SAFETY PRIME

Engineering Safety

[1710051] Tugas 2 – K3 Konstruksi 2017 untuk Kelas A1-B3-B4

61 Comments

Kepada Mahasiswa UNIBA D4K3 Semester V Kelas A1, B3 dan B4,

Dalam surat keputusan direktur jenderal pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan, terdapat persyaratan dan kompetensi yang harus dikuasai seorang ahli K3 konstruksi.

Anda diminta untuk memberikan penjelasan dan uraian tentang kriteria kecakapan, persyaratan dan kompetensi yang harus dimiliki seorang ahli K3 di bidang konstruksi tersebut, untuk jenjang Ahli Muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama, dengan ketentuan sebagai berikut di bawah ini.

  1. Tugas ini adalah tugas perorangan.
  2. Tugas dikerjakan secara daring (online) dengan cara mengetikkan uraian penjelasan Anda langsung pada kotak “Leave a Reply” yang tersedia.
  3. Tugas yang Anda kerjakan TIDAK boleh sama persis antara satu mahasiswa dengan mahasiswa yang lain dalam kelas yang sama. Bila ditemukan ada kesamaan antara dua tugas atau lebih, maka kesemua tugas yang sama tersebut tidak akan diberikan penilaian.
  4. Gunakan komputer atau laptop (bukan smartphone) untuk mengerjakan tugas .
  5. Ketik Nama, NIM, dan Kelas diawal jawaban terlebih dahulu.
  6. Kirimkan jawaban Anda dengan cara klik “Post Comment“. Apabila terdapat kalimat “Your comment is awaiting moderation” setelah posting, maka pengiriman tugas Anda sudah diterima dan tercatat oleh server komputer.
  7. Tugas sudah harus diterima paling lambat pada hari Jumat, 6 Oktober 2017 pukul 22:00 wita. Lewat waktu tersebut maka tugas Anda TIDAK akan mendapat persetujuan untuk dimuat pada website ini dan dianggap TIDAK mengerjakan tugas.
  8. Adapun pertanyaan yang harus dijelaskan adalah:
    1. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    2. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    3. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    4. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    5. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
      1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
      2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
      3. Ahli Utama K3 Konstruksi.

Selamat mengerjakan.
Be safe and have a nice day.

 

Advertisements

61 thoughts on “[1710051] Tugas 2 – K3 Konstruksi 2017 untuk Kelas A1-B3-B4

  1. Nama : Kurnia Istiqomah
    NIM : 157051664
    Kelas : A1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani,
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat,
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani,
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat,
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani,
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat,
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi.

    B. Proyek konstruksi yang membutuhkan Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Pada proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan.

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 mekanikal dan elektrikal.
    7. Job safety analisis.
    8. SMK3 dasar.
    9. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analisa laporan kecelakaan.
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    7. Penyusunan safety plan.
    8. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    9. Mekanisme pengawasan mekanik.
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilman K3 Konstruksi.
    4. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    6. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dangen tegas pemecahannya.
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    5. Memberi nasihat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    8. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    10. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 (2 Jam)
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 (2 Jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 Jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 (4 Jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (2 Jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (2 Jam)
    7. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    8. K3 Peralatan Konstruksi ( 6 Jam)
    9. Sistem Pemadan Kebakaran (2 Jam)
    10. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat ( 2 Jam)
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 Jam)
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 Jam)
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 Jam)
    14. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 Jam)
    15. Seminar ( 4 Jam)
    16. Evaluasi Akhir ( 5 Jam)
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 Jam.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 Jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 ( 2 Jam)
    5. Manajemen Administrasi (2 Jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 Jam)
    7. Manajemen Resiko (4 Jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    9. K3 Peralatan Konstruksi (6 Jam)
    10. Sistem Pemadaman Kebakaran ( 4 Jam)
    11. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran (4 Jam)
    12. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 Jam)
    13. Pengenalan Bahaya dan radiasi dan Radio Aktif ( 2 Jam)
    14. Higiene Perusahan dan Proyek (2 Jam)
    15. Manajemen Umum (2 Jam)
    16. K3 Ruang Tertutup (2 Jam)
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 ( 4 Jam)
    18. Komunikasi, konsultasi dan Kesadaran K3 (2 Jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (2 Jam)
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 Jam)
    21. Seminar (6 Jam)
    22. Evaluasi Akhir ( 4 Jam)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    3. Pengetahuan Dasar K3 ( 2 Jam)
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 Jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 Jam)
    7. Manajemen Resiko (4 Jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    9. K3 Peralatan Konstruksi (4 Jam)
    10. Sistem Pemadam Kebakaran ( 4 Jam)
    11. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 Jam)
    12. Penanganan Material yang Berbahaya ( 2 Jam)
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif ( 2 Jam)
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek ( 2 Jam)
    15. K3 Ruang Tertutup ( 2 Jam)
    16. Manajemen Umum (2 Jam)
    17. Manajemen Pelatihan dam Kompetensi K3 ( 4 Jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 Jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (6 Jam)
    20. Studi Bahaya dan Operasina (Hazop) (12 Jam)
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 ( 14 Jam)
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan/ Makalah dan Seminar (12 Jam)
    23. Evaluasi Akhir ( 14 Jam)
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam.

  2. Nama : Ainun Hidayatullah
    NIM : 157051721
    Kelas : A1

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi, :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    Ahli Madya K3 Konstruksi,:
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    Ahli Utama K3 Konstruksi.:
    1.sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi, :
    dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja

    Ahli Madya K3 Konstruksi, :
    Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek/konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja

    Ahli Utama K3 Konstruksi. :
    Dapat melakukan identifikasi, menyusun, menganalisa, merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi, :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Peraturan perundangan Keselamatan Kerja
    d. K3 pekerjaan penggalian .
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton .
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.

    Ahli Madya K3 Konstruksi, :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 mekanikal dan Elektrikal
    g. Job safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja

    Ahli Utama K3 Konstruksi. :
    memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan
    e. Standar dan pedoman, konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K# konstruksi bangunan
    g. Penyusunan safety plan
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    j. Mekanisme pengawasan mekanik
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi, :
    A. Mengidentifikasi kecelakan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan dasar-dasar perosedur inspeksi K3.
    f. Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    Ahli Madya K3 Konstruksi, :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 konstruksi
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi

    Ahli Utama K3 Konstruksi. :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidan keilmuan K3 konstruksi
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunnikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    f. MEmbuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada stiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K# konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K# konstruksi disemua lini kegiatan
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K# konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 konstruksi

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi, :
    1. Undang-Undang No.1 tahun 1970 ( 2 jam )
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 ( 2 jam )
    3. Pengetahuan Teknik KOnstruksi ( 2 jam )
    4. Pengetahuan Dasar K3 ( 4 jam )
    5. Manajemen dan Administrasi K3
    6. K3 pekerjaan konstruksi ( 2 jam )
    7. Manajemen lingkungan ( 2 jam )
    8. K3 peralatan konstruksi ( 6 jam )
    9. Sistim pemadam kebakaran ( 2 jam )
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat ( 2 jam )
    11. Hiegene perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 ( 2 jam )
    13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi ( 2 jam )
    14. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah ( 14 jam )
    15. Seminar ( 4 jam )
    16. Evaluasi Akhir ( 4 jam )

    JUMLAH JAM PELAJARAN (MINIMAL) 50 JAM

    Ahli Madya K3 Konstruksi, :
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 ( 8 jam )
    2. Manajemen Konstruksi ( 4 jam )
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 4 jam )
    4. Pengetahuan Dasar K3 ( 2 jam )
    5. Manajemen dan Administrasi K3 ( 2 jam )
    6. K3 pekerjaan konstruksi ( 8 jam )
    7. Manajemen resiko ( 4 jam )
    8. Manajemen lingkungan ( 2 jam )
    9. K3 peralatan konstruksi ( 6 jam )
    10. Sistim pemadam kebakaran ( 4 jam )
    11. Kesiagaan dan Sistim kebakaran ( 4 jam )
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat ( 2 jam )
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif ( 2 jam )
    14. Hiegene perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    15. Manajemen Umum ( 2 jam )
    16. K3 ruang tertutup ( 2 jam )
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 ( 4 jam )
    18.Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 ( 2 jam )
    19. Pengetahuan Auditing K3 ( 2 jam )
    20. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah ( 14 jam )
    21. Seminar ( 6 jam )
    22. Evaluasi Akhir ( 14 jam )

    JUMLAH JAM PELAJARAN (MINIMAL) 90 JAM

    Ahli Utama K3 Konstruksi. :
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 ( 8 jam )
    2. Manajemen Konstruksi ( 4 jam )
    3. Pengetahuan Dasar K3 ( 2 jam )
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 4 jam )
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam )
    6. K3 pekerjaan konstruksi ( 8 jam )
    7. Manajemen resiko ( 4 jam )
    8. Manajemen lingkungan ( 2 jam )
    9. K3 peralatan konstruksi ( 4 jam )
    10. Sistim pemadam kebakaran ( 4 jam )
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap darurat ( 2 jam )
    12. Penanganan material yang berbahaya ( 2 jam )
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif ( 2 jam )
    14. Hiegene perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    15. K3 ruang tertutup ( 2 jam )
    16. Manajemen Umum ( 2 jam )
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 ( 4 jam )
    18.Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 ( 2 jam )
    19. Pengetahuan Auditing K3 ( 6 jam )
    20. Studi bahaya dan operasinya [Hazop] ( 12 jam )
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 ( 14 jam )
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan/ makalah dan Seminar ( 12 jam )
    23. Evaluasi Akhir ( 14 jam )

    JUMLAH JAM PELAJARAN 100 jam

  3. Nama : Lisa Yuliani
    NIM : 157051678
    Kelas : A1

    A. apa saja persyaratan menjadi ahli K3 konstruksi untuk jenjang ;
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : a. Sehat jasmani dan rohani, b. Perpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajatnya, c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : a. Sehat jasmani dan rohani, b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat, c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : a. Sehat jasmani dan rohani, b. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat, c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi

    B. pada proyek konstruksi yang bagaimana ahli k3 konstruksi dibutuhkan untuk jenjang ;
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : a. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang ahli muda k3 konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : a. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek di bawah 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang ahli madya k3 konstruksi dan 1 orang ahli muda k3 konstruksi

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : a. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang ahli utama k3 konstruksi 1 orang ahli madya k3 konstruksi dan 2 orang ahli muda k3 konstruksi

    C. kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai ahli k3 konstruksi untuk jenjang ;
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : a. Potensi bahaya konstruksi bangunan, b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan, c. Peraturan perundangan keselamatan kerja, d. K3 pekerjaan penggalian, e. K3 pekerjaan pondasi, f. K3 pekerjaan konstruksi beton, g. K3 pekerjaan konstruksi baja, h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal, i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : a. Potensi bahaya konstruksi bangunan, b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan, c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan, d. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi, e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan, f. K3 mekanikal dan elektrikal, g. Job Safety Analisis, h. SMK3 dasar, i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : a. Potensi bahaya konstruksi bangunan, b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan, c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan, d. Analisa laporan kecelakaan, e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan, f. Mekanisme pengawasan k3 konstruksi bangunan, g. Penyusunan safety plan, h. Penyusunan anggaran k3 konstruksi, i. Mekanisme pengawasan mekanik, j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan, k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan apa saja yang harus dikuasai ahli k3 konstruksi pada jenjang ;
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja, b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kerjanya, c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya, d. Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya, e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kerjanya, f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3, g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya, b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi bahaya, c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi, d. Memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi, e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi, f. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi, g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya, h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan, b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya, c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya, d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi, e. Memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi, f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun, g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi, h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan, i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua kegiatan, j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya, k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi, l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu anatara perancangan, pelaksanaan, pengawasan dan penggunaan sistem K3 konstruksi.

    E. apa saja mata pelajaran dan jumlah jam mata pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli k3 konstruksi pada jenjang ;
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : a. Undang-undang No. 1 tahun 1970 (2 jam), b. Permenakertrans No. 1/Men/1980 (2 jam), c. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 jam), d. Pengetahuan Dasar K3 (4 jam), e. Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam), f. K3 Pekerjaan Konstruksi (2 jam), g. Manajemen Lingkungan (2 jam), h. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam), i. Sistem Pemadaman Kebakaran (2 jam), j. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam), k. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam), l. Manajemen PElatihan dan Kompetensi K3 (2 jam), m. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam), n. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam), o. Seminar (4 jam), p. Evaluasi Akhir (4 jam). Jadi jumlah jam pelajaran yang ditempuh Ahli Muda K3 Konstruksi minimal 50 jam.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : a. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 jam), b. Manajemen Konstruksi (4 jam), c. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam), d. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam), e. Manajemen dan Administrasi (2 jam), f. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam), g. Manajemen Resiko (4 jam), h. Manajemen Lingkungan (2 jam), i. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam), j. Sistem Pemadaman Kebakaran (4 jam), k. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran (4 jam), l. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam), m. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 jam), n. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam), o. Manajemen Umum (2 jam), p. K3 Ruang Tertutup (2 jam), q. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam), r. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam), s. Pengetahuan Auditing K3 (2 jam), t. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam), u. Seminar (6 jam), v. Evaluasi Akhir (4 jam). Jadi jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh Ahli Madya K3 Konstruksi minimal 90 jam.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : a. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 jam), b. Manajemen Konstruksi (4 jam), c. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam), d. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam), e. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam), f. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam), g. Manajemen Resiko (4 jam), h. Manajemen Lingkungan (2 jam), i. K3 Peralatan Konstruksi (4 jam), j. Sistem Pemadaman Kebakaran (4 jam), k. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam), l. Penanganan Material Yang Berbahaya (2 jam), m. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 jam), n. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam), o. K3 Ruang Tertutup (2 jam), p. Manajemen Umum (2 jam), q. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam), r. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam), s. Pengetahuan Auditing K3 (6 jam), t. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) (12 jam), u. Penilaian dan Studi Kasus-kasus K3 (14 jam), v. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan atau Makalah (12 jam), w. Evaluasi Akhir (14 jam). Jadi jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh Ahli Utama K3 Konstruksi 100 jam.

  4. Nama : Sukma Syahbani
    NIM : 157051709
    Kelas : A1

    A. i. Ahli Muda K3 Konstruksi, Lulusan S1 / D4 Teknik/D4/S1 Program Studi K3, atau memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli K3 Kontruksi, atau tenaga kerja pada jabatan Ahli Muda K3 Kontruksi (construction safety technision), yang berpengalaman kerja minimun selama 1 tahun secara berkelanjutan
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi, Pemegang Sertifikat Ahli K3 (SKA) minimal 2 tahun, Lulus uji portofolio kegiatan K3 (lihat persyaratan sertifikasi), D3 teknik berpengalaman kerja di pekerjaan kontruksi 9 tahun, S1 teknik pengalaman di pekerjaan kontruksi 7 tahun
    B. i. Ahli Muda K3 Kontruksi,seorang ahli k3 harus memahami semua peraturan dan perundang-undangan yang telah di terbitkan oleh pemerintah, yang telah mengatur semua ketentuan yang harus di lakukan oleh warga negara dalam melaksanakan kegiatan sesuatu tertentu, termasuk sangsi-sangsi pidana yang akan dikenakan apabila terjadi pelanggaran.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi, seorang ahli k3 berkerja di proyek kontruksi harus memahami proses kerja pelaksaan proyek kontruksi, seperti metode kerja, teknik-teknik kontruksi, hal ini sangat mendasar karena untuk dapat memberikan advis tentang K3 seorang ahli K3 harus paham ilmu teknik pelaksaan konstruk, apabila tidak paham maka akan sulit dalam memberikan advis.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi, memiliki karakter moral & mental yang baik, serta taat, patuh pada kode etik profesi Ahli K3 Kontruksi, memiliki wawasan dan pengalaman kerja bidang kontruksi. pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan keselamatan & kesehatan (K3) bidang kontruksi, lulus uji kompetensi berdasarkan bakuan kompetensi ahli K3 kontruksi.
    C. i. Ahli Muda K3 Konstruksi, seorang ahli K3 harus memiliki pemahgaman terhadap sistem untuk mengelola proses keselamtan dan kesehatan kerja terhadap segala sesuatu kegiatan yang terkait dengan proses reproduksimdengan memperhatikan unsur – unsur pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang berpotensi dapat merugikan sesorang.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi, sebagai ahli K3 harus menguasai sistem tanggap darurat, yaitu ilmu dan teknik melakukan tindakan ang tepat pada saat terjadinya insiden kecelakaan kerja atau musibah yang terjadi, misalnya gempa bumi, kebakaran, bangunan runtuh, longsor dan lain sebagainya.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi, harus mampu menyampaikan apa yang di pahami tentang aspek k3 kepada orang lain, baik kepada kepemimpinan proyek, kepada para pekerja maupun kepada orang lain yang terkait dengan pelaksaan proyek kontruksi.
    D. i. Ahli Muda K3 Konstruksi, menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Kontruksi, merencanakan dan menyusun program K3, membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3, mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan kontruksi berbasis K3, jka di perlukan, melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat.
    ii. Ali Madya K3 Konstruksi, menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang terkait K3 Kontruksi, mengelola program K3, mengevaluasi prosedur dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3, mengelola metode pekerjaan pelaksaan kontruksi berbasis K3 jika di perlukan
    iii. Ahli utama K3 Konstruksi, menerapkan ketentuan peraturan yang terkait Kontruksi, mengevaluasi program K3, mengevaluasi penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat.
    E. i. Ahli Muda K3 Konstruksi, undang – undang standar dan peraturan k3, manajemen konstruksi,, pengetahuan teknik konstruksi, pengetahuan dasar k3, manajemen dan adminisrasi k3, K3 pekerjaan konstruksi, , Manajemen risiko, Mananjemen Lingkungan, K3 peralatan Konstruksi, Sistem pemadam kebakaran, kesiagaan dan sistim kebakaran, pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif, higiene perusahaan dan proyek, manajemen umum, k3 ruang tertutup, manajemen pelatihan dan kompetensi K3, komonikasi, konsultasi dan kesadaran K3, pengetahun auditing K3, observasi lapangan dan penyusunan makalah, evaluasi akhir.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi, peraturan perundang kode & standar K3L, penyusunan dokumen perpu& standar K3L, kontrak & persyaratan K3L, Manajemen Risiko Menengah / Tinggi, jaminan asuransi, pelatihan dan kompetensi K3L, Budaya K3L, Ergonomi, K3 Bahan Kimia Berbahaya, Keselamatan Transportasi, Laporan dan Rekomendasi, jumlah jam pelajaran, jumlah jam prlajaran dan uji wawancara dan peragaan.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi, undang – undang NO.1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja selama 2 jam, Peraturan Menaker NO.1 /Men/1980 tentang K3 Konstruksi bangunan selama 2 jam, pengetahuan dasar perancah 2 jam, jenis-jenis perncah 3 jam, standar dan pedoman teknkis perancah 4 jam, supervisi perancah 3 jam, penggunaan perancah yang aman 2 jam, pemasangan dan pembomkaran perancah yang aman 4 jam, praktek lapangan 10 jam, ujian 3 jam.

  5. Nama : Astrid Clara Christianty
    NIM : 157051660
    Kelas : A1

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    (1). Sehat jasmani dan rohani,
    (2). Berpendidikan Serendah-rendahnya STM atau sederajat,
    (3). Pengelaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    (1). Sehat jasmani dan rohani,
    (2). Berpendidikan serendah-rendahnya STM sederajat,
    (3). Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    (1). sehat jasmani dan rohani,
    (2). Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat,
    (3). Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun di proyek Konstruksi.

