SAFETY PRIME

Engineering Safety

[1709291] Tugas 2 – K3 Konstruksi 2017 untuk Kelas A2-B1-B2

47 Comments

Kepada Mahasiswa UNIBA D4K3 Semester V Kelas A2, B1 dan B2,

Anda diminta untuk memberikan penjelasan dan uraian tentang kriteria kecakapan, persyaratan dan kompetensi yang harus dimiliki seorang ahli K3 di bidang konstruksi untuk jenjang Ahli Muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama sesuai surat keputusan direktur jenderal pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan, dengan ketentuan sebagai berikut di bawah ini.

  1. Tugas ini adalah tugas perorangan.
  2. Tugas dikerjakan secara daring (online) dengan cara mengetikkan uraian penjelasan Anda langsung pada kotak “Leave a Reply” yang tersedia.
  3. Tugas yang Anda kerjakan TIDAK boleh sama persis antara satu mahasiswa dengan mahasiswa yang lain dalam kelas yang sama. Bila ditemukan ada kesamaan antara dua tugas atau lebih, maka kesemua tugas yang sama tersebut tidak akan diberikan penilaian.
  4. Disarankan menggunakan komputer atau laptop (bukan menggunakan smartphone).
  5. Ketik Nama, NIM, dan Kelas diawal jawaban terlebih dahulu.
  6. Kirimkan jawaban Anda dengan cara klik “Post Comment“. Apabila terdapat kalimat “Waiting for moderation” setelah posting, maka pengiriman tugas Anda sudah diterima dan tercatat oleh server komputer.
  7. Tugas sudah harus diterima paling lambat pada hari Selasa 3 Oktober 2017 pukul 22:00 wita. Lewat waktu tersebut maka tugas Anda TIDAK akan mendapat persetujuan untuk dimuat pada website ini dan dianggap TIDAK mengerjakan tugas.
  8. Adapun pertanyaan yang harus dijelaskan adalah:
    1. Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    2. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    3. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    4. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    5. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.

Selamat mengerjakan.
Be safe and have a nice day.

 

Advertisements

47 thoughts on “[1709291] Tugas 2 – K3 Konstruksi 2017 untuk Kelas A2-B1-B2

  1. Nama : Grace A. Adare
    NPM : 157051834
    Kelas : A2

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Kontruksi
    1.) Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstrusi

    2.) Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    3.) Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi

    B. Proyek Kontruksi yang bagaimana
    1.) Ahli Muda K3 Kontruksi
    Mempekerjakan tenaga kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 3 bulan, serta dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja

    2.) Ahli Madya K3 Konstruksi
    Mempekerjakan tenaga kurang dari 100 orang dan menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan, serta dapat aman dalam melakukan proyek/konstruksi bangunan pecegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja

    3.) Ahli Utama K3 Konstruksi
    Mempekerjakan tenaga lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan, serta dapat melakukan identifikasi, menyusun, menganalisa, merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan

    C. Kompetensi Akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Kontruksi
    1.) Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    2.) Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal
    g. Job safety Analisis
    h. SMK3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja

    3.) Ahli Utama K3 Konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan
    g. Penyusunan safety Plan
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi
    i. Mekanisme pengawasan mekanik
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi Keterampilan Teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Kontruksi
    1.) Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    f. Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    2.) Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    d. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistim K3 Konstruksi

    3.) Ahli Utama K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    e. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua llnl kegiatan
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstuksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi
    1.) Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 (2 Jam)
    2. Permennakertrans No. 1/Men/1980 (2 Jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 Jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 (4 Jam)
    5. Manajemen dan Admistrasi K3 (2 Jam)
    6. K3 pekerjaan konstruksi (2 Jam)
    7. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    8. K3 Peralatan Konstruksi (6 Jam)
    9. Sistim Pemadam Kebakaran (2 Jam)
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 Jam)
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 Jam)
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 Jam)
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 Jam)
    14. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah (14 Jam)
    15. Seminar (4 Jam)
    16. Evaluasi Akhir (4 Jam)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) (50 Jam)

    2.) Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 Jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 (2 Jam)
    5. Manajemen dan Administrasi (2 Jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 Jam)
    7. Manajemen Resiko (4 Jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    9. K3 Peralatan Konstruksi (6 Jam)
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran (4 Jam)
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran (4 Jam)
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 Jam)
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 Jam)
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    15. Manajemen Umum (2 Jam)
    16. K3 ruang Tertutup (2 Jam)
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompentensi K3 (4 Jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 Jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (2 Jam)
    20. Obbeservasi lapangan dan Penyusunan makalah (14 Jam)
    21. Seminar (6 Jam)
    22. Evaluasi Akhir ( 4 Jam)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) (90 Jam)

    3.) Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    3. Pengetahuan Dasar K3 (2 Jam)
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 Jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 Jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 Jam)
    7. Manajemen Resiko (4 Jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    9. K3 Peralatan Konstruksi (4 jam)
    10. Sistim Pemadam Kebakaran (4 jam)
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2jam)
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya (2 jam)
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Akitf (2 jam)
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    15. K3 ruang tertutup (2 jam)
    16. Manajemen Umum (2 jam)
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 Jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (6 jam)
    20. Studi bahaya dan operasinya (Hazop) (12 jam)
    21. Penelitian dan studi kasus-kasus K3 (14 jam)
    22. Penelitian, Statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar (12 jam)
    23. Evaluasi akhir (14 jam)
    Jumlah jam pelajaran (100 jam)

  2. REVISI (mohon maaf pak saya ada kesalahan dalam pengerjaan, jadi yang pengiriman kedua yang benar)

    Nama : Eka Ulif Aulia
    NIM : 157051801
    Kelas : A2

    A. Apakah persyaratan untuk menjadi ahli K3 konstruksi, untuk jenjang :
    A.1 Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Pendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – Memiliki pengalaman kerja sekurang-kuranganya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    A.2 Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki persyaratan yang sama dengan ahli muda K3 konstruksi
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Pendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – Memiliki pengalaman kerja sekurang-kuranganya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    A3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Pendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat
    – Memiliki pengalaman kerja sekurang-kuranganya 3 tahun diproyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana ahli K3 konstruksi dibutuhkan
    Kebutuhan tenaga kerja ahli K3 konstruksi berdasarkan Kepdirjen No. 20 Tahun 2004 yang dibutuhkan dalam proyek konstruksi yaitu berdasarkan pada Man Power (tenaga kerja) dan work hours (jam kerja proyek dilaksanakan). Yang mana pembagian berdasarkan tingkatan nya yaitu ;
    B.1 Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang dan atau penyelenggaran proyek diatas 6 bulan membutuhkan 1 orang ahli utama K3 konstruksi, 1 orang ahli madya K3 konstruksi dan( 2 orang ahli muda K3 konstruksi).
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang dan atau penyelenggaran proyek dibawah 6 bulan harus memiliki ahli K3 konstruksi yaitu 1 orang ahli madya K3 konstruksi dan (1 orang ahli muda K3 konstruksi).
    – Setiap proyek yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang dan atau penyelenggaran proyek dibawah 3 bulan hanya menyebutkan ahli K3 konstruksi yang harus ada yaitu (1 orang ahli muda K3 konstruksi).
    B.2 Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang dan atau penyelenggaran proyek diatas 6 bulan membutuhkan 1 orang ahli utama K3 konstruksi, (1 orang ahli madya K3 konstruksi) dan 2 orang ahli muda K3 konstruksi.
    – pada proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang dan atau penyelenggaran proyek dibawah 6 bulan harus memiliki ahli K3 konstruksi yaitu (1 orang ahli madya K3 konstruksi) dan 1 orang ahli muda K3 konstruksi.
    – Sedangkan pada di Surat Keputusan direktur jendral pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan, tertulis bahwa pada proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang dan atau penyelenggaran proyek dibawah 3 bulan hanya menyebutkan ahli K3 konstruksi yang harus ada yaitu 1 orang ahli muda K3 konstruksi dan secara tertulis yang terdapat pada peraturan tersebut tidak menyebutkan orang ahli Madya K3 konstruksi.
    B.3 Ahli K3 Konstruksi Utama
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang dan atau penyelenggaran proyek diatas 6 bulan membutuhkan (1 orang ahli utama K3 konstruksi), 1 orang ahli madya K3 konstruksi dan 2 orang ahli muda K3 konstruksi.
    – Sedangkan pada di Surat Keputusan direktur jendral pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan. tertulis bahwa pada proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang dan atau penyelenggaran proyek dibawah 6 bulan hanya menyebutkan ahli K3 konstruksi yang harus ada yaitu 1 orang ahli madya K3 konstruksi dan 1 orang ahli muda K3 konstruksi. Sehingga secara tertulis yang terdapat pada peraturan tersebut tidak menyebutkan orang ahli utama K3 konstruksi. Dan proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang dan atau penyelenggaran proyek dibawah 3 bulan hanya menyebutkan ahli K3 konstruksi yang harus ada yaitu 1 orang ahli muda K3 konstruksi dan secara tertulis yang terdapat pada peraturan tersebut tidak menyebutkan orang ahli utama K3 konstruksi.

    C. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasi oleh ahli K3 konstruksi, untuk jenjang yaitu:
    C.1 Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Peraturan perundangan tentang keselamatan kerja.
    – K3 pekerjaan galian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 Pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan konstruksi baja
    – K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    – K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.
    C.2 Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Peraturan perundangan tentang keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 mekanikal dan elektrikal
    – Job safety Analysis (JSA)
    – SMK3 dasar
    – Asuransi tenaga kerja.
    C.3 Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Analisa laporan kecelakaan
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    – Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    – Penyusunan Safety Plan
    – Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    – Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.
    D. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dimiliki oleh ahli K3 kontruksi dengan jenjang;
    D.1 Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang tanggung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kerjanya
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    D.2 Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melakukan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikais, teori dan teknis K3 konstruksi.mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    – Mendorong terlaksanaanya sistim K3 Konstriksi
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetakan denga tegas pemecahaannya
    – Mangawasi dan memimpin pelaksaan program-program sistim K3 konstruksi.
    D.3 Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkatan bahayanya.
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    – Membuat dan senantiasi mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    – Mengukur,mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi.
    – Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    – Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 konstruksi disemua lini kegiatan.
    – Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    – Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancangan, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 konstruksi.
    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam yang harus ditempuh untuk mengadapatkan Sertifikasi ahli K3 konstruksi jenjang :
    E.1 Ahli Muda K3 Konstruksi
    – UU No. 1 tahun 1970 2 jam
    – Permenakertrans No 1/Men/1980 2 jam
    – Pengetahuan dasar K3 4 jam
    – Manajemen dan Administrasi K3 4 jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    – Sistim pemadam kebakaran 2 jam
    – Kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    – Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 2 jam
    – Pengetahuan inspeksi dan kompetensi K3 2 jam
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    – Seminar 4 jam
    – Evaluasi seminar 4jam
    JUMLAH JAM PELAJARAN (MINIMAL) 50 JAM
    E.2 Ahli Madya K3 Konstruksi
    – UU, standar dan peraturan K3 8 jam
    – Manajemen konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 2 jam
    – Manajemen dan administrasi 2 jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    – Manajemen risiko 4 jam
    – Manajemen lingkungan 2 jam
    – K3 peralatan konstruksi 6 jam
    – Sistim pemadam kebakaran 4 jam
    – Kesegiaan dan sistim kebakaran 4 jam
    – Kesegiaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    – Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    – Manajemen umum 2 jam
    – K3 ruang tertutup 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    – Komunikasi, konsultasi dan kasadaran K3 2 jam
    – Pengetahuan auditing K3 2 jam
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    – Seminar 6 jam
    – Evaluasi akhir 4 jam
    UMLAH JAM PELAJARAN (MINIMAL) 90 JAM
    E.3 Ahli Utama K3 Konstruksi
    – UU, standar dan peraturan K3 8 jam
    – Manajemen konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 2 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 4 jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    – Manajemen risiko 4 jam
    – Manajemen lingkungan 2 jam
    – K3 peralatan konstruksi 4 jam
    – Sistim pemadam kebakaran 4 jam
    – Kesegiaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    – Penanganan material yang berbahaya 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    – Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    – Manajemen umum 2 jam
    – K3 ruang tertutup 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    – Komunikasi, konsultasi dan kasadaran K3 2 jam
    – Pengetahuan auditing K3 6 jam
    – Studi bahaya dan operasinya Hazop 12 jam
    – Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 jam
    – Penilian, statisik, penulisan laporan/makalah dan seminar 12 jam
    – Evaluasi akhir 14 jam
    JUMLAH JAM PELAJARAN (MINIMAL) 100 JAM

  3. Nama : Dina Sabrina Amalia
    NIM : 157051835
    Kelas : A2

    Sesuai dengan surat keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan.
    Berikut jawaban dari pertanyaan :

    A. Apakah persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a) Sehat jasmani dan rohani
    b) Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c) Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a) Sehat jasmani dan rohani
    b) Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c) Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    a) Sehat jasmani dan rohani
    b) Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    c) Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :
    Berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan. Berikut Ahli Konstruksi dibutuhkan untuk proyek konstruksi yang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a) Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi, dan 2 (DUA) ORANG AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI.
    b) Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi, dan 1 (SATU) ORANG AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI.
    c) Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (SATU) ORANG AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a) Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (SATU) ORANG AHLI MADYA K3 KONSTRUKSI, dan 2 (dua) orang ahli muda K3 Konstruksi.
    b) Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (SATU) ORANG AHLI MADYA K3 KONSTRUKSI, dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    a) Pada persyaratan untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, informasi secara tertulis untuk Ahli Madya K3 Konstruksi tidak dicantumkan pada surat keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 secara spesifik. Pada peraturan tersebut hanya mencantumkan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    b) Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (SATU) ORANG AHLI UTAMA K3 KONSTRUKSI, 1 (Satu) Orang Ahli Madya K3 Konstruksi, dan 2 (dua) orang ahli muda K3 Konstruksi.
    c) Pada persyaratan untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, informasi secara tertulis untuk Ahli Utama K3 Konstruksi tidak dicantumkan pada surat keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 secara spesifik. Pada peraturan tersebut hanya mencantumkan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi.
    d) Pada persyaratan untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, informasi secara tertulis untuk Ahli Utama K3 Konstruksi tidak dicantumkan pada surat keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 secara spesifik. Pada peraturan tersebut hanya mencantumkan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Apakah kompetensi keterampilan akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    a) Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b) Cara pencegahan kecelakan kerja konstruksi bangunan.
    c) Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d) K3 pekerjaan penggalian.
    e) K3 pekerjaan pondasi.
    f) K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g) K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h) K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i) K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a) Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b) Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c) Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d) Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e) Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f) K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g) Job Safety Analisis.
    h) SMK3 dasar
    i) Asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    a) Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan.
    b) Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c) Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d) Analisa laporan kecelakaan.
    e) Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f) Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan
    g) Penyusunan safety plan.
    h) Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i) Mekanisme pengawasan K3 Bejana Tekan
    j) Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a) Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b) Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c) Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d) Melaksanakan penyuluhan/ pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e) Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f) Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    g) Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    a) Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b) Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c) Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    d) Memberi nasehat/ konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teosi dan teknis K3 Konstruksi.
    e) Mengaudit dan mengevalauasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    f) Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    g) Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h) Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a) Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja padu semua pengembangan.
    b) Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c) Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d) Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e) Memberi nasehat/ konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori, dan teknis K3 Konstruksi.
    f) Membuat dan senantiasa mampu mengembankan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g) Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atau pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    h) Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i) Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi di semua lini kegiatan.
    j) Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya,
    k) Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    l) Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli Konstruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a) Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    b) Permenakertrans No. 1/Men/ 1980 2 Jam
    c) Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    d) Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    e) Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    f) K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    g) Manajemen Lingkungan 2 Jam
    h) K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    i) Sistem Pemadam Kebakaran 2 Jam
    j) Kesiagaan dan Sistem Tanggap 2 Jam
    k) Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    l) Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    m) Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    n) Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    o) Seminar 4 Jam
    p) Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a) Undang-undang Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    b) Manajemen Konstruksi 4 Jam
    c) Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    d) Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    e) Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    f) K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    g) Manajemen Risiko 4 Jam
    h) Manajemen Lingkungan 2 Jam
    i) K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    j) Sistem Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    k) Kesiagaan dan Sistem Kebakaran 4 Jam
    l) Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    m) Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    n) Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    o) Manajemen Umum 2 Jam
    p) K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    q) Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    r) Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    s) Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    t) Observasi lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    u) Seminar 6 Jam
    v) Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 90 Jam
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    a) Undang-undang, standar dan Peraturan K3 8 Jam
    b) Manajemen Konstruksi 4 Jam
    c) Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    d) Pengetahuan Teknik Administrasi K3 4 Jam
    e) Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    f) K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    g) Manajemen Resiko 4 Jam
    h) Manajemen Lingkungan 2 Jam
    i) K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    j) Sistem Pemadam Kebakaran 4 Jam
    k) Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    l) Penanganan Material yang Berbahaya 2 Jam
    m) Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    n) Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    o) K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    p) Manajemen Umum 2 Jam
    q) Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    r) Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    s) Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    t) Studi Bahaya dan Operasinya (HAZOPS) 12 Jam
    u) Penilaian dan Studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    v) Penelitian , Statitistik, Penulisan laporan atau-
    Makalah dan Seminar 12 Jam
    w) Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  4. Nama: Muhammad Fahrizal Ardan
    NIM : 157051798
    Kelas : A2

    A. Apa Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    • Persyaratan Peserta
    1. Sehat Jasmin dan Rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sertaderajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai Petugas K3 Konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    • Persyaratan Peserta
    1. Sehat Jasmin dan Rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sertaderajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai Petugas K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    • Persyaratan Peserta
    1. Sehat jasmani dan rohmani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tuhan di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    • Proyek Konstruksi Menetapkan .
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1(satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1(satu) Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2(dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    • Proyek Konstruksi Menetapkan .
    1. Berdasarkan Regulasi Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. :Kep 20/DJPPK/VI/2004 menyatakan bahwa pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi. Jadi pada kegiatan proyek kontruksi jenis ini tidak tercantumnya Ahli Madya kK3 kontruksi berdasarkan peraturan.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1(satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1(satu) Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2(dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    • Proyek Konstruksi Menetapkan :
    1. Berdasarkan Regulasi Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. :Kep 20/DJPPK/VI/2004 menyatakan bahwa pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi. Jadi pada kegiatan proyek kontruksi jenis ini tidak tercantumnya ahli Utama K3 kontruksi berdasarkan peraturan.
    2. Berdasarkan Regulasi Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. :Kep 20/DJPPK/VI/2004 menyatakan bahwa pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1(satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi. Jadi pada kegiatan proyek kontruksi jenis ini tidak tercantumnya Ahli Madya K3 kontruksi berdasarkan peraturan.
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1(satu) Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2(dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    • Akademik, Memahami Secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 Pekerjaan Penggalian.
    e. K3 Pekerjaan Pondasi.
    f. K3 Pekerja Konstruksi Beton.
    g. K3 Pekerjaan Konstruksi Baja.
    h. K3 Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal.
    i. K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    • Akademik, Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 Serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    • Akademik, Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. Penyusunan safety Plan
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme Pengawasan Mekanik.
    j. Penyusunan anggaran K3 bejanan tekanan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    • Keterampilan teknik, Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / Pelatihan di lingkunan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    • Keterampilan teknik, Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan Kerja Konstruksi, untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawas dan memimpin pelaksanaan program program sistem K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    • Keterampilan teknik, Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunya kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mempu mengembangkan sistim secara menyeuluruh dan berkelanjut dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengauddit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi.
    h. Membuat dan mengebangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan Dapat Menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, Pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    • Mata Pelajaran
    1. Undang-undang No.1 Tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No.1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    • Mata Pelajaran
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahunan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistim Pemadaman kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif. 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 ruang Tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan auditing K3 2 jam
    20. Observasi lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumalah Jam Pelajaran (Minimal) 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    • Mata Pelajaran
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistim Pemadaman kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif. 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 ruang Tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan auditing K3 6 jam
    20. Studi bahaya dana Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan/ Makalah dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumalah Jam Pelajaran 100 Jam

  5. Nama : Wesly Jhon Hendrik Manik
    NIM : 157051659
    Kelas : B1

    A. i. – Lulusan S1 / D4 Teknik /D4/ S1Program Studi K3 dan memiliki pengalaman kerja 1 Tahun
    – Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Fotocopy ijazah terakhir
    – Memiliki dan membawa foto copy kartu identitas
    – Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
    – Membawa Pas Foto Berwarna 4×6, 3×4, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)

    ii. – Lulusan D4 Pengalaman Kerja minimal 9 Tahun
    – Lulusan S1/S2 Pengalaman Kerja Minimal 6 Tahun
    – Copy Sertifikat, SKP, dan Lisensi Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Laporan Kegiatan K3 selama Menjadi Ahli Muda K3 Konstruksi

    iii.- Memiliki ijazah S3 Program Studi K3
    – Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Berpengalaman kerja minimal 5 tahun secara berkelanjutan
    – Copy Sertifikat, SKP, dan Lisensi Ahli Muda dan Madya K3 Konstruksi
    – Menyerahkan photo copy ijazah terakhir;
    – Photo copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    – Menyiapkan pas photo ukuran 4×6 dan 2×3 masing-masing 3 lembar
    – Mengisi biodata

    B. i.- Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan
    ii.- Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan
    iii.- Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan

    C. i.- Teknik Sipil/Mekanik dan Bangunan
    – Arsitektur
    – Insinyur

    ii.- Teknik Sipil/Mekanik dan Bangunan
    – Arsitektur
    – Insinyur

    iii. – Teknik Sipil/Mekanik dan Bangunan
    – Arsitektur
    – Insinyur

    D. i. –

    E. i. – Peraturan Per UU terkait K3
    – Pengetahuan Dasar K3
    – Sistem Manajemen K3 PP 50 TH 2012
    – Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
    – K3 Peralatan Konstruksi
    – K3 Ruang Tertutup
    – K3 Perancah
    – K3 Alat Angkat Angkut
    – K3 Listrik
    – Penanganan Material Berbahaya
    – Sistem Pemadam Kebakaran
    – Sistem Tanggap Darurat
    – Ujian Kompetensi
    Durasi – 3 Hari + 1 Hari Ujian

    ii. – Peraturan Perundangan, Kode & Standar K3L
    – Penyusunan Dok. Perpu & Standar K3L
    – Kontrak & Persyaratan K3L
    – Manajemen Risiko Menengah / Tinggi
    – Jaminan Asuransi
    – Sasaran & Program K3L
    – Pelatihan & Kompetensi K3L
    – Budaya K3
    – Data Manajemen & Informasi Teknologi
    – Manajemen Interaktif
    – Pembinaan Keprofesian K3L
    – Pengembangan Etika Profesi
    – Kepemimpinan K3 (HSE leadership)
    – Aplikasi dan Interpretasi
    – Teknik Informasi
    – Menyusun Panduan Praktis K3L
    – Pengendalian K3 Dalam Operasi :(JSA)
    – K3 Galian dan Saluran
    – K3 Perancah II
    – K3 Pekerjaan Mekanikal II
    – K3 Pekerjaan Elektrikal II
    – LOTO
    – K3 Ruang Tertutup
    – K3 Pesawat Angkat II
    – K3 Rigging, Peralatan Konstruksi,
    – K3 Pesawat Mesin Tenaga, Perlindungan Alat-alat Perkakas
    – K3 Konstruksi Baja
    – Pengetahuan Bahan
    – K3 Bejana Tekan
    – K3 Bahan Kimia Berbahaya
    – K3 Peledakan dan Pekerjaan Terowongan
    – Ergonomi
    – Higiene Industri II
    – Manajemen Pengendalian K3 Subkon / CSMS
    – Keselamatan Transportasi
    – Rancangan / perencanaan Inspeksi dan Observasi Pengendalian Operasional K3
    – Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA)
    – Audit Penenerapan Standar Pelaksanaan K3 (teori dan praktek)
    – Laporan dan Rekomendasi
    – Menyusun Rencana K3L
    – Analisis dan Investigasi Kecelakaan Kerja & Pemecahan Kasus Kecelakaan kerja
    – Perencanaan Kesiagaan Keadaan Darurat
    – Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan / P3K
    – Perencanaan Sistem Pemadam Kebakaran
    – Manajemen Lingkungan Hidup II
    Durasi – Sembilan (9) hari

    iii.- Peraturan Per UU terkait K3
    – Pengetahuan Dasar K3
    – Sistem Manajemen K3 PP 50 TH 2012
    – Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
    – K3 Peralatan Konstruksi
    – K3 Perancah
    – K3 Alat Angkat Angkut
    – K3 Listrik & Mekanik
    – K3 Ruang Tertutup
    – Penanganan Material Berbahaya
    – Sistem Pemadam Kebakaran
    – Sistem Tanggap Darurat
    – Manajemen Lingkungan & Higiene
    – Investigasi Kecelakaan Kerja
    – Internal Audit SMK3
    – Pengukuran Kinerja K3
    – Pengembangan Budaya K3
    – Ujian Kompetensi
    Durasi – 4 Hari + 1 hari ujian

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban tidak sesuai instruksi pada soal.
    Tugas masuk kategori spam.

  6. Nama : Wisnu Kusaid Hartawan Adi Surya Karyadinata
    NIM : 157051671
    Kelas : B1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang ;
    I. Ahli K3 Muda Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan Rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (Tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    II. Ahli K3 Madya Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (Tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    III. Ahli K3 Utama Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (Tiga) tahun di proyek konstruksi

    B. Proyek Konstruksi untuk seorang Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang ;
    I. Ahli K3 Muda Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (Tiga) bulan.
    II. Ahli K3 Madya Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (Enam) bulan.
    III. Ahli K3 Utama Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (Enam) bulan.

    C. Kompetensi Akademik yang dikuasai;
    I. Ahli K3 Muda Konstruksi memahami secara baik tentang;
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 pekerjaan penggalian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan konstruksi baja
    – K3 Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal
    – K3 Kesehatan dan lingkungan kerja
    II. Ahli K3 Madya Konstruksi memahami secara baik tentang;
    – Memiliki dan menguasai pengetahuan K3
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Peraturan K3 konstruksi
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 Mekanikal dan Elektrikal
    – Job Safety Analisi
    – SMK3 dasar
    – Asuransi tenaga kerja
    III. Ahli K3 Utama Konstruksi memahami secara baik tentang;
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisa laporan kecelakaan
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    – Penyusunan Safety plan
    – Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    – Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan lingkungan kerja
    D. Keterampilan Teknik yang dikuasai;
    I. Ahli K3 Muda Konstruksi mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk;
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi bahaya
    – Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    II. Ahli K3 Madya Konstruksi dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk;
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi
    III. Ahli K3 Utama Konstruksi memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk;
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    – Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    – Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    – Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi di semua lini kegiatan
    – Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    – Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas, dan pengguna sistem K3 konstruksi

    E. Mata Pelajaran dan Jumlah jam;
    I. Ahli K3 Muda Konstruksi
    – UU No.1 Tahun 1970 ( 2 JAM
    – Permenakertrans No.1/Men/1980 (2 JAM)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 JAM)
    – Pengetahuan dasar K3 (4 JAM)
    – Manajemen dan Administrasi K3 (2 JAM)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (2 JAM)
    – Manajemen Lingkungan (2 JAM)
    – K3 Peralatan Konstruksi (6 JAM)
    – Sistem Pemadam Kebakaran (2 JAM)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 JAM)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2 JAM)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 JAM)
    – Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 JAM)
    – Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 JAM)
    – Seminar (4 JAM)
    – Evaluasi Akhir (4 JAM)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 JAM
    II. Ahli K3 Madya Konstruksi
    – UU, Standar dan Peraturan K3 (8 JAM)
    – Manajemen Konstruksi (4 JAM)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 JAM)
    – Pengetahuan Dasar K3 (2 JAM)
    – Manajemen dan Administrasi (2 JAM)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (8 JAM)
    – Manajemen Resiko (4 JAM)
    – Manajemen Lingkungan (2 JAM)
    – K3 Peralatan Konstruksi (6 JAM)
    – Sistem Pemadam Kebakaran (4 JAM)
    – Kesiagaan dan Sistem Kebakaran (4 JAM)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 JAM)
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 JAM)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2 JAM)
    – Manajemen Umur (2 JAM)
    – K3 Ruang Tertutup (2 JAM)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 JAM)
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 JAM)
    – Pengetahuan Auditing K3 (2 JAM)
    – Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 JAM)
    – Seminar (6 JAM)
    – Evaluasi Akhir (4 JAM)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 JAM
    III. Ahli K3 Utama Konstruksi
    – UU, Standar dan Peraturan K3 (8 JAM)
    – Manajemen Konstruksi (4 JAM)
    – Pengetahuan Dasar K3 (2 JAM)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 JAM)
    – Manajemen dan Administrasi K3 (4 JAM)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (8 JAM)
    – Manajemen Resiko (4 JAM)
    – Manajemen Lingkungan (2 JAM)
    – K3 Peralatan Konstruksi (4 JAM)
    – Sistem Pemadam Kebakaran (4 JAM)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 JAM)
    – Penanganan Material yang Berbahaya (2 JAM)
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 JAM)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2 JAM)
    – K3 Ruang Tertutup (2 JAM)
    – Manajemen Umum (2 JAM)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 JAM)
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 JAM)
    – Pengetahuan Auditing K3 (6 JAM)
    – Studi Bahaya dan Operasinya (HAZOP) (12 JAM)
    – Penilaian dan Kasus-Kasus K3 (14 JAM)
    – Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan/Makalah dan Seminar (12 JAM)
    – Evaluasi Akhir (14 JAM)
    Jumlah jam pelajaran (100 JAM)

  7. Nama : Rizwan
    NIM : 157051689
    Kelas : B1

    A. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    4. Harus Lulus Uji Kompetensi

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Sehat Jasmani dan Rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalamn kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petu K3 Konstruksi
    4. Memiliki sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi yang masih berlaku sekurang-kurangnya 2 tahun
    5. Harus Lulus Uji Poortofolio dan Uji Kompetensi

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1. Sehat Jasmani dan Rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi
    4.Memiliki sertifikat Ahli Madya K3 Konstruski yang masih berlaku sekurang-kurangnya 3 tahun’
    5. Harus lulus Uji Portofolio dan Uji Kompetensi
    6. Melakukan seminar terbuka Nasional maupun Internasional yang dihadiri minimal 50 pesertadari berbagai pihak yag berkepentingan

    B. Tipe Proyek yang ditangani oleh hli K3 Konstruksi pada jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi: Pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi: Pada setiap proyek kontruksi bangunan yan memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi: Pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    C. Kompetensi Akademik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada Jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi:
    1. Potensi bahaya konsturksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    4. K3 pekerjaan penggalian
    5. K3 Pekerjaan pondasi
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. K3 kesehatan dan lingkunga kerja

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. Peraturan K3 konstruksi
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    6. K3 Mekanikal dan Elektrikal
    7. Job Safety Analysis
    8. SMK3 dasar
    9. Asuransi tenaga kerja

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. Analisa laporan kecelakaan
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    6. Mekanisme pengawan K3 konstruksi bangunan
    7. Penyusunan safety plan
    8. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    9. Mekanisme pengawasan mekanik
    10. Mekanisme pengawan K3 bejana tekan
    11. Mekanisme pengawan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi Teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan mondisi berbahaya
    4. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Mengidentifikasi dkecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan mondisi berbahaya
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan /pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    4. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    6. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi

    iii. Ahli Utam K3 Konstruksi:
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    5. Memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    6.Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    7. Mengukur, mengaudit, dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    8. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan
    10. Mengatasi pemecahan masalah K3 Konstruksi sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    11. Mempunya kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antar perncang, pelaksana, pengawas, dan pengguna sistem K3 Konstruksi

    E. Mata Pelajaran dan Jumlah Jam Pelajaran yang ditempuh oleh Ahli K3 Konstruksi pada Jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi:
    1. UU NO.1 tahun 1970 sebanyak 2jam
    2. Permenakertrans No.1/Men/1980 sebanyak 2jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi sebanyak 2jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 sebanyak 4 jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 sebanyak 2 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi sebanyak 2 jam
    7. Manajemen Lingkungan sebanyak 2 jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi sebanyak 6 jam
    9. Sistem Pemadam Kebakaran sebanyak 2 jam
    10. Kesiagaan dan Sistem tanggap darurat sebanyak2 jam
    11. Higiene Perusahaan dan proyek selama 2 jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 sebanyak 2 jam
    13. Pengetahuan inspeksi K3 Konstruksi sebanyak 2 jam
    14. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah sebanyak 14 jam
    15. Seminar sebanyak 4 jam
    16. Evaluasi Akhir sebanyak 4 jam
    Sehingga Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. UU, Standar dan Peraturan K3 sebanyak 8 jam
    2. Manajemen Konstruksi sebanyak 4 jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi sebanyak 4 jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 sebanyak 2 jam
    5. Manajemen dan Administrasi sebanyak 2 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi sebanyak 8 jam
    7. Manajemen Resiko sebanyak 4 jam
    8. Manajemen Lingkungan sebanyak 2 jam
    9. K3 peralatan Konstruksi sebanyak 6 jam
    10. Sistem Pemadam Kebakaran sebanyak 4 jam
    11. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran sebanyak 4 jam
    12. Kesiagaan dan sistem teanggap darurat sebayak 2 jam
    13. Pengenalan bahaya Radiasi dan Radio Aktif banyak 2 jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek sebanyak 2 jam
    15. Manajemen Umum sebanyak 2 jam
    16. K3 ruang tertutup sebanyak 2 jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 sebanyak 4 jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 sebanyak 2 jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 sebanyak 2 jam
    20. Observasi Lapangan dan penyusunan makalah sebanyak 14 jam
    21. Seminar sebanyak 6 jam
    22. Evaluasi Akhir sebanyak 4 jam
    Sehingga jumlah jam pelajaran (minimal) sebanyak 90 jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1. UU, Standar dan Peraturan K3 sebanyak 8 jam
    2. Manajemen Konstruksi sebanyak 4 jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 sebanyak 2 jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi sebanyak 4 jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 sebanyak 4 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi sebanyak 8 jam
    7. Manajemen Resiko sebanyak 4 jam
    8. Manajemen Lingkunga sebanyak 2 jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi sebanyal 4 jam
    10. Sistem Pemadam Kebakaran sebanyak 4 jam
    11. Kesiagaan Sistem Tanggap Darurat sebanyak 2 jam
    12. Penanganan material yang berbahaya sebanyak 2 jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi da Radio Aktif sebanyak 2jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek sebanyak 2jam
    15. K3 ruang tertutup sebanyak 2 jam
    16. Manajemen umum sebanyak 2 jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 sebanyak 2 jam
    18. Komunikasi, Konsultasi, dan Kesadaran K3 sebanyak 4 jam
    19. PEngetahuan Auditing K3 sebanyak 6 jam
    20. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) sebanyak 12 jam
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 sebanyak 14 jam
    22. Penelitian, statistik, Penulisan Laporan/Makalah dan seminar sebanyak 12 jam
    23. Evaluasi Akhir sebanyak 14 jam
    Sehingga Jumlah Jam Pelaran sebanyak 100 Jam.

