarni Daulay yang berprofesi sebagai Cleaning Service (CS) menjadi korban, ia tewas di tempat setelah jatuh dari ketinggian 20 meter di Damper Conveyor 6 lokasi MB-12.
    Saat kejadian, korban yang bekerja dengan kontraktor PT Yove Anugerah sedang bekerja di lokasi MB-12. Kecelakaan kerja terjadi Sabtu (18/03/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.
    Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tualang Kompol Ali Dahmar Siregar melalui Kanit Reskrim AKP Yusuf Purba membenarkan adanya insiden satu orang karyawan yang jatuh saat sedang bekerja.
    Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pada saat kejadian sedang bekerja bersih-bersih di lantai atas bagian Damper Conveyor 6 lokasi MB-12. Tanpa diduga ternyata korban terjatuh.
    Insiden tersebut mengagetkan pekerja yang ada di lokasi tersebut. Korban tersebut tewas dan langsung dibawa ke klinik terdekat. Jasadnya kemudian diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.
    Sementara itu, Humas PT IKPP, Armadi saat dikonfirmasi, belum memberikan keterangan mengenai hal tersebut. Hingga kini, awak media masih mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. (RB/Agus)

    Tugas 5
    1. Pertanyaan tertutup (close question)
    – Apakah anda mengenal korban?
    – Apakah korban tewas di tempat setelah kejadian?
    – Apakah anda sempat menolong korban saat kejadian itu terjadi?
    – Apakah anda melihat kejadian itu secara langsung?
    – Benarkah korban jatuh karena terpelset?
    2. Pertanyaan tertutup (open question)
    – Dimanakah kejadian itu terjadi?
    – Kapan kejadian itu terjadi?
    – Apakah ada faktor lain yang menyebabkaan korban terjatuh?
    – Apakah korban tidak mematuhi peraturan yang mengakibatkan korban terjatuh?
    – Apakah korban memiliki masalah sebelum kejadian itu terjadi?
    3. Pertanyaan mengarah ( leading question)
    – Bagaimana korban tersebut bisa terjatuh?
    – Apakah reaksi anda saat kejadian tersebut terjadi?
    – Apakah APD yang digunakan korban lengkap?
    – Berapa lama tim evakuasi datang ke tempat kejadian?
    – Bagaimana keseharian korban saat bekerja?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing question)
    – Dari lantai berapakah korban tersebut terjatuh?
    – Bisakah anda menceritakan ulang kejadian tersebut?
    – Apakah yang dilakukan atasan saat kejadian itu terjadi?
    – Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi?
    – Apakah ada kesalahan fatal dibalik kecelakaan tersebut?
    Sumber pustaka: RiauBook.com. 2017. Pekerja CS IKPP Tewas Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter. diunduh pada http://www.riaubook.com/berita/2205/pekerja-cs-ikpp-tewas-terjatuh-dari-ketinggian-20-meter pada hari minggu 19 Maret 2017 19:23 WIB

    Nama : Ridho Adi Dharma Kusuma
    NIM : 167052005
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Open Question, Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  45. Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas
    VIVA.co.id – Kecelakaan kerja kembali terjadi di tambang terbuka Grasberg, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Kecelakaan yang terjadi pada hari Senin, 17 Oktober 2016, pukul 17.23 WIT menelan satu orang korban Jiwa.
    Kecelakaan terjadi karena satu unit kendaraan dozer D 11 terguling di area Bench 1. Dikabarkan, satu operator meninggal dan satu pengawas cedera berat.
    Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Riza, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi sesaat setelah kejadian nahas tersebut terjadi.
    “Tim Command Center PT Freeport Indonesia menerima laporan adanya insiden di area tambang terbuka Grasberg. Satu orang karyawan dilaporkan meninggal dunia, dan satu orang karyawan mengalami cedera,” kata Riza kepada VIVA.co.id, Selasa 18 Oktober 2016.
    Saat ini, kedua korban telah dievakuasi ke di Rumah Sakit Tembagapura sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. “Sesuai dengan prosedur, kami telah melaporkan hal ini ke Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral),” katanya. Pihak Freeport, lanjut dia, menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Riza mengklaim bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan.
    “Keluarga besar PTFI menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami.” kata Riza. (ase).



    Pertanyaan untuk korban :
    a. Pertanyaan terbuka
    • Bisakah anda ceritakan bagaimana kejadian itu terjadi?
    • Mengapa kejadian itu bisa terjadi?
    • Bisakah anda menjelaskan tentang kondisi keadaan tempat kejadian perkara?
    • Bisakah anda sebutkan cedera apa saja yang saudara alami?
    • Apa yang anda lakuan sesaat setelah insiden itu terjadi?
    b. Pertanyaan tertutup
    • Apakah anda memakai alat pelindung diri pada saat kejadian?
    • Apakah ada pengawas lain disekitar anda ketika kejadian itu terjadi?
    • Apakah korban melewati jalur yang tidak seharusnya dilewati?
    • Apakah pada saat kejadian anda bekerja sesuai SOP yang berlaku?
    • Apakah pada saat itu kondisi jalan yang anda lewati dalam keadaan licin?
    c. Pertanyaan mengarahkan
    • Apakah kondisi jalan yang anda lewati sedang dalam keadaan rusak atau pada saat itu kondisi cuaca mempengaruhi keadaan jalan yang anda lewati?
    • Apakah pada saat itu pihak pengawas mengizinkan korban melewati jalur tersebut atau anda melewati jalur tersebut atas inisiatif anda dan rekan anda sendiri?
    • Apakah pada saat itu anda tidak dapat melihat kondisi jalan dengan jelas atau memang kurang penerangan jalan disekitar jalan?
    • Apakah pada saat itu pengasaw tidak sedang berada ditempatnya ataukah pos pengawas berada terlalu jauh dari lokasi?
    • Apakah alat pelindung diri yangdiberikan perusahaan kurang nyaman atau memang anda sudah terbiasa bekerja tanpa alat pelindung diri?
    d. Pertanyaan menggiring
    • Menurut anda apa yang menjadi faktor utama kecekalaan tersebut?
    • Mengapa hal tersebut bisa menjadi penyebab utamanya?
    • Apakah masalah atau hal tersebut sering kali ditemui di area kerja?
    • Menurut anda bagaimana cara menanggulanginya?
    • Hal apa yang ingin anda sampaikan kepada pihak manajemen terkait dengan hal hal yang membahayakan disekitar lingkungan kerja?
    Pertanyaan untuk saksi :
    a. Pertanyaan terbuka
    • Bisakah anda menjelaskan apa yang terjadi?
    • Mengapa menurut anda kejadian tersebut bisa terjadi?
    • Bisakah anda menjelaskan tentang keadaan lingkungan di sekitar lokasi kejadian?
    • Menurut anda ada saja faktor factor pendukung terjadinya penyebab insiden ini?
    • Dapatkah anda menceritakan tentang apa yang dilakukan korban ketika insiden tersebut terjadi?
    b. Pertanyaan tertutup
    • Apakah disekitar jalur lalu lintas pernah terjadi kejadian serupa?
    • Apakah anda menyaksikan langsung kejadiannya?
    • Apakah saat itu anda berada dekat lokasi kejadian?
    • Apakah ada saksi lain selain anda?
    • Apakah ketika itu tim evakuasi langsung mendatangi lokasi kejadian?
    c. Pertanyaan mengarahkan
    • Apakah di area tersebut sering terjadi kecelakaan serupa atau ini adalah kejadian pertama?
    • Apakah pengawas kurang tegas dalam member sangsi pelanggaran atau memang bekerja tanpa APD sudah menjadi budaya di perusahaan ini?
    • Apakah komunikasi antara pekerja dan pengawas kurang terjalin dengan baik atau memang ada masalah pada alat komunikasi yang disediakan perusahaan?
    • Apakah korban sering melakukan kelalaian atau keadaan yang kali ini membuat korban harus melanggar SOP?
    • Apakah ketika insiden berlangsung anda berada di dekat lokasi atau hanya melihat dari kejauhan?
    d. Pertanyaan menyelidik
    • Insiden apa yang sering terjadi terkait jalur lalu lintas di area tambang ini?
    • Menurut anda apa saja penyebabnya?
    • Apakah kurangnya rambu dan penerangan menjadi salah satu faktornya?
    • Bagai mana menurut anda cara menanggulanginya?
    • Apa harapan anda untuk pihak manajeman dalam menyikapi kecelakaan lau luntas di area ini?
    Dafter Pustaka :
    Viva.co.id edisi Selasa, 18 Oktober 2016 | 12:21 WIB
    Akbar, JA 2016, Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas, viva.co.id, diakses 25 Maret 2017: http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/836033-kecelakaan-kerja-di-tambang-freeport-satu-orang-tewas

    Nama : Adam Ilhamsyah
    NIM : 167052058
    Semeter : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  46. Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tembok di Boyolali.

    Solo – Dua orang pekerja bangunan tewas tertimpa tembok SDN 1 Boyolali, Jawa Tengah. Saat kejadian, keduanya bersama para pekerja lainnya sedang merobohkan tembok lama untuk diganti dengan tembok baru.
    Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (12/1/2017) siang. Kedua korban adalah Eko Sulistyo, warga Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, dan Teguh, warga Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali.
    Saat itu kedua korban berusaha merobohkan tembok di sisi timur gedung SDN 1 Boyolali. Tembok setinggi 3 meter dengan lebar 5 meter itu akan dirobohkan dan diganti dengan bangunan yang baru.
    Untuk mempercepat pekerjaan, mereka melubangi tembok setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah, sehingga membentuk bongkahan tembok yang selanjutnya akan ditarik menggunakan mobil pikap untuk merobohkannya.
    Belum sempat rencana diwujudkan, tembok keburu roboh. Kedua korban Eko yang saat itu berada di bawahnya tak sempat menghindar. Eko langsung tewas di lokasi kejadian, sedangkan Teguh, yang mengalami luka parah di kepala, kaki, dan tangan kanan patah, masih sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
    Kapolsek Boyolali Kota AKP Setyo Budiyono membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kejadian nahas itu dengan meminta keterangan kepada sejumlah saksi dan mengamankan beberapa barang bukti.


    Pertanyaan untuk saksi mata :

    1. Pertanyaan tertutup (Closed questions) :
    A. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    B. Apakah korban menggunakan apd saat bekerja?
    C. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    D. Apakah korban sempat berteriak minta tolong?
    E. Apakah anda mengetahui kronologis kejadian tersebut?

    2. Pertanyaan terbuka (Open questions) :
    A. Bagaimana kronologis kejadian tersebut terjadi?
    B. Apa yang dilakukan korban sebelum kejadian tersebut terjadi?
    C. Mengapa tembok sekolah tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa korban?
    D. Kapan kejadian tersebut bisa terjadi?
    E. Menurut anda apa saja faktor penyebab terjadinya kejadian tersebut?

    3. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions) :
    A. Apakah korban sempat dibawa ke rumah sakit?
    B. Dimanakah anda saat kejadian sebut terjadi?
    C. Mengapa pekerja yang selamat tidak dapat menolong korban?
    D. Mengapa korban tidak bisa terselamatkan?
    E. Jam berapakah kejadian tersebut terjadi?

    4. Pertanyaan menyelidik (Probing questions) :
    A. Apa saja yang anda ingat saat kejadian tersebut terjadi?
    B. Apakah anda bisa menjelaskan kronologis kejadian tersebut lebih mendalam?
    C. Apa pengaruh dari terjadinya kejadian tersebut?
    D. Benarkah tembok tersebut sudah tidak kokoh?
    E. Apakah benar korban berada dibawah tembok tersebut sebelum terjadi kejadian tersebut?

    Pertanyaan untuk pihak manajemen sekolah :

    1. Pertanyaan tertutup (Closed questions) :
    A. Apakah anda melihat proses perubuhan tembok tersebut?
    B. Apakah anda mengenal korban?
    C. Apakah ada tim pengawas selama proses perubuhan tembok tersebut?
    D. Apakah anda yang menugaskan untuk merobohkan tembok tersebut?
    E. Apakah tembok tersebut harus di rubuhkan?

    2. Pertanyaan terbuka (Open questions) :
    A. Mengapa tembok tersebut harus dihancurkan?
    B. Mengapa tembok tersebut harus diganti dengan tembok yang baru?
    C. Mengapa korban tidak memakai APD saat bekerja?
    D. Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi?
    E. Mengapa kejadian tersebut tidak bisa dihindarkan?

    3. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions) :
    A. Kapan pekerjaan tersebut dilakukan?
    B. Siapakah yang menolong korban?
    C. Bagaimana kondisi saat kejadian tersebut terjadi?
    D. Berapa lamakah proses penyelamatan korban?
    E. Siapakah yang mengawasi selama pekerjaan tersebut dilakukan?

    4. Pertanyaan menyelidik (Probing questions) :
    A. Apakah kejadian yang sama pernah terjadi?
    B. Apa pendapat anda mengenai kejadian tersebut?
    C. Siapa saja yang terlibat dalam kejadian tersebut?
    D. Apakah pengawas pekerja tersebut mengetahui kronologis kejadian tersebut?
    E. Apakah korban sempat dibawa ke rumah sakit?

    Sumber Pustaka : Detiknews.com, Edisi Kamis 12 Januari 2017 18:21 WIB
    https://news.detik.com/berita/d-3394552/dua-pekerja-bangunan-tewas-tertimpa-tembok-di-boyolali

    Nama : Fredrick Purba
    NIM : 167052031
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    2. Dalam artikel Anda ini, nama jurnalisnya adalah Muchus Budi R. Gunakan nama tersebut dalam daftar pustaka sebagai pengganti nama situs yang memberitakannya.
    3. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    4. Perbaiki kembali tugas ini.
    5. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  47. Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator
    Liputan6.com, Trenggalek – Seorang pengusaha rental alat berat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu sore tadi, tewas tertimpa unit ekskavator miliknya sendiri yang melorot dan terguling saat uji coba pascaperbaikan.
    “Alat berat itu rusak lalu diperbaiki di lokasi galian (pertambangan) dan sedang proses ujicoba mesin,” ucap Kepala Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh Suprianto di Trenggalek, seperti dilansir Antara, Minggu (26/6/2016).
    Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di areal pertambangan kaolin Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh itu menyebabkan Gufron (55), pengusaha alat berat asal Kecamatan Durenan tewas di lokasi kejadian.
    Sulitnya medan serta beban tonase alat berat membuat proses evakuasi korban yang tertimpa bodi ekskavator berlangsung lama.
    Menurut keterangan Suprianto, jasad korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan material batu dan badan ekskavator sekitar pukul 18.19 WIB lalu dibawa ke rumah duka di Desa Durenan.
    “Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan,” kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.
    Selesai mengevakuasi korban, lokasi kejadian saat ini diberi garis polisi. Sementara ekskavator masih dibiarkan terbalik di lokasi reruntuhan dengan kondisi rusak berat.
    Menurut Yasir, kronologi kecelakaan kerja terjadi saat Gufron selaku pemilik alat berat memperbaiki ekskavatornya yang ngadat atau mengalami kerusakan mesin di lokasi pertambangan kaolin di Desa Mlinjon.
    Selesai memperbaiki dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.25 WIB, kata Yasir, korban bermaksud mencoba sistem hidrolis serta fungsi mesin ekskavator miliknya itu untuk mengeruk tebing di lokasi yang sama.
    “Saat mesin dihidupkan itulah tiba-tiba tanah pijakan ekskavator ambrol, sehingga menyebabkan alat berat melorot dan terguling ke sisi kiri bersama korban,” ujar dia.

    TUGAS 5
    Saksi 1 (Suprianto)
    1. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    • Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    • Apakah anda mengetahui kejadian tersebut?
    • Apakah evakuasi korban membutuhkan waktu yang lama?
    • Apakah anda mengenal korban?
    • Benarkah korban meninggal ditempat kejadian?
    2. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Bagaimanakah kronologis kejadian tersebut?
    • Apa penyebab ekskavator tersebut terjatuh?
    • Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    • Faktor apa yang menyebabkan ekskavator ambruk?
    • Membutuhkan berapa lamakah evakuasi korban tersebut ?
    3. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    • Apakah anda menginginkan kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali?
    • Dari peristiwa yang korban alami, menurut anda apakah perusaan ini sudah menerapkan K3 kepada pekerja yang lain?
    • Apakah pekerja disini tidak memakai alat pelindung diri (APD) yang memadai saat proses pekerjaan?
    • Apakah yang dilakukan korban sehingga ekskavator tersebut terguling
    • Apa penjelasan anda setelah melihat peristiwa tersebut?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    • Apa yang anda ingat dari kejadian tersebut?
    • Bisakah anda menceritakan peristiwa tersebut lebih detail?
    • Apa pendapat anda setelah melihat peristiwa yang memakan korban tersebut?
    • Menurut anda apa yang perlu dilakukan oleh perusahaan agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali?
    • Mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi?
    Saksi 2 (AKP Yasir)
    1. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    • Apakah korban pernah mendapatkan pelatihan?
    • Apakah kejadian tersebut pernah terjadi sebelumnya?
    • Benarkah eksavator tersebut menimpa korban?
    • kejadian tersebut murni kecelakaan kerja?
    • Apakah korban menggunakan alat pelindung diri (APD) saat memperbaiki ekskavator?
    2. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Apakah yang menyebabkan sulitnya mengevakuasi korban?
    • Apakah kejadian tersebut ada unsur kesengajaan?
    • Dibawa kemanakah jasad korban setelah berhasil di evakuasi?
    • Apakah ada korban lain dalam kecelakaan tersebut?
    • Pukul berapa jasad korban baru bisa di keluarkan ?
    3. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    • Apakah korban hanya bekerja sendirian?
    • Dimanakah anda saat kejadian tersebut ?
    • Dari peristiwa yang korban alami, menurut anda apakah korban sudah bekerja sesuai prosedur ?
    • Apakah korban tersebut sedang dalam kondisi tidak fokus dalam pekerjaan sehingga ia bisa terjatuh dari atas truk?
    • Apa penjelasan anda setelah melihat peristiwa tersebut?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    • Apakah perusahaan tersebut mempunyai SOP yang jelas?
    • Apakah pernah terjadi hal serupa dengan kejadian tersebut?
    • Bisakah anda menjelaskan kronologi kejadian lebih mendalam ?
    • Mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi?
    • Menurut anda apa yang seharusnya dilakukan pekerja agar tidak terulang hal seperti kejadian tersebut?
    Sumber pustaka: Liputan6.com, edisi Minggu 26 Juni 2016 23:48 WIB
    http://regional.liputan6.com/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator

    Nama : William Adrian Gofu
    NIM : 167052041
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Cantumkan nama penulis artikel dalam daftar pustaka.
    4. Bedakan substansi pertanyaan antara Open Question, Probing Question dan Leading Question.
    5. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    6. Perbaiki kembali tugas ini.
    7. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  48. Pasang kabel internet, Malik terjatuh dari ketinggian 8 meter
    Merdeka.com – Nyawa, Malik (20) buruh pasang kabel internet ini masih terselamatkan. Pasalnya, Ia terpental akibat tersengat setrum bertegangan tinggi dan terjatuh dari ketinggian 8 meter.
    Rekan kerjanya menyebutkan, Malik terjatuh dalam posisi kepala di bawah. “Dahinya luka parah, makanya kita antar ke rumah sakit,” kata Sodik di RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (23/4).
    Kejadian bermula ketika Malik hendak memasang kabel internet di kawasan Seminyak, Badung Selatan. Setelah menaiki tangga dan akan memasang kabel, tanpa disengaja tangan korban menyentuh kabel listrik. Dalam hitungan detik, pria itu tersengat dan terjatuh dari ketinggian sekira 8 meter.
    Dalam kondisi tersengat kabel tegangan tinggi, Ia terjatuh dengan posisi kepala di bawah pada ketinggian 8 meter. Hebatnya, Malik masih sempat bernapas panjang dan tidak sampai pingsan.
    Meski demikian, Ia tetap harus dilarikan ke rumah sakit. Sampai saat ini, korban masih mendapat perawatan intesif di IGD RSUP Sanglah.

    Tugas 5
    Pertanyaan yang ditujukan untuk korban ( Malik ) :
    1. Pertanyaan tertutup ( closed questions )
    – Apakah anda saat bekerja menggunakan APD yang sesuai dengan prosedur ?
    – Apakah anda pernah mendapat pelatihan keselamat dalam bekerja dari perusahaan anda ?
    – Apakah anda masih meraskan sakit sampai saat ini ?
    – Apakah anda saat bekerja dalam kondisi baik-baik saja ?
    – Apakah anda sudah makan sebelum bekerja ?
    2. Pertanyaan terbuka ( open questions )
    – Apa yang terjadi pada anda ?
    – Kapan peristiwa tersebut terjadi ?
    – Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi ?
    – Dimana lokasi kejadian tersebut ?
    – Bagaimana kejadian itu bisa terjadi ?
    3. Pertanyaan mengarah ( leading questions )
    – Apakah anda sering melakukan pekerjaan tersebut ?
    – Apakah anda bekerja dengan rekan anda ?
    – Apakah pekerjaan yang anda lakukan itu sesuai dengan SOP ?
    – Apakah anda langsung dilarikan ke rumah sakit oleh rekan anda ?
    – Apakah anda bekerja sambil merokok ?
    4. Pertanyan menyelidik ( probing questions )
    – Apakah perusahaan anda memiliki SOP yang jelas ?
    – Jika ya mengapa kejadian itu terjadi dan menimbulkan korban ?
    – Apakah anda sudah diberikan pelatihan oleh perusahaan anda ?
    – Apakah perusahaan anda mewajibkan penggunaan APD ketika bekerja ?
    – Apakah ada yang dikeluarkan untuk membeli APD tersebut ?
    Pertanyan yang ditunjukan untuk saksi ( Sodik ) :
    1. Pertanyaan tertutup ( closed questions)
    – Apakah anda melihat kejadian secara langsung ?
    – Apakah korban benar tersengat kabel listrik ?
    – Apakah anda bersama korban saat kejadian ?
    – Apakah korban meninggal dunia ?
    – Apakah korban pernah mendapatkan pelatihan keselamatan dalam bekerja ?
    2. Pertanyaan terbuka ( open questions )
    – Apa yang terjadi ?
    – Apa penyebab korban bisa tersengat listrik ?
    – Mengapa kejadian itu bisa terjadi ?
    – Bagaimana kronologis kejadian tersebut ?
    – Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi ?
    3. Pertanyaan mengarah ( leading questions )
    – Apakah anda mengenal korban ?
    – Apakah anda sering melihat korban melakukan pekerjaan seperti ini ?
    – Apakah benar korban merokok di tempat kerja ?
    – Menurut anda apakah perusahaan tempat korban bekerja sudah memiliki SOP ?
    – Apakah benar korban langsung dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian itu ?
    4. Pertanyaan menyelidik ( probing questions )
    – Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut ?
    – Jika anda melihat bagaimana kronologis/urutan kejadiannya ?
    – Bagaiman cara anda menaggulangi kejadian tersebut ?
    – Apa saja faktor-faktor penyebab kejadian tersebut ?
    – Apakah pekerja dari perusahaan tersebut menggunakan APD saat bekerja ?
    Sumber pustaka: Merdeka.com, edisi Minggu 24 April 2016 00:03 WIB
    https://www.merdeka.com/peristiwa/pasang-kabel-internet-malik-terjatuh-dari-ketinggian-8-meter.html

    Nama: Harish Syahrijal
    NIM: 167052050
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  49. Diduga Kelelahan, Nyawa Checker Man Melayang

    Seorang pekerja di PT Karya Bakti Mandiri (KBM) site Sukan tewas saat sedang menjalankan shift malam.  Pria paro baya yang diketahui bernama Eko Yunarto (45) diduga tertindis alat grader yang dioperasikannya.

    Kejadian diketahui sekitar pukul 00.30 Wita, Jumat (10/2). Sedang menjalankan shift malam, korban diduga kelelahan bekerja sehingga lalai dalam bekerja. Dari informasi yang dihimpun Berau Post, korban saat ini telah dikebumikan usai salat Jumat.

    Dari keterangan pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), korban yang memiliki jabatan sebagai checker man sedang mencoba belajar mengoperasikan mesin grader. Sial, alat berat dengan puluhan ton tersebut hilang kendali dan membuat nyawa Eko Yunarto melayang.

    Sab’an staf Disnakertrans Provinsi Kaltim wilayah Berau menerangkan, kecelakaan tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan kerja telah disterilkan oleh pihak kepolisian. Walau belum melakukan investigasi lapangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan tempat Eko Yunarto bekerja dan kepolisian yang berada di TKP.

    ”Kami belum berani memberikan pernyataan penyebab terjadinya kecelakaan. Tapi umumnya, jika kecelakaan terjadi saat malam hari, diduga karena korban kelelahan,” kata Sab’an memberi keterangan kepada Berau Post, kemarin (10/2).

    Hingga kini, pihak perusahaan ujarnya telah diberi peringatan untuk tidak melakukan operasional pekerjaan di lokasi kecelakaan. Bahkan pihak kepolisian ujar Sab’an telah memasang police line di TKP.

    ”Segera akan kami lakukan investigasi bersamaan dengan pihak kepolisian,” terangnya.

    Kecelakaan kerja yang kewenangannya telah dialihkan ke Disnakertrans Provinsi Kaltim menyusul mulai diimplementasikannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, membuat pengawasan terhadap keselamatan tenaga kerja diakui Sab’an menjadi lebih sulit.

    Pasalnya dalam dua pekan terakhir, telah terjadi dua kali kecelakaan kerja di Berau. ”Tentu hal ini menjadi perhatian kami juga dari Disnakertrans Kaltim. Karena seminggu sekali terjadi kecelakaan terjadi memberi indikasi yang buruk terhadap sistem kesehatan, keselamatan dan keamanan (K3) kerja di Berau,” ujarnya.

    Saat berita ini diterbitkan, belum ada keterangan khusus dari perusahaan tempat Eko Yunarto bekerja. Sab’an sendiri telah melaporkannya kepada Kepala Disnakertrans Provinsi Kaltim dan akan memanggil PT KBM untuk dimintai keterangan. ”Pihak perusahaan akan kami minta keterangan untuk mengetahui secara rinci proses terjadinya kecelakaan kerja sehingga menewaskan Eko Yunarto,” pungkasnya.

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah benar anda mengenal korban ?
    2. Apakah anda berada di lokasi pada saat kejadian tersebut terjadi ?
    3. Pada pukul berapa terjadinya kejadian tersebut ?
    4. Apakah ada orang lain yang melihat kejadian tersebut ?
    5. Apakah korban meninggal ditempat ?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Jelaskan bagaimana kronologi terjadinya kejadian tersebut ?
    2. Kenapa pihak perusahaan hanya melapor dan tidak memberikan keterangan rinci proses terjadinya kejadian tersebut ?
    3. Apakah anda tau bagaimana cara penyelamatan korban ?
    4. Siapa saja yang terlibat dalam investigasi tersebut ?
    5. Dimana tempat atau lokasi terjadinya kejadian tersebut ?
    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah korban tidak memakai APD saat memulai pekerjaan ?
    2. Dapatkah anda menjelaskan tempat alat grader yang dioperasikannya ?
    3. Menurut anda apakah korban memang pernah memakai alat tersebut ?
    4. Apakah korban telah di autopsi sebelum di kebumikan ?
    5. Apakah anda mengetahui bagaimana posisi korban saat tertindis alat tersebut ?
    D. Pertanyaan menyelidiki (Probing questions)
    1. Apakah anda tau alat tersebut masih layak di gunakan ?
    2. Bisa kah anda menjelaskan lebih rinci mengapa korban tertindis alat tersebut ?
    3. Apakah anda mengetahui bagaimana kondisi lokasi pada saat kejadian tersebut ?
    4. Bagaimana sistem SOP perusahaan tersebut ?
    5. Apakah proses investigasi oleh pihak kepolisian telah di laksanakan ?
    Sanggam. Diduga Kelelahan, Nyawa Checker Man Melayang. Beraupost.com. Edisi Sabtu, 11 Februari 2017-10:07.
    http://m.berau.prokal.co/read/news/47985-diduga-kelelahan-nyawa-checker-man-melayang.html.

    Nama : Marsellyandi
    NIM : 167052016
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  50. Tugas 5 Investigasi Insiden Tahun 2017

    Hendak Bersihkan Kolam Renang, Edi Tewas Tersetrum Mesin Vakum

    TANGERANG SELATAN – Nasib nahas menimpa Edi Prasetyo (34) seorang pekerja di area kolam renang Pulo Saiji, Perumahan Serpong Garden, Cibogo, Cisauk, Tangerang Selatan. Dia tewas tersetrum aliran listrik dari sebuah mesin vakum saat membersihkan kolam tersebut.

    Informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Senin (2/1/2017) dinihari sekira pukul 02.10 WIB. Saat itu, Edi Prasetyo dibantu seorang rekannya, Marwan Lukmana (32) berencana menyedot kotoran kolam renang menggunakan mesin vakum.

    Namun begitu dihidupkan, ternyata mesin vakum tidak berfungsi, kipas penariknya tidak berputar sama sekali. Lalu Edi pun memperbaikinya ke pinggir kolam, sedangkan Marwan pergi ke lantai 2 untuk membersihkan bagian penampungan air.

    “Sekitar 20 menit kemudian, begitu saksi turun kembali ke bawah ternyata mendapati tubuh korban sudah mengambang di kolam tersebut,” kata Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri.

    Kaget melihat hal itu, Marwan pun berteriak minta tolong memanggil petugas sekuriti setempat dan manager di bagian mess.

    Setelah dievakuasi ke pinggir kolam, akhirnya tubuh korban pun dibawa ke Rumah Sakit Selaras sekira pukul 04.00 WIB, kemudian menghubungi petugas kepolisian terdekat.

    “Polisi yang melakukan olah TKP menduga jika korban tewas akibat tersetrum listrik saat memperbaiki mesin vakum itu,” pungkasnya.

    Dari lokasi, petugas dari Polsek Cisauk mengamankan satu mesin vakum yang rusak. Sementara beberapa saksi pun telah dimintai keterangan atas kejadian tersebut.

    A. Pertanyaan Tertutup ( Closed Questions )
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Sedang apa anda saat kejadian?
    3. Apakah anda berada dilokasi saat kejadian?
    4. Apakah anda melihat kejadiannya?
    5. Kapan kejadiannya?
    B. Pertanyaan Terbuka ( Open Questions )
    1. Sudah berapa lama anda mengenal korban?
    2. Sejauh mana anda mengenal korban?
    3. Bisa anda jelaskan kondisi terakhir korban sebelum kejadian?
    4. Berapa jumlah pekerja yang bertugas saat itu?
    5. Bagaimana tindakan anda begitu mengetahui kejadian tersebut?
    C. Pertanyaan Mengarahkan ( Leading Questions )
    1. Bisakah anda jelaskan tugas dan tanggung jawab anda dalam pekerjaan itu?
    2. Ternyata profesi sebagai pembersih kolam itu cukup berbahaya ya?
    3. Setiap pekerjaan memiliki SOP tersendiri. apakah profesi sebagai pembersih kolam juga memiliki SOP?
    4. Anda membersihkan kolam dengan menggunakan mesin vacum?
    5. Memperbaiki mesin di pinggir kolam?
    D. Pertanyaan Menyelidik ( Probing Questions )
    1. Apakan SOP sudah dilaksanakan dengan baik?
    2. Sebelum kejadian apakah pekerja telah menggunakan APD?
    3. Mesin vacum tidak berfungsi dengan baik, Kapan perawatan terakhir mesin tersebut?
    4. Apakah tidak ada intruksi / peringatan batas aman ketika hendak memperbaiki mesin dianjurkan untuk jauh dari pinggir kolam?
    5. Bagaimana prosedure perawatan dan pengoperasian mesin tersebut?


    Daftar Pustaka
    Hambali. 2017. Hendak Bersihkan Kolam Renang Edi Tewas Tersetrum Mesin Vacum. Diunduh
    pada https://metro.sindonews.com/read/1167487/170/hendak-bersihkan-kolam-renang-edi-tewas-tersetrum-mesin-vakum-1483329675 tanggal 25 Maret 2017.

    Nama : Nur Fadly Syarif
    NPM : 167051969
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Pertanyaan kalimat A.2. masuk dalam Probing Question, bukan Closed Question.
    3. Pertanyaan kalimat D.4. masuk dalam Closed Question, bukan Leading Question.
    4. Perbaiki kembali tugas ini.
    5. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  51. Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi
    Liputan6.com, Bekasi – Diduga ceroboh saat mengerjakan instalasi penyejuk ruangan atau air conditioner (AC), seorang karyawan toko elektronik terkemuka di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas kesetrum di rumah konsumen pada Kamis sore tadi.
    Korban bernama Samsul Bahri, warga Jalan Kemuning Tiga, Matraman, Jakarta Timur. Ia tewas di plafon rumah milik konsumen, yang berada di Perumahan Taman Galaksi, Jalan Cemara, Blok W, No 31 A, Kota Bekasi.
    Peristiwa ini bermula, saat korban bersama rekan sekerjanya, Munandar, hendak memasang AC baru di rumah milik konsumen. Nahas, usai memasang instalasi AC dan tengah mencari aliran listrik, korban yang baru tiga bulan bekerja itu mendadak tersetrum, hingga akhirnya tewas di tempat.
    “Awalnya saya cuma kerja, dapat job mau memasang AC. Iya, dia baru tiga bulan ditempatkan di bagian instalasi,” ucap Munandar saat ditemui di lokasi, Kamis 11 Agustus 2016.
    Melihat korban telah tak bernyawa, saksi dan pemilik rumah bergegas menelepon petugas. Kepolisian Bekasi Selatan dan tim identifikasi Polres Bekasi Kota, lalu membongkar paksa plafon rumah warga guna mengeluarkan jasad korban.
    “Saya sudah bilang ke korban perlu bantuan tidak, untuk memastikan listrik menyala atau enggak. Eh, korban menjawab, ‘Enggak usah’. Karena dianggap listrik sudah mati. Tahunya, korban tidak tahu kalau MCB yang di AC masih menyala, sementara MCB luarnya mati,” Munandar memungkasi.
    Kini, guna kepentingan visum dan penyelidikan, jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Petugas pun telah memasang garis polisi usai olah tempat kejadian perkara. Akibat kejadian itu, sejumlah warga Perumahan Galaksi sempat berkerumun untuk melihat langsung lokasi kecelakaan kerja tersebut.

    Saksi 1(Munandar)
    1. Pertanyaan tertutup(Closed questions)
    • Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    • Apakah anda mengetahui kejadian tersebut?
    • Apakah kejadian tersebut murni kecelakaan kerja?
    • Benarkah korban meninggal ditempat kejadian?
    • Apakah korban sempat di bawa kerumah sakit?
    2. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Bagaimanakah kronologis kejadian tersebut?
    • Apa penyebab sehingga korban tersengat listrik?
    • Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    • Faktor apa saja yang menyebabkan korban meninggal selain listrik?
    • Membutuhkan berapa lamakah evakuasi korban tersebut ?
    3. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    • Apa yang harus anda lakukan agar kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali?
    • Dari berita yang saya dapat,apakah bahwa pekerja tersebut mengabaikan perintah dari pemillik rumah?
    • Dari peristiwa yang korban alami, menurut anda apakah perusaan ini sudah menerapkan K3 kepada pekerja yang lain?
    • Apakah perusahaan tidak menyediakan APD atau APD kurang nyaman?
    • Apakah korban tersebut sedang dalam kondisi tidak fokus dalam pekerjaan sehingga ia tersengat listrik?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    • Menurut anda apa yang perlu dilakukan perusahaan agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali?
    • Apa pendapat anda setelah melihat peristiwa yang memakan korban tersebut?
    • Bisakah anda menceritakan peristiwa tersebut lebih detail?
    • Mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi?
    • Apa yang anda ingat dari kejadian tersebut?
    Saksi 2 (pemilik rumah)
    1. Pertanyaan tertutup(Closed questions)
    • Apa yang terjadi setelah kejadian tersebut?
    • Mengapa korban tidak memastikan aliran listrik terlebih dahulu?
    • Bisakah anda menceritakan kejadian tersebut?
    • Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    • Bagaimana pendapat orang-orang tentang kejadian tersebut?
    2. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Apakah korban meninggal di tempat?
    • SIapa saja yang melihat kejadian tersebut?
    • Siapa saja yang berada di tempat kejadian?
    • Sudahkah korban mematikan semua aliran listrik?
    • Dimana korban tinggal?
    3. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    • Apa pendapat anda setelah melihat kejadian tersebut?
    • Dari berita yang saya dapat benarkah pekerja tidak mendengarkan perintah dari anda?
    • Apakah korban tersebut sedang dalam kondisi tidak fokus?
    • Apa yang harus anda lakukan agar kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali?
    • Benarkah korban kurang berpengalaman di bidang nya?
    4. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    • Menurut anda apa yang perlu dilakukan agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali?
    • Apa pendapat anda setelah melihat peristiwa yang memakan korban tersebut?
    • Bisakah anda menceritakan peristiwa tersebut lebih detail?
    • Mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi?
    • Apa yang anda ingat dari kejadian tersebut?

    Sumber pustaka : Liputan6.com edisi Jumat 12 Agustus 2016,jam: 01:58 WIB
    http://news.liputan6.com/read/2575218/ceroboh-pasang-ac-seorang-pekerja-tewas-kesetrum-di-bekasi

    Nama : Vincentius Rizky Chandra
    NIM : 167052029
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  52. Teknisi Tewas Saat Memperbaiki Lift Universitas Jayabaya
    Metrotvnews.com, Jakarta: Teknisi bernama Adi Kelana, 45, meninggal akibat kecelakaan kerja saat memperbaiki lift di Universitas Jayabaya, Jakarta Timur. Adi terjepit lift.
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, peristiwa terjadi pada Senin, 31 Oktober 2016, sekitar pukul 16.00 WIB
    “Saat sedang memperbaiki lift, korban terpeleset dan terjepit di antara pintu lift dengan mesin lift,” ujar Awi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/11/2016).
    Saat itu, korban diperintah atasannya untuk memperbaiki lift yang rusak di kampus tersebut sejak pukul 14.00 WIB. Awi menjelaskan, hasil pemeriksaan saksi-saksi diketahui lift dalam keadaan hidup saat diperbaiki.
    Akibat kejadian itu, korban meninggal karena luka robek di bagian leher, pelipis, jari tangan kanan, paha hingga sikut robek dan dada memar.
    “Penyelidikan kasus ini ditangani Polsek Pulo Gadung,” kata Awi.

    A.Pertanyaan Tertutup (close questions)
    1.Apakah anda mengenal korban?
    2.Apakah anda berada dilokasi kejadian?
    3.Tepat pukul berapakah terjadi jatuhnya pekerja tersebut ?
    4.Apakah anda meminta bantuan kepada orang saat menolong korban?
    5.Apakah korban meninggal ditempat?
    B.Pertanyaan Terbuka ( open questions )
    1.Jelaskan bagaimana kronologi kejadian saat korban jatuh dari lift?
    2. Apa yang anda lakukan pada saat korban terjatuh dari lift saat memperbaiki..?
    3. Bagaimana cara penyelamatan yang anda lakukan untuk menolong korban?
    4. Siapa saja yang melakukan pemeriksaan terhadap korban ?
    5. Siapa yang memprintahkan untuk melakukan pemeriksaan korban ?
    C. Pertanyaan Mengarah (Leading questions)
    1. Apakah korban tidak memakai APD saat melakukan pekerjaan tersebut..?
    2. Dapatkah anda mendeskripsikan tempat pekerja tersut…?
    3. Menurut sepengetahuan anda apakah korban kerap melakukan pekerjaanya sendiri..?
    4. Bagaimana posisi korban saat jatuh?
    5. Apakah korban sempat teriak meminta tolong?
    D. Pertanyaan Penyelidik ( Probing questions )
    1. Saat korban tidak memakai APD apakah anda memberi tauhnya menggunakan APD?
    2. Apakah anda tau standar SOP saat bekerja?
    3. Menurut anda bagaimana kondisi dilolasi pada saat terjadi kecelakaan tersebut ?
    4. Bagaimana sistem keamanan ditempat perbaikan lift tersebut ?
    5. Jelaskan bagaimana kronologi korban tersebht terjatuh ?

    Nama: Adithiya Pratama Putra
    Nim NIM: 167052015
    Semester: 2 II
    Kelas: A2
    Sumber Pustaka :Irwanto, JA 2016, Teknisi tewas saat memperbaiki lift, metrotvnews.com, diakses 01 November 2016: http://m.metrotvnews.com/news/peristiwa/nN9J7ojb-teknisj-tewas-saat-memperbaiki-lift-universitas-jayabaya


    Komentar Dosen:
    1. Gunakan bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.
    2. Gunakan penulisan daftar pustaka seperti yang sudah diajarkan di kelas menggunakan metode Harvard.
    3. Bedakan substansi pertanyaan antara Probing Question dan Leading Question.
    4. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    5. Perbaiki kembali tugas ini.
    6. Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-1” pada posting berikutnya.

  53. Tugas Perbaikan Ke-1

    Pipa Pertamina Meledak,Seorang Warga Tewas Terbakar

    INDRAMAYU – Kebocoran pada pipa milik Pertamina menyebabkannya meledak. Akibatnya, sebuah kendaraan sepeda motor dan seorang warga mengalami luka bakar serius, hingga korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PMC, Rabu (5/10).
    Informasi yang Rakcer, sepeda motor korban yang belakangan diketahui bernama Duljalil alias Sandul, warga Desa Amis blok 6 Kecamatan Cikedung diamankan di Mapolsek Cikedung.
    Kejadian tersebut bermula dari seorang warga sekitar tengah melintas di kawasan kebun tebu di Desa Amis, kemudian melewati genangan air yang sudah tercampur minyak dari kebocoran pipa pertamina tersebut.
    Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Marya alias Kumis (60) menuturkan, saat dirinya hendak pergi ke sawah, sesampainya ia dijalan tebu tersebut ia mendengar ledakan dari sebelah kirinya.
    Disusul kemudian munculnya api yang sangat besar dan kepulan asap yang tebal, sekitar Pukul 06.30 Wib. “Kaget, saya saat itu sedang lewat dekat dengan lokasi ledakan,” ucapnya.
    Lanjut Marya, Mengetahui hal itu dirinya bersama beberapa warga yang juga sedang melintas di lokasi kejadilan, sontak berhenti untuk mencari tahu titik ledakan tersebut.
    “Kami mendatangi sumber api guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sesampainya dilokasi kejadian, kami sangat kaget begitu melihat sebuah motor dan seorang warga sudah hangus terbakar. Sebenarnya kami takut mendekat, karena kita lihat api menyambar sampai ke pipa pertamina,” tuturnya.
    Begitu didekati, ternyata korban tersebut ialah warga Desa Amis (Sadul, red), melihat hal itu, lalu korban dilarikan dengan dibonceng sepeda motor warga ke Mantri, untuk mendapatkan pertolongan.
    “Pas dibawa memang masih hidup, terus pingsan, sampai mantri langsung dirujuk ke RS PMC Indramayu, namun akhirnya tewas,” paparnya.
    Hingga kini, peristiwa tersebut masih di tangani Polsek Cikedung. Salah satu pegawai Pertamina yang berada di lokasi kejadian, Nana mengatakan jika kebakaran tersebut berasal dari adanya kebocoran pada pipa Pertamina yang berada di lokasi Jalan Kebun Tebu Desa Amis.
    “Yang namanya kebocoran kan bisa terjadi sewaktu-waktu dan gak bisa di prediksi terjadinya kapan,” ucapnya.
    Nana menambahkan, begitu ia mendapat kabar adanya kebakaran tersebut, pihaknya dan beberapa petugas lainya langsung mendatangi lokasi kejadian, serta membawa satu unit pemadam kebakaran milik Pertamina EP.
    “Kebakaran terjadi mungkin dari percikan api di sepeda motor warga, yang terjadi jauh sekitar 500 meter dari pipa Pertamina, melalui saluran air yang tercampur minyak dan gas,” jelasnya.
    Dikatakan, nantinya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon, untuk seluruh biaya pengobatan serta yang lainnya menjadi tanggung jawab Pertamina.
    Selain itu, kebocoran minyak yang terjadi pada pipa distribusi yang menghubungkan Stasiun Pengumpul Minyak TGB ke Stasiun Pengumpul Utama Cemara, Rabu (5/10) itu mendorong PT Pertamina EP Jatibarang Field selaku pihak yang bertanggung jawab melakukan perbaikan dan penanganan terhadap semua akibat kebocorannya.
    Dengan menurunkan Tim Penanggulangan Keadaan Darurat, kebocoran yang diklaim rembesan pada jalur pipa crude oil di Desa Amis tersebut langsung menjadi konsentrasi perbaikan.
    “Tim kami langsung melakukan penanganan berupa perbaikan pipa di lokasi. Terkait korban pengendara motor yang terkena luka bakar atas nama Bapak Duljalil berusia 55 tahun saat ini sedang dalam penanganan di UGD RS PMC Indramayu,” jelas Asset 3 Legal Relation Manager, Yosi Ardila.
    Disampaikan, penyebab korban luka bakar menjadi perhatian serius pihaknya dan masih dilakukan investigasi lebih lanjut. “Korban beserta kendaraannya yang terbakar langsung dapat dipadamkan. Mudah-mudahan semuanya bisa diatasi tanpa kendala,” ujarnya.
    Sementara itu, penanggulangan rembesan minyak dan lokalisir tempat kejadian saat ini sudah berhasil ditangani oleh tim dari HSSE dan Onshore Production Operation Pertamina EP Jatibarang Field. Bahkan telah dilakukan pemasangan pipe clamp (klem pipa). “Kami juga melakukan pembersihan ceceran minyak di sekitar lokasi,” terangnya.
    Terkait dengan kerugian yang teridentifikasi dari kejadian, adalah 1 orang korban luka bakar, 1 buah sepeda motor, dan kebun tebu saat ini masih dalam proses perhitungan untuk luasannya.
    “Tim Pertamina EP Jatibarang Field sedang melakukan koordinasi penanggulangan kejadian antara pihak Pertamina EP, dan pihak-pihak terkait setempat, termasuk camat dan polsek,” kata dia.
    Ditegaskan, pendampingan keluarga korban dilakukan Humas Pertamina EP Jatibarang di RS PMC Indramayu. Selanjutnya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon untuk mendapatkan perawatan intensif. “Untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban agar segera pulih, kami membawanya ke Cirebon,” tandasnya. (tar)



    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah saat itu anda sempat bersama dengan korban,sebelum ledakan itu terjadi?
    4. Benarkah ledakan tersebut diakibatkan oleh kebocoran pada pipa minyak?
    5. Benarkah ledakan tersebut yang menyebapkan korban tewas seketika?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Jelaskan bagaimanakah kronologi kejadian tersebut?
    2. Apa yang menyebapkan pipa tersebut meledak?
    3. Faktor apa yang menyebapkan pipa tersebut meledak?
    4. Pukul berapa anda melihat kejadian tersebut?
    5. Apa pendapat anda tentang kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah anda menginginkan agar kejadian ini tidak terulang kembali?
    2. Dari beberapa informasi yang saya kumpulkan,benarkah kurangnya pengecekan maupun perawatan terhap pipa merupakan penyebap utama kejadian ini?
    3. Dari kejadian yang dialami korban,menurut anda apakah perusahaan sudah menerapkan sistem sesuai dengan SOP?
    4. Apakah korban tidak mendapatkan informasi tentang adanya kebocoran pada pipa minyak tersebut?
    5. Apakah anda memiliki penjelasan setelah melihat kejadian tersebut?