    B. Pada proyek Konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelengaraan proyek dibawah 3(tiga) bulan, harus memiliki sekurang- kurangnya 1(satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang Ahli Madya Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang- kurangnya 1(satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2( dua) orang Ahli Muda Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal.
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar Konstruksi Bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan Safety Plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme Pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerja K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui, tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar- dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat/ konsultasi, rekomendasi dn komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan- persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program- program K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat/ konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    MATA PELAJARAN :
    1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistim Pemadaman Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran ( Minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    MATA PELAJARAN :
    1. Undang- undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perushaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (Minimal) 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    MATA PELAJARAN :
    1. Undang-undang, standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Produksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penilaian dan Studi Kasus- kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan/ Makalah dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  6. Nama : Idarawati
    NIM : 157051680
    Kelas : A1

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 kontruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi,
    Persyaratan untuk menjadi muda K3 kontruksi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Kontruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi,
    Persyaratannya untuk menjadi ahli madya K3 kontruksi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Kontruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi,
    Persyaratan untuk menjadi ahli utama K3 kontruksi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek kontruksi.

    B. Pada proyek kontruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Kontruksi dibutuhkan untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3
    bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Kontruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6
    (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahi Madya K3 Kontruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3
    Kontruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6
    (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Kontruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Kontruksi
    K3 Kontruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Kontruksi.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Kontruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi,
    Akademik
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya kontruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    c. Peraturan perundang keselamatan kerja
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan Kontruksi beton
    g. K3 pekerjaan kontruksi baja
    h. K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi,
    Memilik dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya kontruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    d.Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja kontruksi
    e. Peraturan dan standar kontruksi bangunan
    f. K3 mekanikal dan elektrikal
    g. Job safety analisis
    h. SMK3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja
    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    Memahami secara baik tentang
    a. Potensi bahaya kontruksi-kontruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan
    e. Standar dan pedoman kontruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 Kontruksi bangunan
    g. Penyusunan safety plan
    h. Penyusunan anggaran K3 kontruksi
    i. Mekanisme pengawasan mekanik
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Kontruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi bahaya
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja kontruksi, untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mangantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Kontruksi
    d. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Kontruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Kontruksi
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 kontruksi
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistem K3 Kontruksi
    iii. Ahli Utama K3 Kontuksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kerja padu semua pengembangan
    b. Menganisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya, serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 kontruksi
    e. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 kontruksi
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mangaudit dan mengvaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 kontruksi
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelaakan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 kontruksi disemua kegiatan ini
    j. Mengatasi pemecahan persolan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 kontruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program program sistem K3 kontruksi secara terpadu antara perancang,
    pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 kontruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Kontruksi pada
    jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    MATA PELAJARAN :
    1. Undang-undang No.1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Kontruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan kontruksi 2 J am
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Kontruksi 6 Jam
    9. Sistem Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10.Kesiagaan dan sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    11.Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12.Manajemen Pelatihan dan Kompetensi 2 Jam
    13.Pengetahuan Inspeksi K3 Kontruksi 2 Jam
    14.Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    15.Seminar 4 Jam
    16.Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    MATA PELAJARAN
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Kontruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Kontruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Kontruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 J am
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Kontruksi 6 Jam
    10.Sistem Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11.Kesiangaan dan Sistem Kebakaran 4 Jam
    12.Kesiagaan dam Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    13.Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14.Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15.Manajemen Umum 2 Jam
    16.K3 ruang Tutup 2 Jam
    17.Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18.Komunikasi, Kosultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19.Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20.Observasi lapangan dan penyusunan Makalah 14 Jam
    21.Seminar 6 Jam
    22.Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    MATA PELAJARAN
    1.Undang-undang standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2.Manajemen Kontruksi 4 Jam
    3.Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4.Pengetahuan Teknik Kontruksi 4 Jam
    5.Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    6.K3 Pekerjaan Kontruksi 8 Jam
    7.Manajemen Resiko 4 Jam
    8.Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9.K3 Peralatan kontruksi 4 Jam
    10.Sistem Pemadam Kebakaran 4 Jam
    11.Kesiagaan dan Sistem Tabffap Darurat 2 Jam
    12.Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    13.Pegenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14.Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15.K3 ruang tertutup 2 Jam
    16.Manajemen Umum 2 Jam
    17.Manajeman Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18.Komunikasi, Konsultasi, dan Kesadaran K3 2 Jam
    19.Pengetahuan Auditing K3 12 Jam
    20.Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21.Penilaian dan Studi kasus kasus K3 14 Jam
    22.Penelitian, Statistik, Penulisan laporan Makalah dan Seminar 12 Jam
    23.Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  7. Nama : Sofyan Dwi Nurwanto
    NIM : 157051656
    Kelas : A1

    A. (i)
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Dari Paparan di atas Ahli K3 konstruksi yang dimaksud adalah seseorang yang mempunyai kompetensi di bidang K3 Konstruksi yang dibuktikan dengan Sertifikat yang dapat dikeluarkan dari Kemnaker RI ataupun BNSP. Hal inilah salahsatu yang melatarbelakangi akan kebutuhan Pembinaan & Sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi.

    (ii)
    1 .Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu) orang Ahli Utama K3- Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    3. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 (tiga) bulan adalah wajib memiliki 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi, Dan hal tersebut diatas merupakan tanggung jawab penyedia jasa Konstruksi (Kontraktor), Untuk memenuhi peraturan tersebut sehingga Kompetensi dan Lisensi Ahli Madya K3 Konstruksi dan OHSAS 18001:2007 (Occupational Health & Safety Assessment Series) merupakan javvaban dari masalah ini dimana ada standar yang dapat nilai, sertifikasi dan dapat diakui secara nasional dan internasional.

    (iii)
    1. Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu ) orang Ahli Utama K3-Konstruksi, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    3. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan adalah wajib memiliki 1 ( satu ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi,

    B.
    (i) Sehat Jasmani dan Rohani
    Pendidikan Min. SLTA/SMK atau yg sederajat dengan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    Pendididikan Min. D3 Teknik dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi

    (ii) Sudah Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Keluaran Kemnaker RI (bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain)
    Pendididikan Min. D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    Pendididikan Min. S1 Teknik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
    Peserta harus berbadan sehat jasmani dan rohani

    (iii) Memiliki ijazah S3 Program Studi K3, atau
    Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi, atau
    Tenaga kerja Jabatan Ahli Utama K3 Konstruksi (Construction Safety Profesional/CSP) yang telah berpengalaman kerja minimal 5 tahun secara berkelanjutan

    C.Kompetensi

    (i) Kompetensi Ahli Muda K3 Konstruksi :

    1.Umum
    Dapat melaksanakan kegiatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pencegahan kecelakaan kerja, Usaha-usaha Keselamatan dan Kesehatan kerja dan Penyelamatan kerja.

    2.Akademik
    Memahami secara baik tentang :
    Potensi bahaya konstruksi bangunan
    Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    Peraturan perundangan keselamatan kerja
    K3 Pekerjaan penggalian
    K3 Pekerjaan pondasi
    K3 Pekerjaan konstruksi beton
    K3 Pekerjaan konstruksi baja
    K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    (ii) Kompetensi Ahli Madya K3 Konstruksi
    1.Umum
    Dapat melaksanakan kegiatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pencegahan kecelakaan kerja, Usaha-usaha Keselamatan dan Kesehatan kerja dan Penyelamatan kerja.

    2.Akademik
    Memahami secara baik tentang :
    Potensi bahaya konstruksi bangunan
    Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    Peraturan perundangan keselamatan kerja
    K3 Pekerjaan penggalian
    K3 Pekerjaan pondasi
    K3 Pekerjaan konstruksi beton
    K3 Pekerjaan konstruksi baja
    K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    (iii) Kompetensi Ahli Utama K3 Konstruksi
    1.Umum
    Dapat melaksanakan kegiatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pencegahan kecelakaan kerja, Usaha-usaha Keselamatan dan Kesehatan kerja dan Penyelamatan kerja.

    2.Akademik
    Memahami secara baik tentang :
    Potensi bahaya konstruksi bangunan
    Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    Peraturan perundangan keselamatan kerja
    K3 Pekerjaan penggalian
    K3 Pekerjaan pondasi
    K3 Pekerjaan konstruksi beton
    K3 Pekerjaan konstruksi baja
    K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    K3 Kesehatan dan lingkungan kerja

    D.
    (i) Ahli Muda K3 Konstruksi :

    Keterampilan Teknik
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggungjawabnya
    Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    (ii) Ahli Madya K3 Konstruksi
    Mengidentifikasi kecelakaan kerj dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    (iii ) Ahli Utama K3 Konstruksi

    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggungjawabnya
    Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    Mengidentifikasi kecelakaan kerj dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    E.
    (i) Materi Pembinaan & Sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi

    Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3
    UUJK dan Kaitannya dengan K3 Konstruksi
    Pengetahuan Dasar K3
    Manajemen dan Administrasi K3
    Manajemen Pelatihan
    Higiene Perusahaan & Proyek
    Manajemen Lingkungan
    K3 Pekerjaan Konstruksi
    K3 pada pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal
    K3 pada pemakaian tangga dan perancah
    K3 pada alat angkat dan alat angkut
    K3 pada Peralatan Konstruksi
    Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat
    Sistim Pemadam Kebakaran
    Pengetahuan Inspeksi K3
    Pengenalan Jasa Konstruksi
    Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah
    Seminar
    Evaluasi Akhir
    durasi : 5 hari

    (ii) Materi Pembinaan & Sertifikasi Ahli Madya K3 Konstruksi
    Undang-undang, Standar dan Peraturan K3
    Manajemen Konstruksi
    Pengetahuan Teknik Konstruksi
    Pengetahuan Dasar K3
    Manajemen dan Administrasi K3
    K3 Pekerjaan Konstruksi
    Manajemen Risiko
    Manajemen Lingkungan
    K3 Peralatan Konstruksi
    Sistim Pemadaman Kebakaran
    Kesiagaan dan Sistim Kebakaran
    Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat
    Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif
    Higiene Perusahaan dan Proyek
    Manajemen Umum
    K3 ruang Tertutup.
    Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    Komunikasi,Konsultasi dan Kesadaran K3
    Pengetahuan Auditing K3
    Observasi lapangan dan Penyusunan makalah
    Seminar
    Evaluasi Akhir
    Durasi 9 hari

    (iii) Materi Pembinaan & Sertifikasi Ahli Utama K3 Konstruksi
    Peraturan Per UU terkait K3
    Pengetahuan Dasar K3
    Sistem Manajemen K3 PP 50 TH 2012
    Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko
    K3 Peralatan Konstruksi
    K3 Perancah
    K3 Alat Angkat Angkut
    K3 Listrik & Mekanik
    K3 Ruang Tertutup
    Penanganan Material Berbahaya
    Sistem Pemadam Kebakaran
    Sistem Tanggap Darurat
    Manajemen Lingkungan & Higiene
    Investigasi Kecelakaan Kerja
    Internal Audit SMK3
    Pengukuran Kinerja K3
    Pengembangan Budaya K3
    Ujian Kompetensi
    Durasi 4 hari + 1 hari ujian

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena:
    1. Tidak sesuai instruksi soal.
    2. Tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.

  8. Nama : Muhammad Syandi Fahrizal
    NIM : 157051727
    Kelas : A1

    1) Persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi :
    A. Ahli muda K3 Konstruksi : a) Sehat jasmani dan rohani. b) Berpendidikan serendah – rendahnya adalah STM atau sederajat. c) Memiliki pengalaman bekerja sekurang – kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    B. Ahli Madya K3 Konstruksi : a) Sehat jasmani dan rohani. b) Berpendidikan serendah – rendahnya adalah STM atau sederajat. c) Memiliki pengalaman bekerja sekurang – kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi : a) Sehat jasmani dan rohani. b) Berpendidikan serendah – rendahnya adalah D3 Teknik atau sederajat. c) Memiliki pengalaman bekerja sekurang – kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    2) Pada proyek bagaimana K3 Konstruksi dibutuhkan :
    A. Ahli muda K3 Konstruksi : Pada proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan. namun Ahli muda K3 Kontruksi juga dibutuhkan pada proyek konstruksi yang memperkejakan dibawah / diatas 100 orang tenaga kerja atau penyelenggaraan yang dibawah / diatas 6 bulan.

    B. Ahli Madya K3 Konstruksi : Pada proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan. namun Ahli Madya K3 Kontruksi juga dibutuhkan pada proyek kontruksi yang memperkerjakan diatas 100 orang tenaga kerja atau penyelenggaraan diatas 6 bulan.

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi : Pada proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    3) Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai K3 Konstruksi :
    A. Ahli Muda K3 Konstruksi : Memahami secara baik Potensi bahaya konstruksi bangunan, Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan, Peraturan perundangan keselamatan kerja, K3 pekerjaan penggalian, K3 pekerjaan pondasi, K3 pekerjaan konstruksi beton, K3 pekerjaan konstruksi baja, K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal, dan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    B. Ahli Madya K3 Konstruksi : Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang Potensi bahaya konstruksi bangunan, Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan, Prosedur kerja aman konstruksi bangunan, Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi, K3 mekanikal dan elektrikal, Job safety analisis, SMK3 dasar, dan Asuransi tenaga kerja.

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi : Memahami secara baik tentang Potensi bahaya konstruksi bangunan, Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan, Prosedur kerja aman konstruksi bangunan, Analisa laporan kecelakaan, Standar dan pedoman konstruksi bangunan, Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan, Penyusunan safety plan, Penyusunan anggaran K3 konstruksi, Mekanisme pengawasan mekanik, Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan, dan Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    4) Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai K3 Konstruksi :
    A. Ahli muda K3 Konstruksi : Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk,
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja,
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya,
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan, dan kondisi berbahaya,
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya,
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya,
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3,
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    B. Ahli Madya K3 Konstruksi : Dapat melakukan pelaksanaan usaha – usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi seperti,
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya,
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya,
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dakan bidang keilmuan k3 konstruksi,
    d. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi, dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi,
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi,
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya,
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program – program sistem K3 konstruksi.

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi : Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk,
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan,
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya,
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya,
    d. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    e. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi,
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun,
    g. Mengukur, mengaudit, dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program – program K3 konstruksi,
    h. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun,
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan,
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya,
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi,
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program – program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas, dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    5. Apa saja mata pelajaran dan jumlah mata pelajaran yang harus ditempuh K3 Konstruksi :
    A. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    a. Undang – undang No. 1 tahun 1970
    b. Permanakertrans No. 1/Men/1980
    c. Pengetahuan teknik konstruksi
    d. Pengetahuan dasar K3
    e. Manajemen dan administrasi K3
    f. K3 pekerjaan konstruksi
    g. Sistem pemadam kebakaran
    h. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    i. Higiene perusahaan dan proyek
    j. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    k. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi
    l. Observasi lapangan & penyusunan makalah
    m. Seminar
    n. Evaluasi akhir.
    Memiliki jumlah pelajaran yang ditempuh (minimal) : 50 jam.

    B. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    a. Undang-undang, standar, dan peraturan K3
    b. Manajemen konstruksi
    c. Pengetahuan teknik konstruksi
    d. Pengetahuan dasar K3
    e. Manajemen dan administrasi
    f. K3 pekerjaan konstruksi
    g. Manajemen risiko
    h. Manajemen lingkungan
    i. K3 peralatan konstruksi
    j. Sistem pemadaman kebakaran
    k. Kesiagaan dan sistem kebakaran
    l. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    m. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
    n. Higiene perusahaan dan proyek
    o. Manajemen umum
    p. K3 ruang tertutup
    q. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    r. Komunikasi, konsultasi, dan kesadaran K3
    s. Pengetahuan auditing K3
    t. Observasi lapangan dan penyusunan makalah
    u. Seminar
    v, Evaluasi akhir
    Memiliki jumlah pelajaran yang ditempuh (minimal) : 90 Jam.

    C. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Undang – undang, standar, dan peratuan K3
    b. Manajemen konstruksi
    c. Pengetahuan dasar K3
    d. Pengetahuan taknik konstruksi
    e. Manajemen dan administrasi K3
    f. K3 pekerjaan konstruksi
    g. Manajemen risiko
    h. Manajemen lingkungan
    i. K3 peralatan konstruksi
    j. Sistem pemadam kebakaran
    k. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    l. Penanganan material yang berbahaya
    m. Pengenalan bahaya radiasi dan radi aktif
    n. Higiene perusahaan dan proyek
    o. K3 ruang tertutup
    p. Manajemen umum
    q. Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3
    r. Komunikasi, konsultasi, dan kesadaran K3
    s. Pengetahuan auditing K3
    t. Studi bahata dan operasinya (Hazop)
    u. Penilaian dan studi kasus – kasus K3
    v. Penelitian, statistik, penulisan laporan/makalah, dan seminar
    w. Evaluasi akhir
    Memiliki jumlah pelajaran yang ditempuh (minimal) : 100 jam.

  9. Nama : Umi Kulsum Sholeha
    NIM : 157051735
    Kelas : A1

    A.
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas k3 konstruksi

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Sehat Jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat
    3. Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3 tahun diproyek konstruksi

    B.
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. ahli muda k3 konstruksi dapat melaksanakan pekerjaan dengan teknologi menengah dan resiko rendah serta ketergantungan dengan bidang lain relatif sedikit
    2. mempunyai spesifikasi kemampuan membuat rencana keselamatan dan kesehatan kerja lingkungan ( K3L ) termasuk didalamnya mengidentifikasi bahaya dan mengendalikannya sesuai dengan lingkup pekerjaan yang menjadi beban tugasnya yan memiliki kategori resiko rendah
    3. memiliki kemampuan merencanakan dan mengelola sumberdaya dibawah tanggung jawabnya dan mengevaluasi secara komperhensif kerjanya dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni untuk menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis organisasi
    4. memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni didalam bidang keilmuan melalui pendekatan monodisplinser
    5. memiliki kemampuan melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. mempunyai spesifikasi klasifikasi lebih kompleks, memiliki kemampuan membuat dan mengembangkan rencana K3L berdasarkan kontrak kerja konstruksi yang dipersyaratkan pada suatu pekerjaan memiliki kompleksitas menengah menggunakan teknologi dengan tingkat resiko menengah dan tinggi
    2. memiliki kemampuan mengevaluasi rencana k3 dan panduan keselamatan bekerja selamat secara komperhensif yang oleh dibuat ahli muda k3 konstruksi dibawahnya guna menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis
    3. dapat memberikan persetujuan atau tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh ahli yang berada dibawah peringkatnya dalam lingkup pekerjaan
    4. memiliki kemampuan melakukan kajian didalam bidang keilmuan K3L secara internal organisasi, hingga menghasilkan karya inovatif dengan pengembangan penerapan sistem manajemen K3L secara efektif dan efesian termasuk membuat panduan praktis kerja selamat
    5. memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan teknologi dan atau seni dibidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidispliner.
    6. memiliki kemampuan mengelola hasil kajian didalam bidang keilmuan K3L berikut pengembangannya yang bermanfaat bagi masyarakat.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. mempunyai klasifikasi paling tinggi dapat diperoleh setelah melalui ahli madya k3 konstruksi memilki kemampuan meningkatkan, mengembangkan effektivitas dan effesiensi penerapan K3L serta pernah melakukan penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan dan dipublikasikan dengan tujuan utama untuk pengembangan keilmuan K3L
    2. dapat memberikan solusi dan inovatif dan bersifat khusus sesuai dengan kondisi lapangan.
    3. memiliki pengetahuan sangat kompleks baik secara manajerial dan teknis , serta memiliki kemampuan mengembangkan sistem penerapan manjemen keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan beserta panduan praktis bekerja selamat, dimana didalamnya harus mencakup keselamatan konstruksi, keselamatan kerja, kesehatan kerja, lingkungan dan sistem manajemen keamanan secara komperhensif
    4. memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni didalam keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, dan transdiplisiner
    5. memiliki kemampuan mengelola, memimpin dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.