  8. Nama : Fahrian Arya Arcadine
    NIM : 157051648
    Kelas : B1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Sehat Jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal STM atau sederajad
    – Berpegalaman Kerja minimal 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Sehat Jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal STM atau sederajad
    – Berpegalaman Kerja minimal 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Sehat Jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal D3 Teknik atau sederajad
    – Berpegalaman Kerja minimal 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi

    B. Proyek Konstruksi Yang membutuhkan tenaga Ahli K3 Konstruksi
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki minimal 2 (dua) Orang Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki minimal 1(satu) orang Ahli Muda K3 konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga bulan), harus memiliki minimal 1 (satu) orang Ahli muda K3 Konstruksi

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki minimal 1 (satu) Orang Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki minimal 1(satu) orang Ahli Madya K3 konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki minimal 1 (satu) Orang Ahli Utama K3 Konstruksi

    C. Kompetensi Akademik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 konstruksi :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 Pekerjaan penggalian
    – K3 Pekerjaan pondasi
    – K3 Pekerjaan konstruksi beton
    – K3 Pekerjaan konstruksi baja
    – K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    – K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    – Potensi bahaya Konstruksi Bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 Mekanikal dan Elektrikal
    – Job Safety Analisis
    – SMK3 dasar
    – Asuransi Tenaga Kerja

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi-konstruksi bangunan
    – identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisa laporan kecelakaan
    – Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan
    – Penyusunan safety plan
    – Penyusunan anggaran K3 Konstruksi
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    – Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    – Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    – Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi
    – Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    – Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan
    – Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengankeilmuan K3 Konstruksi
    – Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas, dan pengguna sistim K3 Konstruksi

    E. Mata Pelajaran dan jumlah jam pelajaran yag harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    – Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    – Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    – Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    – K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    – Manajemen Lingkungan 2 Jam
    – K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    – Sistem Pemadam Kebakaran 2 Jam
    – Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    – Higiene Perusahaan dan Peroyek 2 Jam
    – Manajemen Pelatihan dan Kompensasi K3 2 Jam
    – Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    – Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 jam
    – Seminar 4 Jam
    – Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 Jam

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    – Manajemen Konstruksi 4 Jam
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    – Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    – Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    – K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    – Manajemen Risiko 4 Jam
    – Manajemen Lingkungan 2 Jam
    – K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    – Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    – Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    – Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    – Higiene Perusahaan & Proyek 2 Jam
    – Manajemen Umum 2 Jam
    – K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    – Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    – Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    – Seminar 6 Jam
    – Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 90 Jam

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    – Manajemen Konstruksi 4 Jam
    – Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    – Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    – K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    – Manajemen Risiko 4 Jam
    – Manajemen Lingkungan 2 Jam
    – K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    – Sistim Pemadam Kebakaran 4 Jam
    – Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    – Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    – Higiene Perusahaan & Proyek 2 Jam
    – K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    – Manajemen Umum 2 Jam
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    – Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    – Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    – Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    – Penelitian, Statistik, Penulisan laporan / Makalah dan seminar 12 Jam
    – Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  9. Nama : Tyas Rawadi Lubis
    NIM : 157051785
    Kelas : A2

    A. i. persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi untuk jenjang ahli muda K3 konstruksi yaitu :
    – sehat jasmani dan rohani,
    – berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat,
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    ii. persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi untuk jenjang ahli madya K3 konstruksi yaitu :
    – sehat jasmani dan rohani,
    – berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat,
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    iii. persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi untuk jenjang ahli utama K3 konstruksi yaitu :
    – sehat jasmani dan rohani,
    – berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat,
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi.

    B. i. seorang ahli muda K3 konstruksi dibutuhkan pada proyek konstruksi pekerjaan pondasi, konstruksi beton, konstruksi baja,
    pekerjaan mekanikal dan elektrikal,
    ii. seorang ahli madya K3 konstruksi dibutuhkan pada proyek konstruksi pekerjaan konstruksi bangunan,
    iii. seorang ahli utama K3 konstruksi dibutuhkan pada proyek konstruksi pekerjaan konstruksi bangunan.

    C. i. kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli muda K3 konstruksi :
    – potensi bahaya konstruksi bangunan,
    – cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    – peraturan perundangan keselamatan kerja,
    – K3 pengerjaan panggilan,
    – K3 pengerjaan pondasi,
    – K3 pengerjaan konstruksi beton,
    – K3 pengerjaan konstruksi baja,
    – K3 pengerjaan mekanikal dan elektrikal,
    – K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli madya K3 konstruksi :
    – potensi bahaya konstruksi bangunan,
    – cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    – prosedur kerja amman konstruksi bangunan,
    – peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi,
    – peraturan dan standar konstruksi bangunan,
    – K3 Mekanikal dan Elektrikal,
    – Job Safety Analisis,
    – SMK3 dasar,
    – Asuransi tenaga kerja.
    iii. kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli utama K3 konstruksi :
    – potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan,
    – identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan,
    – prosedur kerja aman konstruksi bangunan,
    – analisa laporan kecelakaan,
    – standar dan pedoman konsruksi bangunan,
    – penyusunan safety plan,
    – penyusunan anggaran K3 konstruksi,
    – mekanisme pengawasan mekanik,
    – mekanisme pengawasan K3 bejana tekan,
    – mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. i. kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli muda K3 konstruksi :
    – mengidentifikasi kecelakaan kerja,
    – melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya,
    – mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya,
    – melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    – melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya,
    – melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3,
    – melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    ii. kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli madya K3 konstruksi :
    – mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya,
    – melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya,
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi,
    – memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    – mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi,
    – mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi,
    – memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya,
    – mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistem K3 Konstruksi.
    iii. kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli utama K3 konstruksi :
    – mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan,
    – mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya,
    – mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya,
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi,
    – memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.

    E. i . mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli muda K3 konstruksi
    – Undang-Undang No.1 tahun 1970 (2 jam)
    – Permenakertrans No. 1/Men/1980 (2 jam)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (2jam)
    – Pengetahuan dasar K3 (4 jam)
    – Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
    – Manajemen Lingkungan (2 jam)
    – K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    – Sistem Pemadam Kebakaran (2 jam)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam)
    – Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam)
    – Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah (14 jam)
    – Seminar (4 jam)
    – Evaluasi Akhir (4 jam)
    Jumlah jam pelajaran 50 jam
    ii. mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli madya K3 Konstruksi
    – Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 (8 jam)
    – Manajemen Konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    – Manajemen dan Administrasi (2 jam)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    – Manajemen Resiko (4 jam)
    – Manajemen Lingkungan (2 jam)
    – K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    – Sistem Pemadaman Kebakaran (4 jam)
    – Kesiagaan dan Sistem Kebakaran (4 jam)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 jam)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    – Manajemen Umum (2 jam)
    – K3 ruang tertutup (2 jam)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam)
    – Pengetahuan Auditing K3 (2 jam)
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    – Seminar (6 jam)
    – Evaluasi Akhir (4 jam)
    Jumlah jam pelajaran 90 jam
    iii. mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli utama K3 Konstruksi
    – Undang-Undang standar dan peraturan K3 (8 jam)
    – Manajemen Konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    – Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    – Manajemen Resiko (4 jam)
    – Manajemen Lingkungan (2 jam)
    – K3 Peralatan Konstruksi (4 jam)
    – Sistem Pemadam Kebakaran (4 jam)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    – Penanganan Material Yang Berbahaya (2 jam)
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan radio Aktif (2 jam)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    – K3 ruang tertutup (2 jam)
    – Manajemen Umum (2 jam)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2jam)
    – Pengetahuan Auditing K3 (6 jam)
    – Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) (12 jam)
    – Penilaian dan studi kasus-kasus K3 (14 jam)
    – Penelitian, Statistik, Penulisan laporan/Makalah dan Seminar (12 jam)
    – Evaluasi Akhir (14 jam)
    Jumlah jam pelajaran 100 jam

  10. Nama : Yudha Azhar Lazuardhi
    Kelas : B2
    NPM : 157051754

    1.persyaratan untuk menjadi ahli K3 konstruksi
    A. Persyaratan untuk menjadi Ahli Muda K3 konstruksi :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja setidak-tidaknya 3 tahun sebagai petugas konstruksi

    B. Persyaratan untuk menjadi Ahli Madya K3 konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja setidak-tidaknya 3 tahun sebagai petugas konstruksi

    C. Persyaratan untuk menjadi Ahli Madya K3 konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja setidak-tidaknya 3 tahun di proyek konstruksi

    2.proyek konstruksi ahli K3 konstruksi adalah:

    A. Proyek konstruksi untuk seorang ahli muda K3 konstruksi:
    Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja,usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja.

    B. Proyek konstruksi untuk seorang ahli madya K3 konstruksi:
    Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek /konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja,usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja.

    C. Proyek konstruksi untuk seorang ahli utama K3 konstruksi:
    Dapat melakukan identifikasi,menyusun,menganalisa,merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan.

    3.kompetensi akademik ahli K3 konstruksi
    A. kompetensi akademik ahli muda K3 konstruksi:

    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    4. K3 pekerjaan penggalian
    5. K3 pekerjaan pondasi
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    B. Kompetensi akademik ahli madya K3 konstruksi

    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 mekanikal dan elektrikal.
    7. Job Safety Analisis.
    8. SMK3 dasar
    9. Asusransi tenaga kerja

    C. Kompetensi akademik ahli utama K3 konstruksi

    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. Analisa laporan kecelakaan
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    6. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    7. Penyusunan Safety Plan
    8. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    9. Mekanisme pengawasan teknik
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    11. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4.kompetensi keterampilan ahli K3 konstruksi
    A. Kompetensi keterampilan teknik ahli muda K3 konstruksi

    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol,mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    4. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    B. Kompetensi keterampilan teknik ahli madya K3 konstruksi

    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja,mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    4. Memberi nasihat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi,teori dan teknis K3 konstruksi
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    6. Mendorong terlaksananya sistim K3 konstruksi
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    C. Kompetensi keterampilan teknik ahli utama K3 konstruksi

    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya,serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan /pelatihan dalam bidang K3 konstruksi
    5. Memberi nasihat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi,teori dan teknis K3 konstruksi
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    7. Mengukur,mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    8. Menbuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja,kesehatan kerja dan lingkungan
    9. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 konstruksi di semua lini kegiatan
    10. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang,pelaksana,pengawas dan pengguna sistim K3 konstruksi.

    5.jumlah mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran ahli K3 konstruksi
    A. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran ahli muda K3 konstruksi

    1. Undang-undang no 1/1970 : 2 jam
    2. Permenakertrans no 1/men/1980 : 2 jam
    3. 3 pengetahuan teknik konstruksi : 2 jam
    4. 4 pengetahuan dasar K3 : 4 jam
    5. Manajemen dan administrasi K3: 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi : 2 jam
    7. Manajemen lingkungan : 2 jam
    8. K3 peralatan konstruksi : 6 jam
    9. Sisitim pemadaman kebakaran: 2 jam
    10. Kesiagaan dan sisitim tanggap darurat: 2 jam
    11. Higiene perusahaan dan proyek : 2 jam
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 2 jam
    13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi: 2 jam
    14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah: 14 jam
    15. Seminar : 4 jam
    16. Evaluasi akhir : 4 jam
    JUMLAH JAM PELAJARAN MINIMAL : 50 JAM

    B. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran ahli madya K3 konstruksi

    1. Undang-undang standar dan peraturan K3 : 8 jam
    2. Manajemen konstruksi: 4 jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi: 4 jam
    4. Pengetahuan dasar K3 : 2 jam
    5. Manajemen dan administrasi: 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi: 8 jam
    7. Manajemen resiko: 4 jam
    8. Manajemen lingkungan : 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi : 6 jam
    10. Sistim pemadaman kebakaran : 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistim kebakaran : 4 jam
    12. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat: 2 jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif : 2 jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek: 2 jam
    15. Manajemen umum : 2 jam
    16. K3 ruang tertutup : 2 jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3: 4 jam
    18. Komunikasi,konsultasi dan kesadaran K3 : 2 jam
    19. Pengetahuan auditing K3 : 2 jam
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah: 14 jam
    21. Seminar: 6 jam
    22. Evaluasi akhir : 4 jam
    JUMLAH JAM PELAJARAN MINIMAL : 90 JAM

    C. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran ahli utama K3 konstruksi

    1. Undang-undang standar dan peraturan K3 :8 jam
    2. Manajemen konstruksi : 4 jam
    3. Pengetahuan dasar K3: 2 jam
    4. Pengetahuan teknik konstruksi : 4 jam
    5. Manajemen dan administrasi K3 : 4 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi: 8 jam
    7. Manajemen resiko: 4 jam
    8. Manajemen lingkungan : 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi: 4 jam
    10. Sistim pemadamn kebakaran : 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat : 2 jam
    12. Penanganan material yang berbahaya: 2 jam
    13. Penanganan bahaya radiasi dan radioaktif : 2 jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek: 2 jam
    15. K3 ruang tertutup: 2 jam
    16. Manajemen umum : 2 jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 4 jam
    18. Komunikasi,konsultasi dan kesadaran K3 : 2 jam
    19. Pengetahuan auditing K3 : 6 jam
    20. Studi bahaya dan operasinya (hazop): 12 jam
    21. Penilaian studi kasus-kasus K3 : 14 jam
    22. Penelitian,statistik,penulisan laporan/makalah dan seminar: 12 jam
    23. Evaluasi akhir: 14 jam
    JUMLAH JAM PELAJARAN MINIMAL : 100 JAM

  11. Nama: Fahrizal Fadli Saputra
    NIM : 15705173
    Kelas : B2

    1. Apakah persyaratan menjadi ahli k3 konstruksi untuk jenjang :

    – Ahli muda k3 konstruksi
    a. Sehat jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    – Ahli madya k3 kontruksi
    a. Sehat jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    – Ahli utama k3 konstruksi
    a. Sehat jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    2. Pada proyek konstruksi yang bagaimana k3 konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:

    – Ahli muda k3 konstruksi
    a. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaran proyek diatas 6 bulan
    b. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaran proyek dibawah 6 bulan
    c. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaran proyek dibawah 3 bulan

    – Ahli madya k3 konstruksi
    a. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaran proyek diatas 6 bulan
    b. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaran proyek dibawah 6 bulan

    – Ahli utama k3 konstruksi
    a. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaran proyek diatas 6 bulan

    3. Kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli k3 konstruksi untuk jenjang :

    – Ahli muda k3 konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Perarturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    – Ahli madya k3 konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstuksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja

    – Ahli utama k3 konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan safety Plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan Mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    4. Kompetensi keterampilan teknik yang dikuasai oleh k3 konstruksi pada jenjang :

    – Ahli muda k3 konstruksi
    a. Mengindentifikasikan kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi bahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    – Ahli madya k3 konstruksi
    a. Mengindentifikasikan kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistim K3 Konstruksi

    – Ahli utama k3 konstruksi
    a. Mengindentifikasikan setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi .
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program program sistim K3 Konstruksi secara terapadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi

    5. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh ahli k3 konstruksi untuk jenjang:

    – Ahli muda k3 konstruksi
    a. Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    b. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    d. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    e. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    f. K3 Pekerjaan konstruksi 2 Jam
    g. Manajemen Lingkungan 2Jam
    h. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    i. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    j. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    k. Higlene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    l. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    m. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    n. Observasi Lapangan & Peyusunan Makalah 14 Jam
    o. Seminar 4 Jam
    p. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    – Ahli madya k3 konstruksi
    a. Undang-undan, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    b. Manajemen Kontruksi 4 Jam
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    d. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    e. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    f. K3 Pekerjaan konstruksi 8 Jam
    g. Manajemen Resiko 4 Jam
    h. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    i. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    j. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    k. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    l. Kesiagaan dan Sisitm Tanggap Darurat 2 Jam
    m. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    n. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    o. Manajemen Umum 2 Jam
    p. K3 ruang tertutup 2 Jam
    q. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    r. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    s. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    t. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah 14 Jam
    u. Seminar 6 Jam
    v. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    – Ahli utama k3 konstruksi
    a. Undang-undan, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    b. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    c. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    d. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    e. Manajemen dan Administrasi 4 Jam
    f. K3 Pekerjaan konstruksi 8 Jam
    g. Manajemen Resiko 4 Jam
    h. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    i. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    j. Sistim Pemadam Kebakaran 4 Jam
    k. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    l. Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    m. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    n. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    o. K3 ruang tertutup 2 Jam
    p. Manajemen Umum 2 Jam
    q. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    r. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    s. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    t. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam.
    u. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 Jam.
    v. Penelitian, Statisfik, Penulisan laporan /
    Makalah dan Seminar 12 Jam.
    w. Evaluasi Akhir 14 Jam.
    Jumlah jam pelajaran 100 Jam.

  12. Nama : Said Nursyi Safaat
    NIM : 157051791
    Kelas : A2

    A. Persyaratan menjadi ahli k3 konstruksi untuk jenjang

    *Persyaratan untuk menjadi ahli muda k3 konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3
    konstruksi

    *Persyaratan untuk menjadi ahli madya k3 konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan minimal serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3
    konstruksi

    *Persyaratan untuk menjadi ahli utama k3 konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3
    konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi bagaimana seorang ahli k3 konstruksi dibutuhkan untuk
    jenjang

    *proyek konstruksi untuk seorang ahli muda k3 konstruksi
    1. Proyek pekerjaan konstruksi beton
    2. Proyek pekerjaan pondasi
    3. Proyek pekerjaan penggalian
    4. Proyek pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    5. Proyek pekerjaan konstruksi baja

    *Proyek konstruksi untuk seorang ahli madya k3 konstruksi
    1. Proyek pekerjaan konstruksi bangunan
    2. Proyek pekerjaan mekanikal dan elektrikal

    *Proyek konstruksi untuk seorang ahli utama k3 konstruksi
    1. Proyek konstruksi bangunan
    2. Proyek konstruksi penyusunan safety plan
    3. Proyek konstruksi bejana tekan
    4. Proyek konstruksi pengawasan mekanik
    5. Proyek konstruksi pengawasan kesehatan dan lingkungan kerja

    C. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli k3 kontruksi untuk jenjang

    *Kompetensi akademik untuk seorang ahli muda k3 konstruksi
    -memahami secara baik tentang
    1. Protensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Peraturan perundangam keselamatan kerja
    4. K3 pekerjaan penggalian
    5. K3 pekerjaan pondasi
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    *Kompetensi akademik untuk seorang ahli madya k3 konstruksi
    -memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan secara baik
    tentang
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    6. K3 mekanikal dan elektrikal
    7. Job safety analisis
    8. SMK3 dasar
    9. Asuransi tenaga kerja

    *Kompetensi akademik untuk seorang ahli utama k3 konstruksi
    -memahami secara baik tentang
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Identifikasi sumber bahaya konstrukai bangunan
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. Analisa laporan kecelakaan
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    6. Mekanisme pengawasan k3 konstruksi bangunan
    7. Penyusunan safety plan
    8. Penyusunan anggaran k3 konstruksi
    9. Mekanisme pengawasan mekanik
    10. Mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
    11. Mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli k3 konstruksi
    pada jenjang

    *Kompetensi keterampilan teknik untuk seorang ahli muda k3 konstruksi
    -mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemampuan untuk
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. Melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kegiatan kerjanya
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    4. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung
    jawabnya
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    *kompetensi keterampilan teknik untuk seorang ahli madya k3 konstruksi
    -dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan pekerjaan kecelakaan
    kerja konstruksi untuk
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan konsisi
    bahaya
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan k3
    konstruksi
    4. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis k3
    konstruksi
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program
    k3 konstruksi
    6. Mendorong terlaksananya sistim k3 konstruksi
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan k3 konstruksi dan dapat
    menetapkan dengan tegas pemecahannya
    8. Mengawasidan memimpin pelaksanaan program-program sistim k3 konstruksi

    *Kompetensi keterampilan teknik untuk seorang ahli utama k3 konstruksi
    -memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan untuk
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua
    pengembangan
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana
    dan melaksanakan penanggulangannya
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian
    dan tingkat bahayanya
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan /pelatihan dalam bidang keilmuan k3
    konstruksi
    5. Memberi nasehat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi,teori dan teknis k3
    konstruksi
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh
    dan berkelanjutan dalam pengelolaan implementasi pada setiap jenis keadaan
    apapun
    7. Mengukur,mengaudit dan mengevaluasi secara evektif atas pelaksanaan
    program-program k3 konstruksi
    8. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja,
    kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim k3 konstruksi disemua lini
    kegiatan
    10. Mengatasi pemecahan persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan
    tegas pemecahannya
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai engan keilmuan k3 konstruksi
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim k3
    konstruksi secara terpadu antara perancang,pelaksana, pengawas dan pengguna
    sistim k3 konstruksi

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam jam pelajaran yang harus ditempuh untuk
    mendapatkan sertifikasi ahli k3 konstruksi pada jenjang

    *mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang ditempuh seorang ahli muda k3
    konstruksi
    1. Undang-undang no.1 tahun 1970 (2 jam)
    2. Permenakertrans no.1/men/1980 (2 jam)
    3. Pengetahuan teknik kontruksi. (2 jam)
    4. Pengetahuan dasar k3 (4 jam)
    5. Manajemen dan administrasi k3 (2 jam)
    6. K3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
    7. K3 peralatan konstruksi (2 jam)
    8. K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    9. Sistim pemadam kebakaran (2 jam)
    10. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat. (2 jam)
    11. Higlene perusahaan dan proyek (2 jam)
    12. Manejemen pelatihan dan kompetensi K3. (2 jam)
    13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi (2 jam)
    14. Observasi lapangan & penyusunan makalah (14 jam)
    15. Seminar (4 jam)
    16. Evaluasi akhir (4 jam)

    *Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang ditempuh seorang ahli madya k3
    konstruksi
    1. Undang-undang,standar dan peraturan k3 (8 jam)
    2. Manajemen konstruksi (4 jam)
    3. Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    4. Pengetahuan dasar k3. (2jam)
    5. Manajemen dan administrasi (2 jam)
    6. K3 peralatan konstruksi (8 jam)
    7. Manajemen resiko (4 jam)
    8. manajemen lingkungan (2 jam)
    9. K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    10. Sistem pemadaman kebakaran. (4jam)
    11. Kesiagaan dan siatem kebakaran (4 jam)
    12. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat (2 jam)
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif (2 jam)
    14. Higiene perusahaan dan proyek. (2 jam)
    15. Manajemen umum (2 jam)
    16. K3 ruang tertutup (2 jam)
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi (4 jam)
    18. Komunikasi,konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
    19. Pengetahuan auditing k3. (2 jam)
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (6 jam)
    21. Seminar. (4 jam)
    22. Evaluasi akhir (4 jam)

    *Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang ditempuh seorang ahli utama k3
    konstruksi
    1. Undang-undang standar dan peraturan k3 (8 jam)
    2. Manajemen konstruksi. (4 jam)
    3. Pengetahuan dasar k3 ( 2 jam)
    4. Pengetahuan trknik konstruksi (4 jam)
    5. Manajemen dan administrasi k3 (4 jam)
    6. K3 pekerjaan konstruksi. (8 jam)
    7. Manajemen resiko (4 jam)
    8. Manajemen lingkungan (2 jam)
    9. K3 peralatan konstruksi. (4 jam)
    10. Sistem pemadam kebakaran (4 jam)
    11. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat. (2 jam)
    12. Penanganan material yang berbahaya (2 jam)
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    14. Higlene perusahaan dan proyek (2 jam)
    15. K3 ruang tertutup (2 jam)
    16. Manajemen tertutup (2 jam)
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 jam)
    18. Komunikasi , konsultasi dan kesadajran (2 jam)
    19. Pengetahuan auditing K3. (6 jam)
    20. Studi bahaya dan operasinya (Hazop) (12 jam)
    21. Penilaia dan kasus – kasus K3 (14 jam)
    22. Penelitian , statistik , penulisan laporan /
    Makalah dan seminar. (12 jam)
    23. Evaluasi akhir. (14 jam)

  13. Nama : Ruth Silvia Marpaung
    NIM : 157051645
    Kelas : B1

    1.A)persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi:
    • Sehat Jasmani dan Rohani.
    • Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sederajat.
    • Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    B)Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi:
    • Sehat Jasmani dan Rohani.
    • Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sederajat.
    • Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    C)Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi:
    • Sehat Jasmani dan Rohani.
    • Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau Sederajat.
    • Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun di proyek Konstruksi.

    2. A)Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi:
    • Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3(tiga) bulan harus memiliki 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    B)Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi:
    • Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6(Enam) bulan harus memiliki 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi..
    C)Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi:
    • Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6(Enam) bulan harus memiliki 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi ,1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi..

    3.A.kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi:
    Memahami secara baik tentang:
    • Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan
    • Cara Pencegahan Kecelakaan kerja Konstruksi bangunan
    • Peraturan Perundangan Keselamatan Kerja
    • K3 Pekerjaan Penggalian
    • K3 Pekerjaan Pondasi
    • K3 Pekerjaan Konstruksi Beton
    • K3 Pekerjaan Konstruksi Baja
    • K3 Pekerjaan mekenikal dan elektrikal
    • K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    B.kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi:
    • Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan
    • Cara pencegahan Kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    • Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    • Peraturan Keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    • Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    • K3 mekanikal dan ekektrikal
    • Job Safety Analysis
    • SMK3 Dasar
    • Asransi Tenaga Kerja
    C.kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi:
    • Potensi bahaya konstruksi-konstruksi bangunan
    • Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    • Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    • Analisa laporan kecelakaan
    • Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    • Mekanisme pengawasan k3 konstruksi banguanan
    • Penyusunan safety Plan
    • Penyususnan anggaran k3 konstruksi
    • Mekanisme pengawasan mekanik
    • Mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
    • Mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan kerja
    4.A.kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi:
    Mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemampuan untuk:
    • Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    • Melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kergiatan kerjanya
    • Mengontrol,mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan penyuluhan /pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    • Melakukan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya
    • Melakukan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    • Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    B.kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi:
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi,untuk:
    • Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    • Memberi nasihat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi ,teori dan teknis k3 konstruksi
    • Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program k3 konstruksi
    • Mendorong terlaksananya system k3 konstruksi
    • Memberikan pemecahan persoalan-persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    • Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program system k3 konstruksi
    C.kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi:
    Memilik dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    • Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    • Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan penanggulangannya.
    • Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    • Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    • Memberi nasihat dan konsultasi ,rekomendasi dan konsultasi ,teori dan teknis k3 konstruksi
    • Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan system secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    • Mengukur,mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atsa pelaksanaan program-program k3 konstruksi
    • Membuat dan mengembangkan system analisa meliputi kecelakaan kerja,kesehatan kerja dan lingkungan
    • Mampu mendorong dapat terlaksananya system k3 konstruksi di semua lini kegiatan.
    • Mengatasi pemecahan persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    • Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan k3 konstruksi
    • Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sisstem k3 konstruksi secara terpadu antara perancang,pelaksana,pengawas dan pengguna system k3 konstruksi.

    5.A)mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi:
    • UU N0.01 TAHUN 1970(2 JAM)
    • Permenakertrans no.01/Men/1980(2 jam)
    • Pengetahuan Teknik K3 Konstruksi(2 jam)
    • Pengetahuan dasar K3 (4JAM)
    • Manajemen dan administrasi k3(2 jam)
    • K3 Pekerjaan konstruksi(2 jam)
    • Manajemen Lingkungan(2jam)
    • K3peralatan konstruksi(6 jam)
    • Sistem pemadam kebakaran(2jam)
    • Kesiagaan dan Sistem tanggap darurat (2 jam)
    • Higiene perusahaan dan proyek(2 jam)
    • Manajemen pelatihan dan kompetensi k3(2jam)
    • Pengetahuan inspeksi k3 konstruksi(2jam)
    • Observasi lapangan dan penyusunan makalah(14 jam)
    • Seminar(4jam)
    • Evaluasi akhir (4 jam)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam
    B)mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi:
    • UU Standard dan peraturan k3(8jam)
    • Manajemen Konstruksi(4jam)
    • Pengetahuan teknik konstruksi(4jam)
    • Pengetahuan dasar k3(2jam)
    • Manajemen dan Administrasi (2jam)
    • K3 Pekerjaan konstruksi(6jam)
    • Sistem pemadaman kebakaran(4jam)
    • Kesiagaan dan system kebakaran(4jam)
    • Kesiagaan dan system tanggap darurat(2 jam)
    • Pengenall bahaya radiasai dan radioaktif(2 jam)
    • Higiene perusahaan dan proyek(2jam)
    • Manajemen umum(2jam)
    • K3 ruang tertutup(2jam)
    • Manajemen pelatihan dan kompetensi k3(4jam)
    • Komunikasi,konsultasi dan kesadaran k3(2jam)
    • Pengetahuan auditing k3(2jam)
    • Observasi lapangan dan penyusunan makalah(14jam)
    • Seminar(6jam)
    • Evaluasi Akhir (4jam)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90jam
    C)mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi:
    • UU,Standar dan peraturan k3(8jam)
    • Manajemen konstruksi(4jam)
    • Pengetahuan dasar k3(2jam)
    • Pengetahuan teknik konstruksi(4jam)
    • Manajemen dan adminstrasi k3(4jam)
    • K3 pekerjaan konstruksi(8jam)
    • Manajemen resiko(4jam)
    • Manajemen lingkungan (2jam)
    • K3 Peralatan konstruksi(4jam)
    • Sistem pemadam kebakaran(4jam)
    • Kesiagaan dan system tanggap darurat(2jam)
    • Penanganan material berbahaya(2jam)
    • Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif(2jam)
    • Higiene perusahaan dan proyek(2jam)
    • K3 ruang tertutup(2jam)
    • Manajemen umum(2 jam)
    • Manajemen pelatihan dan kompetensi k3(4jam)
    • Komunikasi,konsultasi dan kesadaran k3(2jam)
    • Pengetahuan auditingk3(6jam)
    • Studi bahaya dan operasinya(hazop)12 jam
    • Penilaian dan studi kasus-kasus k3(14jam)
    • Penelitian,statisik,penulisan laporan,makalah dan seminar(12jam)
    • Evaluasi akhir (14jam)
    Jumlah jam pelajaran 100 jam

    Sumber:
    1.keputusan direktur jenderal pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004
    2/Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 05 /PRT/M/2014

  14. Nama : Agung Setiawan
    NIM : 157051734
    Kelas : B2

    A. Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Syarat yang harus dipenuhi dari Ahli Muda K3 Konstruksi sebagai berikut:
    • Sehat jasmani dan rohani.
    • Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Syarat yang harus dipenuhi dari Ahli Madya K3 Konstruksi sebagai berikut:
    • Sehat jasmani dan rohani.
    • Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Syarat yang harus dipenuhi dari Ahli Utama K3 Konstruksi sebagai berikut:
    • Sehat jasmani dan rohani.
    • Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    • Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggara proyek diatas 6 bulan, yang membutuhkan 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    • Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggara proyek dibawah 6 bulan, yang membutuhkan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    • Pada proyek yang memepekerjakan tenaga kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, yang membutuhkan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    • Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggara proyek diatas 6 bulan, yang membutuhkan 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi.
    • Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggara proyek di bawah 6 bulan, yang membutuhkan 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi.

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    • Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggara proyek diatas 6 bulan, yang membutuhkan 2 orang Ahli Utama K3 Konstruksi.