    D. Pertanyaan menyelidiki (probing questions)
    1. Apakah ada yang anda ingat setelah peristiwa tersebut?
    2. Apa pendapat anda setelah melihat kejadian yang menewaskan satu orang tersebut?
    3. Apakah anda mengetahui mengapa kejadian tersebut bisa terjadi dan menewaskan satu orang?
    4. Apakah anda bisa menjelaskan lebih detail mengenai kronologi kejadian tersebut?
    5. Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali?

    Daftar Pustaka Tardi. 2016. Pipa Pertamina Meledak, Seorang Warga Tewas Terbakar. Diunduh pada http://www.rakyatcirebon.co.id/2016/10/pipa-pertamina-meledak-seorang-warga-tewas-terbakar.html tanggal 25 Maret 2017.


    Nama: Cevin Minaldo Nicholas
    NIM: 167051978
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Cantumkan jam saat mengunduh berita pada daftar pustaka, lihat jam pada posting Tugas 1 sebelumnya.

  54. Tugas Perbaikan Ke-1

    2 Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai 18 Gedung Capitol Jakpus

    Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan kerja di Gedung Capitol, Jalan Prajurit KKO Usman Harun, Senen, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Dua pekerja meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 18 gedung tersebut.
    Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengungkapkan, dua korban tewas akibat kecelakaan kerja itu bernama Didik Eko Prasetyo (20) dan Suyoto (37). Keduanya merupakan warga Boyolali, Jawa Tengah yang bekerja pada proyek pembangunan gedung tersebut.
    “Kejadian sekitar pukul 22.15 WIB tadi.‎ Kedua korban meninggal setelah terjatuh dari lantai 18,” ucap Suyatno di Jakarta, Sabtu malam, 7 Mei 2016.
    Berdasarkan keterangan saksi, menurut Suyatno, ‎kedua korban saat itu tengah memasang tiang besi di lantai 18. Diduga, korban kurang hati-hati hingga terjatuh dan tewas di lokasi kejadian.
    “Saat bekerja, diduga korban tak memakai alat keselamatan, sehingga terjatuh,” Suyatno menerangkan.
    Polisi yang menerima laporan adanya kecelakaan kerja langsung mendatangi lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).‎ Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, untuk divisum.
    “Jenazah korban sudah dibawa ke RSCM. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi-saksi. Kasusnya ditangani Polsek Senen,” ujar Suyatno.



    A. Pertanyaan tertutup (close question)
    1. Apakah 2 korban tersebut teman anda ?
    2. Pada jam berapa saat kejadian tersebut ?
    3. Apakah ada yang terluka selain 2 korban dalam kejadian tersebut ?
    4. Apakah korban tersebut langsung meninggal ditempat ?
    5. Apakah korban tersebut memiliki asuransi jiwa ?

    B. Pertanyaan terbuka (open question)
    1. Mohon dijelaskan bagaimana kejadian itu bisa terjadi ?
    2. Apakah korban mengalami masalah pada atasannya ?
    3. Apa yang anda lakukan saat mereka melakukan pekerjaan ?
    4. Dimana anda saat mereka mengalami kecelakaan ?
    5. Apakah reaksi anda saat mereka berdua terjatuh ?

    C. Pertanyaan mengarah (leading question)
    1. Apakah kedua korban tersebut sudah memenuhi SOP yang diberikan ?
    2. Mengapa kedua korban tersebut tidak mau menggunakan APD yang diberikan ?
    3. Apakah ada yang mengawasi saat mereka melakukan pekerjaan ?
    4. Bagaimana kondisi lokasi kejadian tersebut saat mereka melakukan pekerjaan ?
    5. Apa yang menyebabkan mereka tidak berhati-hati sehingga mereka terpeleset ?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1. Apakah korban tersebut sudah mengikuti training K3 sebelumnya oleh perusahaan ?
    2. Apakah korban tersebut mendapatkan tekanan waktu bekerja yang diberikan oleh perusahan ?
    3. Apakah ada sign/rambu-rambu dilokasi kejadian ?
    4. Apakah korban tersebut mendapatkan shift kerja ?
    5. Apakah perusahaan tersebut tidak ketat pengawasannya pada pekerja ?

    Daftar Pustaka
    nafiysul, qodar. 2016. Pekerja tewas terjatuh dari lantai 18 gedung capito Jakarta Pusat. Diunduh pada http://m.liputan6.com/news/read/2501468/2-pekerja-tewas-terjatuh-dari-lantai-18-gedung-capitol-jakpus pada 8 mei 2016.


    Nama: Ketut Radea Pandunata
    NIM: 167051977
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    – Perbaiki kembali tugas ini. Tanda tanya “?” tidak boleh dipisahkan dengan kata yang diikutinya.
    – Perbaiki penulisan daftar pustaka. Jangan mengetik nama orang dengan awal menggunakan huruf kecil.
    – Cantumkan jam saat mengunduh berita pada daftar pustaka, lihat jam pada posting Tugas 1 sebelumnya.
    – Jangan mengetik nama bulan dengan awal huruf kecil.

  55. Tugas Perbaikan Ke-1

    Dua Pekerja PT Antam Kecelakaan Kerja, Satu Tewas

    Bogor – Dua pekerja PT Aneka Tambang (Antam) Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menjadi korban kecelakaan kerja saat berada di terowongan area penambangan emas Pongkor. Satu orang bernama Deni Anwar (30) dilaporkan meninggal dunia, dan Jaenudin (25) dalam perawatan rumah sakit.
    Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky dalam keterangannya menuturkan, kejadian bermula ketika keduanya tengah kegiatan cooking/penutupan dengan cor semen di jalur penambangan sekitar pukul 10.00 WIB.
    “Keduanya terjatuh di ketinggian sekitar 30 meter. Mendapat laporan tersebut, tim darurat PT Antam melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan Jaenudin dalam keadaan kritis dan sudah ditangani rumah sakit. Sedangkan, Deni baru bisa dievakuasi sekitar pukul 19.00 dan ditemukan dalam kondisi meninggal,” kata Dicky, Selasa (27/12).
    Diduga lubang berisi gas beracun, tiga tim darurat, Yoga, Dian, dan Agung juga mengalami pingsan. Namun demikian, kata Dicky, ketiganya sudah dalam keadaan baik dan sudah diperbolehkan pulang.
    Saat ini, polisi, PT Antam dan dinas terkait tengah melakukan cek kejadian perkara untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut.
    Sementara, Humas PT Antam, Pongkor Bagus Purbananda menambahkan, PT Antam sepenuhnya bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Ia pun menyebutkan, tim investigasi saat ini tengah melakukan observasi guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
    “Bisa saja karena gas, tetapi kami tidak bisa memastikan. Ada orang engineer untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut,” katanya. Bagus juga memastikan, bahwa PT Antam tetap beroperasi seperti semula. “Hanya area kecelakaan saja yang ditutup sementara, selebihnya beroperasi seperti semula,” tambahnya.


    A. Pertanyaan tertutup (close questions)
    1. Berapakah korban dari kecelakaan tersebut?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Bagaimana kondisi korban setelah kecelakaan?
    4. Apakah ada korban lain selain terjatuh di ketinggian?
    5. Benarkah korban tewas ditempat seketika?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bagaimana kronologi kejadian tersebut?
    2. Kapan sebenarnya kejadian itu terjadi?
    3. Dimana kejadian tersebut terjadi?
    4. Apa faktor penyebab utama kecelakaan tersebut?
    5. Bagaimana reaksi perusahaan terkait terhadap kejadian yang mengakibatkan satu pekerja mereka tewas?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Dimana letak kejadian yang menimpa korban?
    2. Apakah benar dalam sistem proyek pembangunan ini belum menerapkan JSA atau SOP yang tepat?
    3. Apakah benar saat korban sedang bekerja tidak adanya pengawas yang berjaga disekitar area proyek?
    4. Mengapa korban bisa terjatuh?
    5. Apakah benar saat itu korban tidak menggunakan alat pelindung diri?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Mengapa sampai terjadi kecelakaan seperti itu?
    2. Siapa saja yang terlibat pada saat kecelakaan tersebut?
    3. Apakah ada kesalahan fatal dibalik kecelakaan tersebut?
    4. Bisakah Anda menjelaskan apa penyebab hal itu bisa terjadi?
    5. Tanggapan perusahaan tentang kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Saudale, Vento. 2016. Dua Pekerja PT Antam Kecelakaan Kerja, Satu Tewas di bogor. Diunduh pada http://m.beritasatu.com/aktualitas/406686-dua-pekerja-pt-antam-kecelakaan-kerja-satu-tewas.html tanggal 1 Mei 2017.


    Nama : Candra Kautsar
    NIM : 167051974
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Cantumkan jam saat mengunduh berita pada daftar pustaka, lihat jam pada posting Tugas 1 sebelumnya.

  56. Perbaikan Tugas ke-1

    Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening

    Merdeka.com – Ari (28) buruh bangunan ini masih terlihat kuat saat ditangani tim medis di ruang operasi RSUP Sanglah Denpasar, Bali. Sore tadi, Jumat (20/1) buruh asal Tulungagung, Jawa Timur ini terjatuh dari atas bangunan setinggi 3 meter dan dagunya tertusuk besi beton tembus hingga sampai ke kening.
    Bahkan untuk bisa melarikan Ari ke rumah sakit, sejumlah rekan buruh lainnya harus sibuk berupaya memotong besi yang sudah tertancap di beton sambil memegangi pria ini yang nampak tegang saat tertancap besi di dagunya.
    Tidak hanya itu, pada bagian lengannya juga tertancap potongan besi sisa material bangunan. Beruntung korban masih bisa diselamatkan. Menurut teman korban sesama buruh proyek Rizal (20), peristiwa nahas yang menimpa korban itu terjadi saat pengerjaan proyek di sebuah vila di daerah Canggu.
    Meski sama-sama pekerja proyek di lokasi kejadian, Rizal tidak tahu secara pasti kronologis kejadian yang menyebabkan korban terjatuh hingga tertusuk potongan besi beton bangunan.
    “Tiba-tiba sudah ramai, saya lihat dia sudah di bawah dan pekerja potong besi yang masih nempel di beton dan tertancap di kepalanya,” tandasnya.
    Kata dia, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit korban masih dalam keadaan sadar. Selain itu, kata dia, meski tertancap besi di bagian kepala, korban tidak banyak mengeluarkan darah. “Saat di jalan dia menggigil, hanya bilang kedinginan,” terangnya.
    Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke RSUD Badung namun kondisi luka korban cukup parah. Korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. Meskipun korban memiliki KIS, namun pihak HRD vila mengatakan akan membantu biaya pengobatan dan obat korban selama menjalani perawatan di RSUP Sanglah



    A. Pertanyaan tertutup (Close question)
    Saksi
    1. Apakah pekerja tersebut telah menggunakan APD?
    2. Apakah pekerja tersebut bekerja di bangunan?
    3. Apakah korban mengalami rasa sakit?
    4. Apakah korban terjatuh di ketinggian?
    5. Apakah korban pada saat bekerja mengalami kelelahan?

    Korban
    1. Apakah anda memakai APD secara benar?
    2. Apakah anda mengalami rasa sakit?
    3. Apakah anda pada saat bekerja mengalami kelelahan?
    4. Apakah anda merasakan sakit?
    5. Apakah anda bekerja di ketinggian 3 Meter?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open questions)
    Saksi
    1. Kapan kejadian itu terjadi?
    2. Berapa kira-kira ketinggian korban terjatuh?
    3. Bagaimana kondisi korban saat terjatuh?
    4. Siapa nama korban tersebut?
    5. Siapakah saksi selain anda ketika korban terjatuh?

    Korban
    1. Siapa nama anda?
    2. Dimana anda bekerja?
    3. Bagaimana kondisi anda saat terjatuh?
    4. Dimana anda tinggal?
    5. Kapan anda melakukan pekerjaan?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading Question)
    Saksi
    1. Apa benar korban merokok di tempat kerja?
    2. Apakah anda sering melihat korban melakukan pekerjaan tersebut?
    3. Apakah anda mengenal korban tersebut?
    4. Menurut anda apakah tempat korban bekerja sudah memiliki SOP?
    5. Apakah benar korban yang kritis dibawa ke RSUD Badung?

    Korban
    1. Apakah benar anda berkerja sambil merokok?
    2. Apakah anda sering melakukan pekerjaan anda tersebut?
    3. Apakah benar anda berkerja dengan rekan anda?
    4. Apakah benar pekerjaan yang anda lakukan itu sesuai dengan SOP?
    5. Apakah benar anda dirawat di RSUD Badung?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    Saksi
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    2. Jika anda melihat bagaimana kronologi/urutan kejadiannya?
    3. Bagaimana cara anda menanggulangi kejadian tersebut?
    4. Apa saja faktor-faktor penyebab kejadian tersebut?
    5. Apakah pekerja dari perusahaan tersebut menggunakan APD saat bekerja?

    Korban
    1. Apakah tempat anda bekerja memiliki Standar Operasional Prosedur?
    2. Jika ya mengapa kejadian itu terjadi dan menimbulkan korban?
    3. Apakah anda sebagai korban sudah diberikan pelatihan oleh perusahaan anda?
    4. Apakah tempat anda bekerja memberikan/mewajibkan penggunaan APD ketika bekerja?
    5. Apakah ada yang dikeluarkan untuk membeli APD tersebut?

    Daftar Pustaka
    Gede Nadi Jaya. 2017. Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening Diunduh pada
    https://www.merdeka.com/peristiwa/buruh-bangunan-jatuh-besi-beton-menembus-dagu-hingga-kening.html Jumat 20 Januari 2017


    Nama : Bintang Yudha Prakoso
    NIM : 167052036
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    – Perbaiki kembali penulisan daftar pustaka karena tidak sesuai kaidah.

  57. Tugas Perbaikan Ke-1

    TKA China Tewas Kecelakaan Kerja Di konawe

    KENDARI — Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok, Nie Zhi Tao (43) yang bekerja di PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI), Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada 10 Maret 2017.
    General Manager PT VDNI, Rudi Rusmadi, di Kendari, Sabtu, mengatakan kejadian tersebut terjadi Jumat (10/3) sekitar pukul 07.00 yang bertempat di Smelter 2 PT.VDNI Kecamatan Morosi.
    “Korban ini terjatuh, diduga korban terpeleset dari ketinggian enam meter,” katanya.
    Saat insiden itu terjadi kata Rudi, ada beberapa saksi yang melihat antara lain, Mr.Chen Hang, Mr.Chen Cong Lin dan Rojali (Jubir).
    Berdasarkan keterangan dari saksi mata, saat terjatuh kepala korban terlebih dulu berada di bawah sehingga mengalami luka di bagian di kepala.
    “Korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari hidung,” kata Rudi.
    Menurut Rudi, korban kemudian dilarikan ke Rumay Sakit Bahteramas Kendari, sayangnya jiwa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.



    A. Pertanyaan tertutup (closed questions)
    1. Apakah saat terjadi kecelakaan anda berada di lokasi kejadian?
    2. Apakah anda melihat kejadian itu secara langsung?
    3. Apakah korban menggunakan APD?
    4. Bagaimana kondisi korban setelah terjatuh?
    5. Apa reaksi anda ketika melihat kejadian tersebut ?

    B. Pertanyaan terbuka (open questions)
    1. Apa yang terjadi pada kejadian ini?
    2. Kapan kejadian tersebut berlangsung?
    3. Apakah ada faktor lain yang mengakibatkan kecelakaan?
    4. Bagaimana kondisi lokasi sebelum terjadi kecelakaan?
    5. Berapa ketinggian gedung hingga korban bisa terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarah (leading questions)
    1. Bagaimana bisa korban tersebut tergelincir dari ketinggian?
    2. Apakah benar korban tewas terjatuh setelah tergelincir?
    3. Bagaiamana keseharian korban saat bekerja?
    4. Apakah ada pengawas sebelum kecelakaan ini terjadi?
    5. Apa reaksi pekerja ketika melihat korban terjatuh?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1. Mengapa korban bisa tewas seketika ditempat kejadian?
    2. Apa yang di lakukan pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    3. Apakah tenaga kerja asing tersebut mengerti tentang rambu rambu k3 di lokasi kejadian?
    4. Apakah korban mengenakan APD sebelum kecelakaan ini terjadi?
    5. Mengapa tidak ada pengawasan sebelum kejadian tersebut terjadi?

    Daftar Pustaka
    Hazliansyah. 2017. TKA China Tewas Kecelakaan Kerja di Konawe, diunduh pada http://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/03/11/omni3b280-tka-cina-tewas-kecelakaan-kerja-di-konawe pada hari sabtu, 11 maret 2017 23:12 WIB


    Nama: Aditya Anggoro
    NIM: 167052003
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali penulisan daftar pustaka karena masih tidak sesuai kaidah yang diajarkan.

  58. Tugas Perbaikan Ke-1

    Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika


    GIANYAR – Nahas menimpa buruh bangunan bernama Supri (27) yang tertimpa bongkahan beton gapura hingga tewas di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (19/2/2017).
    Berdasarkan data yang dihimpun peristiwa itu terjadi ketika pukul 08.00 Wita, Supri bersama temannya Yudi bekerja membongkar gapura yang terbuat dari beton, di lokasi tanah milik Made Suraja.
    Pekerjaaan tersebut diawali dengan membongkar bagian atas gapura. Namun tiba-tiba gapura tersebut ambruk. Saat itu Supri dan Yudi yang tengah bekerja di atasnya pun terjatuh.
    Sudah terjatuh, kepala Supri malah tertimpa reruntuhan gapura dan mengalami luka berat di belakang kepalanya, hingga tewas di tempat.
    Posisi Supri tersungkur di tanah dan kepalanya tertimbun reruntuhan beton. Sementara Yudi meringis kesakitan karena reruntuhan itu menjepit kakinya.
    Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Blahbatuh, Kompol Abdus Salim. “Satu orang tewas di tempat karena kepala bagian belakangnya terbentur beton yang roboh,” katanya.
    Sementara itu Yudi harus dilarikan ke rumah sakit, karena kakinya luka-luka akibat terjepit beton.
    “Kecelakaan kerja itu terjadi karena kelalaian korban. Korban tidak memastikan kondisi pondasi gapura yang tidak kuat saat dibongkar dari atas,” pungkasnya.



    A. Pertanyaan tertutup
    Untuk korban:
    1. Sudah berapa lamakah bapak Supri dan bapak Yadi mengerjakan gapura tersebut?
    2. Berapa jumlah pekerja yang mengerjakan gapura tersebut?
    3. Apakah kondisi anda sehat pada saat bekerja?
    4. Apakah anda trauma atas kejadian tersebut?
    5. Apakah pada saat bekerja anda menggunakan APD?

    Untuk Saksi:
    1. Apakah korban tersebut langsung meninggal pada saat kejadian?
    2. Apakah kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya?
    3. Apakah anda saudara dari korban yang meninggal tersebut?
    4. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    5. Dimanakah posisi anda saat kejadian berlangsung?

    B. Pertanyaan terbuka
    Untuk korban:
    1. Tolong ceritakan secara detail kronologi kecelakaan yang bapak Yudi dan bapak Supri alami?
    2. Apakah anda memiliki hubungan baik dengan rekan kerja anda?
    3. Sejauh manakah anda bersama bapak Supri mengenai pentingnya keselamatan pada saat bekerja?
    4. Apakah anda mengetahui pentingnya K3?
    5. Bagaimana reaksi dari pemilik tanah saat mengetahui terjadinya sebuah kecelakaan kerja di tanah miliknya hingga memakan korban jiwa?

    Untuk Saksi:
    1. Menurut anda, apa yang membuat gapura tersebut roboh?
    2. Bagaimana bisa terjadi sehingga korban tertimpa gapura tersebut?
    3. Dimana posisi anda saat kejadian berlangsung?
    4. Sudah berapa lamakah pekerja tersebut mengerjakan gapura tersebut?
    5. Apakah anda melihat adanya kejanggalan pada para pekerja tersebut?

    C. Pertanyaan mengarah
    Untuk korban:
    1. Apa penyebab bapak tertimpa reruntuhan beton?
    2. Apakah bapak mempunyai pengalamandalam membongkar gapura?
    3. Pada saat bekerja mengapa bapak tidak menggunakan APD?
    4. Apakah tidak ada yang mengawasi pada saat bekerja?
    5. Bagaimana kondisi bapak setelah kejadian tersebut?

    Untuk saksi:
    1. Apakah benar bahwa kejadian yang menimpa korban karena tertimpa gapura yang roboh?
    2. Apakah korban dibawa ke klinik terdekat pada saat kejadian?
    3. Saat korban tertimpa, apakah korban tidak menggunakan APD?
    4. Dimana letak kejadian yang menimpa korban?
    5. Benarkah salah satu pekerja sedang kurang sehat atau sakit pada saat bekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik
    Untuk korban:
    1. Dari cerita bapak, jadi menurut bapak, faktor apa yang paling berpengaruh pada kecelakaan yang bapak alami?
    2. Mengapa bapak begitu yakin dengan faktor utama penyebab kecelakaan tersebut seperti yang bapak ceritakan?
    3. Jadi menurut saudara, apa penyebab runtuhnya beton tersebut?
    4. Apakah yang anda sedang kerjakan sesaat sebelum kecelakaan terjadi?
    5. Mengapa gapura tersebut bisa roboh?

    Untuk saksi:
    1. Bisakah anda memberikan informasi yang lebih detail tentang kejadian tersebut?
    2. Dari kesaksian bapak ceritakan, apakah faktor kelalaian yang dilakukan anak buah bapak dan menjadi penyebab utama kecelakaan itu terjadi?
    3. Menurut bapak, mengapa korban tidak bisa menyelamatkan diri?
    4. Apa pendapat bapak tentang kejadian tersebut?
    5. Pada saat proses penyelidikan siapa saja yang terkait selain anda dalam kejadian ini?

    Daftar Pustaka
    Kertasarik, Kis. 2017. Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika. https://daerah.sindonews.com/read/1181394/174/tertimpa-bongkahan-beton-buruh-bangunan-tewas-seketika-1487507215. 26 maret (20:51)

    NAMA: MUHAMAD AFIN ABIZAL
    NIM: 13.11.106.701501.0860
    SEMESTER: VIII
    KELAS: A2


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali penulisan daftar pustaka karena masih tidak sesuai kaidah.

  59. Perbaikan Tugas Ke-1

    Sedang perbaiki atap, pekerja Krakatau Posco tewas terjatuh

    Merdeka.com – Seorang pekerja tewas setelah terjatuh dari ketinggian di Area Steel Makin Plan (SMP) pabrik baja terpadu di PT Krakatau Posco, Cilegon.
    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja yang menewaskan Muhammad Iscal (25) tersebut, terjadi pada Kamis (5/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban tengah bekerja di Steel Making Plan tepatnya di atap atas Arean Continous Casting.
    Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter, tewas mengenaskan di lokasi. Korban merupakan salah satu pekerja di PT. Royal Abadi.
    Penyidik Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Rachmatullah, membenarkan insiden tersebut. Ia mengakui jika pihaknya kini belum mendapat informasi lengkap atas kejadian itu.
    Namun, ia membenarkan adanya satu korban pekerja yang meninggal akibat terjatuh.
    “Iya benar, ada satu korban pekerja yang informasinya meninggal di lokasi. Untuk jelasnya kami belum tahu. Tetapi korban diduga jatuh saat bekerja di atas ketinggian,” ungkapnya.
    Sementara itu, Corporate Secretary PT. Krakatau Posco Agus Sutan Kaharudin, tidak membantah peristiwa tersebut. Sutan menyebut, jika korban merupakan salah satu pekerja dari perusahaan rekanan PT KP.
    “Kejadiannya di area Steel Making Plan. Yang bersangkutan bernama Muhamad Iscal (25). Saat itu korban tengah melakukan perbaikan di atap di area itu. Entah kenapa, tiba-tiba dia terperosok sekitar 20 meter lah, sementara harnestnya komplit,” katanya.
    Agus mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi secara intensif terkait laka tersebut. “Sekarang sedang kita investigasi bersama polisi. Ada saksi-saksi yang juga sedang ditanya. Untuk lengkapnya, kami masih menginvestigasi ini terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya,” tutupnya. [rhm]



    A. Pertanyaan tertutup kepada saksi (Closed questions)
    1. Apakah korban tersebut telah menggunakan APD?
    2. Apakah korban tersebut bekerja di PT Royal Abadi?
    3. Apakah korban meninggal akibat terjatuh?
    4. Apakah korban terjatuh di ketinggian 20 Meter?
    5. Apakah korban sudah berkeluarga?

    B. Pertanyaan terbuka kepada saksi (Open questions).
    1. Bagaimana korban terjatuh di ketinggian?
    2. Berapa kira-kira ketinggian korban terjatuh?
    3. Bagaimana kondisi korban saat terjatuh?
    4. Kapan kejadian itu terjadi?
    5. Siapa nama korban tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan kepada saksi (Leading questions)
    1. Apakah benar korban ketika terjatuh tidak menggunakan APD secara benar?
    2. Apakah benar ada yang melihat korban ketika di ketinggian?
    3. Apakah benar korban mengalami cedera yang cukup serius?
    4. Apakah benar korban tidak kosentrasi ketika berada di ketinggian?
    5. Apakah benar korban mengalami gangguan psikis?

    D. Pertanyaan menyelidik kepada saksi (Probing questions)
    1. Mengapa korban tidak menggunakan atau memakai APD ketika bekerja di ketinggian?
    2. Mengapa tidak ada orang maupun siapa saja yang mengingatkan korban tentang memakai APD?
    3. Mengapa di saat korban bekerja tidak adanya pembatas are atau pagar ketika korban tengah bekerja?
    4. Mengapa korban tidak langsung di bawa ke Rumah Sakit ketika terjatuh dari ketinggian?
    5. Bagaimana kinerja korban di saat tengah bekerja apakah tidak mempelajari pekerjaannya tersebut?

    Daftar Pustaka
    Dwi Prasetya. 2017. Sedang perbaiki atap, pekerja Krakatau Posco tewas terjatuh Diunduh pada
    https://www.merdeka.com/peristiwa/sedang-perbaiki-atap-pekerja-krakatau-posco-tewas-terjatuh.html
    Jum’at 6 Januari 2017

    Nama : Yusuf Bagas Prakoso
    NIM : 167052028
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali penulisan daftar pustaka karena masih tidak sesuai kaidah.

  60. Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik

    SUMSEL – Sungguh tragis nasib Darmawi (40), buruh pabrik asal kecamatan Gandus kota Palembang ini, tewas tercincang mesin pencacah plastik saat sedang bekerja lembur di Pabrik CV Cahaya Pelangi Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu 14Januari 2017, sekira pukul 22.45 WIB.
    Akibatnya insiden itu, kaki kanan korban hancur berkeping-keping tergiling mesin penghancur plastik. Korbanpun tidak tertolong karena mengalami pendarahan hebat.
    Herman (30) salah satu teman yang juga satu pabrik dengan korban mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak memasukkan plastik ke mesin penggiling, kemudian jatuh tergelincir. “Saat tergelincir celana yang digunakan korban terjepit pisau mesin hingga kaki kanannya ikut terseret masuk ke dalam mesin pencacah plastik, hingga tercincang berkeping-keping,” ungkap Herman.
    Dia melanjutkan, sebenarnya saat celana korban nyangkut dia sempat teriak minta tolong, tapi banyak yang tidak mendengar karena bisingnya suara mesin pabrik. “Mesin baru dimatikan setelah korban menjerit histeris, kakinya tergiling,” katanya.
    Korban sempat dibawa ke rumah sakit di Kota Palembang untuk dilakukan visum, selanjutnya dibawa ke rumah duka. “Kejadiannya sangat cepat, tidak mengira akan seperti ini,” jelasnya.
    Ketika ditanyai terkait kelengkapan pakaian keselamatan, Herman mengakui tidak pernah mengenakan itu. “Memang tidak disediakan oleh perusahaan,” ungkapnya.
    Sementara itu, Kapolres Banyuasin Andri Sudarmadi membenarkan kejadian yang menewaskan satu orang pekerja di pabrik pengelolan plastik. Bahkan pihak manajemen CV Cahaya Palstik sebelumnya menutupi peristiwa yang merenggut nyawa korban. “Petugas telah melakukan olah TKP,” katanya.
    Sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari warga setempat mengenai kejadian tersebut.
    “Kami sudah memeriksa beberapa saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Untuk selanjutnya pemeriksaan pemilik atau manajemen pabrik plastik pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuasin,” tegas pria murah senyum itu.
    Lebih lanjut Kapolres mengatakan, jasad korban sudah dievakuasi ke rumah duka, dari keterangan keluarga korban jenazah akan di kebumikan di kampung halamannya.



    A. Pertanyaan Tertutup ( Close question )
    1. Apakah anda mengenal korban ?
    2. Apakah anda melihat kejadian itu secara langsung ketika berada di sekitar lokasi kejadian ?
    3. Apakah anda melihat bahwa korban sudah memakai alat pelindung diri ?
    4. Apakah korban mengetahui prosedur keselamatan kerja dengan baik ?
    5. Apakah korban saat kecelakan terjadi langsung dibawa kerumah sakit ?

    B. Pertanyaan Terbuka ( Open question )
    1. Bisakah anda jelaskan bagaimana kronologis kejadian tersebut ?
    2. Menurut anda, apa saja faktor yang menyebabkan kejadian itu terjadi ?
    3. Menurut anda,apa yang menyebabkan korban bisa tergilincir dan terjatuh ?
    4. Bisakah anda jelaskan,dimana lokasinya korban terjatuh ?
    5. Bagaimana kondisi korban saat dibawa kerumah sakit ?

    C. Pertanyaan Mengarahkan ( Leading question )
    1. Apakah benar korban tewas tergilincir dan terjatuh ?
    2. Apakah benar korban tidak mengetahui prosedur SOP dengan baik ?
    3. Apakah benar saat korban bekerja tidak memakai alat pelindung diri ?
    4. Apakah benar perusahaan tidak melakukan pengawasan terhadap pekerja ?
    5. Apakah benar perusahaan tidak memberikan sistem keselamatan K3 terhadap pekerja ?

    D. Pertanyaan Menyelidiki ( Probing question )
    1. Bagaimana bisa perusahaan tidak memberikan sistem keselamatan K3 terhadap pekerja ?
    2. Mengapa korban tidak memakai alat pelindung diri dengan baik dan benar ?
    3. Mengapa perusahaan tidak memberikan pengetahuan tentang keselamatan kerja terhadap pekerja ?
    4. Bagaimana bisa perusahaan tidak memberikan sistem pengawasan terhadap pekerja ?
    5. Bagaimana upaya perusahaan memberikan jaminan kesehatan dan kesejahteraan terhadap pekerja ?

    Daftar Pustaka
    Haqulana, Mewan . 2017 . Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik. Diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/01/16/340/1592197/tergelincir-saat-kerja-lembur-darmawi-tewas-tergilas-mesin-pencacah-plastik tanggal Senin,16 Januari 2017.


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali tulisan yang dicoret karena masih belum sesuai kaidah.

  61. Tugas Perbaikan Ke-1

    Kecelakaan Kerja di Barito Selatan

    Okezone.com pada 20 Januari 2017 memberitakan nasib tragis yang menimpa buruh sawit PT Antang Ganda Utama (AGU) bernama Kamani. Ia harus meregang nyawa setelah tertimpa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dipanennya di Blok 16, Kandau C, Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kamis sore kemarin.
    Kapolsek Teweh Selatan, Iptu Jenal Mutakim mengatakan, ia mendapat laporan sekitar pukul 18.30 WIB. Korban meninggal bernama Kamani bin Katijan (42). Korban tewas akibat tertimpa TBS kelapa sawit.
    “Diperkirakan berat tandan mencapai 30 kilogram yang jatuh dari ketinggian 8 meter yang menimpa kepala Kamani. korban tewas di TKP,” ungkap Kapolsek Jumat (20/1/2017).
    Saat ditemukan posisi tubuh Kamani miring ke sebelah kanan dan dari kepalanya terus mengeluarkan darah.
    Sementara itu korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Muara Teweh. “Pagi ini dimakamkan,” pungkasnya.



    A. Pertanyaan Tertutup
    1. Apakah saudara bersedia menceritakan kronologi kejadian yang menimpa kerabat anda?
    2. Apakah pada saat kejadian dilakukan pertolongan pertama pada korban?
    3. Apakah di perkebunan ini telah memiliki SOP untuk para pekerja?
    4. Apakah korban langsung meninggal saat kejadian?
    5. Apakah ada korban lain yang tertimpa tandan buah sawit tersebut?

    B. Pertanyaan Terbuka
    1. Dimanakah anda berada pada saat kejadian berlangsung?
    2. Tindakan apa yang bapak lakukan sesaat setelah melihat kejadian tersebut?
    3. Kapan sebenarnya kecelakaan kerja tersebut terjadi?
    4. Bagaimana kondisi atau situasi di area kerja sebelum kejadian berlangsung?
    5. Mengapa korban tidak menggunakan APD pada saat bekerja?

    C. Pertanyaan Mengarah
    1. Menurut saudara, apa penyebab langsung terjadinya kecelakaan tersebut?
    2. Apakah tidak ada pekerja lain yang membantu pekerjaan Bapak Kamani?
    3. Bagaimana tindakan buruh lainnya pada saat mengetahui korban tertimpa tandan sawit?
    4. Seperti yang anda lihat, sarana atau peralatan untuk pekerjaan tersebut masih kurang, bukan?
    5. Apakah benar bahwa saat korban bekerja tidak ada pengawas lapangan yang mengawasinya kegiatan berlangsung?

    D. Pertanyaan Menyelidik
    1. Dapatkah anda menjelaskan kronologi kejadian tersebut secara mendetail rinci?
    2. Jelaskan situasi yang saudara lihat seperti apa setelah adanya kejadian tersebut?
    3. Mengapa tidak ada pengawasan dalam proses pekerjaan tersebut?
    4. Apa yang dilakukan dari pihak perusahaan kepada korban saat mendengar kejadian tersebut?
    5. Bisakah anda jelaskan, mengapa pekerja lain tidak memberikan peringatan bahwa korban berada di tempat yang tidak aman?

    Sumber Pustaka
    Ramadhani, F. 2017. Bekerja Bukan Untuk Menyerahkan Nyawa (Beberapa Tragedi Kecelakaan Kerja yang Menelan Korban Jiwa). https://www.koranperdjoeangan.com/bekerja-bukan-untuk-menyerahkan-nyawa-beberapa-tragedi-kecelakaan-kerja-yang-menelan-korban-jiwa/. 27 Maret 2017 (00:26).

    NAMA: RIMA NUR ZAIN
    NIM: 13.11.106.701501.0846
    SEMESTER: VIII
    KELAS: A2


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali bagian yang dicoret.

  62. Tugas Perbaikan Ke-1

    Hendak Bersihkan Kolam Renang, Edi Tewas Tersetrum Mesin Vakum

    TANGERANG SELATAN – Nasib nahas menimpa Edi Prasetyo (34) seorang pekerja di area kolam renang Pulo Saiji, Perumahan Serpong Garden, Cibogo, Cisauk, Tangerang Selatan. Dia tewas tersetrum aliran listrik dari sebuah mesin vakum saat membersihkan kolam tersebut.

    Informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Senin (2/1/2017) dinihari sekira pukul 02.10 WIB. Saat itu, Edi Prasetyo dibantu seorang rekannya, Marwan Lukmana (32) berencana menyedot kotoran kolam renang menggunakan mesin vakum.

    Namun begitu dihidupkan, ternyata mesin vakum tidak berfungsi, kipas penariknya tidak berputar sama sekali. Lalu Edi pun memperbaikinya ke pinggir kolam, sedangkan Marwan pergi ke lantai 2 untuk membersihkan bagian penampungan air.

    “Sekitar 20 menit kemudian, begitu saksi turun kembali ke bawah ternyata mendapati tubuh korban sudah mengambang di kolam tersebut,” kata Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri.

    Kaget melihat hal itu, Marwan pun berteriak minta tolong memanggil petugas sekuriti setempat dan manager di bagian mess.

    Setelah dievakuasi ke pinggir kolam, akhirnya tubuh korban pun dibawa ke Rumah Sakit Selaras sekira pukul 04.00 WIB, kemudian menghubungi petugas kepolisian terdekat.

    “Polisi yang melakukan olah TKP menduga jika korban tewas akibat tersetrum listrik saat memperbaiki mesin vakum itu,” pungkasnya.

    Dari lokasi, petugas dari Polsek Cisauk mengamankan satu mesin vakum yang rusak. Sementara beberapa saksi pun telah dimintai keterangan atas kejadian tersebut.



    A. Pertanyaan Tertutup ( Closed Questions )
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah korban menggunakan APD saat bekerja?
    3. Apakah korban sudah berkeluarga?
    4. Apakah anda melihat secara langsung kejadian tersebut?
    5. Apakah anda mendengar korban meminta pertolongan?

    B. Pertanyaan Terbuka ( Open Questions )
    1. Apakah ada pekerja lain yang membantu korban saat memperbaiki mesin vacum?
    2. Kapan kejadian tersebut terjadi?
    3. Bagaimana kondisi terakhir korban sebelum kejadian?
    4. Berapa jumlah pekerja yang bekerja pada saat itu?
    5. Apa yang anda lakukan setelah mengetahui kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan Mengarahkan ( Leading Questions )
    1. Jelaskan tugas dan tanggung jawab anda dalam pekerjaan itu?
    2. Apakah ada petugas yang bertanggung jawab dalam mengawasi proses pekerjaan itu?
    3. Apakah SOP telah dilaksanakan dengan baik?
    4. Mengapa korban bisa tersengat listrik saat memperbaiki mesin vacum
    5. Apakah tidak ada pekerja lain yang berusaha untuk menyelamatkan korban?
    6. Apakah pekerja telah melakukan pemeriksaan terhadap peralatan sebelum digunakan?

    D. Pertanyaan Menyelidik ( Probing Questions )
    1. Apakah korban telah memahami prosedur dalam mengoperasikan mesin vacum tersebut?
    2. Apakah Perawatan dan pemeliharaan setiap peralatan telah dilaksanakan secara berkala?
    3. Apakah kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya?
    4. Apakah perusahaan anda telah menerapkan sistem K3 dengan baik?
    5. Apakah setiap pekerja telah mendapatkan pelatihan sesuai bidang masing – masing?

    Daftar Pustaka
    Hambali. 2017. Hendak Bersihkan Kolam Renang Edi Tewas Tersetrum Mesin Vacum. Diunduh
    pada https://metro.sindonews.com/read/1167487/170/hendak-bersihkan-kolam-renang-edi-tewas-tersetrum-mesin-vakum-1483329675 tanggal 25 Maret 2017.

    Nama : Nur Fadly Syarif
    NPM : 167051969
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali bagian yang dicoret.

  63. Tugas Perbaikan Ke-1

    Evaporator AC Meledak, 2 Orang Terluka

    JAKARTA – Dua orang teknisi AC menjadi korban ledakan evaporator AC indoor salah satu rumah di Jalan H IV, RT 08/08, Tebet, Jakarta Selatan. Dua korban itu mengalami luka di wajahnya dan dilarikan ke RS Tebet.
    Korban ledakan ialah Ali Krisdianto (43) dan Zaenal Arifin (36). Rekan korban sesama teknisi AC Lukman (35) mengatakan, saat itu kedua korban sedang mendeteksi kebocoran pipa evaporator menggunakan tekanan oksigen.
    “Evaporator AC pecah karena tekanan oksigen untuk mendeteksi kebocoran pipa di evaporator terlalu kencang,” kata Lukman di lokasi, Jumat (1/4/2016)
    Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan menjelaskan, akibat tekanan oksigen yang tinggi menyebabkan evaporator pecah dan material pecahan mengenai wajah korban.”Kemungkinan ada unsur kelalaian, tapi ini masih kami dalami,” ujarnya.
    Saat ini, tambah Surawan, polisi tengah melakukan penyelidikan di lokasi dan memintai keterangan saksi juga yang melihat insiden tersebut. Sedangkan korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Tebet, Jaksel lantran menderita luka dibagian wajahnya.



    A. Pertanyaan tertutup (close question)
    1. Apakah kejadian pada kedua teknisi ini mengalamai luka bakar ?
    2. Apakah kedua teknisi tersebut dapat bekerja kembali ?
    3. Apakah kejadian tersebut telah memakan korban yang lain ?
    4. Apakah kedua korban tersebut sudah mematuhi SOP ?
    5. Berapa lamakah kejadian tersebut dapat di atasi ?

    B. Pertanyaan terbuka (open question)
    1. Bagaimana pendapat anda tentang kejadian yang mengakibatkan dua orang teknisi tersebut mengalami kecelakaan ?
    2. Bagaimana kedua teknisi tersebut bisa melakukan hal yang tidak di inginkan oleh kejadian ini ?
    3. Bagaimana situasi dan kondisi warga saat melihat kejadian yang di alami oleh kedua teknisi tersebut ?
    4. Mengapa kedua teknisi tersebut tidak berhati hati saat melakukan pekerjaan ?
    5. Apa yang sedang di lakukan oleh kedua teknisi tersebut sebelum melakukan pekerjaan ?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading question)
    1. Dari yang saya dengar apakah betul dua teknisi tersebut mengalami kelalaian saat melakukan pekerjaan ?
    2. Benarkah anda melihat dengan jelas ke salah satu komponen tersebut bahwa tekanan oksigen nya tinggi ?
    3. Seperti apakah ledakan tersebut, apa mengeluarkan percikan api atau cairan panas sehingga mengenai wajah kedua teknisi terluka ?
    4. Dari berbagai informasi yang di dengar, apa yang anda ketahui tentang insiden tersebut ?
    5. Dari kedua teknisi tersebut, apakah benar di salah satu dari teknisi ini ada yang kurang sehat atau tidak fokus dengan pekerjaan ini ?

    D. Pertanyaan menyelidiki (probing question)
    1. Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi ?
    2. Bisakah anda menceritakan tentang kejadian tersebut lebih dalam lagi ?
    3. Apa lagi yang anda ketahui tentang kejadian yang di alami oleh kedua teknisi tersebur ?
    4. Apa lagi yang anda ketahui atau mendapat informasi dari saksi mata ?
    5. Dari saksi mata yang ada, apakah benar saksi tersebut melihat lebih jelas kejadian tersebut ?

    Daftar Pustaka
    Sindonews.com 2016, Evaporator AC Meledak 2 Orang Terluka, diunduh pada https://metro.sindonews.com/read/1097590/170/evaporator-ac-meledak-2-orang-terluka-1459518251, tanggal 1 April 2016 22:44 WIB

    Nama : Chandra Adi Saputra
    NIM : 167051988
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali bagian yang dicoret.

  64. Tugas Perbaikan Ke-1

    Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tembok di Boyolali.