    C.
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    memahami secara baik tentang :
    1. potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. peraturan perundangan keselamatan kerja
    4. K3 pekerjaan penggalian
    5. k3 pekerjaan pondasi
    6. k3 pekerjaan konstruksi beton
    7. k3 pekerjaan konstruksi baja
    8. k3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan seara baik tentang :
    1. potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    3. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    5. peraturan dan standar konstruksi bangunan
    6. k3 mekanikal dan elektrikal
    7. job safety analysis
    8. SMK k3 dasar
    9. asuransi tenaga kerja

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    memahami secara baik tentang :
    1. potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    3. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    4. analisa laporan kecelakaan
    5. standar dan pedoman konstruksi bangunan
    6. mekanisme pengawasan k3 konstruksi bangunan
    7. penyusunan safety plan
    8. penyusunan anggaran k3 konstruksi
    9. mekanisme pengawasan mekanik
    10. mekanisme pengawasan k3 bejama tekan
    11. mekanisme pengawasn k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D.
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemampuan untuk :
    1. mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kegiatan kerjanya
    3. mengontrol, mengetahuin tindakan dan kondisi berbahaya
    4. melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    5. melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya
    6. melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    7. melaporkan setiap kecelakaan kerja

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    dapat melakukan pelaksanaan usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi :
    1. mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    2. melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    4. memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis k3 konstruksi
    5. mendorong terlaksananya sistim k3 kontruksi
    6. mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program k3 konstruksi
    7. memberikan pemecahan persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    8. mengawasi dan memimpin pelaksaan program sistem k3 konstruksi

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untyuk :
    1. mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    3. mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengaaluasi kejadian dan tindakan bahaya
    4. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    5. memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis k3 konstruksi
    6. membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyuluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    7. mengukur, mengaudit dan mengealuasi secara efektif atas pelaksanaan program k3 konstruksi
    8. membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    9. mampu mendorong dapat terlaksananya sistim k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    10. mengatasi pemecahan persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    11. melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan k3 konstruksi
    12. mempunyai kemampuan memimpin pelaksanan program sistem k3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas, dan pengguna sistim k3 konstruksi

    E.
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Undang-undang No.1 tahun 1970 ( 2 jam )
    2. permenakertrans No. 1/Men/1980 ( 2 jam )
    3. pengetahuan teknis konstruksi ( 2 jam )
    4. pengetahuan dasar k3 ( 4jam )
    5. manajemen dan administrasi k3 ( 2 jam )
    6. k3 pekerjaan konstruksi ( 2 jam )
    7. manajemen lingkungan ( 2 jam )
    8. k3 peralatan konstruksi ( 6 jam )
    9. sistim pemadam kebakaran ( 2 jam )
    10. kesiagaan dan sistim tanggap darurat ( 2 jam )
    11. hiegen perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    12. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (2 jam )
    13. pengetahuan inspeksi k3 konstruksi ( 2 jam )
    14. obserasi lapangan dan penyusunan makalah ( 14 jam )
    15. seminar ( 4 jam )
    16 ealuasi akhir ( 4 jam )

    jumlah jam pelajaran minimal 50 jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. UU, standar dan peraturan k3 ( 8 jam )
    2. manajemen konstruksi ( 4 jam )
    3. pengetahuan teknik konstruksi ( 4 jam )
    4. pengetahuan dasar k3 ( 2 jam )
    5. manajemen dan administrasi ( 2 jam )
    6. k3 pekerjaan konstruksi ( 8 jam )
    7. manajemen resiko ( 4 jam )
    8. manajemen lingkungan ( 2 jam )
    9. k3 peralatan konstruksi ( 6 jam )
    10. sistim pemadam kebakaran ( 4 jam )
    11. kesiagaan dan sistim kebakaran ( 4 jam )
    12. kesiagaan dan sistim tanggap darurat ( 2 jam )
    13. pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif ( 2 jam )
    14. hiegene perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    15. manajemen umum ( 2 jam )
    16. k3 ruang tertutup ( 2 jam )
    17. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 ( 4 jam )
    18. komunikasi, konsultasi, dan kesadaran k3 ( 2jam )
    19. pengetahuan auditing k3 ( 2 jam )
    20. observasi lapangan dan penyusunan makalah ( 14 jam )
    21. seminar ( 6 jam )
    22. ealuasi akhir ( 4 jam )

    jumlah jam pelajaran minimal 90 jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. UU, standar dan peraturan k3 ( 8 jam )
    2. manajemen konstruksi ( 4 jam )
    3. pengetahuan dasar k3 ( 2 jam )
    4. pengetahuan teknik konstruksi (4 jam )
    5. manajemen dan administrasi k3 ( 4 jam )
    6. k3 pekerjaan konstruksi ( 8 jam )
    7. manajemen resiko ( 4 jam )
    8. manajemen lingkungan ( 2 jam )
    9. k3 peralatan konstruksi ( 4 jam )
    10. sistim pemadam kebakaran ( 4 jam )
    11. kesiagaan dan tanggap darurat ( 2 jam )
    12. penanganan material yang berbahaya ( 2 jam )
    13. pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif ( 2 jam )
    14. hiegene perusahaan dan proyek ( 2 jam )
    15. k3 ruang tertutup ( 2 jam )
    16. manajemen umum ( 2 jam )
    17. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 ( 4 jam )
    18. komunikasi, konsultasi, dan kesadaran k3 ( 2 jam )
    19. pengetahuan auditing k3 ( 6 jam )
    20. studi bahaya dan operasinya ( HAZOP ) ( 12 jam )
    21. penelitian, statistik, penulisan laporan atau makalah dan seminar ( 12 jam )
    22. evaluasi akhir ( 14 jam )

    jumlah jam pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.

  10. Nama : Daniar Dwi Nuryanti
    NIM : 157051700
    Kelas : A1

    A. Apa saja persyaratan menjadi ahli k3 konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli muda k3 konstruksi
    persyaratan menjadi seorang ahli k3 konstruksi :
    a. sehat jasmani dan rohani
    b. berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    c. pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi

    ii. Ahli madya k3 konstruksi
    persyaratan menjadi seorang ahli k3 konstruksi :
    a. sehat jasmani dan rohani
    b. berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    c. pengalaman kerja sekuirang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi

    iii. Ahli utama k3 konstruksi
    persyaratan menjadi seorang ahli k3 konstruksi :
    a. sehat jasmani dan rohani
    b. berpendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat
    c. pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang ahli k3 konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :

    i. Ahli muda k3 konstruksi :
    proyek konstruksi yang dibutuhkan oleh seorang ahli k3 adalah :
    a. pertama :
    setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang
    atau penyelenggaran proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 2 (dua)
    orang ahli muda k3 konstruksi

    b. kedua :
    setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau
    penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu)
    orang ahli muda k3 konstruksi

    c. ketiga :
    setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau
    penyelenggaraan proyek di bawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu)
    orang ahli muda k3 konstruksi

    ii. Ahli madya k3 konstruksi
    proyek konstruksi yang dibutuhkan oleh seorang ahli k3 adalah :
    a. pertama :
    setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau
    penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu)
    orang ahli madya k3 konstruksi

    b. kedua :
    setiap proyek konstruksi bangunan yang memeperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau
    penyelenggaraan proyek di bawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu)
    orang ahli madya k3 konstruksi

    iii. Ahli utama k3 konstruksi
    proyek konstruksi yang dibutuhkan oleh seorang ahli k3 adalah :
    a. pertama :
    setiap proyek konstruksi bangunan yang memeperkerjakan tenaga kerja lebih orang atau
    penyelenggaraan proyek di atas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu)
    orang ahli utama k3 konstruksi

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai ahli k3 konstruksi untuk jenjang :

    i. ahli muda k3 konstruksi
    kompetensi akademik yang harus dikuasai oleh ahli k3 konstruksi adalah memahami secara baik
    tentang :
    a. potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. k3 pekerjaan penggalian
    e. k3 pekerjaan pondasi
    f. k3 pekerjaan kontruksi beton
    g. k3 pekerjaan konstruksi baja
    h. k3 mekanikan dan elektrical
    i. k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    ii. Ahli madya k3 konstruksi
    kompetensi akademik yang harus dikuasai oleh ahli k3 konstruksi adalah memiliki dan menguasai
    pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    c. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    e. peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. k3 mekanikal dan elektrikal
    g. job safety analisis
    h. SMK3 dasar
    i . asuransi tenaga kerja

    iii. Ahli utama k3 konstruksi
    kompetensi akademik yang harus dikuasai oleh ahli k3 konstruksi adalah memahami secara baik
    tentang :
    a. potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. analisa laporan kecelakaan
    e. standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. mekanisme pengawasan k3 konstruksi bangunan
    g. penyusunan safety plan
    h. penyususnan anggaran k3 konstruksi
    i. mekanisme pengawasan mekanik
    j. mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
    k. mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh ahli k3 konstruksi pada jenjang :

    i. Ahli muda k3 konstruksi
    kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli k3 konstruksi adalah mempunyai dasar
    pengetahuan k3 dan kemampuan untuk :
    a. mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. melaksanakan pekerjaan k3 di tempat kegiatan kerjanya
    c. mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    d. melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawab
    e. melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya
    f. melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    g. melaporkan setiap kecelakaan kerja

    ii. Ahli madya k3 konstruksi
    kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli k3 konstruksi adalah dapat melakukan
    pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
    a. mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    d. memberi nasehat atau konsultasi rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis k3 konstruksi
    e. mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program k3 konstruksi
    f. mendorong terlaksananya sistem k3 konstruksi
    g. memberi pemecahan persoalan-persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas
    pemecahannya
    h. mengawasi dan memimpin pelaksanaa program-program sistem k3 konstruksi

    iii. Ahli utama k3 konstruksi
    kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli k3 konstruksi adalah memiliki dan
    menguasai pengetahuan k3 serta mempuanyai kemapuan untuk :
    a. mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. mengantisispasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan
    melaksanakan penanggulangannya
    c. mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat
    bahayanya
    d. melaksanakan pembinaan dan penyuluahn atau pelatihan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
    e. memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis k3 konstruksi
    f. membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan
    dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis apapun
    g. mengukur, mengaudit dan mngevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program k3
    konstruksi
    h. membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan
    lingkungan
    i. mampu mendorong dapat terlaksananya sistim k3 konstruksi disemua kegiatan
    j. mengatasi pemecahan persoalan k3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas
    pemecahannya
    k. melaksanakan pengawasan penerapan sesiau dengan keilmuan k3 konstruksi
    l. mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim k3 konstruksi secara
    terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim k3 konstruksi

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi
    ahli k3 konstruksi pada jenjang :

    i. Ahli muda k3 konstruksi :
    mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli k3
    konstruksi adalah :
    a. undang-undang no.1 tahun 1970 2 jam
    b. permenakertrans no . 1 tahun/men/1980 2 jam
    c. pengetahuan teknik konstruksi 2 jam
    d. pengetahuan dasar k3 4 jam
    e. manajeman dan administrasi k3 2 jam
    f. k3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    g. manajemen lingkungan 2 jam
    h. k3 peralatan konstruksi 6 jam
    i. sistim pemadam kebakaran 2 jam
    j. kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    k. higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    l. manajemen pelatihan dan kompetensi 2 jam
    m. pengfetahuan inspeksi k3 konstruksi 2 jam
    n. observasi lapangan dan penyususnan makalah 14 jam
    o. seminar 4 jam
    p. evaluasi akhir 4 jam
    jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam

    ii. Ahli madya k3 konstruksi
    mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli
    k3 konstruksi adalah :
    a. undang-undang standar dan peraturan k3 8 jam
    b. manjemen konstruksi 4 jam
    c. pengetahuan teknik konstruksi 2 jam
    d. pengetahuan dasar k3 2 jam
    e. manajemen dan administrasi 2 jam
    f. k3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    g. manajemen resiko 4 jam
    h. manajemen lingkungan 2 jam
    i. k3 peralatan konstruksi 6 jam
    j. sistim pemadam kebakaran 4 jam
    k. kesiagaan dan sistim kebakaran 4 jam
    l. kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    m. pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    n. higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    o. manajemen umum 2 jam
    p. k3 ruang tertutup 2 jam
    q. manajemen pelatihan dan kompetensi 4 jam
    r. komunikasi, konsuktasi dan kesadaran k3 2 jam
    s. pengetahuan auditing k3 2 jam
    t. observasi lapangan dan penyususnan makalah 14 jam
    u. seminar 6 jam
    v. evaluasi akhir 4 jam
    jumlah jam pelajaran (minimum) 90 jam

    iii. Ahli utama k3 konstruksi
    mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli k3
    konstruksi adalah :
    a. undang-undang, standar dan peraturan k3 8 jam
    b. manajemen konstruksi 4 jam
    c. pengetahuan dasar k3 2 jam
    d. pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    e. manajemen dan administrasi k3 4 jam
    f. k3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    g. manajemen resiko 4 jam
    h. manajemen lingkungan 2 jam
    i. k3 peralatan konstruksi 4 jam
    j. sistim pemadam kebakaran 4 jam
    k. kesiagaan dan sistim tanggap darurat 2 jam
    l. penanganan material yang berbahaya 2 jam
    m. pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    n. higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    o. k3 ruang tertutup 2 jam
    p. manajemen umum 2 jam
    q. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 4 jam
    r. komunikasi, konsultasi dan kesadaran 2 jam
    s. pengetahuan auditing k3 6 jam
    t. studi bahaya dan operasinya (HAZOP) 12 jam
    u. penilaian dan studi kasus-kasus k3 14 jam
    v. penelitian, statistik, penulisan laporan atau makalah dan seminar 12 jam
    w. evaluasi akhir 14 jam
    jumlah jam pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.

  11. Nama : Ririn Sarlita
    NIM : 1570519732
    Kelas : A1

    A. Persyaratan menjadi ahli K3 konstruksi
    i. Ahli muda K3 konstruksi : 1. Sehat jasmani dan rohani; 2. Berpendidikan minimal STM atau sederajat; 3. Pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : 1. Sehat jasmani dan rohani; 2. Berpendidikan minimal STM atau sederajat; 3. Pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : 1. sehat jasmani dan rohani; 2. berpendidikan minimal D3 teknik atau sederajat; 3 pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang ahli K3 dibutuhkan
    i. Ahli muda K3 konstruksi : 1. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek kurang dari 3 (tiga) bulan; 2. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek kurang dari 6 (enam) bulan; 3. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek lebih dari 6 (enam) bulan.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : 1. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek kurang dari 6 (enam) bulan; 2. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek lebih dari 6 (enam) bulan.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : 1. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan lebih dari 100 orang atau penyelengaraan proyek lebih dari 6 (enam) bulan.

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli K3 konstruksi
    i. Ahli muda K3 konstruksi : a. Potensi bahaya konstruksi bangunan; b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan; c. Peraturan perundangan keselamatan kerja; d. K3 pekerjaan penggalian; e. K3 pekerjaan pondasi; f. K3 pekerjaan konstruksi beton; g. K3 pekerjaan konstruksi baja; h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal; i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : a. Potensi bahaya konstruksi bangunan; b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan; c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan; d. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi; e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan; f. K3 mekanikal dan elektrikal; g. Job Safety Analisis; h. SMK3 dasar; i. Asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan; b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan; c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan; d. Analisa laporan kecelakaan; e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan; f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan; g. Penyusunan Safety Plan; h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi; i. Mekanisme pengawasan mekanik; j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan; k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai ahli K3 konstruksi
    i. Ahli muda K3 konstruksi : a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja; b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya; c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya; d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya; e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya; f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3; g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya; b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya; c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi; d. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi; e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi; f. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi; g. Memberikan pecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya; h. Mengevaluasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : a. Mengidentifikasi setiap jenis potensial bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan; b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya; c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya; d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi; e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi; f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis kendaraan apapun; g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi; h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan; i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi di semua lini kegiatan; j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya; k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi; l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancangan, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk sertifikasi ahli K3 konstruksi
    i. Ahli muda K3 konstruksi : 1. Undang-undang No. 1 tahun 1970; 2. Permenakertrans No. 1/MEN/1980; 3. Pengetahuan teknik konstruksi; 4. Pengetahuan dasar K3; 5. Manajemen dan Administrasi K3; 6. K3 pekerjaan konstruksi; 7. Manajemen lingkungan; 8. K3 peralatan konstruksi; 9. Sistem pemadam kebakaran; 10. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat; 11. Higiene perusahaan dan proyek,; 12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3; 13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi;14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah; 15. Seminar; 16. Evaluasi akhir. Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : 1. Undang-undang, standar dan peraturan K3; 2. Manajemen konstruksi; 3. Pengetahuan teknik konstruksi; 4. Pengetahuan dasar K3; 5. Manajemen dan administrasi; 6. K3 pekerjaan konstruksi; 7.Manajemen resiko; 8. Manajemen lingkungan; 9. K3 peralatan konstruksi; 10. Sistem pemadam kebakaran; 11. Kesiagaan dan sistem kebakaran; 12. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat; 13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif; 14. Higiene perusahaan dan proyek; 15. Manajemen umum; 16. K3 ruang tertutup; 17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3; 18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3; 19. Pengetahuan auditing K3; 20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah; 21. Seminar; 22. Evaluasi akhir. Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 jam.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : 1. Undang-undang, standar dan peraturan K3; 2. Manajemen konstruksi; 3. Pengetahuan dasar K3; 4. Pengetahuan teknik konstruksi; 5. Manajemen dan administrasi K3; 6. K3 pekerjaan konstruksi; 7. Manajemen resiko; 8. Manajemen lingkungan; 9. K3 peralatan konstruksi; 10. sistem pemadam kebakaran; 11. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat; 12. Penanganan material yang berbahaya; 13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif; 14. Higiene perusahaan dan proyek; 15. K3 ruang tertutup; 16. Manajemen umum; 17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3; 18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3; 19. Pengetahuan auditing K3; 20. Studi bahaya dan operasinya (Hazop); 21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3; 22. Penelitian, statistik, penulisan laporan / makalah dan seminar; 23. Evaluasi akhir. Jumlah jam pelajaran 100 jam.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    NIM yang Anda ketik tidak terdapat dalam database mahasiswa.

  12. Nama : Bara Mega Amiricano
    NIM : 157051687
    Kelas : A1

    1. persyaratan menjadi ahli K3 konstruksi:
    i. ahli muda K3 konstruksi: 1) sehat jasmani dan rohani, 2) berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat, 3) pengalaman kerja kerja sekurang-kurangnya, 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    ii. ahli madya konstruksi: 1) sehat jasmani dan rohani, 2) berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat, 3) pengalaman kerja sekurang – kurangnya, 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 kontruksi, 4) pemegang serfitikat ahli muda K3 konstruksi minimal 2 tahun.

    iii. ahli utama K3 konstruksi: 1) sehat jasmani dan rohani, 2) berpendidikan serendah -rendahnya D3 teknik atau sederajat, 3) pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    2. pada proyek konstruksi yang bagaimana ahli K3 konstruksi:
    i. ahli muda K3 konstruksi: 1) setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelengaraan proyek di bawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang kurangnya 1 (satu) orang ahli muda K3 konstruksi.

    ii. ahli madya K3 konstruksi: 1) setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelengaraan proyek di bawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 (satu) orang ahli madya K3 konstruksi dan 1 (satu) orang ahli muda K3 konstruksi.

    iii. ahli utama K3 konstruksi: 1) setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelengaraan proyek di atas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 (satu) orang ahli utama K3 konstruksi, 1 (satu) orang ahli madya K3 konstruksi, dan 2 (dua) orang ahli muda K3 konstruksi.

    3. kompetensi akademik yang harus di kuasai oleh ahli K3 konstruksi:
    i. ahli muda K3 konstruksi: 1) persyaratan pendidikan lulusan D3, 2) persyaratan pengalaman S1; minimal 1 tahun, D4; minimal 1 tahun, D3; minimal 3 tahun, 3) dan lulus uji kompetensi.

    ii. ahli madya K3 konstruksi: 1) persyaratan pendidikan lulusan D3, 2) persyaratan pengalaman S1; minimal 2 tahun, D4; minimal 3 tahun, D3; minimal 5 tahun, 3) dan lulus uji kompetensi.

    iii. ahli utama K3 konstruksi: 1) persyaratan pendidikan lulusan S1 dan lulusan D4, 2) persyaratan pengalaman S1; minimal 5 tahun, S1 terapan; minimal 4 tahun, D4; minimal 6 tahun, 3) dan lulus uji kompetensi.