    C. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang:
    a. Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan.
    b. Cara Pencegahan Kecelakaan Kerja Konstruksi Bangunan.
    c. Pengaturan Perundangan Keselamatan Kerja.
    d. K3 Pekerjaan Pengadilan.
    e. K3 Pekerjaan Pondasi.
    f. K3 Pekerjaan Konstruski Beton.
    g. K3 Pekerjaan Konstruksi Baja.
    h. K3 Pekerjaan Mekanikal Dan Elekstrikal.
    i. K3 Kesehatan Dan Lingkungan Kerja.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 Mekanik dan elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang:
    a. Memahami Secara Baik Tentang:
    b. Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan.
    c. Identifikasi Sumberbahaya Konstruksi Bangunan.
    d. Prosedur Kerja Aman Konstruksi Bangunan
    e. Analisa Laporan Kecelakaan
    f. Standar Dan Pedoman Konstruksi Bangunan.
    g. Mekanisme Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan.
    h. Penusunan Anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme Pengawasan Mekanik.
    j. Mekanisme Pengawasan K3 Bejana Tekan.
    k. Mekanisme Pengawasan K3 Kesehatan Dan Lingkungan Kerja.

    D. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemmpuan untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan k ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan Kerja konstrukssi, untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    d. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori, dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevauasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g. Memeberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksaan program-program sistim K3 Konstruksi.

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Memiliki dan menguasai pengehathuan K3 serta mempunyai kemapuan untuk:
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengenbangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serata dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang kelimuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeuruh dan bekelanjutan daam pengelolaan dan implementassi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    h. Membuat dan mengebangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan daat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai denan keilmuan K3 Konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancangan, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mata pelajaran yang harus ditempuh agar mendapatkan Sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi:
    a. Undang-Undang No.1 tahun 1970 2 jam
    b. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    d. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    e. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    f. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    g. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    h. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    i. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    j. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    k. Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 2 Jam
    l. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    m. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 Jam
    n. Seminar 4 Jam
    o. evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 jam

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Mata pelajaran yang harus ditempuh agar mendapatkan Sertifikasi Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Undang-Undang, Standar Dan Peraturan K3 8 jam.
    2. Manajemen Konstruksi 4 jam.
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam.
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 jam.
    5. Manajemen Dan Administrasi 2 jam.
    6. K3 Peralatan Konstruksi 8 jam.
    7. Manejemen Resiko 4 jam.
    8. Manajemen Lingkungan 2 jam.
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 jam.
    10. Sistim Pemadaman Keakaran 4 jam.
    11. Kesiagaaan Dan Sistim Kebakaran 4 jam.
    12. Kesiagaan Dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam.
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif 2 jam.
    14. Higiene Perusahaan Dan Proyek 2 jam.
    15. Manajemen Umum 2 jam.
    16. K3 Ruang Tertutup 2 jam.
    17. Manajemen Pelatihan Dan Kompetensi K3 4 jam.
    18. Komunikasi, Konslutasi Dan Kesadaran K3 2 jam.
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 jam.
    20. Observasi Lapangan Dan Penyusunan Makalah 14 jam.
    21. Seminar 6 jam.
    22. Evaluasi Akhir 4 jam.
    Jumlah Jam Pelajaran (Minimal) 90 Jam

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Mata pelajaran yang harus ditempuh agar mendapatkan Sertifikasi Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1. Undang-Undang, Standar Dan Peraturan K3 8 jam.
    2. Manajemen Konstruksi 4 jam.
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam.
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 jam.
    5. Manajemen Dan Administrasi 2 jam.
    6. K3 Peralatan Konstruksi 8 jam.
    7. Manejemen Resiko 4 jam.
    8. Manajemen Lingkungan 2 jam.
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam.
    10. Sistim Pemadaman Keakaran 4 Jam.
    11. Kesiagaaan Dan Sistim Kebakaran 4 Jam.
    12. Penangan Material Yang Berbahaya 2 Jam.
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif 2 Jam.
    14. Higiene Perusahaan Dan Proyek 2 Jam.
    15. K3 Ruang Tertutup 2 Jam.
    16. Manajemen Umum 2 Jam.
    17. Manajemen Pelatihan Dan Kompentensi K3 4 Jam.
    18. Komunikasin Konsultasi Dan Kesadaran K3 2 Jam.
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam.
    20. Studi Bahaya Dan Operasi (Hazop) 12 Jam.
    21. PENILAIAN DAN STRUDI KASUS-KASUS K3 14 Jam.
    22. Penilaian, Statistik, Penulisan Laporan/Makalah Dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam.
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  15. Nama : Yeremia Marthen Sianipar
    NIM : 157051763
    Kelas : A2

    A. Persyaratan menjadi seorang ahli k3 konstruksi untuk jenjang

    *Persyaratan menjadi seorang ahli muda k3 konstruksi
    1. sehat jasmani dan rohani
    2. berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi

    *Persyaratan menjadi seorang ahli madya k3 konstruksi
    1. sehat jasmani dan rohani
    2. berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi

    *Persyaratan menjadi seorang ahli utama k3 konstruksi
    1. sehat jasmani dan rohani
    2. berpendidikan serendah-rendahnya D3 atau sederajat
    3. pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi

    B. proyek konstruksi yang bagaimana seorang ahli k3 konstruksi dibutuhkan untuk jenjang

    *proyek konstruksi untuk ahli muda k3 konstruksi
    1. proyek pekerjaan penggalian
    2. proyek pekerjaan pondasi
    3. proyek pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    4. proyek pekerjaan konstruksi beton

    *proyek konstruksi untuk ahli madya k3 konstruksi
    1. proyek pekerjaan konstruksi bangunan
    2. proyek konstruksi mekanikal dan elektrikal
    3. proyek konstruksi pekerjaan baja

    *proyek konstruksi untuk ahli utama k3 konstruksi
    1. proyek pekerjaan konstruksi bangunan
    2. proyek konstruksi mekanikal dan elektrikal

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli k3 konstruksi untuk jenjang

    *kompetensi akademik ahli muda k3 konstruksi
    >mehahami secara baik tentang
    1. potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. peraturan perundangan keselamatan kerja
    4. k3 pekerjaan penggalian
    5. k3 pekerjaan pondasi
    6. k3 pekerjaan konstruksi beton
    7. k3 pekerjaan konstruksi baja
    8. k3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    *kompetensi akademik ahli madya k3 konstruksi
    > memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang
    1. potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    5. peraturan dan standar konstruksi bangunan
    6. k3 mekanikal dan elektrikal
    7. JSA (job safety analisis)
    8. smk 3 dasar
    9. asuransi tenaga kerja

    *kompetensi akademik ahli utama k3 konstruksi
    >memahami secara baik tentang
    1. potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    3. proseduran kerja aman konstruksi bangunan
    4. analisa laporan kecelakaan
    5. standar dan pedoman, konstruksi bangunan
    6. mekanisme pengawasan k3 konstruksi bangunan
    7. penyusunsn safety plan
    8. penyusunsn anggaran k3 konstruksi
    9. mekanisme pengawasan mekanik
    10. mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
    11. mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai ahli k3 pada jenjang
    *kompetensi keterampilan teknik ahli muda k3 konstruksi
    1. mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kegiatan kerjanya
    3. mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi bahaya
    4. melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya.
    5. melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    6. melaporkan setiap kecelakaan kerja

    *kompetensi keterampilan teknik ahli madya k3 konstruksi
    1. mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    2. melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    4. memberi nasehat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi teori dan teknik k3 konstruksi
    5. mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program k3 konstruksi
    6. memberikan pemecahan persoalan-persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    7. mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistim k3 konstruksi

    *kompetensi keterampilan teknik ahli utama k3 konstruksi
    1. mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    3. mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayannya
    4. melaksanakan pembinaan/penyuluhan dan pelatihan dalam bidang k3 konstruksi
    5. memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dam komunikasi, teori dan teknis k3 konstruksi

    E. Mata pelajaran dan jumlah jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh serorang…
    * Pada ahli muda konstruksi
    1. undang-undang no. 1 tahun 1970 selama 2 jam
    2. permenakertrans no. 1/men/1980 selama 2 jam
    3.pengetahuan teknik konstruksi selama 2 jam
    4. pengetahuan dasar k3 selama 4 jam
    5. manajemen dan administrasi k3 selama 2 jam
    6. k3 pekerjaan konstruksi selama 2 jam
    7. manajemen lingkungan selama 2jam
    8. k3 perlatan konstruksi selama 6 jam
    9. sistem pemadam kebakaran selama 2 jam
    10. kesiagaan dan sistem tanggap darurat selama 2 jam
    11. higiene perusahaan dan proyek selama 2 jam
    12. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 selama 2 jam
    13. pengetahuan inspeksi k3 konstruksi selama 2 jam
    14. obesrvasi lapangan dan penyusunan makalah selama 14 jam
    15. seminar selama 4 jam
    16. evaluasi akhir selama 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam
    *Pada ahli utama konstruksi
    1.undang-undang standar dan peraturan k3 selama 8 jam
    2.manajemen kosntruksi selama 4 jam
    3. pengetahuan dasar k3 selama 2 jam
    4pengetahuan teknik konstruksi selam 4 jam
    5.manajemen dan administrasi k3 sekama 4 jam
    6.k3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    7.manajemen resiko 4 jam
    8.k3 perlatan konstruksi 2 jam
    9manajemen linkungan 2 jam
    10.sistem pemadan kebakaran 4 jam
    11.kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    12.penanganan materiasl yanag berbahaya 2 jam
    13. pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif 2 jam
    14 higine perusahaan dan proyek 2 jam
    15.k3 ruang tertutup 2 jam
    16.manajemen umum 2 jam
    17.manajemen pelatihan dan kompetensi k3 4 jam
    18.komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 2jam
    19.pengetahuan auditing k3 6jam
    20.studi bahaya dan oprasinya (hazop) 12 jam
    21. penilaian dan studi kasuskasus k3 14 jam
    22.penelitian, statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar 12 jam
    23.evaluasi akhir 14 jam
    Jumlah jam peljaran 100 jam
    *Pada ahli madya konstruksi
    1.undang-undang standar dan peraturan k3 8 jam
    2.manajemen konstruksi 4jam
    3.pengetahuan teknik konstruksi 4jam
    4.pengetahuan dasar k3 2 jam
    5.manajemen dan administrasi 2 jam
    6.k3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    7.manajemen resiko 4 jam
    8.manajemen lingkungan 2 jam
    9.k3 peralatan konstruksi 6 jam
    10.sistem pemadaman kebakaran 4 jam
    11.kesiagaan dan sistem kebakaran 4 jam
    12.kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    13.pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif 2jam
    14.higine perusahaan dan proyek 2 jam
    15.manajemen umum 2 jam
    16.k3 ruang tertutup 2 jam
    17.manajemen pelatihan dan kompetensi k3 4 jam
    18.komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 2jam
    19.pengetahuan auditing k3 2 jam
    20.observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    21.seminar 6 jam
    22.evaluasi akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 jam

  16. Nama : Aditya Darmawan
    NIM : 157051722
    Kelas : B2

    1. i. Persyaratan Ahli Muda K3 Konstruksi :
    a. Sehat Jasmani dan Rohani
    b. Berpendidikan Serendah-rendahnya SMK (STM) atau Sederajat
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (Tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    ii. Persyaratan Ahli Madya K3 Konstruksi :
    a. Sehat Jasmani dan Rohani
    b. Berpendidikan Serendah-rendahnya SMK (STM) atau Sederajat
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (Tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    iii. Persyaratan Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Sehat Jasmani dan Rohani
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau Sederajat
    c. Pengalaman bekerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun di proyek konstruksi

    2. a. Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan lebih dari 100 orang pekerja atau diselenggrakan proyek tersebut lebih dari 6
    bulan maka harus mempunyai minimal 1 orang Ahli Utama K3 Kontruksi, 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi , dan 2 orang Ahli
    Muda K3 Konstruksi.
    b. Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan lebih dari 100 orang pekerja atau diselenggarakannya proyek tersebut
    dibawah 6 bulan maka harus memiliki minimal 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    c. Proyek Konstruksi bangunan yang memperkerjakan kurang dari 25 orang pekerja atau di selenggarakannya proyek tersebut
    dibawah 3 bulan maka harus memiliki minimal 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    3. A. Kompetensi Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Umum
    Dapat melakukan kegiatan K3 pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha K3 dan penyelamatan kerja.
    2. Akademik
    Memahami dengan baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekrerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    B. Kompetensi Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Umum
    Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek /konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja dan usaha-usaha K3.
    2. Akademik
    Memahami dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan K3 konstruksi.
    e. Peraturan standar konstruksi bangunan
    f. K3 mekanikal dan elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.
    C. Kompetensi Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Umum
    Dapat melakukan identifikasi , menyusun, menganalisa, merekomendasi, pekerjaan konstruksi bangunan.
    2. Akademik
    Memahami secara Baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan Safety Plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawan K3 bejanan tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan linngkungan kerja.

    4. A. Keterampilan teknik Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    B. Keterampilan teknik Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembbinaan dan penunluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    d. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 nostruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memipin pelakasanaan program sistem K3 kostruksi.
    C. Keterampilan teknik Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta dapat membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol Kondisi dan tindakan berbahaya, serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanaan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    e. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi di semua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan progaram-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang,
    pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    -Mata Pelajaran dan Jam pelajaran Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Undang-undang No.1 tahun 1970 : 2 jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 : 2 jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi : 2 jam
    4. Pengetahuan dasar K3 : 4 jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 : 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi : 2 jam
    7. Manajemen lingkungan : 2 jam
    8. K3 perlatan konstruksi : 6 jam
    9. Sistem pemadam kebakaran : 2 jam
    10. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat : 2 jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek : 2 jam
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 2 jam
    13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi : 2 jam
    14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah : 14 jam
    15. Seminar : 4 jam
    16. Evaluasi akhir : 4 jam
    jumlah jam pelajaran ( minimal ) 50 jam.

    -Mata Pelajaran dan Jam Pelajaran Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 : 8 jam
    2. Manajemen konstruksi : 4 jam
    3. Pengetaahuan teknik konstruksi : 4 jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 : 2 jam
    5. Manajemen dan administrasi : 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi : 8 jam
    7. Manajmemen resiko : 4 jam
    8. Manajemen lingkungan : 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi : 6 jam
    10. Sistem pemadaman kebakaran : 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistem kebakaran 4 jam
    12. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat : 2 jam
    13.Pengenalan radiasi dan bahan radioaktif : 2 jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek : 2 jam
    15. Manajemen Umum : 2 jam
    16. K3 ruang tertutup : 2 jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 4 jam
    18. Komunikasi,konsuktasi dan kesadaran K3 : 2 jam
    19. Pengetahuan Auditting K3 : 2 jam
    20. Obeservasi lapangan dan penyusunan makalah : 14 jam
    21. Seminar : 6 jam
    22. Evaluasi akhir : 4 jam
    jumlah jam pelajaran ( minimal ) 90 jam

    -Mata Pelajaran dan Jam Pelajaran Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 : 8 jam
    2. Manajemen konstruksi : 4 jam
    3. Pengetahuan dasar K3 : 2 jam
    4. Pengetahuan teknik konstruksi : 4 jam
    5. Manajemen dan administrasi K3 : 2 jam
    6 K3 pekerjaan konstruksi : 8 jam
    7. Manajemen Resiko : 4 jam
    8. Manajemen lingkungan : 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi : 4 jam
    10. Sistem pemadam kebakaran : 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat : 2 jam
    12. Penanganan Material yang berbahaya : 2 jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif : 2 jam
    14. Higiene perusahaan proyek : 2 jam
    15. K3 ruang tertutup : 2 jam
    16. Manajemen Umum : 2 jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 4 jam
    18. Komunikasi , konsultasi dan kesadara K3 : 2 jam
    19. Pengetahuan Auditting K3 : 6 jam
    20. Studi Bahaya dan operasinya (Hazop) : 12 jam
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 : 14 jam
    22. Penelitian, statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar : 12 jam
    23. Evaluasi akhir : 14 jam
    jumlah jam pelajaran 100 jam.

  17. Nama : Winda Seftia Ningrum
    NIM : 157051690
    Kelas : B1

    A. Persyaratan ahli k3 konstruksi :
    i. Ahli muda k3 konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan D3 atau sederajat
    -Pengalaman kerja minimal 3thn dibidang konstruksi

    ii. Ahli madya k3 konstruksi :
    -Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan D3 atau sederajat
    – Pengalaman bekerja minimal 3thn dibidang konstruksi

    iii. Ahli utama k3 konstruksi :
    – Sehat Jasmani dan rohani
    – Berpendidikan S1 atau sederajat
    – Pengalaman bekerja minimal 5thn dibidang konstruksi

    B. Proyek konstruksi seperti apa bagi seorang ahli k3 konstruksi jenjang : Pemahaman secara benar prinsip-prinsip K3 Konstruksi secara umum, kemampuan mengidentifikasi dan menganalisa bahaya dan mengambil tindakan pencegahan serta tindak lanjut perbaikan, kemampuan merancang dan menyusunan program-program penerapan K3, kemampuan mensosialisasikan program-program K3
    i. Ahli muda k3 konstruksi :
    – Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan adalah wajib memiliki 1 ( satu ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi

    ii. Ahli madya k3 konstruksi :
    – Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi

    iii. Ahli utama k3 konstruksi :
    – Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu ) orang Ahli Utama K3-Konstruksi, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik yg harus dikuasi bagi seorang ahli k3 konstruksi :
    i. Ahli muda k3 konstruksi :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 pekerjaan penggalian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan konstruksi baja
    – K3 pekerjaanmekanikal dan elektrikal
    – K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    ii. Ahli madya k3 konstruksi :
    – Potensi bahaya K3 Konstruksi
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 Mekanikan dan Elektrikal
    – Job Safety Analisis
    – SMK3 Dasar
    – Asuransi bagi tenaga kerja

    iii. Ahli utama k3 konstruksi :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisa laporan kecelakaan
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    – Mekanisme pengawasan k3 konstruksi bangunan
    – Penyusunan safety plan
    – Penyusunan anggaran k3 konstruksi
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan k3 bejana tekan

    D. Keterampilan teknik yg harus dikuasi bagi ahli k3 konstruksi seluruh jenjang ahli muda k3 konstruksi, ahli madya k3 konstruksi, dan ahli utama k3 konstruksi :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam belajar yg harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli k3 konstruksi jenjang :
    i. Ahli muda k3 konstruksi :
    – UU, Standar dan Aturan K3 (2 jam)
    – UU Jasa Konstruksi kaitan dgn K3 Konstruksi (2 jam)
    – Pengetahuan Jasa Konstruksi (2 jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (4 jam)
    – Managemen dan Administrasi K3 (2 jam)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (2 jam)
    – Manajemen Lingkungan (2 jam)
    – K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    – K3 Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal (2 jam)
    – K3 Pesawat Angkat (2 jam)
    – K3 Perancah & Tangga (2 jam)
    – Sistem Pemadam Kebakaran (2 jam)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam)
    – Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam)
    – Observasi lapangan dan penyusuna makalah (14 jam)
    – Seminar (4 jam)
    – Evaluasi akhir (4 jam)

    ii. Ahli madya k3 konstruksi
    – Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 (8 jam)
    – Manajemen Konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    – Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    – Manajemen Risiko (4 jam)
    – Manajemen Lingkungan (2 jam)
    – K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    – Sistim Pemadam Kebakaran (4 jam)
    – Kesiagaan dan Sistim Kebakaran (4 jam)
    – Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam)
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 jam)
    – Higiene Perusahaan & Proyek (2 jam)
    – Manajemen Umum (2 jam)
    – K3 Ruang Tertutup (2 jam)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam)
    – Pengetahuan Auditing K3 (2 jam)
    – Observasi lapanan dan penyusunan makalah (14 jam)
    – Seminar (6 jam)
    – Evaluasi akhir (4 jam)

    iii. Ahli utama k3 konstruksi :
    – Dasar – Dasar K3 (8 jam)
    -Peraturan Perundang-Undangan K3 (4 jam)
    – P2K3 dan Ahli K3 (2 jam)
    – Sistem Manajemen K3 (SMK3) (4 jam)
    – Hazard and Risk Assessment (4 jam)
    – Job Safety Analysis (JSA) (8 jam)
    – Ergonomics & Industrial Hygiene (4 jam)
    – Penyakit akibat kerja (2 jam)
    – Dasar-dasar Kebakaran & Manajemen Kebakaran (4 jam)
    – K3 Listrik (4 jam)
    – K3 Konstruksi (2 jam)
    – Alat Pelindung Diri (APD) (2 jam)
    – Emergency Response (2 jam)
    – Accident Investigation (2 jam)
    – Internal Audit SMK3 (2 jam)
    – Evaluasi Kinerja K3 Perusahaan (2 jam)
    – Pengolahan, analisa informasi data K3, pelaporan & dokumentasi K3 (4 jam)
    – Komunikasi, konsultasi dankesadaran k3 (2 jam)
    – Pengetahuan auditing k3 (6 jam)
    – Studi bahaya dan operasinya (Hazop) (12 jam)
    – Penilaian dan study-study kasus k3 (14 jam)
    – Penulisan laporan makalah dan seminar (12 jam)
    – Evaluasi akhir (14 jam)

  18. Nama : Imam Taufiqur Rahman
    NIM : 157051672
    Kelas : B1

    A. Peryaratan menjadi Ahli K3 dalam jenjang :
    1. Ahli Muda K3 Kontruksi
    a. Sehat jasmani dan rohani
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurangnya-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Kontruksi
    2. Ahli madya K3 Kontruksi
    a. Sehat jasmani dan rohani
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurangnya-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Kontruksi
    3. Ahli Utama K3 Kontruksi
    a. Sehat jasmani dan rohani
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau Sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurangnya-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Kontruksi
    B. Proyek Kotruksi yang di dapat pada ahli K3 kontruksi pada jenjang :
    1. Ahli Muda K3 Kontruksi
    a. Bangunan permanent
    2. Ahli Madya K3 Kontruksi
    a. Gedung bertingkat
    3. Ahli Utama k3 Kontruksi
    a. Proyek Jalan Tol
    b. Mega Proyek(Bendungan atau waduk)
    C. Potensi akademik,Jenjang :
    1. Ahli Muda K3 Kontruksi
    a. Potensi bahaya kontruksi
    b. Cara Pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    c. peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 Pekerjaan pondasi
    f. K3 Pekerjaan kontruksi beton
    g. K3 pekerjaan baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan hidup
    2. Ahli Madya k3 Kontruksi
    a. potensi bahaya kontruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    c. prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    d. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja kontruksi
    e. peraturan dan standar kontruksi bangunan
    f. k3 mekanikal dan elektrikal
    g. job safety analisis
    h. smk3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja
    3. Ahli Utama K3 Kontruksi
    a. potensi bahaya kontruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan
    c. prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    d. analisa laporan kecelakaan
    e. standar dan pedoman,kontruksi bangunan
    f. mekanisme pengawasan k3 kontruksi bangunan
    g. penyusunan safety plan
    h. penyusunan anggaran k3 kontruksi
    i. mekanisme pengawasan mekanik
    j. mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
    k. mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan kerja
    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus di kuasi oleh jenjang
    1. Ahli Muda K3 Kontruksi
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    c. Mengontrol,Mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    d. melaksanakan penyuluhan / pelatiha dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    f. melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 di tempat kegitan kerjanya.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    2. Ahli Madya K3 Kontruksi
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keiluan k3 kontruksi
    d. Memberi nasehat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi,Teori dan teknis K3 kontruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi scara efektif atas pelaksanan program program k3 kontruksi
    f. Mendorong terlaksananya system k3 kontruksi
    g. Memberikan pemeahan persoalan-persoalan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program system k3 kontruksi.
    3. Ahli Utama K3 Kontruksi
    a. Mengindentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3′ Konstruksi.
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis k3 Kontruksi.
    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran pada jenjang
    1. Ahli Muda K3 Kontruksi
    a. Undang-Undang No.1 tahun 1970 (2 jam)
    b. Perrnenekertrans No.1/Men/1980 (2 jam)
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 2 jam)
    d. Pengetahuan Dasar K3 (4 jam)
    e. ManaJemen dan Administrasi K3 (2 jam)
    f. K3 PekerJaan konstruksi (2 jam)
    g. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    h. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    i. Sistim Pemadam Kebakaran (2 jam)
    j. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    k. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    l. Manejemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam)
    m. Pengetahuan lnspeksi K3 Konstruksi . (2 jam)
    n. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah (14 jam)
    o. Seminar (4 jam)
    p. Evaluasi Akhir (4 jam)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) (50 jam)
    2. Ahli Madya k3 Kontruksi
    a. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    b. Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    c. Pengetahuan Teknlk Konstruksi (4 Jam)
    d. Pengetahuan Dasar K3 (2 Jam)
    e. Manajemen dan Administrasi (2 Jam)
    f. K3 Pekerjaan Kontruksi (8 Jam)
    g. ManaJemen Resiko (4 Jam)
    h. Manajemen Lingkungan. (2 Jam)
    i. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam )
    j. Sistim Pemadaman Kebakaran (4 Jam)
    k. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran (4 Jam)
    l. Kesiagaan dan Sistim Tanggap darurat (2 Jam)
    m. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 Jam)
    n. Higine Perusahaan dan Proyek. (2 Jam)
    o. ManaJemen Umum (2 Jam)
    p. K3 ruang Tertutup (2 Jam)
    q. ManaJemen Pelatihan dan Kompetensl K3 (4 Jam)
    r. Kornunikasl,Konsultasl dan Keeadaran K3 (2 Jam)
    s. Pengetahuan Auditing K3 (2 Jam)
    t. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah (14 Jam)
    u. Seminar (6 Jam)
    v. Evaluasi Akhlr (4 Jam)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) (90 Jam)
    3. Ahli Utama K3 Kontruksi
    a. Undang-undang, standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    b. Manajemen Konstruksi (4 Jam).
    c. Pengetahuan Dasar K3 (2 Jam)
    d. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 Jam)
    e. Manajemen dan Administrasi K3 (4 Jam)
    f. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 Jam)
    g. Manajemen Resiko (4 Jam)
    h. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    i. Peralatan Konstruksi (4 Jam)
    j. Sistim Pemadam Kebakaran (4 Jam)
    k. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 Jam)
    l. Penanganan Material Yang berbahaya (2 Jam)
    m. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif ( 2 Jam)
    n. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 Jam)
    o. K3 ruang tertutup (2 Jam)
    p. Manajemen Umum (2 jam)
    q. Manejernen Pelatlhan dan Kompetensi K3 (4 Jam)
    r. Kornunikasi, Koneutast dan Kesadaran K3 (2 Jam)
    s. Pengetahuan Auditing K3 (6 Jam)
    t. Studi bahaya dan Operaslnya (Hazop) (12 Jam)
    u. Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 (14 Jam)
    v. Penelitian,Statistik,Penulisan laporan / Makalah dan Seminar (12 Jam)
    w. Evaluasl Akhir (14 Jam)
    Jumlah Jam Pelajaran (100 Jam)

  19. Nama : Muhammad Sukran
    NIM : 157051756
    Kelas : B2

    Berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. : KEP 20/DJPPK/VI/2004.
    Tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan.

    1. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    A. Persyaratan Peserta Ahli Muda K3 Kontruksi
    1.Sehat jasmani da rohani.
    2.Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3.Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    B. Persyaratan Peserta Ahli Madya K3 Kontruksi
    1.Sehat jasmani da rohani.
    2.Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3.Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    C. Persyaratan Peserta Ahli Utama K3 Kontruksi
    1.Sehat jasmani da rohani.
    2.Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3.Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    2. Kategori Proyek konstruksi yang membutuhkan seorang Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    A. Ahli Muda K3 Kontruksi
     Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan adalah wajib memiliki 1 ( satu ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi,
    B. Ahli Madya K3 Kontruksi
     Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    C. Ahli Utama K3 Kontruksi
     Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu ) orang Ahli Utama K3-Konstruksi, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    3. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang
    A. Ahli Muda K3 Kontruksi
    1. Umum.
    Dapat melaksanankan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja.

    2. Akademik
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Perarturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    B. Ahli Madya K3 Kontruksi
    1. Umum.
    Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek /konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja

    2. Akademik
    Memiliki dan mengusai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstuksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.
    C. Ahli Utama K3 Kontruksi
    1. Umum.
    Dapat melakukan identifikasi, menyusun, menganalisa, merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan.
    2. Akademik.
    a. Memahami Secara Baik Tentang:
    b. Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan.
    c. Identifikasi Sumberbahaya Konstruksi Bangunan.
    d. Prosedur Kerja Aman Konstruksi Bangunan
    e. Analisa Laporan Kecelakaan
    f. Standar Dan Pedoman Konstruksi Bangunan.
    g. Mekanisme Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan.
    h. Penusunan Anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme Pengawasan Mekanik.
    j. Mekanisme Pengawasan K3 Bejana Tekan.
    k. Mekanisme Pengawasan K3 Kesehatan Dan Lingkungan Kerja.

    4. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    A. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan Kerja Konstruksi, Untuk :
    a. Mengindentifikasikan kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasihat / komsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistim K3 Konstruksi

    B. Ahli Madya K3 Kontruksi
    Memiliki dan menguasai pengehathuan K3 serta mempunyai kemapuan untuk:
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengenbangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serata dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang kelimuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeuruh dan bekelanjutan daam pengelolaan dan implementassi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    h. Membuat dan mengebangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan daat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai denan keilmuan K3 Konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancangan, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    C. Ahli Utama K3 Kontruksi
    Memiliki dan mengusai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengindentifikasikan setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi .
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua llnl kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program program sistim K3 Konstruksi secara terapadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    5. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    A. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli Muda K3 Kontruksi :
    1. Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higlene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan & Peyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    B. Ahli Madya K3 Kontruksi
    Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli Madya K3 Kontruksi :
    1. Undang-undan, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Kontruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sisitm Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higleno Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 ruang tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    C. Ahli Utama K3 Kontruksi
    Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli Utama K3 Kontruksi :
    1. Undang-undan, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Kontruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistim Pemadam Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 ruang tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam.
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 Jam.
    22. Penelitian, Statisfik, Penulisan laporan /
    Makalah dan Seminar 12 Jam.
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam.
    Jumlah jam pelajaran 100 Jam.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban Anda terindikasi copy-paste.

  20. Nama : Hikmah Indah B. S.
    NIM : 157051675
    Kelas : B1

    A.
    * Ahli Muda K3 Konstruksi
    Untuk memenuhi ketentuan kompetensi Ahli Muda K3 Konstruksi, maka pemohon Sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi terlebih dahulu harus menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut :
    1. Formulir permohonan yang sudah diisi dengan lengkap (formulir dapat diperoleh atau di download di Sekretariat BSA).
    2. Riwayat Pekerjaan atau Curicculum Vitae atau Riwayat Hidup.
    3. Bukti Pendidikan Formal (Fotocopy Ijazah Diploma III atau Sarjana yang dilegalisir) dengan persyaratan Diploma III dengan usia kelulusan telah 4 tahun dan Sarjana Teknik telah 2 tahun.
    4. Bukti Pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi atau yang dapat disetarakan, minimal 51 jam pelajaran (Fotocopy Sertifikat atau Surat Keterangan).
    5. Bukti Diri Pribadi (Fotocopy KTP atau Paspor).
    6. Pernyataan Kesediaan Patuh dan Taat pada Kode Etik A2K4-Indonesia (tanda tangan diatas materai).
    7. Pasfoto ukuran 2×3 dan 3×4 masing-masing sebanyak 6 lembar.
    8. Bukti transfer biaya sertifikasi (apabila pembayaran melalui transfer).
    9. Lulus Uji Kompetensi (Uji Tertulis dan Uji Tatap Muka), apabila tidak lulus dapat mengulang sebanyak-banyaknya 2 (dua) kali dengan membayar biaya Uji Kompetensi Ulang.

    * Ahli Madya K3 Konstruksi
    Bagi permohonan sertifikasi Ahli Madya K3 Konstruksi, maka pemohon harus menyerahkan secara lengkap dokumen-dokumen sebagai berikut :
    1. Formulir permohonan, yang telah diisi lengkap (formulir dapat diambilatau di download di Sekretariat BSA).
    2. Riwayat Pekerjaan atau Curicculum Vitae atau Riwayat Hidup.
    3. Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi yang masih berlaku sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun dan memiliki pengalaman dalam K3 (portofolio kegiatan K3 sekurang-kurangnya 1,5 th).
    4. Menyerahkan Buku Kinerja Profesi Ahli K3 Konstruksi dan bukti-bukti otentik lainnya untuk dilakukan Uji Portofolio.
    5. Menyusun makalah yang diketik 1,5 spasi dengan tema yang disetujui oleh BSA sekurang-kurangnya 20 halaman.
    6. Bukti Diri (Fotocopy KTP atau Paspor), bila telah melakukan kepindahan.
    7. Pernyataan Kesediaan Patuh dan Taat pada Kode Etik A2K4-Indonesia (tanda tangan diatas materai).
    8. Pasfoto ukuran 2×3 dan 3×4 masing-masing sebanyak 4 lembar.
    9. Bukti transfer biaya sertifikasi (apabila pembayaran melalui transfer).
    10. Lulus Uji Portofolio kegiatan K3 sesuai persyaratan CPD (lihat Lampiran I), verifikasi dan validasi oleh BSA pada Buku Kinerja Profesi Ahli K3 Konstruksi dan bukti-bukti otentik lainnya terkait K3 Konstruksi.
    11. Lulus Uji Kompetensi (Uji Tertulis dan Uji Tatap Muka), apabila tidak lulus dapat mengulang sebanyak-banyaknya 2 (dua) kali dengan membayar biaya Uji Kompetensi ulang.