    Solo – Dua orang pekerja bangunan tewas tertimpa tembok SDN 1 Boyolali, Jawa Tengah. Saat kejadian, keduanya bersama para pekerja lainnya sedang merobohkan tembok lama untuk diganti dengan tembok baru.
    Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (12/1/2017) siang. Kedua korban adalah Eko Sulistyo, warga Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, dan Teguh, warga Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali.
    Saat itu kedua korban berusaha merobohkan tembok di sisi timur gedung SDN 1 Boyolali. Tembok setinggi 3 meter dengan lebar 5 meter itu akan dirobohkan dan diganti dengan bangunan yang baru.
    Untuk mempercepat pekerjaan, mereka melubangi tembok setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah, sehingga membentuk bongkahan tembok yang selanjutnya akan ditarik menggunakan mobil pikap untuk merobohkannya.
    Belum sempat rencana diwujudkan, tembok keburu roboh. Kedua korban Eko yang saat itu berada di bawahnya tak sempat menghindar. Eko langsung tewas di lokasi kejadian, sedangkan Teguh, yang mengalami luka parah di kepala, kaki, dan tangan kanan patah, masih sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
    Kapolsek Boyolali Kota AKP Setyo Budiyono membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kejadian nahas itu dengan meminta keterangan kepada sejumlah saksi dan mengamankan beberapa barang bukti.



    Pertanyaan untuk saksi mata:
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    2. Apakah korban menggunakan apd saat bekerja?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah korban sempat berteriak minta tolong?
    5. Apakah anda mengetahui kronologis kejadian tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bagaimana kronologis kejadian tersebut terjadi?
    2. Apa yang dilakukan korban sebelum kejadian tersebut terjadi?
    3. Mengapa tembok sekolah tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa korban?
    4. Kapan kejadian tersebut bisa terjadi?
    5. Menurut anda apa saja faktor penyebab terjadinya kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah korban sempat dibawa ke rumah sakit?
    2. Dimanakah anda saat kejadian sebut terjadi?
    3. Mengapa pekerja yang selamat tidak dapat menolong korban?
    4. Mengapa korban tidak bisa terselamatkan?
    5. Jam berapakah kejadian tersebut terjadi?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Apa saja yang anda ingat saat kejadian tersebut terjadi?
    2. Apakah anda bisa menjelaskan kronologis kejadian tersebut lebih mendalam?
    3. Apa pengaruh dari terjadinya kejadian tersebut?
    4. Benarkah tembok tersebut sudah tidak kokoh?
    5. Apakah benar korban berada dibawah tembok tersebut sebelum terjadi kejadian tersebut?

    Pertanyaan untuk pihak manajemen sekolah:
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat proses perubuhan tembok tersebut?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah ada tim pengawas selama proses perubuhan tembok tersebut?
    4. Apakah anda yang menugaskan untuk merobohkan tembok tersebut?
    5. Apakah tembok tersebut harus di rubuhkan?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Mengapa tembok tersebut harus dihancurkan?
    2. Mengapa tembok tersebut harus diganti dengan tembok yang baru?
    3. Mengapa korban tidak memakai APD saat bekerja?
    4. Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi?
    5. Mengapa kejadian tersebut tidak bisa dihindarkan?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Kapan pekerjaan tersebut dilakukan?
    2. Siapakah yang menolong korban?
    3. Bagaimana kondisi saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Berapa lamakah proses penyelamatan korban?
    5. Siapakah yang mengawasi selama pekerjaan tersebut dilakukan?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Apakah kejadian yang sama pernah terjadi?
    2. Apa pendapat anda mengenai kejadian tersebut?
    3. Siapa saja yang terlibat dalam kejadian tersebut?
    4. Apakah pengawas pekerja tersebut mengetahui kronologis kejadian tersebut?
    5. Apakah korban sempat dibawa ke rumah sakit?

    Daftar Pustaka
    R, Muchus Budi. 2017. Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tembok di Boyolali. Diunduh pada https://news.detik.com/berita/d-3394552/dua-pekerja-bangunan-tewas-tertimpa-tembok-di-boyolali tanggal 28 Maret 2017

    Nama : Fredrick Purba
    NIM : 167052031
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali bagian yang dicoret.

  65. Tugas Perbaikan Ke-1

    Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi

    Liputan6.com, Bekasi – Diduga ceroboh saat mengerjakan instalasi penyejuk ruangan atau air conditioner (AC), seorang karyawan toko elektronik terkemuka di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas kesetrum di rumah konsumen pada Kamis sore tadi.
    Korban bernama Samsul Bahri, warga Jalan Kemuning Tiga, Matraman, Jakarta Timur. Ia tewas di plafon rumah milik konsumen, yang berada di Perumahan Taman Galaksi, Jalan Cemara, Blok W, No 31 A, Kota Bekasi.
    Peristiwa ini bermula, saat korban bersama rekan sekerjanya, Munandar, hendak memasang AC baru di rumah milik konsumen. Nahas, usai memasang instalasi AC dan tengah mencari aliran listrik, korban yang baru tiga bulan bekerja itu mendadak tersetrum, hingga akhirnya tewas di tempat.
    “Awalnya saya cuma kerja, dapat job mau memasang AC. Iya, dia baru tiga bulan ditempatkan di bagian instalasi,” ucap Munandar saat ditemui di lokasi, Kamis 11 Agustus 2016.
    Melihat korban telah tak bernyawa, saksi dan pemilik rumah bergegas menelepon petugas. Kepolisian Bekasi Selatan dan tim identifikasi Polres Bekasi Kota, lalu membongkar paksa plafon rumah warga guna mengeluarkan jasad korban.
    “Saya sudah bilang ke korban perlu bantuan tidak, untuk memastikan listrik menyala atau enggak. Eh, korban menjawab, ‘Enggak usah’. Karena dianggap listrik sudah mati. Tahunya, korban tidak tahu kalau MCB yang di AC masih menyala, sementara MCB luarnya mati,” Munandar memungkasi.
    Kini, guna kepentingan visum dan penyelidikan, jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Petugas pun telah memasang garis polisi usai olah tempat kejadian perkara. Akibat kejadian itu, sejumlah warga Perumahan Galaksi sempat berkerumun untuk melihat langsung lokasi kecelakaan kerja tersebut.



    Pertanyaan untuk saksi:
    A. Pertanyaan tertutup(Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    2. Apakah anda mengetahui kejadian tersebut?
    3. Apakah kejadian tersebut murni kecelakaan kerja?
    4. Benarkah korban meninggal ditempat kejadian?
    5. Apakah korban sempat di bawa kerumah sakit?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bagaimanakah kronologis kejadian tersebut?
    2. Apa penyebab sehingga korban tersengat listrik?
    3. Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan korban meninggal selain listrik?
    5. Membutuhkan berapa lamakah evakuasi korban tersebut ?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    1. Bagaimana reaksi anda saat melihat kondisi korban saat kejadian?
    2. Bisa jelaskan alat pelindung diri apa saja yang digunakan korban saat itu?
    3. Apakah luka yang dialami korban bersumber dari sengatan listrik?
    4. Jika korban sudah mengikuti prosedur dengan benar, lantas apakah kecelakaan ini akibat dari peralatan atau human error?
    5. Saat itu benarkah korban tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1. Mengapa tidak ada pengawasan dalam proses pekerjaan tersebut?
    2. Menurut anda bagaimana perusahaan setelan kejadian tersebut?
    3. Apa yang dilakukan dari pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    4. Menurut anda, siapa yang terlibat dalam insiden tersebut?
    5. Dapat kah saudara menjelaskan bagaimana kronologi kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Liputan6.com edisi Jumat 12 Agustus 2016,jam: 01:58 WIB
    http://news.liputan6.com/read/2575218/ceroboh-pasang-ac-seorang-pekerja-tewas-kesetrum-di-bekasi

    Nama : Vincentius Rizky Chandra
    NIM : 167052029
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali bagian yang dicoret.

  66. Perbaikan Tugas Ke-1

    Mesin fogging meledak, wajah hingga dada Siswanto terbakar

    Merdeka.com – Siswanto (35), seorang petugas fogging masih tergolek lemas di UGD RDUP Sanglah Denpasar, Bali, dengan kondisi sebagian badannya dibalut perban akibat luka bakar.
    Itu setelah dia terkena ledakan mesin fogging saat melakukan penyemprotan atau pembasmian jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah di kawasan Perumahan bukit Ungasan Kuta Selatan, Bali, Senin (30/1) pagi.
    Saat itu, pria asal Surabaya ini baru hendak menghidupkan mesin fogging yang akan digunakannya untuk menyemprot nyamuk aedes aegypti.
    Namun saat dihidupkan mesin tersebut tidak berfungsi. Itu setelah dia melakukan penyemprotan kedua di gang sebelumnya. Entah kenapa mesin tersebut tiba-tiba meledak.
    Akibat ledakan itu, hampir sebagian tubuh Siswanto mengalami luka bakar yang cukup serius.
    “Dia mengalami lukar bakar di bagian wajah, tangan kanan dan kiri serta badan bagian depan. Kira-kira luka bakarnya mencapai 43 persen,” kata Toni (38), kakak kandung korban di IGD RSUP Sanglah.
    Beruntungnya, warga yang ada di lokasi kejadian segera melarikan Siswanto ke RS Kasih Ibu, Kedonganan, Kuta Selatan, Badung.
    Namun karena luka bakarnya cukup serius, Siswanto kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapat penanganan yang lebih intensif.
    “Dia baru tiba di sini (RSUP Sanglah) pada pukul 13.00 Wita dan langsung mendapatkan penanganan medis,” katanya.



    Pertanyaan ditujukan kepada Korban:

    A. Closed question
    1. Apakah anda keberatan dengan beban kerja yang di berikan Instansi tempat Anda bekerja?
    2. Apakah anda bersama rekan Anda?
    3. Apakah tunjangan yang Anda terima sesuai dengan beban kerja?
    4. Apakah mudah untuk meminta keringanan beban kerja kepada Instansi?
    5. Adakah rekan Anda yang menanyakan hal yang sama?

    B. Open question
    1. Bagaimana pendapat anda tentang penerapan SOP di Instansi tempat Anda bekerja?
    2. Menurut Anda, apakah Anda merasa nyaman jika bekerja pada kondisi panas terik di siang hari?
    3. Apa alasan Anda mau bekerja di Instansi ini?
    4. Selain disini, dimana Anda ingin bekerja?
    5. Bagaimana reaksi keluarga anda dengan adanya peristiwa ini?

    C. Leading question
    1. Jadi, apakah Anda satu-satunya pekerja yang menjadi korban ledakan tersebut?
    2. Seringkah Anda melakukan pekerjaan tanpa pengawasan?
    3. Apa benar mesin yang anda gunakan dalam kondisi rusak?
    4. Menurut Anda, apa yang bisa menjadi penyebab meledaknya mesin fogging yang Anda gunakan?
    5. Menurut Anda, apakah sulit untuk melakukan pengecekan kondisi mesin sebelum digunakan?

    D. Probing question
    1. Apakah Instansi memiliki tenaga pengawas ahli keselamatan kerja dan berapa pengawas yang dimiliki Instansi?
    2. Apa sistem pengawasan yang telah diterapkan oleh pengawas, sehingga sampai terjadi kecelakaan seperti ini?
    3. Apakah Anda mempunyai sertifikasi keahlian yang sesuai dalam melakukan pekerjaan?
    4. Apakah di setiap bidang pekerjaan pada Instansi anda bekerja memiliki JSA dan bagaimana dengan perhitungan risiko bahayanya?
    5. Mengapa Anda bekerja sendiri tanpa rekan yang membantu atau mengawasi disaat anda bekerja?

    Pertanyaan ditujukan kepada saksi mata :

    A. Closed questions
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    2. Apakah korban menggunakan apd saat bekerja?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah korban sempat berteriak minta tolong?
    5. Apakah anda mengetahui kronologis kejadian tersebut?

    B. Open questions
    1. Bagaimana kronologis ledakan tersebut terjadi?
    2. Apa yang dilakukan korban sebelum ledakan terjadi?
    3. Mengapa mesin fogging tersebut tiba-tiba meledak dan menyambar korban?
    4. Kenapa tersebut tersebut bisa terjadi?
    5. Menurut anda, apa faktor penyebab terjadinya ledakan tersebut?

    C. Leading questions
    1. Apakah korban cepat dievakuasi ke rumah sakit?
    2. Dimana posisi anda saat kejadian ledakan tersebut terjadi?
    3. Mengapa warga tidak dapat langsung menolong korban?
    4. Mengapa korban lambat mendapat penangfanan medis?
    5. Pukul berapa kejadian ledakan tersebut terjadi?

    D. Probing questions
    1. Apa yang anda ingat soal terjadinya ledakan tersebut?
    2. Bisakah Anda memaparkan kronologis terjadinya ledakan tersebut?
    3. Apa dampak dari terjadinya ledakan tersebut?
    4. Benarkah pekerja tersebut tidak melakukan pengecekan sebelum bekerja?
    5. Apakah benar korban berada sangat dekat dengan mesin saat terjadi ledakan tersebut?

    Daftar Pustaka:
    Jaya, Gede Nedi. 2017. Mesin fogging meledak, wajah hingga dada Siswanto terbakar. Diunduh pada https://www.merdeka.com/peristiwa/mesin-fogging-meledak-wajah-hingga-dada-siswanto-terbakar.html tanggal 27 Maret 2017.

    Nama :Arya Fitra Karunia
    NIM :167052030
    Semester :2
    Kelas :A2


    Komentar Dosen:
    Cantumkan jam saat mengunduh berita pada daftar pustaka, lihat jam pada posting Tugas 1 sebelumnya.

  67. Tugas Perbaikan Ke-1

    Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator

    Liputan6.com, Trenggalek – Seorang pengusaha rental alat berat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu sore tadi, tewas tertimpa unit ekskavator miliknya sendiri yang melorot dan terguling saat uji coba pascaperbaikan.
    “Alat berat itu rusak lalu diperbaiki di lokasi galian (pertambangan) dan sedang proses ujicoba mesin,” ucap Kepala Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh Suprianto di Trenggalek, seperti dilansir Antara, Minggu (26/6/2016).
    Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di areal pertambangan kaolin Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh itu menyebabkan Gufron (55), pengusaha alat berat asal Kecamatan Durenan tewas di lokasi kejadian.
    Sulitnya medan serta beban tonase alat berat membuat proses evakuasi korban yang tertimpa bodi ekskavator berlangsung lama.
    Menurut keterangan Suprianto, jasad korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan material batu dan badan ekskavator sekitar pukul 18.19 WIB lalu dibawa ke rumah duka di Desa Durenan.
    “Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan,” kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.
    Selesai mengevakuasi korban, lokasi kejadian saat ini diberi garis polisi. Sementara ekskavator masih dibiarkan terbalik di lokasi reruntuhan dengan kondisi rusak berat.
    Menurut Yasir, kronologi kecelakaan kerja terjadi saat Gufron selaku pemilik alat berat memperbaiki ekskavatornya yang ngadat atau mengalami kerusakan mesin di lokasi pertambangan kaolin di Desa Mlinjon.
    Selesai memperbaiki dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.25 WIB, kata Yasir, korban bermaksud mencoba sistem hidrolis serta fungsi mesin ekskavator miliknya itu untuk mengeruk tebing di lokasi yang sama.
    “Saat mesin dihidupkan itulah tiba-tiba tanah pijakan ekskavator ambrol, sehingga menyebabkan alat berat melorot dan terguling ke sisi kiri bersama korban,” ujar dia.


    Pertanyaan untuk saksi
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    2. Apakah Anda mengenal korban?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kecelakaan itu terjadi?
    4. Berapakah korban dari kecelakaan tersebut?
    5. Apakah anda melihat korban memakai alat pelindung diri?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bisakah anda menceritakan apa yang terjadi?
    2. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    3. Kapan kejadian ini terjadi?
    4. Bagaimana pendapat Anda mengenai insiden ini?
    5. Faktor apa yang menyebabkan ekskavator terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    1. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?
    2. Apakah benar korban tewas tertimpa ekskavator?
    3. Apakah benar korban meninggal ditempat kejadian?
    4. Apa yang bisa anda jelaskan tentang kejadian tersebut?
    5. Menurut anda, apakah yang harus perusahaan lakukan agar kecelakaan tersebut tidak terulang kembali?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1 Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda menceritakan peristiwa tersebut lebih mendalam?
    3. Kenapa kejadian ini bisa terjadi?
    4. Menurut anda, apa faktor utama terjadinya peristiwa ini?
    5. Apakah pernah terjadi kecelakaan serupa?

    Daftar pustaka
    Liputan6,2016,Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator. Diunduh pada
    http://regional.liputan6.com/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator tanggal 29 maret 2017

    Nama : William Adrian Gofu
    NIM : 167052041
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali bagian yang dicoret.

  68. Tugas Perbaikan Ke-1

    Kecelakaan kerja terjadi di Babarsari

    Harianjogja.com, SLEMAN — Nasib nahas harus menimpa Tejo Purwanto, 27, warga Ledokdawan, Grobogan, Jawa Tengah. Ia tewas karena tersengat aliran listrik saat mengerjakan pekerjaannya di sebuah proyek pembangunan hotel di daerah Babarsari, Depok, Sleman.
    Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto mengatakan kejadian kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (25/1/2017) pagi. Saat korban bersama satu temannya mulai mengerjakan proyek di salah satu ruangan dalam proyek hotel tersebut. Karena ruangan tersebut gelap, korban menyambung kabel guna membuat penerangan dengan sebuah lampu. Saat menyambung kabel di ruangan yang gelap tersebut korban tiba-tiba tersengat aliran listrik hingga beberapa waktu.
    “Korban sempat dibantu oleh temannya untuk melepaskan dari sengatan listrik namun sedikit terlambat. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit,” katanya, Rabu (25/1/2017).
    Dikatakannya setelah sempat dilarikan ke RSPAU Hardjolukito nyawa korban akhirnya tidak dapat tertolong. Akibat sengatan listrik tersebut korban mengalami luka cukup parah. Pada bagian perut korban bahkan sampai mengalami luka bakar yang serius.
    Pihak kontraktor dan teman-teman korban yang sudah mengetahui korban tewas namun tidak segera melaporkan kejadian kepada petugas Polsek Depok Barat. Saat korban akan dibawa ke rumah duka di Jawa Tengah barulah salah satu rekannya melapor kepada petugas.
    Petugas yang menerima laporan, saat itu juga kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. “Dari keterangan petugas yang ke lokasi, di tempat kejadian memang ada genangan air. Itu yang terlihat sangat membahayakan,” katanya


    A.Pertanyaan tertutup (Close questions)
    1.Apakah kondisi anda baik hari ini?
    2.Apakah anda mengenal korban?
    3.Apakah saat kecelakaan terjadi anda berada di lokasi kejadian?
    4.Apakah anda melihat persis kejadian tersebut?
    5.Apakah korban menggunakan alat pelindung diri saat bekerja?

    B.Pertanyaan Terbuka(Open questions)
    1.Kapan kejadian itu terjadi?
    2.Bagaimana kronologi kejadian tersebut?
    3.Apa faktor penyebab utama kejadian tersebut?
    4.Apa yang dilakukan korban hingga menyebabkan korban tewas?
    5.Bagaimana reaksi perusahaan terhadap kejadian yang mengakibatkan pekerjanya tewas?

    C.Pertanyaan mengarahkan(leading questions)
    1.Apakah benar tewasnya korban karena tersengat listrik?
    2.Pada saat korban tersengat listrik,apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri yang lengkap?
    3.Siapa saja yang menolong korban saat kejadian tersebut terjadi?
    4.Dimanakah kejadian itu terjadi?
    5.Apa tindakan anda pada saat melihat korban tersengat listrik?

    D.Pertanyaan menyelidik(Probing questions)
    1.Apakah sebelum kejadian anda mengetahui kondisi tempat kejadian tersebut?
    2.Bagaimana kondisi korban setelah tersengat listrik,apakah langsung dibawa kerumah sakit pada saat itu juga?
    3.Apa pendapat anda setelah melihat kejadian yang menewaskan teman anda?
    4.Mengapa ruangan itu gelap?
    5.Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali?

    Daftar Pustaka
    Priambodo, Yudho. 2017. Kecelakaan Kerja Terjadi di Babarsari. Diunduh pada http://www.harianjogja.com/baca/2017/01/25/kecelakaan-kerja-pekerja-bangunan-tewas-tersengat-listrik-787736 tanggal 27 Maret 2017.

    Nama : Naufal Rodhi Septiady
    NIM : 167051998
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Cantumkan jam saat mengunduh berita pada daftar pustaka, lihat jam pada posting Tugas 1 sebelumnya.

  69. Tugas Perbaikan Ke-1

    Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter

    Kecelakaan terjadi di Stasiun Pengumpulan Utama (SPU) Pertama di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Satu orang karyawan bernama Robi Suarwan (38) tewas setelah jatuh dari ketinggian 7 meter.
    Robi yang merupakan karyawan dari PT URTE ditugaskan untuk memasang exaust (knalpot mesin) milik Pertamina jatuh setelah atap yang dipijaknya jebol.
    “Korban tewas setelah mengalami luka berat di bagian kepala,” ucap Paur Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak, Rabu (15/3/2017).
    Peristiwa itu terjadi korban bersama temannya Sarianto memanjat tangki minyak SPU untuk untuk melakukan pemasangan knalpot. Sekitar pukul 17.50 WIB pengerjaan selesai. Keduanya bermaksud turun dengan melewati atap. Namun apes, saat dipijak, atap yang terbuat dari seng tranparan itu jebol.
    Korbanpun ‘terjun bebas’. Korban terjatuh dengan posisi kepala terlebih dahulu. Melihat kejadian itu, teman korban berusaha menolong dengan membawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina di Air Molek, Inhu.
    “Namun nyawanya tidak tertolong, korban sudah menghembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan,” imbuh Yarmen. (sym)


    A. pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah kondisi anda baik hari ini?
    2. Apakah anda berada ditempat kejadian saat kecelakaan itu terjadi?
    3. Apakah anda mengenal korban?
    4. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    5. Apakah kejadian seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Apa yang terjadi?
    2. Dimana lokasinya korban terjatuh?
    3. Kapan kejadian tersebut terjadi?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    5. Apa yang menyebabkan korban terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Bagaimana reaksi anda saat melihat korban terjatuh?
    2. Bagaimana reaksi perusahaan tentang kejadian ini?
    3. Apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri?
    4. Apakah tidak ada safety briefing terlebih dahulu?
    5. Apakah benar bahwa saat korban bekerja tidak adanya supervisor yang mengawasi?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Apalagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bagaimana hal itu bisa terjadi?
    3. Apakah masih ada yang ingin anda ceritakan dari kejadian ini yang belum saya ketahui?
    4. Apakah anda bisa jelaskan lebih detail mengenai kronologi kejadian tersebut?
    5. Menurut anda apa yang harus di lakukan perusahaan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali?

    Daftar Pustaka
    Tanjung, Banda Haruddin. 2017. Innalillahi.. Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter. Diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/03/15/340/1643825/innalillahi-karyawan-tewas-setelah-jatuh-dari-ketinggian-7-meter tanggal 16 Maret 2017.

    Nama : Raka Muhammad Endramanto
    NIM : 167051973
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Cantumkan jam saat mengunduh berita pada daftar pustaka, lihat jam pada posting Tugas 1 sebelumnya.

  70. Tugas Perbaikan Ke-2

    TKA China Tewas Kecelakaan Kerja Di konawe

    KENDARI — Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok, Nie Zhi Tao (43) yang bekerja di PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI), Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada 10 Maret 2017.
    General Manager PT VDNI, Rudi Rusmadi, di Kendari, Sabtu, mengatakan kejadian tersebut terjadi Jumat (10/3) sekitar pukul 07.00 yang bertempat di Smelter 2 PT.VDNI Kecamatan Morosi.
    “Korban ini terjatuh, diduga korban terpeleset dari ketinggian enam meter,” katanya.
    Saat insiden itu terjadi kata Rudi, ada beberapa saksi yang melihat antara lain, Mr.Chen Hang, Mr.Chen Cong Lin dan Rojali (Jubir).
    Berdasarkan keterangan dari saksi mata, saat terjatuh kepala korban terlebih dulu berada di bawah sehingga mengalami luka di bagian di kepala.
    “Korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari hidung,” kata Rudi.
    Menurut Rudi, korban kemudian dilarikan ke Rumay Sakit Bahteramas Kendari, sayangnya jiwa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.


    A. Pertanyaan tertutup (closed questions)
    1. Apakah saat terjadi kecelakaan anda berada di lokasi kejadian?
    2. Apakah anda melihat kejadian itu secara langsung?
    3. Apakah korban menggunakan APD?
    4. Bagaimana kondisi korban setelah terjatuh?
    5. Apa reaksi anda ketika melihat kejadian tersebut ?

    B. Pertanyaan terbuka (open questions)
    1. Apa yang terjadi pada kejadian ini?
    2. Kapan kejadian tersebut berlangsung?
    3. Apakah ada faktor lain yang mengakibatkan kecelakaan?
    4. Bagaimana kondisi lokasi sebelum terjadi kecelakaan?
    5. Berapa ketinggian gedung hingga korban bisa terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarah (leading questions)
    1. Bagaimana bisa korban tersebut tergelincir dari ketinggian?
    2. Apakah benar korban tewas terjatuh setelah tergelincir?
    3. Bagaiamana keseharian korban saat bekerja?
    4. Apakah ada pengawas sebelum kecelakaan ini terjadi?
    5. Apa reaksi pekerja ketika melihat korban terjatuh?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1. Mengapa korban bisa tewas seketika ditempat kejadian?
    2. Apa yang di lakukan pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    3. Apakah tenaga kerja asing tersebut mengerti tentang rambu rambu k3 di lokasi kejadian?
    4. Apakah korban mengenakan APD sebelum kecelakaan ini terjadi?
    5. Mengapa tidak ada pengawasan sebelum kejadian tersebut terjadi?

    Daftar Pustaka
    Hazliansyah. 2017. TKA China Tewas Kecelakaan Kerja di Konawe, diunduh pada http://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/03/11/omni3b280-tka-cina-tewas-kecelakaan-kerja-di-konawe pada hari sabtu, 11 maret 2017 23:12 WIB

    Nama: Aditya Anggoro
    NIM: 167052003
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Perbaiki kembali bagian yang dicoret.

  71. Tugas Perbaikan Ke-2

    Tambang Batu Bara di Samarinda Longsor, Warga ikabarkan tewas

    Tambang batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memakan korban jiwa. Kali ini seorang warga Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, tewas tertimbun longsoran di area PIT pertambangan milik CV Arjuna. Menurut salah seorang warga Makroman, Niti, peristiwa terjadi pada Minggu malam 24 April 2016.
    “Ada korban longsoran di PIT tambang milik CV Arjuna di RT 26 Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda,” ujar Niti, seorang petani di Makroman kepada KlikSamarinda pada Senin pagi 25 April 2016.

    Sementara, menurut keterangan warga lainnya, korban tersebut baru mau dikebumikan pada Senin pagi, 25 April 2016. Namun, Bahar belum memastikan waktu tepat peristiwa itu terjadi. “Saya dengar korban akan dikuburkan. Kabarnya, korban tertimbun saat memperbaiki mesin eksavator. Awalnya, Pak, kami juga tidak tahu ada korban meninggal, karena perusahaan pemilik tambang tertutup,” ujar Bahar, warga Makroman, Samarinda.

    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemilik maupun manajemen pemilik usaha pertambangan di sekitar kejadian. CV Arjuna telah beroperasi di Makroman Samarinda sejak 2008. Perusahaan ini, dalam catatan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mendapatkan penambahan waktu izin operasi dari Pemerintah Kota Samarinda selama 5 tahun pada 2015 akhir. Korban yang tewas tertimbun longsoran di area PIT milik CV Arjuna di Makroman, Samarinda tersebut menambah daftar panjang korban tewas di area pertambangan.


    A. Closed question.
    1. Apakah Anda kecewa dengan pekerjaan yang diberikan kepada Anda?
    2. Apakah Anda memilki teman bekerja?
    3. Apakah gaji yang berikan sudah sesuai dengan usaha Anda?
    4. Apakah cukup mudah jika meminta cuti pada atasan?
    5. Adakah teman kerja Bapak yang pernah menanyakan hal yang sama seperti saya?

    B. Open question.
    1. Bagaimana pendapat Bapak dengan gaji dan uang lembur di perusahaan ini?
    2. Menurut pendapat Anda apakah akan terasa nyaman jika bekerja pada pencahayaan yang kurang memadai di malam hari?
    3. Apakah alasan Anda bekerja di perusahaan ini?
    4. Kira-kira selain bekerja di perusahaan ini, dimana lagi Anda ingin bekerja?
    5. Bagaimana reaksi keluarga Anda dengan pekerjaan tambahan atau lembur yang Bapak ambil?

    C. Leading question.
    1. Jadi apakah Anda kenal dengan pekerja yang menjadi korban longsor tersebut?
    2. Seberapa sering Anda melihat korban melakukan pekerjaan sendirian?
    3. Apa benar jika penerangan pada lokasi kerja terutama di tempat korban bekerja sangat terbatas?
    4. Bersama siapa saja menurut Anda korban sering menghabiskan waktu/jam istirahat kerja?
    5. Menurut Anda apakah sulit jika meminta bantuan pada posisi kerja korban?

    D. Probing question.
    1. Apakah perusahaan memiliki tenaga pengawas ahli keselamatan kerja yang bersertifikasi, dan seberapa banyak tenaga pengawas yang dimiliki perusahaan?
    2. Jika sudah, bagaimana sistem pengawasan yang diterapkan oleh tenaga pengawas tersebut sehingga sampai dapat terjadi accident/kecelakaan seperti ini?
    3. Apakah pekerja yang menjadi korban tersebut sudah memiliki sertifikasi atau keahlian yang terlatih dalam melakukan pekerjaanya?
    4. Apakah pada setiap bidang pekerjaan pada perusahaan sudah memiliki JSA tersendiri dan bagaimanakah dengan perhitungan risikonya?
    5. Mengapa korban dibiarkan bekerja sendiri tanpa ada rekan yang membantu/mengawasi korban sebelum kejadian?

    Daftar Pustaka
    Aksan, Magie. 2016. Tambang Batu bara di Samarinda Longsor, Warga Dikabarkan Tewas. Diunduh pada http://www.kliksamarinda.com/berita-2687-breaking-news-tambang-batu-bara-di-samarinda-longsor-warga-dikabarkan-tewas.html tanggal 25 Maret 2017 jam 23.41 WITA.

    Nama : Weril Sukanto
    NIM : 167052021
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  72. Tugas Perbaikan Ke-1

    Tertimpa Marmer yang Jatuh dari Truk, Pekerja di Kebayoran Lama Tewas

    Jakarta – Seorang pekerja harian lepas bernama Sarip Hidayat, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang terjadi saat memindahkan muatan marmer dari atas truk. Ia tertimpa marmer yang ambruk.
    Insiden ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Jl Ridwan 2 RT 10 / 07 Kelurahan Grogol Utara Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Agus Rizal mengatakan peristiwa berawal saat korban dan saksi bernama Herdin sedang menurunkan marmer dari atas truk dengan menggunakan tali tambang yang diikatkan ke bambu sebagai alat untuk mengangkat marmer.
    “Pada saat keduanya ingin mengangkat marmer yang pertama dan menggesernya sedikit, tiba-tiba marmer yang berada di urutan belakang ambruk dan pekerja tidak dapat menahan sehingga marmer tersebut jatuh dari atas truk,” ujar Kompol Agus Rizal dalam keterangannya, Senin (26/4/2016).
    Pada saat kejadian, korban berada di ujung atas truk bernomor polisi B 9209 GQB. Kemudian korban pun terjatuh dari truk dan tertimpa marmer yang mengakibatkan meninggal dunia dengan mengalami luka pada bagian kepala.
    Sarip lalu dibawa ke RS Fatmawati. Pada saat kejadian, ada beberapa pekerja lainnya yang menjadi saksi atas kematian rekannya. Polisi melakukan proses identifikasi dan memeriksa para saksi seusai mendapat laporan peristiwa tersebut.(imk/imk)


    Perbaikan Tugas 5
    A. Pertanyaan Tertutup (Closed questions)
    1. Apakah Anda berada ditempat kejadiaan saat kecelakaan terjadi?
    2. Apakah Anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    3. Apakah Anda mengenal korban?
    4. Benarkah korban meninggal ditempat seketika?
    5. Apakah kejadian seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open questions)
    1. Bagaimana kronologis kejadiannya?
    2. Kapan kejadian itu terjadi?
    3. Apa faktor penyebab kecelakaan itu?
    4. Mengapa kejadian seperti ini bisa terjadi?
    5. Bagaimana reaksi perusahaan terkait kejadian yang menewaskan 1 korban jiwa ini?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading questions)
    1. Apa benar korban tewas tertimpa marmer yang jatuh dari truk?
    2. Apa benar saat itu korban tidak memakai APD yang layak pakai?
    3. Apakah saat bekerja, korban dalam kondisi yang kurang sehat dan tidak fokus?
    4. Apakah Anda menginginkan kejadian seperti ini tidak terulang lagi disini?
    5. Apakah menurut Anda perusahaan disini belum menerapkan K3 yang baik?

    D. Pertanyaan Menyelidik (Probing questions)
    1. Apa lagi yang Anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah Anda menjelaskan kejadian ini lebih lanjut?
    3. Kenapa kejadian ini bisa terjadi?
    4. Mengapa marmer bisa terjatuh dari atas truk?
    5. Apa pendapat Anda mengenai kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Mediatiara, Yulida. 2016. Tertimpa marmer yang jatuh dari truk. Diunduh pada https://news.detik.com/berita/d-3197333/tertimpa-marmer-yang-jatuh-dari-truk-pekerja-di-kebayoran-lama-tewas tanggal 26 Maret 2016.

    Nama : Rinaldy Alfriano
    NIM : 167051983
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Cantumkan jam saat mengunduh berita pada daftar pustaka, lihat jam pada posting Tugas 1 sebelumnya.

  73. Tugas Perbaikan Ke-1

    Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Kuli Bangunan Tewas

    KOTAWARINGIN BARAT – Nahas dialami seorang kuli bangunan, Asmadin (31). Warga Jalan Maid Badir, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah itu tewas tersetrum listrik tegangan tinggi di lokasi proyek pembangunan sebuah kantor di Jalan Pasanah, Pangkalan Bun, Kamis (27/10/2016) siang.

    Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya sedang bekerja di lokasi proyek di atas bangunan. “Saat itu korban Asmadin membawa besi ke atas, setelah naik tak tahunya besinya nyantol di kabel listrik PLN. Korban langsung tersetrum. Tubuhnya terbakar, gosong mencapai 80 persen,” ujar Ali, teman korban, di lokasi kejadian, Kamis (27/10/2016).

    Kata dia, jasad korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Citra Husada, Pangkalan Bun untuk divisum. Seusai divisum di rumah sakit, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Maid Badir untuk disemayamkan.

    Begitu jenazah diturunkan dari mobil ambulans, tangisan dan teriakan histeris terdengar di dalam rumah korban. “Ya Allah, kenapa begini, Astagfirullah,” teriak sejumlah keluarga.

    Salah seorang keluarga, Mukri, akan menuntut pemilik bangunan dan juga kontraktor yang mempekerjakan Asmadin. Sebab jika dilihat di lokasi kejadian, tidak ada peralatan keamanan bagi para pekerjanya.

    “Kami tidak rela, kami akan bawa kasus laka kerja ini ke polisi. Pengusaha dan kontraktornya harus bertanggung jawab,” ujar Mukri di rumah duka.

    Sementara itu dari hasil visum pihak rumah sakit, korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Luka bakar mencapai 80 persen yang membuat korban langsung tewas di tempat.


    Wawancara terhadap saksi mata / teman kerja korban yang bernama Ali

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).

    1. Apakah kondisi Anda baik hari ini?
    2. Apakah Anda berada di lokasi pada saat kejadian?
    3. Apakah Anda sempat berkomunikasi dengan korban sebelum insiden tersebut terjadi?
    4. Apakah Anda menyaksikan insiden tersebut dari awal hingga korban meninggal?
    5. Apakah Anda trauma setelah melihat insiden ini?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).

    1. Bagaimana kronologi terjadinya insiden tersebut?
    2. Apa yang Anda lakukan pada saat melihat kejadian tersebut?
    3. Bagaimana posisi korban saat bekerja sehingga insiden ini terjadi?
    4. Apa rasa frustasi terbesar yang Anda alami saat melihat insiden tersebut?
    5. Bagaimana pendapat Anda mengenai insiden ini?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).

    1. Seberapa sering korban membawa peralatan naik ke lantai paling atas?
    2. Dimanakah korban sering meletakkan peralatan yang dibawanya pada lantai atas?
    3. Seberapa panjang besi yang digunakan pada proses pembangunan di lantai atas tersebut?
    4. Apa saja yang dibutuhkan oleh pekerja konstruksi jika membawa batangan besi tersebut?
    5. Adakah cara lain untuk memindahkan batangan besi dari suatu tempat ke tempat lainnya sehingga lebih efektif dan aman?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).

    1. Bisakah Anda jelaskan Mengapa Anda lambat mengetahui bahwa korban tersengat listrik?
    2. Apakah korban sempat berusaha untuk melepaskan diri dari sengatan listrik tersebut?
    3. Bisa Anda jelaskan mengapa korban mengabaikan menggunakan APD tanpa mempertimbangkan resiko yang bisa terjadi?
    4. Apakah korban membawa besi ke atas dengan banyak muatan?
    5. Apakah Anda bersama korban saat membawa besi tersebut?

    Daftar Pustaka
    Dzakwan, Sigit. 2016. Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Kuli Bangunan Tewas. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1150711/174/tersengat-listrik-tegangan-tinggi-kuli-bangunan-tewas-1477568214 tanggal 27 Maret 2017.

    Nama : Samuel Hamonangan Lumbanraja
    NIM : 167052025
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Cantumkan jam saat mengunduh berita pada daftar pustaka, lihat jam pada posting Tugas 1 sebelumnya.

  74. Tugas Perbaikan Ke-1

    4 Pekerja Terjatuh dari Lantai 5 Gedung Baru UIN saat Pengecoran

    Jakarta – Kecelakaan kerja terjadi di gedung baru milik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Sebanyak empat orang terluka saat melakukan pengecoran talang gedung yang berada di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan.Kapolsek Ciputat AKP Tatang Syarif membantah adanya gedung UIN yang ambruk. Dia menjelaskan, ada beberapa material yang terjatuh saat melakukan pengecoran di lantai lima gedung yang baru diresmikan beberapa waktu lalu itu.

    “Jadi itu ada ngecor talang, ada bagian yang jatuh, bukannya ambruk. Itu talangnya aja, di lantai paling atas,” ujar Tatang saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (19/11/2016) malam.Tatang mengungkapkan, ada empat korban luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.50 WIB itu. Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit UIN Ciputat.

    “Nggak ada korban jiwa. Jadi korban ini di atas lagi ngecor, ikut jatuh ke lantai di bawahnya. Bukan ketimpa (material),” tutur dia. Korban juga hanya mengalami luka ringan dalam insiden tersebut. Polisi sendiri belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. “Belum bisa disimpulkan ada kelalaian. Kami masih penyelidikan,” pungkas Tatang



    Pertanyaan kepada korban

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).

    1. Sudah berapa lama anda bekerja?
    2. Apakah anda dalam kondisi baik saat bekerja?
    3. Apakah anda memakai PPE (Personal Protective Equipment) yang sudah ditentukan perusahaan saat berlangsungnya
    pekerjaan?
    4. Apakah anda sudah memahami tentang prosedur kerja atau Standar Operation Prosedur (SOP) ?
    5. Apakah anda masih merasakan sakit sampai saat ini?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).

    1. Bisa anda ceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Mengapa kecelakaan tersebut dapat terjadi?
    4. Bagaimana pendapat anda, tentang sistem pekerjaan yang ada?
    5. Dimana lokasi kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).

    1. Masalah apa yang sering terjadi pada saat anda bekerja?
    2. Bila anda memakai PPE saat bekerja, bisakah anda jelaskan PPE apa saja yang anda gunakan saat proses pekerjaan?
    3. Apakah benar anda bekerja dengan rekan anda?
    4. Apakah anda merasa nyaman saat berlangsungnya pekerjaan?
    5. Bisakah anda ceritakan kembali aktivitas anda sebelum bekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Saat anda bekerja, mengapa tidak adanya pengawasan saat proses pekerjaan tersebut dilakukan?
    2. Apakah benar, anda bekerja sudah sesuai dengan SOP?
    3. Apakah pihak perusahaan menanggung biaya pengobatan anda?
    4. Apakah anda sudah diberikan pelatihan sebelumnya?
    5. Jika anda sudah bekerja susai dengan SOP, mengapa kecelakaan tersebut dapat terjadi?

    Pertanyaan kepada saksi mata kejadian :

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).

    1. Saat kejadian tersebut ada berapa korban yang terjatuh?
    2. Apakah saat korban bekerja ada pengawasan?
    3. Apakah anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    4. Apakah korban memakai PPE saat bekerja?
    5. Apakah hari ini anda dalam kondisi baik?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Menurut anda, bagaimana kejadian tersebut dapat terjadi?
    2. Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi?
    3. Bisakah anda menceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
    4. Siapa saja yang berada di lokasi pada saat kejadian tersebut?
    5. Kecelakaan apa yang terjadi?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Bila korban tersebut memakai PPE saat bekerja, PPE apa saja yang digunakan korban?
    2. Apakah anda sering melihat korban saat melakukan pekerjaan tersebut?
    3. Bila anda melihat langsung kejadian tersebut, apa respon pertama anda saat melihat korban tersebut terjatuh?
    4. Apakah anda mengenal para korban?
    5. Menurut anda, bagaimana kualitas material tersebut?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Apa yang di lakukan pihak perusahaan saat terjadinya kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda ceritakan kembali lebih detail tentang kejadian tersebut?
    3. Pada saat kejadian, apakah ada korban yang mengalami luka ringan?
    4. Apakah pihak perusahaan membawa korban tersebut ke rumah sakit?
    5. Jika anda melihat langsung kejadian tersebut, bagaimana kronologi/urutan kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Qodar, Nafiysul. 2016. 4 Pekerja Terjatuh dari Lantai 5 Gedung Baru UIN saat Pengecoran. Diunduh pada http://news.liputan6.com/read/2656695/4-pekerja-terjatuh-dari-lantai-5-gedung-baru-uin-saat-pengecoran tanggal 24 Maret 2017 jam 22.16 WITA.

    Nama : Moch. Vito.Anwar
    NIM : 167051979
    Semester: II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  75. Tugas Perbaikan Ke-2

    Hendak Bersihkan Kolam Renang, Edi Tewas Tersetrum Mesin Vakum

    TANGERANG SELATAN – Nasib nahas menimpa Edi Prasetyo (34) seorang pekerja di area kolam renang Pulo Saiji, Perumahan Serpong Garden, Cibogo, Cisauk, Tangerang Selatan. Dia tewas tersetrum aliran listrik dari sebuah mesin vakum saat membersihkan kolam tersebut.

    Informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Senin (2/1/2017) dinihari sekira pukul 02.10 WIB. Saat itu, Edi Prasetyo dibantu seorang rekannya, Marwan Lukmana (32) berencana menyedot kotoran kolam renang menggunakan mesin vakum.
    Namun begitu dihidupkan, ternyata mesin vakum tidak berfungsi, kipas penariknya tidak berputar sama sekali. Lalu Edi pun memperbaikinya ke pinggir kolam, sedangkan Marwan pergi ke lantai 2 untuk membersihkan bagian penampungan air.

    “Sekitar 20 menit kemudian, begitu saksi turun kembali ke bawah ternyata mendapati tubuh korban sudah mengambang di kolam tersebut,” kata Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri.

    Kaget melihat hal itu, Marwan pun berteriak minta tolong memanggil petugas sekuriti setempat dan manager di bagian mess. Setelah dievakuasi ke pinggir kolam, akhirnya tubuh korban pun dibawa ke Rumah Sakit Selaras sekira pukul 04.00 WIB, kemudian menghubungi petugas kepolisian terdekat.

    “Polisi yang melakukan olah TKP menduga jika korban tewas akibat tersetrum listrik saat memperbaiki mesin vakum itu,” pungkasnya. Dari lokasi, petugas dari Polsek Cisauk mengamankan satu mesin vakum yang rusak. Sementara beberapa saksi pun telah dimintai keterangan atas kejadian tersebut.


    A. Pertanyaan Tertutup (Closed Questions).

    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah korban menggunakan APD saat bekerja?
    3. Apakah korban sudah berkeluarga?
    4. Apakah anda melihat secara langsung kejadian tersebut?
    5. Apakah anda mendengar korban meminta pertolongan?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open Questions).

    1. Apakah ada pekerja lain yang membantu korban saat memperbaiki mesin vacum?
    2. Kapan kejadian tersebut terjadi?
    3. Bagaimana kondisi terakhir korban sebelum kejadian?
    4. Berapa jumlah pekerja yang bekerja pada saat itu?
    5. Apa yang anda lakukan setelah mengetahui kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading Questions).