    4. kompetensi keterampilan teknik yang di kuasai oleh ahli K3 konstruksi:
    i. ahli muda K3 konstruksi: 1) mampu menyelesaikan tugas berlingkup luas dan kasus khusus dengan menganalisis informasi secara terbatas, memilih metode yang sesuai dari beberapa pilihan yang utama, serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan banyak yang terukur, 2) menguasai beberapa prinsip dasar bidang keahlian tertentu dan mampu menyelaraskan dengan permasalahan faktual di bidang kerjanya, 3) mampu bekerja sama dan melakukan komunikasi, menyusun laporan tertulis dalam lingkup terbatas dan memiliki inisiatif, 4) bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat di beri tanggung jawab atas hasil kerja orang lain.

    ii. ahli madya K3 konstruksi: 1) mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih metode yang sesuai dari beragam pilihan yang sudah maupun belum baku dengan menganalisis data, serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur, 2) menguasai konsep teori bidang pengetahuan tertentu secara umum, serta mampu menyusun penyelesaian masalah prosedur, 3) mampu mengelola kelompok kerja dan menyusun laporan tertulis secara lengkap, 4) bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat di beri tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok.

    iii. ahli utama K3 konstruksi: 1) mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang di hadapi, 2) menguasai konsep teori bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teori bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebutsecara mendalam, serta mampu menyusun penyelesaian masalah prosedur, 3) mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai pilihan solusi secara mandiri dan kelompok, 4) bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat di beri tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

    5. apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus di tempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli K3 konstruksi:
    i. ahli muda K3 konstruksi: 1) undang- undang no.1 tahun 1970 waktu 2 jam, 2) permennakertrans no.1/men/1980 waktu 2 jam, 3) pengetahuan teknik konstruksi waktu 2 jam, 4) pengetahuan dasar K3 waktu 4 jam, 5) manajemen dan administrasi K3 waktu 2 jam, 6) K3 pekerjaan konstruksi waktu 2 jam, 7) manajemen lingkungan waktu 2 jam, 8) K3 peralatan konstruksi waktu 6 jam, 9) sistem pemadam kebakaran waktu 2 jam, 10) kesiagaan dan sistem tanggap darurat waktu 2 jam, 11) higiene perusahaan dan proyek waktu 2 jam, 12) manajemen pelatihan dan kompetensi K3 waktu 2 jam, 13) pengetahuan inspeksi K3 konstruksi waktu 2 jam, 14) observasi lapangan & penyusunan makalah waktu 14 jam, 15) seminar waktu 4 jam, 16) evaluasi akhir waktu 4 jam.

    ii. ahli madya K3 konstruksi: 1) undang – undang, standar dan peraturan K3 waktu 8 jam, 2) manajemen konstruksi waktu 4 jam, 3) pengetahuan teknik konstruksi waktu 4 jam, 4) pengetahuan dasar K3 waktu 2 jam, 5) manajemen dan administrasi waktu 2 jam, 6) K3 pekerjaan konstruksi waktu 8 jam, 7) manajemen resiko waktu 4 jam, 8) manajemen lingkungan waktu 2 jam, 9) K3 peralatan konstruksi waktu 6 jam, 10) sistem pemadam kebakaran waktu 4 jam, 11) kesiagaan dan sistem kebakaran waktu 4 jam, 12) kesiagaan dan tanggap darurat waktu 2 jam 13) pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif waktu 2 jam. 14) higiene perusahaan dan proyek waktu 2 jam 15) manajemen umum waktu 2 jam 16) K3 ruang tertutup waktu 2 jam, 17) manajemen pelatihan dan kompetensi K3 waktu 4 jam, 18) komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 waktu 2 jam, 19) pengetahuan auditing K3 waktu 2 jam, 20) observasi lapangan dan penyusunan makalah waktu 14 jam, 21) seminar waktu 6 jam, 22) evaluasi terakhir waktu 4 jam.

    iii. ahli utama K3 konstruksi: 1) undang – undang, standar dan peraturan K3 waktu 8 jam, 2) manajemen konstruksi waktu 4 jam, 3) pengetahuan dasar K3 waktu 2 jam, 4) pengetahuan teknik konstruksi waktu 4 jam, 5) manajemen dan administrasi K3 waktu 4 jam, 6) K3 pekerjaan konstruksi waktu 8 jam, 7) manajemen resiko waktu 4 jam, 8) manajemen lingkungan waktu 2 jam, 9) K3 peralatan konstruksi waktu 4 jam, 10) sistem pemadam kebakaran waktu 4 jam, 11) kesiagaan dan sistem tanggap darurat waktu 2 jam, 12) penanganan material yang berbahaya waktu 2 jam, 13) pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif waktu 2 jam, 14) higiene perusahaan dan proyek waktu 2 jam, 15) K3 ruang tertutup waktu 2 jam 16) manajemen umum waktu 2 jam, 17) manajemen pelatihan dan kompetensi K3 waktu 4 jam, 18) komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 waktu 2 jam, 19) pengetahuan auditing K3 waktu 6 jam, 20) studi bahaya dan operasinya waktu 12 jam, 21) penilitian, statistik, penulisan laporan, / makalah dan seminar waktu 12 jam, 22) evaluasi akhir waktu 14 jam.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar sesuai PUEBI 2016.

  13. Nama : Firda Ayu Orfiya
    NIM : 157051842
    Kelas : B3

    Berikut adalah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas, sesuai dengan surat keputusan direktur jendral pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004. Tentang sertifikasi kompentensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan.

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Berepalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja LEBIH dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek DIATAS 6 (ENAM) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2(DUA) orang AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja KURANG dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah DIBAWAH 6 (ENAM) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli K3 Madya K3 Konstruksi dan 1 (SATU) orang AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI.
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja KURANG dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek DIBAWAH 3 (TIGA) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (SATU) orang AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI.
    4. Setiap tenaga kerja yang diserahi tugas dan tanggu jawab dalam pekerjaan pemasangan, perawatan, pemeliharaan dan pembokaran perancah harus memenuhi syarat kompentensi K3 Perancah.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Setiap proyek konstruki bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja LEBIH dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek DIATAS 6 (ENAM) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (SATU) orang AHLI MADYA K3 KONSTRUKSI, dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja KURANG dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek DIBAWAH 6 (ENAM) bulan, harus memeiliki sekurang-kurangnya 1 (SATU) orang AHLI K3 MADYA K3 KONSTRUKSI dan 1 (satu) orang ahli muda k3 konstruksi,
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja KURANG dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek DIBAWAH 3 (TIGA) bulan, dalam Surat Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004. Tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan, tidak dicantumkan atau tidak dituliskan berapa AHLI MADYA K3 yang digunakan. Hanya saja mencantumkan sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    4. Setiap tenaga kerja yang diserahi tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, pemeliharaan dan pembokaran perancah harus memenuhi syarat kopentensi K3 Perancah.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Setiap poyekkonstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja LEBIH dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek DIATAS 6 (ENAM) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (SATU) orang AHLI UTAMA K3 KONSTRUKSI, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi, 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan KURANG dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek DIBAWAH 3 (TIGA) bulan, dalam Surat Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjan Nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004. Tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan, tidak diantumkan atau tidak ditulikan secara rinci berapa AHLI UTAMA K3 KONSTRUKSI yang digunakan. Hanya saja mencantumkan sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 konstruksi.
    3. Setiap Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja KURANG dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek DIBAWAH 3 (TIGA) bulan, dalam Surat Keputusan Direjtur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004. Tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan, tidak mencantumkan atau tidak dituliskan secara rinci berapa AHLI UTAMA K3 KONSTRUKSI yang digunakan. Hanya saja mencantumkan sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    4. Setiap tenaga kerja yang diserahu tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, pemeliharaan dan pembokaran perancah harus memenuhi syarat kompetensi K3 Perancah.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 kesehahatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur dan cara aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 mekanika dan Elektrikal.
    7. Job Safety Analisis.
    8. SMK3
    9. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi-konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analisa laporan kecelakaan.
    5. Standar dan pedoman, konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    7. Menyusun safety plan.
    8. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    9. Mekanisme pengawasan mekanik.
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstrruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan keterampilan untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur insperksiK3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi yang berbahaya.
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    4. Memberi nasehat/konsuktasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknik k3 konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan.
    6. Mendorong telaksananya sistem K3 konstruksi.
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahaannya.
    8. Mengawasi dan memmpin pelaksanaan progan-progam sistem K3 konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    1. Mengindentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbhaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    5. Memberi nasehat/konsuktasi, rekomendasi dan komuniasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan progam-progam K3.
    8. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehtan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong terlaksananya sistim K3 konstruksi disemua lini kegiatan.
    10. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan progam-progam sistim k3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sisitim K3 konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah ja pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstrusi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Undang-undang No. 1 tahun 1970 : 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 : 2 Jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi : 2 Jam
    4. Pengetahuan dasar K3 : 4 Jam
    5. Manajemen dan adminstrasi K3 : 2 Jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi : 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan : 2 Jam
    8. K3 peralatan konstruksi : 6 Jam
    9. Sistem pemadam kebakaran : 2 Jam
    10. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat : 2 Jam
    11. Higiene perusahaan dan proyek : 2 Jam
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 : 2 Jam
    13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi : 2 Jam
    14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah : 14 Jam
    15. Seminar : 4 Jam
    16. Evaluasi akhir : 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) : 50 jam
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 : 8 Jam
    2. Manjement Konstruksi : 4 Jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi : 4 Jam
    4. Pengetahuan dasar K3 : 2 Jam
    5. Manajemen dan admistrasi : 2 Jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi : 8 Jam
    7. Manajemen risiko : 4 Jam
    8. Manajemen lingkungan : 2 Jam
    9. K3 peralatan konstruksi : 6 Jam
    10. Sisitim pemadam kebakran : 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistem kebakaran : 4 Jam
    12. Kesiagaan dan sisitem tanggap darurat : 2 Jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif : 2 Jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek : 2 Jam
    15. Manajemen umum : 2 Jam
    16. K3 ruang tertutup : 2 Jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi : 4 Jam
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran : 2 Jam
    19. Pengetahuan auditing K3 : 2 Jam
    20. Observasi apangan dan penyusunan makalah : 14 Jam
    21. Seminar : 6 Jam
    22. Evaluasi akhir : 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) : 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 : 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi : 4 Jam
    3. Pengetahuan dasar k3 : 2 jam
    4. Pengetahuan teknik konstruksi : 4 Jam
    5. Manajement dan administrasi K3 : 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan konstrusi : 8 Jam
    7. Manajemen risiki :4 Jam
    8. Manajemen lingkungan : 2 Jam
    9. K3 peralatan konstruksi : 4 Jam
    10. Sisitem pemadam kebakaran : 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sisitem tanggap darurat : 2 Jam
    13. Penanganan material yang berbahaya : 2 Jam
    14 Higiene perusahaan dan proyek : 2 Jam
    15. K3 ruang tertutup: 2 jam
    16. Manajemen umum : 2 Jam
    17. Manajemen pelatihan kopentensi K3 : 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran : 2 Jam
    19. Pengetahuan auditing K3 : 6 Jam
    20. Studi bahaya dan operasinya (HAZOP) : 12 Jam
    21. Penilaian, statistik, penulisan laporan/makalah san seminar : 14 Jam
    22. Evaluasi akhir : 14 Jam
    Jumlah jam pelajaran : 100 Jam

  14. Nama : Dwi Santi Oktavia
    NIM : 157051758
    Kelas : B3

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 konstruksi
    Berpendidikan minimal ST, atau sederajat, sehat jasmani dan rohani dengan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun
    sebagai petugas k3 konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    -Pemegang Sertifikat Ahli Muda K3 (SKA) minimal 2 tahun.
    -Lulus Uji Portofolio kegiatan K3 (lihat persyaratan sertifikasi)
    -D3 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 9 tahun.
    -S1 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 7 tahun.
    -S2 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 6 tahun.
    -S2 Non Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 7 tahun.
    iii. Ahli K3 Utama Konstruksi
    a. Pendidikan dan Pengalaman
    -Sarjana K3 (S1) pengalaman kerja 5 Tahun dibidang K3
    -S1– Teknik (non K3) pengalaman kerja 8 Tahun dibidang K3
    -S1– Non Teknik + non K3 pengalaman kerja 10 Tahun dibidang K3
    -D3 pengalaman kerja 10 Tahun dibidang K3
    -SLTA (tidak diijinkan)
    b. Foto copy Ijasah terakhir
    c. Foto copy KTP / Paspor / Kitas
    d. Pas Photo ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar
    e. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
    f. Sertifikat Pelatihan K3 yang pernah diikuti sebelumnya (bila ada)
    g. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    Sebagaimana yang telah ditetapkan dalam surat keputusan direktur jenderal pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Setiap memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 (enam) bulan.
    b. Setiap memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 (enam) bulan.
    c. Setiap memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 (tiga) bulan.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan.
    b. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6
    (enam) bulan.

    C. Kompetensi Akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi Kompetensi Akademik
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 pekerkaan penggajian
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi Kompetensi Akademik
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal
    g. Job safety Analisis
    h. SMK3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi Kompetensi Akademik
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangungan
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan
    e. Standar sdam pedoman, konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    h. Mekanisme pengawasan mekanik
    i. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    j .Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konsruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerka konstruksi untuk:
    a.Mengidentifikasi kecelakaan kerj dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai untuk:
    a. Mengidentifikasikan setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. Meengantisipasi kondisi dan tindakan berbahya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahaynya
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidanf leilmuan K3 Konstruksi
    e. Memberi nasheat, konsultasi, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sisitim secara meneyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektff atas pelaksanaan program program K3 konstruksi
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kevelakaan kerja, keseharan kerja dan lingkungan
    i. Mmapu mendorong dapat teralasananya sistim k3 konstruksi di semua ini kegiatan
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan denfan tegas pemecahannya
    k. Melaskanakan pengawasan penerapan sesuai dengan Keilmuan K3 Konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sisitim K3 Konstruksi secara terpadi anatara perancanf, pelaksana ,pengawas dan penguna sisitim K3 Konstruksi.

    E. Mata Pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Undang-undang No.1 tahun 1970 2 jam
    2. Permenakertrans No.1/men/1980 2 jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 jam
    5. Manajemen dan Admnistrasi K3 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 jam
    9. Sistim Pemadam Kebakaran 2 jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 jam
    14. Observasi Lapangan& Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    2. Manajemen konstruksi 4 jam
    3. Pengetahuan teknik Konstruksi 4 jam
    4. Pengetahuan dasar K3 2 jam
    5. Manajemen dan Admnistrasi 2 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    7. Manajemen Resiko 4 jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 jam
    10. Sistim Pemadaman kebakaran 4 jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    15. Manajemen Umum 2 jam
    16. K3 Ruang Tertutup 2 jam
    17. Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 2 jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 jam
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah 14jam
    21. Seminar 6 jam
    22. Evaluasi Akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajran (minimal) 90 jam
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    2. Manajemen konstruksi 4 jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    5. Manajemen dan Admnistrasi 4 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    7. Manajemen Resiko 4 jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi 4 jam
    10. Sistim Pemadaman kebakaran 4 jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya 2 jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    15. K3 Ruang Tertutup 2 jam
    16. Manajemen Umum 2 jam
    17. Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 2 jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 jam
    20. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 jam
    21. Penilaian dan studi-studi kasus K3 14 jam
    22. Penilaian , Statistik, Penilaian laporan / makalah
    dan seminar 12 jam
    v. Evaluasi Akhir 14 jam
    Jumlah jam pelajran pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban tidak sesuai instruksi soal.