    * Ahli Utama K3 Konstruksi
    Bagi permohonan sertifikasi Ahli Madya K3 Konstruksi, maka pemohon harus menyerahkan secara lengkap dokumen-dokumen sebagai berikut :
    1. Formulir permohonan, yang telah diisi lengkap (formulir dapat diambil atau di download di Sekretariat BSA).
    2. Riwayat Pekerjaan atau Curicculum Vitae atau Riwayat Hidup.
    3. Memiliki Sertifikat Ahli Madya K3 Konstruksi yang masih berlaku sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun dan memiliki pengalaman dalam K3 (portofolio sekurang-kurangnya 2,5 th).
    4. Menyerahkan Buku Kinerja Profesi Ahli K3 Konstruksi dan bukti-bukti otentik lainnya untuk dilakukan Uji Portofolio.
    5. Menyusun makalah ilmiah dari suatu penelitian tentang K3 atau penelitian kasus-kasus K3 yang terjadi di proyek yang diketik 1,5 spasi dengan tema yang disetujui oleh BSA sekurang-kurangnya 70 halaman.
    6. Bukti Diri (Fotocopy KTP atau Paspor), bila telah melakukan kepindahan.
    7. Pernyataan Kesediaan Patuh dan Taat pada Kode Etik A2K4-Indonesia (tanda tangan diatas materai).
    8. Pasfoto ukuran 2×3 dan 3×4 masing-masing sebanyak 4 lembar.
    9. Bukti transfer biaya sertifikasi (apabila pembayaran melalui transfer).
    10. Lulus Uji Portofolio kegiatan K3 sesuai persyaratan CPD, verifikasi dan validasi pada Buku Kinerja Profesi Ahli K3 Konstruksi dan bukti-bukti otentik lainnya tentang kegiatan kerja terkait K3 Konstruksi.
    11. Lulus Uji Kompetensi (Uji Tertulis dan Uji Tatap Muka) dihadapan para Asesor. Apabila tidak lulus dapat mengulang sebanyak-banyaknya 2 (dua) kali dengan membayar biaya Uji Kompetensi ulang.
    12. Melakukan Seminar Terbuka Nasional atau Internasional terhadap makalah ilmiahnya, yang dihadiri minimal 50 hadirin dari (Stakeholder) berbagai pihak yang berkepentingan.

    B.

    i. Utama : Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan

    ii. Madya : Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan

    iii. Muda : Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan 

    C.

    i. Ahli muda K3 kontruksi
    – Potensi bahaya kontruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 pekerjaan penggalian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan konstruksi baja
    – K3 pekerjaan konstruksi mekanikal dan elektrikal.
    – K3 keselamatan dan lingkungan kerja

    ii. Ahli madya K3 Kontruksi
    – Potensi bahaya kontruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman kontruksi bangunan.
    – Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 mekanikal dan elektrikal
    – Job safety analisis
    – SMK3 dasar
    – Asuransi tenaga kerja
    iii. Ahli utama K3 konstruksi
    – Potensi bahaya kontruksi bangunan
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    – Prosesur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Analisa laporan kecelakaan.
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    – Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    – Penyusunan safety plan
    – Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    – Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D.

    i. Ahli muda K3 konstruksi
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawab nya.
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya.
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli madya K3 Kontruksi
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    – Memberi nasehat / konsultasi , rekomendasi , dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi.
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahan nya.
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan penanggulangan nya.
    – Mengontrol kondisi dan tindakan serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    – Melaksanaan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    – Memberi nasehat atau konsultasi rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi.

    E.

    i. Ahli muda K3 konstruksi
    – UU No.1 thn 1970 (2jam)
    – Permenakertrans No.1/Men/1980 (2jam)
    – Pengetahuan teknik konstruksi (2jam)
    – Pengetahuan dasar K3 (4jam)
    – Manajeman dan Administrasi K3 (2jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (2jam)
    – Manajeman lingkungan (2jam)
    – Sistim pemadam kebakaran (6jam)
    – Kesiagaan dan sistim tanggap darurat (2jam)
    – Higiene perusahaan dan proyek (2jam)
    – Manajeman pelatihan dan kompetensi K3 (2jam)
    – Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi (2jam)
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14jam)
    – Seminar (4jam)
    – Evaluasi akhir (4jam)
    ii. Ahli madya K3 Kontruksi
    – UU standar dan peraturan K3 (8jam)
    – Manajeman konstruksi (4jam)
    – Pengetahuan teknik konstruksi (4jam)
    – Pengetahuan dasar K3 (2jam)
    – Manajeman dan administrasi (2jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (8jam)
    – Sistim pemadaman kebakaran (4jam)
    – Kesiagaan dan sistim kebakaran (4jam)
    – Kesiagaan dan sistim tanggap darurat (2jam)
    – Pengenalan dan bahaya radiasi dan radio aktif (2jam)
    – Higiene perusahaan dan proyek (2jam)
    – Manajemen umum (2jam)
    – K3 ruang terturup (2jam)
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4jam)
    – Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 (2jam)
    – Pengetahuan auditing k3 (2jam)
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14jam)
    – Seminar (6jam)
    – Evaluasi akhir (4jam)
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    – UU dasar dan standar peraturan k3 (8jam)
    – Manajemen konsrtuksi (4jam)
    – Pengetahuan dasar k3 (2jam)
    – Pengetahuan teknik konstruks (4jam)
    – Manajemen dan administrasi k3 (4jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (8jam)
    – Manajemen resiko (4jam)
    – Manajemen lingkungan (2jam)
    – K3 peralatan konstruksi (4jam)
    – Sistim pemadaman kebakaran (4jam)
    – Keseiagaan dan sistim tanggap darurat (2jam)
    – Penanganan material yang berbahya (2jam)
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2jam)
    – Higine perusahaan dan proyek (2jam)
    – K3 ruang tertutup (2jam)
    – Manajemen umum (2jam)
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (4jam)
    – Komunikasi konsultasi dan kesadaran k3 (2jam)
    – Pengetahuan auditing k3 (6jam)
    – Studi bahya dan operasinya (hazop) (12jam)
    – Penilaian dan studi kasus-kasus K3 (14jam)
    – Penelitian, statistik, penulisan laporan/ makalah dan seminar (12jam
    – Evaluasi akhir (14jam)

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban tidak sesuai instruksi soal.

  21. Nama : Agil Hardiyanto
    NIM : 157051673
    Kelas : B1

    A. Persyaratan
    i. Syarat Ahli Muda
    1. Sehat Jasmani dan Rohani
    2. Pend. Min. SLTA/ sederajat dengan pengalaman Min. 3 Tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    3. Pend. Min D3 Teknik dengan pengalaman Min. 4 Tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 Tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    4. Pend. Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman Min. 2 Tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    ii. Syarat Ahli Madya
    1. Telah memiliki sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi keluaran Kemenaker RI ( bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain)
    2. Pend. Min. D3 dengan Pengalaman Min. 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    3. Pend. Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman Min. 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    4. Sehat Jasmani dan rohani
    iii. syarat Ahli Utama
    1. memiliki ijazah S3 Program Studi K3
    2. Memiliki sertifikat ahli madya K3 Konstruksi
    3. Atau tenaga kerja jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi (CSP) dengan pengalaman Min. 5 tahun

    B.Scope Proyek jenjang ahli Konstruksi
    i. Jenjang ahli muda
    1. Pada Proyek Kosntruksi yang memperkerjakan lebih 100 tenaga kerja atau di atas 6 bulan harus memiliki 2 orang ahli muda K3 Konstruksi
    2. Pada proyek konstruksi yang memperkerjakan kurang dari 100 tenaga kerja atau dibawah 6 bulan harus memiliki 1 orang ahli muda K3 Konstruksi
    3. Pada proyek konstruksi yang memperkerjakan kurang dari 25 tenaga kerja atau di bawah 3 bulan hanya wajib memiliki 1 orang ahli muda K3 konstruksi
    ii. Jenjang ahli madya
    1. Pada Proyek Kosntruksi yang memperkerjakan lebih 100 tenaga kerja atau di atas 6 bulan harus memiliki 1 orang ahli madya K3 Konstruksi
    2. Pada proyek konstruksi yang memperkerjakan kurang dari 100 tenaga kerja atau dibawah 6 bulan harus memiliki 1 orang ahli madya K3 Konstruksi
    ii. Jenjang ahli utama
    1. Pada Proyek Kosntruksi yang memperkerjakan lebih 100 tenaga kerja atau di atas 6 bulan harus memiliki 1 orang ahli Utama K3 Konstruksi

    C. Kompetensi akademik
    i. Ahli Muda
    1. Potensi bahaya Konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    4. K3 Pekerjaan penggalian
    5. K3 pekerjaan pondasi
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    ii. Ahli Madya
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi bangunan
    5. peraturan dan standar konstruksi bangunan
    6. K3 elektrikal dan mekanikal
    7. job safety analysis
    8. SMK3 dasar
    9. Asuransi tenaga kerja
    iii. Ahli utama
    1. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan
    2. identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    3. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. analisa laporan kecelakaan
    5. standar dan pedoman konstruksi bangunan
    6. mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    7. penyusunan safety plan
    8. penyusunan anggaran K3 konstruksi
    9. mekanisme pengawasan mekanik
    10. mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    11. mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi Teknik
    i. ahli muda
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya
    3. mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    4. melaksanakan penyuluhan/ pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    5. melaksanakan komunikasi dan konsultasi K3 di tempat kegiatan kerjanya
    6. melaksanakan dasar – dasar prosedur inspeksi K3
    7. melaporkan setiap kecelakaan kerja
    ii. ahli madya
    1. mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    4. memberi nasehat/ konsultasi , rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    5. mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi
    6. mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    7. memberikan pemecahan persoalan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    8. mengawassi dan memimpin pelaksaanaan program K3 konstruksi
    iii. ahli utama
    1. mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    3. mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    4. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    5. memberi konsultasi , rekomendasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    6. membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sisten secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaaan apapun
    7. mengukur, mengaudit, dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksaanaan program K3
    8. membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    9. mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan
    10. mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanntya
    11. melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    12. mempunyai kemampuan mempin pelaksanaan program – program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3

    E. Mata Pelajaran dan Jumlah Jam
    i. Ahli muda
    1. Undang – Undang No. 1 Tahun 1970 = 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/MEN/1980 = 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi = 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 = 4 Jam
    5. Manajemen dan administrasi K3 = 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan konstruksi = 2 jam
    7. Manajemen Lingkungan = 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi = 6 Jam
    9. Sistem Pemadam Kebakaran = 2 Jam
    10. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat = 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek = 2 Jam
    12. Manajemen pelatihan dan Kompetensi K3 = 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi = 2 Jam
    14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah = 14 Jam
    15. Seminar = 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir = 4 Jam
    TOTAL = 50 Jam
    ii. Ahli Madya
    1. UU,Standar dan Peraturan K3 = 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi = 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi = 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 = 2 Jam
    5. Manajemen dan administrasi = 2 Jam
    6. K3 pekerjaan Konstruksi = 8 Jam
    7. Manajemen Resiko = 4 Jam
    8. Manajemen lingkungan = 2 Jam
    9. K3 peralatan Konstruksi = 6 Jam
    10. Sistem pemadam kebakaran = 4 Jam
    11. Kesiagaan dan sistem kebakaran = 4 Jam
    12. kesiagaan dan sistem tanggap daurat = 2 Jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif = 2 Jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek = 2 Jam
    15. Manajemen Umum = 2 Jam
    16. K3 ruang tertutup = 2 Jam
    17. Manajemen dan pelatihan K3 = 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 = 2 Jam
    19. Pengetahuan auditing K3 = 2 Jam
    20. Observasi Lapangan dan penyusunan makalah = 14 Jam
    21. Seminar = 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir = 4 Jam
    TOTAL = 90 Jam
    iii. Ahli Utama
    1. UU, Standar dan peraturan K3 = 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi = 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 = 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi = 4 Jam
    5. Manajemen dan administrasi K3 = 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan konstruksi = 8 Jam
    7. Manajemen Resiko = 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan = 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi = 4 Jam
    10. Sistem pemadam kebakaran = 4 Jam
    11. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat = 2 Jam
    12. Penanganan Material yang berbahaya = 2 Jam
    13. Penganalan bahaya radiasi dan radioaktif = 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan proyek = 2 Jam
    15. K3 Ruang tertutup = 2 Jam
    16. Manajemen umum = 2 Jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 = 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 = 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 = 6 Jam
    20. Studi bahaya dan operasinya (hazop) = 12 Jam
    21. Penilaian dan studi kasus- kasus K3 = 14 Jam
    22. Penelitian, statistik, penlisan laporan/ makalah dan seminar = 12 Jam
    23. evaluasi akhir = 14 Jam
    TOTAL = 100 Jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Gunakan ejaan bahasa Indonesia dengan benar.

  22. Nama : Deny Pratama Putra
    NIM : 157051657
    Kelas : B1

    1. apakah persyaratan menjadi ahli k3 koontruksi

    – Ahli muda k3 kontruksi
    pekerja wajib berpendidikan sarjana denan penggalaman kerja palingg lama 2 tahun dalam bidan kontruksi

    – Ahli madya k3 kontruksi
    – memilliki sertifikat ahli muda k3 kontruksi selama 2 tahun
    – memiliki sarjana tehnik kontruksi
    – pengalaman kerja 3-6 tahun

    – Ahli utama k3 kntruksi
    – memiliki sertifikat ahli muda dan madya k3 kontruksi
    – memiliki sarjana tehnik kontruksi
    – pengalaman bekerja 5 – 10 tahun

    2.pada proyek kontruksi bagai mana , seorang ahli k3 di butuhkan

    – Ahli muda K3 kontruksi
    – setiap proyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan pekerja kuran dari 25 oorang atau penyelenggara proyek di bawah 3 bulan ,harus sekurang kurang nya memiliki 1 ahli muda k3 kontruksi.

    – Ahli madya k3
    – setiap proyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan kurang dari 100 orang atau penyeleng gara proyek lebih dari 6 bulan maka di butuhkan minimal 1 ahli madya k3 kontruksi.

    – Ahli utama k3 kontruksi
    – setiap proyyyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan lebih dari 100 orang atau penyelenggara proyek lebih dari 6 bulan di butuhkan 1 orah ahli utama k3 kontruksi.

    3, apa kompetensi akademik yang harus di kuasai ahli k3 kontruksi .

    – Ahli muda k3 kontruksi.
    – mengetahui potensi bahaya bangunan.
    – memahami cara pencegggahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan.
    – menguasai peraturan pperundang undangan Keselamatan kerja.
    – harus memiliki sertifikat
    k3 pekerja penggalian ,k3 pondasi , k3 kontruksi beton,k3 kontruksi baja,k3 mekanikal dan elektrikal, k3 kesehatan dan lingkungan .kerja.

    – Ahli madya k3.
    – mengetahui potensi bahaya kontruksi bangunan.
    – menguasai cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan.
    – memahami prosedur kerja aman kontruksi bangunan.
    – memahami peraturan keselamatan dan kesehatan kerja kontruksi.
    – mengetahui praturan standar kontruksi bangunan
    – k3 mekanikal dan elektrikal .
    – JOB SAFETY ANALISIS
    – SMK 3 dasar
    – memiliki Asuransi tenagga kerja

    – Ahli k3 utama kontruksi
    – mengetahui potensi bahaya kontruksi kontruksi bangunan.
    – dapat mengidentifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan.
    – prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    – analisa laporan kecelakaan
    – standar dan pedoman kontruksi bangunan
    – mekanisme penggawasan k3 kontruksi bangunan
    – penyusunan safety plan
    – penyusunan anggaran k3 kontruksi
    – mekanisme pengawasan mekanik
    – mekanisme pengawasan k3 bejana tekan.
    – mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan hidup.

    4. kompetensi tehnik pada ahli k3 kontruksi.

    – Ahli muda k3 kontruksi
    – dapat mengidentifikasi keelakaan kerja.
    – melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kegiatan kerjanya .
    – mengontol , mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    – melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawab .
    – melakukan konsultasi dan komunikasi k3 di tempat kegiatan kerja.
    – melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    – melaporkan setiap kecelakaan kerja .

    – Ahli madya k3 kontruksi
    – mengidentifikasi kecelakaan kerja dengan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya .
    – melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi bahaya .
    – melaksanakan pembinaan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan k3 kontruksi.
    – memberi nasehat / konsultasi , rekomendasi dan komunikasi , teori dan teknis k3 kontruksi.
    – mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program k3 kontruksi.
    – mendorong terlaksananya k3 kontruksi
    – memberikan pemecahan persoalan – persoalan k3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecah nya.

    – Ahli utama k3 kontruksi .
    – mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    – mengantisipasi kondisi dan tindakan bahaya serta mamapu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangan.
    – mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahaya nya .
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang ke ilmuan k3 kontruksi .
    – memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis k3 kontruksi.
    – membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi
    pada setiap keadaan apapun.
    – mengukur, ,mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksana pelaksanaan program program k3 kontrksi.
    – membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan .
    – mampu mendorong terlaksananya sistem k3 kontruksi di semua lini kegiatan.
    – mengatasi pemecahan persoalan 3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan k3 kontruksi
    -mempunyai kemampuan memimin pelaksaan program-program sistem k3 kontruksi secara terpadu antara perancang, ppelaksana,pengawan dan pengguna sistim k3 kontruksi .

    5. mata plajaran dan jumlah jam pada peserta ahli k3 kontruksi

    – Ahli muda k3 kontruksi
    – Undang-Undang No. 1 tahun 1970 2 jam
    – permanakertrans No 1/Men/1980 2 jam
    – pengetahuan tehnik kontruksi 2 jam
    – pengetahuan dasar k3 4 jam
    – manajemen dan admimistrasi k3 2 jam
    – k3 pekerjaan kontruksi 2 jam
    – manajemen lingkungan 2 jam
    – k3 peralatan kontruksi 6 jam
    – sistem pemadam kebakaran 2 jam
    – kesiagaan dan tanggap darurat 2 jam
    – higine prusahaan dan proyek 2 jam
    – manajemen pelatihan dan 2 jam
    kompetensi k3
    – pengetahuan inspeksi k3 kontruksi 2 jam
    – observasi lapangan dan laporan 14 Jam
    penyusunan makalah
    – seminar 4 jam
    – evaluasi akhir 4 jam

    – Ahli madya k3 kontruksi
    – Undang Undang , standar dan peraturan k3 8 jam
    – manajemen kontruksi 4 jam
    – pengetahuan tehnik kontruksi 4 jam
    – pengetahuan dasar k3 2 jam
    – manajemen dan administrasi 2 jam
    – k3 pekerja kontruksi 8 jam
    – manajemen resiko 4 jam
    – manajemen lingkungan 2 jam
    – k3 pralatan kontruksi 6 jam
    – sistem pemadaman kebakaran 4 jam
    – kesiagaan dan sistem kebakaran 4 jam
    – kesiagaan dan tanggap darurat 2 jam
    -pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    – higine prusahaan dan proyek 2 jam
    – manajemen umum 2jam
    – k3 ruang tertutup 2 jam
    – manajemen pelatihan dan kompetensi k3 4 jam
    – komunikasi,konsultasi dam kesadaran k3 2 jam
    – pengetahuan auditing k3 2jam
    – observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    – seminar 6 jam
    – evaluasi akhir 4 jam

    – Ahli utama k3 kontruksi
    – Undang – Undang standar dan peraturan k3 8 jam
    – manajemen kontruksi 4 jam
    – pengetahuan dasar k3 2 jam
    – pengetahuan tehnik kontruksi 4 jam
    – manajemen dan administrasi k3 4 jam
    – k3 pekerjaan kontuksi 8 jam
    – manajemen resiko 4jam
    – manajemen lingkungan 2 jam
    – k3 pralatan kontruksi 4 jam
    – sistem pemadaman 4 jam
    – kesiagaan dan tanggap daruratt 2 jam
    – penanganan material berbahaya 2 jam
    – pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    – higiene prusaan dan proyek 2 jam
    – k3 ruang tertutup 2 jam
    – mana jemen umum 2jam
    – manajemen platihan dan kompetensi k3 4 jam
    – komunikasi,konsultasi dan kesadaran k3 2 jam
    – pengetahuan auditing k3 6 jam
    – stuudu bahaya dan operasinya (hazop) 12 jam
    – penilaian dan studi kasus kasus k3 14 jam
    – penelitian,statistik, penulisan laporan 12 jam
    – evaluasi akhir 14 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Gunakan ejaan bahasa Indonesia dengan benar.

  23. Nama : Roy Yunita Novita Sari
    NIM : 157051759
    Kelas : B2

    Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Sudah Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Keluaran Kemnaker RI (bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain)
    Lulusan S1 / D4 Teknik /D4/ S1Program Studi K3, atau
    Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Muda K3 Konstruksi, atau
    Tenaga Kerja pada jabatan Ahli Muda K3 Konstruksi (Construction Safety Technision), yang berpengalaman kerja minimum selama 1 tahun secara berkelanjutan

    Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Sudah Memiliki Sertifikat Ahli Madya K3 Konstruksi Keluaran Kemnaker RI (bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain)
    Pendididikan Min. D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    harus berbadan sehat jasmani dan rohani

    Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Sudah Memiliki Sertifikat Ahli Utama K3 Konstruksi Keluaran Kemnaker RI (bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain)
    Memiliki karakter moral & mental yang baik, serta taat, patuh pada Kode Etik Profesi Ahli K3 Konstruksi.
    Memiliki wawasan dan pengalaman kerja bidang konstruksi.
    Pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan kelamatan & kesehatan (K3) bidang konstruksi.
    Lulus uji kompetensi berdasarkan Bakuan Kompetensi Ahli K3 Konstruksi.

    Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Pekerja dapat menjadi Ahli K3 Muda Konstruksi sesuai dengan SKKNI
    Pekerja diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami standard dan regulasi K3 Konstruksi.
    Pekerja memahami sistem manajemen K3 (SMK3)
    Pekerja memahami teknik identifikasi bahaya dan risiko
    Pekerja memahami bahaya-bahaya yang ada pada pekerjaan konstruksi
    Pekerja mampu membuat program pengendalian bahaya dan risiko
    Meningkatkan kesadaran peserta akan tingginya bahaya kerja Konstruksi.

    Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    Mengelola dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
    Mengelola program K3
    Mengevaluasi prosedur dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
    Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
    Mengelola laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
    Mengelola metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
    Mengelola penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

    Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    Mengevaluasi dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
    Mengevaluasi program K3
    Mengevaluasi prosedur dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
    Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
    Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
    Mengevaluasi perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
    Mengevaluasi penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

    Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Peraturan Per UU terkait K3
    Pengetahuan Dasar K3
    Sistem Manajemen K3 PP 50 TH 2012
    Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
    K3 Peralatan Konstruksi
    K3 Ruang Tertutup
    K3 Perancah
    K3 Alat Angkat Angkut
    K3 Listrik
    Penanganan Material Berbahaya
    Sistem Pemadam Kebakaran
    Sistem Tanggap Darurat

    Ahli Madya K3 Konstruksi
    menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    Potensi bahaya K3 Konstruksi
    Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi
    Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    K3 Mekanikan dan Elektrikal
    Job Safety Analisis
    SMK3 Dasar
    Asuransi bagi tenaga kerja

    Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1. Aspek Peraturan perundang-undangan,
    2. Aspek Ke-engineeringan,
    3. Aspek Sistem Manajemen,
    4.Aspek Tanggap darurat,
    5. Aspek pelatihan dan konsultasi

    Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Pengetahuan Dasar K3
    Sistem Manajemen K3 PP 50 TH 2012
    Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
    K3 Peralatan Konstruksi
    K3 Ruang Tertutup
    K3 Perancah
    K3 Alat Angkat Angkut
    K3 Listrik
    Penanganan Material Berbahaya
    Sistem Pemadam Kebakaran
    Sistem Tanggap Darurat

    Ahli Madya K3 Konstruksi
    Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    Ahli utama K3 Konstruksi
    Ahli Teknik Mekanikal
    Ahli Teknik Sistem Tata Udara dan Refrigerasi
    Ahli Teknik Plambing dan Pompa Mekanik
    Ahli Teknik Transportasi Dalam Gedung
    Ahli Teknik Pembangkit Tenaga Listrik
    Ahli Teknik Elektronika dan Telekomunikasi Dalam Gedung
    Ahli Teknik Sistem Sinyal Telekomunikasi Kereta Api

    Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Materi pelatihan yang akan disampaikan meliputi sebagai berikut :
    1. Pre Test
    2. UU, Standar dan Aturan K3
    3. UU Jasa Konstruksi kaitan dgn K3 Konstruksi
    4. Pengetahuan Jasa Konstruksi
    5. Pengetahuan Dasar K3
    6. Managemen dan Administrasi K3
    7. K3 Pekerjaan Konstruksi
    8. Manajemen Lngkungan
    9. K3 Peralatan Konstruksi
    10. K3 Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal
    11. K3 Pesawat Angkat
    12. 12 K3 Perancah & Tangga
    13. Sistem Pemadam Kebakaran
    14. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
    15. Higiene Perusahaan dan Proyek
    16. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    17. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi
    18. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah
    19. Seminar
    20. Evaluasi Akhir
    Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3
    Manajemen Konstruksi
    Pengetahuan Teknik Konstruksi
    Pengetahuan Dasar K3
    Manajemen dan Administrasi K3
    K3 Pekerjaan Konstruksi
    Manajemen Risiko
    Manajemen Lingkungan
    K3 Peralatan Konstruksi
    Sistim Pemadam Kebakaran
    Kesiagaan dan Sistim Kebakaran
    Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat
    Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif
    Higiene Perusahaan & Proyek
    Manajemen Umum
    K3 Ruang Tertutup
    Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3
    Pengetahuan Auditing K3
    Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah

    Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Peraturan Perundangan, Kode & Standar K3L
    Penyusunan Dok. Perpu & Standar K3L
    Kontrak & Persyaratan K3L
    Manajemen Risiko Menengah / Tinggi
    Jaminan Asuransi
    Sasaran & Program K3L
    Pelatihan & Kompetensi K3L
    Budaya K3
    Data Manajemen & Informasi Teknologi
    Manajemen Interaktif
    Pembinaan Keprofesian K3L
    Pengembangan Etika Profesi
    Kepemimpinan K3 (HSE leadership)
    Aplikasi dan Interpretasi
    Teknik Informasi
    Menyusun Panduan Praktis K3L
    Pengendalian K3 Dalam Operasi :(JSA)
    K3 Galian dan Saluran
    K3 Perancah II
    Ke Pekerjaan Mekanikal II
    Ke Pekerjaan Elektrikal II
    LOTO
    K3 Ruang Tertutup
    K3 Pesawat Angkat II
    K3 Rigging, Peralatan Konstruksi,
    K3 Pesawat Mesin Tenaga, Perlindungan Alat-alat Perkakas
    K3 Konstruksi Baja
    Pengetahuan Bahan
    K3 Bejana Tekan
    K3 Bahan Kimia Berbahaya
    K3 Peledakan dan Pekerjaan Terowongan
    Ergonomi
    Higiene Industri II
    Manajemen Pengendalian K3 Subkon / CSMS
    Keselamatan Transportasi
    Rancangan / perencanaan Inspeksi dan Observasi Pengendalian Operasional K3
    Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA)
    Audit Penenerapan Standar Pelaksanaan K3 (teori dan praktek)
    Menyusun Rencana K3L
    Analisis dan Investigasi Kecelakaan Kerja & Pemecahan Kasus Kecelakaan kerja
    Perencanaan Kesiagaan Keadaan Darurat
    Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan / P3K
    Perencanaan Sistem Pemadam Kebakaran
    Manajemen Lingkungan Hidup II

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jangan mengetik jadi satu semua, gunakan tanda pemisah.
    Gunakan ejaan bahasa Indonesia dengan benar.

  24. Nama : Hendy Makawangung
    NIM : 157051658
    Kelas : B1

    A. Persyaratan Menjadi Ahli K3 kontruksi untuk jenjang:
    I. Ahli Muda K3 Kontruksi :
    a. Sehat Jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja Sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 kontruksi.
    II. Ahli Madya K3 Kontruksi :
    a. Sehat Jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja Sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 kontruksi.
    III. Ahli Utama K3 Kontruksi :
    a. Sehat Jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek Kontruksi.

    B. Pada Proyek Kontruksi yang bagaimana seorang ahli K3 di butuhkan.
    I. Ahli Muda K3 Kontruksi :
    Setiap Proyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 25 orf atau penyelenggaraan proyek di bawah 3(tiga)
    bulan, harus memiliki sekurang-krangnya 1 (satu) orang ahli Muda K3 Kontruksi.
    II. Ahli Madya K3 Kontruksi :
    Setiap proyek Kontruksi bangunan yang meperkerjakan tenaga kerja kurang 100 org atau penyelenggaraan proyek diawah 6(enam)
    bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 1(satu) orang Ahli Muda K3 Kontruksi.
    III. Ahli Utama K3 Kontruksi :
    Setiap Proyek Kntruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelengaraan proyek diatas
    6(enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama k3 Kontruksi, 1(satu) orang Ahli Madya K3 Kontruksi
    dan 2(dua) orang Ahli muda K3 Kontruksi.