    1. Jelaskan tugas dan tanggung jawab anda dalam pekerjaan itu?
    2. Apakah ada petugas yang bertanggung jawab dalam mengawasi proses pekerjaan itu?
    3. Apakah SOP telah dilaksanakan dengan baik?
    4. Mengapa korban bisa tersengat listrik saat memperbaiki mesin vacum?
    5. Apakah tidak ada pekerja lain yang berusaha untuk menyelamatkan korban?
    6. Apakah pekerja telah melakukan pemeriksaan terhadap peralatan sebelum digunakan?

    D. Pertanyaan Menyelidik (Probing Questions).

    1. Apakah korban telah memahami prosedur dalam mengoperasikan mesin vacum tersebut?
    2. Apakah Perawatan dan pemeliharaan setiap peralatan telah dilaksanakan secara berkala?
    3. Apakah kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya?
    4. Apakah perusahaan anda telah menerapkan sistem K3 dengan baik?
    5. Apakah setiap pekerja telah mendapatkan pelatihan sesuai bidang masing – masing?

    Daftar Pustaka
    Hambali. 2017. Hendak Bersihkan Kolam Renang, Edi Tewas Tersetrum Mesin Vacum. Diunduh pada
    https://metro.sindonews.com/read/1167487/170/hendak-bersihkan-kolam-renang-edi-tewas-tersetrum-mesin-vakum-1483329675 tanggal 25 Maret 2017 jam 07.08 WITA.

    Nama : Nur Fadly Syarif
    NPM : 167051969
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  76. Perbaikan Tugas K-2

    Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi
    Liputan6.com, Bekasi – Diduga ceroboh saat mengerjakan instalasi penyejuk ruangan atau air conditioner (AC), seorang karyawan toko elektronik terkemuka di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas kesetrum di rumah konsumen pada Kamis sore tadi.
    Korban bernama Samsul Bahri, warga Jalan Kemuning Tiga, Matraman, Jakarta Timur. Ia tewas di plafon rumah milik konsumen, yang berada di Perumahan Taman Galaksi, Jalan Cemara, Blok W, No 31 A, Kota Bekasi.
    Peristiwa ini bermula, saat korban bersama rekan sekerjanya, Munandar, hendak memasang AC baru di rumah milik konsumen. Nahas, usai memasang instalasi AC dan tengah mencari aliran listrik, korban yang baru tiga bulan bekerja itu mendadak tersetrum, hingga akhirnya tewas di tempat.
    “Awalnya saya cuma kerja, dapat job mau memasang AC. Iya, dia baru tiga bulan ditempatkan di bagian instalasi,” ucap Munandar saat ditemui di lokasi, Kamis 11 Agustus 2016.
    Melihat korban telah tak bernyawa, saksi dan pemilik rumah bergegas menelepon petugas. Kepolisian Bekasi Selatan dan tim identifikasi Polres Bekasi Kota, lalu membongkar paksa plafon rumah warga guna mengeluarkan jasad korban.
    “Saya sudah bilang ke korban perlu bantuan tidak, untuk memastikan listrik menyala atau enggak. Eh, korban menjawab, ‘Enggak usah’. Karena dianggap listrik sudah mati. Tahunya, korban tidak tahu kalau MCB yang di AC masih menyala, sementara MCB luarnya mati,” Munandar memungkasi.
    Kini, guna kepentingan visum dan penyelidikan, jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Petugas pun telah memasang garis polisi usai olah tempat kejadian perkara. Akibat kejadian itu, sejumlah warga Perumahan Galaksi sempat berkerumun untuk melihat langsung lokasi kecelakaan kerja tersebut.


    Pertanyaan untuk saksi
    A. Pertanyaan tertutup(Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    2. Apakah anda mengetahui kejadian tersebut?
    3. Apakah kejadian tersebut murni kecelakaan kerja?
    4. Benarkah korban meninggal ditempat kejadian?
    5. Apakah korban sempat di bawa kerumah sakit?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bagaimanakah kronologis kejadian tersebut?
    2. Apa penyebab sehingga korban tersengat listrik?
    3. Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan korban meninggal selain listrik?
    5. Membutuhkan berapa lamakah evakuasi korban tersebut ?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    1. Bagaimana reaksi anda saat melihat kondisi korban saat kejadian?
    2. Bisa jelaskan alat pelindung diri apa saja yang digunakan korban saat itu?
    3. Apakah luka yang dialami korban bersumber dari sengatan listrik?
    4. Jika korban sudah mengikuti prosedur dengan benar, lantas apakah kecelakaan ini akibat dari peralatan atau human error?
    5. Saat itu benarkah korban tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1. Mengapa tidak ada pengawasan dalam proses pekerjaan tersebut?
    2. Menurut anda bagaimana perusahaan setelan kejadian tersebut?
    3. Apa yang dilakukan dari pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    4. Menurut anda, siapa yang terlibat dalam insiden tersebut?
    5. Dapat kah saudara menjelaskan bagaimana kronologi kejadian tersebut?

    Nama : Vincentius Rizky Chandra
    NIM : 167052029
    Semester : II
    Kelas : A2
    Sumber pustaka : Purba, Fernando. 2016. Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi. di unduh pada http://news.liputan6.com/read/2575218/ceroboh-pasang-ac-seorang-pekerja-tewas-kesetrum-di-bekasi Diakses 26 Maret 2017 jam 21:11 WITA.


    Komentar Dosen:
    – Tempatkan daftar pustaka sebelum nama Anda. Nama dan identitas Anda ditempatkan di bagian terakhir. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui.
    – Suku kata “di” jangan dipisah dengan kata “unduh”. Bahasa Indonesia Anda kacau, seharusnya Anda kembali lagi ke sekolah dasar/menengah karena masih belum lulus.
    – Cantumkan kata “Daftar Pustaka”, bukan “Sumber pustaka”.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-3” untuk posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas ini.

  77. Tugas Perbaikan Ke-2

    2 Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai 18 Gedung Capitol Jakpus

    Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan kerja di Gedung Capitol, Jalan Prajurit KKO Usman Harun, Senen, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Dua pekerja meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 18 gedung tersebut. Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengungkapkan, dua korban tewas akibat kecelakaan kerja itu bernama Didik Eko Prasetyo (20) dan Suyoto (37). Keduanya merupakan warga Boyolali, Jawa Tengah yang bekerja pada proyek pembangunan gedung tersebut.

    “Kejadian sekitar pukul 22.15 WIB tadi.‎ Kedua korban meninggal setelah terjatuh dari lantai 18,” ucap Suyatno di Jakarta, Sabtu malam, 7 Mei 2016. Berdasarkan keterangan saksi, menurut Suyatno, ‎kedua korban saat itu tengah memasang tiang besi di lantai 18. Diduga, korban kurang hati-hati hingga terjatuh dan tewas di lokasi kejadian.
    “Saat bekerja, diduga korban tak memakai alat keselamatan, sehingga terjatuh,” Suyatno menerangkan.

    Polisi yang menerima laporan adanya kecelakaan kerja langsung mendatangi lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).‎ Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, untuk divisum. “Jenazah korban sudah dibawa ke RSCM. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi-saksi. Kasusnya ditangani Polsek Senen,” ujar Suyatno.


    A. Pertanyaan tertutup (close question)
    1. Apakah 2 korban tersebut teman anda?
    2. Pada jam berapa saat kejadian tersebut?
    3. Apakah ada yang terluka selain 2 korban dalam kejadian tersebut?
    4. Apakah korban tersebut langsung meninggal ditempat?
    5. Apakah korban tersebut memiliki asuransi jiwa?

    B. Pertanyaan terbuka (open question)
    1. Mohon dijelaskan bagaimana kejadian itu bisa terjadi?
    2. Apakah korban mengalami masalah pada atasannya?
    3. Apa yang anda lakukan saat mereka melakukan pekerjaan?
    4. Dimana anda saat mereka mengalami kecelakaan?
    5. Apakah reaksi anda saat mereka berdua terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarah (leading question)
    1. Apakah kedua korban tersebut sudah memenuhi SOP yang diberikan?
    2. Mengapa kedua korban tersebut tidak mau menggunakan APD yang diberikan?
    3. Apakah ada yang mengawasi saat mereka melakukan pekerjaan?
    4. Bagaimana kondisi lokasi kejadian tersebut saat mereka melakukan pekerjaan?
    5. Apa yang menyebabkan mereka tidak berhati-hati sehingga mereka terpeleset?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1. Apakah korban tersebut sudah mengikuti training K3 sebelumnya oleh perusahaan?
    2. Apakah korban tersebut mendapatkan tekanan waktu bekerja yang diberikan oleh perusahan ?
    3. Apakah ada sign/rambu-rambu dilokasi kejadian ?
    4. Apakah korban tersebut mendapatkan shift kerja?
    5. Apakah perusahaan tersebut tidak ketat pengawasannya pada pekerja ?

    Daftar Pustaka
    Qodar, Nafiysul. 2016. Pekerja tewas terjatuh dari lantai 18 gedung Capitol Jakarta Pusat. Diunduh pada http://m.liputan6.com/news/read/2501468/2-pekerja-tewas-terjatuh-dari-lantai-18-gedung-capitol-jakpus tanggal 24 Maret 2017 jam 21.52 WITA.

    Nama: Ketut Radea Pandunata
    NIM: 167051977
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  78. Tugas Perbaikan Ke-2

    Karyawan PT Era Sawit Tewas Terjatuh dari Rebusan Sawit

    PEKANBARU – Kecelakaan kerja terjadi di PT Era Sawit, di Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul, Riau. Seorang karyawan bernama Totok Suprianto (48), tewas terjatuh dari tempat perebusan kelapa sawit. “Sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak tertolong,” kata Paur Humas Polres Rohul Ipda Efendi Lupino, kepada wartawan, Sabtu (6/8/2016).

    Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, teman kerja korban bernama Riawan sedang melakukan pengelasan di areal rebusan sawit. Tempat rebusan itu terbuat dari baja berbentuk bulat dan cukup tinggi.
    Pada awalnya dia melihat korban berada di atas rebusan. Tidak berapa lama, saksi melihat ada suara seperti benda jatuh. Saat itu dia memeriksa keadaan sekitar.

    “Saat itu saksi melihat korban tersangkut di bawah anak tangga rebusan dengan posisi kepala mengarah ke bawah,” terangnya. Melihat kejadian itu, saksi kemudian memanggil teman-teman korban. Mereka berusaha memberikan pertolongan kepada korban. Namun korban sudah tidak bergerak-gerak lagi.

    “Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kota Tengah. Namun ternyata Totok sudah meninggal. Kita belum mengetahui penyebab kecelakaan kerja itu. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” ucapnya.


    Wawancara terhadap saksi mata / teman kerja korban yang bernama Riawan

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).

    1. Apakah benar Anda mengenal korban?
    2. Apakah anda berada di lokasi perebusan pada saat kejadian tersebut terjadi?
    3. Tepat pukul berapakah kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah Anda meminta bantuan kepada orang lain pada saat menolong korban?
    5. Apakah korban meninggal di tempat atau pada saat dibawa ke Puskesmas?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).

    1. Apa yang Anda lakukan pada saat melihat korban terjatuh?
    2. Bagaimana cara yang Anda lakukan untuk menolong korban?
    3. Siapa saja yang melakukan pemeriksaan terhadap korban?
    4. Dimanakah lokasi pabrik pengolahan PT Era Sawit tersebut?
    5. Bagaimana pendapat anda mengenai kecelakaan kerja yang dialami oleh rekan kerja anda tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).

    1. Apakah dari pihak perusahaan memberikan safety breafing sebelum memulai pekerjaan?
    2. Apakah dari perusahaan pernah memberikan pelatihan khusus pada para seluruh karyawan?
    3. Apakah dari pihak perusahaan mengecek tempat perebusan tersebut pada saat akan dimulainya pekerjaan?
    4. Apakah benar korban tidak memakai APD saat melakukakan pekerjaannya tersebut?
    5. Menurut anda apa yang harus diperbaiki dari pihak perusahaan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).

    1. Bisakah anda jelaskan apa penyebab utama sehingga korban bisa terjatuh dari atas tempat perebusan tersebut?
    2. Mengapa tidak ada pengawas yang berjaga pada saat dimulainya pekerjaan tersebut?
    3. Apakah dari pihak perusahaan sudah menerapkan sistem K3 dengan baik?
    4. Apakah sebelumnya perusahaan tersebut pernah mengalami kejadian yang serupa?
    5. Mengapa dari pihak keluarga menolak untuk melanjutkan proses autopsi pada korban?

    Daftar Pustaka
    Tanjung, Banda Haruddin. 2016. Karyawan PT Era Sawit Tewas Terjatuh dari Rebusan Sawit. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1129227/174/karyawan-pt-era-sawit-tewas-terjatuh-dari-rebusan-sawit-1470472976 tanggal 26 Maret 2017 jam 00.35 WITA.

    Nama : Derry Andhika Nurfajri
    NIM : 167052019
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  79. Tugas Perbaikan Ke-2

    Dua Pekerja PT Antam Kecelakaan Kerja, Satu Tewas

    Bogor – Dua pekerja PT Aneka Tambang (Antam) Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menjadi korban kecelakaan kerja saat berada di terowongan area penambangan emas Pongkor. Satu orang bernama Deni Anwar (30) dilaporkan meninggal dunia, dan Jaenudin (25) dalam perawatan rumah sakit.
    Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky dalam keterangannya menuturkan, kejadian bermula ketika keduanya tengah kegiatan cooking/penutupan dengan cor semen di jalur penambangan sekitar pukul 10.00 WIB.

    “Keduanya terjatuh di ketinggian sekitar 30 meter. Mendapat laporan tersebut, tim darurat PT Antam melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan Jaenudin dalam keadaan kritis dan sudah ditangani rumah sakit. Sedangkan, Deni baru bisa dievakuasi sekitar pukul 19.00 dan ditemukan dalam kondisi meninggal,” kata Dicky, Selasa (27/12).
    Diduga lubang berisi gas beracun, tiga tim darurat, Yoga, Dian, dan Agung juga mengalami pingsan. Namun demikian, kata Dicky, ketiganya sudah dalam keadaan baik dan sudah diperbolehkan pulang.

    Saat ini, polisi, PT Antam dan dinas terkait tengah melakukan cek kejadian perkara untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut. Sementara, Humas PT Antam, Pongkor Bagus Purbananda menambahkan, PT Antam sepenuhnya bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut. Ia pun menyebutkan, tim investigasi saat ini tengah melakukan observasi guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.

    “Bisa saja karena gas, tetapi kami tidak bisa memastikan. Ada orang engineer untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut,” katanya. Bagus juga memastikan, bahwa PT Antam tetap beroperasi seperti semula. “Hanya area kecelakaan saja yang ditutup sementara, selebihnya beroperasi seperti semula,” tambahnya.


    A. Pertanyaan tertutup (close questions)
    1. Berapakah korban dari kecelakaan tersebut?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Bagaimana kondisi korban setelah kecelakaan?
    4. Apakah ada korban lain selain terjatuh di ketinggian?
    5. Benarkah korban tewas ditempat seketika?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bagaimana kronologi kejadian tersebut?
    2. Kapan sebenarnya kejadian itu terjadi?
    3. Dimana kejadian tersebut terjadi?
    4. Apa faktor penyebab utama kecelakaan tersebut?
    5. Bagaimana reaksi perusahaan terkait terhadap kejadian yang mengakibatkan satu pekerja mereka tewas?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Dimana letak kejadian yang menimpa korban?
    2. Apakah benar dalam sistem proyek pembangunan ini belum menerapkan JSA atau SOP yang tepat?
    3. Apakah benar saat korban sedang bekerja tidak adanya pengawas yang berjaga disekitar area proyek?
    4. Mengapa korban bisa terjatuh?
    5. Apakah benar saat itu korban tidak menggunakan alat pelindung diri?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Mengapa sampai terjadi kecelakaan seperti itu?
    2. Siapa saja yang terlibat pada saat kecelakaan tersebut?
    3. Apakah ada kesalahan fatal dibalik kecelakaan tersebut?
    4. Bisakah Anda menjelaskan apa penyebab hal itu bisa terjadi?
    5. Tanggapan perusahaan tentang kejadian tersebut

    Daftar Pustaka
    Saudale, Vento. 2016. Dua Pekerja PT Antam Kecelakaan Kerja, Satu Tewas. Diunduh pada http://m.beritasatu.com/aktualitas/406686-dua-pekerja-pt-antam-kecelakaan-kerja-satu-tewas.html tanggal 25 Maret 2017 jam 16.47 WITA.

    Nama : Candra Kautsar
    NIM : 167051974
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  80. Tugas Perbaikan Ke-2

    Tertimpa Marmer yang Jatuh dari Truk, Pekerja di Kebayoran Lama Tewas

    Jakarta – Seorang pekerja harian lepas bernama Sarip Hidayat, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang terjadi saat memindahkan muatan marmer dari atas truk. Ia tertimpa marmer yang ambruk.
    Insiden ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Jl Ridwan 2 RT 10 / 07 Kelurahan Grogol Utara Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Agus Rizal mengatakan peristiwa berawal saat korban dan saksi bernama Herdin sedang menurunkan marmer dari atas truk dengan menggunakan tali tambang yang diikatkan ke bambu sebagai alat untuk mengangkat marmer.
    “Pada saat keduanya ingin mengangkat marmer yang pertama dan menggesernya sedikit, tiba-tiba marmer yang berada di urutan belakang ambruk dan pekerja tidak dapat menahan sehingga marmer tersebut jatuh dari atas truk,” ujar Kompol Agus Rizal dalam keterangannya, Senin (26/4/2016).
    Pada saat kejadian, korban berada di ujung atas truk bernomor polisi B 9209 GQB. Kemudian korban pun terjatuh dari truk dan tertimpa marmer yang mengakibatkan meninggal dunia dengan mengalami luka pada bagian kepala.
    Sarip lalu dibawa ke RS Fatmawati. Pada saat kejadian, ada beberapa pekerja lainnya yang menjadi saksi atas kematian rekannya. Polisi melakukan proses identifikasi dan memeriksa para saksi seusai mendapat laporan peristiwa tersebut.(imk/imk)


    A. Pertanyaan Tertutup (Closed questions).
    1. Apakah Anda berada ditempat kejadiaan saat kecelakaan terjadi?
    2. Apakah Anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    3. Apakah Anda mengenal korban?
    4. Benarkah korban meninggal ditempat seketika?
    5. Apakah kejadian seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open questions).
    1. Bagaimana kronologis kejadiannya?
    2. Kapan kejadian itu terjadi?
    3. Apa faktor penyebab kecelakaan itu?
    4. Mengapa kejadian seperti ini bisa terjadi?
    5. Bagaimana reaksi perusahaan terkait kejadian yang menewaskan 1 korban jiwa ini?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading questions).
    1. Apa benar korban tewas tertimpa marmer yang jatuh dari truk?
    2. Apa benar saat itu korban tidak memakai APD yang layak pakai?
    3. Apakah saat bekerja, korban dalam kondisi yang kurang sehat dan tidak fokus?
    4. Apakah Anda menginginkan kejadian seperti ini tidak terulang lagi disini?
    5. Apakah menurut Anda perusahaan disini belum menerapkan K3 yang baik?

    D. Pertanyaan Menyelidik (Probing questions)
    1. Apa lagi yang Anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah Anda menjelaskan kejadian ini lebih lanjut?
    3. Kenapa kejadian ini bisa terjadi?
    4. Mengapa marmer bisa terjatuh dari atas truk?
    5. Apa pendapat Anda mengenai kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Mediatiara, Yulida. 2016. Tertimpa marmer yang jatuh dari truk. Diunduh pada https://news.detik.com/berita/d-3197333/tertimpa-marmer-yang-jatuh-dari-truk-pekerja-di-kebayoran-lama-tewas tanggal 26 Maret 2016.

    Nama : Rinaldy Alfriano
    NIM : 167051983
    Semester : 2
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Pada tugas perbaikan ke-2 ini masih terdapat kesalahan pada daftar pustaka.
    – Cantumkan jam saat Anda mengakses/menguduh berita tersebut. Lihat pada Tugas 1 jam berapa Anda mengunduhnya.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-3” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali tugas ini.

  81. Tugas Perbaikan Ke-2

    Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter

    Kecelakaan terjadi di Stasiun Pengumpulan Utama (SPU) Pertama di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Satu orang karyawan bernama Robi Suarwan (38) tewas setelah jatuh dari ketinggian 7 meter. Robi yang merupakan karyawan dari PT URTE ditugaskan untuk memasang exaust (knalpot mesin) milik Pertamina jatuh setelah atap yang dipijaknya jebol. “Korban tewas setelah mengalami luka berat di bagian kepala,” ucap Paur Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak, Rabu (15/3/2017).

    Peristiwa itu terjadi korban bersama temannya Sarianto memanjat tangki minyak SPU untuk untuk melakukan pemasangan knalpot. Sekitar pukul 17.50 WIB pengerjaan selesai. Keduanya bermaksud turun dengan melewati atap. Namun apes, saat dipijak, atap yang terbuat dari seng tranparan itu jebol. Korbanpun ‘terjun bebas’. Korban terjatuh dengan posisi kepala terlebih dahulu. Melihat kejadian itu, teman korban berusaha menolong dengan membawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina di Air Molek, Inhu. “Namun nyawanya tidak tertolong, korban sudah menghembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan,” imbuh Yarmen. (sym)


    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah kondisi anda baik hari ini?
    2. Apakah anda berada ditempat kejadian saat kecelakaan itu terjadi?
    3. Apakah anda mengenal korban?
    4. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    5. Apakah kejadian seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Apa yang terjadi?
    2. Dimana lokasinya korban terjatuh?
    3. Kapan kejadian tersebut terjadi?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    5. Apa yang menyebabkan korban terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Bagaimana reaksi anda saat melihat korban terjatuh?
    2. Bagaimana reaksi perusahaan tentang kejadian ini?
    3. Apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri?
    4. Apakah tidak ada safety briefing terlebih dahulu?
    5. Apakah benar bahwa saat korban bekerja tidak adanya supervisor yang mengawasi?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Apalagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bagaimana hal itu bisa terjadi?
    3. Apakah masih ada yang ingin anda ceritakan dari kejadian ini yang belum saya ketahui?
    4. Apakah anda bisa jelaskan lebih detail mengenai kronologi kejadian tersebut?
    5. Menurut anda apa yang harus di lakukan perusahaan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali?

    Daftar Pustaka
    Tanjung, Banda Haruddin. 2017. Innalillahi.. Karyawan Tewas Setelah Jatuh dari Ketinggian 7 Meter. Diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/03/15/340/1643825/innalillahi-karyawan-tewas-setelah-jatuh-dari-ketinggian-7-meter tanggal 24 Maret 2017 jam 21.59 WITA.

    Nama : Raka Muhammad Endramanto
    NIM : 167051973
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  82. Tugas Perbaikan Ke-2

    Pipa Pertamina Meledak,Seorang Warga Tewas Terbakar

    INDRAMAYU – Kebocoran pada pipa milik Pertamina menyebabkannya meledak. Akibatnya, sebuah kendaraan sepeda motor dan seorang warga mengalami luka bakar serius, hingga korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PMC, Rabu (5/10).
    Informasi yang Rakcer, sepeda motor korban yang belakangan diketahui bernama Duljalil alias Sandul, warga Desa Amis blok 6 Kecamatan Cikedung diamankan di Mapolsek Cikedung.
    Kejadian tersebut bermula dari seorang warga sekitar tengah melintas di kawasan kebun tebu di Desa Amis, kemudian melewati genangan air yang sudah tercampur minyak dari kebocoran pipa pertamina tersebut.
    Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Marya alias Kumis (60) menuturkan, saat dirinya hendak pergi ke sawah, sesampainya ia dijalan tebu tersebut ia mendengar ledakan dari sebelah kirinya.
    Disusul kemudian munculnya api yang sangat besar dan kepulan asap yang tebal, sekitar Pukul 06.30 Wib. “Kaget, saya saat itu sedang lewat dekat dengan lokasi ledakan,” ucapnya.
    Lanjut Marya, Mengetahui hal itu dirinya bersama beberapa warga yang juga sedang melintas di lokasi kejadilan, sontak berhenti untuk mencari tahu titik ledakan tersebut.
    “Kami mendatangi sumber api guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sesampainya dilokasi kejadian, kami sangat kaget begitu melihat sebuah motor dan seorang warga sudah hangus terbakar. Sebenarnya kami takut mendekat, karena kita lihat api menyambar sampai ke pipa pertamina,” tuturnya.
    Begitu didekati, ternyata korban tersebut ialah warga Desa Amis (Sadul, red), melihat hal itu, lalu korban dilarikan dengan dibonceng sepeda motor warga ke Mantri, untuk mendapatkan pertolongan.
    “Pas dibawa memang masih hidup, terus pingsan, sampai mantri langsung dirujuk ke RS PMC Indramayu, namun akhirnya tewas,” paparnya.
    Hingga kini, peristiwa tersebut masih di tangani Polsek Cikedung. Salah satu pegawai Pertamina yang berada di lokasi kejadian, Nana mengatakan jika kebakaran tersebut berasal dari adanya kebocoran pada pipa Pertamina yang berada di lokasi Jalan Kebun Tebu Desa Amis.
    “Yang namanya kebocoran kan bisa terjadi sewaktu-waktu dan gak bisa di prediksi terjadinya kapan,” ucapnya.
    Nana menambahkan, begitu ia mendapat kabar adanya kebakaran tersebut, pihaknya dan beberapa petugas lainya langsung mendatangi lokasi kejadian, serta membawa satu unit pemadam kebakaran milik Pertamina EP.
    “Kebakaran terjadi mungkin dari percikan api di sepeda motor warga, yang terjadi jauh sekitar 500 meter dari pipa Pertamina, melalui saluran air yang tercampur minyak dan gas,” jelasnya.
    Dikatakan, nantinya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon, untuk seluruh biaya pengobatan serta yang lainnya menjadi tanggung jawab Pertamina.
    Selain itu, kebocoran minyak yang terjadi pada pipa distribusi yang menghubungkan Stasiun Pengumpul Minyak TGB ke Stasiun Pengumpul Utama Cemara, Rabu (5/10) itu mendorong PT Pertamina EP Jatibarang Field selaku pihak yang bertanggung jawab melakukan perbaikan dan penanganan terhadap semua akibat kebocorannya.
    Dengan menurunkan Tim Penanggulangan Keadaan Darurat, kebocoran yang diklaim rembesan pada jalur pipa crude oil di Desa Amis tersebut langsung menjadi konsentrasi perbaikan.
    “Tim kami langsung melakukan penanganan berupa perbaikan pipa di lokasi. Terkait korban pengendara motor yang terkena luka bakar atas nama Bapak Duljalil berusia 55 tahun saat ini sedang dalam penanganan di UGD RS PMC Indramayu,” jelas Asset 3 Legal Relation Manager, Yosi Ardila.
    Disampaikan, penyebab korban luka bakar menjadi perhatian serius pihaknya dan masih dilakukan investigasi lebih lanjut. “Korban beserta kendaraannya yang terbakar langsung dapat dipadamkan. Mudah-mudahan semuanya bisa diatasi tanpa kendala,” ujarnya.
    Sementara itu, penanggulangan rembesan minyak dan lokalisir tempat kejadian saat ini sudah berhasil ditangani oleh tim dari HSSE dan Onshore Production Operation Pertamina EP Jatibarang Field. Bahkan telah dilakukan pemasangan pipe clamp (klem pipa). “Kami juga melakukan pembersihan ceceran minyak di sekitar lokasi,” terangnya.
    Terkait dengan kerugian yang teridentifikasi dari kejadian, adalah 1 orang korban luka bakar, 1 buah sepeda motor, dan kebun tebu saat ini masih dalam proses perhitungan untuk luasannya.
    “Tim Pertamina EP Jatibarang Field sedang melakukan koordinasi penanggulangan kejadian antara pihak Pertamina EP, dan pihak-pihak terkait setempat, termasuk camat dan polsek,” kata dia.
    Ditegaskan, pendampingan keluarga korban dilakukan Humas Pertamina EP Jatibarang di RS PMC Indramayu. Selanjutnya korban akan dibawa ke RS Pertamina Cirebon untuk mendapatkan perawatan intensif. “Untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban agar segera pulih, kami membawanya ke Cirebon,” tandasnya. (tar)


    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah saat itu anda sempat bersama dengan korban,sebelum ledakan itu terjadi?
    4. Benarkah ledakan tersebut diakibatkan oleh kebocoran pada pipa minyak?
    5. Benarkah ledakan tersebut yang menyebapkan korban tewas seketika?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Jelaskan bagaimanakah kronologi kejadian tersebut?
    2. Apa yang menyebapkan pipa tersebut meledak?
    3. Faktor apa yang menyebapkan pipa tersebut meledak?
    4. Pukul berapa anda melihat kejadian tersebut?
    5. Apa pendapat anda tentang kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Apakah anda menginginkan agar kejadian ini tidak terulang kembali?
    2. Dari beberapa informasi yang saya kumpulkan,benarkah kurangnya pengecekan maupun perawatan terhap pipa merupakan penyebap utama kejadian ini?
    3. Dari kejadian yang dialami korban,menurut anda apakah perusahaan sudah menerapkan sistem sesuai dengan SOP?
    4. Apakah korban tidak mendapatkan informasi tentang adanya kebocoran pada pipa minyak tersebut?
    5. Apakah anda memiliki penjelasan setelah melihat kejadian tersebut?

    D. Pertanyaan menyelidiki (probing questions).
    1. Apakah ada yang anda ingat setelah peristiwa tersebut?
    2. Apa pendapat anda setelah melihat kejadian yang menewaskan satu orang tersebut?
    3. Apakah anda mengetahui mengapa kejadian tersebut bisa terjadi dan menewaskan satu orang?
    4. Apakah anda bisa menjelaskan lebih detail mengenai kronologi kejadian tersebut?
    5. Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali?

    Daftar Pustaka
    Tardi. 2016. Pipa Pertamina Meledak, Seorang Warga Tewas Terbakar. Diunduh pada http://www.rakyatcirebon.co.id/2016/10/pipa-pertamina-meledak-seorang-warga-tewas-terbakar.html tanggal 25 Maret 2017 jam 10.53 WITA.

    Nama: Cevin Minaldo Nicholas
    NIM: 167051978
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  83. Tugas Perbaikan Ke-2

    Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Kuli Bangunan Tewas

    KOTAWARINGIN BARAT – Nahas dialami seorang kuli bangunan, Asmadin (31). Warga Jalan Maid Badir, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah itu tewas tersetrum listrik tegangan tinggi di lokasi proyek pembangunan sebuah kantor di Jalan Pasanah, Pangkalan Bun, Kamis (27/10/2016) siang. Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya sedang bekerja di lokasi proyek di atas bangunan. “Saat itu korban Asmadin membawa besi ke atas, setelah naik tak tahunya besinya nyantol di kabel listrik PLN. Korban langsung tersetrum. Tubuhnya terbakar, gosong mencapai 80 persen,” ujar Ali, teman korban, di lokasi kejadian, Kamis (27/10/2016).

    Kata dia, jasad korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Citra Husada, Pangkalan Bun untuk divisum. Seusai divisum di rumah sakit, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Maid Badir untuk disemayamkan.
    Begitu jenazah diturunkan dari mobil ambulans, tangisan dan teriakan histeris terdengar di dalam rumah korban. “Ya Allah, kenapa begini, Astagfirullah,” teriak sejumlah keluarga. Salah seorang keluarga, Mukri, akan menuntut pemilik bangunan dan juga kontraktor yang mempekerjakan Asmadin. Sebab jika dilihat di lokasi kejadian, tidak ada peralatan keamanan bagi para pekerjanya.

    “Kami tidak rela, kami akan bawa kasus laka kerja ini ke polisi. Pengusaha dan kontraktornya harus bertanggung jawab,” ujar Mukri di rumah duka. Sementara itu dari hasil visum pihak rumah sakit, korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Luka bakar mencapai 80 persen yang membuat korban langsung tewas di tempat.


    Wawancara terhadap saksi mata / teman kerja korban yang bernama Ali

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).

    1. Apakah kondisi Anda baik hari ini?
    2. Apakah Anda berada di lokasi pada saat kejadian?
    3. Apakah Anda sempat berkomunikasi dengan korban sebelum insiden tersebut terjadi?
    4. Apakah Anda menyaksikan insiden tersebut dari awal hingga korban meninggal?
    5. Apakah Anda trauma setelah melihat insiden ini?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).

    1. Bagaimana kronologi terjadinya insiden tersebut?
    2. Apa yang Anda lakukan pada saat melihat kejadian tersebut?
    3. Bagaimana posisi korban saat bekerja sehingga insiden ini terjadi?
    4. Apa rasa frustasi terbesar yang Anda alami saat melihat insiden tersebut?
    5. Bagaimana pendapat Anda mengenai insiden ini?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).

    1. Seberapa sering korban membawa peralatan naik ke lantai paling atas?
    2. Dimanakah korban sering meletakkan peralatan yang dibawanya pada lantai atas?
    3. Seberapa panjang besi yang digunakan pada proses pembangunan di lantai atas tersebut?
    4. Apa saja yang dibutuhkan oleh pekerja konstruksi jika membawa batangan besi tersebut?
    5. Adakah cara lain untuk memindahkan batangan besi dari suatu tempat ke tempat lainnya sehingga lebih efektif dan aman?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).

    1. Bisakah Anda jelaskan Mengapa Anda lambat mengetahui bahwa korban tersengat listrik?
    2. Apakah korban sempat berusaha untuk melepaskan diri dari sengatan listrik tersebut?
    3. Bisa Anda jelaskan mengapa korban mengabaikan menggunakan APD tanpa mempertimbangkan resiko yang bisa terjadi?
    4. Apakah korban membawa besi ke atas dengan banyak muatan?
    5. Apakah Anda bersama korban saat membawa besi tersebut?

    Daftar Pustaka
    Dzakwan, Sigit. 2016. Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Kuli Bangunan Tewas. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1150711/174/tersengat-listrik-tegangan-tinggi-kuli-bangunan-tewas-1477568214 tanggal 27 Maret 2017 jam 12.43 WITA

    Nama : Samuel Hamonangan Lumbanraja
    NIM : 167052025
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  84. Tugas Perbaikan Ke-2

    Kecelakaan kerja terjadi di Babarsari

    Harianjogja.com, SLEMAN — Nasib nahas harus menimpa Tejo Purwanto, 27, warga Ledokdawan, Grobogan, Jawa Tengah. Ia tewas karena tersengat aliran listrik saat mengerjakan pekerjaannya di sebuah proyek pembangunan hotel di daerah Babarsari, Depok, Sleman. Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto mengatakan kejadian kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (25/1/2017) pagi. Saat korban bersama satu temannya mulai mengerjakan proyek di salah satu ruangan dalam proyek hotel tersebut. Karena ruangan tersebut gelap, korban menyambung kabel guna membuat penerangan dengan sebuah lampu. Saat menyambung kabel di ruangan yang gelap tersebut korban tiba-tiba tersengat aliran listrik hingga beberapa waktu.

    “Korban sempat dibantu oleh temannya untuk melepaskan dari sengatan listrik namun sedikit terlambat. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit,” katanya, Rabu (25/1/2017). Dikatakannya setelah sempat dilarikan ke RSPAU Hardjolukito nyawa korban akhirnya tidak dapat tertolong. Akibat sengatan listrik tersebut korban mengalami luka cukup parah. Pada bagian perut korban bahkan sampai mengalami luka bakar yang serius.

    Pihak kontraktor dan teman-teman korban yang sudah mengetahui korban tewas namun tidak segera melaporkan kejadian kepada petugas Polsek Depok Barat. Saat korban akan dibawa ke rumah duka di Jawa Tengah barulah salah satu rekannya melapor kepada petugas. Petugas yang menerima laporan, saat itu juga kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. “Dari keterangan petugas yang ke lokasi, di tempat kejadian memang ada genangan air. Itu yang terlihat sangat membahayakan,” katanya


    A. Pertanyaan tertutup (Close questions).
    1. Apakah kondisi anda baik hari ini?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah saat kecelakaan terjadi anda berada di lokasi kejadian?
    4. Apakah anda melihat persis kejadian tersebut?
    5. Apakah korban menggunakan alat pelindung diri saat bekerja?

    B. Pertanyaan Terbuka(Open questions).
    1. Kapan kejadian itu terjadi?
    2. Bagaimana kronologi kejadian tersebut?
    3. Apa faktor penyebab utama kejadian tersebut?
    4. Apa yang dilakukan korban hingga menyebabkan korban tewas?
    5. Bagaimana reaksi perusahaan terhadap kejadian yang mengakibatkan pekerjanya tewas?

    C. Pertanyaan mengarahkan(leading questions).
    1. Apakah benar tewasnya korban karena tersengat listrik?
    2. Pada saat korban tersengat listrik,apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri yang lengkap?
    3. Siapa saja yang menolong korban saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Dimanakah kejadian itu terjadi?
    5. Apa tindakan anda pada saat melihat korban tersengat listrik?

    D. Pertanyaan menyelidik(Probing questions).
    1. Apakah sebelum kejadian anda mengetahui kondisi tempat kejadian tersebut?
    2. Bagaimana kondisi korban setelah tersengat listrik,apakah langsung dibawa kerumah sakit pada saat itu juga?
    3. Apa pendapat anda setelah melihat kejadian yang menewaskan teman anda?
    4. Mengapa ruangan itu gelap?
    5. Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali?

    Daftar Pustaka
    Priambodo, Yudho. 2017. Kecelakaan Kerja Terjadi di Babarsari. Diunduh pada http://www.harianjogja.com/baca/2017/01/25/kecelakaan-kerja-pekerja-bangunan-tewas-tersengat-listrik-787736 tanggal 27 Maret 2017 jam 16.10 WITA.

    Nama : Naufal Rodhi Septiady
    NIM : 167051998
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  85. Tugas Perbaikan Ke-2

    Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator

    Liputan6.com, Trenggalek – Seorang pengusaha rental alat berat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu sore tadi, tewas tertimpa unit ekskavator miliknya sendiri yang melorot dan terguling saat uji coba pascaperbaikan.
    “Alat berat itu rusak lalu diperbaiki di lokasi galian (pertambangan) dan sedang proses ujicoba mesin,” ucap Kepala Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh Suprianto di Trenggalek, seperti dilansir Antara, Minggu (26/6/2016).
    Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di areal pertambangan kaolin Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh itu menyebabkan Gufron (55), pengusaha alat berat asal Kecamatan Durenan tewas di lokasi kejadian.
    Sulitnya medan serta beban tonase alat berat membuat proses evakuasi korban yang tertimpa bodi ekskavator berlangsung lama.
    Menurut keterangan Suprianto, jasad korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan material batu dan badan ekskavator sekitar pukul 18.19 WIB lalu dibawa ke rumah duka di Desa Durenan.

    “Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan,” kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.
    Selesai mengevakuasi korban, lokasi kejadian saat ini diberi garis polisi. Sementara ekskavator masih dibiarkan terbalik di lokasi reruntuhan dengan kondisi rusak berat.

    Menurut Yasir, kronologi kecelakaan kerja terjadi saat Gufron selaku pemilik alat berat memperbaiki ekskavatornya yang ngadat atau mengalami kerusakan mesin di lokasi pertambangan kaolin di Desa Mlinjon.
    Selesai memperbaiki dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.25 WIB, kata Yasir, korban bermaksud mencoba sistem hidrolis serta fungsi mesin ekskavator miliknya itu untuk mengeruk tebing di lokasi yang sama.

    “Saat mesin dihidupkan itulah tiba-tiba tanah pijakan ekskavator ambrol, sehingga menyebabkan alat berat melorot dan terguling ke sisi kiri bersama korban,” ujar dia.


    Pertanyaan untuk saksi
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    2. Apakah Anda mengenal korban?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kecelakaan itu terjadi?
    4. Berapakah korban dari kecelakaan tersebut?
    5. Apakah anda melihat korban memakai alat pelindung diri?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bisakah anda menceritakan apa yang terjadi?
    2. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    3. Kapan kejadian ini terjadi?
    4. Bagaimana pendapat Anda mengenai insiden ini?
    5. Faktor apa yang menyebabkan ekskavator terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    1. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?
    2. Apakah benar korban tewas tertimpa ekskavator?
    3. Apakah benar korban meninggal ditempat kejadian?
    4. Apa yang bisa anda jelaskan tentang kejadian tersebut?
    5. Menurut anda, apakah yang harus perusahaan lakukan agar kecelakaan tersebut tidak terulang kembali?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1 Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda menceritakan peristiwa tersebut lebih mendalam?
    3. Kenapa kejadian ini bisa terjadi?
    4. Menurut anda, apa faktor utama terjadinya peristiwa ini?
    5. Apakah pernah terjadi kecelakaan serupa?

    Daftar pustaka
    Rinaldo. Syaifu, Anri. 2016,Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator. Diunduh pada
    http://regional.liputan6.com/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator tanggal 29 Maret 2017 jam 08:54

    Nama : William Adrian Gofu
    NIM : 167052041
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-3” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali.

  86. Perbaikan Tugas Ke-3

    Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi
    Liputan6.com, Bekasi – Diduga ceroboh saat mengerjakan instalasi penyejuk ruangan atau air conditioner (AC), seorang karyawan toko elektronik terkemuka di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas kesetrum di rumah konsumen pada Kamis sore tadi.
    Korban bernama Samsul Bahri, warga Jalan Kemuning Tiga, Matraman, Jakarta Timur. Ia tewas di plafon rumah milik konsumen, yang berada di Perumahan Taman Galaksi, Jalan Cemara, Blok W, No 31 A, Kota Bekasi.
    Peristiwa ini bermula, saat korban bersama rekan sekerjanya, Munandar, hendak memasang AC baru di rumah milik konsumen. Nahas, usai memasang instalasi AC dan tengah mencari aliran listrik, korban yang baru tiga bulan bekerja itu mendadak tersetrum, hingga akhirnya tewas di tempat.
    “Awalnya saya cuma kerja, dapat job mau memasang AC. Iya, dia baru tiga bulan ditempatkan di bagian instalasi,” ucap Munandar saat ditemui di lokasi, Kamis 11 Agustus 2016.
    Melihat korban telah tak bernyawa, saksi dan pemilik rumah bergegas menelepon petugas. Kepolisian Bekasi Selatan dan tim identifikasi Polres Bekasi Kota, lalu membongkar paksa plafon rumah warga guna mengeluarkan jasad korban.
    “Saya sudah bilang ke korban perlu bantuan tidak, untuk memastikan listrik menyala atau enggak. Eh, korban menjawab, ‘Enggak usah’. Karena dianggap listrik sudah mati. Tahunya, korban tidak tahu kalau MCB yang di AC masih menyala, sementara MCB luarnya mati,” Munandar memungkasi.
    Kini, guna kepentingan visum dan penyelidikan, jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Petugas pun telah memasang garis polisi usai olah tempat kejadian perkara. Akibat kejadian itu, sejumlah warga Perumahan Galaksi sempat berkerumun untuk melihat langsung lokasi kecelakaan kerja tersebut.
    Pertanyaan untuk saksi
    A. Pertanyaan tertutup(Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    2. Apakah anda mengetahui kejadian tersebut?
    3. Apakah kejadian tersebut murni kecelakaan kerja?
    4. Benarkah korban meninggal ditempat kejadian?
    5. Apakah korban sempat di bawa kerumah sakit?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bagaimanakah kronologis kejadian tersebut?
    2. Apa penyebab sehingga korban tersengat listrik?
    3. Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan korban meninggal selain listrik?
    5. Membutuhkan berapa lamakah evakuasi korban tersebut ?
    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions)
    1. Bagaimana reaksi anda saat melihat kondisi korban saat kejadian?
    2. Bisa jelaskan alat pelindung diri apa saja yang digunakan korban saat itu?
    3. Apakah luka yang dialami korban bersumber dari sengatan listrik?
    4. Jika korban sudah mengikuti prosedur dengan benar, lantas apakah kecelakaan ini akibat dari peralatan atau human error?
    5. Saat itu benarkah korban tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri?
    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions)
    1. Mengapa tidak ada pengawasan dalam proses pekerjaan tersebut?
    2. Menurut anda bagaimana perusahaan setelan kejadian tersebut?
    3. Apa yang dilakukan dari pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    4. Menurut anda, siapa yang terlibat dalam insiden tersebut?
    5. Dapat kah saudara menjelaskan bagaimana kronologi kejadian tersebut?

    Nama : Vincentius Rizky Chandra
    NIM : 167052029
    Semester : II
    Kelas : A2

    Daftar pustaka :
    Purba, Fernando. 2016. Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi. diunduh pada http://news.liputan6.com/read/2575218/ceroboh-pasang-ac-seorang-pekerja-tewas-kesetrum-di-bekasi Tanggal 26 Maret 2017 jam 21:11 WITA.


    Komentar Dosen:
    – Tempatkan identitas Anda di bagian akhir.
    – Simak baik-baik instruksi sebelumnya.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-4” pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali.