  15. Arga Aquarbuana
    157051668
    Fakultas Vokasi K3
    1.Pekerjaan Konstruksi adalah keseluruhan atau sebagian rangkaian kegiatan perencanaan dan/atau pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakup bangunan gedung, bangunan sipil, instalasi mekanikal dan elektrikal serta jasa pelaksanaan lainnya untuk mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lain dalam jangka waktu tertentu
    2.Ahli K3 Konstruksi adalah tenaga teknis yang mempunyai kompetensi khusus di bidang K3 Konstruksi dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi SMK3 Konstruksi yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan dan kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga atau instansi yang berwenang sesuai dengan Undang-Undang.
    3.Petugas K3 Konstruksi adalah petugas di dalam organisasi Pengguna Jasa dan/atau organisasi Penyedia Jasa yang telah mengikuti pelatihan/bimbingan teknis SMK3 Konstruksi Bidang PU, dibuktikan dengan surat keterangan mengikuti pelatihan/bimbingan teknis SMK3 Konstruksi Bidang PU sedangkan Ahli K3 Konstruksi adalah tenaga teknis yang mempunyai kompetensi khusus di bidang K3 Konstruksi dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi SMK3 Konstruksi yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan dan kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga atau instansi yang berwenang sesuai dengan Undang-Undang.
    4.SMK3 Konstruksi Bidang PU meliputi:
    a. Kebijakan K3
    b. Perencanaan K3
    c. Pengendalian Operasional
    d. Pemeriksaan dan Evaluasi Kinerja K3
    e. Tinjauan Ulang Kinerja K3
    Penerapan SMK3 Pada Tahap Pra Konstruksi
    1.Rancangan Konseptual (Studi Kelayakan, Survei dan Investigasi) wajib memuat telaahan aspek K3.
    2.Penyusunan Detailed Engineering Desain (DED) wajib:
    a. mengidentifikasi bahaya, menilai Risiko K3 serta pengendaliannya pada penetapan kriteria perancangan dan pemilihan material, pelaksanaan konstruksi, serta Operasi dan Pemeliharaan;
    b. mengidentifikasi dan menganalisis Tingkat Risiko K3 dari kegiatan/proyek yang akan dilaksanakan, sesuai dengan Tata Cara Penetapan Tingkat Risiko K3 Konstruksi pada Lampiran 1;
    3.Penyusunan Dokumen Pemilihan Penyedia Barang/Jasa wajib memuat:
    a. potensi bahaya, jenis bahaya dan identifikasi bahaya K3 Konstruksi yang ditetapkan oleh PPK berdasarkan Dokumen Perencanaan atau dari sumber lainnya;
    b. kriteria evaluasi untuk menilai pemenuhan persyaratan K3 Konstruksi termasuk kriteria penilaian dokumen RK3K.
    Penerapan SMK3 pada Tahap Pemilihan Penyedia Barang/Jasa
    1.Dokumen Pemilihan Penyedia Barang/Jasa harus memuat persyaratan K3 Konstruksi yang merupakan bagian dari ketentuan persyaratan teknis.
    2.Dokumen Pemilihan Penyedia Barang/Jasa harus memuat ketentuan tentang kriteria evaluasi RK3K.
    3.Untuk pekerjaan dengan potensi bahaya tinggi, wajib dipersyaratkan rekrutmen Ahli K3 Konstruksi dan dapat dipersyaratkan sertifikat SMK3 perusahaan.
    4.Pada saat aanwijzing, potensi, jenis, identifikasi bahaya K3 dan persyaratan K3 Konstruksi wajib dijelaskan.
    5.Evaluasi teknis RK3K Penawaran dilakukan terhadap sasaran dan program K3 dalam rangka pengendalian jenis bahaya K3.
    6.Dalam evaluasi penawaran, Pokja dapat melibatkan Ahli K3 Konstruksi/Petugas K3 Konstruksi apabila diantara anggotanya tidak ada yang memiliki sertifikat Ahli K3 Konstruksi/Petugas K3 Konstruksi.
    7.Apabila berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa RK3K Penawaran tidak memenuhi kriteria evaluasi teknis K3 dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa, maka penawaran dapat dinyatakan gugur.
    8.RK3K Penawaran yang disusun oleh Penyedia Jasa untuk usulan penawaran dalam pemilihan penyedia barang/jasa, merupakan bagian dari usulan teknis dalam dokumen penawaran, sebagaimana diatur dalam pedoman terkait pemilihan penyedia barang/jasa yang berlaku di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.
    9.Rencana Biaya K3 harus dihitung berdasarkan kebutuhan seluruh pengendalian risiko K3 Konstruksi sesuai dengan RK3K Penawaran.
    10.Apabila Penyedia Jasa tidak memperhitungkan biaya K3 Konstruksi atau rencana biaya K3 Konstruksi yang diperhitungkan ternyata tidak mencukupi untuk pelaksanaan program K3 maka Penyedia Jasa tetap wajib melaksanakan program K3 Konstruksi sesuai dengan RK3K yang telah disetujui oleh PPK.
    11.Penyedia Jasa yang telah ditetapkan sebagai pemenang, wajib melengkapi RK3K dengan rencana penerapan K3 Konstruksi untuk seluruh tahapan pekerjaan.
    Penerapan SMK3 Pada Tahap Pelaksanaan Konstruksi
    1.RK3K dipresentasikan pada rapat persiapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi/Pre Construction Meeting (PCM) oleh Penyedia Jasa, untuk disahkan dan ditanda tangani oleh PPK dengan menggunakan Format pada Lampiran 2.
    2.RK3K yang telah disahkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen kontrak pekerjaan konstruksi dan menjadi acuan penerapan SMK3 pada pelaksanaan konstruksi.
    3.Dalam hal pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh beberapa Penyedia Jasa dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO), Pemimpin KSO harus menetapkan Kebijakan K3 Konstruksi yang berlaku untuk seluruh Penyedia Jasa.
    4.Apabila dalam pelaksanaan pekerjaan terdapat ketidaksesuaian dalam penerapan RK3K dan/atau perubahan dan/atau pekerjaan tambah/kurang, maka RK3K harus ditinjau ulang dan disetujui oleh PPK.
    5.Dokumentasi hasil pelaksanaan RK3K dibuat oleh penyedia jasa dan dilaporkan kepada PPK secara berkala (harian, mingguan, bulanan dan triwulan), yang menjadi bagian dari laporan pelaksanaan pekerjaan.
    6.Apabila terjadi kecelakaan kerja, Penyedia Jasa wajib membuat laporan kecelakaan kerja kepada PPK, Dinas Tenaga Kerja setempat, paling lambat 2 x 24 jam.
    7.Penyedia Jasa wajib melaksanakan perbaikan dan peningkatan kinerja sesuai hasil evaluasi kinerja RK3K yang dilakukan triwulanan, dalam rangka menjamin kesesuaian dan efektifitas penerapan RK3K.
    Penerapan SMK3 Pada Tahap Penyerahan Hasil Akhir Pekerjaan
    1.Pada saat pelaksanaan uji coba dan laik fungsi sistem (testing dan commissioning) untuk penyerahan hasil akhir pekerjaan, Ahli K3 Konstruksi/Petugas K3 Konstruksi harus memastikan bahwa prosedur K3 telah dilaksanakan.
    2.Laporan Penyerahan Hasil Akhir Pekerjaan wajib memuat hasil kinerja SMK3, statistik kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta usulan perbaikan untuk proyek sejenis yang akan datang.
    5.Potensi bahaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan menjadi:
    a. Potensi bahaya tinggi, apabila pekerjaan bersifat berbahaya dan/atau mempekerjakan tenaga kerja paling sedikit 100 orang dan/atau nilai kontrak diatas Rp. 100.000.000.000,- (seratus milyar rupiah);
    b. Potensi bahaya rendah, apabila pekerjaan bersifat tidak berbahaya dan/atau mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang dan/atau nilai kontrak dibawah Rp. 100.000.000.000,- (seratus milyar rupiah).
    6.(DED) Dalam Pekerjaan Konstruksi dapat diartikan sebagai produk dari konsultan perencana, yang biasa digunakan dalam membuat sebuah perencanaan (gambar kerja) detailbangunan sipil seperti gedung, kolam renang, jalan, jembatan, bendungan, dan pekerjaan konstruksi lainnya
    7.Rencana K3 Kontrak yang selanjutnya disingkat RK3K adalah dokumen lengkap rencana penyelenggaraan SMK3 Konstruksi Bidang PU dan merupakan satu kesatuan dengan dokumen kontrak suatu pekerjaan konstruksi, yang dibuat oleh Penyedia Jasa dan disetujui oleh Pengguna Jasa, untuk selanjutnya dijadikan sebagai sarana interaksi antara Penyedia Jasa dengan Pengguna Jasa dalam penyelenggaraan SMK3 Konstruksi Bidang PU
    8. 1 (satu) Jarang terjadi dalam kegiatan konstruksi
    2 (dua) Kadang-kadang terjadi dalam kegiatan konstruksi
    3 (tiga) Sering terjadi dalam kegiatan konstruksi
    9.
    1. RINGAN
    Keparahan/kerugian/dampak
    Orang :
    Terpeleset, polusi debu, terserempet, (cukup pengobatan P3K atau klinik) tetap dapat lanjut bekerja (tidak kehilangan hari kerja)
    Harta/benda :
    Gangguan pada kendaraan atau alat berat, namun tidak menyebabkan pekerjaan terhambat dan dapat diperbaiki dalam waktu 1×24 jam.
    Lingkungan :
    Terdapat ceceran tanah galian sehingga mengganggu lingkungan sekitar
    Keselamatan Umum :
    Jalan menjadi sempit (lalu lintas terganggu/macet, ada kecelakaan lalu lintas)
    2. SEDANG
    Keparahan/kerugian/dampak
    Orang :
    Tersengat aliran listrik, menghirup gas beracun, terkilir, memerlukan pengobatan diluar lokasi kegiatan (Puskesmas atau Rumah Sakit), karena Klinik dilokasi kegiatan tidak tersedia/mampu, Maksimum istirahat di rumah/diluar lokasi kegiatan selama 2X24 jam
    Harta/benda :
    Kerusakan alat berat misalnya: As roda patah , Alat berat terguling dan menyebabkan kerusakan, Waktu perbaikan dibutuhkan 1 sampai 7 hari
    Lingkungan :
    Terdapat polusi debu, kebisingan, ada keluhan dari masyarakat sekitar dan masyarakat pengguna jalan
    Keselamatan umum :
    Kendaraan terperosok dalam lubang galian,
    3. BERAT
    Keparahan/kerugian/dambak
    Orang :
    Tersengat aliran listrik, menghirup gas beracun, Patah kaki, gegar otak, meninggal, Luka berat, dirawat-inap di rumah sakit, atau kehilangan hari kerja diatas 2 x 24 jam, atau Cacat fungsi atau organ, meninggal.
    Harta/benda
    Dinding saluran ambruk, lokasi galian ambles, alat rusak berat, jaringan utilitas bawah tanah terganggu (kabel listrik putus, pipa PAM pecah, kabel telepon putus, pipa gas pecah), mengakibatkan tidak berfungsinya fasilitas umum tersebut, Waktu pemulihan dibutuhkan diatas 7 hari
    Keselamatan umum
    *sering terjadi tabrakan kendaraan,
    *masyarakat sekitar terkena ISPA akibat polusi debu
    10.Tahap Aanwijzing ini merupakan sebuah media tanya jawab antara calon kontraktor dengan pemberi tugas/pemilik proyek, konsultan perencana, konsultan QS dan konsultan MK mengenai kebutuhan-kebutuhan apa saja yang diperlukan dan spesifikasi yang digunakan dan dijadikan sebagai acuan dalam membuat penawaran.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    1. Identitas tidak jelas berasal dari kelas mana.
    2. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.
    3. Perbaiki dan kirim ulang kembali.

  16. Nama : Hildawati Pongutan
    NIM : 157051661
    Kelas : A1

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    (i) Syarat untuk menjadi Ahli Muda K3 Konstruksi adalah:
    a. Seorang Ahli K3 harus mampu memahami dan bisa menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi.
    b. Sehat jasmani dan rohani.
    c. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    d. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    e. Ahli Muda K3 harus mengerti bagaimana mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi.
    f. Ahli Muda K3 harus mampu merencanakan dan menyusun program K3.
    g. Ahli Muda K3 harus bisa melakukan evaluasi dan membuat laporan penetapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi.

    (ii) Syarat untuk menjadi Ahli Madya K3 Konstruksi adalah:
    a. Sudah memiliki sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi keluaran Kemnaker RI.
    b. Sehat jasmani dan rohani.
    c. Pendidikan minimal D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi.
    d. Seorang Ahli Madya K3 harus mengerti bagaimana mengelola dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi.
    e. Ahli Madya K3 harus mampu mengelola program K3.
    f. Ahli Madya K3 harus bisa mengelola laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi.

    (iii) Syarat untuk menjadi Ahli Utama K3 Konstruksi adalah:
    a. Seorang Ahli K3 harus memahami dan bisa menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi.
    b. Sehat jasmani dan rohani.
    c. Pendidikan minimal sarjana K3 (S1), dan pengalaman kerja 5 tahun di bidang K3.
    d. Seorang Ahli Utama K3 Konstruksi harus mengerti bagaimana mengevaluasi dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi.
    e. Ahli Utama K3 harus bisa mengevaluasi program K3.

    B. Pada proyek kontruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi di butuhkan untuk jenjang:
    (i) Seorang Ahli Muda Konstruksi dibutuhkan pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang, atau penyelenggara proyek dibawah 3 (tiga) bulan.
    (ii) Seorang Ahli Madya K3 Konstruksi dibutuhkan pada setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggara proyek dibawah 6 (enam) bulan.
    (iii) Seorang Ahli Utama K3 Konstruksi dibutuhkan pada setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggara proyek diatas 6 (enam) bulan.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    (i) Kompetensi akademik yang harus dikuasai oleh Ahli Muda K3 Konstruksi adalah memahami secara baik tentang:
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.

    (ii) Kompetensi akademik yang harus dikuasai oleh Ahli Madya K3 Konstruksi adalah memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    a. Potensi bahaya kontruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar kontruksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    (iii) Kompetensi akademik yang harus dikuasai oleh Ahli Utama K3 Konstruksi adalah memahami secara baik tentang:
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan Safety Plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    (i) Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli Muda K3 Konstruksi adalah mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    (ii) Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli Madya K3 Konstruksi adalah dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tinakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3 Konstruksi.

    (iii) Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli Utama K3 Konstruksi adalah memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehatatau konsultasi, rekomendasi, dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolahan dan implementasip pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan progam K3 Konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mmpu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi di semua kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawsan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    l. Mmepunyai kemampuan mempimin pelaksanaan program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawass dan pengguna sistem K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    (i) Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Undamg-Undang No.1 tahun 1970 (2 jam)
    2. Permenakertrans No.1/Men/1980 (2 jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 (4 jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (2 jam)
    7. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    8. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    9. Sistem Pemadan Kebakaran (2 jam)
    10. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    11. Higien Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam)
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam)
    14. Opservasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam)
    15. Seminar (4 jam)
    16. Evluasi Akhir (4 jam)

    (ii) Ahli Madya K3 Konstruksi :
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 jam)
    2. Manajemen Konstruksi (4 jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    5. Manajemen dan Administrasi (2 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    7. Manajemen Resiko (4 jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    9. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    10. Sistem Pemadaman Kebakaran (4 jam)
    11. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran (4 jam)
    12. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio aktif (2 jam)
    14. Higien Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    15. Manajemen Umum (2 jam)
    16. K3 Ruang Tertutup (2 jam)
    17. Manajemen Pelatihan dan kompentensi (4 jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam)
    19. Pengethuan Auditing K3 (2 jam)
    20. Opservasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam)
    21. Seminar (6 jam)
    22. Evaluasi Akhir $jam)

    (iii) Ahli Utama K3 Konstruksi :
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 jam)
    2. Manajemen Kostruksi (4 jam)
    3. Pengetahuan Dasar K3 (2jam)
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    7. Manajemen Resiko (4 jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    9. K3 Peralatan Konstruksi (4 jam)
    10. Sistem Pemadam Kebakaran (4 jam)
    11. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    12. Penanganan Materian yang Berbahaya (2 jam)
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 jam)
    14. Higien Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    15. K3 Ruang Tertutup (2 jam)
    16. Manajemen Umum (2 jam)
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K2 (2 jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (6 jam)
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (12 jam)
    21. Penilaian dan Studi K3 (14 jam)
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan atau Makalah dan Seminar (12 jam)
    23. Evaluasi Akhir (14 jam)

  17. Nama : Murni Rante Layuk
    NIM : 157051744
    Kelas : A1

    A. Persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi, yaitu :
    a. Pada jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    b. Pada jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    c. Pada jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Proyek konstruksi yang membutuhkan ahli K3, yaitu :
    a. Pada jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan.
    2. Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan.
    3. Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan.
    b. Pada jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan.
    2. Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan.
    c. Pada jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi,
    1. Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan.

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3, yaitu :
    a. Pada jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan Kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    b. Pada jenjang Ahli K3 Madya K3 Konstruksi,
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 mekanikal dan elektrikal.
    7. Job Safety Analisis.
    8. SMK3 dasar.
    9. Asuransi tenaga kerja.
    c. Pada jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analisa laporan kecelakaan.
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    7. Penyusunan Safety Plan
    8. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    9. Mekanisne pengawasan mekanik
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi, yaitu :
    a. Pada jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    b. Pada jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    4. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    6. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    8. Mewasi dan memimpin pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    c. Pada jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi,
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    5. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    8. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi di semua lini kegiatan.
    10. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas, dan pengguna sistem K3 Konstruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk sertifikasi Ahli K3 konstruksi, yaitu :
    a. Pada jenjang Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Undang-undang No. 1 tahun 1970, 2 jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980, 2 jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi, 2 jam
    4. Pengetahuan Dasar K3, 4 jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3, 2 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi, 2 jam
    7. Manajemen Lingkungan, 2 jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi, 6 jam
    9. Sistem Pemadaman Kebakaran, 2 jam
    10. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat, 2 jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek, 2 jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3, 2 jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi, 2 jam
    14. Observasi Lapagan dan Penyusunan Makalah, 14 jam
    15. Seminar, 4 jam
    16. Evaluasi Akhir, 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) : 50 jam
    b. Pada jenjang Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3, 8 jam
    2. Manajemen Konstruksi, 4 jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi, 4 jam
    4. Pengetahuan Dasar K3, 2 jam
    5. Manajemen dan Administrasi, 2 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi, 8 jam
    7. Manajemen Resiko, 4 jam
    8. Manajemen Lingkungan, 2 jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi, 6 jam
    10. Sistem Pemadaman Kebakaran, 4 jam
    11. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran, 4 jam
    12. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat, 2 jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif, 2 jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek, 2 jam
    15. Manajemen Umum, 2 jam
    16. K3 Ruang Tertutup, 2 jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3, 4 jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3, 2 jam
    19. Pengetahuan Auditing K3, 2 jam
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah, 14 jam
    21. Seminar, 6 jam
    22. Evaluasi Akhir, 4 jam
    Jumlah pelajaran (minimal) : 90 jam
    c. Pada jenjang Ahli Utama K3 Konstruksi,
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3, 8 jam
    2. Manajemen Konstruksi, 4 jam
    3. Pengetahuan Dasar K3, 2 jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi, 4 jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3, 4 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi, 8 jam
    7. Manajemen Resiko, 4 jam
    8. Manajemen Lingkungan, 2 jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi, 4 jam
    10. Sistem Pemadam Kebakaran, 4 jam
    11. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat, 2 jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya, 2 jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif, 2 jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek, 2 jam
    15. K3 Ruang Tertutup, 2 jam
    16. Manajemen Umun, 2 jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3, 4 jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3, 2 jam
    19. Pengetahuan Auditing K3, 6 jam
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop), 12 jam
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3, 14 jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan / Makalah dan seminar 12 jam
    23. Evaluasi Akhir, 14 jam
    Jumlah jam pelajaran : 100 jam

  18. Nama : Aji Sidiq Anggoro Putro
    NIM : 157051650
    Kelas : A1

    A. Persyaratan menjadi ahli K3 konstruksi jenjang
    1. Ahli muda K3 Konstruksi : – Sehat jasmani dan rohani
    – Pendidikan minimum STM atau sederajat
    – pengalaman kerja sebagai petugas k3 konstruksi minimal 3 tahun
    2. Ahli madya K3 Konstruksi: – Sehat jasmani dan rohani
    – Pendidikan minimum STM atau seerajat
    – pengalaman kerja sebagai petugas K3 konstruksi minimal 3 tahun
    3. Ahli utama K3 Konstruksi: – Sehat jasmani dan rohani
    – Pendidikan minimum D3 teknik atau sederajat
    -Pengalaman kerja minimum 3 tahun di proyek konstruksi

    B. Proyek konstruksi yang membutuhkan Ahli K3 konstruksi untuk jenjang :
    1. Ahli muda K3 Konstruksi : -Proyek Konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang dan penyelenggaraan
    proyek dibawah 3 bulan
    2. Ahli madya K3 Konstruksi: -Proyek Konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang dan penyelenggaraan proyek
    dibawah 6 bulan
    3. Ahli utama K3 Konstruksi: – Proyek Konstruksi yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang dan penyelenggaraan
    proyek diatas 6 bulan

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai untuk jenjang:\
    1. Ahli muda K3 Konstruksi : – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 Pekerjaan penggalian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan konstruksi baja
    – K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    – K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    2. Ahli madya k3 konstruksi : – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bagunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – peraturan K3 Konstruksi
    – Peraturan dan standar konstruksi bagunan
    – K3 mekanikal dan elektrikal
    – Job safety analisis
    – SMK3 dasar
    – Asuransi tenaga kerja
    3. Ahli utama K3 Konstruksi : -Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – analisa laporan kecelakaan
    -standar dan pedoman konstruksi bangunan
    -mekanisme pengawasan k3 konstruksi
    – penyusunan safety plan
    – penyusunan anggaran k3 konstruksi
    -mekanisme pengawasan mekanik
    -mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
    -mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai :
    1. Ahli muda K3 Konstruksi : – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi bahaya
    – melaksanakan pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – melaksanakan dasar – dasar prosedur inspeksi K3
    – melaporkan setiap kecelakaan kerja
    2. Ahli madya K3 Konstruksi: – mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi
    berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3
    konstruksi
    – memberi konsultasi, rekomendasi dan komunikas, teori dan teknis K3
    Konstruksi
    -mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program
    program K3 Konstruksi
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    – Memberikan Pemecahan persoalan – persoalan K3 konstruksi dan dapat
    menetapkan dengan tegas pemecahannya
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistem K3
    Konstruksi
    3.Ahli utama K3 Konstruksi: -Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua
    pengembangan
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat
    rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    -Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi
    kejadian dan tingkat bahayanya
    -melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3
    Konstruksi
    – memberi nasehat, rekomendasai dan komunikasi, teori dan teknis K3
    Konstruksi

    E.Mata pelajaran dan jumlah jam yang harus ditempuh

    1. Ahli muda K3 Konstruksi

    -UU No.1 tahun 1970 (2jam_)
    – Pengetahuan dasar K3 (4jam)
    -Pengetahuan teknik konstruksi (2jam)
    -Manajemen dan administrasi K3 (2jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (2jam)
    -Manajemen lingkungan (2jam)
    -K3 peralatan konstruksi (6jam)
    -Sistem pemadaman kebakaran (2jam)
    -tanggap darurat (2jam)
    -Higiene Perusahaan dan proyek (2jam)
    -Manajemen pelatihan dan kompetensi K3(2jam)
    -Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi (2jam)
    -Observasi lapangan fan penyusunan makalah (14jam)
    -seminar (4jam)
    -evaluasi akhir (4jam)

    2. Ahli madya K3 Konstruksi

    -standar dan peraturan K3 (8jam)
    -manajemen konstruksi(4jam)
    -pengetahuan teknik konstruksi(4jam)
    -pengetahuan dasar K3 (2jam)
    -manajemen dan administrasi(2jam)
    -K3 pekerjaan konstruksi (8jam)
    -manajemen resiko (4jam)
    -manajemen lingkungan(2jam)
    -K3 peralatan konstruksi (6jam)
    -sistem pemadaman kebakaran(4jam)
    -kesiagaan dan sistem kebakaran(4jam)
    -tanggap darurat (2 jam)
    -pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif(2jam)
    -Higiene perusahaan dan proyek(2jam)
    -manajemen umum(2jam)
    -K3 ruang tertutup (2jam)
    -manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4jam)
    -komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3(2jam)
    -pengetahuan auditing K3(2jam)
    -Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14jam)
    -seminar(6jam)
    -evaluasi akhir (4jam)

    3. Ahli utama K3 Konstruksi

    -standar dan peraturan K3(8jam)
    -manajemen konstruksi(4jam)
    -pengetahuan dasar k3(2jam)
    -pengetahuan teknik konstruksi(4jam)
    -manajemen dan administrasi K3(4jam)
    -K3 pekerjaan konstruksi(8jam)
    -manajemen resiko (4jam)
    -manajemen lingkungan(2jam)
    -K3 peralatan konstruksi(4jam)
    -sistem pemadaman kebakaran(4jam)
    -tanggap darurat(2jam)
    -penanganan material berbahaya(2jam)
    -pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif(2jam)
    -higiene perusahaan dan proyek(2jam)
    -K3 ruang tertutup(2jam)
    -manajemen umum(2jam)
    -manajemen pelatihan dan kompetensi K3(4jam)
    -komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3(2jam)
    -pengetahuan auditing K3(6jam)
    -studi bahaya dan operaasinya (Hazop)[12jam]
    -penilaian dan studi kasus K3(12jam)
    -penelitian statistik, laporan / makalah dan seminar (12jam)
    -evaluasi akhir (14jam)

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena:
    1. Terindikasi sebagai spam.
    2. Nama pengirim berbeda dengan nama yang tertera dalam jawaban.
    3. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar.