    C. kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi.
    I. Ahli Muda K3 Kontruksi Harus memahami tentang :
    a. Potensi Bahaya Kontruksi Bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 pekerjaan Pondasi
    f. K3 pekerjaan kontruksi beton
    g. K3 pekerjaan kontruksi baja.
    h. K3 epekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    II. Ahli Madya K3 Kontruksi Harus memahami dan mempunyai kemampuan secarai baik Tentang :
    a. Potensi Bahaya Kontruksi bangunan.
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangungan.
    c. Prosedur kerja aman kontruksi bangunan.
    d. Peraturan K3 kontruksi.
    e. Peraturan dan standar Kontruksi Bangunan.
    f. K3 mekanikal dan elektrikal
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi Tenaga Kerja.
    III. Ahli Utama K3 kontruksi harus memahami secara Baik Tentang :
    a. Potensi Bahaya kontruski bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan.
    c. Prosedur Kerja aman Kontruksi Bangunan.
    d. Analisia laporan kecelakaan.
    e. Standar dan Pedoman Kontruksi bangunan
    f. mekanisme pengawasan K3 kontruksi bangunan.
    g. Penyusunan Safety Plan
    h. Penyusunan anggaran K3 Kontruksi.
    i. Mekanisme Pengawasan Mekanik.
    j. Mekanisme Pengawasan K3 bejana Tekan.
    k. Mekanisme Pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi.
    I. Ahli Muda K3 Kontruksi Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidintefikasi Kecelakaan
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan Penyuluhan / pelatihan dilingkunan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan Konsultasi dan Komunikasi K3 ditempat Kegiatan Kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar Prosedur Inspeksi K3.
    g. Melaprokan Setiap Kecelakaan Kerja.
    II. Ahli Madya K3 Kontruksi dapat melakukan pelaksaanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja kontruksi tentang :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan penawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan Pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan kontruksi.
    d. Memberi Nasehat / Konsultasi, Rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 Kontruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas Pelaksanaan program-rogram K3 Kontruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 kontruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanya.
    h. Mengawasi dan memimpin program program sistim K3 Kontruksi.
    III. Ahli Utama K3 Kontruksi memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan Untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulanganya.
    c. mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Kontruksi.
    e, Memmberi Nasehat / Konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan Teknis K3 Kontruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Kontruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sstim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dan terlaksananya sistim K3 kontruksi di semua kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan kalimuan K3 Kontruksi.
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Kontruksi secara terpadu antara perancang,
    pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 kontruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi.
    I. Ahli Muda K3 Kontruksi :
    1. Undang-Undang No.1 Tahun 1970 (2 jam).
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 (2 jam ).
    3. Pengetahuan Teknik Kontruksi (2 jam).
    4. Pengetahuan Dasar K3 (4 jam).
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam).
    6. K3 Pekerjaan Kontruksi (2 jam).
    7. Manajemen Lingkungan (2 jam).
    8. K3 peralatan Kontruksi (6 jam).
    9. Sistim Pemadam Keakaran (2 jam).
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam).
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam).
    12. Manajemen Pelathian dan Kompetensi K3 (2 jam).
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Kontruksi (2 jam).
    14. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah (14 jam).
    15. Seminar (4 jam)
    16. Evaluasi Akhir (4 jam)
    Jumlah jam Pelajaran (Minimal) 50 JAM
    II. Ahli Madya K3 Kontruksi :
    1. Undang-Undang, Standat dan Peraturan K3 (6 Jam).
    2. Manajamen Kontruksi (4 Jam).
    3. Pengetahuan Teknik Kontruksi (4 Jam).
    4. Pengetahuan Dadar K3 (2 Jam).
    5. Manajemen dan Administrasi (2 Jam).
    6. K3 pekerjaan Kontruksi (8 Jam).
    7. Manajemen Resiko (4 Jam).
    8. Manajemen Lingkungan (2 Jam).
    9. K3 peraltan Kontruksi (6 jam).
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran (4 Jam).
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran (4 Jam).
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 Jam).
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 Jam).
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 Jam).
    15. Manahemen Umum (2 Jam).
    16. K3 Ruang Tertutup (2 Jam).
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 Jam).
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 Jam).
    19. Pengetahuan Auditing K3 (2 Jam).
    20. Observasi lapangan dan Penyusunan Makalah (14 Jam).
    21. Seminar (6 Jam).
    22. Evaluasi Akhir (4 Jam).
    Jumlah jam Pelajaran (Minimal) 90 JAM
    III. Ahli Utama K3 Kontruksi :
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen Kontruksi (4 Jam)
    3. Pengetahuan Dasar K3 (2 Jam)
    4. Pengetahuan Teknik Kontruksi (4 Jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 Jam)
    6. K3 Pekerjaan Kontruksi (8 Jam)
    7. Manajemen Resiko ( 4 Jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    9. K3 Peralatan Kontruksi (4 Jam)
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran (4 Jam)
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 Jam)
    12. Penganan ,aterial Yang Berbahaya (2 Jam)
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif (2 Jam)
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 Jam)
    15. K3 ruang Teertutup (2 Jam)
    16. Manajemen Umum (2 Jam)
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 Jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 Jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (6 Jam)
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) (12 Jam)
    21. Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 (14 Jam)
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan / Makalah dan Seminar (12 Jam)
    23. Evaluasi Akhir (14 Jam)
    Jumlah jam Pelajaran 100 JAM

  25. Nama : Muhammad Ryan Chaidir
    NIM : 13.11.106.701501.0942
    Kelas : B1

    A.i Persyaratan menjadi ahli muda konstruksi harus memiliki sertifikat beserta lisensi ahli muda k3 dan telah menjalani training ahli muda konstruksi
    ii Persyaratanmenjadi ahli madya konstruksi harus memiliki sertifikat beserta lisensi ahli madya k3 dan telah menjalani training ahli madya konstruksi
    iii. Persyaratan ahli utama konstruksi harus memiliki sertifikat beserta lisensi k3 dan telah menjalani training ahli utama konstruksi

    B.i Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kurang 25 orang atau penyelenggara proyek di bawah 3 bulan harus memiliki minimal satu ahli muda k3 konstruksi
    ii Proyek konstruksi bagunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelnggara proyek di bawah 6 bulan harus memiliki minimal satu ahli madya k3 konstruksi dan satu orang ahli muda k3 konstruksi
    iii setiap proyek konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggara diatas 6 bulan harus memiliki sekurang kurangnya satu ahli utama k3 konstruksi,satu ahli madya k3 konstruksi dan dua orang ahli muda k3 konstruksi

    C.i kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli muda k3 kostruksi :
    a.potensi bahaya konstruksi bangunan
    b.cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c.peraturan perundang undangan keselamatan kerja
    d.k3 pekerjaan penggalian
    e.k3 pekerjaan pondasi
    f.k3 pekerjaan konstruksi beton
    g.k3 pekerjaan konstruksi baja
    h.k3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i.k3 kesehatan lingkungan kerja

    ii kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli madya k3 kostruksi :
    a.potensi bahaya konstruksi bangunan
    b.cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c.prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d.peraturan keselamatan kesehatan kerja konstruksi
    e.peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f.k3 mekanikal dan elektrikal
    g.job safety analisis
    h.smk3 dasar
    i.asuransi tenaga kerja

    iii kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli utama k3 kostruksi :
    a.potensi bahaya konstruksi bangunan
    b.identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c.prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d.analisa laporan kecelakaan
    e.standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f.mekanisme pengwasan k3 konstruksi bangunan
    g.penyusunan safety plan
    h.penyusunan anggaran k3 konstruksi
    i.mekanisme pengawasan mekanik
    j.mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
    k.mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D.i.kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli muda K3 Konstruksi
    a.mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b.melaksanakan pekerjaan k3 di tempat kegiatan kerjanya
    c.mengontrol,mengetahui tindakan dan kondisi bahaya
    d.melaksakan pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e.melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 di tempat kegiatan kerjanya.
    f.melaksanakan dasar dasar prosedu inspeksi k3
    f.melaporkan setiap kecelakaan kerja

    ii.kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli madya K3 Konstruksi
    a.mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantifikasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b.melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c.melaksakan penyuluhan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    d.memberi konsultasi,rekomendasi,komunikasi,teori dan teknis k3 konstruksi
    e.mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program k3 konstruksi
    f.mendorong terlaksakannya sistem k3 konstruksi
    g.meberikan pemecahan persoalan – persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h.mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistim k3

    iii.kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli utama K3 Konstruksi
    a.mengidentifikasi setiap jenis potesi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b.mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya,serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c.mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    d.melaksanakan pembinaan dan pelatihan dalam bidang keilmuan k3 kostruksi
    e.memberi nasehat,rekomendasi teori dan teknis k3 kostruksi
    f.membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g.mengukur,mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program k3 konstruksi
    h.membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja,kesehatan kerja dan lingkungan
    i.mampu mendorong agar dapat terlaksananya sistem k3 konstruksi di semua lini kegiatan
    j.mengatasi pemecahan persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    k.melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan k3 konstruksi
    l.mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program program sistem k3 konstruksi secara terpadu antara perancang,pelaksana,pengawas,dan pengguna sistem k3 konstruksi

    E.i. mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli Muda K3 konstruksi :
    1.Undang-undang no.1 thn 1970 2 jam
    2.Permenakertrans no.1/Men/1980 2 jam
    3.pengetahuan Teknik konstruksi 2 jam
    4.Pengetahuan dasar K3 4 Jam
    5.menejemen dan administrasi k3 2 jam
    6. k3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    7.menejemen lingkungan 2 jam
    8.k3 peralatan konstruksi 6 jam
    9.sistem pemadam kebakaran 2 jam
    10.kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    11.higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    12.menejemen pelatihan dan kompetensi k3 2 jam
    13.pengetahuan inspeksi k3 konstruksi 2 jam
    14.observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    15.seminar 4 jam
    16.Evaluasi Akhir 4 jam
    jumlah ja pelajaran (minimal) 50 jam

    ii.mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli Madya K3 konstruksi :
    1.Undang undang, standar dan peraturan k3 8 jam
    2.menejemen kontruksi 4 jam
    3.pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    4.pengetahuan dasar k3 2 jam
    5.menejemen dan administrasi 2 jam
    6.k3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    7.manajemen resiko 4 jam
    8.manajemen lingkungan 2 jam
    9.k3 peralatan konstruksi 6 jam
    10.sistem pemadaman kebaran 4jam
    11.kesiagaan dan sistem kebakaran 4jam
    12.kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    13.pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    14.higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    15.manajemen umum 2 jam
    16.k3 ruang tertutup 2 jam
    17.manajemen pelatihan dan kompetensi 4jam
    18.komunikasi konsultasi dan kesadaran 2 jam
    19.pengetahuan auditing k3 2 jam
    20.observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    21.seminar 6 jam
    22.evaluasi akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 jam

    iii.mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli utama K3
    1.Undang undang, standar dan peraturan k3 8 jam
    2.menejemen kontruksi 4 jam
    3.pengetahuan dasar k3 2 jam
    4.Pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    5.Manajemen dan administrasi k3 4 jam
    6.k3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    7.manajemen resiko 4jam
    8.manajemen lingkungan 2 jam
    9.k3 peralatan konstruksi 4jam
    10.sistim pemadam kebakaran 4jam
    11.kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    12.penanganan material yang berbahaya 2 jam
    13.pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    14.higiene perusaahaan dan proyek 2 jam
    15.k3 ruang tertutup 2 jam
    16.manajemen umum 2 jam
    17.manajemen pelatihan dan kompetensi k3 4 jam
    18.komunikasi konsultasi dan kesadaran k3 2 jam
    19.pengetahuan auditing k3 6 jam
    20.studi bahaya dan operasinya (hazop) 12 jam
    21.penilaian dan studi kasus kasus k3 14 jam
    22.penelitian statistik penulisan laporan/makalah atau seminar 12 jam
    23.evaluasi akhir 14 jam

    jumlah jam pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Gunakan kaidah mengetikan bahasa Indonesia dengan benar.

  26. Nama : Rossy Anggrainingrum
    NIM : 157051716
    Kelas : B2

    1. Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    A. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan kecelakaan kerja, usaha – usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan.
    b. Dapat mengidentifikasi potensi bahaya konstruksi bangunan
    c. Mengerti cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    d. Memahami peraturan perundangan keselamatan kerja
    e. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan penggalian
    f. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan pondasi
    g. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan konstruksi beton
    h. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan konstruksi baja
    i. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    j. Memiliki pemahaman mengenai K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    k. Sehat jasmani dan rohani
    l. Telah mengikuti pembinaan Ahli Muda K3 Konstruksi dan dinyatakan lulus
    m. Memiliki Sertifikat dan Kartu Lisensi dan Surat penunjukan Ahli Muda K3 dari KEMENAKERTRANS R.I
    B. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Mampu mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. Dapat Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Dapat Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Dapat Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    e. Mampu Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    f. Dapat Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    g. Mampu Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi
    h. Telah Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Kemnaker RI
    i. Pendididikan Min. D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    j. Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    k. Sehat jasmani dan rohani
    l. Telah mengikuti pembinaan Ahli Madya K3 Konstruksi dan dinyatakan lulus
    m. Memiliki Sertifikat dan Kartu Lisensi dan Surat penunjukan Ahli Madya K3 dari KEMENAKERTRANS R.I
    C. Ahli Utama K3 Konstruksi
    a. Memiliki ijazah S3 Program Studi K3, atau
    b. Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi, atau
    c. Tenaga kerja Jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi (Construction Safety Profesional/CSP) yang telah berpengalaman kerja minimal 5 tahun secara berkelanjutan
    d. Mempunyai spesifikasi klasifikasi paling tinggi, dapat diperoleh setelah melalui Ahli Madya K3 Konstruksi, memiliki kemampuan meningkatkan, mengembangkan effektifitas dan effisiensi penerapan K3L serta pernah melakukan penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan dan dipublikasikan dengan tujuan utama untuk pengembangan keilmuan K3L
    e. Dapat memberikan solusi dan inovatif dan bersifat khusus sesuai dengan kondisi lapangan. Bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh ahli yang berada di bawah peringkatnya sesuai dengan tingkat kompleksitasnya.
    f. Memiliki pengetahuan sangat komplek baik secara manajerial dan teknis, serta memiliki kemampuan mengembangkan sistem penerapan manajemen keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan beserta panduan praktis bekerja selamat, dimana didalamnya harus mencakup keselamatan konstruksi, keselamatan kerja, kesehatan kerja, lingkungan dan sistem manajemen keamanan secara komprehensif, semuanya itu dengan mempertimbangkan pada tingginya kompleksitas pekerjaan, tingkat resiko tinggi dan ekstrem tinggi, penggunaan teknologi, dan/atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.
    g. Memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, dan transdisipliner.
    h. Memiliki kemampuan mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional

    2. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    b. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    c. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    3. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    A. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    B. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. K3 mekanikal dan elektrikal
    g. Job Safety Analisis
    h. SMK3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. Penyusunan safety plan
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    i. Mekanisme pengawasan mekanik
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    A. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan kegiatan K3 ditempat kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kodisi bahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggug jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    B. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Memberi nasehat / konsultasi, rekomenasi dan komunikasi teori dari teknik K3 konstruksi
    e. Mengaudit dan mengevakuasi seara efektif atas pelaksanaan program- program K3 konstruksi
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3.

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    5. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus di tempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :

    A. Ahli Muda K3 Konstruksi :

    No Mata pelajaran Waktu Remaks
    1 Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2 Permenakertrans No.1 / Men / 1980 2 Jam
    3 Pengetahuan teknik kontruksi 2 Jam
    4 Pengetahuan dasar K3 4 Jam
    5 Manajemen dan administrasi K3 2 Jam
    6 K3 Pekerjaan konstruksi 2 Jam
    7 Manajemen lingkungan 2 Jam
    8 K3 peralatan konstruksi 6 Jam
    9 Sistem pemadam kebakaran 2 Jam
    10 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    11 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    12 Manejemen pelatihan dan kompetensi K3 2 Jam
    13 Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14 Observasi lapangan & penyusunan makalah 14 Jam
    15 Seminar 4 Jam
    16 Evaluasi akhir 4 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 50 Jam
    B. Ahli Madya K3 Konstruksi :

    No Mata pelajaran Waktu Remaks
    1 Undang-undang standar dan peraturan K3 8 Jam
    2 Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3 Pengetahuan teknik kontruksi 4 Jam
    4 Pengetahuan dasar K3 2 Jam
    5 Manajemen dan administrasi 2 Jam
    6 K3 pekerjaan konstruksi 8 Jam
    7 Manajemen resiko 4 Jam
    8 Manajemen lingkungan 2 Jam
    9 K3 Peralatan konstruksi 6 Jam
    10 Sistem pemadaman kebakaran 4 Jam
    11 Kesiagaan dan sistem kebakaran 4 Jam
    12 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    13 Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 Jam
    14 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    15 Manajemen umum 2 Jam
    16 K3 ruang tertutup 2 Jam
    17 Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 Jam
    18 Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 2 Jam
    19 Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20 Observasi Lapangan dan penyusunan makalah 14 Jam
    21 Seminar 6 Jam
    22 Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi :

    No Mata pelajaran Waktu Remaks
    1 Undang-undang standar dan peraturan K3 8 Jam
    2 Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3 Pengetahuan dasar K3 2 Jam
    4 Pengetahuan teknik kontruksi 4 Jam
    5 Manajemen dan administrasi K3 4 Jam
    6 K3 pekerjaan konstruksi 8 Jam
    7 Manajemen resiko 4 Jam
    8 Manajemen lingkungan 2 Jam
    9 K3 Peralatan konstruksi 4 Jam
    10 Sistem pemadaman kebakaran 4 Jam
    11 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    12 Penanganan material yang berbahaya 2 Jam
    13 Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 Jam
    14 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    15 K3 ruang tertutup 2 Jam
    16 Manajemen umum 2 Jam
    17 Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 Jam
    18 Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 2 Jam
    19 Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20 Studi bahaya dan operasinya (Hazop) 12 Jam
    21 Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 Jam
    22 Penelitian, statistik, Penulisan laporan/Makalah dan Seminar 12 Jam
    23 Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 100 Jam

  27. Nama : Muhammad Iqbal Fitriantono
    NIM : 157051702
    Kelas : B1

    A. Persyaratan menjadi ahli K3 kontruksi i. Ahli Muda K3 kontruksi
    – sehat jasmani dan rohani
    – pendidikan min SLTA/SMK atau yang sederajat dengan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas kontruksi
    – pendidikan min D3 teknik dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan kontruksi atau 2 tahun sebagai petugas k3 di pekerjaan kontruksi
    – pendidikan min S1 teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan kontruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan kontruksi

    ii.Ahli Madya K3 kontruksi
    – sudah memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Kontruksi Keluaran Kemnaker RI
    – pendidikan min D3 dengan pengalaman min 4 tahun di pekerjaan kontruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan kontruksi
    – pendidikan min S1 teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan kontruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan kontruksi
    – peserta harus berbadan sehat jasmani dan rohani

    iii. Ahli Utama K3 kontruksi
    – memiliki ijazah S3 program studi K3
    – memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan ahli utama K3 kontruksi
    – tenaga jabatan ahli utama K3 kontruksi (Construction Safety Profesional/CSP) yang telah berpengalaman kerja minimal 5 tahun secara berkelanjutan

    B.Proyek kontruksi ahli K3 kontruksi
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    – memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 3 bulan adalah wajib memiliki 1 orang Ahli Muda K3 Kontruksi

    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    – Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau kurang dari bulan adalah wajib memiliki 1 orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 kontruksi

    iii.Ahli Utama K3 kontruksi
    – memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan adalah wajib mwmiliki 1 orang Ahli Utama K3 Kontruksi, 1orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 2 orang Ahli Muda K3 Kontruksi

    C. Kompetensi akademik ahli K3 kontruksi
    i. Ahli Muda K3 kontruksi
    Memahami secara baik tentang:
    – potensi bahaya kontruksi bangunan
    – cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    – peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 pekerjaan penggalian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 pekerjaan kontruksi beton
    – K3 pekerjaan kontruksi baja
    – K3 pekerjaan mekanikan dan elektrikal
    – K3 pekerjaan kesehata dan lingkungan kerja

    ii. Ahli Madya K3 kontruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    – Potensi bahaya kontruksi bangunan
    – cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    – prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    – peraturan keselamatan dan kesehatan kerja kontruksi
    – peraturan dan standar kontruksi bangunan
    – K3 mekanikal dan elektrikal
    – job safety analisis
    – SMK 3 dasar
    – asuransi tenaga kerja

    iii. Ahli Utama K3 kontruksi
    Memahami secara baik tentang:
    – potensi bahaya kontruksi bangunan
    – identifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan
    – prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    – analisa laporan kecelakaan
    – standar dan pedoman kontruksi bangunan
    – mekanisme pengawasan K3 kontruksi bangunan
    – penyusunan safety plan
    – penyusunan anggaran K3 kontruksi
    – mekanisme pengawasan mekanik
    – mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    – mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik ahli K3 kontruksi
    i. Ahli Muda K3 kontruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk;
    – mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya
    – mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan penyuluhan/pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya
    – melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    – melapor setiap kecelakaan kerja

    ii. Ahli Madya K3 kontruksi
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan /pelatihan dalam bidang keilmuan K3 kontruksi
    – memberi nasehat/konsultasi , rekomendasi dan komunikasi, teori, dan teknis K3 kontruksi
    – mendorong terlaksananya sistem K3 kontruksi
    – memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanya
    – mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 kontruksi

    iii. Ahli Utama K3 kontruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    – mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksankan penanggulanganya
    – mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 kontruksi
    – memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 kontruksi
    – membuat senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolahan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    – megukur, mengaudit dan mengevaluasi pelaksanaan program K3 kontruksi
    – membuat dan mengembangkan sistem analisa kecelakaan kerja
    – mengatasi pemecahan persoalan K3 kontruksi dan menetapkan dengan tegas pemecahanya
    – melaksakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 kontruksi
    – mempunyai kemampuan pemimpin pelaknaan program-program sistem K3 kontruksi secara terpadu

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam ahli K3 kontruksi
    i. Ahli Muda K3 kotruksi
    – undang-undang no.1 tahun 1970 :2 jam
    – permenaker no.1/men/1980 :2 jam
    – pengetahuan teknik kontruksi :2 jam
    – pengetahuan dasar K3 :4 jam
    – manajemen dan administrasi K3 :2 jam
    – K3 pekerjaan kontruksi :2 jam
    – Manajemen lingkungan :2 jam
    – K3 peralatan kontruksi :6 jam
    – sistem pemadam kebakaran :2 jam
    – kesiagaan dan sistem tangap darurat :2 jam
    – higne perusahaan dan proyek :2 jam
    – manajemen pelatihan dan kompetensi K3 :2 jam
    – pengetahuan inspeksi K3 konstruksi :2 jam
    – observasi lapangan dan penyusunan makalah :14 jam
    – seminar :4 jam
    – evaluasi akhir :4 jam

    ii. Ahli Madya K3 kontruksi
    – undang-undang standar dan peraturan K3 :8 jam
    – manajemen kontruksi :4 jam
    – pengetahuan teknik kontruksi :4 jam
    – pengetahuan dasar K3 :2 jam
    – manajemen dan administrasi :2 jam
    – K3 pekerjaan kontruksi :8 jam
    – manajemen resiko :4 jam
    – manajemen lingkungan :2 jam
    – K3 peralatan kontruksi :6 jam
    – sistem pemadaman kebakaran :4 jam
    – kesiagaan dan sistem kebakaran :4 jam
    – kesiagaan dan sistem tanggap darurat :2 jam
    – pengenalan bahaya dan radio aktif : 2 jam
    – higiene perusahaan dan proyek :2 jam
    – manajemen umun :2 jam
    – K3 ruang tertutup :2 jam
    – manajemen pelatihan dan kompetensi K3 :4 jam
    – komunikasi,konsultasi dan kesadaran K3 :2 jam
    – pengetahuan auditing K3 :2 jam
    – observasi lapangan dan penyusunan makalah :14 jam
    – seminar :6 jam
    – evaluasi akhir :4 jam

    iii. Ahli Utama K3 kontruksi
    – undang-undang standar dan peraturan K3 :8 jam
    – manajemen kontruksi :4 jam
    – pengetahuan dasar K3 :2 jam
    – pengetahuan teknik kontruksi :4 jam
    – manajemen dan administrasi K3 :4 jam
    – K3 pekerjaan kontruksi : 8 jam
    – manajemen resiko :4 jam
    – manajemen lingkungan : 2 jam
    – K3 peralatan kontruksi :4 jam
    – sistem pemadaman kebakaran :4 jam
    – kesiagaan dan sistem tanggap daurat :2 jam
    – penaganan material yang berbahaya :2 jam
    – pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif :2 jam
    – higiene perushaan dan proyek :2 jam
    – K3 ruang tertutup : 2 jam
    – manajemen umum :2 jam
    – manajemen pelatihan dankompetensi K3 :4 jam
    – komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 :2 jam
    – pengetahuan auditing K3 :6 jam
    – studi bahaya operasinya (hazop) :12 jam
    – penilaian dan studi kasus -kasus K3 :14 jam
    – penelitian, statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar : 12 jam
    – evaluasi akhir :14 jam

  28. Nama : Nadir Shebaz
    NIM : 13.11.106.701501.1180
    Kelas : B2

    Apakah persyaratan untuk menjadi ahli k3 konstruksi dalam jenjang :
    Ahli muda K3 konstruksi :
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Berpendidikan serendah rendahnya STM atau sederajat
    • Berpengalaman kerja sekurang kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi
    Ahli madya k3 konstruksi :
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Berpendidikan serendah rendahnya STM atau sederajat
    • Pengalaman kerja sekurang kurangnya 3 ( tiga) tahun sebagai petugas konstruksi
    Ahli utama k3 konstruksi :
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Berpendidikan serendah rendahnya D3 teknik atau sederajat
    • Pengalaman kerja sekurang kurangnya 3 ( tiga) tahun di proyek konstruksi

    Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang ahlin k3 konstruksi dibutuhkan
    Ahli muda k3 konstruksi :
    • Yang dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan enyelamatan kerja

    Ahli madya k3 konstruksi :
    • yang dapat melakukan aman dalam pekerjaan / proyek konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja, usaha usaha keselamatan dan kesehatan kerja

    Ahli utama k3 konstruksi :
    • dapat melakukan identifikasi , menyusun, menganalisa , merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan.

    Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli k3 konstruksi
    Ahli muda k3 konstruksi :
    Memahami secara baik tentang
    • Potensi bahaya konstruksi bangunan
    • Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    • Peraturan perundangan keselamatan kerja
    • K3 pekerjaan panggilan
    • K3 pekerjaan pondasi
    • K3 pekerjaan konstruksi beton dan baja
    • K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    • K3 pekerjaan mekanikal dan electrical

    Ahli madya k3 konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang
    • Potensi bahaya konstruksi bangunan
    • Cara pencegahan keelakaan kerja konstruksi bangunan
    • Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    • Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    • Peraturan dan standard konstruksi bangunan
    • K3 mekanikal dan elektrikal
    • JSA
    • SMK3 dasar
    • Asuransi tenaga kerja
    Ahli utama k3 konstruksi :
    Memahami secara baik tentang
    • Potensi bahaya konstruksi perancah
    • Cara pencegahan kecelakaan kerja perancah
    • Prosedur kerja aman perancah
    • Pengatahuan dasar perancah
    • Jenis jenis perancah
    • Sepervisi perancah
    • Pemasangan pan pembongkaran perancah
    • Standar dan pedoman teknis
    • Peraturan dan standar perancah

    keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli k3 konstruksi Apakah kompetensi
    Ahli muda k3 konstruksi :
    Mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemampuan untuk
    • Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    • Melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kegiatan kerjanya
    • Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan penyuluhan dan pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    • Melaksanakan konsultasi dan komunuikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya
    • Melaksanakan dasar dasar prosedur inspeksi k3
    • Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    Ahli madya k3 konstruksi :
    Dapat melaksanakan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
    • Mengidentiikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    • Memberi nasihat konsultasi dan teori komunikasi dalam bidang teknis k3 konstruksi
    • Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program k3 konstruksi
    • Mendorong terlaksananya system k3 konstruksi
    • Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program system k3 konstruksi

    Ahli utama k3 konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan untuk
    • Memiliki dan menguasai setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    • Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    • Mengontrol kondisi dan tindakan berbahya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    • Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    • Memberi nasihat /konsultasi ,rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis k3 konstruksi

    Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat ahli k3 konstruksi
    Ahli muda k3 konstruksi :
    • Undang undang no 1 tahun 1970 ( 2 jam)
    • Permennakertans no 1/men/1980 (2 jam)
    • Pengetahuan teknik konstruksi (2 jam)
    • Pengetahuan dasar k3 (4 jam)
    • Manajemen dan administrasi ( 2 jam)
    • K3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
    • Manajemen lingkungan (2 jam)
    • K3 peralatan konstruksi (6 jam )
    • System pemadam kebakaran (2 jam)
    • Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
    • Heigine perusahaan kompetensi k3 (2 jam)
    • Manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (2 jam)
    • Pengetahuan inspeksi k3 konstruksi (2 jam)
    • Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    • Seminar (4 jam)
    • Evaluasi akhir (4 jam

    Jumlah jam pelajaran 50 JAM

    Ahli madya k3 konstruksi :
    • Undang undang standard an peraturan k3 ( 8 jam)
    • Manajemen konstruksi (4 jam)
    • Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    • Pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    • Manajemen dan administrasi (2 jam)
    • K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    • Mnajemen resiko (4 jam)
    • Manajemen lingkungan (2 jam)
    • K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    • System pemadam kebakaran (4 jam)
    • Kesiagaan dan system kebakaran (4 jam)
    • Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
    • Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif ( 2 jam)
    • Higine perusahaan dan proyek (2 jam)
    • Manajemen umum (2 jam)
    • K3 ruang tertutup (2 jam)
    • Manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (4 jam)
    • Komunikasi konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
    • Pengetahuan auditing k3 (2 jam)
    • Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    • Seminar (6 jam )
    • Evaluasi akhir (4 jam)
    JUMLAH AKHIR 90 JAM

    Ahli utama k3 konstruksi :
    • Undang undang standard dan peraturan k3 (8 jam)
    • Manajemen konstruksi (4 jam)
    • Pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    • Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    • Manajemen dan administrasi k3 (4 jam)
    • K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    • Manajemen resiko (4 jam)
    • Manajemen lingkungan (8 jam)
    • K3 peralatan konstruksi (4 jam)
    • System pemadam kebakaran (4 jam)
    • Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
    • Penanganan material yang berbahaya (2 jam)
    • Penanganan bahaya radiasi dan radio aktiff (2 jam)
    • Higine perusahaan dan peroyek (2 jam)
    • K3 ruang tertutup ( 2 jam)
    • Manajemen umum (2 jam)
    • Manajemen perlatihan dan kompetensi k3 ( 4 jam)
    • Komunikasi konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
    • Pengetahuan auditing k3 (6 jam)
    • Studi bahaya dan operasinya ( hazop) (12 jam)
    • Penilain dan studi kasus k3 (14 jam)
    • Penelitiian ,statistic, penulisan laporan/ makalah dan seminar (12 jam)
    • Evaluasi akhir (14 jam)

    Jumlah jam 100 JAM

  29. Nama: Annisa Eka Tsana
    NIM: 157051644
    Kelas : B1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Setiap proyek konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan
    2. Setiap proyek konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan
    3. setiap proyek konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Setiap proyek konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan
    2. Setiap proyek konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Setiap proyek konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahaan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. peraturan perundangan keselamatan kerja
    4. K3 pekerjaan penggalian
    5. K3 pekerjaan konstruksi beton
    6. K3 pekerjaan konstruksi baja
    7. K3 pekerjaanmekanikal dan elektrikal
    8. K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    1. potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    5. peraturan dan standar konstruksi bangunan
    6. k3 mekanikal dan elektrikal
    7. job safety analysis
    8. SMK3 dasar
    9. asuransi tenaga kerja

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    3. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. analisa laporan kecelakaan
    5. standar dan pedoman konstruksi bangunan
    6. mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    7. penyusunan safety plan
    8. penyusunan anggaran K3 konstruksi
    9. mekanisme pengawasan mekanik
    10. mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    11. mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    i. Ahli Muda K3
    dapat melakukan pelaksanaan usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk:
    1. mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    2. melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    4. memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    5. mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    6. mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    7. memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    8. mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3

    ii. Ahli Madya K3
    1. mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    3. mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kerjadian dan tingkat bahayanya
    4. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    5. memberi nasehat,konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    6. membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    7. mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    8. membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    9. mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua kegiatan
    10. mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegah pemecahannya
    11. melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    12. mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi

    iii. Ahli Utama K3
    dapat melakukan pekerjaan pemasangan, pemeliharaan dan pembongkaran perancah dengan selamat dan sehat
    1. melaksanakan pekerjaan pemasangan
    2. melaksanakan pekerjaan pemeliharaan
    3. melaksanakan pekerjaan pembongkaran
    4. mengidentifikasi dan mendeteksi bahaya perancah

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    i. Ahli Muda K3
    1. undang-undang no. 1 tahun 1970 (2 jam)
    2. permenakertrans no. 1/Men/1980 (2 jam)
    3. pengetahuan Teknik Konstruksi (2 jam)
    4. pengetahuan dasar k3 (4 jam)
    5. manajemen dan administrasi k3 (2 jam)
    6. k3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
    7. manajemen lingkungan (2 jam)
    8. k3 peralatan konstruksi (6 jam)
    9. sistem pemadam kebakaran (2 jam)
    10. kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    11. higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    12. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (2 jam)
    13. pengetahuan inspeksi k3 konstruksi (2 jam)
    14. observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    15. seminar (4 jam)
    16. evaluasi akhir (4 jam)
    jumlah jam pelajaran (min) 50 jam

    ii. Ahli Madya K3
    1. undang-undang, standar dan peraturan K3 (8 jam)
    2. manajemen konstruksi (4 jam)
    3. pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    4. pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    5. manajemen dan administrasi (2 jam)
    6. K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    7. manajemen risiko (4 jam)
    8. manajemen lingkungan (2 jam)
    9. K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    10. sistem pemadaman kebakaran (4 jam)
    11. kesiagaan dan sistem kebakaran (4 jam)
    12. kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    13. pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    14. higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    15. manajemen umum (2 jam)
    16. K3 ruang tertutup (2 jam)
    17. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (4 jam)
    18. komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
    19. pengetahuan autiding k3 (2 jam)
    20. observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    21. seminar (6 jam)
    22. evaluasi akhir (4 jam)
    jumlah jam pelajaran (min) 90 jam

    iii. Ahli Utama K3
    1. undang-undang, standar dan peraturan k3 (8 jam)
    2. manajeme konstruksi (4 jam)
    3. pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    4. pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    5. manajemen dan administrasi k3 (4 jam)
    6. k3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    7. manajemen resiko (4 jam)
    8. manajemen lingkungan (2 jam)
    9. K3 peralatan konstruksi (4 jam)
    10. sistem pemadan kebakaran (4 jam)
    11. kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    12. penanganan material yang berbahaya (2 jam)
    13. pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    14. higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    15. k3 ruang tertutup (2 jam)
    16. manajemen umum (2 jam)
    17. manajemen pelatihan dankompetensi k3 (4 jam)
    18. komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
    19. pengetahuan auditing k3 (6 jam)
    20. studi bahaya dan operasinya (hazop) (12 jam)
    21. penilaian dan studi kasus-kasus k3 (14 jam)
    22. penelitian, statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar (12 jam)
    23. evaluasi akhir (14 jam)
    jumlah jam pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Cantumkan identitas kelas.
    Gunakan kaidah bahasa Indonesia dengan benar sesuai PUEBI 2016.