  87. Tugas Perbaikan Ke-2

    Pekerja Tewas dalam Pembangunan Kolam Renang di Komplek Stadion Kanjuruhan Malang

    SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Proyek pembangunan kolam renang indoor di komplek Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, memakan korban. Kecelakaan kerja terjadi, saat sejumlah pekerja berusaha memasang kerangka atap, Selasa (6/9/2016), pukul 15.00 WIB. Kerangka atap model melengkung tersebut sudah naik di atas tiang pancang. Namun tiba-tiba kerangka berbahan besi tersebut ambruk.

    Sejumlah pekerja yang berada di atas menjadi korban. Para pekerja ini tengah bekerja sambil mengikatkan tubuh pada kerangka baja yang sudah terpasang. Saat kerangka tersebut jatuh, mereka turut jatuh. Satu orang meninggal dunia dan empat orang terluka. Suasana semakin mencekam, lantaran satu pekerja terluka di atas tiang pancang beton setinggi 15 meter. Kaki pekerja malang itu terhimpit kerangka besi. Proses evakuasi berjalan dramatis. Berkat kesigapan Tim SAR BPBD Kabupaten Malang, pekerja tersebut berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Kanjuruhan.


    Pertanyaan kepada korban:

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Sudah berapa lama anda bekerja di bidang ini?
    2. Sudah berapa lama anda bekerja di proyek ini?
    3. Apakah anda kurang fokus disaat bekerja?
    4. Apakah anda memakai alat pelindung diri disaat berlangsungnya pekerjaan?
    5. Apakah anda memahami isi Standar Operation Prosedur (SOP)?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Bisakah anda menceritakan kembali kronologis terjadinya kejadian?
    2. Apakah anda mengetahui mengapa kecelakaan ini bisa terjadi?
    3. Apakah penyebab kerangka atap itu bisa terjatuh?
    4. Faktor apa yang menyebabkan karangka atap itu terjatuh?
    5. Apakah ada permasalahan yang anda hadapi sebelum bekerja?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?
    2. Apakah para pekerja memiliki beban kerja yang tidak sesuai aturan?
    3. Sebelum memasangkan kerangka atap tersebut, apakah pekerja telah memeriksa dengan baik kondisi dari kerangka atap tersebut?
    4. Apakah ada pengawas yang mengawasi saat pekerja melakukan pekerjaan?
    5. Menurut anda, apakah yang harus perusahaan lakukan agar kecelakaan seperti ini tidak akan terjadi lagi?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probling questions).
    1. Mengapa kerangka atap tersebut dapat terjatuh?
    2. Dapatkah anda menjelaskan kejadian tersebut lebih detail lagi?
    3. Apakah pemasangan kerangka atap tersebut telah sesuai SOP yang berlaku?
    4. Menurut anda, apakah kecelakaan tersebut merupakan tindakan yang tidak disengaja?
    5. Menurut anda, siapakah yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut?

    Pertanyaan kepada saksi mata kejadian:

    A. Pertanyaan tertutup ( Closed questions).
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut secara lansung?
    2. Pada saat kejadian tersebut apakah ada korban jiwa?
    3. Pada pukul berapa kejadian tersebut terjadi?
    4. Apa yang anda lakukan saat kejadian tersebut terjadi?
    5. Apakah saat bekerja apakah ada pengawan?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Menurut anda mengapa kejadian itu bisa terjadi ?
    2. Bisakah anda menceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
    3. Bisakah anda ceritakan mengapa material tersebut bisa terjatuh?
    4. Bagaimana penanganan perusahaan terhadap korban pada saat kejadian tersebut?
    5. Bagaimana kejadian itu bisa terjadi?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Mengapa kecelakaan tersebut dapat terjadi?
    2. Sebelum memasangkan kerangka atap tersebut, apakah pekerja telah memeriksa dengan baik kondisi dari kerangka atap tersebut?
    3. Apakah para pekerja telah menggunakan APD yang lengkap dan benar?
    4. Apakah ada pengawasan yang ketat disaat melaksanakannya pekerjaan?
    5. Apa yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian seperti ini tidak akan terjadi kembali?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probling questions).
    1. Dapatkah anda menjelaskan lebih dalam lagi tentang kejadian tersebut?
    2. Apakah pemasangan kerangka atap tersebut sesuai dengan SOP yang berlaku?
    3. Mengapa ada kesalahan yang fatal dibalik kecelakaan tersebut?
    4. Apakah perusahaan tersebut telah menerapkan sistem K3 yang sebenarnya?
    5. Menurut anda, siapakah pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Yohanes, David. 2016. Pekerja Tewas dalam Pembangunan Kolam Renang di Komplek Stadion Kanjuruhan Malang. Diunduh pada http://suryamalang.tribunnews.com/2016/09/06/breaking-news-pekerja-tewas-dalam-pembangunan-kolam-renang-di-komplek-stadion-kanjuruhan-malang tanggal 31 Maret 2017 jam 20.50 WITA.

    Nama : Melky Jusuf Tarukbua
    NIM : 167052012
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  88. Perbaikan Tugas Ke-1

    Penambang Kapur Tewas Tertimpa Batu di Jember

    Jember – Penambang batu kapur, Zaenal Abidin (37) diketahui meninggal usai kepalanya tertimpa batu yang menggelinding di lokasi pertambangan kapur Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember. Korban merupakan warga Dusun Krajan.
    Dia tewas tertimpa bongkahan batu kapur yang jatuh dari atas tebing tempatnya kerja setiap hari. Rekan korban, Kartonadi mengaku peristiwa bermula saat korban bersama teman-temannya hendak melakukan aktivitas penambangan batu kapur.
    “Saat itu korban sedang mengumpulkan batu kapur bersama dengan teman-temannya. Namun tidak berselang lama, tiba-tiba dari atas tebing ada bongkahan batu kapur yang jatuh dan menimpa korban. Karena datangnya tiba-tiba, korban tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Kartonadi di lokasi, Kamis (23/2/2017).
    Atas kejadian ini, korban mengalami luka serius di kepala. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Puger Kulon. Namun nyawa korban tidak tertolong, hingga akhirnya meninggal dunia.
    “Jatuhnya batu kapur kemungkinan akibat adanya kera yang bermain di atas tebing, sehingga ada batu yang terjatuh,” ungkapnya.
    Alasannya, selama ini memang sejumlah kera sering terlihat bermain-main di tebing batu kapur.
    Kartonadi menambahkan, jika aktivitas penambangan dilakukan dengan meledakkan bongkahan batu, semua pekerja diminta berhenti beraktivitas dan menunggu sirine tanda aman berbunyi. Namun saat kejadian, pekerja sama sekali tidak mendengar sirine.
    “Kalau bongkahan dari ledakan biasanya 10 menit ada sirine yang dibunyikan sebagai pertanda aman untuk bekerja. Sedangkan saat kejadian tidak ada sirine. Jadi di atas memang sedang tidak ada aktivitas penambangan,” katanya.
    Jajaran Polsek Puger yang mendapat laporan adanya kecelakaan kerja ini pun langsung mendatangi TKP. Petugas melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab-penyebab jatuhnya bongkahan batu tersebut.
    “Sampai saat ini kami masih melakukan olah TKP. Namun dugaan sementara karena ada bongkahan batu yang jatuh dari atas tebing. Tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus ini, tetapi murni kecelakaan kerja,” ujar seorang petugas yang datang ke lokasi.
    Sementara Kapolsek Puger AKP Sudaryanto saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengaku masih sibuk

    1. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    • Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    • Apakah anda melihat korban bekerja sesuai dengan prosedur kerja?
    • Apakah korban meninggal pada saat bekerja memakai APD?
    • Apakah benar korban tewas ditempat seketika?
    • Apakah anda mengenal dekat dengan korban?

    2. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    • Bagaimana kronologis kejadiannya?
    • Kapan kejadian tersebut berlangsung?
    • Apa yang anda lakukan setelah insiden tersebut terjadi?
    • Bagaimana pendapat anda tentang kurangnya keselamatan ditempat anda bekerja?
    • Apa yang anda ketahui tentang perusahaan tersebut?

    3. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    • Jika anda sudah mengikuti prosedur dengan benar, lantas apakah kecelakaan ini akibat dari peralatan atau human error?
    • Jika melihat pekerja lain melakukan hal yang salah, apakah anda menegurnya atau tak acuh karena bukan pekerjaan anda?
    • Apakah manajemen kurang menerapkan budaya K3 di lingkungan perusahaan atau perusahaan mengalami kesulitan dalam penerapan manajemen K3?
    • Apakah pihak manajemen kurang memperhatikan jaminan kesejahteraan pekerjanya ataukah memang tidak ada jaminan kesejahteraan dalam perusahaan ini?
    • Apa yang harus dilakukan para pekerja agar kecelakaan tersebut tidak terjadi kembali?

    4. Pertanyaan melidik (Probing questions)
    • Dapatkah anda menjelaskan lebih mendalam tentang kejadian tersebut?
    • Bisakah anda menjelaskan kejadian ini lebih lanjut?
    • Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    • Mengapa korban bisa tewas ditempat?
    • Mengapa korban tidak dapat menyelamatkan diri?

    Daftar Pustaka
    Mulyono, Yakub. 2017. Penambang Kapur Tewas Tertimpa Batu di Jember. Diunduh pada https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3430257/penambang-kapur-tewas-tertimpa-batu-di-jember?utm_source=line&utm_campaign=detikcomsocmed*utm_medium=btn&utm_content=news tanggal 28 Maret 2017 jam 23.00 WITA.

    Nama : Marion Laurens
    NIM : 167051987
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Untuk memudahkan membaca dan mengidentifikasi jumlah pertanyaan, maka gunakan sistem penomoron seperti berikut:

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. …….
    2. …….
    3. …….
    4. …….
    5. …….

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. …….
    2. ……. dst.

    Perbaiki kembali dan cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-2” di awal pada posting berikutnya.

  89. Perbaikan Tugas Ke-2

    Mesin fogging meledak, wajah hingga dada Siswanto terbakar

    Merdeka.com – Siswanto (35), seorang petugas fogging masih tergolek lemas di UGD RDUP Sanglah Denpasar, Bali, dengan kondisi sebagian badannya dibalut perban akibat luka bakar.

    Itu setelah dia terkena ledakan mesin fogging saat melakukan penyemprotan atau pembasmian jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah di kawasan Perumahan bukit Ungasan Kuta Selatan, Bali, Senin (30/1) pagi.
    Saat itu, pria asal Surabaya ini baru hendak menghidupkan mesin fogging yang akan digunakannya untuk menyemprot nyamuk aedes aegypti.

    Namun saat dihidupkan mesin tersebut tidak berfungsi. Itu setelah dia melakukan penyemprotan kedua di gang sebelumnya. Entah kenapa mesin tersebut tiba-tiba meledak. Akibat ledakan itu, hampir sebagian tubuh Siswanto mengalami luka bakar yang cukup serius. “Dia mengalami lukar bakar di bagian wajah, tangan kanan dan kiri serta badan bagian depan. Kira-kira luka bakarnya mencapai 43 persen,” kata Toni (38), kakak kandung korban di IGD RSUP Sanglah.

    Beruntungnya, warga yang ada di lokasi kejadian segera melarikan Siswanto ke RS Kasih Ibu, Kedonganan, Kuta Selatan, Badung. Namun karena luka bakarnya cukup serius, Siswanto kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapat penanganan yang lebih intensif. “Dia baru tiba di sini (RSUP Sanglah) pada pukul 13.00 Wita dan langsung mendapatkan penanganan medis,” katanya.


    Pertanyaan ditujukan kepada Korban:

    A. Closed question.
    1. Apakah anda keberatan dengan beban kerja yang di berikan Instansi tempat Anda bekerja?
    2. Apakah anda bersama rekan Anda?
    3. Apakah tunjangan yang Anda terima sesuai dengan beban kerja?
    4. Apakah mudah untuk meminta keringanan beban kerja kepada Instansi?
    5. Adakah rekan Anda yang menanyakan hal yang sama?

    B. Open question.
    1. Bagaimana pendapat anda tentang penerapan SOP di Instansi tempat Anda bekerja?
    2. Menurut Anda, apakah Anda merasa nyaman jika bekerja pada kondisi panas terik di siang hari?
    3. Apa alasan Anda mau bekerja di Instansi ini?
    4. Selain disini, dimana Anda ingin bekerja?
    5. Bagaimana reaksi keluarga anda dengan adanya peristiwa ini?

    C. Leading question.
    1. Jadi, apakah Anda satu-satunya pekerja yang menjadi korban ledakan tersebut?
    2. Seringkah Anda melakukan pekerjaan tanpa pengawasan?
    3. Apa benar mesin yang anda gunakan dalam kondisi rusak?
    4. Menurut Anda, apa yang bisa menjadi penyebab meledaknya mesin fogging yang Anda gunakan?
    5. Menurut Anda, apakah sulit untuk melakukan pengecekan kondisi mesin sebelum digunakan?

    D. Probing question.
    1. Apakah Instansi memiliki tenaga pengawas ahli keselamatan kerja dan berapa pengawas yang dimiliki Instansi?
    2. Apa sistem pengawasan yang telah diterapkan oleh pengawas, sehingga sampai terjadi kecelakaan seperti ini?
    3. Apakah Anda mempunyai sertifikasi keahlian yang sesuai dalam melakukan pekerjaan?
    4. Apakah di setiap bidang pekerjaan pada Instansi anda bekerja memiliki JSA dan bagaimana dengan perhitungan risiko bahayanya?
    5. Mengapa Anda bekerja sendiri tanpa rekan yang membantu atau mengawasi disaat anda bekerja?

    Pertanyaan ditujukan kepada saksi mata:

    A. Closed questions
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    2. Apakah korban menggunakan apd saat bekerja?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah korban sempat berteriak minta tolong?
    5. Apakah anda mengetahui kronologis kejadian tersebut?

    B. Open questions
    1. Bagaimana kronologis ledakan tersebut terjadi?
    2. Apa yang dilakukan korban sebelum ledakan terjadi?
    3. Mengapa mesin fogging tersebut tiba-tiba meledak dan menyambar korban?
    4. Kenapa tersebut tersebut bisa terjadi?
    5. Menurut anda, apa faktor penyebab terjadinya ledakan tersebut?

    C. Leading questions
    1. Apakah korban cepat dievakuasi ke rumah sakit?
    2. Dimana posisi anda saat kejadian ledakan tersebut terjadi?
    3. Mengapa warga tidak dapat langsung menolong korban?
    4. Mengapa korban lambat mendapat penangfanan medis?
    5. Pukul berapa kejadian ledakan tersebut terjadi?

    D. Probing questions
    1. Apa yang anda ingat soal terjadinya ledakan tersebut?
    2. Bisakah Anda memaparkan kronologis terjadinya ledakan tersebut?
    3. Apa dampak dari terjadinya ledakan tersebut?
    4. Benarkah pekerja tersebut tidak melakukan pengecekan sebelum bekerja?
    5. Apakah benar korban berada sangat dekat dengan mesin saat terjadi ledakan tersebut?

    Daftar Pustaka
    Jaya, Gede Nedi. 2017. Mesin fogging meledak, wajah hingga dada Siswanto terbakar. Diunduh pada https://www.merdeka.com/peristiwa/mesin-fogging-meledak-wajah-hingga-dada-siswanto-terbakar.html tanggal 27 Maret 2017 jam 13.23 WITA.

    Nama : Arya Fitra Karunia
    NIM : 167052030
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  90. Tugas Perbaikan Ke-2

    TKA China Tewas Kecelakaan Kerja Di Konawe

    KENDARI — Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok, Nie Zhi Tao (43) yang bekerja di PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI), Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada 10 Maret 2017.
    General Manager PT VDNI, Rudi Rusmadi, di Kendari, Sabtu, mengatakan kejadian tersebut terjadi Jumat (10/3) sekitar pukul 07.00 yang bertempat di Smelter 2 PT.VDNI Kecamatan Morosi.
    “Korban ini terjatuh, diduga korban terpeleset dari ketinggian enam meter,” katanya.
    Saat insiden itu terjadi kata Rudi, ada beberapa saksi yang melihat antara lain, Mr.Chen Hang, Mr.Chen Cong Lin dan Rojali (Jubir).
    Berdasarkan keterangan dari saksi mata, saat terjatuh kepala korban terlebih dulu berada di bawah sehingga mengalami luka di bagian di kepala.
    “Korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari hidung,” kata Rudi.
    Menurut Rudi, korban kemudian dilarikan ke Rumay Sakit Bahteramas Kendari, sayangnya jiwa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

    A. Pertanyaan tertutup (closed questions).
    1. Apakah saat terjadi kecelakaan anda berada di lokasi kejadian?
    2. Apakah anda melihat kejadian itu secara langsung?
    3. Apakah korban menggunakan APD?
    4. Bagaimana kondisi korban setelah terjatuh?
    5. Apa reaksi anda ketika melihat kejadian tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka (open questions).
    1. Apa yang terjadi pada kejadian ini?
    2. Kapan kejadian tersebut berlangsung?
    3. Apakah ada faktor lain yang mengakibatkan kecelakaan?
    4. Bagaimana kondisi lokasi sebelum terjadi kecelakaan?
    5. Berapa ketinggian gedung hingga korban bisa terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarah (leading questions).
    1. Bagaimana korban tersebut tergelincir dari ketinggian?
    2. Apakah benar korban tewas terjatuh setelah tergelincir?
    3. Bagaiamana keseharian korban saat bekerja?
    4. Apakah ada pengawas sebelum kecelakaan ini terjadi?
    5. Apa reaksi pekerja ketika melihat korban terjatuh?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions).
    1. Mengapa korban bisa tewas seketika ditempat kejadian?
    2. Apa yang dilakukan pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    3. Apakah tenaga kerja asing tersebut mengerti tentang rambu rambu k3 dilokasi kejadian?
    4. Apakah korban mengenakan APD sebelum kecelakaan ini terjadi?
    5. Mengapa tidak ada pengawasan sebelum kejadian tersebut terjadi?

    Nama: Aditya Anggoro
    NIM: 167052003
    Semester: II
    Kelas: A1

    Daftar Pustaka
    Hazliansyah. 2017. TKA China Tewas Kecelakaan Kerja di Konawe. Diunduh pada http://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/03/11/omni3b280-tka-cina-tewas-kecelakaan-kerja-di-konawe tanggal 24 maret 2017 23:12 WIB


    Komentar Dosen:
    – Letakkan nama dan identitas Anda di bagian akhir. Lihat tugas mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai contoh.
    – Penulisan kata bulan harus dimulai dengan huruf kapital.
    – Penulisan jam harus dipisahkan dengan tanda tanda titik (“.”) dengan penulisan menit.
    – Kata “K3” harus ditulis huruf kapital, bukan “k3”.
    – Kata “anda” harus diawali dengan huruf kapital, karena merupakan kata pengganti orang kedua tunggal.
    – Belajar kembali bahasa Indonesia karena rupanya Anda masih belum lulus.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-3 pada posting berikutnya.
    – Perbaiki kembali.

  91. Tugas Perbaikan Ke-3

    Tertimpa Marmer yang Jatuh dari Truk, Pekerja di Kebayoran Lama Tewas

    Jakarta – Seorang pekerja harian lepas bernama Sarip Hidayat, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang terjadi saat memindahkan muatan marmer dari atas truk. Ia tertimpa marmer yang ambruk.

    Insiden ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Jl Ridwan 2 RT 10 / 07 Kelurahan Grogol Utara Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Agus Rizal mengatakan peristiwa berawal saat korban dan saksi bernama Herdin sedang menurunkan marmer dari atas truk dengan menggunakan tali tambang yang diikatkan ke bambu sebagai alat untuk mengangkat marmer.

    “Pada saat keduanya ingin mengangkat marmer yang pertama dan menggesernya sedikit, tiba-tiba marmer yang berada di urutan belakang ambruk dan pekerja tidak dapat menahan sehingga marmer tersebut jatuh dari atas truk,” ujar Kompol Agus Rizal dalam keterangannya, Senin (26/4/2016).
    Pada saat kejadian, korban berada di ujung atas truk bernomor polisi B 9209 GQB. Kemudian korban pun terjatuh dari truk dan tertimpa marmer yang mengakibatkan meninggal dunia dengan mengalami luka pada bagian kepala.

    Sarip lalu dibawa ke RS Fatmawati. Pada saat kejadian, ada beberapa pekerja lainnya yang menjadi saksi atas kematian rekannya. Polisi melakukan proses identifikasi dan memeriksa para saksi seusai mendapat laporan peristiwa tersebut.(imk/imk)


    A. Pertanyaan Tertutup (Closed questions).
    1. Apakah Anda berada ditempat kejadiaan saat kecelakaan terjadi?
    2. Apakah Anda melihat kejadian tersebut secara langsung?
    3. Apakah Anda mengenal korban?
    4. Benarkah korban meninggal ditempat seketika?
    5. Apakah kejadian seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open questions).
    1. Bagaimana kronologis kejadiannya?
    2. Kapan kejadian itu terjadi?
    3. Apa faktor penyebab kecelakaan itu?
    4. Mengapa kejadian seperti ini bisa terjadi?
    5. Bagaimana reaksi perusahaan terkait kejadian yang menewaskan 1 korban jiwa ini?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading questions).
    1. Apa benar korban tewas tertimpa marmer yang jatuh dari truk?
    2. Apa benar saat itu korban tidak memakai APD yang layak pakai?
    3. Apakah saat bekerja, korban dalam kondisi yang kurang sehat dan tidak fokus?
    4. Apakah Anda menginginkan kejadian seperti ini tidak terulang lagi disini?
    5. Apakah menurut Anda perusahaan disini belum menerapkan K3 yang baik?

    D. Pertanyaan Menyelidik (Probing questions)
    1. Apa lagi yang Anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah Anda menjelaskan kejadian ini lebih lanjut?
    3. Kenapa kejadian ini bisa terjadi?
    4. Mengapa marmer bisa terjatuh dari atas truk?
    5. Apa pendapat Anda mengenai kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Mediatiara, Yulida. 2016. Tertimpa marmer yang jatuh dari truk. Diunduh pada https://news.detik.com/berita/d-3197333/tertimpa-marmer-yang-jatuh-dari-truk-pekerja-di-kebayoran-lama-tewas tanggal 26 Maret 2016 jam 15.19 WITA.

    Nama : Rinaldy Alfriano
    NIM : 167051983
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  92. Perbaikan Tugas Ke-4

    Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi

    Liputan6.com, Bekasi – Diduga ceroboh saat mengerjakan instalasi penyejuk ruangan atau air conditioner (AC), seorang karyawan toko elektronik terkemuka di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas kesetrum di rumah konsumen pada Kamis sore tadi.
    Korban bernama Samsul Bahri, warga Jalan Kemuning Tiga, Matraman, Jakarta Timur. Ia tewas di plafon rumah milik konsumen, yang berada di Perumahan Taman Galaksi, Jalan Cemara, Blok W, No 31 A, Kota Bekasi.

    Peristiwa ini bermula, saat korban bersama rekan sekerjanya, Munandar, hendak memasang AC baru di rumah milik konsumen. Nahas, usai memasang instalasi AC dan tengah mencari aliran listrik, korban yang baru tiga bulan bekerja itu mendadak tersetrum, hingga akhirnya tewas di tempat.
    “Awalnya saya cuma kerja, dapat job mau memasang AC. Iya, dia baru tiga bulan ditempatkan di bagian instalasi,” ucap Munandar saat ditemui di lokasi, Kamis 11 Agustus 2016.

    Melihat korban telah tak bernyawa, saksi dan pemilik rumah bergegas menelepon petugas. Kepolisian Bekasi Selatan dan tim identifikasi Polres Bekasi Kota, lalu membongkar paksa plafon rumah warga guna mengeluarkan jasad korban.

    “Saya sudah bilang ke korban perlu bantuan tidak, untuk memastikan listrik menyala atau enggak. Eh, korban menjawab, ‘Enggak usah’. Karena dianggap listrik sudah mati. Tahunya, korban tidak tahu kalau MCB yang di AC masih menyala, sementara MCB luarnya mati,” Munandar memungkasi.
    Kini, guna kepentingan visum dan penyelidikan, jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Petugas pun telah memasang garis polisi usai olah tempat kejadian perkara. Akibat kejadian itu, sejumlah warga Perumahan Galaksi sempat berkerumun untuk melihat langsung lokasi kecelakaan kerja tersebut.


    Pertanyaan untuk saksi.

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    2. Apakah anda mengetahui kejadian tersebut?
    3. Apakah kejadian tersebut murni kecelakaan kerja?
    4. Benarkah korban meninggal ditempat kejadian?
    5. Apakah korban sempat di bawa kerumah sakit?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Bagaimanakah kronologis kejadian tersebut?
    2. Apa penyebab sehingga korban tersengat listrik?
    3. Bagaimana pendapat anda tentang kejadian tersebut?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan korban meninggal selain listrik?
    5. Membutuhkan berapa lamakah evakuasi korban tersebut ?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions).
    1. Bagaimana reaksi anda saat melihat kondisi korban saat kejadian?
    2. Bisa jelaskan alat pelindung diri apa saja yang digunakan korban saat itu?
    3. Apakah luka yang dialami korban bersumber dari sengatan listrik?
    4. Jika korban sudah mengikuti prosedur dengan benar, lantas apakah kecelakaan ini akibat dari peralatan atau human error?
    5. Saat itu benarkah korban tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions).
    1. Mengapa tidak ada pengawasan dalam proses pekerjaan tersebut?
    2. Menurut anda bagaimana perusahaan setelan kejadian tersebut?
    3. Apa yang dilakukan dari pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    4. Menurut anda, siapa yang terlibat dalam insiden tersebut?
    5. Dapat kah saudara menjelaskan bagaimana kronologi kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Purba, Fernando. 2016. Ceroboh Pasang AC, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum di Bekasi. Diunduh pada http://news.liputan6.com/read/2575218/ceroboh-pasang-ac-seorang-pekerja-tewas-kesetrum-di-bekasi tanggal 26 Maret 2017 jam 21.11 WITA.

    Nama : Vincentius Rizky Chandra
    NIM : 167052029
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  93. Perbaikan Tugas Ke-3

    Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik

    SUMSEL – Sungguh tragis nasib Darmawi (40), buruh pabrik asal kecamatan Gandus kota Palembang ini, tewas tercincang mesin pencacah plastik saat sedang bekerja lembur di Pabrik CV Cahaya Pelangi Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu 14Januari 2017, sekira pukul 22.45 WIB.
    Akibatnya insiden itu, kaki kanan korban hancur berkeping-keping tergiling mesin penghancur plastik. Korbanpun tidak tertolong karena mengalami pendarahan hebat.

    Herman (30) salah satu teman yang juga satu pabrik dengan korban mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak memasukkan plastik ke mesin penggiling, kemudian jatuh tergelincir. “Saat tergelincir celana yang digunakan korban terjepit pisau mesin hingga kaki kanannya ikut terseret masuk ke dalam mesin pencacah plastik, hingga tercincang berkeping-keping,” ungkap Herman.

    Dia melanjutkan, sebenarnya saat celana korban nyangkut dia sempat teriak minta tolong, tapi banyak yang tidak mendengar karena bisingnya suara mesin pabrik. “Mesin baru dimatikan setelah korban menjerit histeris, kakinya tergiling,” katanya.
    Korban sempat dibawa ke rumah sakit di Kota Palembang untuk dilakukan visum, selanjutnya dibawa ke rumah duka. “Kejadiannya sangat cepat, tidak mengira akan seperti ini,” jelasnya.

    Ketika ditanyai terkait kelengkapan pakaian keselamatan, Herman mengakui tidak pernah mengenakan itu. “Memang tidak disediakan oleh perusahaan,” ungkapnya. Sementara itu, Kapolres Banyuasin Andri Sudarmadi membenarkan kejadian yang menewaskan satu orang pekerja di pabrik pengelolan plastik. Bahkan pihak manajemen CV Cahaya Palstik sebelumnya menutupi peristiwa yang merenggut nyawa korban. “Petugas telah melakukan olah TKP,” katanya.
    Sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari warga setempat mengenai kejadian tersebut.

    “Kami sudah memeriksa beberapa saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Untuk selanjutnya pemeriksaan pemilik atau manajemen pabrik plastik pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuasin,” tegas pria murah senyum itu.

    Lebih lanjut Kapolres mengatakan, jasad korban sudah dievakuasi ke rumah duka, dari keterangan keluarga korban jenazah akan di kebumikan di kampung halamannya.


    A. Pertanyaan Tertutup (Close Question).
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah anda melihat kejadian itu secara langsung ketika berada di sekitar lokasi kejadian?
    3. Apakah anda melihat bahwa korban sudah memakai alat pelindung diri?
    4. Apakah korban mengetahui prosedur keselamatan kerja dengan baik?
    5. Apakah korban saat kecelakan terjadi langsung dibawa kerumah sakit?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open Question).
    1. Bisakah anda jelaskan bagaimana kronologis kejadian tersebut?
    2. Menurut anda, apa saja faktor yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    3. Menurut anda,apa yang menyebabkan korban bisa tergilincir dan terjatuh?
    4. Bisakah anda jelaskan,dimana lokasinya korban terjatuh?
    5. Bagaimana kondisi korban saat dibawa kerumah sakit?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading Question).
    1. Apakah benar korban tewas tergilincir dan terjatuh?
    2. Apakah benar korban tidak mengetahui prosedur SOP dengan baik?
    3. Apakah benar saat korban bekerja tidak memakai alat pelindung diri?
    4. Apakah benar perusahaan tidak melakukan pengawasan terhadap pekerja?
    5. Apakah benar perusahaan tidak memberikan sistem keselamatan K3 terhadap pekerja?

    D. Pertanyaan Menyelidiki (Probing Question).
    1. Bagaimana bisa perusahaan tidak memberikan sistem keselamatan K3 terhadap pekerja?
    2. Mengapa korban tidak memakai alat pelindung diri dengan baik dan benar?
    3. Mengapa perusahaan tidak memberikan pengetahuan tentang keselamatan kerja terhadap pekerja?
    4. Bagaimana bisa perusahaan tidak memberikan sistem pengawasan terhadap pekerja?
    5. Bagaimana upaya perusahaan memberikan jaminan kesehatan dan kesejahteraan terhadap pekerja?

    Daftar Pustaka
    Haqulana, Mewan . 2017 . Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik. Diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/01/16/340/1592197/tergelincir-saat-kerja-lembur-darmawi-tewas-tergilas-mesin-pencacah-plastik tanggal 26 Maret 2017 jam 23 : 06 WITA .

    Nama : Bonifatius Heru Prasetyo
    NIM : 167052000
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Masih terdapat kesalahan dalam penulisan daftar pustaka.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-4” di awal pada posting berikutnya.

  94. Tugas Perbaikan Ke-1

    Pekerja Pabrik Gula Merah Tewas Tergilas Mesin Giling Tebu

    Kediri (beritajatim.com) — Seorang pekerja pabrik pembuatan gula merah di Kabupaten Kediri tewas mengenaskan setelah sekujur tubuhnya tergilas mesin penggilingan tebu.

    Korban ikut tergiling bersama tebu saat bajunya tersangkut pada mesin penggilingan.
    Nasib nahas ini dialami Kusmani (60) pekerja pabrik pembuatan gula merah milik Komari asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.‎
    Rokhim, salah salah seorang karyawan mengaku, korban tergilas mesin penggilingan bersama tebu karena bajunya tersangkut sewaktu mengambil puntung rokok. Seketika, karyawan lain mematikan mesin. Tetapi sekujur tubuh korban sudah remuk hingga akhirnya tewas.
    “Saya dengar jeritan dari ruang mesin di belakang. Saat saya datang, pak Kus sudah terjepit pada gerigi mesin. Kondisinya sungguh mengenaskan. Badannya remuk,” ujar Rokhim, Rabu (23/11/2016).

    Tim identifikasi dari Polres Kediri bersama Polsek Ngadiluwih langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Menurut Kapolsek Ngadiluwih AKP Ridwan Sahara, kecelakaan kerja ini terjadi akibat pakaian korban yang tersangkut mesin, sehingga ikut tergiling bersama tebu sebagai bahan baku pembuatan gula merah.‎

    Polisi langsung membawa jenasah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dioutopsi. Sementara itu, pemilik pabrik akan diperiksa perihal indikasi unsur kelalaian, mengingat mesin penggilan tanpa dilengkapi pengaman.


    A. Pertanyaan tertutup (close questions)
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah anda ada di lokasi kejadian pada
    itu?
    3. Apakah anda melihat korban secara
    langsung pada saat ikut masuk tergiling
    mesin?
    4. Apakah korban menggunakan alat
    pelindung?
    5. Benarkah korban langsung meninggal
    pada saat itu?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open questions)
    1. Kapan kejadian itu terjadi?
    2. Bagaimana kronologi kejadian
    tersebut?
    3. Apa faktor penyebab utama kejadian
    tersėebut?
    4. Siapa saja yang ada di lokasi kejadian
    pada saat itu?
    5. Apa yang anda lakukan pada saat
    anda di lokasi tersebut?

    C. Pernyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Dari kejadian yang dialami
    korban,menurut anda apakah
    perusahaan sudah menerapkan sistem
    sesuai dengan SOP?
    2. Apa benar jika penerangan pada lokasi
    kerja terutama di tempat korban
    bekerja sangat terbatas?
    3. Apakah ada petugas yang bertanggung
    jawab dalam mengawasi proses
    pekerjaan itu?
    4. Mengapa korban bisa ikut tergiling
    mesin?
    5. Bagaimana perasaan anda setelah
    kejadian ini?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing quesions)
    1. Apakah korban tersebut mendapatkan
    tekanan waktu bekerja yang diberikan
    oleh perusahan ?
    2. Apakah perusahaan tersebut tidak ketat
    pengawasannya pada pekerja ?
    3. Apa yang di lakukan perusahaan setelah
    kejadian tersebut?
    4. Bisakah anda jelaskan lebih rinci
    mengenai kejadian tersebut?
    5. Apakah setiap pekerja telah
    mendapatkan pelatihan sesuai keahlian
    mengoperasikan masein?

    Daftar Pustaka
    Masyhari, Nanang. 2016. Pekerja Pabrik Gula Merah Tewas Tergilas Mesin Giling Tebu. Diunduh pada http://m.beritajatim.com/berita_kediri/283098/p Tanggal 30 maret 2017 21:35 WIB

    Nama : Yulius Paken
    NIM : 167051994
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Penulisan Anda membingungkan membacanya karena tidak beraturan.
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-2” di awal pada posting berikutnya.

  95. Tugas Perbaikan Ke-1

    Empat Alat Berat Dikerahkan Cari Sumarno Korban Kecelakaan Tambang

    Empat unit exavator (alat berat) diturunkan untuk mempercepat proses pencarin korban kecelakaan tambang, Sumarno (25) warga Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Selasa (7/2/2017).

    Sumarno terkubur tanah longsor saat sedang bekerja menambang di lokasi tambang di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip.
    Personil Satpol PP Pemkab Bangka yang berrtugas di Kecamatan Riausilip, Reimei juga turun ke lokasi, untuk turut membantu proses pencarian korban.

    “Ada empat alat berat, yang digunakan untuk mencari korban. Sampai sekarang proses pencarin masih berlangsung,” kata Koordinator Satpol PP di Kecamatan Riausilip, Reimei kepada bangkapos.com Selasa (7/2/2017).

    Nasib Sumaro sampai saat ini belum diketahui, setelah terkubur longsoran tanah di lokasi tambang Air Rengas Mapur yang terjadi Senin (6/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.


    A. Pertanyaan tertutup (close question).
    1. Apa anda berada dilokasi tambang saat kejadian terjadi?
    2. Apakah anda merupakan teman dari korban yang bekerja di tambang tersebut?
    3. Menurut anda, kejadian tanah longsor ini dapat membahayakan pekerja lain?
    4. Apakah kejadian terjadi saat korban menambang?
    5. Seberapa jauh posisi anda dengan korban saat korban tertimbun tanah longsor?

    B. Pertanyaan terbuka (open question).
    1. Bagaimana pendapat anda mengenai kejadian yang menimpa teman kerja anda?
    2. Sejauh mana sistem keselamatan yang ada dalam lingkungan pengolahan tambang?
    3. Saat kejadian yang menimpa korban, siapa saja yang berada dalam lingkungan tambang selain anda?
    4. Bagaimana proses pengevakuasi korban?
    5. Bagaimana cara anda dan para pekerja lain untuk bekerja yang lebih aman dalam menambang?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions).
    1. Apakah benar bahwa kejadian yang menimpa korban karena tektur tanah yang lembab?
    2. Apakah korban dibawa ke rumah sakit setelah kejadian?
    3. Siapa saja yang menolong korban saat kejadian?
    4. Saat korban tertimbun longsoran tanah, apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri?
    5. Dimana letak kejadian yang menimpa korban?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions).
    1. Dapatkan anda jelaskan kembali bagaimana kronologi kejadian yang menimpa korban?
    2. Bagaimana kondisi korban setelah tertimbun longsor, apakah langsung dibawa kerumah sakit pada saat itu juga?
    3. Berdasarkan pernyataan anda, apakah benar anda melihat langsung korban tertimbun longsor?
    4. Tolong anda jelaskan bagaimana situasi dilokasi penambangan setelah kejadian yang menimpa korban?
    5. Pada saat proses penyelidikan siapa saja yang terkait dan disangkut pautkan selain anda dalam kejadian ini?

    Daftar Pustaka
    Sumarno. kecelakaan tambang, warga Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Selasa (7/2/2017). Diunduh pada http://bangka.tribunnews.com/2017/02/07/empat-alat-berat-dikerahkan-cari-sumarno-korban-kecelakaan-tambang tanggal 28 Maret 2017 jam 22.57 WITA.

    Nama: Dodik Bagus Prihatmoko
    NIM: 157051843
    Semester: II
    Kelas: A1
    Riyadi


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka Anda masih salah.
    – Nama jurnalis yang memberitakan artikel yang Anda cantumkan dalam daftar pustaka bukan bernama Sumarno. Apa yang Anda tulis ini bersifat publik dan bisa dibaca oleh semua orang. Jangan sembarangan mencantumkan nama orang, Anda bisa dituntut oleh yang bersangkutan.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-2” di awal pada posting berikutnya.

  96. Tugas Perbaikan Ke-1

    Pasang kabel internet, Malik terjatuh dari ketinggian 8 meter

    Merdeka.com – Nyawa, Malik (20) buruh pasang kabel internet ini masih terselamatkan. Pasalnya, Ia terpental akibat tersengat setrum bertegangan tinggi dan terjatuh dari ketinggian 8 meter.

    Rekan kerjanya menyebutkan, Malik terjatuh dalam posisi kepala di bawah. “Dahinya luka parah, makanya kita antar ke rumah sakit,” kata Sodik di RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (23/4).

    Kejadian bermula ketika Malik hendak memasang kabel internet di kawasan Seminyak, Badung Selatan. Setelah menaiki tangga dan akan memasang kabel, tanpa disengaja tangan korban menyentuh kabel listrik. Dalam hitungan detik, pria itu tersengat dan terjatuh dari ketinggian sekira 8 meter.
    Dalam kondisi tersengat kabel tegangan tinggi, Ia terjatuh dengan posisi kepala di bawah pada ketinggian 8 meter. Hebatnya, Malik masih sempat bernapas panjang dan tidak sampai pingsan.

    Meski demikian, Ia tetap harus dilarikan ke rumah sakit. Sampai saat ini, korban masih mendapat perawatan intesif di IGD RSUP Sanglah.


    Pertanyaan yang ditujukan untuk korban (Malik) :

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda saat bekerja menggunakan APD yang sesuai dengan prosedur?
    2. Apakah anda pernah mendapat pelatihan keselamat dalam bekerja dari perusahaan anda?
    3. Apakah anda masih meraskan sakit sampai saat ini?
    4. Apakah anda saat bekerja dalam kondisi baik-baik saja?
    5. Apakah anda sudah makan sebelum bekerja?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Apa yang terjadi pada anda?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi?
    4. Dimana lokasi kejadian tersebut?
    5. Bagaimana kejadian itu bisa terjadi?

    C. Pertanyaan mengarah (Leading questions)
    1. Apakah anda sering melakukan pekerjaan tersebut?
    2. Apakah anda bekerja dengan rekan anda?
    3. Apakah pekerjaan yang anda lakukan itu sesuai dengan SOP?
    4. Apakah anda langsung dilarikan ke rumah sakit oleh rekan anda?
    5. Apakah anda bekerja sambil merokok?

    D. Pertanyan menyelidik (Probing questions)
    1. Apakah perusahaan anda memiliki SOP yang jelas?
    2. Jika ya mengapa kejadian itu terjadi dan menimbulkan korban?
    3. Apakah anda sudah diberikan pelatihan oleh perusahaan anda?
    4. Apakah perusahaan anda mewajibkan penggunaan APD ketika bekerja?
    5. Apakah ada yang dikeluarkan untuk membeli APD tersebut?

    Pertanyan yang ditunjukan untuk saksi (Sodik) :

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    2. Apakah korban benar tersengat kabel listrik?
    3. Apakah anda bersama korban saat kejadian?
    4. Apakah korban meninggal dunia?
    5. Apakah korban pernah mendapatkan pelatihan keselamatan dalam bekerja?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Apa yang terjadi?
    2. Apa penyebab korban bisa tersengat listrik?
    3. Mengapa kejadian itu bisa terjadi?
    4. Bagaimana kronologis kejadian tersebut?
    5. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi?

    C. Pertanyaan mengarah (Leading questions)
    1. Kapan pekerjaan tersebut dilakukan?
    2. Siapakah yang menolong korban?
    3. Bagaimana kondisi saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Berapa lamakah proses penyelamatan korban?
    5. Siapakah yang mengawasi selama pekerjaan tersebut dilakukan?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    2. Jika anda melihat bagaimana kronologis/urutan kejadiannya?
    3. Bagaiman cara anda menaggulangi kejadian tersebut?
    4. Apa saja faktor-faktor penyebab kejadian tersebut?
    5. Apakah pekerja dari perusahaan tersebut menggunakan APD saat bekerja?

    Daftar Pustaka
    Jaya, Gede Nadi.2016.Pasang kabel internet, Malik terjatuh dari ketinggian 8 meter. Diunduh pada https://www.merdeka.com/peristiwa/pasang-kabel-internet-malik-terjatuh-dari-ketinggian-8-meter.html tanggal 31 Maret 2017 jam 21.30

    Nama: Harish Syahrijal
    NIM: 167052050
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-2” di awal pada posting berikutnya.

  97. Tugas Perbaikan Ke-1

    Tersembur Uap Panas, Empat Karyawan PLTU Rembang Luka Serius

    REMBANG, suaramerdeka.com
    Kecelakaan kerja yang menimpa empat orang pekerja terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Desa Leran Kecamatan Sluke, Kamis (18/8). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.30 itu, mengakibatkan empat orang pekerja mengalami luka bakar serius hingga 90 persen.

    Berdasarkan informasi yang diterima oleh Suara Merdeka, kecelakaan tersebut bermula saat keempat pekerja, masing-masing Agus Suliyono, Misbahar, Suwardi serta Andik Purwanto sedang melakukan aktivitas di area mesin penggerak turbin, lantai tiga PLTU.

    Saat sedang melaksanakan pekerjaannya itu, tiba-tiba terdengar bunyi letupan keras dari ruangan tersebut. Sejurus kemudian, tiba-tiba dari bagian pipa muncul semburan uap panas langsung mengenai keempat pekerja yang berada tak jauh dari titik tersebut.

    Mengetahui adanya insiden kecelakaan kerja, selanjutnya tim medis PLTU PJB segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi keempat korban. Awalnya keempat korban sempat dilarikan ke RSI Arafah Lasem.

    Lantaran ada keterbatasan alat di sana, keempat korban langsung dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis secara intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit itu, mulai pukul 19.30.

    Namun, sekitar pukul 21.30, keempat korban kembali harus dirujuk ke rumah sakit berbeda. Misbahul dan Andik Purwanto terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Columbia Semarang. Agus Suliyono dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Sedangkan Suwardi dirujuk ke KSH Pati.

    Belum ada keterangan resmi dari PLTU PJB soal kecelakaan itu. Seorang petugas PLTU PJB, Nonok Indaryitno saat dikonfirmasi enggan memberikan jawaban. Alasannya, yang berhak memberikan keterangan adalah General Manager PLTU PJB.

    Pertanyaan ditujukan kepada Korban:

    A. Closed question.
    1. Bagaimana kondisi anda saat ini?
    2. Apakah anda sudah makan?
    3. Apakah anda sudah berkeluarga?
    4. Apakah anda memakai APD pada saat bekerja?
    5. Apakah anda masih merasakan sakit?

    B. Open question.
    1. Bisa anda ceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Faktor apa yang menyebabkan pipa tersebut bocor?
    4. Dimana lokasi kejadian tersebut?
    5. Bagaimana reaksi keluarga anda dengan adanya peristiwa ini?

    C. Leading question.
    1. Apakah anda bersama rekan anda pada saat kejadian tersebut?
    2. Apakah pekerjaan yang anda lakukan sesuai dengan SOP?
    3. Seringkah anda melakukan pekerjaan tanpa pengawasan?
    4. Menurut anda, apa yang bisa menjadi penyebab pipa tersebut bocor?
    5. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?