  19. Nama : Revi
    NIM : 157051695
    Kelas : A1

    A. Syarat menjadi ahli K3 konstruksi untuk jenjang
    i. ahli muda K3 konstruksi :
    – sehat jasmani dan rohani.
    – berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    ii. ahli madya K3 konstruksi :
    – sehat jasmani dan rohani
    – berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    iii. ahli utama K3 konstruksi :
    – sehat jasmani dan rohani.
    – berpendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat.
    – mempunyai pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi.

    B. pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang ahli K3 konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :
    i. ahli muda K3 konstruksi :
    -ahli muda k3 konstruksi di butuhkan, pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek di bawah 3 bulan.
    ii. ahli madya K3 konstruksi
    -ahli madya K3 konstruksi di butuhkan, pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek di bawah 6 bulan.
    iii. ahli utama K3 konsruksi
    – ahli utama K3 konstruksi di butuhkan, pada setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau peyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus di kuasai ahli K3 konstruksi untuk jenjang :
    i. ahli muda K3 konstruksi
    – memahami secara baik tentang :
    a. potensi bahaya pada konstruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. peraturan perundangan keslamatan kerja
    d. K3 pekerjaan panggilan
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    ii ahli madya K3 konstruksi
    -memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. prosedur kerja aman konstruksi banguan
    d. peraturan keslamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    e. peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. K3 mekanikal dan elektrikal
    g. job safety analisis (JSA)
    h. SMK3 dasar
    i. asuransi tenaga kerja.
    iii. ahli utama K3 konstruksi
    memahami secara baik tentang :
    a. potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c.prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. analisa laporan kecelakaan
    e. standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. penyusunan safety plan
    h. penyusunan anggaran K3 konstruksi
    i. mekanisme pengawasan mekanik
    j. mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh ahli K3 konstruksi pada jenjang :
    i. ahli muda K3 konstruksi
    -mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    c. mengontrol, mengetahui tidakan dan kondisi berbahaya
    d. melaksanakan penyulihan / pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e. melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya
    f. melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    g. melaporkan setiap kecelakaan kerja
    ii. ahli madya K3 konstruksi
    – dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    a. mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 knstruksi
    e. mangudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    f. mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    g. memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi da dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    h. mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3 konstruksi.
    iii. ahli utama K3 konstruksi
    -memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuanuntuk :
    a. mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d.melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    e. memberi nasehat/ konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknik K3 konstruksi

    E. apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapat sertifikasi
    i. ahli muda K3 konstruksi
    1. Undang-Undang No.1 tahun 1970 2 jam
    2. Permenaker trans No. 1/MEN/1980 2 jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 jam
    9. Sisitim Pemadam Kebakaran 2 jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    12. Manejemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 jam
    14. Observasi Lapangan & penyusunan makalah 14 jam
    15 . Seminar 4 jam
    16. evaluasi akhir 4 jam
    jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam
    ii. ahli madya K3 konstruksi :
    1. Undang-Undang Standar dan Peraturan K3 8 jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    7. Manajemen Resiko 4 jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Rdio Aktif 2 Jam
    14 Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    15. Manajemen Umum 2 jam
    16. K3 Ruang Tertutup 2 jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 jam
    18. Komunikasi, Konsultasi, dan Kesadaran K3 2 jam
    19. Pengetahuan auditing K3 2 jam
    20. Observasi Lapangan dan penyusunan makalah 14 jam
    21. Seminar 6 jam
    22. Evaluasi akhir 4 jam
    jumlah jam pelajaran (minimal) 90 jam
    iii. Ahli utama K3 Konstruksi
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 4 jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    7. Manajemen Resiko 4 jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 jam
    10. Sistim Pemadam Kebakaran 4 jam
    11. Kesiagaan dan Sistim tanggap darurat 2 jam
    12. Penanganan Material yang Berbahaya 2 jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    15. K3 Ruang tertutup 2 jam
    16. Manajemen Umum 2 jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 jam
    20. Study Bahaya dan Operasinya ( Hazop) 12 jam
    21. Penilaian dan studi Kasus-Kasus K3 14 jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan / makalah
    dan seminar 12 jam
    23. Evaluasi Akhir 14 jam
    jumlah jam pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  20. Nama : Desma Yessy Pasau
    NIM : 157051742
    Kelas : A1

    A. Persyaratan menjadi ahli K3 konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli muda K3 konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    ii. Ahli madya K3 konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    iii. Ahli utama K3 konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    B. Proyek konstruksi yang bagaimana, seorang ahli K3 konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli muda K3 konstruksi:
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan.

    ii. Ahli madya K3 konstruksi;
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.

    iii. Ahli utama K3 konstruksi:
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli K3 konstruksi jenjang:
    i. Ahli muda K3 konstruksi, memahami secara baik tentang:
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan pengallan.
    f. K3 pekerjaan pondasi.
    g. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli madya K3 konstruksi:
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli utama K3 konstruksi, memahami secara baik tentang;
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan safety plan
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli K3 konstruksi jenjang:
    i. Ahli muda K3 konstruksi, mempunyai pengetahuan K3 dan kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melakukan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli madya K3 Konstruksi, dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi.

    iii. Ahli utama K3 konstruksi, memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kerjadian dan tingkat bahanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli K3 konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli muda K3 Konstruksi:
    1. Undang-Undang No.1 Tahun 1970
    2. Permenakertrans No.1/Men/1980
    3. Pengetahuan teknik konstruksi
    4. Pegetahuan dasar K3
    5. Manajemen dan administrasi K3
    6. K3 pekerjaan konstruksi
    7. Manajemen lingkungan
    8. K3 peralatan konstruksi
    9. Sistim pemadaman kebakaran
    10. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat
    11. Higiene perusahaan dan proyek
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    13. Pegetahuan inspeksi K3 konstruksi
    14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah
    15. Seminar
    16. Evaluasi akhir
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam

    ii. Ahli madya K3 konstruksi:
    1. Undang-Undang, standar dan peraturan K3
    2. Manajemen konstruksi
    3. Pengetahuan teknik konstruksi
    4. Pengetahuan dasar K3
    5. Manajemen dan administrasi
    6. K3 pekerjaan konstruksi
    7. Manajemen konstruksi
    8. Manajemen lingkungan
    9. K3 peralatan konstruksi
    10. Sistim pemadaman kebakaran
    11. Kesiagaan dan sistim kebakaran
    12. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
    14. Higiene perusahaan dan proyek
    15. Manajemen umum
    16. K3 ruang tertutup
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3
    19. Pengetahuan auditing K3
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah
    21. Seminar
    22. Evaluasi akhir
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 jam

    iii. Ahli utama K3 konstruksi:
    1. Undang-Undang dan peraturan K3
    2. Manajemen konstruksi
    3. Pengetahuan dasar K3
    4. Pengetahuan teknik konstruksi
    5. Manajemen dan administrasi K3
    6. K3 pekerjaan konstruksi
    7. Manajemen resiko
    8. Manajemen lingkungan
    9. K3 peralatan konstruksi
    10. Sistem pemadaman kebakaran
    11. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat
    12. Penanganan material yang berbahaya
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
    14. Higiene perusahaan dan proyek
    15. K3 ruang tertutup
    16. Manajemen umum
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3
    19. Pengetahuan auditing K3
    20. Studi bahaya dan operasinya (Hazop)
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3
    22. Penelitian, statistik penulisan laporan/makalah dan seminar
    23. Evaluasi akhir
    Jumlah jam pelajaran 100 jam.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena terindikasi sebagai spam.

  21. Nama : Dewi Anggreini
    NIM :157051701
    Kelas : A1

    A. persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i.Ahli muda k3 konstruksi:
    -Berpendidkan minimal STM atau sederajat ,sehat jasmani dan rohani dengna pengalaman sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas k3 konstruksi

    ii.Ahli madya k3 konstruksi :
    – Berpendidkan minimal STM atau sederajat ,sehat jasmani dan rohani
    – pend minimal 3 tahun sebagai petugas k3 konstruksi atau 2 tahun petugas k3 di pekerjaan konsrtruksi

    iii Ahli utama k3 konstruksi :
    – sehat jasmani dan rohani
    – sarjana muda atau sederajatnya pengalaman kerja sesuai bidang keahliannya paling kurang 3 tahun
    a) berbadan sehat
    b) berkelakuan baik
    c) bekerja penuh di instansi yang bersangkutan
    d) lulus seleksi dari tim penilai

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i Ahli muda k3 kontruksi : contohnya pembangunan rumah, maksudnya proyek yang membutuhkan waktu tidak terlalu lama < 3 bulan dan hanya membutuhkan 1 ahli muda saja.

    ii Ahli madya k3 konstruksi : contohnya pembangunan jembatan, maksud nya proyek yang membutuhkan waktu < 6 bulan.

    iii Ahli utama k3 konstruksi: contohnya pembangunan apartemen ,maksudnya proyek yang membutuhkan waktu yang lama lebih dari 6 bulan.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i Ahli muda k3 konstruksi : – potensi bahaya konstruksi bangunan
    – cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – peraturan per undang undangan k3
    – keselamatan kesehatan kerja penggalian
    – keselamatan kesehatan kerja pondasi
    – keselamatan kesehatan kerja kontruksi beton
    – keselamatan kesehatan kerja baja
    – keselamatan kesehatan kerja mekanikal dan elektrikal
    -keselamatan kesehatan kerja lingkungan kerja

    ii Ahli madya k3 konstruksi : – potensi bahaya konstruksi bangunan
    – cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    – peraturan K3 kontruksi
    – peraturan dan standar kontruksi bangunan.
    – k3 mekanikal dan elektrikal
    – JSA
    – SMK 3 dasar
    -Asuransi tenaga kerja

    iii Ahli utama k3 kontruksi : – potensi bahaya konstruksi bangunan
    – identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – analisa laporan kecelakaan
    – stanadar pedoman konstruksi bangunan
    – mekanisme peangwasan konstruksi bangunan
    – penyusunan safety plan
    – penyusunan anggaran K3 konstruksi
    – mekanisme pengawasan mekanik
    – mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    – mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang
    i Ahli muda K3 konstruksi : – mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – melaksanakan kegitan pekerjaan K3 ditempat kerja
    – mengontrol mengetahu tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan penyuluhan pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3 konstruksi
    – melaporkan setiap laporan kerja ahli madya

    ii Ahli madya K3 konstruksi : – mengidentifikasi kecelakaan kerja, mengatisipasi tindakan dan kondisi bahaya
    – melaksanakan pengawasan tindakan dan kondisi bahaya
    – adanya pembinaan penyuluhan di bidang keilmuwan K3 konstruksi
    – memberi nasihat rekomendasi dan komunikasi serta teori dan teknis K3 konstruksi
    – mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    – memberikan pemecahan masalah tentang persoala K3 konstruksi
    – mengawasi dan memimpin program sistem K3 konstruksi

    iii Ahli utama K3 konstrusi : – mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana serta
    penanggulanagannya
    – mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan pelatihan dalam bidang keilmuwan K3 konstruksi
    – memberi nasihat rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis k3 konstruksi
    – membuat dan mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam
    pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    – mengukur mengaudit mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    – membuata dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja kesehatan kerja dan
    lingkungan
    – mampu mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    – mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan menetapkan dengan tegas pemecahan masalahnya
    – melaksanakan pengawasan dan penerapan sesuai keilmuwan K3 konstruksi
    – mempuanyai kemmapuan memimpin pelaksanaan program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara
    perancang, pelasana, pengawasan dan pengguan sistem K3 kosntruksi

    E. mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i Ahli muda K3 kontruksi : – undang undang No 1 tahun 1970 (2 jam)
    – permenekertrans No 1/MEN/1980 (2 jam)
    – pengetahuan teknik konstruksi (2 jam)
    – pengetahuan dasar k3 (4 jam)
    – Manajemen dan administrasi K3 (2 Jam)
    – k3 pekerjaan kontruksi (2 jam)
    – manajemen lingkungan (2 jam)
    – K3 peralatan kontruksi (6 jam)
    – sistem pemadam kebakaran (2 jam)
    – kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    – higiene perusahaan dan proyek ( 2 jam)
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (2 jam)
    – pengetahuan inspeksi k3 kontruksi (2 jam)
    – observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    – seminar (4 jam)
    – evaluasi akhir (4 jam)
    jumlah minimal ( 50 jam )

    ii Ahli madya K3 konstruksi : -uu standar dan peraturan k3 (8 jam)
    – manajemen kontruksi (4 jam)
    – pengetahuan teknik konstruksi (4 jam )
    -pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    – manajemen dan administrasi (2 jam)
    – k3 pekerjaan kontruksi (8 jam)
    – manajemen resiko (4 jam)
    – manajemen lingkungan( 2 jam)
    – k3 peralatan kontruksi (6 jam)
    – sistem pemadam kebakaran (4 jam)
    – kesiagaan dan sistem tanggap darurat (4 jam)
    -kesiagaan dan sistem tanggap kebakaran (4 jam)
    – pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    – hiegiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    – manajemen umum (2 jam)
    – k3 ruang tertutup (2 jam)
    – manajemen pelatihan dan kompetensi ahli k3 (4jam )
    – komunikasi dan konsultasi kesadaran k3 (2 jam )
    – pengetahuan auditing k3 (2 jam)
    – observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    – seminar (6 jam)
    – evaluasi akhir (4 jam)
    jumlah minimal ( 90 jam )

    iii. Ahli utama k3 konstruksi : uu standar dan peraturan k3 (8 jam)
    – manajemen kontruksi (4 jam)
    – pengetahuan teknik konstruksi (2 jam )
    -pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    – manajemen dan administrasi (4 jam)
    – k3 pekerjaan kontruksi (8 jam)
    – manajemen resiko (4 jam)
    – manajemen lingkungan( 2 jam)
    – k3 peralatan kontruksi (6 jam)
    – sistem pemadam kebakaran (4 jam)
    – kesiagaan dan sistem tanggap darurat (4 jam)
    – penangan material yang berbahaya (2 jam)
    -kesiagaan dan sistem tanggap kebakaran (4 jam)
    – pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    – hiegiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    – manajemen umum (2 jam)
    – k3 ruang tertutup (2 jam)
    – manajemen pelatihan dan kompetensi ahli k3 (4jam )
    – komunikasi dan konsultasi kesadaran k3 (2 jam )
    – pengetahuan auditing k3 (2 jam)
    – studi bahaya dan operasinya (hazop) (12 jam)
    – penilaian dan studi kasusnya (14 jam)
    – penelitaian,statistik,penulisan laporan/makalah seminar (12 jam)
    – evaluasi akhir (14 jam )
    jumlah jam pelajaran (100 jam)

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena:
    1. Nama pengirim berbeda dengan nama yang tertera dalam jawaban.
    2. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar.

  22. Nama : Shafira Oskandar
    NIM : 157051704
    Kelas : A1

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja,pencegahan kecelakaan kerja,usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek atau konstruksi bangunan,pencegahan kecelakaan kerja,usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan identifikasi,menyusun,menganalisa,merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana,seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan,harus memiliki sekurang-kurangnya 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan,harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan,harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    – Setiap proyel konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi.
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    – Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan,harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    – K3 pekerjaan penggalian.
    – K3 pekerjaan pondasi.
    – K3 pekerjaan konstruksi beton.
    – K3 pekerjaan konstruksi baja.
    – K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    – K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    – K3 Mekanikal dan Elektikal.
    – Job Safety Analisis.
    – SMK3 dasar.
    – Asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Idetifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Analisa laporan kecelakaan.
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    – Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan.
    – Penyusunan safety plan.
    – Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    – Mekanisme pengawasan mekanik.
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    – Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi dalam jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    – Mengontrol,mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan menatisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    – Memberi nasehat atau konsultasi,rekomendasi dan komunikasi,teori dan teknis K3 Konstruksi.
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya,serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatiham dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    – Memberi nasehat atau konsultasi,rekomendasi dan komunikasi,teori dan teknis K3 Konstruksi.
    – Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    – Mengukur,mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    – Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja,kesehatan kerja dan lingkungan.
    – Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    – Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    – Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang,pelaksana,pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan serifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    – Undang-undang No. 1 tahun 1970
    – Permenakertrans No. 1/Men/1980
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi
    – Pengetahuan Dasar K3
    – Manajemen dan Administrasi K3
    – K3 Pekerjaan Konstruksi
    – Manajemen Lingkungan
    – K3 Peralatan Konstruksi
    – Sistem Pemadam Kebakaran
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
    – Higiene Perusahaan dan Proyek
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    – Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi
    – Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah
    – Seminar
    – Evaluasi Akhir
    Jumlah jam pelajaran adalah 50 jam
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    – Undang-undang, Standar dan Peraturan K3
    – Manajemen Konstruksi
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi
    – Pengetahuan Dasar K3
    – Manajemen dan Administrasi
    – K3 Pekerjaan Konstruksi
    – Manajemen Resiko
    – Manajemen Lingkungan
    – K3 Peralatan Konstruksi
    – Sistem Pemadaman Kebakaran
    – Kesiagaan dan Sistem Kebakaran
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif
    – Higiene Perusahaan dan Proyek
    – Manajemen Umum
    – K3 Ruang Tertutup
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    – Komunikasi,Konsultasi dan Kesadaran K3
    – Pengetahuan Auditing K3
    – Observasi Lapangan dan Penyususnan Makalah
    – Seminar
    – Evaluasi Akhir
    Jumlah jam pelajaran adalah 90 jam
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    – Undang-undang, Standar dan Peraturan K3
    – Manajemen Konstruksi
    – Pengetahuan Dasar K3
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi
    – Manajemen dan Administrasi K3
    – K3 Pekerjaan Kontruksi
    – Manajemen Resiko
    – Manajemen Lingkungan
    – K3 Peralatan Konstruksi
    – Sistem Pemadam Kebakaran
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
    – Penanganan Material yang Berbahaya
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif
    – Higiene Perusahaan dan Proyek
    – K3 Ruang Tertutup
    – Manajemen Umum
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3
    – Pengetahuan Auditing K3
    – Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop)
    – Penilaian dan studi Kasus-kasus K3
    – Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan atau Makalah dan Seminar
    – Evaluasi Akhir
    Jumlah jam pelajaran adalah 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban tidak sesuai instruksi soal.