  30. Nama : Faisal
    NIM : 157051717
    Kelas : B2

    1. Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1) Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan
    kesehatan kerja dan penyelamatan.
    2) Dapat mengidentifikasi potensi bahaya konstruksi bangunan
    3) Mengerti cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    4) Memahami peraturan perundangan keselamatan kerja
    5) Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan Konstruksi
    6) Sehat jasmani dan rohani
    7) Telah mengikuti pembinaan Ahli Muda K3 Konstruksi dan dinyatakan lulus
    8) Memiliki Sertifikat dan Kartu Lisensi dan Surat penunjukan Ahli Muda K3 dari KEMENAKERTRANS R.I

    b. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1) Mampu mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    2) Dapat Melaksanakan pengawasan tindakan dan kondisi berbahaya
    3) Dapat Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang ilmu K3 konstruksi
    4) Dapat Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    5) Mampu Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    6) Dapat Memberikan pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas solusi dalam pemecahannya.
    7) Mampu Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi
    8) Telah Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Kemnaker RI
    9) Pendididikan Min. D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di dunia pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di
    pekerjaan konstruksi
    10) Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai
    petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    11) Sehat jasmani dan rohani
    12) Telah mengikuti pembinaan Ahli Madya K3 Konstruksi dan dinyatakan lulus
    13) Memiliki Sertifikat dan Kartu Lisensi dan Surat penunjukan Ahli Madya K3 dari KEMENAKERTRANS R.I

    c. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1) Memiliki ijazah S3 Program Studi K3,
    2) Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi,
    3) Tenaga kerja Jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi (Construction Safety Profesional/CSP) yang telah berpengalaman kerja minimal 5
    tahun secara berkelanjutan
    4) Mempunyai spesifikasi klasifikasi paling tinggi, dapat diperoleh setelah melalui Ahli Madya K3 Konstruksi, memiliki kemampuan
    meningkatkan, mengembangkan effektifitas dan effisiensi penerapan K3L serta pernah melakukan penelitian yang dapat
    dipertanggungjawabkan dan dipublikasikan dengan tujuan utama untuk pengembangan keilmuan K3L
    5) Dapat memberikan solusi yang inovatif dan bersifat khusus sesuai dengan kondisi lapangan. Bertanggung jawab terhadap hasil
    pekerjaan yang dilaksanakan oleh ahli yang berada di bawah peringkatnya sesuai dengan tingkat kompleksitasnya.
    6) Memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya
    melalui pendekatan inter, multi, dan disipliner.
    7) Memiliki kemampuan mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi
    kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional

    2. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    3. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    a. Ahli Muda K3 Konstruksi
    i. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    ii. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    iii. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    iv. K3 pekerjaan penggalian
    v. K3 pekerjaan pondasi
    vi. K3 pekerjaan konstruksi beton
    vii. K3 pekerjaan konstruksi baja
    viii. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    ix. K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    b. Ahli Madya K3 Konstruksi
    I. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    II. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    III. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    IV. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    V. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    VI. K3 mekanikal dan elektrikal
    VII. Job Safety Analisis
    VIII. SMK3 dasar
    IX. Asuransi tenaga kerja

    c. Ahli Utama K3 Konstruksi
    I. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    II. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    III. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    IV. Analisa laporan kecelakaan
    V. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    VI. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    VII. Penyusunan safety plan
    VIII. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    IX. Mekanisme pengawasan mekanik
    X. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    XI. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    a. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan kegiatan K3 ditempat kerjanya.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kodisi bahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggug jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    b. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    4. Memberi nasehat / konsultasi, rekomenasi dan komunikasi teori dari teknik K3 konstruksi
    5. Mengaudit dan mengevakuasi seara efektif atas pelaksanaan program- program K3 konstruksi
    6. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3.

    c. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    5. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    8. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan.
    10. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    12. Mempunyai kemampuan memimpin program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana,
    pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    5. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus di tempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :

    A. Ahli Muda K3 Konstruksi :

    1 Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2 Permenakertrans No.1 / Men / 1980 2 Jam
    3 Pengetahuan teknik kontruksi 2 Jam
    4 Pengetahuan dasar K3 4 Jam
    5 Manajemen dan administrasi K3 2 Jam
    6 K3 Pekerjaan konstruksi 2 Jam
    7 Manajemen lingkungan 2 Jam
    8 K3 peralatan konstruksi 6 Jam
    9 Sistem pemadam kebakaran 2 Jam
    10 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    11 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    12 Manejemen pelatihan dan kompetensi K3 2 Jam
    13 Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14 Observasi lapangan & penyusunan makalah 14 Jam
    15 Seminar 4 Jam
    16 Evaluasi akhir 4 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    B. Ahli Madya K3 Konstruksi :

    1 Undang-undang standar dan peraturan K3 8 Jam
    2 Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3 Pengetahuan teknik kontruksi 4 Jam
    4 Pengetahuan dasar K3 2 Jam
    5 Manajemen dan administrasi 2 Jam
    6 K3 pekerjaan konstruksi 8 Jam
    7 Manajemen resiko 4 Jam
    8 Manajemen lingkungan 2 Jam
    9 `K3 Peralatan konstruksi 6 Jam
    10 Sistem pemadaman kebakaran 4 Jam
    11 Kesiagaan dan sistem kebakaran 4 Jam
    12 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    13 Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 Jam
    14 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    15 Manajemen umum 2 Jam
    16 K3 ruang tertutup 2 Jam
    17 Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 Jam
    18 Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 2 Jam
    19 Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20 Observasi Lapangan dan penyusunan makalah 14 Jam
    21 Seminar 6 Jam
    22 Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi :

    1 Undang-undang standar dan peraturan K3 8 Jam
    2 Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3 Pengetahuan dasar K3 2 Jam
    4 Pengetahuan teknik kontruksi 4 Jam
    5 Manajemen dan administrasi K3 4 Jam
    6 K3 pekerjaan konstruksi 8 Jam
    7 Manajemen resiko 4 Jam
    8 Manajemen lingkungan 2 Jam
    9 K3 Peralatan konstruksi 4 Jam
    10 Sistem pemadaman kebakaran 4 Jam
    11 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    12 Penanganan material yang berbahaya 2 Jam
    13 Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 Jam
    14 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    15 K3 ruang tertutup 2 Jam
    16 Manajemen umum 2 Jam
    17 Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 Jam
    18 Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 2 Jam
    19 Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20 Studi bahaya dan operasinya (Hazop) 12 Jam
    21 Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 Jam
    22 Penelitian, statistik, Penulisan laporan/Makalah dan Seminar 12 Jam
    23 Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 100 Jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Nama pengirim harus sama dengan nama dalam jawaban tugas, agar mudah diidentifikasi. Gunakan kaidah ejaan bahasa Indonesia dengan benar.

  31. Nama : Titik Lestari
    NIM : 157051745
    Kelas : B2

    Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. : KEP 20/DJPPK/VI/2004.
    Tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan.
    Kompetensi, Kurikulum, dan Syarat peserta bimbingan Teknis Setifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi.
    A. KOMPETENSI
    1. Umum
    Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja.
    2. Akademik.
    Memahami secara baik tentang:
    1.Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan.
    2.Cara Pencegahan Kecelakaan Kerja Konstruksi Bangunan.
    3.Pengaturan Perundangan Keselamatan Kerja.
    4.K3 Pekerjaan Pengadilan.
    5.K3 Pekerjaan Pondasi.
    6.K3 Pekerjaan Konstruski Beton.
    7.K3 Pekerjaan Konstruksi Baja.
    8.K3 Pekerjaan Mekanikal Dan Elekstrikal.
    9.K3 Kesehatan Dan Lingkungan Kerja.
    3. Keterampilan teknik.
    Mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemmpuan untuk:
    1.Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2.Melaksanakan pekerjaan k ditempat kegiatan kerjanya.
    3.Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4.Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5.Melaksakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya.
    6.Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7.Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    B. MATA PELAJARAN
    1.Undang-Undang No.1 tahun 1970 2 jam
    2.Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    3.Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4.Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5.Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6.K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    7.Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8.Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    9.Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    10.Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    11.Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 2 Jam
    12.Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    13.Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 Jam
    14.Seminar 4 Jam
    15.evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 jam
    C. PERSYARATAN PESERTA
    1.Sehat jasmani dan rohani.
    2.berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3.Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    1.Kompetensi, Kurikulum, dan Syarat peserta bimbingan Teknis Setifikasi Ahli Madya K3 Konstruksi.
    A.KOMPETENSI
    1.Umum
    Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek/konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja.
    2.Akademik
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    1.Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2.Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3.Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4.Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    5.Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6.K3 Mekanik dan elektrikal.
    7.Job Safety Analisis.
    8.SMK3 dasar.
    9.Asuransi tenaga kerja.
    3.Keterampilan Teknik
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan Kerja konstrukssi, untuk:
    1.Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2.Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    3.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    4.Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori, dan teknis K3 Konstruksi.
    5.Mengaudit dan mengevauasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    6.Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    7.Memeberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    8.Mengawasi dan memimpin pelaksaan program-program sistim K3 Konstruksi.
    B.MATA PELAJARAN
    1.Undang-Undang, Standar Dan Peraturan K3 8 jam.
    2.Manajemen Konstruksi 4 jam.
    3.Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam.
    4.Pengetahuan Dasar K3 2 jam.
    5.Manajemen Dan Administrasi 2 jam.
    6.K3 Peralatan Konstruksi 8 jam.
    7.Manejemen Resiko 4 jam.
    8.Manajemen Lingkungan 2 jam.
    9.K3 Peralatan Konstruksi 6 jam.
    10.Sistim Pemadaman Keakaran 4 jam.
    11.Kesiagaaan Dan Sistim Kebakaran 4 jam.
    12.Kesiagaan Dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam.
    13.Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif 2 jam.
    14.Higiene Perusahaan Dan Proyek 2 jam.
    15.Manajemen Umum 2 jam.
    16.K3 Ruang Tertutup 2 jam.
    17.Manajemen Pelatihan Dan Kompetensi K3 4 jam.
    18.Komunikasi, Konslutasi Dan Kesadaran K3 2 jam.
    19.Pengetahuan Auditing K3 2 jam.
    20.Observasi Lapangan Dan Penyusunan Makalah 14 jam.
    21.Seminar 6 jam.
    22.Evaluasi Akhir 4 jam.
    Jumlah Jam Pelajaran (Minimal) 90 Jam
    C. PERSYARATAN PESERTA
    1.Sehat jasmani dan rohani.
    2.berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3.Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    2.Kompetensi, Kurikulum, dan Syarat peserta bimbingan Teknis Setifikasi Ahli Utama K3 Konstruksi.
    A. KOMPETENSI
    1. Umum.
    Dapat melakukan identifikasi, menyusun, menganalisa, merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan.
    2. Akademik.
    1.Memahami Secara Baik Tentang:
    2.Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan.
    3.Identifikasi Sumberbahaya Konstruksi Bangunan.
    4.Prosedur Kerja Aman Konstruksi Bangunan
    5.Analisa Laporan Kecelakaan
    6.Standar Dan Pedoman Konstruksi Bangunan.
    7.Mekanisme Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan.
    8.Penusunan Anggaran K3 Konstruksi.
    9.Mekanisme Pengawasan Mekanik.
    10.Mekanisme Pengawasan K3 Bejana Tekan.
    11.Mekanisme Pengawasan K3 Kesehatan Dan Lingkungan Kerja.
    3. Keterampilan Teknik.
    Memiliki dan menguasai pengehathuan K3 serta mempunyai kemapuan untuk:
    1.Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengenbangan.
    2.Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    3.Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serata dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    4.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang kelimuan K3 Konstruksi.
    5.Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    6.Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeuruh dan bekelanjutan daam pengelolaan dan implementassi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7.Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    8.Membuat dan mengebangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan dan lingkungan.
    9.Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    10.Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan daat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11.Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai denan keilmuan K3 Konstruksi
    12.Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancangan, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.
    B. MATA PELAJARAN
    1.Undang-Undang, Standar Dan Peraturan K3 8 jam.
    2.Manajemen Konstruksi 4 jam.
    3.Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam.
    4.Pengetahuan Dasar K3 2 jam.
    5.Manajemen Dan Administrasi 2 jam.
    6.K3 Peralatan Konstruksi 8 jam.
    7.Manejemen Resiko 4 jam.
    8.Manajemen Lingkungan 2 jam.
    9.K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam.
    10.Sistim Pemadaman Keakaran 4 Jam.
    11.Kesiagaaan Dan Sistim Kebakaran 4 Jam.
    12.Penangan Material Yang Berbahaya 2 Jam.
    13.Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif 2 Jam.
    14.Higiene Perusahaan Dan Proyek 2 Jam.
    15.K3 Ruang Tertutup 2 Jam.
    16.Manajemen Umum 2 Jam.
    17.Manajemen Pelatihan Dan Kompentensi K3 4 Jam.
    18.Komunikasin Konsultasi Dan Kesadaran K3 2 Jam.
    19.Pengetahuan Auditing K3 6 Jam.
    20.Studi Bahaya Dan Operasi (Hazop) 12 Jam.
    21.PENILAIAN DAN STRUDI KASUS-KASUS K3 14 Jam.
    22.Penilaian, Statistik, Penulisan Laporan/Makalah Dan Seminar 12 Jam
    23.Evaluasi Akhir 14 Jam.
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam
    C. PERSYARATAN PESERTA
    1.Sehat jasmani dan rohani.
    2.berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3.Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban tidak sesuai instruksi soal.

  32. Nama : Asmadi Nur
    NIM : 157051760
    Kelas : B2

    1.Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    1.Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan kecelakaan kerja, usaha – usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan.
    2. Dapat mengidentifikasi potensi bahaya konstruksi bangunan
    3. Mengerti cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    4. Memahami peraturan perundangan keselamatan kerja
    5. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan penggalian
    6. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan pondasi
    7. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan konstruksi beton
    8. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan konstruksi baja
    9. Memiliki pemahaman mengenai K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    10. Memiliki pemahaman mengenai K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    11. Sehat jasmani dan rohani
    12. Telah mengikuti pembinaan Ahli Muda K3 Konstruksi dan dinyatakan lulus
    13. Memiliki Sertifikat dan Kartu Lisensi dan Surat penunjukan Ahli Muda K3 dari KEMENAKERTRANS R.I
    a.Ahli Madya K3 Konstruksi
    a.Mampu mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b.Dapat Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c.Dapat Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d.Dapat Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    e.Mampu Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    f.Dapat Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    g.Mampu Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi
    h.Telah Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Kemnaker RI
    i.Pendididikan Min. D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau  2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    j.Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau  2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    k.Sehat jasmani dan rohani
    l.Telah mengikuti pembinaan Ahli Madya K3 Konstruksi dan dinyatakan lulus
    m.Memiliki Sertifikat dan Kartu Lisensi dan Surat penunjukan Ahli Madya K3 dari KEMENAKERTRANS R.I
    b.Ahli Utama K3 Konstruksi
    a.Memiliki ijazah S3 Program Studi K3, atau
    b.Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi, atau
    c.Tenaga kerja Jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi (Construction Safety Profesional/CSP) yang telah berpengalaman kerja minimal 5 tahun secara berkelanjutan
    d.Mempunyai spesifikasi klasifikasi paling tinggi, dapat diperoleh setelah melalui Ahli Madya K3 Konstruksi, memiliki kemampuan meningkatkan, mengembangkan effektifitas dan effisiensi penerapan K3L serta pernah melakukan penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan dan dipublikasikan dengan tujuan utama untuk pengembangan keilmuan K3L
    e.Dapat memberikan solusi dan inovatif dan bersifat khusus sesuai dengan kondisi lapangan. Bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh ahli yang berada di bawah peringkatnya sesuai dengan tingkat kompleksitasnya.
    f.Memiliki pengetahuan sangat komplek baik secara manajerial dan teknis, serta memiliki kemampuan mengembangkan sistem penerapan manajemen keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan beserta panduan praktis bekerja selamat, dimana didalamnya harus mencakup keselamatan konstruksi, keselamatan kerja, kesehatan kerja, lingkungan dan sistem manajemen keamanan secara komprehensif, semuanya itu dengan mempertimbangkan pada tingginya kompleksitas pekerjaan, tingkat resiko tinggi dan ekstrem tinggi, penggunaan teknologi, dan/atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.
    g.Memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, dan transdisipliner.
    h.Memiliki kemampuan mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional
    2.Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    1.Ahli Muda K3 Konstruksi
    2.Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    3.Ahli Madya K3 Konstruksi
    4.Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    5.Ahli Utama K3 Konstruksi
    6.Pada proyek konstruksi yang memiliki pekerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    3.Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    a.Ahli Muda K3 Konstruksi
    1.Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2.Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3.Peraturan perundangan keselamatan kerja
    4.K3 pekerjaan penggalian
    5.K3 pekerjaan pondasi
    6.K3 pekerjaan konstruksi beton
    7.K3 pekerjaan konstruksi baja
    8.K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9.K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    b.Ahli Madya K3 Konstruksi
    1.Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2.Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3.Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4.Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    5.Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    6.K3 mekanikal dan elektrikal
    7.Job Safety Analisis
    8.SMK3 dasar
    9.Asuransi tenaga kerja

    c.Ahli Utama K3 Konstruksi
    1.Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2.Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    3.Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4.Analisa laporan kecelakaan
    5.Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    6.Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    7.Penyusunan safety plan
    8.Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    9.Mekanisme pengawasan mekanik
    10.Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    11.Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4.Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    a.Ahli Muda K3 Konstruksi
    1.Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2.Melaksanakan kegiatan K3 ditempat kerjanya.
    3.Mengontrol, mengetahui tindakan dan kodisi bahaya.
    4.Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggug jawabnya.
    5.Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    6.Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    7.Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    b.Ahli Madya K3 Konstruksi
    1.Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya
    2.Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    4.Memberi nasehat / konsultasi, rekomenasi dan komunikasi teori dari teknik K3 konstruksi
    5.Mengaudit dan mengevakuasi seara efektif atas pelaksanaan program- program K3 konstruksi
    6.Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    7.Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    8.Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3.

    c.Ahli Utama K3 Konstruksi
    1.Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2.Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    3.Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    4.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    5.Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi
    6.Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    7.Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    8.Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9.Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan.
    10.Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11.Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    12.Mempunyai kemampuan memimpin program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    5.Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus di tempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :

    A.Ahli Muda K3 Konstruksi :

    No Mata pelajaran Waktu Remaks
    1 Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2 Permenakertrans No.1 / Men / 1980 2 Jam
    3 Pengetahuan teknik kontruksi 2 Jam
    4 Pengetahuan dasar K3 4 Jam
    5 Manajemen dan administrasi K3 2 Jam
    6 K3 Pekerjaan konstruksi 2 Jam
    7 Manajemen lingkungan 2 Jam
    8 K3 peralatan konstruksi 6 Jam
    9 Sistem pemadam kebakaran 2 Jam
    10 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    11 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    12 Manejemen pelatihan dan kompetensi K3 2 Jam
    13 Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14 Observasi lapangan & penyusunan makalah 14 Jam
    15 Seminar 4 Jam
    16 Evaluasi akhir 4 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 50 Jam
    B.Ahli Madya K3 Konstruksi :

    No Mata pelajaran Waktu Remaks
    1 Undang-undang standar dan peraturan K3 8 Jam
    2 Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3 Pengetahuan teknik kontruksi 4 Jam
    4 Pengetahuan dasar K3 2 Jam
    5 Manajemen dan administrasi 2 Jam
    6 K3 pekerjaan konstruksi 8 Jam
    7 Manajemen resiko 4 Jam
    8 Manajemen lingkungan 2 Jam
    9 K3 Peralatan konstruksi 6 Jam
    10 Sistem pemadaman kebakaran 4 Jam
    11 Kesiagaan dan sistem kebakaran 4 Jam
    12 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    13 Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 Jam
    14 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    15 Manajemen umum 2 Jam
    16 K3 ruang tertutup 2 Jam
    17 Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 Jam
    18 Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 2 Jam
    19 Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20 Observasi Lapangan dan penyusunan makalah 14 Jam
    21 Seminar 6 Jam
    22 Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    C.Ahli Utama K3 Konstruksi :

    No Mata pelajaran Waktu Remaks
    1 Undang-undang standar dan peraturan K3 8 Jam
    2 Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3 Pengetahuan dasar K3 2 Jam
    4 Pengetahuan teknik kontruksi 4 Jam
    5 Manajemen dan administrasi K3 4 Jam
    6 K3 pekerjaan konstruksi 8 Jam
    7 Manajemen resiko 4 Jam
    8 Manajemen lingkungan 2 Jam
    9 K3 Peralatan konstruksi 4 Jam
    10 Sistem pemadaman kebakaran 4 Jam
    11 Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 Jam
    12 Penanganan material yang berbahaya 2 Jam
    13 Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 Jam
    14 Higiene perusahaan dan proyek 2 Jam
    15 K3 ruang tertutup 2 Jam
    16 Manajemen umum 2 Jam
    17 Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 Jam
    18 Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 2 Jam
    19 Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20 Studi bahaya dan operasinya (Hazop) 12 Jam
    21 Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 Jam
    22 Penelitian, statistik, Penulisan laporan/Makalah dan Seminar 12 Jam
    23 Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam pelajaran (minimal) 100 Jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Gunakan kaidah ejaan bahasa Indonesia dengan benar sesuai PUEBI 2016.

  33. Nama : Joko Miftakhul Fajri
    NIM : 14.11.106.701501.1328
    Kelas : B1

    A. I. Persyaratan menjadi ahli muda k3 konstruksi adalah
    a. Sehat Jasmani dan Rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 Konstruksi
    II. Persyaratan menjadi ahli madya k3 konstruksi adalah
    a. Sehat Jasmani dan Rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 Konstruksi
    III. Persyaratan menjadi ahli utama k3 konstruksi adalah
    a. Sehat Jasmani dan Rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi
    B. I. Pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan kurang dari 25 karyawan atau penyelenggaraan proyek kurang dari 3 bulan.
    II. Pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan lebih dari 25 orang karyawan atau penyelanggaraan proyek lebih dari tiga bulan.
    III. Pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan lebih dari 100 orang karyawan atau penyelanggaraan proyek lebih dari 6 bulan

    C. I. Kompetensi akademik yang harus dipahami secara baik oleh ahli muda k3 konstruksi adalah
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 Pekerjaan penggalian
    e. K3 Pekerjaan pondasi
    f. K3 Pekerjaan konstruksi beton
    g. K3 Pekerjaan konstruksi baja
    h. K3 Pekerjaan mekanikal dan elekrikal
    i. K4 Kesehatan dan lingkungan kerja
    II. Kompetensi akademik yang harus dipahami secara baik oleh ahli madya k3 konstruksi adalah
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    d. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    e. Peeraturan dan standar kontruksi bangunan
    f. K3 Pekerjaan mekanikal dan elekrikal
    g. Job safety analisis
    h. SMK3 dasar
    I. Asuransi tenaga kerja
    II. Kompetensi akademik yang harus dipahami secara baik oleh ahli utama k3 konstruksi adalah
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. analisa laporan kecelakaan
    e. Standard dan pedoman konstruksi bangunan
    f. mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. Penyusunan safety plan
    h. Penyusunan anggaran k3 konstruksi
    I. mekanisme pengawasan mekanik
    j. mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan linkungan kerja

    D. I. Kompetensi Keterampilan Teknik yang harus dikuasai oleh ahli muda k3 konstruksi adalah
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanaka pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawab.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 ditemopat kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    II. Kompetensi Keterampilan Teknik yang harus dikuasai oleh ahli madya k3 konstruksi adalah
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruki.
    d. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan.
    f. Mendorong terlaksanannya sistem K3 konstruksi.
    g. memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan
    tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi
    II. Kompetensi Keterampilan Teknik yang harus dikuasai oleh ahli utama k3 konstruksi adalah
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan
    melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kopndisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat
    bahayanya
    d. Melaksanaan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    e. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan
    dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3
    konstruksi.
    h. Mampu mendorong dapat terlaksanannya sistem K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    I. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan
    lingkukangan kerja.
    j. Mengatasi peecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas
    pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem k3 konstruksi secara
    terpadu antara perancang, pelaksanaan, pengawas dan penggunaan sistem K3 konstruksi.

    E. I. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang dilakukan oleh ahli muda k3 konstruksi adalah
    1. Undang-undang No. 1 Tahun 1970 (2 Jam)
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 (2 jam)
    3. Pengetahuan teknik Konstruksi (2 jam)
    4. Pengetahuan dasar K3 (4 jam)
    5. Manajemen dan administrasi (2 jam)
    6. K3 Pekerjaan konstruksi (2 jam)
    7. Manajemen Lingkunagb (2 jam)
    8. K3 Peralatan konstruksi (6 jam)
    9. Sistem pemadam kebakaran (2 jam)
    10. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    11. Higine perusahaan dan proyek (2 jam)
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (2 jam)
    13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi (2 jam)
    14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    15. Seminar (4 jam)
    16. Evaluasi Akhir (4 jam)
    II. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang dilakukan oleh ahli madya k3 konstruksi adalah
    1. Undang-undang, standard dan peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen konstruksi (4 jam)
    3. Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    4. Pengetahuan dasar K3 (2 jam)
    5. Manajemen dan administrasi (2 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    7. Manajemen resiko (4 jam)
    8. manajemen Lingkungan (2 jam)
    9. K3 Peralaan Konstruksi (6 jam)
    10. Sistem pemadaman kebakaran (4 jam)
    11. Kesiagaan dan sistem kebakaran (4 jam)
    12. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    14. Higine perusahaan dan proyek (2 jam)
    15. Manajemen umum (2 jam)
    16. K3 raung tertutup (2 jam)
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 jam)
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 (2 jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (2 jam)
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    21. Seminar (6 jam)
    22. Evaluasi Akhir (4 jam)
    Jumlah jam belajar minimal 90 jam
    III. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang dilakukan oleh ahli Utama k3 konstruksi adalah
    1. Undang-undang, standard dan peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen konstruksi (4 jam)
    3. Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    4. Pengetahuan dasar K3 (2 jam)
    5. Manajemen dan administrasi (2 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    7. Manajemen resiko (4 jam)
    8. manajemen Lingkungan (2 jam)
    9. K3 Peralaan Konstruksi (6 jam)
    10. Sistem pemadaman kebakaran (4 jam)
    11. Penanganan material yang berbahaya (2 jam)
    12. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    14. Higine perusahaan dan proyek (2 jam)
    15. Manajemen umum (2 jam)
    16. K3 raung tertutup (2 jam)
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 jam)
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 (2 jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (2 jam)
    20. Studi Bahaya dam operasinya (HAZOP) (12 jam)
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 (14 jam)
    22. Penelitian, statistik, penulisan laporan/ makalah seminar (12 jam)
    22. Evaluasi Akhir (14 jam)
    Jumlah jam belajar minimal 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Gunakan kaidah ejaan bahasa Indonesia dengan benar sesuai PUEBI 2016.

  34. Nama : Suhendra
    NIM : 157051725
    Kelas : B2

    A.Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    1.Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Syarat yang harus dipenuhi dari Ahli Muda K3 Konstruksi sebagai berikut:
    Sehat jasmani dan rohani.
    Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    2.Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Syarat yang harus dipenuhi dari Ahli Madya K3 Konstruksi sebagai berikut:
    Sehat jasmani dan rohani.
    Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    3.Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Syarat yang harus dipenuhi dari Ahli Utama K3 Konstruksi sebagai berikut:
    Sehat jasmani dan rohani.
    Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B.Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:

    1.Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggara proyek diatas 6 bulan, yang membutuhkan 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggara proyek dibawah 6 bulan, yang membutuhkan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Pada proyek yang memepekerjakan tenaga kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, yang membutuhkan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    2.Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggara proyek diatas 6 bulan, yang membutuhkan 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi.
    Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggara proyek di bawah 6 bulan, yang membutuhkan 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi.

    3.Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Pada proyek Konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggara proyek diatas 6 bulan, yang membutuhkan 2 orang Ahli Utama K3 Konstruksi.

    C.Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    1.Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang:
    a.Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan.
    b.Cara Pencegahan Kecelakaan Kerja Konstruksi Bangunan.
    c.Pengaturan Perundangan Keselamatan Kerja.
    d.K3 Pekerjaan Pengadilan.
    e.K3 Pekerjaan Pondasi.
    f.K3 Pekerjaan Konstruski Beton.
    g.K3 Pekerjaan Konstruksi Baja.
    h.K3 Pekerjaan Mekanikal Dan Elekstrikal.
    i.K3 Kesehatan Dan Lingkungan Kerja.

    2.Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    a.Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b.Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c.Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d.Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e.Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f.K3 Mekanik dan elektrikal.
    g.Job Safety Analisis.
    h.SMK3 dasar.
    i.Asuransi tenaga kerja.

    3.Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang:
    a.Memahami Secara Baik Tentang:
    b.Potensi Bahaya Konstruksi Bangunan.
    c.Identifikasi Sumberbahaya Konstruksi Bangunan.
    d.Prosedur Kerja Aman Konstruksi Bangunan
    e.Analisa Laporan Kecelakaan
    f.Standar Dan Pedoman Konstruksi Bangunan.
    g.Mekanisme Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan.
    h.Penusunan Anggaran K3 Konstruksi.
    i.Mekanisme Pengawasan Mekanik.
    j.Mekanisme Pengawasan K3 Bejana Tekan.
    k.Mekanisme Pengawasan K3 Kesehatan Dan Lingkungan Kerja.

    D.Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    1.Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemmpuan untuk:
    a.Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b.Melaksanakan pekerjaan k ditempat kegiatan kerjanya.
    c.Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d.Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e.Melaksakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f.Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g.Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    2.Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan Kerja konstrukssi, untuk:
    a.Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b.Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    d.Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori, dan teknis K3 Konstruksi.
    e.Mengaudit dan mengevauasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    f.Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g.Memeberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h.Mengawasi dan memimpin pelaksaan program-program sistim K3 Konstruksi.

    3.Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Memiliki dan menguasai pengehathuan K3 serta mempunyai kemapuan untuk:
    a.Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengenbangan.
    b.Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c.Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serata dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang kelimuan K3 Konstruksi.
    e.Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f.Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeuruh dan bekelanjutan daam pengelolaan dan implementassi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g.Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    h.Membuat dan mengebangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan dan lingkungan.
    i.Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    j.Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan daat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k.Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai denan keilmuan K3 Konstruksi
    l.Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancangan, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    E.Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    1.Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mata pelajaran yang harus ditempuh agar mendapatkan Sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi:
    a.Undang-Undang No.1 tahun 1970 2 jam
    b.Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    c.Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    d.Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    e.Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    f.K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    g.Manajemen Lingkungan 2 Jam
    h.Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    i.Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    j.Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    k.Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 2 Jam
    l.Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    m.Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 Jam
    n.Seminar 4 Jam
    o.evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 jam

    2.Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Mata pelajaran yang harus ditempuh agar mendapatkan Sertifikasi Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1.Undang-Undang, Standar Dan Peraturan K3 8 jam.
    2.Manajemen Konstruksi 4 jam.
    3.Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam.
    4.Pengetahuan Dasar K3 2 jam.
    5.Manajemen Dan Administrasi 2 jam.
    6.K3 Peralatan Konstruksi 8 jam.
    7.Manejemen Resiko 4 jam.
    8.Manajemen Lingkungan 2 jam.
    9.K3 Peralatan Konstruksi 6 jam.
    10.Sistim Pemadaman Keakaran 4 jam.
    11.Kesiagaaan Dan Sistim Kebakaran 4 jam.
    12.Kesiagaan Dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam.
    13.Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif 2 jam.
    14.Higiene Perusahaan Dan Proyek 2 jam.
    15.Manajemen Umum 2 jam.
    16.K3 Ruang Tertutup 2 jam.
    17.Manajemen Pelatihan Dan Kompetensi K3 4 jam.
    18.Komunikasi, Konslutasi Dan Kesadaran K3 2 jam.
    19.Pengetahuan Auditing K3 2 jam.
    20.Observasi Lapangan Dan Penyusunan Makalah 14 jam.
    21.Seminar 6 jam.
    22.Evaluasi Akhir 4 jam.
    Jumlah Jam Pelajaran (Minimal) 90 Jam

    3.Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Mata pelajaran yang harus ditempuh agar mendapatkan Sertifikasi Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1.Undang-Undang, Standar Dan Peraturan K3 8 jam.
    2.Manajemen Konstruksi 4 jam.
    3.Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam.
    4.Pengetahuan Dasar K3 2 jam.
    5.Manajemen Dan Administrasi 2 jam.
    6.K3 Peralatan Konstruksi 8 jam.
    7.Manejemen Resiko 4 jam.
    8.Manajemen Lingkungan 2 jam.
    9.K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam.
    10.Sistim Pemadaman Keakaran 4 Jam.
    11.Kesiagaaan Dan Sistim Kebakaran 4 Jam.
    12.Penangan Material Yang Berbahaya 2 Jam.
    13.Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif 2 Jam.
    14.Higiene Perusahaan Dan Proyek 2 Jam.
    15.K3 Ruang Tertutup 2 Jam.
    16.Manajemen Umum 2 Jam.
    17.Manajemen Pelatihan Dan Kompentensi K3 4 Jam.
    18.Komunikasin Konsultasi Dan Kesadaran K3 2 Jam.
    19.Pengetahuan Auditing K3 6 Jam.
    20.Studi Bahaya Dan Operasi (Hazop) 12 Jam.
    21.PENILAIAN DAN STRUDI KASUS-KASUS K3 14 Jam.
    22.Penilaian, Statistik, Penulisan Laporan/Makalah Dan Seminar 12 Jam
    23.Evaluasi Akhir 14 Jam.
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Tugas Anda terindikasi copy-paste.

  35. Nama : Fahreza Umar
    NIM : 157051779
    Kelas : A2

    A. Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Berikut ini persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang Ahli Muda:

    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Berikut ini persyaratan menjadi Ahli Madya K3 Konstruksi:

    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Berikut ini persyaratan menjadi Ahli Utama K3 Konstruksi:

    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi

    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau peyelenggaraan proyek
    dibawah 6 (enam) bulan.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek
    kurang dari 3 (tiga) bulan.
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan lebih dari 100 orang ataupenyelenggaraan proyek diatas 6 (enam)
    bulan.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi

    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6
    (enam) bulan.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan kurang dari 100 orang atau penyelenggraan proyek kurang dari 6
    (enam) bulan.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi

    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6
    (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 Ahli Utama K3 Konstruksi.

    C. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Berikut ini kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli Muda K3 Konstruksi:

    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:

    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 mekanikal dan elektrikal.
    7. Job safety analisis.
    8. SMK3 dasar.
    9. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang:

    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya kosntruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analisa laporan kecelakaan.
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengamanan konstruksi bangunan.
    7. Penyusunan safety plan.
    8. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    9. Mekanisme pengawasan mekanik.
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan.