    D. Probing question.
    1. Apakah instansi memiliki tenaga pengawas ahli keselamatan kerja dan berapa pengawas yang dimiliki instansi?
    2. Apakah perusahaan anda memiliki SOP yang jelas?
    3. Jika iya, mengapa kejadian tersebut bisa terjadi?
    4. Apakah anda mempunyai sertifikasi keahlian yang sesuai dalam pekerjaan anda?
    5. Apakah di setiap bidang pekerjaan pada instansi anda memiliki JSA?

    Pertanyaan ditujukan kepada saksi mata:

    A. Closed questions
    1. Apakah anda melihat secara langsung kejadian tersebut?
    2. Apakah korban menggunakan APD pada saat bekerja?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah benar para korban sedang berada di lokasi semburan uap?
    5. Apakah anda mengenal para korban?

    B. Open questions
    1. Bisa anda ceritakan bagaimana kronologis kebocoran pipa tersebut terjadi?
    2. Apa yang sedang dilakukan korban sebelum ledakan pipa tersebut terjadi?
    3. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi?
    4. Apakah sebelumnya kejadian ini pernah terjadi?
    5. Menurut anda, apa faktor penyebab terjadinya kebocoran uap tersebut?

    C. Leading questions
    1. Apakah para korban cepat dievakuasi ke rumah sakit?
    2. Dimana posisi anda saat kejadian ledakan tersebut terjadi?
    3. Apakah sebelum insiden terjadi korban terlihat melanggar SOP yang telah ditetapkan?
    4. Apakah benar disekitar lingkungan kerja tidak ada pengawas?
    5. Pukul berapa kejadian kebocoran pipa tersebut terjadi?

    D. Probing questions
    1. Apa yang anda ingat tentang terjadinya kebocoran pipa tersebut?
    2. Apakah ada penyebab lain yang mendukung sehingga korban bisa tersembur uap panas?
    3. Apa dampak dari terjadinya kebocoran pipa uap panas tersebut?
    4. Benarkah pekerja tersebut tidak melakukan pemeriksaan sebelum bekerja?
    5. Apakah benar para korban berada sangat dekat dengan semburan uap panas pada pipa yang bocor tersebut?

    Daftar pustaka:
    Musthofa, Ilyas Al. 2016. Tersembur Uap Panas, Empat Karyawan PLTU Rembang Luka Serius. Diunduh pada http://berita.suaramerdeka.com/tersembur-uap-panas-empat-karyawan-pltu-rembang-luka-serius/ tanggal 30 Maret 2017 jam 23:02 WITA.

    Nama: Muhammad Jayadi Burhans Maramis
    NIM: 167051989
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – Nama jurnalis yang memberitakan artikel adalah “Ilyas Al-Musthofa”. Seharusnya mencantumkannya nama pada daftar pustaka adalah “Al-Musthofa, Ilyas” bukan “Musthofa, Ilyas Al”.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-2” di awal pada posting berikutnya.

  98. Perbaikan Tugas Ke-2

    Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening

    Merdeka.com – Ari (28) buruh bangunan ini masih terlihat kuat saat ditangani tim medis di ruang operasi RSUP Sanglah Denpasar, Bali. Sore tadi, Jumat (20/1) buruh asal Tulungagung, Jawa Timur ini terjatuh dari atas bangunan setinggi 3 meter dan dagunya tertusuk besi beton tembus hingga sampai ke kening.

    Bahkan untuk bisa melarikan Ari ke rumah sakit, sejumlah rekan buruh lainnya harus sibuk berupaya memotong besi yang sudah tertancap di beton sambil memegangi pria ini yang nampak tegang saat tertancap besi di dagunya.
    Tidak hanya itu, pada bagian lengannya juga tertancap potongan besi sisa material bangunan. Beruntung korban masih bisa diselamatkan. Menurut teman korban sesama buruh proyek Rizal (20), peristiwa nahas yang menimpa korban itu terjadi saat pengerjaan proyek di sebuah vila di daerah Canggu.

    Meski sama-sama pekerja proyek di lokasi kejadian, Rizal tidak tahu secara pasti kronologis kejadian yang menyebabkan korban terjatuh hingga tertusuk potongan besi beton bangunan.
    “Tiba-tiba sudah ramai, saya lihat dia sudah di bawah dan pekerja potong besi yang masih nempel di beton dan tertancap di kepalanya,” tandasnya.

    Kata dia, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit korban masih dalam keadaan sadar. Selain itu, kata dia, meski tertancap besi di bagian kepala, korban tidak banyak mengeluarkan darah. “Saat di jalan dia menggigil, hanya bilang kedinginan,” terangnya.
    Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke RSUD Badung namun kondisi luka korban cukup parah. Korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. Meskipun korban memiliki KIS, namun pihak HRD vila mengatakan akan membantu biaya pengobatan dan obat korban selama menjalani perawatan di RSUP Sanglah


    A. Pertanyaan tertutup (Close question).

    Saksi.
    1. Apakah pekerja tersebut telah menggunakan APD?
    2. Apakah pekerja tersebut bekerja di bangunan?
    3. Apakah korban mengalami rasa sakit?
    4. Apakah korban terjatuh di ketinggian?
    5. Apakah korban pada saat bekerja mengalami kelelahan?

    Korban.
    1. Apakah anda memakai APD secara benar?
    2. Apakah anda mengalami rasa sakit?
    3. Apakah anda pada saat bekerja mengalami kelelahan?
    4. Apakah anda merasakan sakit?
    5. Apakah anda bekerja di ketinggian 3 Meter?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open questions).

    Saksi.
    1. Kapan kejadian itu terjadi?
    2. Berapa kira-kira ketinggian korban terjatuh?
    3. Bagaimana kondisi korban saat terjatuh?
    4. Siapa nama korban tersebut?
    5. Siapakah saksi selain anda ketika korban terjatuh?

    Korban.
    1. Siapa nama anda?
    2. Dimana anda bekerja?
    3. Bagaimana kondisi anda saat terjatuh?
    4. Dimana anda tinggal?
    5. Kapan anda melakukan pekerjaan?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading Question).

    Saksi.
    1. Apa benar korban merokok di tempat kerja?
    2. Apakah anda sering melihat korban melakukan pekerjaan tersebut?
    3. Apakah anda mengenal korban tersebut?
    4. Menurut anda apakah tempat korban bekerja sudah memiliki SOP?
    5. Apakah benar korban yang kritis dibawa ke RSUD Badung?

    Korban.
    1. Apakah benar anda berkerja sambil merokok?
    2. Apakah anda sering melakukan pekerjaan anda tersebut?
    3. Apakah benar anda berkerja dengan rekan anda?
    4. Apakah benar pekerjaan yang anda lakukan itu sesuai dengan SOP?
    5. Apakah benar anda dirawat di RSUD Badung?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).

    Saksi.
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    2. Jika anda melihat bagaimana kronologi/urutan kejadiannya?
    3. Bagaimana cara anda menanggulangi kejadian tersebut?
    4. Apa saja faktor-faktor penyebab kejadian tersebut?
    5. Apakah pekerja dari perusahaan tersebut menggunakan APD saat bekerja?

    Korban.
    1. Apakah tempat anda bekerja memiliki Standar Operasional Prosedur?
    2. Jika ya mengapa kejadian itu terjadi dan menimbulkan korban?
    3. Apakah anda sebagai korban sudah diberikan pelatihan oleh perusahaan anda?
    4. Apakah tempat anda bekerja memberikan/mewajibkan penggunaan APD ketika bekerja?
    5. Apakah ada yang dikeluarkan untuk membeli APD tersebut?

    Daftar Pustaka
    Jaya, Gede Nadi. 2017. Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening. Diunduh pada https://www.merdeka.com/peristiwa/buruh-bangunan-jatuh-besi-beton-menembus-dagu-hingga-kening.html 27 Maret jam 13.40 WITA

    Nama : Bintang Yudha Prakoso
    NIM : 167052036
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-3” di awal pada posting berikutnya.

  99. Tugas Perbaikan Ke-2

    Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tembok di Boyolali.

    Solo – Dua orang pekerja bangunan tewas tertimpa tembok SDN 1 Boyolali, Jawa Tengah. Saat kejadian, keduanya bersama para pekerja lainnya sedang merobohkan tembok lama untuk diganti dengan tembok baru.

    Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (12/1/2017) siang. Kedua korban adalah Eko Sulistyo, warga Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, dan Teguh, warga Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali.

    Saat itu kedua korban berusaha merobohkan tembok di sisi timur gedung SDN 1 Boyolali. Tembok setinggi 3 meter dengan lebar 5 meter itu akan dirobohkan dan diganti dengan bangunan yang baru.

    Untuk mempercepat pekerjaan, mereka melubangi tembok setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah, sehingga membentuk bongkahan tembok yang selanjutnya akan ditarik menggunakan mobil pikap untuk merobohkannya.

    Belum sempat rencana diwujudkan, tembok keburu roboh. Kedua korban Eko yang saat itu berada di bawahnya tak sempat menghindar. Eko langsung tewas di lokasi kejadian, sedangkan Teguh, yang mengalami luka parah di kepala, kaki, dan tangan kanan patah, masih sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

    Kapolsek Boyolali Kota AKP Setyo Budiyono membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kejadian nahas itu dengan meminta keterangan kepada sejumlah saksi dan mengamankan beberapa barang bukti.


    Pertanyaan untuk saksi mata:

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    2. Apakah korban menggunakan apd saat bekerja?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah korban sempat berteriak minta tolong?
    5. Apakah anda mengetahui kronologis kejadian tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Bagaimana kronologis kejadian tersebut terjadi?
    2. Apa yang dilakukan korban sebelum kejadian tersebut terjadi?
    3. Mengapa tembok sekolah tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa korban?
    4. Kapan kejadian tersebut bisa terjadi?
    5. Menurut anda apa saja faktor penyebab terjadinya kejadian tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Apakah korban sempat dibawa ke rumah sakit?
    2. Dimanakah anda saat kejadian sebut terjadi?
    3. Mengapa pekerja yang selamat tidak dapat menolong korban?
    4. Mengapa korban tidak bisa terselamatkan?
    5. Jam berapakah kejadian tersebut terjadi?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Apa saja yang anda ingat saat kejadian tersebut terjadi?
    2. Apakah anda bisa menjelaskan kronologis kejadian tersebut lebih mendalam?
    3. Apa pengaruh dari terjadinya kejadian tersebut?
    4. Benarkah tembok tersebut sudah tidak kokoh?
    5. Apakah benar korban berada dibawah tembok tersebut sebelum terjadi kejadian tersebut?

    Pertanyaan untuk pihak manajemen sekolah:

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions)
    1. Apakah anda melihat proses perubuhan tembok tersebut?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah ada tim pengawas selama proses perubuhan tembok tersebut?
    4. Apakah anda yang menugaskan untuk merobohkan tembok tersebut?
    5. Apakah tembok tersebut harus di rubuhkan?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions)
    1. Mengapa tembok tersebut harus dihancurkan?
    2. Mengapa tembok tersebut harus diganti dengan tembok yang baru?
    3. Mengapa korban tidak memakai APD saat bekerja?
    4. Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi?
    5. Mengapa kejadian tersebut tidak bisa dihindarkan?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Kapan pekerjaan tersebut dilakukan?
    2. Siapakah yang menolong korban?
    3. Bagaimana kondisi saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Berapa lamakah proses penyelamatan korban?
    5. Siapakah yang mengawasi selama pekerjaan tersebut dilakukan?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions)
    1. Apakah kejadian yang sama pernah terjadi?
    2. Apa pendapat anda mengenai kejadian tersebut?
    3. Siapa saja yang terlibat dalam kejadian tersebut?
    4. Apakah pengawas pekerja tersebut mengetahui kronologis kejadian tersebut?
    5. Apakah korban sempat dibawa ke rumah sakit?

    Daftar Pustaka
    Budi R., Muchus. 2017. Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tembok di Boyolali. Diunduh pada https://news.detik.com/berita/d-3394552/dua-pekerja-bangunan-tewas-tertimpa-tembok-di-boyolali tanggal 28 Maret 2017 jam 14.51 WITA.

    Nama : Fredrick Purba
    NIM : 167052031
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  100. Perbaikan Tugas Ke-2

    Sedang perbaiki atap, pekerja Krakatau Posco tewas terjatuh

    Merdeka.com – Seorang pekerja tewas setelah terjatuh dari ketinggian di Area Steel Makin Plan (SMP) pabrik baja terpadu di PT Krakatau Posco, Cilegon. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja yang menewaskan Muhammad Iscal (25) tersebut, terjadi pada Kamis (5/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban tengah bekerja di Steel Making Plan tepatnya di atap atas Arean Continous Casting. Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter, tewas mengenaskan di lokasi. Korban merupakan salah satu pekerja di PT. Royal Abadi.

    Penyidik Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Rachmatullah, membenarkan insiden tersebut. Ia mengakui jika pihaknya kini belum mendapat informasi lengkap atas kejadian itu. Namun, ia membenarkan adanya satu korban pekerja yang meninggal akibat terjatuh. “Iya benar, ada satu korban pekerja yang informasinya meninggal di lokasi. Untuk jelasnya kami belum tahu. Tetapi korban diduga jatuh saat bekerja di atas ketinggian,” ungkapnya.

    Sementara itu, Corporate Secretary PT. Krakatau Posco Agus Sutan Kaharudin, tidak membantah peristiwa tersebut. Sutan menyebut, jika korban merupakan salah satu pekerja dari perusahaan rekanan PT KP. “Kejadiannya di area Steel Making Plan. Yang bersangkutan bernama Muhamad Iscal (25). Saat itu korban tengah melakukan perbaikan di atap di area itu. Entah kenapa, tiba-tiba dia terperosok sekitar 20 meter lah, sementara harnestnya komplit,” katanya.

    Agus mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi secara intensif terkait laka tersebut. “Sekarang sedang kita investigasi bersama polisi. Ada saksi-saksi yang juga sedang ditanya. Untuk lengkapnya, kami masih menginvestigasi ini terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya,” tutupnya. [rhm]


    A. Pertanyaan tertutup kepada saksi (Closed questions)
    1. Apakah korban tersebut telah menggunakan APD?
    2. Apakah korban tersebut bekerja di PT Royal Abadi?
    3. Apakah korban meninggal akibat terjatuh?
    4. Apakah korban terjatuh di ketinggian 20 Meter?
    5. Apakah korban sudah berkeluarga?

    B. Pertanyaan terbuka kepada saksi (Open questions).
    1. Bagaimana korban terjatuh di ketinggian?
    2. Berapa kira-kira ketinggian korban terjatuh?
    3. Bagaimana kondisi korban saat terjatuh?
    4. Kapan kejadian itu terjadi?
    5. Siapa nama korban tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan kepada saksi (Leading questions)
    1. Apakah benar korban ketika terjatuh tidak menggunakan APD secara benar?
    2. Apakah benar ada yang melihat korban ketika di ketinggian?
    3. Apakah benar korban mengalami cedera yang cukup serius?
    4. Apakah benar korban tidak kosentrasi ketika berada di ketinggian?
    5. Apakah benar korban mengalami gangguan psikis?

    D. Pertanyaan menyelidik kepada saksi (Probing questions)
    1. Mengapa korban tidak menggunakan atau memakai APD ketika bekerja di ketinggian?
    2. Mengapa tidak ada orang maupun siapa saja yang mengingatkan korban tentang memakai APD?
    3. Mengapa di saat korban bekerja tidak adanya pembatas are atau pagar ketika korban tengah bekerja?
    4. Mengapa korban tidak langsung di bawa ke Rumah Sakit ketika terjatuh dari ketinggian?
    5. Bagaimana kinerja korban di saat tengah bekerja apakah tidak mempelajari pekerjaannya tersebut?

    Daftar Pustaka
    Prasetya, Dwi. 2017. Sedang perbaiki atap, pekerja Krakatau Posco tewas terjatuh. Diunduh pada https://www.merdeka.com/peristiwa/sedang-perbaiki-atap-pekerja-krakatau-posco-tewas-terjatuh.html 27 Maret 2017 jam 14.09 WITA.

    Nama : Yusuf Bagas Prakoso
    NIM : 167052028
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  101. Perbaikan Tugas Ke-3

    Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening

    Merdeka.com – Ari (28) buruh bangunan ini masih terlihat kuat saat ditangani tim medis di ruang operasi RSUP Sanglah Denpasar, Bali. Sore tadi, Jumat (20/1) buruh asal Tulungagung, Jawa Timur ini terjatuh dari atas bangunan setinggi 3 meter dan dagunya tertusuk besi beton tembus hingga sampai ke kening. Bahkan untuk bisa melarikan Ari ke rumah sakit, sejumlah rekan buruh lainnya harus sibuk berupaya memotong besi yang sudah tertancap di beton sambil memegangi pria ini yang nampak tegang saat tertancap besi di dagunya.

    Tidak hanya itu, pada bagian lengannya juga tertancap potongan besi sisa material bangunan. Beruntung korban masih bisa diselamatkan. Menurut teman korban sesama buruh proyek Rizal (20), peristiwa nahas yang menimpa korban itu terjadi saat pengerjaan proyek di sebuah vila di daerah Canggu. Meski sama-sama pekerja proyek di lokasi kejadian, Rizal tidak tahu secara pasti kronologis kejadian yang menyebabkan korban terjatuh hingga tertusuk potongan besi beton bangunan.

    “Tiba-tiba sudah ramai, saya lihat dia sudah di bawah dan pekerja potong besi yang masih nempel di beton dan tertancap di kepalanya,” tandasnya. Kata dia, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit korban masih dalam keadaan sadar. Selain itu, kata dia, meski tertancap besi di bagian kepala, korban tidak banyak mengeluarkan darah. “Saat di jalan dia menggigil, hanya bilang kedinginan,” terangnya. Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke RSUD Badung namun kondisi luka korban cukup parah. Korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah. Meskipun korban memiliki KIS, namun pihak HRD vila mengatakan akan membantu biaya pengobatan dan obat korban selama menjalani perawatan di RSUP Sanglah


    A. Pertanyaan tertutup (Close question).

    Saksi.
    1. Apakah pekerja tersebut telah menggunakan APD?
    2. Apakah pekerja tersebut bekerja di bangunan?
    3. Apakah korban mengalami rasa sakit?
    4. Apakah korban terjatuh di ketinggian?
    5. Apakah korban pada saat bekerja mengalami kelelahan?

    Korban.
    1. Apakah anda memakai APD secara benar?
    2. Apakah anda mengalami rasa sakit?
    3. Apakah anda pada saat bekerja mengalami kelelahan?
    4. Apakah anda merasakan sakit?
    5. Apakah anda bekerja di ketinggian 3 Meter?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open questions).

    Saksi.
    1. Kapan kejadian itu terjadi?
    2. Berapa kira-kira ketinggian korban terjatuh?
    3. Bagaimana kondisi korban saat terjatuh?
    4. Siapa nama korban tersebut?
    5. Siapakah saksi selain anda ketika korban terjatuh?

    Korban.
    1. Siapa nama anda?
    2. Dimana anda bekerja?
    3. Bagaimana kondisi anda saat terjatuh?
    4. Dimana anda tinggal?
    5. Kapan anda melakukan pekerjaan?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading Question).

    Saksi.
    1. Apa benar korban merokok di tempat kerja?
    2. Apakah anda sering melihat korban melakukan pekerjaan tersebut?
    3. Apakah anda mengenal korban tersebut?
    4. Menurut anda apakah tempat korban bekerja sudah memiliki SOP?
    5. Apakah benar korban yang kritis dibawa ke RSUD Badung?

    Korban.
    1. Apakah benar anda berkerja sambil merokok?
    2. Apakah anda sering melakukan pekerjaan anda tersebut?
    3. Apakah benar anda berkerja dengan rekan anda?
    4. Apakah benar pekerjaan yang anda lakukan itu sesuai dengan SOP?
    5. Apakah benar anda dirawat di RSUD Badung?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).

    Saksi.
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    2. Jika anda melihat bagaimana kronologi/urutan kejadiannya?
    3. Bagaimana cara anda menanggulangi kejadian tersebut?
    4. Apa saja faktor-faktor penyebab kejadian tersebut?
    5. Apakah pekerja dari perusahaan tersebut menggunakan APD saat bekerja?

    Korban.
    1. Apakah tempat anda bekerja memiliki Standar Operasional Prosedur?
    2. Jika ya mengapa kejadian itu terjadi dan menimbulkan korban?
    3. Apakah anda sebagai korban sudah diberikan pelatihan oleh perusahaan anda?
    4. Apakah tempat anda bekerja memberikan/mewajibkan penggunaan APD ketika bekerja?
    5. Apakah ada yang dikeluarkan untuk membeli APD tersebut?

    Daftar Pustaka
    Jaya, Gede Nadi. 2017. Buruh bangunan jatuh, besi beton menembus dagu hingga kening. Diunduh pada https://www.merdeka.com/peristiwa/buruh-bangunan-jatuh-besi-beton-menembus-dagu-hingga-kening.html tanggal 27 Maret 2017 jam 13.40 WITA

    Nama : Bintang Yudha Prakoso
    NIM : 167052036
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  102. Perbaikan Tugas Ke-2

    Empat Alat Berat Dikerahkan Cari Sumarno Korban Kecelakaan Tambang

    Empat unit exavator (alat berat) diturunkan untuk mempercepat proses pencarin korban kecelakaan tambang, Sumarno (25) warga Dusun Mengkubung Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Selasa (7/2/2017).

    Sumarno terkubur tanah longsor saat sedang bekerja menambang di lokasi tambang di Air Rengas Desa Mapur Kecamatan Riausilip.
    Personil Satpol PP Pemkab Bangka yang berrtugas di Kecamatan Riausilip, Reimei juga turun ke lokasi, untuk turut membantu proses pencarian korban.

    “Ada empat alat berat, yang digunakan untuk mencari korban. Sampai sekarang proses pencarin masih berlangsung,” kata Koordinator Satpol PP di Kecamatan Riausilip, Reimei kepada bangkapos.com Selasa (7/2/2017).

    Nasib Sumaro sampai saat ini belum diketahui, setelah terkubur longsoran tanah di lokasi tambang Air Rengas Mapur yang terjadi Senin (6/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.


    A. Pertanyaan tertutup (close question) pada saksi.
    1. Apa anda berada dilokasi tambang saat kejadian terjadi?
    2. Apakah anda merupakan teman dari korban yang bekerja di tambang tersebut?
    3. Menurut anda, kejadian tanah longsor ini dapat membahayakan pekerja lain?
    4. Apakah kejadian terjadi saat korban menambang?
    5. Seberapa jauh posisi anda dengan korban saat korban tertimbun tanah longsor?

    B. Pertanyaan terbuka (open question) pada saksi.
    1. Bagaimana pendapat anda mengenai kejadian yang menimpa teman kerja anda?
    2. Sejauh mana sistem keselamatan yang ada dalam lingkungan pengolahan tambang?
    3. Saat kejadian yang menimpa korban, siapa saja yang berada dalam lingkungan tambang selain anda?
    4. Bagaimana proses pengevakuasi korban?
    5. Bagaimana cara anda dan para pekerja lain untuk bekerja yang lebih aman dalam menambang?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions) pada saksi.
    1. Apakah benar bahwa kejadian yang menimpa korban karena tektur tanah yang lembab?
    2. Apakah korban dibawa ke rumah sakit setelah kejadian?
    3. Siapa saja yang menolong korban saat kejadian?
    4. Saat korban tertimbun longsoran tanah, apakah korban tidak menggunakan alat pelindung diri?
    5. Dimana letak kejadian yang menimpa korban?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions) pada saksi.
    1. Dapatkan anda jelaskan kembali bagaimana kronologi kejadian yang menimpa korban?
    2. Bagaimana kondisi korban setelah tertimbun longsor, apakah langsung dibawa kerumah sakit pada saat itu juga?
    3. Berdasarkan pernyataan anda, apakah benar anda melihat langsung korban tertimbun longsor?
    4. Tolong anda jelaskan bagaimana situasi dilokasi penambangan setelah kejadian yang menimpa korban?
    5. Pada saat proses penyelidikan siapa saja yang terkait dan disangkut pautkan selain anda dalam kejadian ini?

    Daftar Pustaka
    Riyadi. 2017. Empat Alat Berat Dikerahkan Cari Sumarno Korban Kecelakaan Tambang. Diunduh pada http://bangka.tribunnews.com/2017/02/07/empat-alat-berat-dikerahkan-cari-sumarno-korban-kecelakaan-tambang tanggal 28 Maret 2017 jam 22.57 WITA.

    Nama: Dodik Bagus Prihatmoko
    NIM: 157051843
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  103. Perbaikan Tugas Ke-2

    Penambang Kapur Tewas Tertimpa Batu di Jember

    Jember – Penambang batu kapur, Zaenal Abidin (37) diketahui meninggal usai kepalanya tertimpa batu yang menggelinding di lokasi pertambangan kapur Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember. Korban merupakan warga Dusun Krajan. Dia tewas tertimpa bongkahan batu kapur yang jatuh dari atas tebing tempatnya kerja setiap hari. Rekan korban, Kartonadi mengaku peristiwa bermula saat korban bersama teman-temannya hendak melakukan aktivitas penambangan batu kapur.

    “Saat itu korban sedang mengumpulkan batu kapur bersama dengan teman-temannya. Namun tidak berselang lama, tiba-tiba dari atas tebing ada bongkahan batu kapur yang jatuh dan menimpa korban. Karena datangnya tiba-tiba, korban tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Kartonadi di lokasi, Kamis (23/2/2017).
    Atas kejadian ini, korban mengalami luka serius di kepala. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Puger Kulon. Namun nyawa korban tidak tertolong, hingga akhirnya meninggal dunia.

    “Jatuhnya batu kapur kemungkinan akibat adanya kera yang bermain di atas tebing, sehingga ada batu yang terjatuh,” ungkapnya. Alasannya, selama ini memang sejumlah kera sering terlihat bermain-main di tebing batu kapur. Kartonadi menambahkan, jika aktivitas penambangan dilakukan dengan meledakkan bongkahan batu, semua pekerja diminta berhenti beraktivitas dan menunggu sirine tanda aman berbunyi. Namun saat kejadian, pekerja sama sekali tidak mendengar sirine.

    “Kalau bongkahan dari ledakan biasanya 10 menit ada sirine yang dibunyikan sebagai pertanda aman untuk bekerja. Sedangkan saat kejadian tidak ada sirine. Jadi di atas memang sedang tidak ada aktivitas penambangan,” katanya. Jajaran Polsek Puger yang mendapat laporan adanya kecelakaan kerja ini pun langsung mendatangi TKP. Petugas melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab-penyebab jatuhnya bongkahan batu tersebut. “Sampai saat ini kami masih melakukan olah TKP. Namun dugaan sementara karena ada bongkahan batu yang jatuh dari atas tebing. Tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus ini, tetapi murni kecelakaan kerja,” ujar seorang petugas yang datang ke lokasi. Sementara Kapolsek Puger AKP Sudaryanto saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengaku masih sibuk


    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    2. Apakah anda melihat korban bekerja sesuai dengan prosedur kerja?
    3. Apakah korban meninggal pada saat bekerja memakai APD?
    4. Apakah benar korban tewas ditempat seketika?
    5. Apakah anda mengenal dekat dengan korban?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Bagaimana kronologis kejadiannya?
    2. Kapan kejadian tersebut berlangsung?
    3. Apa yang anda lakukan setelah insiden tersebut terjadi?
    4. Bagaimana pendapat anda tentang kurangnya keselamatan ditempat anda bekerja?
    5. Apa yang anda ketahui tentang perusahaan tersebut?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Jika anda sudah mengikuti prosedur dengan benar, lantas apakah kecelakaan ini akibat dari peralatan atau human error?
    2. Jika melihat pekerja lain melakukan hal yang salah, apakah anda menegurnya atau tak acuh karena bukan pekerjaan anda?
    3. Apakah manajemen kurang menerapkan budaya K3 di lingkungan perusahaan atau perusahaan mengalami kesulitan dalam penerapan manajemen K3?
    4. Apakah pihak manajemen kurang memperhatikan jaminan kesejahteraan pekerjanya ataukah memang tidak ada jaminan kesejahteraan dalam perusahaan ini?
    5. Apa yang harus dilakukan para pekerja agar kecelakaan tersebut tidak terjadi kembali?

    D. Pertanyaan melidik (Probing questions).
    1. Dapatkah anda menjelaskan lebih mendalam tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda menjelaskan kejadian ini lebih lanjut?
    3. Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    4. Mengapa korban bisa tewas ditempat?
    5. Mengapa korban tidak dapat menyelamatkan diri?

    Daftar Pustaka
    Mulyono, Yakub. 2017. Penambang Kapur Tewas Tertimpa Batu di Jember. Diunduh pada https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3430257/penambang-kapur-tewas-tertimpa-batu-di-jember?utm_source=line&utm_campaign=detikcomsocmed*utm_medium=btn&utm_content=news tanggal 28 Maret 2017 jam 23.00 WITA.

    Nama : Marion Laurens
    NIM : 167051987
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  104. Tugas Perbaikan Ke-3

    TKA China Tewas Kecelakaan Kerja Di Konawe

    KENDARI — Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok, Nie Zhi Tao (43) yang bekerja di PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI), Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada 10 Maret 2017. General Manager PT VDNI, Rudi Rusmadi, di Kendari, Sabtu, mengatakan kejadian tersebut terjadi Jumat (10/3) sekitar pukul 07.00 yang bertempat di Smelter 2 PT.VDNI Kecamatan Morosi.

    “Korban ini terjatuh, diduga korban terpeleset dari ketinggian enam meter,” katanya. Saat insiden itu terjadi kata Rudi, ada beberapa saksi yang melihat antara lain, Mr.Chen Hang, Mr.Chen Cong Lin dan Rojali (Jubir). Berdasarkan keterangan dari saksi mata, saat terjatuh kepala korban terlebih dulu berada di bawah sehingga mengalami luka di bagian di kepala.

    “Korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari hidung,” kata Rudi.
    Menurut Rudi, korban kemudian dilarikan ke Rumay Sakit Bahteramas Kendari, sayangnya jiwa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.


    A. Pertanyaan tertutup (closed questions).
    1. Apakah saat terjadi kecelakaan Anda berada di lokasi kejadian?
    2. Apakah Anda melihat kejadian itu secara langsung?
    3. Apakah korban menggunakan APD?
    4. Bagaimana kondisi korban setelah terjatuh?
    5. Apa reaksi anda ketika melihat kejadian tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka (open questions).
    1. Apa yang terjadi pada kejadian ini?
    2. Kapan kejadian tersebut berlangsung?
    3. Apakah ada faktor lain yang mengakibatkan kecelakaan?
    4. Bagaimana kondisi lokasi sebelum terjadi kecelakaan?
    5. Berapa ketinggian gedung hingga korban bisa terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarah (leading questions).
    1. Bagaimana korban tersebut tergelincir dari ketinggian?
    2. Apakah benar korban tewas terjatuh setelah tergelincir?
    3. Bagaiamana keseharian korban saat bekerja?
    4. Apakah ada pengawas sebelum kecelakaan ini terjadi?
    5. Apa reaksi pekerja ketika melihat korban terjatuh?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions).
    1. Mengapa korban bisa tewas seketika ditempat kejadian?
    2. Apa yang dilakukan pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    3. Apakah tenaga kerja asing tersebut mengerti tentang rambu rambu K3 dilokasi kejadian?
    4. Apakah korban mengenakan APD sebelum kecelakaan ini terjadi?
    5. Mengapa tidak ada pengawasan sebelum kejadian tersebut terjadi?

    Daftar Pustaka
    Hazliansyah. 2017. TKA China Tewas Kecelakaan Kerja di Konawe. Diunduh pada http://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/03/11/omni3b280-tka-cina-tewas-kecelakaan-kerja-di-konawe tanggal 24 Maret 2017 jam 21.50 WITA.

    Nama : Aditya Anggoro
    NIM : 167052003
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke, tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  105. Tugas Perbailan Perbaikan Ke-1

    Pekerja CS IKPP Tewas Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter

    RIAUBOOK.COM – Terjadi kecelakaan kerja di dalam perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang.
    Ely Nawarni Daulay yang berprofesi sebagai Cleaning Service (CS) menjadi korban, ia tewas di tempat setelah jatuh dari ketinggian 20 meter di Damper Conveyor 6 lokasi MB-12.
    Saat kejadian, korban yang bekerja dengan kontraktor PT Yove Anugerah sedang bekerja di lokasi MB-12. Kecelakaan kerja terjadi Sabtu (18/03/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.
    Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tualang Kompol Ali Dahmar Siregar melalui Kanit Reskrim AKP Yusuf Purba membenarkan adanya insiden satu orang karyawan yang jatuh saat sedang bekerja.
    Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pada saat kejadian sedang bekerja bersih-bersih di lantai atas bagian Damper Conveyor 6 lokasi MB-12. Tanpa diduga ternyata korban terjatuh.
    Insiden tersebut mengagetkan pekerja yang ada di lokasi tersebut. Korban tersebut tewas dan langsung dibawa ke klinik terdekat. Jasadnya kemudian diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.
    Sementara itu, Humas PT IKPP, Armadi saat dikonfirmasi, belum memberikan keterangan mengenai hal tersebut. Hingga kini, awak media masih mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. (RB/Agus)

    Tugas 5
    A. Pertanyaan tertutup kepada saksi (Close Questions).
    1. Apakah anda berada di lokasi kejadian ketika kejadian itu terjadi?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah korban tewas ditempat setelah kejadian?
    4. Apakah benar korban terjatuh karena terpeleset?
    5. Apakah ada penanda keselamatan di lokasi tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka kepada saksi (Open Questions).
    1. Bagaimana kronologis kejadian tersebut?
    2. Kapan kejadian itu terjadi?
    3. Apakah korban tidak mematuhi peraturan yang mengakibatkan korban terjatuh?
    4. Apakah korban memiliki masalah sebelum kejadian itu terjadi?
    5. Apakah ada faktor lain yang mengakibatkan korban terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarah kepada saksi (Leading Questions).
    1. Bagaimana korban tersebut bisa terjatuh?
    2. Bagaana reaksi anda saat kejadian tersebut terjadi?
    3. Apakah APD yang digunakan korban lengkap? –> Jenis pertanyaan tertutup
    4. Apakah benar korban tidak mematuhi SOP? –> Jenis pertanyaan tertutup
    5. Bagaimana keseharian korban saat bekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik kepada saksi (Probing Questions).
    1. Dari lantai berapakah korban tersebut terjatuh? –> Jenis pertanyaan tertutup
    2. Bisakah anda menceritakan ulang kejadian tersebut?
    3. Apakah yang dilakukan atasan saat kejadian itu terjadi?
    4. Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian tersebut tidak terluang kembali
    5. Apakah ada kejadian serupa sebelum kejadian ini?

    Daftar Pustaka
    Agus, RB. 2017. Terjadi kecelakaan kerja di dalam perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang. Diunduh pada http://www.riaubook.com/berita/29205/pekerja-cs-ikpp-tewas-terjatuh-dari-ketinggian-20-meter tanggal 24 Maret 2017 jam 21:33 WITA

    Nama : Ridho Adi Dharma Kusuma
    NIM : 167052005
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Bedakan antara jenis pertanyaan leading dan probing dengan pertanyaan tertutup.
    – Terdapat ketidaksesuaian penulisan antara judul artikel dalam daftar pustaka yang Anda tulis dengan sumber berita asal.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-2” di awal pada posting berikutnya.
    – Perbaikan sampai tuntas tanpa kesalahan lagi selambatnya besok.

  106. Perbaikan Tugas Ke-4

    Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik

    SUMSEL – Sungguh tragis nasib Darmawi (40), buruh pabrik asal kecamatan Gandus kota Palembang ini, tewas tercincang mesin pencacah plastik saat sedang bekerja lembur di Pabrik CV Cahaya Pelangi Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu 14Januari 2017, sekira pukul 22.45 WIB.
    Akibatnya insiden itu, kaki kanan korban hancur berkeping-keping tergiling mesin penghancur plastik. Korbanpun tidak tertolong karena mengalami pendarahan hebat. Herman (30) salah satu teman yang juga satu pabrik dengan korban mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak memasukkan plastik ke mesin penggiling, kemudian jatuh tergelincir. “Saat tergelincir celana yang digunakan korban terjepit pisau mesin hingga kaki kanannya ikut terseret masuk ke dalam mesin pencacah plastik, hingga tercincang berkeping-keping,” ungkap Herman.

    Dia melanjutkan, sebenarnya saat celana korban nyangkut dia sempat teriak minta tolong, tapi banyak yang tidak mendengar karena bisingnya suara mesin pabrik. “Mesin baru dimatikan setelah korban menjerit histeris, kakinya tergiling,” katanya. Korban sempat dibawa ke rumah sakit di Kota Palembang untuk dilakukan visum, selanjutnya dibawa ke rumah duka. “Kejadiannya sangat cepat, tidak mengira akan seperti ini,” jelasnya. Ketika ditanyai terkait kelengkapan pakaian keselamatan, Herman mengakui tidak pernah mengenakan itu. “Memang tidak disediakan oleh perusahaan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kapolres Banyuasin Andri Sudarmadi membenarkan kejadian yang menewaskan satu orang pekerja di pabrik pengelolan plastik. Bahkan pihak manajemen CV Cahaya Palstik sebelumnya menutupi peristiwa yang merenggut nyawa korban. “Petugas telah melakukan olah TKP,” katanya.
    Sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari warga setempat mengenai kejadian tersebut.

    “Kami sudah memeriksa beberapa saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Untuk selanjutnya pemeriksaan pemilik atau manajemen pabrik plastik pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuasin,” tegas pria murah senyum itu. Lebih lanjut Kapolres mengatakan, jasad korban sudah dievakuasi ke rumah duka, dari keterangan keluarga korban jenazah akan di kebumikan di kampung halamannya.


    A. Pertanyaan Tertutup (Close Question).
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah anda melihat kejadian itu secara langsung ketika berada di sekitar lokasi kejadian?
    3. Apakah anda melihat bahwa korban sudah memakai alat pelindung diri?
    4. Apakah korban mengetahui prosedur keselamatan kerja dengan baik?
    5. Apakah korban saat kecelakan terjadi langsung dibawa kerumah sakit?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open Question).
    1. Bisakah anda jelaskan bagaimana kronologis kejadian tersebut?
    2. Menurut anda, apa saja faktor yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    3. Menurut anda,apa yang menyebabkan korban bisa tergilincir dan terjatuh?
    4. Bisakah anda jelaskan,dimana lokasinya korban terjatuh?
    5. Bagaimana kondisi korban saat dibawa kerumah sakit?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading Question).
    1. Apakah benar korban tewas tergilincir dan terjatuh?
    2. Apakah benar korban tidak mengetahui prosedur SOP dengan baik?
    3. Apakah benar saat korban bekerja tidak memakai alat pelindung diri?
    4. Apakah benar perusahaan tidak melakukan pengawasan terhadap pekerja?
    5. Apakah benar perusahaan tidak memberikan sistem keselamatan K3 terhadap pekerja?

    D. Pertanyaan Menyelidiki (Probing Question).
    1. Bagaimana bisa perusahaan tidak memberikan sistem keselamatan K3 terhadap pekerja?
    2. Mengapa korban tidak memakai alat pelindung diri dengan baik dan benar?
    3. Mengapa perusahaan tidak memberikan pengetahuan tentang keselamatan kerja terhadap pekerja?
    4. Bagaimana bisa perusahaan tidak memberikan sistem pengawasan terhadap pekerja?
    5. Bagaimana upaya perusahaan memberikan jaminan kesehatan dan kesejahteraan terhadap pekerja?

    Daftar Pustaka
    Haqulana, Mewan .2017. Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik . Diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/01/16/340/1592197/tergelincir-saat-kerja-lembur-darmawi-tewas-tergilas-mesin-pencacah-plastik tanggal 26 Maret 2017 jam 23.06 WITA.

    Nama : Bonifatius Heru Prasetyo
    NIM : 167052000
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Masih terdapat kesalahan dalam penulisan daftar pustaka.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-5” di awal pada posting berikutnya.

  107. Tugas Perbaikan Ke-3

    Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator

    Liputan6.com, Trenggalek – Seorang pengusaha rental alat berat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu sore tadi, tewas tertimpa unit ekskavator miliknya sendiri yang melorot dan terguling saat uji coba pascaperbaikan. “Alat berat itu rusak lalu diperbaiki di lokasi galian (pertambangan) dan sedang proses ujicoba mesin,” ucap Kepala Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh Suprianto di Trenggalek, seperti dilansir Antara, Minggu (26/6/2016).
    Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di areal pertambangan kaolin Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh itu menyebabkan Gufron (55), pengusaha alat berat asal Kecamatan Durenan tewas di lokasi kejadian.

    Sulitnya medan serta beban tonase alat berat membuat proses evakuasi korban yang tertimpa bodi ekskavator berlangsung lama.
    Menurut keterangan Suprianto, jasad korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan material batu dan badan ekskavator sekitar pukul 18.19 WIB lalu dibawa ke rumah duka di Desa Durenan. “Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan,” kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.
    Selesai mengevakuasi korban, lokasi kejadian saat ini diberi garis polisi. Sementara ekskavator masih dibiarkan terbalik di lokasi reruntuhan dengan kondisi rusak berat.

    Menurut Yasir, kronologi kecelakaan kerja terjadi saat Gufron selaku pemilik alat berat memperbaiki ekskavatornya yang ngadat atau mengalami kerusakan mesin di lokasi pertambangan kaolin di Desa Mlinjon. Selesai memperbaiki dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.25 WIB, kata Yasir, korban bermaksud mencoba sistem hidrolis serta fungsi mesin ekskavator miliknya itu untuk mengeruk tebing di lokasi yang sama. “Saat mesin dihidupkan itulah tiba-tiba tanah pijakan ekskavator ambrol, sehingga menyebabkan alat berat melorot dan terguling ke sisi kiri bersama korban,” ujar dia.


    Pertanyaan untuk saksi.

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    2. Apakah Anda mengenal korban?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kecelakaan itu terjadi?
    4. Berapakah korban dari kecelakaan tersebut?
    5. Apakah anda melihat korban memakai alat pelindung diri?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Bisakah anda menceritakan apa yang terjadi?
    2. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    3. Kapan kejadian ini terjadi?
    4. Bagaimana pendapat Anda mengenai insiden ini?
    5. Faktor apa yang menyebabkan ekskavator terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions).
    1. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?
    2. Apakah benar korban tewas tertimpa ekskavator?
    3. Apakah benar korban meninggal ditempat kejadian?
    4. Apa yang bisa anda jelaskan tentang kejadian tersebut?
    5. Menurut anda, apakah yang harus perusahaan lakukan agar kecelakaan tersebut tidak terulang kembali?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions).
    1. Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda menceritakan peristiwa tersebut lebih mendalam?
    3. Kenapa kejadian ini bisa terjadi?
    4. Menurut anda, apa faktor utama terjadinya peristiwa ini?
    5. Apakah pernah terjadi kecelakaan serupa?

    Daftar Pustaka
    Syaiful, Anri & Rinaldo. 2016.Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator. Diunduh pada http://regional.liputan6.com/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator tanggal 29 Maret 2017 jam 08:54

    Nama : William Adrian Gofu
    NIM : 167052041
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih tetap salah.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-4” pada posting berikutnya.

  108. Tugas Perbaikan Ke-2

    Pasang kabel internet, Malik terjatuh dari ketinggian 8 meter

    Merdeka.com – Nyawa, Malik (20) buruh pasang kabel internet ini masih terselamatkan. Pasalnya, Ia terpental akibat tersengat setrum bertegangan tinggi dan terjatuh dari ketinggian 8 meter. Rekan kerjanya menyebutkan, Malik terjatuh dalam posisi kepala di bawah. “Dahinya luka parah, makanya kita antar ke rumah sakit,” kata Sodik di RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (23/4).

    Kejadian bermula ketika Malik hendak memasang kabel internet di kawasan Seminyak, Badung Selatan. Setelah menaiki tangga dan akan memasang kabel, tanpa disengaja tangan korban menyentuh kabel listrik. Dalam hitungan detik, pria itu tersengat dan terjatuh dari ketinggian sekira 8 meter. Dalam kondisi tersengat kabel tegangan tinggi, Ia terjatuh dengan posisi kepala di bawah pada ketinggian 8 meter. Hebatnya, Malik masih sempat bernapas panjang dan tidak sampai pingsan. Meski demikian, Ia tetap harus dilarikan ke rumah sakit. Sampai saat ini, korban masih mendapat perawatan intesif di IGD RSUP Sanglah.


    Pertanyaan yang ditujukan untuk korban (Malik).

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda saat bekerja menggunakan APD yang sesuai dengan prosedur?
    2. Apakah anda pernah mendapat pelatihan keselamat dalam bekerja dari perusahaan anda?
    3. Apakah anda masih meraskan sakit sampai saat ini?
    4. Apakah anda saat bekerja dalam kondisi baik-baik saja?
    5. Apakah anda sudah makan sebelum bekerja?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Apa yang terjadi pada anda?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi?
    4. Dimana lokasi kejadian tersebut?
    5. Bagaimana kejadian itu bisa terjadi?