  23. Nama : Rizal Setiawan
    NIM : 157051651
    Kelas : B4

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : 1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : 1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : 1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : a. Setiap proyek bangunan dengan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelengaraan proyek diatas 6 bulan.
    b. Setiap proyek bangunan dengan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelengaraan proyek dibawah 6 bulan.
    c. Setiap proyek bangunan dengan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelengaraan proyek dibawah 3 bulan.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : a. Setiap proyek dengan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelengaraan proyek diatas 6 bulan.
    b. Setiap proyek dengan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelengaraan proyek dibawah 6 bulan

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : a. Setiap proyek dengan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelengaraan proyek diatas 6 bulan.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 mekanikal dan elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisis laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan safety plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekaisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi bahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Dapat melakukan pelaksanaan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistim K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasihat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi di semua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : 1. Undang-undang No. 1 tahun 1970 = 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 = 2 Jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi = 2 Jam
    4. Pengetahuan dasar K3 = 4 Jam
    5. Manajemen dan administrasi K3 =2 Jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi = 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan = 2 Jam
    8. K3 peralatan konstruksi = 6 Jam
    9. Sistim pemadam kebakaran = 2 Jam
    10. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat = 2 Jam
    11. Higiene perusahaan dan proyek = 2 Jam
    12. Manajemen kepelatihan dan kompetensi K3 = 2 Jam
    13. Pengetahuan inspeksi K3 Konstruksi = 2 Jam
    14. Observasi lapangan & penyusunan makalah = 14 Jam
    15. Seminar = 4 Jam
    16. Evaluasi akhir = 4 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : 1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 = 8 jam
    2. Manajemen konstruksi = 4 jam
    3. Pengetahuan teknik konstruksi = 4 jam
    4. Pengetahuan dasar K3 = 2 jam
    5. Manajemen dan administrasi = 2 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi = 8 jam
    7. Manajemen resiko = 4 jam
    8. Manajemen Lingkungan = 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi = 6 jam
    10. Sistem pemadaman kebakaran = 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistem kebakaran = 4 jam
    12. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat = 2 jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif = 2 jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek = 2 jam
    15. Manajemen umum = 2 jam
    16. K3 ruang tertutup = 2 jam
    17. Manajemen pelatihan dan kempetensi K3 = 4 jam
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 = 2jam
    19. Pengetahuan auditing K3 = 2 jam
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah = 14 jam
    21. seminar = 6 jam
    22. evaluasi akhir = 4 jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : 1. Undang-undang, standar dan peraturan K3 = 8 jam
    2. Manajemen konstruksi = 4 jam
    3. Pengetahuan dasar K3 = 2 jam
    4. Pengetahuan teknik konstruksi = 4 jam
    5. Manajemen dan administrasi K3 = 4 jam
    6. K3 pekerjaan konstruksi = 8 jam
    7. Manajemen resiko = 4 jam
    8. Manajemen lingkungan = 2 jam
    9. K3 peralatan konstruksi = 4 jam
    10. Sistim pemadaman kebakaran = 4 jam
    11. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat = 2 jam
    12. Penanganan material yang berbahaya = 2 jam
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif = 2 jam
    14. Higiene perusahaan dan proyek = 2 jam
    15. K3 ruang tertutup = 2 jam
    16. Manajemen umum = 2 jam
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 = 4 jam
    18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 = 2 jam
    19. Pengetahuan auditing K3 = 6 jam
    20. Studi bahaya dan operasinya (Hazop) = 12 jam
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 = 14 jam
    22. Penelitian, statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar = 12 jam
    23. evaluasi akhir = 14 jam

  24. Nama : Muhammad Mursalim
    NIM : 157051692
    Kelas : A1

    Menurut KEP20/DJPPK/VI/2004

    A. Apa Saja Persyaratan Menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    (i). Ahli Muda K3 Konstruksi;
    Sehat jasmani dan rohani, Berpendidikan Serendah – rendahnya STM atau Sederajat, dan pengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    (ii). Ahli Madya K3 Konstruksi;
    Sehat jasmani dan rohani, Berpendidikan Serendah – rendahnya STM atau Sederajat, dan pengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    (iii) Ahli Utama K3 Konstruksi;
    Sehat jasmani dan rohani, Berpendidikan Serendah – rendahnya D3 Teknik atau Sederajat, dan pengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :
    (i). Ahli Muda K3 Konstruksi ;
    -bahawa pelaksanaan proyek konstruksi bangunan mengandung potensi bahaya yang dapat mengancam tenaga kerja dan atau orang lain yang berada ditempat kerja proyek konstruksi bangunan dan mengancam seluruh tahapan pekerjaan konstruksi beserta isinya
    -bahwa untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja terhadapt tempat kerja proyek konstruksi bangunan diperlukan adanya tenaga kerja yang berkompeten dan memiliki kewenangan sebagaimana dimaksud pedoman twknis keselamatan den kesehatan kerja pada tempat kegiatan konstruksi bangunan
    -bahwa untuk itu perlu adanya persyaratan yang mengatru setifikasi kompetensi keselamtan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan yang ditetapkan dengaN suatu keputusan

    (ii). Ahli Madya K3 Konstruksi ;
    -bahawa pelaksanaan proyek konstruksi bangunan mengandung potensi bahaya yang dapat mengancam tenaga kerja dan atau orang lain yang berada ditempat kerja proyek konstruksi bangunan dan mengancam seluruh tahapan pekerjaan konstruksi beserta isinya
    -bahwa untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja terhadapt tempat kerja proyek konstruksi bangunan diperlukan adanya tenaga kerja yang berkompeten dan memiliki kewenangan sebagaimana dimaksud pedoman twknis keselamatan den kesehatan kerja pada tempat kegiatan konstruksi bangunan
    -bahwa untuk itu perlu adanya persyaratan yang mengatru setifikasi kompetensi keselamtan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan yang ditetapkan dengaN suatu keputusan

    (iii) Ahli Utama K3 Konstruksi ;
    -bahawa pelaksanaan proyek konstruksi bangunan mengandung potensi bahaya yang dapat mengancam tenaga kerja dan atau orang lain yang berada ditempat kerja proyek konstruksi bangunan dan mengancam seluruh tahapan pekerjaan konstruksi beserta isinya
    -bahwa untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja terhadapt tempat kerja proyek konstruksi bangunan diperlukan adanya tenaga kerja yang berkompeten dan memiliki kewenangan sebagaimana dimaksud pedoman twknis keselamatan den kesehatan kerja pada tempat kegiatan konstruksi bangunan
    -bahwa untuk itu perlu adanya persyaratan yang mengatru setifikasi kompetensi keselamtan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan yang ditetapkan dengaN suatu keputusan

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    (i). Ahli Muda K3 Konstruksi ;
    Mehamami secara baik tentang :
    -Potensi bahaya konstruksi bangunan,
    -Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    -Peraturan perundang keselamatan kerja, K3 pekerjaan penggalian,
    -K3 pekerjaan pondasi,
    -K3 pekerjaan konstruksi beton,
    -K3 pekerjaan konstruksi baja,
    -K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal, dan
    -K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.

    (ii). Ahli Madya K3 Konstruksi ;
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    -Potensi bahaya konstruksi bangunan,
    -cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    -prosedur kerja aman konstruksi bangunan,
    -peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    – peraturan dan standar konstruksi bangunan,
    -K3 Mekanikal dan elektrikal,
    -JSA,
    -SMK3 dasar, dan
    -Asuransi tenaga kerja

    (iii) Ahli Utama K3 Konstruksi ;
    Memahami secara baik tentang :
    -potensi bahaya konstruksi bangunan,
    -identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan,
    -prosedur kerja aman konstruksi bangunan,
    -analisa laporan kecelakaan,
    -standar dan pedoman konstruksi bangunan,
    -mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan,
    -penyusunan safety plan,
    -penyusunan anggaran K3 Konstruksi,
    -mekanisme pengawasan mekanik,
    -mekanisme pengawasan K3 bejana tekan, dan
    -mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi Keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    (i). Ahli Muda K3 Konstruksi ;
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    -mengindentifikasi kecelakaan kerja
    -melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    -Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    -melaksanakan penyuluhan /pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    -melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    -melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    -melaporkan setiap kecelakaan kerja

    (ii) Ahli Madya K3 Konstruksi ;
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan konstruksi untuk ;
    -mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakandan kondisi berbahaya
    -melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    -melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    -mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    -memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    -mengawasi dan memimpin pelaksanaan program – program sitem K3 Konstruksi

    (iii) Ahli Utama K3 Konstruksi ;
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untk :
    -mengindentifikasi setiap jenis potenso bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    -mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    -mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    -melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    -memberi nasehat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis kK3 konstruksi.
    -membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jeis keadaan apapun
    -mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    -membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja, dan lingkungan
    -mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi di semua kegiatan
    -mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    -melaksanakan pengawasan penerapan sesaui dengan keilmuan K3 konstruksi
    -mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    (i). Ahli Muda K3 Konstruksi ;
    -UU No.1 Tahn 1970
    -Permenakertrans No.1/men/1980
    -Pengetahuan Tenknik Konstruksi
    -Pengetahuan Dasar K3
    -Manajemen dan Adminstrasi K3
    -K3 Pekerjaan Konstruksi
    -Manajemen Lingkungan
    -K3 Peralatan konstruksi
    -Sistem Pemadam Kebakaran
    -Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    -Higiene Perusahaan dan Proyek
    -Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    -Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi
    -Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah
    -seminar
    -evaluasi Akhir
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) = 50 JAM

    (ii). Ahli Madya K3 Konstruksi ;
    -UU,Standar, dan Peraturan K3
    -Manajemen konstruksi
    -Pengetahuan Teknik konstruksi
    -pengetahuan dasar K3
    -Manajemen dan Administrasi
    -K3 pekerjaan konstruksi
    -manajemen resiko
    -manajemen lingkungan
    -K3 perlatan konstruksi
    -sistem pemadam kebakaran
    -kesiagaan dan sistem kebakaran
    -kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    -pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
    -higiene perusahaan dan proyek
    -manajemen umum
    -K3 ruang tertutup
    -manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    -komunikasi,konsultasi dan kesadaran K3
    -pengetahuan auditing K3
    -observasi lapangan dan penyusunan makalah
    -seminar
    -evaluasi akhir
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) = 90 JAM

    (iii). Ahli Utama K3 Konstruksi ;
    -UU,standar dan peraturan K3
    -manajemen konstruksi
    -pengetahuan dasar K3
    -pengetahuna teknik konstruksi
    -manajemen dan administrasi K#
    -K3 pekerjaan konstruksi
    -manajemen resiko
    -manajemen lingkungan
    -K3 peralatan konstruksi
    -sistem pemadam kebakaran
    -kesiagaan dan sitem tanggap darurat
    -penangan material yang berbahaya
    -pengenalan bahay radiasi dan radio aktif
    -higiene perusahaan dan proyek
    -K3 ruang tertutup
    -manajemen umum
    -manjemen pelatihan dan kompetensi K3
    -komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3
    -pengetahuan auditing K3
    -studi bahaya dan operasinya(Hazop)
    -Penilaian dan studi kasus K3
    -Penilaian,statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar
    -Evaluasi Akhir
    Jumlah Jam Pelajaran = 100 Jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  25. Nama : Gizka Dewi Kencana
    NIM : 157051799
    Kelas : B3

    1. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,

    • Sehat jasmani dan rohani
    • Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,

    • Sehat jasmani dan rohani
    • Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Tehnik atau sederajat
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi

    2. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:

    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha – usahan keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek/konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja,usaha-usaha keselamatan kesehatan kerja

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Dapat melakukan identifikasi , menyusun , menganalisa ,merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan

    3. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    • Potensi bahaya konstruksi bangunan
    • Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    • Peraturan perundangan keselamatan kerja
    • K3 pekerja penggalian
    • K3 pekerja pondasi
    • K3 pekerja konstruksi beton
    • K3 pekerja konstruksi baja
    • K3 pekerja mekanikal dan elktrikal
    • K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    • Potensi bahaya K3 Konstruksi
    • Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi
    • Prosedur kerja aman konstruksi bangunana
    • Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    • Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    • K3 mekanikal dan elektrikal
    • Job safety analisis
    • SMK3 dasar
    • Asuransi bagi tenaga kerja

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    • Potensi bahaya konstruksi bangunan
    • Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    • Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    • Analisa laporan kecelakaan
    • Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    • Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    • Penyusunan safety plan
    • Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    • Mekanisme pengawasan mekanik
    • Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    • Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    • Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    • Melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kegiatan kerjanya
    • Mengontrol,mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggungjawabnya
    • Melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya
    • Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3
    • Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    • Mengidentifikasikan kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    • Memberi nasehat/konsultasi , rekomendasi dan komunikasi , teori dan teknis K3 kontruksi
    • Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    • Memberi pemecahan persoalan -persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan pemecahannya
    • Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    • Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja padu semua pengembangan
    • Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya , serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penganggulangannya
    • Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    • Melakasanakan pembinaan dan penyuluhan/peletihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    • Memberi nasehat/konsultasi , rekomendasi dan komunikasi , teori dan teknis K3 konstruksi
    • Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    • Megukur , mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi
    • Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja , kesehatan kerja dan lingkungan
    • Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi disemua kegiatan
    • Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    • Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    • Mempunyai kemampuan pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang ,
    pelaksana,pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi

    5. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    1. Ahli Muda K3 Konstruksi
    • Undang-undang No. 1 tahun 1970
    • Permenakertrans No.1/Men/1980
    • Pengetahuan Tehnik Konstruksi
    • Pengetahuan dasar K3
    • Manajemen dan administrasi K3
    • K3 pekerjaan konstruksi
    • Manajemen lingkingan
    • K3 peralatan Konstruksi
    • System pemadam kebakaran
    • Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    • Hygiene perusahaan dan proyek
    • Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    • Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi
    • Observasi lapangan dan penyusunan makalah
    • Seminar
    • Evaluasi akhir
    Jumlah jam pelajaran ( minimal ) 50 jam

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    • Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3
    • Manajemen Konstruksi
    • Pengetahuan Teknik Konstruksi
    • Pengetahuan Dasar K3
    • Manajemen dan Administrasi K3
    • K3 Pekerjaan Konstruksi
    • Manajemen Risiko
    • Manajemen Lingkungan
    • K3 Peralatan Konstruksi
    • Sistim Pemadam Kebakaran
    • Kesiagaan dan Sistim Kebakaran
    • Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat
    • Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif
    • Higiene Perusahaan & Proyek
    • Manajemen Umum
    • K3 Ruang Tertutup
    • Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    • Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3
    • Pengetahuan Auditing K3
    • Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah
    • Seminar
    • Evaluasi Akhir
    Jumlah jam pelajaran 90 jam

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    • Undang-undang dan peraturan K3
    • Manajemen konstruksi
    • Pengetahuan dasar K3
    • Pengetahuan tehnik konstruksi
    • Manajemen dan administrasi K3
    • K3 pekerjaan konstruksi
    • Manajemen resiko
    • Manajemen lingkungan
    • K3 peralatan konstruksi
    • Sistem pemadam kebakaran
    • Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    • Penanganan material yang berbahaya
    • Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
    • K3 ruang tertutup
    • Manajemen umum
    • Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    • Komunikasi , Konsultasi dan keasadaran K3
    • Pengetahuan Auditing K3
    • Studi bahaya dan operasinya ( Hazop )
    • Penilaian dan studi kasus-kasus K3
    • Penelitian , statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar
    • Evaluasi akhir
    Jumlah jam pelajaran 100 jam

  26. Nama : Yolanda Verolina
    NIM : 157051731
    Kelas : B4

    1. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    • Sehat rohani dan jasmani
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    • Pendidikan minimal SLTA/sederajat.
    b. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    • Sehat rohani dan jasmani
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    • Sebelumnya telah mengikuti pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi (pendidikan minimal SLTA/sederajat)
    c. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    • Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Sebelumnya telah mengikuti pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi & Ahli Madya K3 Konstruksi. (Berpendidikan minimal D3 Teknik atau Sederajat atau S1)

    2. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    Contoh 1 : Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki ;
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Minimal 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    b. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi
    c. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1 (satu) orang Ahli Utama K3- Konstruksi
    Maka : Jenjang kebutuhan seorang Tenaga Ahli K3 Konstruksi dilihat dari berapa banyak mempekerjakan karyawan dan dilihat dari bagaimana penyelenggaraan proyek tersebut berjalan dan juga setiap tenaga kerja yang diserahi tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, perawatan, pemeliharaan dan pembongkaran perancah harus memenuhi syarat kompetensi K3 Perancah.

    Contoh 2 : Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki :
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    b. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi
    c. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Tidak menggunakan jasa Tenaga Ahli Utama K3 Konstruksi
    Maka : Jenjang kebutuhan seorang Tenaga Ahli K3 Konstruksi dilihat dari berapa banyak mempekerjakan karyawan dan dilihat dari bagaimana penyelenggaraan proyek tersebut berjalan dan juga setiap tenaga kerja yang diserahi tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, perawatan, pemeliharaan dan pembongkaran perancah harus memenuhi syarat kompetensi K3 Perancah.

    Contoh 3 : Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan adalah wajib memiliki :
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    b. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Tidak menggunakan jasa Tenaga Ahli Utama K3 Konstruksi
    c. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Tidak menggunakan jasa Tenaga Ahli Utama K3 Konstruksi
    Maka : Jenjang kebutuhan seorang Tenaga Ahli K3 Konstruksi dilihat dari berapa banyak mempekerjakan karyawan dan dilihat dari bagaimana penyelenggaraan proyek tersebut berjalan dan juga setiap tenaga kerja yang diserahi tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, perawatan, pemeliharaan dan pembongkaran perancah harus memenuhi syarat kompetensi K3 Perancah.