    D. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk:

    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan keranya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerjanya.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melaksanakan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk:

    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berahaya.
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    4. Memberi nasihat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    6. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    7. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan mengetahui pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:

    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat berbahaya.
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau palatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    5. Memberi nasihat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    8. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlaksanya sistim K3 Konstruksi disemua lini.
    10. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    11. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antar perancang,
    pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada
    jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi

    1. UU No. 01 Tahun 1970 2 jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi 2 jam
    4. Pengetahuan dasar K3 4 jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 jam
    7. Manajemen lingkungan 2 jam
    8. K3 peralatan konstruksi 6 jam
    9. Sistim pemdam kebakaran 2 jam
    10. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    11. Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 2 jam
    13. Pengetahuan inspeksi K3 Konstruksi 2 jam
    14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    15. Seminar 4 jam
    16. Evaluasi akhir .. 4 jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi

    1. UU Standar dan Peraturan K3 8 jam
    2. Manajemen konstruksi 4 jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    4. Pengtahuan dasar K3 2 jam
    5. Manajemen dan administrasi 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    7. Manajemen risiko 4 jam
    8. Manajemen limgkungan 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi 6 jam
    10. Sistim pemadaman kebakaran 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistim kebakaran 4 jam
    12. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif 2 jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    15. Manajemen umum 2 jam
    16. K3 ruang tertutup 2 jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 2 jam
    19. Pengetahuan auditing K3 2 jam
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    21. Seminar 6 jam
    22. Evaluasi akhir 4 jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi

    1. UU Standar dan Peraturan K3 8 jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 jam
    3. Pengetahuan dasar K3 2 jam
    4. Pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    5. Manajemen dan administrasi K3 4 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    7. Manajemen risiko 4 jam
    8. Manajemen lingkungan 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi 4 jam
    10. Sistim pemadam kebakaran 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    12. Penanganan material yang berbahaya 2 jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    15. K3 ruang tertutup 2 jam
    16 Manajemen umum 2 jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 2 jam
    19. Pengetahuan auditing K3 6 jam
    20. Studi bahaya dan operasinya (hazop) 12 jam
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 jam
    22. Penelitian, statistik, penulisan laporan atau makalah dan seminar 12 jam
    23. Evaluasi akhir 14 jam

  36. Nama : Ryan Seftian
    NIM : 157051926
    Kelas : B1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    Ahli Muda K3 konstruksi
    Berpendidikan minimal ST, atau sederajat, sehat jasmani dan rohani dengan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi.
    Ahli Madya K3 Konstruksi
    Pemegang Sertifikat Ahli Muda K3 (SKA) minimal 2 tahun.
    Lulus Uji Portofolio kegiatan K3 (lihat persyaratan sertifikasi)
    D3 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 9 tahun.
    S1 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 7 tahun. S2 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 6 tahun. S2 Non Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 7 tahun.

    Ahli K3 Utama Konstruksi
    Pendidikan dan Pengalaman
    Sarjana K3 (S1) pengalaman kerja 5 Tahun dibidang K3
    S1 – Teknik (non K3) pengalaman kerja 8 Tahun dibidang K3
    S1 – Non Teknik + non K3 pengalaman kerja 10 Tahun dibidang K3

    D3  pengalaman kerja 10 Tahun dibidang K3
    SLTA tidak diijinkan

    Foto copy Ijasah terakhir
    Foto copy KTP / Paspor / Kitas
    Pas Photo ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar
    Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
    Sertifikat Pelatihan K3 yang pernah diikuti sebelumnya (bila ada)
    CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja

    B. Pada proyek konstruksi bagaimana, seorang ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:

    Telah ditetapkan oleh Peraturan tersebut bahwa setiap Proyek Konstruksi Bangunan yang :
    Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu) orang Ahli Utama K3- Konstruksi,
    1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 (tiga) bulan adalah wajib memiliki 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi

    C. Kompetensi Akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    Ahli Muda K3 Konstruksi Kompetensi Akademik
    Memahami secara baik tentang:
    Potensi bahaya konstruksi bangunan
    Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    Peraturan perundangan keselamatan kerja
    K3 pekerkaan penggajian
    K3 pekerjaan pondasi
    K3 pekerjaan konstruksi beton
    K3 pekerjaan konstruksi baja
    K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    Ahli Madya K3 Konstruksi Kompetensi Akademik
    Potensi bahaya konstruksi bangunan
    Cra pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
    Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    K3 Mekanikal dan Elektrikal
    Job safety Analisis
    SMK3 dasar
    Asuransi tenaga kerja
    Ahli Utama K3 Konstruksi Kompetensi Akademik
    Memahami scara baik tentang:

    Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangungan
    Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    Analisa laporan kecelakaan
    Standar sdam pedoman, konstruksi bangunan
    Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    Mekanisme pengawasan mekanik
    Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    Kompetensi Keterampilan Teknik Ahli Muda K3 Konstruksi:
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    -Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    -Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    -Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    -Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggungjawabnya
    -Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    -Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    -Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    Kompetensi Keterampilan Teknik Ahli Madya K3 Konstruksi :
    -Mengidentifika -Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    -Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    -Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    -Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggungjawabnya
    -Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    -Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    -Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    Kompetensi Keterampilan Teknik Ahli Madya K3 Konstruksi :
    -Mengidentifikasi kecelakaan kerj dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    -Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    -Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    -Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    -Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    -Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    -Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    3. Kompetensi Keterampilan Teknik Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai untuk:

    Mengidentifikasikan setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.

    Meengantisipasi kondisi dan tindakan berbahya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.

    Mengontrol kondisi dan tindakan berbahya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahaynya.

    Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidanf leilmuan K3 Konstruksi
    Memberi nasheat, konsultasi, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi
    Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sisitim secara meneyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektff atas pelaksanaan program program K3 konstruksi.

    Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kevelakaan kerja, keseharan kerja dan lingkungan.

    Mmapu mendorong dapat terlaksananya sistim k3 konstruksi di semua ini kegiatan
    Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan denfan tegas pemecahannya.

    Melaskanakan pengawasan penerapan sesuai dengan Keilmuan K3 Konstruksi
    Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sisitim K3 Konstruksi secara terpadi anatara perancanf, pelaksana ,pengawas dan penguna sisitim K3 Konstruksi.

    E. Mata Pelajaran dan jumkah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat Ahli K3 konstruksi pada jenjang:

    Ahli Muda K3 Konstruksi
    -Mata Pelajaran
    -Undang-undang No.1 tahun 1970 2 jam
    -Permenakertrans No.1/men/1980 2 jam
    -Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    -Pengetahuan Dasar K3 4 jam
    -Manajemen dan Admnistrasi K3 2 jam
    -K3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    -Sistim Pemadam Kebakaran 2 jam
    -Kesegiaan dan sistim Tanggap Darurat 2 jam
    -Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    -Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 jam
    -Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 jam
    -Observasi Lapangan& Penyusunan Makalah 14 Jam
    – Seminar 4 Jam
    -Evaluasi Akhir 4 jam
    -jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    Ahli Madya K3 Konstruksi
    Mata Pelajaran
    -Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    -Manajemen konstruksi 4 jam
    -Pengetahuan teknik Konstruksi 4 jam
    -Pengetahuan dasar K3 2 jam
    -Manajemen dan Admnistrasi 2 jam
    -K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    -Manajemen Resiko 4 jam
    -Manajemen Lingkungan 2 jam
    -K3 peralatan konstruksi 6 jam
    -Sisteim Pemadaman kebakaran 4 jam
    -Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    -Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    -Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    -Manajemen Umum 2 jam
    -K3 Ruang Tertutup 2 jam
    -Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    -Komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 2 jam
    -Pengetahuan Auditing K3 2 jam
    -Observasi lapangan dan penyusunan makalah 14jam
    -Seminar 6 jam
    -Evaluasi Akhir 4jam
    -umlah jam pelajran (minimal) 90jam

    Ahli Utama k3 Konstruksi
    Mata Pelajaran
    Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    -Manajemen konstruksi 4 jam
    -Pengetahuan Dasar K3 2 jam
    -Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    -Manajemen dan Admnistrasi 4 jam
    -K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    -Manajemen Resiko 4 jam
    -Manajemen Lingkungan 2 jam
    -K3 peralatan konstruksi 4 jam
    -Sistim Pemadaman kebakaran 4 jam
    -Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    -Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    -Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    -K3 Ruang Tertutup 2 jam
    -Manajemen Umum 2 jam
    -Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    -Komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 2 jam
    -Pengetahuan Auditing K3 2 jam
    -Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12jam
    -Penilaian dan studi-studi kasus K3 14 jam
    Penilaian , Statistik, Penilaian laporan,makalah
    -Dan seminar 12jam
    -Evaluasi Akhir 14jam
    Jumlah jam pelajran pelajaran 100jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban tidak sesuai instruksi soal.
    Gunakan kaidah ejaan bahasa Indonesia dengan benar sesuai PUEBI 2016.

  37. Nama : Reky Hidayat
    NIM: 157051769
    Kelas : A2

    A I.Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang (Ahli Muda)
    -Lulusan S1 / D4 Teknik /D4/ S1Program Studi K3, atau
    – Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Muda K3 Konstruksi, atau
    – Tenaga Kerja pada jabatan Ahli Muda K3 Konstruksi (Construction Safety Technision), yang berpengalaman kerja minimum selama 1 tahun secara berkelanjutan

    II: Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang ( Ahli Madya)
    -Sudah Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Keluaran Kemnaker RI (bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain)
    -Pendididikan Min. D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    -Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    – Peserta harus berbadan sehat jasmani dan rohani
    III-Apakah persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang (Ahli Utama)
    -Copy ijazah S1 / D4 Teknik /D4/ S1Program Studi K3
    -Copy KTP
    -Pas foto 4×6 sebanyak 2 lembar
    -Copy sertifikat pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi atau
    -Surat keterangan pengalaman kerja dari industri konstruksi

    B. i. AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI
    -Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    -Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan Konstruksi
    -Merencanakan dan menyusun program K3
    -membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    -Menerapkan ketentuan peratruan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    -Mengelola dokumen program K3
    -Mengelola laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi\
    -Mengelola metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3 dan Mengelola penanganan kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    -Mengevaluasi program K3
    -Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 Konstruksi
    -Mengevaluasi perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3.

    C.Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. -Pemahaman secara benar prinsip-prinsip K3 Konstruksi secara umum
    – Mampu mendidentifikasi dan menganalisa bahaya dan mengambil tindakan pencegahan
    -Mampu merancang dan menyusun program-program penerapan K3
    -Mampu mensosialisasikan program-program K3

    ii. -Mempunyai kemampuan pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    -Mampu mengidentifikasi kecelakaan kerja
    -Mampu mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya

    iii. -Memahami secara baik tentang potensi bahaya konstruksi bangunan
    -Memahami secara baik tentang prosedur kerja amankonstruksi bangunan
    -Memahami secara baik tentang penyusunan safety plan
    -Memahami secara baik tentang mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan lingkungan

    D.Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli muda
    -Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    -Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    -Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    -Melaksanakan pelathian dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya

    ii. Ahli Madya
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
    -Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengatisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    -Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    -Memberi nasehat/konsultasi , rekomendasi dan komunikasi,teori dan teknis K3 konstruksi
    -Mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi

    iii. Ahli Utama
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    -Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    -Menantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya , serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    -Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    -Mempunyai kemampuan mempin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang , pelaksana , pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi

    E.Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    i.Ahli Muda
    MATA PELAJARAN
    1.Undang-undang No.1 tahun 1970 (2jam)
    2. Permenakertrans No.1/men/1980 (2jam)
    3.Pengetahuan teknik konstruksi (2jam)
    4.pengetahuan dasar K3 (4jam)
    5.Manajemen dan administrasi K3 (2jam)
    6.K3 Pekerjaan konstruksi (2jam)
    7.Manajemen lingkingan (2jam)
    8.K3 Peralatan konstruksi (6jam)
    9.Sistim pemadam kebakaran (2jam)
    10.Kesiagaan dan Sistim tanggap darurat (2jam)
    11.Higiene perusahaan dan proyek (2jam)
    12.Manejemen pelatihan dari kompetensi K3(2jam)
    13.Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi (2jam)
    14.Observasi lapangan & penyusunan Makalah (14jam)
    15.seminar (4jam)
    16.Evaluasi akhir (4jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 JAM

    ii.Ahli madya
    MATA PELAJARAN
    1.Undang0undang standar dan peraturan K3 ( 8jam)
    2.Manajemen konstruksi ( 4jam)
    3.pengetahuan teknik konstruksi ( 4jam)
    4.pengetahuan dasar K3 ( 2jam)
    5.Manajemen dan administrasi ( 2jam)
    6.K3 Pekerjaan Konstruksi ( 8jam)
    7. Manajemen resiko ( 4jam)
    8.Manajemen lingkungan ( 2jam)
    9.K3 Peralatan konstruksi ( 6jam)
    10.Sistim pemadaman kebakaran ( 4jam)
    11.Kesiagaan dan sistim kebakaran ( 4jam)
    12.Kesiagaan dan sistim dan tanggap darurat ( 2jam)
    13.Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif ( 2jam)
    14.Higiene perusahaan dan proyek ( 2jam)
    15.Manajemen umum ( 2jam)
    16.K3 ruang tertutup ( 2jam)
    17.Manajemen pelatihan dan kompotensi K3 ( 4jam)
    18.Komunikasi,konsultasi dan kesadaran K3 ( 2jam)
    19. Pengetahuan auditing K3 (2jam)
    20.Observasi lapangan dan penyusunan makalah ( 14jam)
    21.seminar (6 jam)
    22.Evaluasi Akhir ( 4jam)
    Jumlah jampelajaran (Minimal) 90jam

    iii. Ahli Utama
    MATA PELAJARAN
    1.Undang-undang standar dan peraturan K3 (8jam)
    2.Manajemen konstuksi (4jam)
    3.Pengetahuan dasar K3(2jam)
    4.Pengetahuan teknik konstruksi (4jam)
    5.Manajemen dan administrasi K3 (4jam)
    6.K3 Pekerjaan Konstruksi (8jam)
    7.Manajemen resiko (4jam)
    8.Manajemen Lingkungan (2jam)
    9.K3 Peralatan Konstruksi (4jam)
    10.Sistim Pemadam kebakaran (4jam)
    11.Kesiagaan dan sistim tanggap darurat (2jam)
    12.Penanganan material yang berbahaya (2jam)
    13.Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2jam)
    14.Higiene perusahaan dan proyek (2jam)
    15.K3 ruang tertutup (2jam)
    16.Manajemen Umum (2jam)
    17.Manajemen pelathian dan kompetensi K3 (4jam)
    18.Pengetahuan auditing K3 (6jam)
    19.Komunikasi,konsultasi dan kesadaran KK3 (2jam)
    20.Studi bahaya dan operasinya(Hazop) (12jam)
    21.Penilaian dan studi kasus-kasus K3 (14jam)
    22.Penelitian,statistik,penulisan laporan/makalah dan seminar (12jam)
    23.Evaluasi Akhir (14jam)
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban tidak sesuai instruksi soal.
    Gunakan kaidah ejaan bahasa Indonesia dengan benar sesuai PUEBI 2016.

  38. Nama : Giftson Simamora P.
    NIM : 157051847
    Kelas : A2

    A.. I PERSYARATAN PESERTA TRAINING AHLI K3 MUDA KONSTRUKSI
    – Pendidikan Min. SLTA/SMK atau yg sederajat dengan pengalaman minimal 6 tahun di pekerjaan konstruksi atau 3 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    – Pendididikan Min. D3 Teknik dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    -Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    -Peserta harus berbadan sehat
    -Peserta lulus tahap seleksi I (hasil pemeriksaan dokumen)
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    • Sudah Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Keluaran Kemnaker RI (bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain)
    • Pendididikan Min. D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    • Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    • Peserta harus berbadan sehat jasmani dan rohani

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    • Sarjana K3 (S1) pengalaman kerja 5 Tahun dibidang K3
    • S 1 – Teknik (non K3) pengalaman kerja 8 Tahun dibidang K3
    • S1 – Non Teknik + non K3 pengalaman kerja 10 Tahun dibidang K3
    • D3 pengalaman kerja 10 Tahun dibidang K3
    • SLTA tidak diijinkan
    1. Foto copy Ijasah terakhir
    2. Foto copy KTP / Paspor / Kitas
    3. Pas Photo ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar
    4. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
    5. Sertifikat Pelatihan K3 yang pernah diikuti sebelumnya (bila ada)
    6. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja

    B. I Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    2. Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
    3. Merencanakan dan menyusun program K3
    4. Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
    5. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
    6. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
    7. Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
    8. Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    2. Mengelola dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
    3. Mengelola program K3
    4. Mengevaluasi prosedur dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
    5. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
    6. Mengelola laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
    7. Mengelola metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
    8. Mengelola penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    2. Mengevaluasi dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
    3. Mengevaluasi program K3
    4. Mengevaluasi prosedur dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
    5. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
    6. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
    7. Mengevaluasi perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
    8. Mengevaluasi penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

    C. I. Ahli Muda K3 Konstruksi
    -Pemahaman secara benar prinsip-prinsip K3 Konstruksi secara umum
    – Mampu mendidentifikasi dan menganalisa bahaya dan mengambil tindakan pencegahan
    -Mampu merancang dan menyusun program-program penerapan K3
    -Mampu mensosialisasikan program-program K3
    Ii Ahli Madya K3 Konstruksi
    -Mempunyai kemampuan pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    -Mampu mengidentifikasi kecelakaan kerja
    -Mampu mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya

    iii. Ahli utama K3 Konstruksi
    -Memahami secara baik tentang potensi bahaya konstruksi bangunan
    -Memahami secara baik tentang prosedur kerja amankonstruksi bangunan
    -Memahami secara baik tentang penyusunan safety plan
    -Memahami secara baik tentang mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan lingkungan

    D. Ahli Muda K3 Konstruksi
    umum : dapat melaksanaan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja
    akademik: memiliki secara baik
    keterampilan teknik : mempunyai dasar pengetahuan k3

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Umum : dapat melakukam aman dalam pekerjaan proyek kontruksi bangunan
    Akademi :memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik
    Keterampilan tenik : dapat melakukan pelaksanaan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja kontruksi

    iii.ahli utama K3 kontruksi
    umum : dapat melakukan identifikasi,menyusun,menganalisa,merekomendasi pekerjaan kontruksi bangunan
    akademik: memahami secara baik
    keterampilan tenik : memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan.

    E. i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1 . UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1970 2 jam
    2. Permenakaertans No.1/men/1980 2 jam
    3. pengetahuan teknik konstruksi 2 jam
    4. pengetahuan dasar K3 4 jam
    5. Manajamen dan Administrasi K3 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    7. Manajamen Lingkungan 2 jam
    8. K3 Peralatan konstruksi 6 jam
    9. sistim pemadam kebakaran 2 jam
    10. kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    11. Higlene perusahaan dan proyek 2 jam
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 2 jam
    13. Pengetahuan inpeksi K3 konstruksi 2 jam
    14. observasi lapangan 14 jam
    15. seminar 4 jam
    16. Evaluasi akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (min) 50 jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi

    1. Undang-undang, standard an peraturan K3 8 jam
    2. Manajamen kosntruksi 4 jam
    3. pengetahuan teknik kosntruksi 4 jam
    4. pengetahuan dasar K3 2 jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    7. Manajemen resiko 4 jam
    8. Manajemen lingkungan 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi 6 jam
    10. sistim pemadam kebakaran 4 jam
    11. kesiagaan dan sistim kebakaran 4 jam
    12. kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    13. pengenalan bahaya radiasi 2 jam
    14. higlano perusahaan dan proyek 2 jam
    15. manajemen lingkungan 2 jam
    16. K3 ruang tertutup 2 jam
    17. Manajemen pelatihan 4 jam
    18. komunikasi,konsultasi, dan kesadaran K3 2 jam
    19. pengetahuan auditing K3 2 jam
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    21. Seminar 6 jam
    22. Evaluasi akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajaran ( min ) 90 jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 8jam
    2. Manajemen konstruksi 4jam
    3. pengetahuan Dasar K3 2 jam
    4. pengetahuan Teknik konstrusi 4 jam
    5.Manajemen dan administrasi K3 4 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    7. Manajemen resiko 4 jam
    8. manajemen lingkungan 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi 4 jam
    10. sistim pemadam kebakaran 4 jam
    11. kesiagaan dan sistim kebakaran 2 jam
    12. penanganan material yang berbahaya 2 jam
    13 pengenalan bahaya radiasi. 2 jam
    14. higlene perusahaan dan proyek 2 jam
    15. K3 ruang tertutup 2 jam
    16. manajemen umum 2 jam
    17. manajemen pelatihan 4 jam
    18. komunikasi,konsultasi, dan kesa daran K3 2 jam
    19. pengetahuan auditing K3 6 jam
    20. studi bahaya dan operasi 12 jam
    21. penilaian dan studi khasus K3 14 jam
    22. Penelitian, statistic, penulisan laporan makala dan seminar 12 jam
    23. Evaluasi akhir 14 jam
    Jumlah jam pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Gunakan kaidah ejaan bahasa Indonesia dengan benar sesuai PUEBI 2016.

  39. Nama: Lintang Prawiswari
    NIM :157051646
    Kelas : B1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3
    1. Ahli muda K3 konstruksi:
    – Sehat jasmani dan rohani.
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    2. Ahli madya K3 konstruksi:
    – Sehat jasmani dan rohani.
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    3. Ahli utama K3 konstruksi:
    – Sehat jasmani dan rohani.
    – Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.
    B. Proyek konstruksi bagaimana yang membutuhkan Ahli K3
    1. Ahli muda K3 konstruksi:
    – Setiap proyek konstruksi yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.
    – Setiap proyek konstruksi yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.
    – Setiap proyek konstruksi yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan.
    2. Ahli madya K3 konstruksi:
    – Setiap proyek konstruksi yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.
    – Setiap proyek konstruksi yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.
    3. Ahli utama K3 konstruksi:
    – Setiap proyek konstruksi yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.
    C. Kompetensi akademik yang harus di kuasai Ahli K3 konstuksi
    1. Ahli muda K3 konstruksi, memahami secara baik tentang:
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    – K3 pekerjaan panggilan.
    – K3 pekerjaan pondasi.
    – K3 pekerjaan konstruksi beton.
    – K3 pekerjaan konstruksi baja.
    – K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    – K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    2. Ahli madya K3 konstruksi, memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    – Peraturan dann standar konstruksi bangunan.
    – K3 mekanikal dan elektrikal.
    – Job safety analisis.
    – SMK 3 dasar.
    – Asuransi tenaga kerja.
    3. Ahli utama K3 konstruksi, memahami secara baik tentang:
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Analisa laporan kecelakaan.
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    – Makanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    – Penyusunan safety plan.
    – Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    – Mekanisme pengawasan mekanik.
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    – Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus di kuasai oleh Ahli K3 konstruksi
    1. Ahli muda K3 konstruksi, mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk:
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    2. Alhi madya K3 konstruksi, dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk:
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi.
    3. Ahli utama K3 konstruksi, memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya, sertadapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    – Melaksanaan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    – Membuat dan senantiasa mampu mengambangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    – Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    – Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi di semua lini kegiatan.
    – Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    – Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.
    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi
    1. Ahli muda K3 konstruksi:
    – Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 jam
    – Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 jam
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    – Pengetahuan dasar K3 4 jam
    – Manajemen dan Administrasi K3 2 jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    – Manajemen lingkungan 2 jam
    – K3 peralatan konstruksi 6 jam
    – Sistem pemadam kebakaran 2 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    – Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 2 jam
    – Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi 2 jam
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    – Seminar 4 jam
    – Evaluasi akhir` 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam
    2. Ahli madya K3 konstruksi
    – Undang-undang, standar peraturan K3 8 jam
    – Manajemen konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 2 jam
    – Manajemen dan administrasi 2 jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    – Manajemen resiko 4 jam
    – Manajemen lingkungan 2 jam
    – K3 peralatan konstruksi 6 jam
    – Sistem pemadaman kebakaran 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem kebakaran 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    – Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    – Manajemen umum 2 jam
    – K3 ruang tertutup 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    – Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 2 jam
    – Pengetahuan auditing K3 2 jam
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah14 jam
    – Seminar 6 jam
    – Evaluasi akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajarn (minimal) 90 jam
    3. Ahli utama K3 konstruksi:
    – Undang-undang standar dan peraturan K3 8 jam
    – Manajemen konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 2 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    – Manajemen dan admistrasi K3 4 jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    – Manajemen resiko 4 jam
    – Manajemen lingkungan 2 jam
    – K3 peralatan konstruksi 4 jam
    – Sistem pemadam kebakaran 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    – Penanganan material yang berbahaya 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi danradio aktif 2 jam
    – Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    – K3 ruang tertutup 2 jam
    – Manajemen umum 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    – Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 2 jam
    – Pengetahuan auditing K3 6 jam
    – Studi bahaya dan operasinya (hazop) 12 jam
    – Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 jam
    – Penilaian, statisik, penulisan laporan/makalah dan seminar 14 jam
    – Evaluasi akhir 12 jam
    Jumlah jam pelajaran 100 jam

  40. Nama : Muhammad Rizal
    NIM : 157051778
    Kelas : A2

    A .apakah persyaratan menjadi ahli k3 kontruksi untuk jenjang :
    i. ahli muda k3 kontruksi ; – sehat jasmani dan rohani
    – berpendidikan serendah rendahnya STM atau sederajat
    – pengalaman kerja sekurang kurangnya 3 tahun sebagai petugas k3 kontruksi

    ii. ahli madya k3 kontruksi; – sehat jasmani dan rohani
    – berpendidikan serendah rendahnyaSTM atau sederajat
    – pengalam kerja sekurang kurangnya3 tahun sebagaipetugas k3 kontruksi

    iii. ahli utama k3 kontruksi ;- sehat jasmani dan rohani
    -berpendidikan serendah rendahnya D3 teknik atau sederajat
    – pengalaman kerja sekurang kurangnya 3 tahun di proyek kontruksi

    Pada proyek konstruksi yang bagaimana , seorang ahli k3 konstruksi yang dibutuhkan

    Ahli muda k3 konstruksi :
    Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja.
    Ahli madya k3 konstruksi :
    Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek / kontruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja
    Ahli utama k3 konstruksi :
    Dapat melakukan identifikasi,menganalisa,merekomendasi pekerjaan kontruksi bangunan.

    . apakah kompetensi akademik yg harus dikuasai ahli k3 kontruksi pada jenjang:
    i. ahli muda k3 kontruksi ; a. potensi bahaya kontruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    c. peraturan perundangan, keselamatan kerja
    d. k3 pekerjaan penggalian
    e. k3 pekerjaan pondasi
    f. k3 pekerjaan kontruksi beton
    g. k3 pekerjaan kontruksi baja.
    h. k3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    ii. ahli madya k3 kontruksi ; memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tetang ;
    a. potensi bahaya kontruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    c. prosedur kerja aman kontruksi
    d. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja kontruksi.
    e. peraturan dan standar kontruksi bangunan.
    f. K3 mekanikal dan elektrikal
    g. job safety analis
    h. SMK3 dasar
    i. asuransi tenaga kerja

    iii. ahli utama k3 kontruksi memahami secara baik tentang;
    a. potensi bahaya kontruksi kontruki bangunan
    b.identifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan.
    c. prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    d.analisa laporan kecelakaan
    e. standar dan pedoman kontruksi bangunan
    f. mekanisme pengawasan k3 kontruksi kontruksi bangunan
    g. penyusunan safety plan
    h. penyusunan anggaran k3 kontruksi
    i. mekanisme pengawasan mekanik
    j. mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
    k. mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    apakah kompetensi keterampilan teknik yg harus dikuasai oleh ahli k3 kontruksi pada jenjang :
    . i. ahli muda ;
    a. mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kegiatan kerjanya
    c. mengontrol mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yg menjadi tanggung jawabnya
    e. melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya
    f. melaksanakan dasar2 prosedur insfeksi k3
    g. melaporkan setiap kecelakaan kerja

    ii .ahli madya ;
    .mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b.melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. melaksanakan pembinaan dan penyulihan/pelatihan dalam bidang keilmuan k3 kontruksi
    d. memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis k3 kontruksi.
    e. mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan pogram2 k3 kontruksi
    f. mendorong terlaksanaanya sistim k3 kontruksi.
    g. memberikan pemecahan persoalan persoalan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dgn tegas pemecahannya.
    h.mengawasi dan mempimpin pelaksanaan program program sistim K3

    iii. ahli utama : memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    A. Mengidentiikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    B. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    C. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    D. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 kontruksi
    E. Memberi nasehat / konsultasi , rekomendasi, dan komunikasi, teori dan teknis k3 kontruksi
    F. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyuluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    G. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program2 K3 kontruksi
    H. Membuat dan mengembangkan system analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    I. Mampu mendorong dapat terlaksanaana sistim k3 kontruksi disemua lini kegiatan
    J. Mengatasi pemecahan persoalan k3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    K. Melaksanakannya pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan k3 kontruksi
    L. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanannya program2 sistim k3 kontruksi secara terpadu antara perancang,pelaksana,pengawas dan pengguna sistim k3 kontruksi

    Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat ahli k3 konstruksi
    Ahli muda k3 konstruksi :
    A. Undang undang no 1 tahun 1970 ( 2 jam)
    B. Permennakertans no 1/men/1980 (2 jam)
    C. Pengetahuan teknik konstruksi (2 jam)
    D. Pengetahuan dasar k3 (4 jam)
    E. Manajemen dan administrasi ( 2 jam)
    F. K3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
    G. Manajemen lingkungan (2 jam)
    H. K3 peralatan konstruksi (6 jam )
    I. System pemadam kebakaran (2 jam)
    J. Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
    K. Heigine perusahaan kompetensi k3 (2 jam)
    L. Manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (2 jam)
    M. Pengetahuan inspeksi k3 konstruksi (2 jam)
    N. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    O. Seminar (4 jam)
    P. Evaluasi akhir (4 jam)

    Jumlah jam pelajaran 50 JAM

    Ahli madya k3 konstruksi :

    A. Undang undang standard an peraturan k3 ( 8 jam)
    B. Manajemen konstruksi (4 jam)
    C. Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    D. Pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    E. Manajemen dan administrasi (2 jam)
    F. K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    G. Mnajemen resiko (4 jam)
    H. Manajemen lingkungan (2 jam)
    I. K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    J. System pemadam kebakaran (4 jam)
    K. Kesiagaan dan system kebakaran (4 jam)
    L. Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
    M. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif ( 2 jam)
    N. Higine perusahaan dan proyek (2 jam)
    O. Manajemen umum (2 jam)
    P. K3 ruang tertutup (2 jam)
    Q. Manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (4 jam)
    R. Komunikasi konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
    S. Pengetahuan auditing k3 (2 jam)
    T. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    U. Seminar (6 jam )
    V. Evaluasi akhir (4 jam)

    JUMLAH AKHIR 90 JAM

    Ahli utama k3 konstruksi :
    A. Undang undang standard dan peraturan k3 (8 jam)
    B. Manajemen konstruksi (4 jam)
    C. Pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    D. Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    E. Manajemen dan administrasi k3 (4 jam)
    F. K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    G. Manajemen resiko (4 jam)
    H. Manajemen lingkungan (8 jam)
    I. K3 peralatan konstruksi (4 jam)
    J. System pemadam kebakaran (4 jam)
    K. Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
    L. Penanganan material yang berbahaya (2 jam)
    M. Penanganan bahaya radiasi dan radio aktiff (2 jam)
    N. Higine perusahaan dan peroyek (2 jam)
    O. K3 ruang tertutup ( 2 jam)
    P. Manajemen umum (2 jam)
    Q. Manajemen perlatihan dan kompetensi k3 ( 4 jam)
    R. Komunikasi konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
    S. Pengetahuan auditing k3 (6 jam)
    T. Studi bahaya dan operasinya ( hazop) (12 jam)
    U. Penilain dan studi kasus k3 (14 jam)
    V. Penelitiian ,statistic, penulisan laporan/ makalah dan seminar (12 jam)
    W. Evaluasi akhir (14 jam)

    Jumlah jam 100 JAM

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Gunakan kaidah ejaan bahasa Indonesia dengan benar sesuai PUEBI 2016.