    C. Pertanyaan mengarah (Leading questions).
    1. Apakah anda sering melakukan pekerjaan tersebut?
    2. Apakah anda bekerja dengan rekan anda?
    3. Apakah pekerjaan yang anda lakukan itu sesuai dengan SOP?
    4. Apakah anda langsung dilarikan ke rumah sakit oleh rekan anda?
    5. Apakah anda bekerja sambil merokok?

    D. Pertanyan menyelidik (Probing questions).
    1. Apakah perusahaan anda memiliki SOP yang jelas?
    2. Jika ya mengapa kejadian itu terjadi dan menimbulkan korban?
    3. Apakah anda sudah diberikan pelatihan oleh perusahaan anda?
    4. Apakah perusahaan anda mewajibkan penggunaan APD ketika bekerja?
    5. Apakah ada yang dikeluarkan untuk membeli APD tersebut?

    Pertanyan yang ditunjukan untuk saksi (Sodik).

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda melihat kejadian secara langsung?
    2. Apakah korban benar tersengat kabel listrik?
    3. Apakah anda bersama korban saat kejadian?
    4. Apakah korban meninggal dunia?
    5. Apakah korban pernah mendapatkan pelatihan keselamatan dalam bekerja?

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Apa yang terjadi?
    2. Apa penyebab korban bisa tersengat listrik?
    3. Mengapa kejadian itu bisa terjadi?
    4. Bagaimana kronologis kejadian tersebut?
    5. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi?

    C. Pertanyaan mengarah (Leading questions).
    1. Kapan pekerjaan tersebut dilakukan?
    2. Siapakah yang menolong korban?
    3. Bagaimana kondisi saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Berapa lamakah proses penyelamatan korban?
    5. Siapakah yang mengawasi selama pekerjaan tersebut dilakukan?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probing questions).
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    2. Jika anda melihat bagaimana kronologis/urutan kejadiannya?
    3. Bagaiman cara anda menaggulangi kejadian tersebut?
    4. Apa saja faktor-faktor penyebab kejadian tersebut?
    5. Apakah pekerja dari perusahaan tersebut menggunakan APD saat bekerja?

    Daftar Pustaka
    Jaya, Gede Nadi. 2016. Pasang kabel internet, Malik terjatuh dari ketinggian 8 meter. Diunduh pada https://www.merdeka.com/peristiwa/pasang-kabel-internet-malik-terjatuh-dari-ketinggian-8-meter.html tanggal 31 Maret 2017 jam 21.30 WITA.

    Nama: Harish Syahrijal
    NIM: 167052050
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas perbaikan sudah dapat diterima.

  109. Tugas Perbaikan Ke-2

    Kecelakaan Kerja di Barito Selatan

    Okezone.com pada 20 Januari 2017 memberitakan nasib tragis yang menimpa buruh sawit PT Antang Ganda Utama (AGU) bernama Kamani. Ia harus meregang nyawa setelah tertimpa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dipanennya di Blok 16, Kandau C, Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kamis sore kemarin.

    Kapolsek Teweh Selatan, Iptu Jenal Mutakim mengatakan, ia mendapat laporan sekitar pukul 18.30 WIB. Korban meninggal bernama Kamani bin Katijan (42). Korban tewas akibat tertimpa TBS kelapa sawit.

    “Diperkirakan berat tandan mencapai 30 kilogram yang jatuh dari ketinggian 8 meter yang menimpa kepala Kamani. korban tewas di TKP,” ungkap Kapolsek Jumat (20/1/2017).

    Saat ditemukan posisi tubuh Kamani miring ke sebelah kanan dan dari kepalanya terus mengeluarkan darah.
    Sementara itu korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Muara Teweh. “Pagi ini dimakamkan,” pungkasnya.


    Pertanyaan yntuk saksi mata.

    A. Pertanyaan Tertutup.
    1. Apakah saudara bersedia menceritakan kronologi kejadian yang menimpa kerabat anda?
    2. Apakah pada saat kejadian dilakukan pertolongan pertama pada korban?
    3. Apakah di perkebunan ini telah memiliki SOP untuk para pekerja?
    4. Apakah korban langsung meninggal saat kejadian?
    5. Apakah ada korban lain yang tertimpa tandan buah sawit tersebut?

    B. Pertanyaan Terbuka.
    1. Dimanakah anda berada pada saat kejadian berlangsung?
    2. Tindakan apa yang bapak lakukan sesaat setelah melihat kejadian tersebut?
    3. Kapan sebenarnya kecelakaan kerja tersebut terjadi?
    4. Bagaimana kondisi atau situasi di area kerja sebelum kejadian berlangsung?
    5. Mengapa korban tidak menggunakan APD pada saat bekerja?

    C. Pertanyaan Mengarahkan.
    1. Menurut saudara, apa penyebab langsung terjadinya kecelakaan tersebut?
    2. Apakah tidak ada pekerja lain yang membantu pekerjaan bapak Kamani?
    3. Bagaimana tindakan buruh lainnya pada saat mengetahui korban tertimpa tandan sawit?
    4. Seperti yang anda lihat, sarana atau peralatan untuk pekerjaan tersebut masih kurang, bukan?
    5. Apakah benar bahwa saat korban bekerja tidak ada pengawas lapangan yang mengawasinya kegiatan berlangsung?

    D. Pertanyaan Menyelidik:
    1. Dapatkah anda menjelaskan kronologi kejadian tersebut secara rinci?
    2. Jelaskan situasi yang saudara lihat seperti apa setelah adanya kejadian tersebut?
    3. Mengapa tidak ada pengawasan dalam proses pekerjaan tersebut?
    4. Apa yang dilakukan dari pihak perusahaan kepada korban saat mendengar kejadian tersebut?
    5. Bisakah anda jelaskan, mengapa pekerja lain tidak memberikan peringatan bahwa korban berada di tempat yang tidak aman?

    Sumber Pustaka
    Ramadhani, Firman. 2017. Bekerja Bukan Untuk Menyerahkan Nyawa (Beberapa Tragedi Kecelakaan Kerja yang Menelan Korban Jiwa). Diunduh pada https://www.koranperdjoeangan.com/bekerja-bukan-untuk-menyerahkan-nyawa-beberapa-tragedi-kecelakaan-kerja-yang-menelan-korban-jiwa/ tanggal 27 Maret 2017 jam 00.26 WITA.

    Nama: Rima Nur Zain
    NIM: 13.11.106.701501.0846
    Semester: VIII
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas perbaikan sudah bisa diterima.

  110. Tugas Perbaikan Ke-2

    Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika

    GIANYAR – Nahas menimpa buruh bangunan bernama Supri (27) yang tertimpa bongkahan beton gapura hingga tewas di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (19/2/2017). Berdasarkan data yang dihimpun peristiwa itu terjadi ketika pukul 08.00 Wita, Supri bersama temannya Yudi bekerja membongkar gapura yang terbuat dari beton, di lokasi tanah milik Made Suraja.

    Pekerjaaan tersebut diawali dengan membongkar bagian atas gapura. Namun tiba-tiba gapura tersebut ambruk. Saat itu Supri dan Yudi yang tengah bekerja di atasnya pun terjatuh. Sudah terjatuh, kepala Supri malah tertimpa reruntuhan gapura dan mengalami luka berat di belakang kepalanya, hingga tewas di tempat. Posisi Supri tersungkur di tanah dan kepalanya tertimbun reruntuhan beton. Sementara Yudi meringis kesakitan karena reruntuhan itu menjepit kakinya.

    Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Blahbatuh, Kompol Abdus Salim. “Satu orang tewas di tempat karena kepala bagian belakangnya terbentur beton yang roboh,” katanya. Sementara itu Yudi harus dilarikan ke rumah sakit, karena kakinya luka-luka akibat terjepit beton. “Kecelakaan kerja itu terjadi karena kelalaian korban. Korban tidak memastikan kondisi pondasi gapura yang tidak kuat saat dibongkar dari atas,” pungkasnya.


    A. Pertanyaan tertutup.

    Untuk korban:
    1. Sudah berapa lamakah bapak Supri dan bapak Yadi mengerjakan gapura tersebut?
    2. Berapa jumlah pekerja yang mengerjakan gapura tersebut?
    3. Apakah kondisi anda sehat pada saat bekerja?
    4. Apakah anda trauma atas kejadian tersebut?
    5. Apakah pada saat bekerja anda menggunakan APD?

    Untuk Saksi:
    1. Apakah korban tersebut langsung meninggal pada saat kejadian?
    2. Apakah kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya?
    3. Apakah anda saudara dari korban yang meninggal tersebut?
    4. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    5. Dimanakah posisi anda saat kejadian berlangsung?

    B. Pertanyaan Terbuka.

    Untuk korban:
    1. Tolong ceritakan secara detail kronologi kecelakaan yang bapak Yudi dan bapak Supri alami?
    2. Apakah anda memiliki hubungan baik dengan rekan kerja anda?
    3. Sejauh manakah anda bersama bapak Supri mengenai pentingnya keselamatan pada saat bekerja?
    4. Apakah anda mengetahui pentingnya K3?
    5. Bagaimana reaksi dari pemilik tanah saat mengetahui terjadinya sebuah kecelakaan kerja di tanah miliknya hingga memakan korban jiwa?

    Untuk Saksi:
    1. Menurut anda, apa yang membuat gapura tersebut roboh?
    2. Bagaimana bisa terjadi sehingga korban tertimpa gapura tersebut?
    3. Dimana posisi anda saat kejadian berlangsung?
    4. Sudah berapa lamakah pekerja tersebut mengerjakan gapura tersebut?
    5. Apakah anda melihat adanya kejanggalan pada para pekerja tersebut?

    C. Pertanyaan Mengarah.

    Untuk korban:
    1. Apa penyebab bapak tertimpa reruntuhan beton?
    2. Apakah bapak mempunyai pengalamandalam membongkar gapura?
    3. Pada saat bekerja mengapa bapak tidak menggunakan APD?
    4. Apakah tidak ada yang mengawasi pada saat bekerja?
    5. Bagaimana kondisi bapak setelah kejadian tersebut?

    Untuk saksi:
    1. Apakah benar bahwa kejadian yang menimpa korban karena tertimpa gapura yang roboh?
    2. Apakah korban dibawa ke klinik terdekat pada saat kejadian?
    3. Saat korban tertimpa, apakah korban tidak menggunakan APD?
    4. Dimana letak kejadian yang menimpa korban?
    5. Benarkah salah satu pekerja sedang kurang sehat atau sakit pada saat bekerja?

    C. Pertanyaan menyelidik.

    Untuk korban:
    1. Dari cerita bapak, jadi menurut bapak, faktor apa yang paling berpengaruh pada kecelakaan yang bapak alami?
    2. Mengapa bapak begitu yakin dengan faktor utama penyebab kecelakaan tersebut seperti yang bapak ceritakan?
    3. Jadi menurut saudara, apa penyebab runtuhnya beton tersebut?
    4. Apakah yang anda sedang kerjakan sesaat sebelum kecelakaan terjadi?
    5. Mengapa gapura tersebut bisa roboh?

    Untuk saksi:
    1. Bisakah anda memberikan informasi yang lebih detail tentang kejadian tersebut?
    2. Dari kesaksian bapak ceritakan, apakah faktor kelalaian yang dilakukan anak buah bapak dan menjadi penyebab utama kecelakaan itu terjadi?
    3. Menurut bapak, mengapa korban tidak bisa menyelamatkan diri?
    4. Apa pendapat bapak tentang kejadian tersebut?
    5. Pada saat proses penyelidikan siapa saja yang terkait selain anda dalam kejadian ini?

    Sumber Pustaka
    Kertasarik, Kis. 2017. Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1181394/174/tertimpa-bongkahan-beton-buruh-bangunan-tewas-seketika-1487507215 tanggal 26 maret jam 20:51 WITA.

    Nama: Muhamad Afin Abizal
    NIM: 13.11.106.701501.0860
    Semester: VIII
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    – Penulisan bulan dalam daftar pustaka masih salah. Harusnya diawali dengan huruf kapital.
    – Pemisahan jam dan menit dalam daftar pustaka harusnya menggunakan tanda titik (“.”), bukan “:”. Lihat Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) 2016.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-3” pada posting berikutnya.

  111. Tugas Perbaikan Ke-2

    Tersembur Uap Panas, Empat Karyawan PLTU Rembang Luka Serius

    REMBANG, suaramerdeka.com. Kecelakaan kerja yang menimpa empat orang pekerja terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Desa Leran Kecamatan Sluke, Kamis (18/8). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.30 itu, mengakibatkan empat orang pekerja mengalami luka bakar serius hingga 90 persen. Berdasarkan informasi yang diterima oleh Suara Merdeka, kecelakaan tersebut bermula saat keempat pekerja, masing-masing Agus Suliyono, Misbahar, Suwardi serta Andik Purwanto sedang melakukan aktivitas di area mesin penggerak turbin, lantai tiga PLTU. Saat sedang melaksanakan pekerjaannya itu, tiba-tiba terdengar bunyi letupan keras dari ruangan tersebut. Sejurus kemudian, tiba-tiba dari bagian pipa muncul semburan uap panas langsung mengenai keempat pekerja yang berada tak jauh dari titik tersebut.

    Mengetahui adanya insiden kecelakaan kerja, selanjutnya tim medis PLTU PJB segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi keempat korban. Awalnya keempat korban sempat dilarikan ke RSI Arafah Lasem. Lantaran ada keterbatasan alat di sana, keempat korban langsung dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis secara intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit itu, mulai pukul 19.30. Namun, sekitar pukul 21.30, keempat korban kembali harus dirujuk ke rumah sakit berbeda. Misbahul dan Andik Purwanto terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Columbia Semarang. Agus Suliyono dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Sedangkan Suwardi dirujuk ke KSH Pati.

    Belum ada keterangan resmi dari PLTU PJB soal kecelakaan itu. Seorang petugas PLTU PJB, Nonok Indaryitno saat dikonfirmasi enggan memberikan jawaban. Alasannya, yang berhak memberikan keterangan adalah General Manager PLTU PJB.


    Pertanyaan ditujukan kepada Korban.

    A. Closed question.
    1. Bagaimana kondisi anda saat ini?
    2. Apakah anda sudah makan?
    3. Apakah anda sudah berkeluarga?
    4. Apakah anda memakai APD pada saat bekerja?
    5. Apakah anda masih merasakan sakit?

    B. Open question.
    1. Bisa anda ceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Faktor apa yang menyebabkan pipa tersebut bocor?
    4. Dimana lokasi kejadian tersebut?
    5. Bagaimana reaksi keluarga anda dengan adanya peristiwa ini?

    C. Leading question.
    1. Apakah anda bersama rekan anda pada saat kejadian tersebut?
    2. Apakah pekerjaan yang anda lakukan sesuai dengan SOP?
    3. Seringkah anda melakukan pekerjaan tanpa pengawasan?
    4. Menurut anda, apa yang bisa menjadi penyebab pipa tersebut bocor?
    5. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?

    D. Probing question.
    1. Apakah instansi memiliki tenaga pengawas ahli keselamatan kerja dan berapa pengawas yang dimiliki instansi?
    2. Apakah perusahaan anda memiliki SOP yang jelas?
    3. Jika iya, mengapa kejadian tersebut bisa terjadi?
    4. Apakah anda mempunyai sertifikasi keahlian yang sesuai dalam pekerjaan anda?
    5. Apakah di setiap bidang pekerjaan pada instansi anda memiliki JSA?

    Pertanyaan ditujukan kepada saksi mata.

    A. Closed questions.
    1. Apakah anda melihat secara langsung kejadian tersebut?
    2. Apakah korban menggunakan APD pada saat bekerja?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah benar para korban sedang berada di lokasi semburan uap?
    5. Apakah anda mengenal para korban?

    B. Open questions.
    1. Bisa anda ceritakan bagaimana kronologis kebocoran pipa tersebut terjadi?
    2. Apa yang sedang dilakukan korban sebelum ledakan pipa tersebut terjadi?
    3. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi?
    4. Apakah sebelumnya kejadian ini pernah terjadi?
    5. Menurut anda, apa faktor penyebab terjadinya kebocoran uap tersebut?

    C. Leading questions.
    1. Apakah para korban cepat dievakuasi ke rumah sakit?
    2. Dimana posisi anda saat kejadian ledakan tersebut terjadi?
    3. Apakah sebelum insiden terjadi korban terlihat melanggar SOP yang telah ditetapkan?
    4. Apakah benar disekitar lingkungan kerja tidak ada pengawas?
    5. Pukul berapa kejadian kebocoran pipa tersebut terjadi?

    D. Probing questions.
    1. Apa yang anda ingat tentang terjadinya kebocoran pipa tersebut?
    2. Apakah ada penyebab lain yang mendukung sehingga korban bisa tersembur uap panas?
    3. Apa dampak dari terjadinya kebocoran pipa uap panas tersebut?
    4. Benarkah pekerja tersebut tidak melakukan pemeriksaan sebelum bekerja?
    5. Apakah benar para korban berada sangat dekat dengan semburan uap panas pada pipa yang bocor tersebut?

    Daftar Pustaka
    Al-Musthofa, Ilyas. 2016. Tersembur Uap Panas, Empat Karyawan PLTU Rembang Luka Serius. Diunduh pada http://berita.suaramerdeka.com/tersembur-uap-panas-empat-karyawan-pltu-rembang-luka-serius/ tanggal 30 Maret 2017 jam 23:02 WITA.

    Nama: Muhammad Jayadi Burhans Maramis
    NIM: 167051989
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih terdapat kesalahan.
    – Pemisahan antara jam dan menit harusnya menggunakan tanda titik (“.”) bukan “:”. Lihat Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) 2016.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-3” pada bagian awal posting berikutnya.

  112. Tugas Perbaikan Ke-2

    Evaporator AC Meledak, 2 Orang Terluka

    JAKARTA – Dua orang teknisi AC menjadi korban ledakan evaporator AC indoor salah satu rumah di Jalan H IV, RT 08/08, Tebet, Jakarta Selatan. Dua korban itu mengalami luka di wajahnya dan dilarikan ke RS Tebet. Korban ledakan ialah Ali Krisdianto (43) dan Zaenal Arifin (36). Rekan korban sesama teknisi AC Lukman (35) mengatakan, saat itu kedua korban sedang mendeteksi kebocoran pipa evaporator menggunakan tekanan oksigen.

    “Evaporator AC pecah karena tekanan oksigen untuk mendeteksi kebocoran pipa di evaporator terlalu kencang,” kata Lukman di lokasi, Jumat (1/4/2016). Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan menjelaskan, akibat tekanan oksigen yang tinggi menyebabkan evaporator pecah dan material pecahan mengenai wajah korban.”Kemungkinan ada unsur kelalaian, tapi ini masih kami dalami,” ujarnya.

    Saat ini, tambah Surawan, polisi tengah melakukan penyelidikan di lokasi dan memintai keterangan saksi juga yang melihat insiden tersebut. Sedangkan korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Tebet, Jaksel lantran menderita luka dibagian wajahnya.


    A. Pertanyaan tertutup (Close questions).
    1. Apakah Anda melihat langsung kejadian tersebut ?
    2. Apakah kedua teknisi tersebut dapat bekerja kembali setelah mengalami kecelakaan ?
    3. Apakah kejadian tersebut telah memakan korban yang lain ?
    4. Apakah kedua korban tersebut sudah mematuhi SOP ?
    5. Apakah korban menggunakan APD ?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Mengapa tekanan oksigen bisa tinggi ?
    2. Bagaimana kedua teknisi tersebut bisa melakukan hal yang tidak di inginkan oleh kejadian ini ?
    3. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi ?
    4. Apa faktor utama kejadian tersebut ?
    5. Apa yang sedang di lakukan oleh kedua teknisi tersebut sebelum melakukan pekerjaan ?
    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Dari yang saya dengar apakah betul dua teknisi tersebut mengalami kelalaian saat melakukan pekerjaan ?
    2. Benarkah Anda melihat dengan jelas ke salah satu komponen tersebut bahwa tekanan oksigen nya tinggi ?
    3. Apakah Anda mengenal korban tersebut ?
    4. Dari berbagai informasi yang di dengar, apa yang Anda ketahui tentang insiden tersebut ?
    5. Bagaimana kondisi lokasi kejadian tersebut saat mereka melakukan pekerjaan ?
    D. Pertanyaan menyelidiki (Probing questions).
    1. Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi ?
    2. Dapatkah Anda menjelaskan lebih dalam lagi tentang kejadian tersebut ?
    3. Apa lagi yang Anda ketahui tentang kejadian yang di alami oleh kedua teknisi tersebur ?
    4. Apakah perusahaan tersebut telah menerapkan sistem K3 yang sebenarnya ?
    5. Apa pendapat Anda mengenai kejadian tersebut ?

    Daftar Pustaka
    Sandita, Ari Murti. 2016. Evaporator AC Meledak 2 Orang Terluka. Diunduh pada https://metro.sindonews.com/read/1097590/170/evaporator-ac-meledak-2-orang-terluka-1459518251 tanggal 1 Maret 2017 jam 22.44 WITA

    Nama : Chandra Adi Saputra
    NIM : 167051988
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Cara Anda menulis mengindikasikan bahwa Anda masih belum lulus sekolah dasar dan menengah.
    – Tulisan bahasa Indonesia Anda kacau, tidak sesuai kaidah umum ejaan bahasa Indonesia.
    – Tugas ini tidak bisa diberi nilai, sepanjang tidak ditulis sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) 2016.
    – Perbaiki kembali dan catumkan “Tugas Perbaikan Ke-3” pada bagian awal posting berikutnya.

  113. Tugas Perbaikan Ke-2

    Pekerja CS IKPP Tewas Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter

    RIAUBOOK.COM – Terjadi kecelakaan kerja di dalam perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang. Ely Nawarni Daulay yang berprofesi sebagai Cleaning Service (CS) menjadi korban, ia tewas di tempat setelah jatuh dari ketinggian 20 meter di Damper Conveyor 6 lokasi MB-12. Saat kejadian, korban yang bekerja dengan kontraktor PT Yove Anugerah sedang bekerja di lokasi MB-12. Kecelakaan kerja terjadi Sabtu (18/03/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tualang Kompol Ali Dahmar Siregar melalui Kanit Reskrim AKP Yusuf Purba membenarkan adanya insiden satu orang karyawan yang jatuh saat sedang bekerja.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pada saat kejadian sedang bekerja bersih-bersih di lantai atas bagian Damper Conveyor 6 lokasi MB-12. Tanpa diduga ternyata korban terjatuh. Insiden tersebut mengagetkan pekerja yang ada di lokasi tersebut. Korban tersebut tewas dan langsung dibawa ke klinik terdekat. Jasadnya kemudian diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.

    Sementara itu, Humas PT IKPP, Armadi saat dikonfirmasi, belum memberikan keterangan mengenai hal tersebut. Hingga kini, awak media masih mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. (RB/Agus)


    A. Pertanyaan tertutup kepada saksi (Close Questions).
    1. Apakah anda berada di lokasi kejadian ketika kejadian itu terjadi?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah korban tewas ditempat setelah kejadian?
    4. Apakah benar korban terjatuh karena terpeleset?
    5. Apakah ada penanda keselamatan di lokasi tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka kepada saksi (Open Questions).
    1. Bagaimana kronologis kejadian tersebut?
    2. Kapan kejadian itu terjadi?
    3. Apakah korban tidak mematuhi peraturan yang mengakibatkan korban terjatuh?
    4. Apakah korban memiliki masalah sebelum kejadian itu terjadi?
    5. Apakah ada faktor lain yang mengakibatkan korban terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarah kepada saksi (Leading Questions).
    1. Bagaimana korban tersebut bisa terjatuh?
    2. Bagaimana reaksi anda saat kejadian tersebut terjadi?
    3. Apakah benar korban terjatuh dari ketinggian 20 meter?
    4. Apakah anda mengenal korban tersebut?–> Pertanyaan tertutup.
    5. Bagaimana keseharian korban saat bekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik kepada saksi (Probing Questions).
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut? –> Pertanyaan tertutup.
    2. Bisakah anda menceritakan ulang kejadian tersebut?
    3. Apakah yang dilakukan atasan saat kejadian itu terjadi?
    4. Apakah ada kejadian serupa sebelum kejadian ini?
    5. Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian tersebut tidak terluang kembali?

    Daftar Pustaka
    Agus, RB. 2017. Pekerja CS IKPP Tewas Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter. Diunduh pada http://www.riaubook.com/berita/29205/pekerja-cs-ikpp-tewas-terjatuh-dari-ketinggian-20-meter tanggal 24 Maret 2017 jam 21:33 WITA

    Nama : Ridho Adi Dharma Kusuma
    NIM : 167052005
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Perbaiki kembali bagian yang dicoret.
    – Penulisan daftar pustaka masih terdapat kesalahan. Tanda baca untuk memisahkan antara jam dan menit adalah tanda titik (“.”), bukan “:”. Lihat Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) 2016.
    – Cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-3” pada bagian awal posting berikutnya.

  114. Tugas Perbaikan Ke-1

    Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas

    VIVA.co.id – Kecelakaan kerja kembali terjadi di tambang terbuka Grasberg, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Kecelakaan yang terjadi pada hari Senin, 17 Oktober 2016, pukul 17.23 WIT menelan satu orang korban Jiwa.
    Kecelakaan terjadi karena satu unit kendaraan dozer D 11 terguling di area Bench 1. Dikabarkan, satu operator meninggal dan satu pengawas cedera berat.
    Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Riza, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi sesaat setelah kejadian nahas tersebut terjadi.

    “Tim Command Center PT Freeport Indonesia menerima laporan adanya insiden di area tambang terbuka Grasberg. Satu orang karyawan dilaporkan meninggal dunia, dan satu orang karyawan mengalami cedera,” kata Riza kepada VIVA.co.id, Selasa 18 Oktober 2016.
    Saat ini, kedua korban telah dievakuasi ke di Rumah Sakit Tembagapura sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. “Sesuai dengan prosedur, kami telah melaporkan hal ini ke Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral),” katanya. Pihak Freeport, lanjut dia, menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Riza mengklaim bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan.
    “Keluarga besar PTFI menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami.” kata Riza. (ase).

    Pertanyaan untuk korban :
    a. Pertanyaan terbuka (open question)
    • Bisakah anda ceritakan bagaimana kejadian itu terjadi?
    • Mengapa kejadian itu bisa terjadi?
    • Bisakah anda menjelaskan tentang kondisi keadaan tempat kejadian perkara?
    • Bisakah anda sebutkan cedera apa saja yang saudara alami?
    • Apa yang anda lakuan sesaat setelah insiden itu terjadi?
    b. Pertanyaan tertutup (close question)
    • Apakah anda memakai alat pelindung diri pada saat kejadian?
    • Apakah ada pengawas lain disekitar anda ketika kejadian itu terjadi?
    • Apakah korban melewati jalur yang tidak seharusnya dilewati?
    • Apakah pada saat kejadian anda bekerja sesuai SOP yang berlaku?
    • Apakah pada saat itu kondisi jalan yang anda lewati dalam keadaan licin?
    c. Pertanyaan mengarahkan (leading question)
    • Apakah kondisi jalan yang anda lewati sedang dalam keadaan rusak atau pada saat itu kondisi cuaca mempengaruhi keadaan jalan yang anda lewati?
    • Apakah pada saat itu pihak pengawas mengizinkan korban melewati jalur tersebut atau anda melewati jalur tersebut atas inisiatif anda dan rekan anda sendiri?
    • Apakah pada saat itu anda tidak dapat melihat kondisi jalan dengan jelas atau memang kurang penerangan jalan disekitar jalan?
    • Apakah pada saat itu pengasaw tidak sedang berada ditempatnya ataukah pos pengawas berada terlalu jauh dari lokasi?
    • Apakah alat pelindung diri yang diberikan perusahaan kurang nyaman atau memang anda sudah terbiasa bekerja tanpa alat pelindung diri?
    d. Pertanyaan menggiring (probing question)
    • Menurut anda apa yang menjadi faktor utama kecekalaan tersebut?
    • Mengapa hal tersebut bisa menjadi penyebab utamanya?
    • Apakah masalah tersebut sering kali ditemui di area kerja?
    • Menurut anda bagaimana cara menanggulanginya?
    • Hal apa yang ingin anda sampaikan kepada pihak manajemen terkait dengan hal hal yang membahayakan disekitar lingkungan kerja?
    Pertanyaan untuk saksi :
    a. Pertanyaan terbuka (open question)
    • Bisakah anda menjelaskan apa yang terjadi?
    • Mengapa menurut anda kejadian tersebut bisa terjadi?
    • Bisakah anda menjelaskan tentang keadaan lingkungan di sekitar lokasi kejadian?
    • Menurut anda ada saja faktor factor pendukung terjadinya penyebab insiden ini?
    • Dapatkah anda menceritakan tentang apa yang dilakukan korban ketika insiden tersebut terjadi?
    b. Pertanyaan tertutup (close question)
    • Apakah disekitar jalur lalu lintas pernah terjadi kejadian serupa?
    • Apakah anda menyaksikan langsung kejadiannya?
    • Apakah saat itu anda berada dekat lokasi kejadian?
    • Apakah ada saksi lain selain anda?
    • Apakah ketika itu tim evakuasi langsung mendatangi lokasi kejadian?
    c. Pertanyaan mengarahkan (leading question)
    • Apakah di area tersebut sering terjadi kecelakaan serupa atau ini adalah kejadian pertama?
    • Apakah pengawas kurang tegas dalam member sangsi pelanggaran atau memang bekerja tanpa APD sudah menjadi budaya di perusahaan ini?
    • Apakah komunikasi antara pekerja dan pengawas kurang terjalin dengan baik atau memang ada masalah pada alat komunikasi yang disediakan perusahaan?
    • Apakah korban sering melakukan kelalaian atau keadaan yang kali ini membuat korban harus melanggar SOP?
    • Apakah ketika insiden berlangsung anda berada di dekat lokasi atau hanya melihat dari kejauhan?
    d. Pertanyaan menyelidik (probing question)
    • Insiden apa yang sering terjadi terkait jalur lalu lintas di area tambang ini?
    • Menurut anda apa saja penyebabnya?
    • Selain factor tersebut apakah adakah penyebab pendukungnya?
    • Bagai mana menurut anda cara menanggulanginya?
    • Apa harapan anda untuk pihak manajeman dalam menyikapi kecelakaan lau lintas di area ini?

    Nama : Adam Ilhamsyah
    NIM : 167052058
    Semeter : II
    Kelas : A2

    Daftar pustaka
    Akbar, Raden Jihad. 2016. Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas. viva.co.id. diunduh pada http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/836033-kecelakaan-kerja-di-tambang-freeport-satu-orang-tewas tanggal 25 Maret 2017 pukul 15:30 WITA


    Komentar Dosen:
    Untuk memudahkan membaca dan mengidentifikasi jumlah pertanyaan, maka gunakan sistem penomoron seperti berikut:

    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. …….
    2. …….
    3. …….
    4. …….
    5. …….

    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. …….
    2. ……. dst.

    Perbaiki kembali dan cantumkan kalimat “Tugas Perbaikan Ke-2” pada bagian awal posting berikutnya.
    Penulisan identitas Anda masih salah, tempatkan di bagian akhir. Lihat penulisan tugas oleh mahasiswa lain yang sudah disetujui sebagai pembanding.

  115. Tugas Perbaikan Ke-3

    Tersembur Uap Panas, Empat Karyawan PLTU Rembang Luka Serius

    REMBANG, suaramerdeka.com. Kecelakaan kerja yang menimpa empat orang pekerja terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Desa Leran Kecamatan Sluke, Kamis (18/8). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.30 itu, mengakibatkan empat orang pekerja mengalami luka bakar serius hingga 90 persen. Berdasarkan informasi yang diterima oleh Suara Merdeka, kecelakaan tersebut bermula saat keempat pekerja, masing-masing Agus Suliyono, Misbahar, Suwardi serta Andik Purwanto sedang melakukan aktivitas di area mesin penggerak turbin, lantai tiga PLTU. Saat sedang melaksanakan pekerjaannya itu, tiba-tiba terdengar bunyi letupan keras dari ruangan tersebut. Sejurus kemudian, tiba-tiba dari bagian pipa muncul semburan uap panas langsung mengenai keempat pekerja yang berada tak jauh dari titik tersebut.

    Mengetahui adanya insiden kecelakaan kerja, selanjutnya tim medis PLTU PJB segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi keempat korban. Awalnya keempat korban sempat dilarikan ke RSI Arafah Lasem. Lantaran ada keterbatasan alat di sana, keempat korban langsung dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis secara intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit itu, mulai pukul 19.30. Namun, sekitar pukul 21.30, keempat korban kembali harus dirujuk ke rumah sakit berbeda. Misbahul dan Andik Purwanto terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Columbia Semarang. Agus Suliyono dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Sedangkan Suwardi dirujuk ke KSH Pati.

    Belum ada keterangan resmi dari PLTU PJB soal kecelakaan itu. Seorang petugas PLTU PJB, Nonok Indaryitno saat dikonfirmasi enggan memberikan jawaban. Alasannya, yang berhak memberikan keterangan adalah General Manager PLTU PJB.


    Pertanyaan ditujukan kepada korban.

    A. Closed question.
    1. Bagaimana kondisi anda saat ini?
    2. Apakah anda sudah makan?
    3. Apakah anda sudah berkeluarga?
    4. Apakah anda memakai APD pada saat bekerja?
    5. Apakah anda masih merasakan sakit?

    B. Open question.
    1. Bisa anda ceritakan kembali kronologis kejadian tersebut?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Faktor apa yang menyebabkan pipa tersebut bocor?
    4. Dimana lokasi kejadian tersebut?
    5. Bagaimana reaksi keluarga anda dengan adanya peristiwa ini?

    C. Leading question.
    1. Apakah anda bersama rekan anda pada saat kejadian tersebut?
    2. Apakah pekerjaan yang anda lakukan sesuai dengan SOP?
    3. Seringkah anda melakukan pekerjaan tanpa pengawasan?
    4. Menurut anda, apa yang bisa menjadi penyebab pipa tersebut bocor?
    5. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?

    D. Probing question.
    1. Apakah instansi memiliki tenaga pengawas ahli keselamatan kerja dan berapa pengawas yang dimiliki instansi?
    2. Apakah perusahaan anda memiliki SOP yang jelas?
    3. Jika iya, mengapa kejadian tersebut bisa terjadi?
    4. Apakah anda mempunyai sertifikasi keahlian yang sesuai dalam pekerjaan anda?
    5. Apakah di setiap bidang pekerjaan pada instansi anda memiliki JSA?

    Pertanyaan ditujukan kepada saksi mata.

    A. Closed questions.
    1. Apakah anda melihat secara langsung kejadian tersebut?
    2. Apakah korban menggunakan APD pada saat bekerja?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah benar para korban sedang berada di lokasi semburan uap?
    5. Apakah anda mengenal para korban?

    B. Open questions.
    1. Bisa anda ceritakan bagaimana kronologis kebocoran pipa tersebut terjadi?
    2. Apa yang sedang dilakukan korban sebelum ledakan pipa tersebut terjadi?
    3. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi?
    4. Apakah sebelumnya kejadian ini pernah terjadi?
    5. Menurut anda, apa faktor penyebab terjadinya kebocoran uap tersebut?

    C. Leading questions.
    1. Apakah para korban cepat dievakuasi ke rumah sakit?
    2. Dimana posisi anda saat kejadian ledakan tersebut terjadi?
    3. Apakah sebelum insiden terjadi korban terlihat melanggar SOP yang telah ditetapkan?
    4. Apakah benar disekitar lingkungan kerja tidak ada pengawas?
    5. Pukul berapa kejadian kebocoran pipa tersebut terjadi?

    D. Probing questions.
    1. Apa yang anda ingat tentang terjadinya kebocoran pipa tersebut?
    2. Apakah ada penyebab lain yang mendukung sehingga korban bisa tersembur uap panas?
    3. Apa dampak dari terjadinya kebocoran pipa uap panas tersebut?
    4. Benarkah pekerja tersebut tidak melakukan pemeriksaan sebelum bekerja?
    5. Apakah benar para korban berada sangat dekat dengan semburan uap panas pada pipa yang bocor tersebut?

    Daftar Pustaka
    Al-Musthofa, Ilyas. 2016. Tersembur Uap Panas, Empat Karyawan PLTU Rembang Luka Serius. Diunduh pada http://berita.suaramerdeka.com/tersembur-uap-panas-empat-karyawan-pltu-rembang-luka-serius/ tanggal 30 Maret 2017 jam 23.02 WITA.

    Nama: Muhammad Jayadi Burhans Maramis
    NIM: 167051989
    Semester: II
    Kelas: A1


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas perbaikan bisa diterima.

  116. Tugas Perbaikan Ke-1

    Diduga Kelelahan, Nyawa Checker Man Melayang

    Seorang pekerja di PT Karya Bakti Mandiri (KBM) site Sukan tewas saat sedang menjalankan shift malam. Pria paro baya yang diketahui bernama Eko Yunarto (45) diduga tertindis alat grader yang dioperasikannya. Kejadian diketahui sekitar pukul 00.30 Wita, Jumat (10/2). Sedang menjalankan shift malam, korban diduga kelelahan bekerja sehingga lalai dalam bekerja. Dari informasi yang dihimpun Berau Post, korban saat ini telah dikebumikan usai salat Jumat. Dari keterangan pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), korban yang memiliki jabatan sebagai checker man sedang mencoba belajar mengoperasikan mesin grader. Sial, alat berat dengan puluhan ton tersebut hilang kendali dan membuat nyawa Eko Yunarto melayang.

    Sab’an staf Disnakertrans Provinsi Kaltim wilayah Berau menerangkan, kecelakaan tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan kerja telah disterilkan oleh pihak kepolisian. Walau belum melakukan investigasi lapangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan tempat Eko Yunarto bekerja dan kepolisian yang berada di TKP. ”Kami belum berani memberikan pernyataan penyebab terjadinya kecelakaan. Tapi umumnya, jika kecelakaan terjadi saat malam hari, diduga karena korban kelelahan,” kata Sab’an memberi keterangan kepada Berau Post, kemarin (10/2). Hingga kini, pihak perusahaan ujarnya telah diberi peringatan untuk tidak melakukan operasional pekerjaan di lokasi kecelakaan. Bahkan pihak kepolisian ujar Sab’an telah memasang police line di TKP.
    ”Segera akan kami lakukan investigasi bersamaan dengan pihak kepolisian,” terangnya.

    Kecelakaan kerja yang kewenangannya telah dialihkan ke Disnakertrans Provinsi Kaltim menyusul mulai diimplementasikannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, membuat pengawasan terhadap keselamatan tenaga kerja diakui Sab’an menjadi lebih sulit. Pasalnya dalam dua pekan terakhir, telah terjadi dua kali kecelakaan kerja di Berau. ”Tentu hal ini menjadi perhatian kami juga dari Disnakertrans Kaltim. Karena seminggu sekali terjadi kecelakaan terjadi memberi indikasi yang buruk terhadap sistem kesehatan, keselamatan dan keamanan (K3) kerja di Berau,” ujarnya.

    Saat berita ini diterbitkan, belum ada keterangan khusus dari perusahaan tempat Eko Yunarto bekerja. Sab’an sendiri telah melaporkannya kepada Kepala Disnakertrans Provinsi Kaltim dan akan memanggil PT KBM untuk dimintai keterangan. ”Pihak perusahaan akan kami minta keterangan untuk mengetahui secara rinci proses terjadinya kecelakaan kerja sehingga menewaskan Eko Yunarto,” pungkasnya.


    A. Close Question.
    1. Apakah kondisi Anda baik hari ini?
    2. Apakah Anda melihat langsung kejadian tersebut?
    3. Apakah Anda melihat rekan kerja Anda sedang berada disekitar Anda?
    4. Apakah ada komunikasi antara Anda dengan rekan kerja Anda yang berada disekitar Anda?
    5. Apakah Anda trauma melihat kejadian ini?

    B. Pertanyaan terbuka (opened questions).
    1. Bisakah Anda ceritakan kembali kronologis kejadian?
    2. Menurut Anda, bagaimana kejadian itu terjadi?
    3. Mengapa kejadian itu terjadi?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    5. Tolong jelaskan kepada saya prosedur yang benar untuk pekerjaan ini?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Seperti yang Anda lihat, apakah Anda akan menghimbau perusahaan itu agar perusahaan itu memberitahukan kepada para pekerja untuk tidak melakukannya lagi?
    2. Apakah Anda juga menginginkan perusahaan tersebut agar lebih memahami prosedur kerja?
    3. Apa yang bisa Anda jelaskan tentang kejadian tersebut?
    4. Seperti yang Anda lihat, sarana yang dimiliki perusahaan tersebut apakah masih kurang?
    5. Benarkah perusahaan tersebut sudah memberikan pengarahan dan pengetahuan terhadap para pekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probling questions).
    1. Dapatkah Anda menjelaskan lebih dalam lagi tentang kejadian tersebut?
    2. Apakah alat tersebut sesuai dengan SOP yang berlaku?
    3. Mengapa ada kesalahan yang fatal dibalik kecelakaan tersebut?
    4. Apakah perusahaan tersebut telah menerapkan sistem K3 yang sebenarnya?
    5. Menurut Anda, siapakah pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut?

    SANGGAM. 2017. Diduga Kelelahan, Nyawa Checker Man Melayang. Diunduh pada http://berau.prokal.co/read/news/47985-diduga-kelelahan-nyawa-checker-man-melayang.html tanggal 29 Maret 2017 jam 14.32 WITA.

    Nama: Marsellyandi
    NIM: 167052016
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – “SANGGAM” bukan nama jurnalis yang memberitakan, melainkan nama tajuk berita.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-2” pada bagian awal posting berikutnya.

  117. Perbaikan Tugas Ke-5

    Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik

    SUMSEL – Sungguh tragis nasib Darmawi (40), buruh pabrik asal kecamatan Gandus kota Palembang ini, tewas tercincang mesin pencacah plastik saat sedang bekerja lembur di Pabrik CV Cahaya Pelangi Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu 14Januari 2017, sekira pukul 22.45 WIB.
    Akibatnya insiden itu, kaki kanan korban hancur berkeping-keping tergiling mesin penghancur plastik. Korbanpun tidak tertolong karena mengalami pendarahan hebat.

    Herman (30) salah satu teman yang juga satu pabrik dengan korban mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak memasukkan plastik ke mesin penggiling, kemudian jatuh tergelincir. “Saat tergelincir celana yang digunakan korban terjepit pisau mesin hingga kaki kanannya ikut terseret masuk ke dalam mesin pencacah plastik, hingga tercincang berkeping-keping,” ungkap Herman. Dia melanjutkan, sebenarnya saat celana korban nyangkut dia sempat teriak minta tolong, tapi banyak yang tidak mendengar karena bisingnya suara mesin pabrik. “Mesin baru dimatikan setelah korban menjerit histeris, kakinya tergiling,” katanya.

    Korban sempat dibawa ke rumah sakit di Kota Palembang untuk dilakukan visum, selanjutnya dibawa ke rumah duka. “Kejadiannya sangat cepat, tidak mengira akan seperti ini,” jelasnya. Ketika ditanyai terkait kelengkapan pakaian keselamatan, Herman mengakui tidak pernah mengenakan itu. “Memang tidak disediakan oleh perusahaan,” ungkapnya. Sementara itu, Kapolres Banyuasin Andri Sudarmadi membenarkan kejadian yang menewaskan satu orang pekerja di pabrik pengelolan plastik. Bahkan pihak manajemen CV Cahaya Palstik sebelumnya menutupi peristiwa yang merenggut nyawa korban. “Petugas telah melakukan olah TKP,” katanya.

    Sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari warga setempat mengenai kejadian tersebut. “Kami sudah memeriksa beberapa saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Untuk selanjutnya pemeriksaan pemilik atau manajemen pabrik plastik pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuasin,” tegas pria murah senyum itu. Lebih lanjut Kapolres mengatakan, jasad korban sudah dievakuasi ke rumah duka, dari keterangan keluarga korban jenazah akan di kebumikan di kampung halamannya.



    A. Pertanyaan Tertutup (Close Question).
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah anda melihat kejadian itu secara langsung ketika berada di sekitar lokasi kejadian?
    3. Apakah anda melihat bahwa korban sudah memakai alat pelindung diri?
    4. Apakah korban mengetahui prosedur keselamatan kerja dengan baik?
    5. Apakah korban saat kecelakan terjadi langsung dibawa kerumah sakit?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open Question).
    1. Bisakah anda jelaskan bagaimana kronologis kejadian tersebut?
    2. Menurut anda, apa saja faktor yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    3. Menurut anda,apa yang menyebabkan korban bisa tergilincir dan terjatuh?
    4. Bisakah anda jelaskan,dimana lokasinya korban terjatuh?
    5. Bagaimana kondisi korban saat dibawa kerumah sakit?

    C. Pertanyaan Mengarahkan (Leading Question).
    1. Apakah benar korban tewas tergilincir dan terjatuh?
    2. Apakah benar korban tidak mengetahui prosedur SOP dengan baik?
    3. Apakah benar saat korban bekerja tidak memakai alat pelindung diri?
    4. Apakah benar perusahaan tidak melakukan pengawasan terhadap pekerja?
    5. Apakah benar perusahaan tidak memberikan sistem keselamatan K3 terhadap pekerja?