  41. Nama : Neng Putri Apriyani
    NIM : 14.11.106.701501.1432
    Kelas : B1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Kontruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Berdasarkan Kepdirjen No 20/DJPKK/2004
    – Sehat Jasmani dan Rohani
    – Pendidikan Min SLTA/SMK atau sederajat dengan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Kontruksi
    – Pendidikan Min D3 Teknik dengan pengalaman min 4 tahun dipekerjaan kontruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan Kontruksi
    Pendidikan Min S1 teknik atau S1 SKM dengan pengalaman min 2 tahun dipekerjaan kontruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 Kontruksi

    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    – Sudah memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Kontruski keluaran Kemnaker RI
    – Pendidikan Min D3 dengan pengalaman min 4 tahun dipekerjaan Kontruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan Kontruksi
    – Pendidikan Min S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman min 2 tahun dipekerjaan kontruksi
    – Peserta harus berbadan sehat jasmani dan Rohani

    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    – Memiliki Ijazah S3 Program Studi K3
    – Meiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Utama K3 Kontruksi
    – Tenaga kerja Jabatan Ahli Utama K3 Kontruksi ( Construction Safety Profesional/ CSP) yang telah berpengalaman kerja min 5 tahun secara berkelanjutan

    B. Proyek Kontruksi Ahli K3 Kontruksi untuk Jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    – Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Utama K3 Kontruksi, 1 orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 2 orang Ahli Muda K3 Kontruksi
    – Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Kontruksi. setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda K3 Kontruksi

    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    – Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan harus memiliki 1 orang Ahli Utama K3 Kontruksi, 1 orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 2 orang Ahli Muda K3 Kontruksi
    – Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Kontruksi
    – Setiap kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau oenyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan harus memiliki sekurankurangnya 1 orang Ahli Muda K3 Kontruksi

    C. Kompetensi Akademik yang harus dikuasai K3 Kontruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya kontruksi bangunan
    -Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 Pekerjaan penggalian
    – K3 Pekerjaan pondasi
    – K3 Pekerjaan Kondisi beton
    – K3 Pekerjaan Kontruksi baja
    – K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal

    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    – Potensi bahaya K3 Kontrksi
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi
    -Prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    – Peraturan dan standar kontruksi bangunan
    – K3 Mekanikan dan Elektrikal
    – Job Safety Analisis
    – SMK3 Dasar
    – Asuransi bagi tenaga kerja

    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi

    – Peserta diharapkan dapat menjadi Ahli K3 Muda Kontruksi sesuai dengan SKKNI
    – Memahami Sistem Manajemen K3
    – Memahami Teknik identifikasi bahaya dan resiko
    – Memahami bahaya bahaya yang ada pada pekerjaan kontruksi
    – Mampu membuat laporan Pengendalian bahaya dan resiko

    D. Kompetensi Keterampilan Teknik yang harus dikuasai Ahli K3 Kontruksi :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan Kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, mengetahuia tindakan dan kondisi bahaya
    – Melaksanakan penyuluhan/ pelatihan dilingkungan yg menjadi tanjung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerja
    – Melaksanakan dasr-dasar prosedur K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 kontruksi
    – Memberi nasihat/konsuktasi, rekomendasi dan komunikasi, teori, dan teknik K3 Kontruksi
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 Kontruksi
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3 Kontruksi

    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    – Mampu melakukan investigasi kecelakaan kerja
    – Mampu melakukan internal audit dan membuat pelaporan audit
    – Mampu Mengembangkan budaya K3 ditempat kerja
    – Mampu mengukur kinerja K3
    E. Mata Pelajaran dan Jumlah Jam Pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Kontruksi :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Durasi 5 hari ( 50 JP)
    – Undand-undang, Standar dan Peraturan K3
    – UUJK dan Kaitannya dengan K3 Kontruksi
    – Pengetahuan Dasar K3
    – Manajemen Pelatihan
    – Higiene Perusahaan dan Proyek
    – Manajemen Lingkungan
    – K3 Pekerjaan Kontruksi
    – Seminar
    – Sistem Manajemen Kebakaran
    – Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah
    – Pengenalan Jasa Kontruksi
    – Pengetahuan Inspeksi K3

    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    – Undang-undang, standar dan peraturan K3
    – Manajemen Kontruski
    – Pengetahuan Tekhnik Kontruksi
    – Pengetahuan Dasar K3
    – Manajemen Resiko
    – Manajemen Administrasi K3
    – K3 Peralatan Kontruksi-
    – Sistem Pemadaman Kebakaran
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
    – Pengenalan Bahan Radiasi dan Radio Aktif
    – Manajemen Umum
    – K3 Ruang Tertutup
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3
    – Pengetahuan Auditing K3
    – Evaluasi Akhir

    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    – Sistem Manajemen K3 ( SMK3 )
    – Teknik identifikasi bahaya resiko
    – memahami bahaya-bahaya yang ada pada pekerjaan kontruksi
    – Mampu mengukur Kinerja K3

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban masih belum lengkap sesuai instruksi soal.

  42. Nama : Arga Aquarbuana
    NIM : 157051668
    Kelas : B1

    A. Persyaratan menjadi ahli K3 konstruksi untuk jenjang:
    I . Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani & rohani
    2. Berpendidikan serendah rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi
    II . Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani & rohani
    2. Berpendidikan serendah rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi
    III . Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah rendahnya D3 teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 konstruksi di butuhkan untuk jenjang
    I . Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggara proyek di bawah 3 bulan.
    II . Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggara proyek di bawah 6 bulan.
    III . Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggara proyek di atas 6 bulan.

    C. Apakah kompetensi akademik yang harus di kuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang
    I . Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Potensi Bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan electrical
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    II . Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi
    d. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. K3 mekanikal dan electrical
    g. Job Safety Analisis
    h. SMK3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja
    III . Ahli Utama K3 Konstruksi
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bagunan
    g. Penyusunan Safety Plan
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    i. Mekanisme pengawasan mekanik
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Apakah kompetensi keterampilan teknik yang harus di kuasai ahli K3 konstruksi pada jenjang
    I . Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya
    f. Melaksanakan dasar dasar prosedur inspeksi K3
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    II . Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi
    f. Mendorong terlaksananya system K3 Konstruksi
    g. Memberikan pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program system K3 Konstruksi
    III . Ahli Utama K3 Konstruksi
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulanggannnya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tindakan berbahaya
    d. Melaksakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan system secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    g. Mengukur , mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi
    h. Membuat dan mengembangkan system analisa meliputi kecelakaan kerja kesehatan kerja dan lingkungan
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya system k3 konstruksi di semua kegiatan
    j. Mengatasi pemecah persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang , pelaksana, pengawass dan pengguna system k3 konstruksi

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli K3 konstruksi pada jenjang
    I . Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Undang-undang No. 1 Tahun 1970, (2 jam)
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980, (2 Jam)
    3. Pengetahuan teknik konstruksi, (2 Jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3, (4 Jam)
    5. Menejemen dan Administrasi K3, (2 Jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi, (2 Jam)
    7. Menejemen Lingkungan, (2 Jam)
    8. K3 Peralatan Konstruksi, (6 Jam)
    9. Sistim Pemadaman Kebakaran, (2 Jam)
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat, (2 Jam)
    11. Higiene perusahaan dan proyek, (2 Jam)
    12. Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 (2 Jam)
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 Jam)
    14. Obervasi lapangan dan penyusunan makalah, (14 Jam)
    15. Seminar, (4 Jam)
    16. Evaluasi Akhir, (4 Jam)
    II . Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Undang undang standard an peraturan k3, 8 jam
    2. Manajemen konstruksi, 4 jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi, 4 jam
    4. Pengetahuan dasar k3, 2 jam
    5. Manajemen dan administrasi, 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi, 8 Jam
    7. Manajemen Resiko, 4 jam
    8. Manajemen lingkungan, 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi, 6 jam
    10. Sistem pemadanaman kebakaran, 4 jam’
    11. Kesiagaan dan Sistim kebakaran, 4 jam
    12. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat, 2 jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif, 2 jam
    14. Hygiene perusahaan dan proyek, 2 jam
    15. Manajemen umum, 2 jam
    16. K3 ruang tertutup, 2jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3, 4jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3, 2 jam
    19. Pengetahuan Auditing K3, 2 jam
    20. Observasi Lapangan dan penyusunan Makalah, 14 jam
    21. Seminar, 6 jam
    22. Evaluasi AKhir, 4 jam
    III . Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Undang-undang standar peraturan K3, 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi, 4jam
    3. Pengetahuan Dasar K3, 2 jam
    4. Pengetahuan teknik Konstruksi, 4 jam
    5. Manajemen Administrasi K3, 4 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi, 8 jam
    7. Manajemen resiko,4 jam
    8. Manajemen lingkungan, 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi,4 jam
    10. Sistem pemadaman kebakaran, 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat, 2 jam
    12. Penanganan material berbahaya, 2 jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif, 2 jam
    14. Hygiene perusahaan dan proyek,2 jam
    15. K3 ruang tertutup, 2jam
    16. Manajemen Umum,2 jam
    17. Manajemen pelatihan kompetensi k3, 4 jam
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3, 2 jam
    19. Pengetahuan Auditing K3, 6 jam
    20. Studi bahaya dan Oprasinya (HAZOP), 12 jam
    21. Penilaian studi kasus kasus k3,14 jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan/ Makalah dan seminar, 12 jam
    23. Evaluasi Akhir , 14 Jam

  43. Nama: Nuryeni
    NIM : 157051715
    Kelas : B2

    1.
    Persyaratan ahli muda K3 konstruksi
    – Berpendidikan minimal STM atau sederajat sehat jasmani dan rohani dengan pengalaman kerja sekurang kurangnya 3 tahun sebagai tugas K3 konstruksi

    Persyaratan ahli madya K3 konstruksi
    – Sudah memiliki sertifikat ahli muda K3 kontruksi keluaran kemanker RI bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain
    pendidikan minimal D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi.
    peserta harus berbadan sehat jasmani dan rohani.

    Syarat ahli utama K3 konstruksi
    – Minimal pendidikan K3 Teknik pengalaman kerja minimal 3 tahun dibidang konstruksi sehat jasmani dan rohani.

    2.
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelengaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggara proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang Ahli madya K3 konstruksi dan 1(satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelengaraan proyek di atas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi

    3.
    – Ahli Muda K3 secara Akademik
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    4. K3 dalam pekerjaan – Penggalian
    – Pondasi
    – Konstruksi Beton
    – Konstruksi Baja

    – Ahli Madya K3 konstruksi
    Memilih dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. Peraturan dan Standart konstruksi bangunan
    5. K3 Mekanikal dan Electrical

    – Ahli Utama K3
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. Penyusunan Safety Plan
    5. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi
    6. Mekanisme Pengawasan K3 bejana tekan
    7. Mekanisme Pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4.
    – Keterampilan Teknik Dasar Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. Pelaksanaan dasar – dasar prosedur
    3. Penyuluhan Pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawab nya
    4. Mengontrol mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    5. Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    – Keterampilan Teknik Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dari kondisi berbahaya
    2. Mengaudit dan Mengevaluasi secara efektif atas pelaksaan program K3 Konstruksi
    3. Mendorong terlaksana nya sitem K3 Konstruksi
    4. Memberi nasehat / Konsultasi remkomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi

    – Keterampilan Teknik Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk mengidentidikasi setiap jenis potensi bahaya
    kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. Melaksanakan Pembinaan dan Penyuluhan / Pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    3. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksaan program – program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang
    Pelaksana, Pengamat dan pengguna sistem K3 Konstruksi

    5.
    A. Ahli Muda K3 Konstruksi

    MK : Undang Undang No.1 Tahun 1970 (2 Jam)
    MK : Permenakertrans No.1 / Men / 1980 (2 Jam)
    MK : Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 Jam)
    MK : Pengetahuan dasar K3 ( 4 Jam)
    MK : Manajemen dan ADministrasi K3 (2 Jam)
    MK : K3 Pekerjaan Konstruksi ( 2 Jam)
    MK : Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    MK : K3 Peralatan Konstruksi (6 Jam)
    MK : Sitem Pemadam Kebakaran (2 Jam)
    MK : Kesiagaan Dan Sitem Tanggap Darurat (2 Jam)
    MK : Higiene Perusahaan Dan Proyek ( 2 Jam)
    MK : Manejemen Pelatihan Dan Kopetensi K3 (2 Jam)
    MK : Pengetahuan Inspeksi K3 Kosntruksi (2 Jam)
    MK : Observasi lapangan Dan {enyusunan Makalah (14 Jam)
    MK : Seminar ( 4 Jam)
    MK : Evaluasi Akhir (4 Jam)

    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 Jam

    B. Ahli Madya K3 Kinstruksi

    MK : Undang Undang Standart Dan Peraturan K3 (8 Jam)
    MK : Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    MK : Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    MK : Pengetahuan Dasar K3 ( 2 jam)
    MK : Manajemen Dan Administrasi (2 Jam)
    MK : K3 Pekerjaan kosntruksi (8 Jam)
    MK : Manajemen resiko (4 Jam)
    MK : Manajemen Lingkungan ( 2 Jam )
    MK : K3 Peralatan Konstruksi ( 6 Jam )
    MK : Sitem Pemadam Kebakaran (4 Jam)
    MK : Kesiagaan Dan Sitem Kemabarakan ( 4 Jam)
    MK : Kesioagaan Dan Sitem tanggap Darurat ( 2 jam )
    MK : Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif ( 2 jam )
    MK : Higiene Perusahaan Dan Proyek (2 jam)

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi

    MK : Undang Udang Standart dan Peraturan K3 (8 jam)
    MK : Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    MK : Pengetahuan Dasar K3 ( 2 Jam)
    MK : Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 Jam)
    MK : Manajemen Dan Administrasi K3 ( 4 Jam)
    MK : K3 pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    MK : Manajemen Resiko ( 4 Jam)
    MK : Manajemen Lingkungan ( 2 Jam )
    MK : K3 Peralatan Konstruksi ( 4 Jam)
    MK : Sitem Pemadam Kebakaran ( 4 Jam)
    MK : Kesiagaan Dan Sistem Tanggap Darurat (2 Jam)
    MK : Penanganan Material Berbahaya ( 2 Jam)
    MK : Pengenalan Bahaya Radiasi Dan Radio Aktif (2 Jam)
    MK : Higeene Perusahaayn Ddan Peroyek (2 Jam)
    MK : K3 Ruang Tertutup ( 2 Jam )
    MK : Manajemen Umum ( 2 Jam )
    MK : Manajemen Pelatihan Dan Kompetensi K3 (4 Jam )
    MK : Kumunikasi, Konsultasi Dan Kesadaran K3 ( 2 Jam )
    MK : Pengetahuan Auditing K3 (6 Jam)
    MK : Studi Bahaya Dan Operasinya Hazop (12 Jam)
    MK : Penilainan Dan Studi Kasus- Kasus K3 (14 Jam)
    MK : Penilaian, Statistik, Penulisan laporan /Makalah Dan Seminar ( 12 Jam )
    MK : Evaluasi Akhir (14 Jam)

    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 100 Jam

  44. Nama : Muhammad Hanif Hutomo
    NIM : 12.11.106.701501.0578
    Kelas : B1

    A. Apakah Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang berikut :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal STM / Sederajat
    – Berpengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal STM / Sederajat
    – Berpengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal D3 Teknik / Sederajat
    – Berpengalaman sekurang – kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi

    B. Pada proyek yang bagaimana seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan, untuk jenjang berikut :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi, dibutuhkan ketika :
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 orang ahli muda K3 Konstruksi.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi, dibutuhkan ketika :
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 orang ahli madya K3 Konstruksi dan 1 orang ahli muda K3 Konstruksi.

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi, dibutuhkan ketika :
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 orang ahli utama K3 Konstruksi, 1 orang ahli madya K3 Konstruksi dan 2 orang ahli muda K3 konstruksi.

    C. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasi untuk jenjang berikut :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi, harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 Pekerjaan penggalian
    – K3 Pekerjaan pondasi
    – K3 Pekerjaan beton
    – K3 Pekerjaan konstruksi baja
    – K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    – K3 Pekerjaan kesehatan dan lingkungan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi, harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 mekanikal dan elektrikal
    – SMK 3 dasar
    – Asuransi tenaga kerja

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi, harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisa laporan kecelakaan
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    – Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    – Penyusunan safety plan
    – Penyusunan anggaran K3 Konstruksi
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 Bejana tekan
    – Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Apakah kompetensi teknik yang harus dikuasai untuk jenjang berikut :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Melaksanakan dasar – dasar prosedur inspeksi K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    – Memberi nasihat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknik K3 Konstruksi
    – Memberi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3 Konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya , serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    – Memberi nasihat atau konsultasi , rekomendasi dan komunikasi, teori dan dan teknik K3 Konstruksi
    – Membuat dan mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    – Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    – Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    – Mengatasi pemecahan masalah K3 Konstruksi dan dapat merespon dengan tegas pemecahannya
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    – Mempuyai kemampuan memimpin pelaksanaan progam sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi

    E. Jumlah dan jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapat sertifikat K3 Konstruksi, untuk jenjang :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Undang Undang No.1 Tahun 1970 : 2 jam
    – Permenakertrans No. 1/men/1980 : 2 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi : 2 jam
    – Pengetahuan dasar K3 : 4 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 : 2 jam
    – K3 Pekerjaan konstruksi : 2 jam
    – Manajemen lingkungan : 2 jam
    – K3 Peralatan konstruksi : 6 jam
    – Sistem pemadam kebakaran : 2 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat : 2 jam
    – Higine perusahaan dan proyek : 2 jam
    – Manajemen pelatihan & kompetensi K3 : 2 jam
    – Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi : 2 jam
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah : 14 jam
    – Seminar : 4 jam
    – Evaluasi akhir : 4 jam
    – Jumlah keseluruhan : 50 jam

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Undang Undang, standar dan peraturan K3 : 8 jam
    – Manajemen konstruksi : 4 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi : 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 : 2 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 : 2 jam
    – K3 Pekerjaan konstruksi : 8 jam
    – Manajemen Resiko : 4 jam
    – Manajemen Lingkungan : 2 jam
    – K3 Peralatan konstruksi : 8 jam
    – Sistem pemadam kebakaran : 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem kebakaran : 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat : 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif : 2 jam
    – Higine perusahaan dan proyek : 2 jam
    – Manajemen umum : 2 jam
    – K3 ruang tertutup : 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 4 jam
    – Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 : 2 jam
    – Observasi dan penyusunan makalah : 14 jam
    – Seminar : 6 jam
    – Evaluasi akhir : 4 jam
    – Jumlah keseluruhan : 90 jam

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Undang Undang, standar dan peraturan K3 : 8 jam
    – Manajemen konstruksi : 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 : 2 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi : 4 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 : 4 jam
    – K3 Pekerjaan konstruksi : 8 jam
    – Manajemen resiko : 4 jam
    – Manajemen lingkungan : 2 jam
    – K3 Peralatan konstruksi : 4 jam
    – Sistem pemadam kebakaran : 4 jam
    – Kesiagaan sistem tanggap darurat : 2 jam
    – Penanganan material yang berbahaya : 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif : 2 jam
    – Higine perusahaan dan proyek : 2 jam
    – K3 ruanf tertutup : 2 jam
    – Manajemen umum : 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 4 jam
    – Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 : 2 jam
    – Pengetahuan auditing K3 : 6 jam
    – Studi bahaya dan operasinya (HAZOP) : 12 jam
    – Penilaian dan studi kasus kasus K3 : 14 jam
    – Penelitian, statistik, penulisan laporan atau makalah dan seminar : 12 jam
    – Evaluasi akhir : 14 jam
    – Jumlah keseluruhan : 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    1. Nama pengirim berbeda dengan nama yang tercantum dalam jawaban tugas.
    2. Jangan menggunakan huruf kecil semua dalam mengetik nama.
    3. Belajar kembali bahasa Indonesia dengan benar.
    4. Perbaiki tugas ini dan kirim ulang kembali.

  45. Nama : Muhammad Hanif Hutomo
    NIM : 12.11.106.701501.0578
    Kelas : B1

    A. Apakah Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang berikut :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal STM / Sederajat
    – Berpengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal STM / Sederajat
    – Berpengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan minimal D3 Teknik / Sederajat
    – Berpengalaman sekurang – kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi

    B. Pada proyek yang bagaimana seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan, untuk jenjang berikut :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi, dibutuhkan ketika :
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 orang ahli muda K3 Konstruksi.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi, dibutuhkan ketika :
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 orang ahli madya K3 Konstruksi dan 1 orang ahli muda K3 Konstruksi.

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi, dibutuhkan ketika :
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 orang ahli utama K3 Konstruksi, 1 orang ahli madya K3 Konstruksi dan 2 orang ahli muda K3 konstruksi.

    C. Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasi untuk jenjang berikut :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi, harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 Pekerjaan penggalian
    – K3 Pekerjaan pondasi
    – K3 Pekerjaan beton
    – K3 Pekerjaan konstruksi baja
    – K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    – K3 Pekerjaan kesehatan dan lingkungan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi, harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 mekanikal dan elektrikal
    – SMK 3 dasar
    – Asuransi tenaga kerja

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi, harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisa laporan kecelakaan
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    – Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    – Penyusunan safety plan
    – Penyusunan anggaran K3 Konstruksi
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 Bejana tekan
    – Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Apakah kompetensi teknik yang harus dikuasai untuk jenjang berikut :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Melaksanakan dasar – dasar prosedur inspeksi K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    – Memberi nasihat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknik K3 Konstruksi
    – Memberi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3 Konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya , serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    – Memberi nasihat atau konsultasi , rekomendasi dan komunikasi, teori dan dan teknik K3 Konstruksi
    – Membuat dan mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    – Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    – Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    – Mengatasi pemecahan masalah K3 Konstruksi dan dapat merespon dengan tegas pemecahannya
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    – Mempuyai kemampuan memimpin pelaksanaan progam sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi

    E. Jumlah dan jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapat sertifikat K3 Konstruksi, untuk jenjang :
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Undang Undang No.1 Tahun 1970 : 2 jam
    – Permenakertrans No. 1/men/1980 : 2 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi : 2 jam
    – Pengetahuan dasar K3 : 4 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 : 2 jam
    – K3 Pekerjaan konstruksi : 2 jam
    – Manajemen lingkungan : 2 jam
    – K3 Peralatan konstruksi : 6 jam
    – Sistem pemadam kebakaran : 2 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat : 2 jam
    – Higine perusahaan dan proyek : 2 jam
    – Manajemen pelatihan & kompetensi K3 : 2 jam
    – Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi : 2 jam
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah : 14 jam
    – Seminar : 4 jam
    – Evaluasi akhir : 4 jam
    – Jumlah keseluruhan : 50 jam

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Undang Undang, standar dan peraturan K3 : 8 jam
    – Manajemen konstruksi : 4 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi : 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 : 2 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 : 2 jam
    – K3 Pekerjaan konstruksi : 8 jam
    – Manajemen Resiko : 4 jam
    – Manajemen Lingkungan : 2 jam
    – K3 Peralatan konstruksi : 8 jam
    – Sistem pemadam kebakaran : 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem kebakaran : 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat : 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif : 2 jam
    – Higine perusahaan dan proyek : 2 jam
    – Manajemen umum : 2 jam
    – K3 ruang tertutup : 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 4 jam
    – Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 : 2 jam
    – Observasi dan penyusunan makalah : 14 jam
    – Seminar : 6 jam
    – Evaluasi akhir : 4 jam
    – Jumlah keseluruhan : 90 jam

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Undang Undang, standar dan peraturan K3 : 8 jam
    – Manajemen konstruksi : 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 : 2 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi : 4 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 : 4 jam
    – K3 Pekerjaan konstruksi : 8 jam
    – Manajemen resiko : 4 jam
    – Manajemen lingkungan : 2 jam
    – K3 Peralatan konstruksi : 4 jam
    – Sistem pemadam kebakaran : 4 jam
    – Kesiagaan sistem tanggap darurat : 2 jam
    – Penanganan material yang berbahaya : 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif : 2 jam
    – Higine perusahaan dan proyek : 2 jam
    – K3 ruanf tertutup : 2 jam
    – Manajemen umum : 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 4 jam
    – Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 : 2 jam
    – Pengetahuan auditing K3 : 6 jam
    – Studi bahaya dan operasinya (HAZOP) : 12 jam
    – Penilaian dan studi kasus kasus K3 : 14 jam
    – Penelitian, statistik, penulisan laporan atau makalah dan seminar : 12 jam
    – Evaluasi akhir : 14 jam
    – Jumlah keseluruhan : 100 jam

  46. Nama : Azel Parera
    NIM : 157051674
    Kelas : B1

    A.i. Persyaratan menjadi ahli K3 konstruksi untuk jenjang ahli mudaK3 Konstruksi yaitu :
    – Sehat Jasmani dan Rohani
    – berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat,
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    ii. persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi untuk jenjang ahli madya K3 konstruksi yaitu :
    – sehat jasmani dan rohani,
    – berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat,
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    iii. persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi untuk jenjang ahli utama K3 konstruksi yaitu :
    – sehat jasmani dan rohani,
    – berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat,
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi.

    B. Proyek konstruksi yang membutuhkan Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan.

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 mekanikal dan elektrikal.
    7. Job safety analisis.
    8. SMK3 dasar.
    9. Asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analisa laporan kecelakaan.
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    7. Penyusunan safety plan.
    8. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    9. Mekanisme pengawasan mekanik.
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi, :
    A. Mengidentifikasi kecelakan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan dasar-dasar perosedur inspeksi K3.
    f. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi, :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 konstruksi
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi. :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidan keilmuan K3 konstruksi
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunnikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    f. MEmbuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada stiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K# konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K# konstruksi disemua lini kegiatan
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K# konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi, :
    1. Undang-Undang No.1 tahun 1970 ( 2 jam )
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 ( 2 jam )
    3. Pengetahuan Teknik KOnstruksi ( 2 jam )
    4. Pengetahuan Dasar K3 ( 4 jam )
    5. Manajemen dan Administrasi K3
    6. K3 pekerjaan konstruksi ( 2 jam )
    7. Manajemen lingkungan ( 2 jam )
    8. K3 peralatan konstruksi ( 6 jam )
    9. Sistim pemadam kebakaran ( 2 jam )
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat ( 2 jam )
    11. Hiegene perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 ( 2 jam )
    13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi ( 2 jam )
    14. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah ( 14 jam )
    15. Seminar ( 4 jam )
    16. Evaluasi Akhir ( 4 jam )
    JUMLAH JAM PELAJARAN (MINIMAL) 50 JAM
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi, :
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 ( 8 jam )
    2. Manajemen Konstruksi ( 4 jam )
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 4 jam )
    4. Pengetahuan Dasar K3 ( 2 jam )
    5. Manajemen dan Administrasi K3 ( 2 jam )
    6. K3 pekerjaan konstruksi ( 8 jam )
    7. Manajemen resiko ( 4 jam )
    8. Manajemen lingkungan ( 2 jam )
    9. K3 peralatan konstruksi ( 6 jam )
    10. Sistim pemadam kebakaran ( 4 jam )
    11. Kesiagaan dan Sistim kebakaran ( 4 jam )
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat ( 2 jam )
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif ( 2 jam )
    14. Hiegene perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    15. Manajemen Umum ( 2 jam )
    16. K3 ruang tertutup ( 2 jam )
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 ( 4 jam )
    18.Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 ( 2 jam )
    19. Pengetahuan Auditing K3 ( 2 jam )
    20. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah ( 14 jam )
    21. Seminar ( 6 jam )
    22. Evaluasi Akhir ( 14 jam )
    JUMLAH JAM PELAJARAN (MINIMAL) 90 JAM
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi. :
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 ( 8 jam )
    2. Manajemen Konstruksi ( 4 jam )
    3. Pengetahuan Dasar K3 ( 2 jam )
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 4 jam )
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam )
    6. K3 pekerjaan konstruksi ( 8 jam )
    7. Manajemen resiko ( 4 jam )
    8. Manajemen lingkungan ( 2 jam )
    9. K3 peralatan konstruksi ( 4 jam )
    10. Sistim pemadam kebakaran ( 4 jam )
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap darurat ( 2 jam )
    12. Penanganan material yang berbahaya ( 2 jam )
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif ( 2 jam )
    14. Hiegene perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    15. K3 ruang tertutup ( 2 jam )
    16. Manajemen Umum ( 2 jam )
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 ( 4 jam )
    18.Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 ( 2 jam )
    19. Pengetahuan Auditing K3 ( 6 jam )
    20. Studi bahaya dan operasinya [Hazop] ( 12 jam )
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 ( 14 jam )
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan/ makalah dan Seminar ( 12 jam )
    23. Evaluasi Akhir ( 14 jam )
    JUMLAH JAM PELAJARAN 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini ditolak, karena sudah melampaui batas waktu pengiriman.

  47. Nama: Muhammad Nurul Firdaus
    NIM: 157051693
    Kelas: B1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi, untuk jenjang:
    A.1. Ahli Muda K3 Konstruksi
    -Sehat jasmani dan rohani.
    -Pendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    -Memiliki pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    A.2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    -Sehat jasmani dan rohani.
    -Pendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    -Memiliki pengalaman kerja sekurang-kuranganya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    A.3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    -Sehat jasmani dan rohani.
    -Pendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat.
    -Memiliki pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan?
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Utama K3 Konsruksi, 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi, dan 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi Akademik Untuk Ahli K3 Konstruksi.
    C.1. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang:
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Peraturan perundang-undangan K3.
    – K3 pekerjaan penggalian.
    – K3 pekerjaan pondasi.
    – K3 pekerjaan konstruksi beton.
    – K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    – K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    C.2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan baik tentang:
    – Potensi bahaya kostruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Peraturan K3 Konstruksi.
    – K3 mekanikal dan elektrikal.
    – Job Safety Analysis.
    – SMK3 dasar.
    – Asuransi tenaga kerja.

    C.3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang:
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Analisa laporan kecelakaan.
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    – Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan.
    – Penyusunan Safety Plan.
    – Menyusun anggaran K3 Konstruksi.
    – Mekanisme pengawasan mekanik.
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    – Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi.
    D.1. Ahli Muda K3 Konstruksi
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    – Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya.
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pelatihan di tempat yang menjadi tanggung jawabnya.
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kerjanya.
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    D.2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pelatihan, penyuluhan dan pembinaan dalam bidang K3 Konstruksi.
    – Memberi nasehat, konsultasi, dan rekomendasi teori dan teknis K3 Konstruksi.
    – Mengaudit dan mengevaluasi secarra efektif tentang pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    – Memberikan solusi atas masalah K3 Konstruksi.
    – Mengawal dan memimpin pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.

    D.3. Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Mengidentifikasi setiap potensi bahaya kecelakaan kerja di setiap pengembangan.
    – Mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya, serta mampu membuat dan melaksanakan penanggulangannya.
    – Mengontrol tindakan dan kondisi berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahaya.
    – Melakukan pembinaan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    – Memberikan konsultasi dan rekomendasi tentang teori dan teknis K3.
    – Membuat dan mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan.
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    – Mampu mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi di semua lini kegiatan.
    – Mengatasi permasalahan K3 Kostruksi.
    – Melaksanakan pengawasan penerapan K3 Konstruksi.
    – Mempunya kemampuan memimpin pelaksanaan program dan sistem K3 Konstruksi secara terpadu.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi.
    E.1. Ahli Muda K3 Konstruksi
    – UU nomor 1 tahun 1970 (2 jam).
    – Permenakertrans No. 1/Men/1980 (2jam).
    – Pengetahuan Teknik Dasar Konstruksi (2 jam).
    – Pengetahuan Dasar K3 (4 jam).
    – Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam).
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (2 jam).
    – Manajemen Lingkungan (2 jam).
    – K3 Peralatan Konstrksi (6 jam).
    – Sistem Pemadam Kebakaran (2 jam).
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam).
    – Hygiene Perusahaan dan Proyek (2 jam).
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam).
    – Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam).
    – Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam).
    – Seminar (4 jam).
    – Evaluasi Akhir (4 jam).
    Jumlah jam pelajaran minimal 50 jam.

    E.2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Undang-undang Standar dan Peraturan K3 (8 jam).
    – Manajemen Konstruksi (4 jam).
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam).
    – Pengetahuan Dasar K3 (2 jam).
    – Manajemen dan Administrasi (2 jam).
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam).
    – Manajemen Resiko (4 jam).
    – Manajemen Lingkungan (2 jam).
    – K3 Peralatan Konstruksi ( 6 jam).
    – Sistem Pemadaman Kebakaran 4 jam.
    – Kesiagaan dan Sistem Kebakaran 4 jam.
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 jam.
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radioaktif 2 jam.
    – Hygiene Perusahaan dan Proyek 2 jam.
    – Manajemen Umum 2 jam.
    – K3 Ruang Tertutup 2 jam.
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 jam.
    – Komunikasi Konsultasi dan Kesadaran K3 2 jam.
    – Pengetahuan K3 Auduting 2 jam.
    – Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 jam.
    – Seminar 6 jam.
    – Evaluasi Akhir 4 jam.
    Jumlah jam pelajaran minimal 90 jam.

    E.3. Ahli Utama K3
    – UU, Standar dan Peraturan K3 8 jam.
    – Manajemen Konstruksi 4 jam.
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam.
    – Pengetahuan Dasar K3 2 jam.
    – Manajemen dan Administrasi K3 4 jam.
    – K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam.
    – Manajemen Risiko 4 jam.
    – Manajemen Lingkungan 2 jam.
    – K3 Peralatan Konstruksi 4 jam.
    – Sistim Pemadam Kebakaran 4 jam.
    – Kesegiaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam.
    – Penanganan Material yang Berbahaya 2 jam.
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radioktif 2 jam.
    – Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam.
    – Manajemen Umum 2 jam.
    – K3 Ruang Tertutup 2 jam.
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 jam.
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kasadaran K3 2 jam.
    – Pengetahuan Auditing K3 6 jam.
    – Studi Bahaya dan Operasinya Hazop 12 jam.
    – Penilaian dan Studi kasus-kasus K3 14 jam.
    – Penilian, Statisik, Penulisan Laporan/Makalah dan Seminar 12 jam.
    – Evaluasi Akhir 14 jam.
    Jumlah jam pelajaran minimal 100 jam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.