    D. Pertanyaan Menyelidiki (Probing Question).
    1. Bagaimana bisa perusahaan tidak memberikan sistem keselamatan K3 terhadap pekerja?
    2. Mengapa korban tidak memakai alat pelindung diri dengan baik dan benar?
    3. Mengapa perusahaan tidak memberikan pengetahuan tentang keselamatan kerja terhadap pekerja?
    4. Bagaimana bisa perusahaan tidak memberikan sistem pengawasan terhadap pekerja?
    5. Bagaimana upaya perusahaan memberikan jaminan kesehatan dan kesejahteraan terhadap pekerja?

    Daftar Pustaka
    Haqulana, Mewan. 2017. Tergelincir saat Kerja Lembur, Darmawi Tewas Tergilas Mesin Pencacah Plastik. Diunduh pada http://news.okezone.com/read/2017/01/16/340/1592197/tergelincir-saat-kerja-lembur-darmawi-tewas-tergilas-mesin-pencacah-plastik tanggal 26 Maret 2017 jam 23.06 WITA.

    Nama : Bonifatius Heru Prasetyo
    NIM : 167052000
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas perbaikan bisa diterima.

  118. Tugas Perbaikan Ke-4

    Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator

    Liputan6.com, Trenggalek – Seorang pengusaha rental alat berat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu sore tadi, tewas tertimpa unit ekskavator miliknya sendiri yang melorot dan terguling saat uji coba pascaperbaikan. “Alat berat itu rusak lalu diperbaiki di lokasi galian (pertambangan) dan sedang proses ujicoba mesin,” ucap Kepala Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh Suprianto di Trenggalek, seperti dilansir Antara, Minggu (26/6/2016).
    Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di areal pertambangan kaolin Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh itu menyebabkan Gufron (55), pengusaha alat berat asal Kecamatan Durenan tewas di lokasi kejadian.
    Sulitnya medan serta beban tonase alat berat membuat proses evakuasi korban yang tertimpa bodi ekskavator berlangsung lama.
    Menurut keterangan Suprianto, jasad korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan material batu dan badan ekskavator sekitar pukul 18.19 WIB lalu dibawa ke rumah duka di Desa Durenan. “Kejadian ini murni kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan,” kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.
    Selesai mengevakuasi korban, lokasi kejadian saat ini diberi garis polisi. Sementara ekskavator masih dibiarkan terbalik di lokasi reruntuhan dengan kondisi rusak berat.
    Menurut Yasir, kronologi kecelakaan kerja terjadi saat Gufron selaku pemilik alat berat memperbaiki ekskavatornya yang ngadat atau mengalami kerusakan mesin di lokasi pertambangan kaolin di Desa Mlinjon. Selesai memperbaiki dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.25 WIB, kata Yasir, korban bermaksud mencoba sistem hidrolis serta fungsi mesin ekskavator miliknya itu untuk mengeruk tebing di lokasi yang sama. “Saat mesin dihidupkan itulah tiba-tiba tanah pijakan ekskavator ambrol, sehingga menyebabkan alat berat melorot dan terguling ke sisi kiri bersama korban,” ujar dia.
    Pertanyaan untuk saksi.
    A. Pertanyaan tertutup (Closed questions).
    1. Apakah anda melihat kejadian tersebut?
    2. Apakah Anda mengenal korban?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kecelakaan itu terjadi?
    4. Berapakah korban dari kecelakaan tersebut?
    5. Apakah anda melihat korban memakai alat pelindung diri?
    B. Pertanyaan terbuka (Open questions).
    1. Bisakah anda menceritakan apa yang terjadi?
    2. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    3. Kapan kejadian ini terjadi?
    4. Bagaimana pendapat Anda mengenai insiden ini?
    5. Faktor apa yang menyebabkan ekskavator terjatuh?
    C. Pertanyaan mengarahkan (leading questions).
    1. Apakah sebelumnya kecelakaan tersebut pernah terjadi?
    2. Apakah benar korban tewas tertimpa ekskavator?
    3. Apakah benar korban meninggal ditempat kejadian?
    4. Apa yang bisa anda jelaskan tentang kejadian tersebut?
    5. Menurut anda, apakah yang harus perusahaan lakukan agar kecelakaan tersebut tidak terulang kembali?
    D. Pertanyaan menyelidik (probing questions).
    1. Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda menceritakan peristiwa tersebut lebih mendalam?
    3. Kenapa kejadian ini bisa terjadi?
    4. Menurut anda, apa faktor utama terjadinya peristiwa ini?
    5. Apakah pernah terjadi kecelakaan serupa?
    Daftar Pustaka
    Syaiful, Anri & Rinaldo. 2016. Uji Coba Alat Berat, Seorang Pengusaha Tewas Tertimpa Ekskavator. Diunduh pada http://regional.liputan6.com/read/2540601/uji-coba-alat-berat-seorang-pengusaha-tewas-tertimpa-ekskavator tanggal 29 Maret 2017 jam 08:54 WITA.
    Nama : William Adrian Gof
    NIM : 167052041
    Semester : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih terdapat kesalahan.
    – Perbaiki kembali dan cantumkan “Tugas Perbaikan Ke-5” di awal pada posting berikutnya.

  119. Tugas Perbaikan Ke-2

    Pekerja Pabrik Gula Merah Tewas Tergilas Mesin Giling Tebu

    Kediri (beritajatim.com) — Seorang pekerja pabrik pembuatan gula merah di Kabupaten Kediri tewas mengenaskan setelah sekujur tubuhnya tergilas mesin penggilingan tebu. Korban ikut tergiling bersama tebu saat bajunya tersangkut pada mesin penggilingan. Nasib nahas ini dialami Kusmani (60) pekerja pabrik pembuatan gula merah milik Komari asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.‎ Rokhim, salah salah seorang karyawan mengaku, korban tergilas mesin penggilingan bersama tebu karena bajunya tersangkut sewaktu mengambil puntung rokok. Seketika, karyawan lain mematikan mesin. Tetapi sekujur tubuh korban sudah remuk hingga akhirnya tewas.

    “Saya dengar jeritan dari ruang mesin di belakang. Saat saya datang, pak Kus sudah terjepit pada gerigi mesin. Kondisinya sungguh mengenaskan. Badannya remuk,” ujar Rokhim, Rabu (23/11/2016). Tim identifikasi dari Polres Kediri bersama Polsek Ngadiluwih langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Menurut Kapolsek Ngadiluwih AKP Ridwan Sahara, kecelakaan kerja ini terjadi akibat pakaian korban yang tersangkut mesin, sehingga ikut tergiling bersama tebu sebagai bahan baku pembuatan gula merah.‎ Polisi langsung membawa jenasah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dioutopsi. Sementara itu, pemilik pabrik akan diperiksa perihal indikasi unsur kelalaian, mengingat mesin penggilan tanpa dilengkapi pengaman.


    A. Pertanyaan tertutup (close questions)
    1. Apakah anda mengenal korban?
    2. Apakah anda ada di lokasi kejadian pada itu?
    3. Apakah anda melihat korban secara langsung pada saat masuk tergiling mesin?
    4. Apakah korban menggunakan alat pelindung?
    5. Benarkah korban langsung meninggal pada saat itu?

    B. Pertanyaan Terbuka (Open questions)
    1. Kapan kejadian itu terjadi?
    2. Bagaimana kronologi kejadian tersebut?
    3. Apa faktor penyebab utama kejadian tersėebut?
    4. Siapa saja yang ada di lokasi kejadian pada saat itu?
    5. Apa yang anda lakukan pada saat anda di lokasi tersebut?

    C. Pernyaan mengarahkan (Leading questions)
    1. Dari kejadian yang dialami korban,menurut anda apakah perusahaan sudah menerapkan sistem sesuai dengan SOP?
    2. Apa benar jika penerangan pada lokasi kerja terutama di tempat korban bekerja sangat terbatas?
    3. Apakah ada petugas yang bertanggung jawab dalam mengawasi proses pekerjaan itu?
    4. Mengapa korban bisa ikut tergiling mesin?
    5. Bagaimana perasaan anda setelah kejadian ini?

    D. Pertanyaan menyelidik (probing quesions)
    1. Apakah korban tersebut mendapatkan tekanan waktu bekerja yang diberikan oleh perusahan ?
    2. Apakah perusahaan tersebut tidak ketat pengawasannya pada pekerja ?
    3. Apa yang di lakukan perusahaan setelah kejadian tersebut?
    4. Bisakah anda jelaskan lebih rinci mengenai kejadian tersebut?
    5. Apakah setiap pekerja telah mendapatkan pelatihan sesuai keahlian mengoperasikan masein?

    Daftar Pustaka
    Masyhari, Nanang. 2016. Pekerja Pabrik Gula Merah Tewas Tergilas Mesin Giling Tebu. Diunduh pada http://m.beritajatim.com/berita_kediri/283098/p Tanggal 30 maret 2017 jam 21.35 WITA.

    Nama : Yulius Paken
    NIM : 167051994
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Masih terdapat kesalahan dalam penyusunan pertanyaan tertutup, terbuka, mengarahkan, dan menyelidiki. Beberapa pertanyaan terbolak-balik substansinya.
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – Kesempatan untuk melakukan perbaikan sudah habis, sehingga tidak ada lagi kesempatan perbaikan.
    – Nilai hanya akan diperhitungan secara minimum terhadap tugas yang Anda kerjakan ini.

  120. Tugas Perbaikan Ke-3

    Evaporator AC Meledak, 2 Orang Terluka

    JAKARTA – Dua orang teknisi AC menjadi korban ledakan evaporator AC indoor salah satu rumah di Jalan H IV, RT 08/08, Tebet, Jakarta Selatan. Dua korban itu mengalami luka di wajahnya dan dilarikan ke RS Tebet. Korban ledakan ialah Ali Krisdianto (43) dan Zaenal Arifin (36). Rekan korban sesama teknisi AC Lukman (35) mengatakan, saat itu kedua korban sedang mendeteksi kebocoran pipa evaporator menggunakan tekanan oksigen.

    “Evaporator AC pecah karena tekanan oksigen untuk mendeteksi kebocoran pipa di evaporator terlalu kencang,” kata Lukman di lokasi, Jumat (1/4/2016)
    Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan menjelaskan, akibat tekanan oksigen yang tinggi menyebabkan evaporator pecah dan material pecahan mengenai wajah korban.”Kemungkinan ada unsur kelalaian, tapi ini masih kami dalami,” ujarnya. Saat ini, tambah Surawan, polisi tengah melakukan penyelidikan di lokasi dan memintai keterangan saksi juga yang melihat insiden tersebut. Sedangkan korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Tebet, Jaksel lantran menderita luka dibagian wajahnya.


    Pertanyaan ditujukan untuk saksi

    A. Close questions
    1. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    2. Apakah pekerja tersebut menggunakan APD?
    3. Apakah anda berada di tempat kejadian saat kejadian tersebut terjadi?
    4. Apakah anda mengenal korban?
    5. Apakah kejadian seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya?

    B. Open questions
    1. Apa yang dilakukan korban sebelum ledakan terjadi?
    2. Bagaimana kronologis kejadiannya?
    3. Kapan kejadian itu terjadi?
    4. Apa faktor penyebab kejadian tersebut?
    5. Mengapa kejadian seperti ini bisa terjadi?

    C. Leading questions
    1. Pukul berapa kejadian ledakan tersebut terjadi?
    2. Dimana posisi anda saat kejadian ledakan terjadi?
    3. Apakah korban cepat dievakuasi ke rumah sakit?
    4. Bagaimana reaksi anda saat melihat kondisi korban saat kejadian?
    5. Bisa jelaskan alat pelindung diri apa saja yang digunakan korban saat itu?

    D. Probing questions
    1. Mengapa kejadian tersebut bisa terjadi?
    2. Dapatkah Anda menjelaskan lebih dalam lagi tentang kejadian tersebut?
    3. Apa lagi yang Anda ketahui tentang kejadian yang di alami oleh kedua teknisi tersebur?
    4. Apa yang dilakukan dari pihak perusahaan saat mendengar kejadian ini?
    5. Apa pendapat Anda mengenai kejadian tersebut?

    Pertanyaan ditujukan untuk korban.

    A. Close questions
    1. Apakah anda memiliki masalah pribadi di dalam perusahaan atau di luar perusahaan?
    2. Apakah sebelum bekerja telah dilakukan Safety Breafing?
    3. Apakah anda menggunakan APD?
    4. Apakah anda karyawan lama?
    5. Apakah anda sudah bekeluarga?

    B. Open questions
    1. Bisakah anda menceritakan kembali kronologis terjadinya kejadian?
    2. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
    3. Dimana lokasi kejadian tersebut?
    4. Siapa saja yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi?
    5. Mengapa ledakan tersebut dapat terjadi?

    C. Leading questions
    1. Apakah anda memiliki beban kerja yang tidak sesuai aturan?
    2. Apakah ada pengawas yang mengawasi saat anda melakukan pekerjaan?
    3. Apakah benar pekerjaan yang anda lakukan tidak sesuai dengan SOP?
    4. Apakah anda sering melakukan pekerjaan anda tersebut?
    5. Bagaimana kondisi anda setelah kejadian tersebut?

    D. Probing questions
    1. Apakah anda mempunyai sertifikasi keahlian yang sesuai dalam pekerjaan?
    2. Apakah pihak perusahaan menanggung biaya pengobatan anda?
    3. Jika anda sudah bekerja sesuai dengan SOP, mengapa kecelakaan tersebut dapat terjadi?
    4. Apakah anda sudah diberikan pelatihan sebelumnya?
    5. Dapatkah anda menjelaskan kejadian tersebut lebih detail lagi?

    Daftar pustaka
    Murti, Ari Sandita. 2016. Evaporator AC Meledak 2 Orang Terluka. Diunduh pada https://metro.sindonews.com/read/1097590/170/evaporator-ac-meledak-2-orang-terluka-1459518251 tanggal 26 Maret 2017 jam 14.18 WITA

    Nama : Chandra Adi Saputra
    NIM : 167051988
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Masih terdapat kesalahan dalam penyusunan pertanyaan tertutup, terbuka, mengarahkan, dan menyelidiki. Beberapa pertanyaan terbolak-balik substansinya.
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – Kesempatan untuk melakukan perbaikan sudah habis, sehingga tidak ada lagi kesempatan perbaikan.
    – Nilai hanya akan diperhitungan secara minimum terhadap tugas yang Anda kerjakan ini.

  121. Perbaikan Tugas Ke-2

    Diduga Kelelahan, Nyawa Checker Man Melayang

    Seorang pekerja di PT Karya Bakti Mandiri (KBM) site Sukan tewas saat sedang menjalankan shift malam. Pria paro baya yang diketahui bernama Eko Yunarto (45) diduga tertindis alat grader yang dioperasikannya. Kejadian diketahui sekitar pukul 00.30 Wita, Jumat (10/2). Sedang menjalankan shift malam, korban diduga kelelahan bekerja sehingga lalai dalam bekerja. Dari informasi yang dihimpun Berau Post, korban saat ini telah dikebumikan usai salat Jumat. Dari keterangan pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), korban yang memiliki jabatan sebagai checker man sedang mencoba belajar mengoperasikan mesin grader. Sial, alat berat dengan puluhan ton tersebut hilang kendali dan membuat nyawa Eko Yunarto melayang.

    Sab’an staf Disnakertrans Provinsi Kaltim wilayah Berau menerangkan, kecelakaan tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan kerja telah disterilkan oleh pihak kepolisian. Walau belum melakukan investigasi lapangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan tempat Eko Yunarto bekerja dan kepolisian yang berada di TKP. ”Kami belum berani memberikan pernyataan penyebab terjadinya kecelakaan. Tapi umumnya, jika kecelakaan terjadi saat malam hari, diduga karena korban kelelahan,” kata Sab’an memberi keterangan kepada Berau Post, kemarin (10/2). Hingga kini, pihak perusahaan ujarnya telah diberi peringatan untuk tidak melakukan operasional pekerjaan di lokasi kecelakaan. Bahkan pihak kepolisian ujar Sab’an telah memasang police line di TKP.
    ”Segera akan kami lakukan investigasi bersamaan dengan pihak kepolisian,” terangnya.

    Kecelakaan kerja yang kewenangannya telah dialihkan ke Disnakertrans Provinsi Kaltim menyusul mulai diimplementasikannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, membuat pengawasan terhadap keselamatan tenaga kerja diakui Sab’an menjadi lebih sulit. Pasalnya dalam dua pekan terakhir, telah terjadi dua kali kecelakaan kerja di Berau. ”Tentu hal ini menjadi perhatian kami juga dari Disnakertrans Kaltim. Karena seminggu sekali terjadi kecelakaan terjadi memberi indikasi yang buruk terhadap sistem kesehatan, keselamatan dan keamanan (K3) kerja di Berau,” ujarnya.
    Saat berita ini diterbitkan, belum ada keterangan khusus dari perusahaan tempat Eko Yunarto bekerja. Sab’an sendiri telah melaporkannya kepada Kepala Disnakertrans Provinsi Kaltim dan akan memanggil PT KBM untuk dimintai keterangan. ”Pihak perusahaan akan kami minta keterangan untuk mengetahui secara rinci proses terjadinya kecelakaan kerja sehingga menewaskan Eko Yunarto,” pungkasnya.


    A. Close Question.
    1. Apakah kondisi Anda baik hari ini?
    2. Apakah Anda melihat langsung kejadian tersebut?
    3. Apakah Anda melihat rekan kerja Anda sedang berada disekitar Anda?
    4. Apakah ada komunikasi antara Anda dengan rekan kerja Anda yang berada disekitar Anda?
    5. Apakah Anda trauma melihat kejadian ini?

    B. Pertanyaan terbuka (opened questions).
    1. Bisakah Anda ceritakan kembali kronologis kejadian?
    2. Menurut Anda, bagaimana kejadian itu terjadi?
    3. Mengapa kejadian itu terjadi?
    4. Faktor apa saja yang menyebabkan kejadian itu terjadi?
    5. Tolong jelaskan kepada saya prosedur yang benar untuk pekerjaan ini?

    C. Pertanyaan mengarahkan (Leading questions).
    1. Seperti yang Anda lihat, apakah Anda akan menghimbau perusahaan itu agar perusahaan itu memberitahukan kepada para pekerja untuk tidak melakukannya lagi?
    2. Apakah Anda juga menginginkan perusahaan tersebut agar lebih memahami prosedur kerja?
    3. Apa yang bisa Anda jelaskan tentang kejadian tersebut?
    4. Seperti yang Anda lihat, sarana yang dimiliki perusahaan tersebut apakah masih kurang?
    5. Benarkah perusahaan tersebut sudah memberikan pengarahan dan pengetahuan terhadap para pekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik (Probling questions).
    1. Dapatkah Anda menjelaskan lebih dalam lagi tentang kejadian tersebut?
    2. Apakah alat tersebut sesuai dengan SOP yang berlaku?
    3. Mengapa ada kesalahan yang fatal dibalik kecelakaan tersebut?
    4. Apakah perusahaan tersebut telah menerapkan sistem K3 yang sebenarnya?
    5. Menurut Anda, siapakah pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut?

    Daftar Pustaka
    Rio. 2017. Diduga Kelelahan, Nyawa Checker Man Melayang. https://m.berau.prokal.com/read/news/47985-diduga-kelelahan-nyawa-checker-man-melayang.html Diakses 29 Maret 2017 jam 14.32 WITA.

    Nama: Marsellyandi
    NIM: 167052016
    Semester: II
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    – Masih terdapat kesalahan dalam penyusunan pertanyaan tertutup, terbuka, mengarahkan, dan menyelidiki. Beberapa pertanyaan terbolak-balik substansinya.
    – Penulisan daftar pustaka masih salah. Link sumber berita tidak bisa diakses.
    – Kesempatan untuk melakukan perbaikan sudah habis, sehingga tidak ada lagi kesempatan perbaikan.
    – Nilai hanya akan diperhitungan secara minimum terhadap tugas yang Anda kerjakan ini.

  122. Tugas Perbaikan Ke-3

    Pekerja CS IKPP Tewas Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter

    RIAUBOOK.COM – Terjadi kecelakaan kerja di dalam perusahaan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang. Ely Nawarni Daulay yang berprofesi sebagai Cleaning Service (CS) menjadi korban, ia tewas di tempat setelah jatuh dari ketinggian 20 meter di Damper Conveyor 6 lokasi MB-12. Saat kejadian, korban yang bekerja dengan kontraktor PT Yove Anugerah sedang bekerja di lokasi MB-12. Kecelakaan kerja terjadi Sabtu (18/03/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tualang Kompol Ali Dahmar Siregar melalui Kanit Reskrim AKP Yusuf Purba membenarkan adanya insiden satu orang karyawan yang jatuh saat sedang bekerja.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pada saat kejadian sedang bekerja bersih-bersih di lantai atas bagian Damper Conveyor 6 lokasi MB-12. Tanpa diduga ternyata korban terjatuh. Insiden tersebut mengagetkan pekerja yang ada di lokasi tersebut. Korban tersebut tewas dan langsung dibawa ke klinik terdekat. Jasadnya kemudian diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.
    Sementara itu, Humas PT IKPP, Armadi saat dikonfirmasi, belum memberikan keterangan mengenai hal tersebut. Hingga kini, awak media masih mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. (RB/Agus)

    A. Pertanyaan tertutup kepada saksi (Close Questions).
    1. Apakah anda berada di lokasi kejadian ketika kejadian itu terjadi?
    2. Apakah anda mengenal korban?
    3. Apakah korban tewas ditempat setelah kejadian?
    4. Apakah benar korban terjatuh karena terpeleset?
    5. Apakah ada penanda keselamatan di lokasi tersebut?

    B. Pertanyaan terbuka kepada saksi (Open Questions).
    1. Bagaimana kronologis kejadian tersebut?
    2. Kapan kejadian itu terjadi?
    3. Apakah korban tidak mematuhi peraturan yang mengakibatkan korban terjatuh?
    4. Apakah korban memiliki masalah sebelum kejadian itu terjadi?
    5. Apakah ada faktor lain yang mengakibatkan korban terjatuh?

    C. Pertanyaan mengarah kepada saksi (Leading Questions).
    1. Bagaimana korban tersebut bisa terjatuh?
    2. Bagaimana reaksi anda saat kejadian tersebut terjadi?
    3. Apakah benar korban terjatuh dari ketinggian 20 meter?
    4. Apakah benar korban yang kritis sempat dibawa ke klinik terdekat?
    5. Bagaimana keseharian korban saat bekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik kepada saksi (Probing Questions).
    1. Apa saja faktor-faktor penyebab kejadian tersebut?
    2. Bisakah anda menceritakan ulang kejadian tersebut?
    3. Apakah yang dilakukan atasan saat kejadian itu terjadi?
    4. Apakah ada kejadian serupa sebelum kejadian ini?
    5. Menurut anda apakah yang harus dilakukan perusahaan agar kejadian tersebut tidak terluang kembali?

    Daftar Pustaka
    Agus, RB. 2017. Pekerja CS IKPP Tewas Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter. Diunduh pada http://www.riaubook.com/berita/29205/pekerja-cs-ikpp-tewas-terjatuh-dari-ketinggian-20-meter tanggal 24 Maret 2017 jam 21.33 WITA.

    Nama : Ridho Adi Dharma Kusuma
    NIM : 167052005
    Semester : II
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    Oke. Tugas sudah bisa diterima

  123. Tugas Perbaikan Ke-2

    Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas

    VIVA.co.id – Kecelakaan kerja kembali terjadi di tambang terbuka Grasberg, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Kecelakaan yang terjadi pada hari Senin, 17 Oktober 2016, pukul 17.23 WIT menelan satu orang korban Jiwa.
    Kecelakaan terjadi karena satu unit kendaraan dozer D 11 terguling di area Bench 1. Dikabarkan, satu operator meninggal dan satu pengawas cedera berat.
    Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Riza, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi sesaat setelah kejadian nahas tersebut terjadi.

    “Tim Command Center PT Freeport Indonesia menerima laporan adanya insiden di area tambang terbuka Grasberg. Satu orang karyawan dilaporkan meninggal dunia, dan satu orang karyawan mengalami cedera,” kata Riza kepada VIVA.co.id, Selasa 18 Oktober 2016.
    Saat ini, kedua korban telah dievakuasi ke di Rumah Sakit Tembagapura sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. “Sesuai dengan prosedur, kami telah melaporkan hal ini ke Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral),” katanya. Pihak Freeport, lanjut dia, menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Riza mengklaim bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan.
    “Keluarga besar PTFI menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban. Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami.” kata Riza. (ase).

    Pertanyaan untuk korban

    a. Pertanyaan terbuka (open question)
    1. Bisakah anda ceritakan bagaimana kejadian itu terjadi?
    2. Mengapa kejadian itu bisa terjadi?
    3. Bisakah anda menjelaskan tentang kondisi keadaan tempat kejadian perkara?
    4. Bisakah anda sebutkan cedera apa saja yang saudara alami?
    5. Apa yang anda lakuan sesaat setelah insiden itu terjadi?

    b. Pertanyaan tertutup (close question)
    1. Apakah anda memakai alat pelindung diri pada saat kejadian?
    2. Apakah ada pengawas lain disekitar anda ketika kejadian itu terjadi?
    3. Apakah korban melewati jalur yang tidak seharusnya dilewati?
    4. Apakah pada saat kejadian anda bekerja sesuai SOP yang berlaku?
    5. Apakah pada saat itu kondisi jalan yang anda lewati dalam keadaan licin?

    c. Pertanyaan mengarahkan (leading question)
    1. Apakah kondisi jalan yang anda lewati sedang dalam keadaan rusak atau pada saat itu kondisi cuaca mempengaruhi keadaan jalan yang anda lewati?
    2. Apakah pada saat itu pihak pengawas mengizinkan korban melewati jalur tersebut atau anda melewati jalur tersebut atas inisiatif anda dan rekan anda sendiri?
    3. Apakah pada saat itu anda tidak dapat melihat kondisi jalan dengan jelas atau memang kurang penerangan jalan disekitar jalan?
    4. Apakah pada saat itu pengasaw tidak sedang berada ditempatnya ataukah pos pengawas berada terlalu jauh dari lokasi?
    5. Apakah alat pelindung diri yang diberikan perusahaan kurang nyaman atau memang anda sudah terbiasa bekerja tanpa alat pelindung diri?

    d. Pertanyaan menggiring (probing question)
    1. Menurut anda apa yang menjadi faktor utama kecekalaan tersebut?
    2. Mengapa hal tersebut bisa menjadi penyebab utamanya?
    3. Apakah masalah tersebut sering kali ditemui di area kerja?
    4. Menurut anda bagaimana cara menanggulanginya?
    5. Hal apa yang ingin anda sampaikan kepada pihak manajemen terkait dengan hal hal yang membahayakan disekitar lingkungan kerja?

    Pertanyaan untuk saksi :
    a. Pertanyaan terbuka (open question)
    1. Bisakah anda menjelaskan apa yang terjadi?
    2. Mengapa menurut anda kejadian tersebut bisa terjadi?
    3. Bisakah anda menjelaskan tentang keadaan lingkungan di sekitar lokasi kejadian?
    4. Menurut anda ada saja faktor factor pendukung terjadinya penyebab insiden ini?
    5. Dapatkah anda menceritakan tentang apa yang dilakukan korban ketika insiden tersebut terjadi?

    b. Pertanyaan tertutup (close question)
    1. Apakah disekitar jalur lalu lintas pernah terjadi kejadian serupa?
    2. Apakah anda menyaksikan langsung kejadiannya?
    3. Apakah saat itu anda berada dekat lokasi kejadian?
    4. Apakah ada saksi lain selain anda?
    5. Apakah ketika itu tim evakuasi langsung mendatangi lokasi kejadian?

    c. Pertanyaan mengarahkan (leading question)
    1. Apakah di area tersebut sering terjadi kecelakaan serupa atau ini adalah kejadian pertama?
    2. Apakah pengawas kurang tegas dalam member sangsi pelanggaran atau memang bekerja tanpa APD sudah menjadi budaya di perusahaan ini?
    3. Apakah komunikasi antara pekerja dan pengawas kurang terjalin dengan baik atau memang ada masalah pada alat komunikasi yang disediakan perusahaan?
    4. Apakah korban sering melakukan kelalaian atau keadaan yang kali ini membuat korban harus melanggar SOP?
    5. Apakah ketika insiden berlangsung anda berada di dekat lokasi atau hanya melihat dari kejauhan?

    d. Pertanyaan menyelidik (probing question)
    1. Insiden apa yang sering terjadi terkait jalur lalu lintas di area tambang ini?
    2. Menurut anda apa saja penyebabnya?
    3. Selain factor tersebut apakah adakah penyebab pendukungnya?
    4. Bagai mana menurut anda cara menanggulanginya?
    5. Apa harapan anda untuk pihak manajeman dalam menyikapi kecelakaan lau lintas di area ini?

    Daftar pustaka
    Akbar, Raden Jihad. 2016. Kecelakaan Kerja di Tambang Freeport, Satu Orang Tewas. viva.co.id. diunduh padahttp://bisnis.news.viva.co.id/news/read/836033-kecelakaan-kerja-di-tambang-freeport-satu-orang-tewas tanggal 25 Maret 2017 pukul 15:30 WITA

    Nama : Adam Ilhamsyah
    NIM : 167052058
    Semeter : II
    Kelas : A2


    Komentar Dosen:
    – Susunan pertanyaan jangan dibuat semaunya sendiri, pertanyaan tertutup ditempatkan di awal, baru kemudian menyusul pertanyaan terbuka, pertanyaan mengarahkan dan pertanyaan menyelidik.
    – Penulisan daftar pustaka masih salah.
    – Kesempatan untuk melakukan perbaikan sudah habis, sehingga tidak ada lagi kesempatan perbaikan.
    – Nilai hanya akan diperhitungan secara minimum terhadap tugas yang Anda kerjakan ini.

  124. Perbaikan Tugas Ke-1

    Terperosok, Kuli Bangunan Jatuh dari Lantai 4 Proyek Bangunan
    JAKARTA – Seorang kuli bangunan bernama Hadi Yusmana (36) tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Santa Carolus, Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat.
    Kompol Suyatno, Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat menjelaskan kejadian nahas yang menimpa pria asal Bandung itu. “Saat korban memasang stager di lantai 4 yang akan digunakan untuk melester tembok, korban menginjak triplek yang belom dipaku sehingga korban terjatuh ke lantai bawah,” kata Suyatno kepada wartawan di Jakarta, Senin (31/10/2016).

    Suyatno melanjutkan, diketahui korban sedang bekerja di proyek Garuda Karya Mandiri di Jalan Kramat Sentiong Nomor 17 RT 04 RW05 Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi pada petang kemarin saat adzan Maghrib berkumandang.
    “Kemudian korban dibawa ke RS Caroulus oleh temannya sesama pekerja bangunan. Setelah sampai di RS Carolus korban meninggal dunia,” tambahnya.
    Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Jasad korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi,” tutup Suyatno


    1. Pertanyaan tertutup(Close questions)
    • Apakah anda berada ditempat kejadian saat kecelakaan itu terjadi?
    • Apakah korban meninggal langsung dibawa ke rumah sakit setelah terjadi kecelakaan?
    • Apakah korban meninggal pada saat bekerja memakai APD?
    • Apakah korban sudah mematuhi SOP yang diberikan?
    • Apakah ada korban yang terluka saat kejadian?
    2. Pertanyaan terbuka(Open questions)
    • Apa yang korban lakukan sebelum kejadian?
    • Kenapa kejadian itu bisa terjadi?
    • Bagaimana reaksi pihak atasan terhadap kejadian yang mengakibatkan korban tewas?
    • Mengapa triplek itu bias terjadi?
    • Apakah ada pengawasan pada saat korban bekerja?
    3. Pertanyaan mengarahkan(Leading questions)
    • Apa lagi yang anda ingat tentang kejadian tersebut?
    • Kenapa kejadian ini bias terjadi?
    • Bisakah anda menjelaskan kejadian ini lebih lanjut?
    • Apakah benar korban tewas terjatuh dan tertimpa triplek?
    • Apakah saaat korban bekerja ada penawasan dari pihak atasan atau mandor?
    4. Pertanyaan menyelidik(Probling questions)
    • Mengapa korban bias tewas seketika ditempat kejadian?
    • Apa yang terjadi pada saat itu?
    • Apa tanggapan pihak atasan tentang kejian tersebut?
    • Bisakah anda jelaskan apa penyebab hal itu bias terjadi?
    • Siapa saja yang terlibat pada saat kecelakaan tersebut?

    Nama : Olivin Marcheldy Setiawan
    NIM : 167051984
    Semester : II
    Kelas : AI
    Daftar pustaka
    Sindonews.com, 2016. Terperosok kuli bangunan jatuh dari lantai 4
    https://metro.sindonews.com/read/1151708/170/terperosok-kuli-bangunan-jatuh-dari-lantai-4-proyek-bangunan-1477948808
    Diakses 26 Maret 2017 jam 14.40 WITA.


    Komentar Dosen:
    – Susunan pertanyaan masih salah.
    – Letak penempatan daftar pustaka masih salah.
    – Penulisan daftar pustaka juga masih salah.
    – Kesempatan untuk melakukan perbaikan sudah habis, sehingga tidak ada lagi kesempatan perbaikan.
    – Nilai hanya akan diperhitungan secara minimum terhadap tugas yang Anda kerjakan ini.

  125. Tugas Perbaikan Ke-3

    Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika

    GIANYAR – Nahas menimpa buruh bangunan bernama Supri (27) yang tertimpa bongkahan beton gapura hingga tewas di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (19/2/2017). Berdasarkan data yang dihimpun peristiwa itu terjadi ketika pukul 08.00 Wita, Supri bersama temannya Yudi bekerja membongkar gapura yang terbuat dari beton, di lokasi tanah milik Made Suraja.

    Pekerjaaan tersebut diawali dengan membongkar bagian atas gapura. Namun tiba-tiba gapura tersebut ambruk. Saat itu Supri dan Yudi yang tengah bekerja di atasnya pun terjatuh. Sudah terjatuh, kepala Supri malah tertimpa reruntuhan gapura dan mengalami luka berat di belakang kepalanya, hingga tewas di tempat. Posisi Supri tersungkur di tanah dan kepalanya tertimbun reruntuhan beton. Sementara Yudi meringis kesakitan karena reruntuhan itu menjepit kakinya.

    Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Blahbatuh, Kompol Abdus Salim. “Satu orang tewas di tempat karena kepala bagian belakangnya terbentur beton yang roboh,” katanya. Sementara itu Yudi harus dilarikan ke rumah sakit, karena kakinya luka-luka akibat terjepit beton. “Kecelakaan kerja itu terjadi karena kelalaian korban. Korban tidak memastikan kondisi pondasi gapura yang tidak kuat saat dibongkar dari atas,” pungkasnya.


    A. Pertanyaan tertutup.

    Untuk korban:
    1. Sudah berapa lamakah bapak Supri dan bapak Yadi mengerjakan gapura tersebut?
    2. Berapa jumlah pekerja yang mengerjakan gapura tersebut?
    3. Apakah kondisi anda sehat pada saat bekerja?
    4. Apakah anda trauma atas kejadian tersebut?
    5. Apakah pada saat bekerja anda menggunakan APD?

    Untuk Saksi:
    1. Apakah korban tersebut langsung meninggal pada saat kejadian?
    2. Apakah kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya?
    3. Apakah anda saudara dari korban yang meninggal tersebut?
    4. Apakah anda melihat langsung kejadian tersebut?
    5. Dimanakah posisi anda saat kejadian berlangsung?

    B. Pertanyaan Terbuka.

    Untuk korban:
    1. Tolong ceritakan secara detail kronologi kecelakaan yang bapak Yudi dan bapak Supri alami?
    2. Apakah anda memiliki hubungan baik dengan rekan kerja anda?
    3. Sejauh manakah anda bersama bapak Supri mengenai pentingnya keselamatan pada saat bekerja?
    4. Apakah anda mengetahui pentingnya K3?
    5. Bagaimana reaksi dari pemilik tanah saat mengetahui terjadinya sebuah kecelakaan kerja di tanah miliknya hingga memakan korban jiwa?

    Untuk Saksi:
    1. Menurut anda, apa yang membuat gapura tersebut roboh?
    2. Bagaimana bisa terjadi sehingga korban tertimpa gapura tersebut?
    3. Dimana posisi anda saat kejadian berlangsung?
    4. Sudah berapa lamakah pekerja tersebut mengerjakan gapura tersebut?
    5. Apakah anda melihat adanya kejanggalan pada para pekerja tersebut?

    C. Pertanyaan Mengarah.

    Untuk korban:
    1. Apa penyebab bapak tertimpa reruntuhan beton?
    2. Apakah bapak mempunyai pengalamandalam membongkar gapura?
    3. Pada saat bekerja mengapa bapak tidak menggunakan APD?
    4. Apakah tidak ada yang mengawasi pada saat bekerja?
    5. Bagaimana kondisi bapak setelah kejadian tersebut?

    Untuk saksi:
    1. Apakah benar bahwa kejadian yang menimpa korban karena tertimpa gapura yang roboh?
    2. Apakah korban dibawa ke klinik terdekat pada saat kejadian?
    3. Saat korban tertimpa, apakah korban tidak menggunakan APD?
    4. Dimana letak kejadian yang menimpa korban?
    5. Benarkah salah satu pekerja sedang kurang sehat atau sakit pada saat bekerja?

    D. Pertanyaan menyelidik.

    Untuk korban:
    1. Dari cerita bapak, jadi menurut bapak, faktor apa yang paling berpengaruh pada kecelakaan yang bapak alami?
    2. Mengapa bapak begitu yakin dengan faktor utama penyebab kecelakaan tersebut seperti yang bapak ceritakan?
    3. Jadi menurut saudara, apa penyebab runtuhnya beton tersebut?
    4. Apakah yang anda sedang kerjakan sesaat sebelum kecelakaan terjadi?
    5. Mengapa gapura tersebut bisa roboh?

    Untuk saksi:
    1. Bisakah anda memberikan informasi yang lebih detail tentang kejadian tersebut?
    2. Dari kesaksian bapak ceritakan, apakah faktor kelalaian yang dilakukan anak buah bapak dan menjadi penyebab utama kecelakaan itu terjadi?
    3. Menurut bapak, mengapa korban tidak bisa menyelamatkan diri?
    4. Apa pendapat bapak tentang kejadian tersebut?
    5. Pada saat proses penyelidikan siapa saja yang terkait selain anda dalam kejadian ini?

    Sumber Pustaka
    Kertasarik, Kis. 2017. Tertimpa Bongkahan Beton Buruh Bangunan Tewas Seketika. Diunduh pada https://daerah.sindonews.com/read/1181394/174/tertimpa-bongkahan-beton-buruh-bangunan-tewas-seketika-1487507215 tanggal 26 Maret jam 20.51 WITA.

    Nama: Muhamad Afin Abizal
    NIM: 13.11.106.701501.0860
    Semester: VIII
    Kelas: A2


    Komentar Dosen:
    – Penulisan daftar pustaka masih salah, karena tidak dicantumkan pada tahun kapan berita tersebut diakses/diunduh.
    – Kesempatan untuk melakukan perbaikan sudah habis, sehingga tidak ada lagi kesempatan perbaikan.
    – Nilai hanya akan diperhitungan secara minimum terhadap tugas yang Anda kerjakan ini.

  126. Tugas Perbaikan Ke-1

    Karyawan Pabrik Kertas Tewas Tertimpa Kertas Pres Seberat 1,2 Ton

    Mojokerto – Kecelakaan kerja terjadi di pabrik kertas PT Mega Surya Eratama (MSE) di Jalan Raya Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Kamis (28/7/2016). Seorang karyawan bagian operator forklif, Soni Perngadi (42) tewas dengan kepala pecah dan kaki patah setelah tertimpa kertas pres seberat 1,2 ton. Diduga tumpukan kertas itu ambruk menimpa korban akibat ditata terlalu tinggi. Supervisor PT MSE, Edi mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 08.30 Wib. Saat itu, rekan kerja korban, Agus Sugiarto hendak memindahkan tumpukan kertas bekas yang menjadi bahan baku, ke mesin penggilingan.

    Bak disambar petir, Agus justru menemukan tubuh Soni di bawah tumpukan kertas afalan yang berserakan itu. Kondisi pria asal Miji Baru Satu, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto itu tewas tertelungkup. Kepala korban pecah, sedangkan kedua kakinya patah. “Korban tertimpa kertas afalan yang dipres seberat 1,2 ton. Kejadiannya seperti apa, saya kurang tahu,” kata Edi kepada wartawan di kamar jenazah RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan. Edi menambahkan, Soni merupakan karyawan di bagian afalan yang mengoperasikan mesin forklif. Menurut dia, di lokasi kecelakaan dipenuhi tumpukan kertas bekas yang dipres dengan ketinggian mencapai 10 meter. Setiap pres kertas bekas itu beratnya mencapai 1,2 ton.

    Sayangnya, Edi enggan berkomentar terkait standar keamanan kerja yang diterapkan di PT MSE. “Soal safety saya No comment, silakan tanyakan ke penyidik saja,” cetusnya. Sementara Kapolsek Ngoro Kompol Khoirul Anam menjelaskan, pihaknya baru memintai keterangan dua orang saksi yakni karyawan pabrik yang pertama kali menemukan jasad korban. Pemeriksaan itu untuk mengungkap misteri Kematian Soni. “Untuk sementara saksi hanya mengetahui korban sudah tewas, saat itu saksi sedang memindahkan tumpukan kertas. Posisi korban tertelungkup tertimpa tumpukan kertas,” terangnya.

    Khoirul menambahkan, selain memeriksa para saksi, pihaknya juga melakukan olah TKP. Sementara jasad korban dievakusi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan untuk diautopsi. “Untuk penyebab kecelakaan kerja ini apakah ada kelalaian dari pihak perusahaan dalam menata barang, masih kami selidiki. Yang jelas, nanti pihak perusahaan akan kami periksa,” tandasnya. Jika terbukti terdapat kelalaian dari PT MSE, Khoirul berjanji tak akan tebang pilih. “Kalau ada kelalaian, perusahaan akan kami proses hukum,” pungkasnya. (fat/fat)

    Sumber pustaka: Detik.com, edisi Kamis 28 Juli 2016 14:40 WIB
    https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/3263552/karyawan-pabrik-kertas-tewas-tertimpa-kertas-pres-seberat-12-ton


    Pertanyaan kepada saksi

    1. Pertanyaan tertutup
    – Apakah anda mengenal korban?
    – Apakah anda melihat secara langsung kejadian tersebut?
    – Apakah ada pekerja lain saat kejadian terjadi?
    – Apakah sebelum bekerja telah di lakukan pengecekan mesin?
    – Apakah korban bekerja sudah memenuhi standar oprasional prosedur?

    2. Pertanyaan terbuka
    – Bisakah anda menjelaskan bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi?
    – Bagaimana pendapat anda mengenai kejadian yang menimpa teman ke
    – Bagaimana proses pengevakuasi korban saat dibawa ke rumah sakit?
    – Kenapa korban bisa tertimpa mesin press?
    – Bagaimana menurut anda Standar Oprasional Prosedur di perusahaan tersebut?

    3. Pertanyaan mengarahkan
    – Apakah benar di lokasi kejadian tidak terdapat rambu-rambu K3?
    – Apakah benar pihak perusahaan telah melakukan maintenance secara berkala pada setiap peralatan perusahaan?
    – Apakah perusahaan telah memberi pelatihan khusus kepada setiap pekerja dalam melakukan pekerjaannya?
    -Dengan adanya peristiwa ini, hal apa saja kah yang bisa direkomendasikan untuk pihak perusahaan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali?
    – Apakah anda memiliki penjelasan setelah melihat kejadian tersebut?

    4. Pertanyaan menyelidik
    – Apa lagi yang anda ingat darikejadian tersebut?
    – Anda telah melihat kejadian seperti ini yang menelan korban jiwa, apa pendapat anda terhadap kejadian seperti ini?
    – Mengapa korban tidak menggunakan alat pelindung diri sehingga bisa tewas seketika?
    – Mengapa Anda sebagai pengawas tidak menyediakan alat pelindung diri untuk keselamatan dan keamanan pekerja tersebut?
    – Apa tanggapan perusahaan tentang kejadian tersebut?

    Budianto, Enggran Eko. 2016. Karyawan Pabrik Kertas Tewas Tertimpa Kertas Pres Seberat 1,2 Ton. https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/3263552/karyawan-pabrik-kertas-tewas-tertimpa-kertas-pres-seberat-12-ton. Diakses pada 25 Maret 2017 jam 16.45 WITA.

    Nama : Resky Agus Syahputra
    NIM : 167051996
    Semester : 2
    Kelas : A1


    Komentar Dosen:
    – Tidak perlu mencantumkan daftar pustaka dua kali, cukup cantumkan pada bagian akhir saja.
    – Susunan pertanyaan masih salah.
    – Kesempatan untuk melakukan perbaikan sudah habis, sehingga tidak ada lagi kesempatan perbaikan.
    – Nilai hanya akan diperhitungan secara minimum terhadap tugas yang Anda kerjakan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s