    3. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Kompetensi : Dapat melakukan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja
    Memahami secara baik tentang :
    • Potensi bahaya konstruksi bangunan
    • Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    • Peraturan perundangan keselamatan kerja
    • K3 pekerjaan penggalian
    • K3 pekerjaan pondasi
    • K3 pekerjaan konstruksi beton
    • K3 pekerjaan konstruksi baja
    • K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    • K3 Kesehatan dan lingkungan kerja
    b. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Kompetensi : Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek/konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja.
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    • Potensi bahaya konstruksi bangunan
    • Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    • Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    • Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    • Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    • K3 mekanikal dan elektrikal
    • Job Safety Analysis
    • SMK3 dasar
    • Asuransi tenaga kerja
    c. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Kompetensi : Dapat melakukan identifikasi, menyusun, menganalisa, merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan.
    Memahami secara baik tentang :
    • Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan
    • Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    • Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    • Analisa laporan kecelakaan
    • Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    • Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    • Penyusunan safety plan
    • Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    • Mekanisme pengawasan mekanik
    • Mekanisme pengawasan K3 bejana tekanan
    • Mekanisme pegawasan K3 kesehtan dan lingkungan kerja

    4. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    • Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    • Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    • Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    • Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    • Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    • Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    b. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    • Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    • Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    • Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    • Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    • Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi
    • Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi
    • Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    • Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistim K3 konstruksi
    c. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    • Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    • Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    • Mengontrol kondisi dan tindakan berbahya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkatan bahayannya
    • Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    • Memberikan nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    • Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    • Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi
    • Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    • Mampu mendorong dan terlaksanannya sistim K3 konstruksi di semua lini kegiatan
    • Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    • Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    • Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 konstruksi

    5. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mata Pelajaran dan Jumlah jamnya :
    • Undang-undang No.1 tahun 1970 2 jam
    • Permenakertrans No.1/Men/1980 2 jam
    • Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    • Pengetahuan Dasar K3 4 jam
    • Manajemen dan Administrasi K3 2 jam
    • K3 Pekerjaan Konstruksi 2 jam
    • Manajemen Lingkungan 2 jam
    • K3 Peralatan Konstruksi 6 jam
    • Sistim Pemadam Kebakaran 2 jam
    • Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    • Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    • Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 jam
    • Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 jam
    • Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 jam
    • Seminar 4 jam
    • Evaluasi Akhir 4 jam

    b. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Mata Pelajaran dan Jumlah jamnya :
    • Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    • Manajemen Konstruksi 4 jam
    • Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam
    • Pengetahuan Dasar K3 2 jam
    • Manajemen dan Administrasi K3 2 jam
    • K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    • Manajemen Resiko 4 jam
    • Manajemen Lingkungan 2 jam
    • K3 Peralatan Konstruksi 6 jam
    • Sistim Pemadam Kebakaran 4 jam
    • Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 jam
    • Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    • Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    • Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    • Manajemen Umum 2 jam
    • K3 Rung Tertutup 2 jam
    • Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 jam
    • Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 2 jam
    • Pengetahuan Auditing K3 2 jam
    • Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 jam
    • Seminar 6 jam
    • Evaluasi Akhir 4 jam

    c. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Mata Pelajaran dan Jumlah jamnya :
    • Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    • Manajemen Konstruksi 4 jam
    • Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 jam
    • Pengetahuan Dasar K3 2 jam
    • Manajemen dan Administrasi K3 4 jam
    • K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    • Manajemen Resiko 4 jam
    • Manajemen Lingkungan 2 jam
    • K3 Peralatan Konstruksi 4 jam
    • Sistim Pemadam Kebakaran 4 jam
    • Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    • Penanganan material yang berbahaya 2 jam
    • Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    • Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    • Manajemen Umum 2 jam
    • K3 Rung Tertutup 2 jam
    • Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 jam
    • Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 2 jam
    • Pengetahuan Auditing K3 2 jam
    • Studi bahaya dan Operasinya (HAZOP) 12 jam
    • Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 jam
    • Penelitian, Statistik, Penulisan laporan/
    makalah dan Seminar 12 jam
    • Evaluasi Akhir 14 jam

  27. Nama : Muhammad Rachmat Iqbal
    NIM : 157051895
    Kelas : B4

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Jawab : 1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Jawab : 1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Jawab : 1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai Scaffolder.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Jawab : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan
    proyek di bawah 3(tiga) bulan , harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang Ahli Muda K3 kontruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Jawab : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan
    proyek di bawah 6(enam) bulan , harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan
    1(orang) Ahli Muda K3 Konstruksi.

    iii Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Jawab : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan
    proyek di atas 6(enam) bulan , harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi,
    1(satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2(dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Jawab : Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan pengalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Jawab : Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Jawab : Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan safety Plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D . Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Jawab : Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol,mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Jawab : Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi,untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Jawab : Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya,serta mampu membuat rencana dan melaksanakan
    penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat/konsultasi,rekomendasi dan komunikasi,teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyuluruh dan berkelanjutan dalam
    pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur,mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi di semua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi/
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara
    perancang ,pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada
    jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Jawab : 1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistem Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Jawab : 1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistem Pemadam Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi ,Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    Jawab : 1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistem Pemadam Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi ,Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi Bahaya dan Operasinya(Hazop) 12 Jam
    21. Penilaiaan dan Studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian,Statistik,Penulisan Laporan/ Makalah dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 100 Jam

  28. Nama : Dimas Nugroho
    NIM : 157051762
    Kelas : B3

    A. Persyaratan- persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    Ahli Muda K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    Ahli Madya K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    Ahli Utama K3 Konstruksi melliputi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sukrang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek Konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:

    Ahli Muda K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    – Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamat kerja.

    Ahli Madya K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    – Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek / konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja.

    Ahli Utama K3 Konstruksi melliputi yaitu :
    – Dapat melakukan identifikasi, menyusun, menganalisa, merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi.

    Ahli Muda K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan kosntruksi beton
    g. K3 pekerjaan kosntruksi baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 keselamatan dan lingkungan kerja.

    Ahli Madya K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    g. Job safety Analisis
    h. SMK 3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja

    Ahli Utama K3 Konstruksi melliputi yaitu :
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisis laporan kecelakaan
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. Penyusunan safety plan
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    i. Mekanisme pengawasan mekanik
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi.

    Ahli Muda K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    Ahli Madya K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 konstruksi
    g. Memeberikan pemecehan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanya

    Ahli Utama K3 Konstruksi melliputi yaitu :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakan kerja pada semua pengembangan
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    e. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    f. Membuat senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 konstruksi disemua lini kegiatan
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahaanya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 konstruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi.

    Ahli Muda K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    1. Undang-Undang No.1 tahun 1970 2 Jam
    2. permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuann Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan & Penyuluhan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam

    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    Ahli Madya K3 Konstruksi meliputi yaitu :
    1. Undang-Undang Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. MAnajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi Lapangan & Penyuluhan Makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    Ahli Utama K3 Konstruksi melliputi yaitu :
    1. Undang-Undang Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan
    laporan / Makalah dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 100 Jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena nama pengirim berbeda dengan nama yang tertera dalam jawaban.

  29. Nama : Fathul Hilal
    NIM : 157051796
    Kelas : B3

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Kontruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : 1. Sehat jasmani dan rohani. 2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat. 3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konsstruksi : 1. Sehat jasmani dan rohani. 2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat. 3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : 1. Sehat jasmani dan rohani. 2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat. 3. pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi : Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Setiap proyek kontruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek di atas 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya memiliki 1 orang Ahli Utama K3 Kontruksi, 1orang Ahli Madya Kontruksi dan 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Kontruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : 1. Potensi bahaya san bangunan. 2. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan. 3. Peraturan perundangan keselamatan kerja. 4. K3 pekerjaan panggilan. 5. K3 pekerjaan pondasi. 6. K3 pekerjaan kontruksi beton. 7. K3 pekerjaan kontruksi baja. 8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal. 9. K3 Kesehatan dan liingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : 1. Potensi bahaya kontruksi bangunan. 2. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan. 3. Prosedur kerja aman kontruksi bangunan. 4. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kontruksi. 5. Praturan dan standar kontruksi bangunan. 6. K3 Mekanikal dan Elektrikal. 7. Job Safety Analisis(JSA). 8. SMK3 dasar. 9. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi : 1. Potensi bahaya kontruksi bangunan. 2. Identifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan. 3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan. 4. Analisa laporan kecelakaan. 5. Satandar dan pedoman kontruksi bangunan. 6. Mekanisme pengawasan K3 Kontruksi Bangunan. 7. Penyusunan safety plan. 8. penyusunan anggaran K3 Kontruksi. 9. Mekanisme pengawasan mekanik. 10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan. 11. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    D. Kompetensi Keterampilan teknik apa saja yang harus di kuasai oleh Ahli K3 Kontruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : 1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja. 2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya. 3. Mengontrol, mengetahui tidakan dan kondisi berbahaya. 4. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya. 5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya. 6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inpeksi K3. 7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : 1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya. 2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya. 3. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Kontruksi. 4. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Kontruksi. 5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Kontruksi. 6. mendorong terlaksananya sistem K3 Kontruksi. 7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tugas pemecahannya. 8. Mengawasi dan mempin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Umum K3 Konstruksi : 1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan. 2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya. 3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat berbahaya. 4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Kontruksi. 5. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi , teori dan teknis K3 Konstruksi. 6. Membuat dan senantiasa mampu mengenbangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan omplementasi pada setiap jenis keadaan apapun. 7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Kontruksi. 8. Membuat dan Mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan. 9. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Kontruksi di semua kegiatan. 10. Mengatasi pemecahan perseolan K3 Kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas dan pemecahannya. 11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Kontruksi. 12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sisitem K3 Kontruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat Ahli K3 Kontruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : 1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 (2 jam). 2. Peemenakertrans No. 1/Men/1980 (2 jam). 3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 jam). 4. Pengetahuan dasar K3 (4 jam). 5. Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam). 6. K3 Pekerjaan konstruksi (2 jam). 7. Manejemen lingkungan (2 jam). 8. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam). 9. Sitem pemadaman kebakaran (2 jam). 10. Kesiagaan dan sisitim Tanggap Darurat (2 jam). 11. Higiene perusahaan dan proyek (2 jam). 12. Manejemen pelatihan dan kompetensi K3 (2 jam). 13. Pengetahuan inpeksi K3 Konstruksi (2 jam). 14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam). 15. Seminar (4 jam). 16. Evaluasi Akhir (4 jam). Dengan jumlah jam pelajaran 50 jam.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : 1. Undang-Undang, Standar dan Praturan K3 (8 jam). 2. Manejemen Konstruksi (4 jam). 3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam). 4. Pengetahuan dasar K3 (2 jam). 5. Manejemen dan Administrasi (2 jam). 6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam). 7. Manejemen Resiko (4 jam). 8. Manejemen Lingkungan (2 jam) 9. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam). 10. Sistem pemadaman kebakaran (4 jam). 11. Kesiagaan dan sistim kebakaran (4 jam). 12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam). 13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam). 14. Higiene perusahaan proyek (2 jam). 15. Manejemen Umum (2 jam). 16. K3 ruang tertutup (2 jam). 17. Manejemen pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam). 18. Komunikasi,konsultasi dan kesadaran K3 (2 jam). 19. Pengetahuan Auditing K3 (2 jam). 20. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah (14 jam). 21. Seminar (6 jam). 22. Evaluasi Akhir (4 jam). Dengan jumlah jam pelajaran 90 jam.

    iii. Ahli Umum K3 Konstruksi : 1. Undang-Undang, standar dan peraturan K3 (8jam). 2. Manajemen Konstruksi (4 jam). 3. Pengetahuan dasar K3 (2 jam). 4. Penegtahuan teknik Konstruksi (4 jam). 5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam). 6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam). 7. Manajemen Resiko (4 jam). 8. Manajemen Lingkungan (2 jam). 9. K3 peralatan konstruksi (4 jam). 10. Sistem pemadam kebakaran (4 jam). 11. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam). 12. Penanganan material yang berbahaya ( 2 jam). 13. Pengenalan bahya radiasi dan radio aktif (2 jam). 14. Higiene perushaan dan proyek (2 jam). 15. K3 ruang tertutup (2 jam). 16. Manajemen umum (2 jam). 17. Manejemn pelatihan dan kompetensi K3 (4 jam) 18. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3 (2 jam). 19. Pengetahuan Auditing K3 (6 jam). 20. Studi bahaya dan Operasinya (HAZOP) (12 jam). 21. Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 (14 jam). 22. Penelitian, statistik, penulisan laporan /makalah dan seminar (12 jam). 22. Evaluasi Akhir (14 jam). Dengan jumlah jam pelajaran 100 jam.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sistematis.

  30. Nama : Denny Krisna Foe
    NIM : 157051663
    Kelas : A1

    A.
    1. Seorang Ahli Muda K3 Konstruksi : Berpendidikan minimal STM atau sederajat, sehat jasmani dan rohani dan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun kerja sebagai pekerja K3 konstruksi dan membutuhkan pembinaan dan sertifikasi.

    2. Seorang Ahli Madya K3 Konstruksi : Berpendidikan minimal STM/SLTA atau sederajat, sehat jasmani dan rohani, sekurang kurangnya 3 tahun kerja sebagai pekerja K3 konstruksi

    3. Seorang Ahli Utama K3 Konstruksi : Berpendidikan minimal S1 atau D3 sederajat, sehat jasmani dan rohani dengan ketentuan pengalaman kerja minimal 2 tahun.

    B.
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang, atau penyelenggaraan proyek diatas 3 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 ahli muda k3 konstruksi.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 ahli madya k3 konstruksi dan 1 ahli muda k3 konstruksi.

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 ahli utama k3 konstruksi, 1 ahli madya k3 konstruksi dan 2 ahli muda k3 konstruksi.

    C.
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi Harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja konstruksi bangunan.
    – K3 pekerjaan penggalian, pondasi, konstruksi beton, konstruksi baja, mekanikal dan elektrikal
    – K3 keselamatan dan lingkungan kerja.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi Harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi bangunan.
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – Mekanikal dan Elektrikal.
    – Job safety analisis.
    – SMK 3 dasar.
    – Asuransi tenanga kerja.

    3. Ahli Madya K3 Konstruksi Harus memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    – Analisa laporan kecelakaan.
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    – Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    – Penyusunan safety plan.
    – Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan bejanan tekan.
    – Mekanisme pengawasan K3 keselamatan dan kesehatan kerja.

    D.
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi Kecelakaan kerja.
    – Melaksanakan pekerjaam K3 ditempat kegiatan kerja.
    – Mengontrol dan mengetahui tindakan dan kondisi bahaya.
    – Melaksanakan penyuluhan dan pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawab.
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerja.
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengatisipasitindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    – Memberi nasehat dan konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan.
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    – Memeberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanya.
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi.

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasisetiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    – Mengatisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat berbahayanya.
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    – Memberi nasehat dan konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis k3 konstruksi.
    – Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluru dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksaan program K3 konstruksi.
    – Membuat dan mengembangkan sistem analisis meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    – Mampu mendorong dapat terlaksanaya sistem K3 konstruksi disemua kegiatan.
    – Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    – Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    E.
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Undang-undang No.1 tahun 1970 ( 2 jam ).
    – Permenakertrans No 1/men/1980 ( 2 jam ).
    – Pngetahuan Teknik Konstruksi ( 2 jam ).
    – Pengetahuan Dasar K3 ( 4 jam ).
    – Manajemen dan Administrasi K3 ( 2 jam ).
    – K3 Pekerjaan Kosntruksi ( 2 jam ).
    – Manajemen Lingkungan ( 2 jam ).
    – Sistem Pemadam Kebakaran ( 6 jam ).
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat ( 2 jam ).
    – Higiene Perusahaan dan Proyek ( 2jam ).
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam ).
    – Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi ( 2 jam ).
    – Obsevasi Lapangan dan Penyusunan Makalah ( 14 jam ).
    – Seminar ( 4 jam ).
    – Evaluasi Akhir ( 4 jam ).
    – Jumlah jam pelajaran minimal ( 50 jam).

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 ( 8 jam ).
    – Manajemen Konstruksi ( 4 jam ).
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 4 jam ).
    – Pengetahuan Dasar K3 ( 2 jam ).
    – Manajemen dan Administrasi ( 2 jam ).
    – K3 Pekerjaan Konstruksi ( 8 jam ).
    – Manajemen Resiko ( 4 jam ).
    – Manajemen Lingkungan ( 2 jam ).
    – K3 Peralatan Konstruksi ( 6 jam ).
    – Sistem Pemadaman Kebakaran ( 4 jam ).
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat ( 2 jam ).
    – Kesiagaan dan Sistem Kebakaran ( 4 jam ).
    – Pengenalan Bahaya Radiasai dan Radio Aktif ( 2 jam ).
    – Higiene Perusahaan dan Proyek ( 2 jam ).
    – Manajemen umum ( 2jam ).
    – K3 Ruang Tertutup ( 2 jam ).
    – manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 ( 4 jam )
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 ( 2 jam )
    – Pengetahuan Auditing K3 ( 2 jam ).
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah ( 14 jam )
    – Seminar ( 6 jam ).
    – Evaluasi Akhir ( 4 jam ).
    – Jumlah jam pelajaran minimal ( 90 jam ).

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 ( 8 jam ).
    – Manajemen Konstruksi ( 4 jam ).
    – Pengetahuan Dasar K3 ( 2 jam ).
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 4 jam ).
    – Manajemen dan Administrasi ( 4 jam ).
    – K3 Pekerjaan Konstruksi ( 8 jam ).
    – Manajemen Resiko ( 4 jam ).
    – Manajemen Lingkungan ( 2 jam ).
    – K3 Peralatan Konstruksi ( 4 jam ).
    – Sistem Pemadaman Kebakaran ( 4 jam ).
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat ( 2 jam ).
    – Penanganan Material Yang Berbahaya ( 2 jam ).
    – Pengenalan Bahaya Radiasai dan Radio Aktif ( 2 jam ).
    – Higiene Perusahaan dan Proyek ( 2 jam ).
    – Manajemen umum ( 2jam ).
    – K3 Ruang Tertutup ( 2 jam ).
    – manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 ( 4 jam )
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 ( 2 jam )
    – Pengetahuan Auditing K3 ( 6 jam ).
    – Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) ( 12 jam ).
    – Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 ( 14 jam ).
    – Penelitian, Statistik, Penulisan laporan/Makalah dan Seminar ( 12 jam ).
    – Evaluasi Akhir ( 14 jam ).
    – Jumlah jam pelajaran ( 100 jam ).

  31. Nama : Nur Handayani
    NIM : 157051783
    Kelas : B3

    1.persyaratan menjadi Ahli K3 konstruksi pada jenjang:
    A) Ahli Muda K3 Konstruksi
    -Sehat Jasmani dan Rohani
    -Berpendidikan Serendah-rendahnya adalah STM atau sederajat
    -Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas konstruksi

    B) Ahli Madya K3 konstruksi
    -Sehat Jasmani dan Rohani
    -Berpendidikan Serendah-rendahnya adalah STM atau sederajat
    -Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun Sebagai Petugas konstruksi

    C) Ahli Utama K3 konstruksi
    -Sehat Jasmani dan Rohani
    -Berpendidikan Serendah-rendahnya adalah D3 Teknik atau sederajat
    -Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di Proyek konstruksi

    2.Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    A) Ahli Muda K3 konstruksi
    – Setiap Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang
    penyelenggaraan proyek diatas 6(enam) bulan,atau harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang
    Ahli utama K3 konstruksi,1(satu) orang ahli madya K3 konstruksi dan 2(dua) orang ahli muda K3
    konstruksi
    – Setiap Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang
    penyelenggaraan proyek diatas 6(enam) bulan,atau harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang
    ahli madya K3 konstruksi dan 1(satu) orang ahli muda K3 konstruksi
    – Setiap Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 25 orang
    penyelenggaraan proyek diatas 3 (Tiga) bulan,atau harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang
    Ahli muda K3 konstruksi

    B) Ahli Madya K3 konstruksi
    – Setiap Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang
    penyelenggaraan proyek diatas 6(enam) bulan,atau harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang
    Ahli utama K3 konstruksi,1(satu) orang ahli madya K3 konstruksi dan 2(dua) orang ahli muda K3
    konstruksi
    – Setiap Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang
    penyelenggaraan proyek diatas 6(enam) bulan,atau harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang
    ahli
    madya K3 konstruksi dan 1(satu) orang ahli muda K3 konstruksi

    C) Ahli Utama K3 konstruksi
    – Setiap Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang
    penyelenggaraan proyek diatas 6(enam) bulan,atau harus memiliki sekurang-kurangnya 1(satu) orang
    Ahli utama K3 konstruksi,1(satu) orang ahli madya K3 konstruksi dan 2(dua) orang ahli muda K3
    konstruksi

    3.Kompetensi akademik yang harus dikuasai Oleh ahli K3 konstruksi pada jenjang:
    A) Ahli Muda K3 konstruksi.
    Memahami Secara Baik tentang:
    – Potensi bahaya Konstruksi
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan Perundangan Keselamatan Kerja
    – K3 Pekerjaan Penggalian
    – K3 pekerjaan Pondasi
    – K3 pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan Konstruksi bata
    – k3 pekerjaan mekanikal dan electrical
    – Ke kesehatan dan Lingkungan kerja

    B)Ahli Madya K3 Konstruksi.
    Memilik dan menguasai pengentahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja Konstruksi bangunan
    – Prosedur Kerja aman Konstruksi bangunan
    – Peraturan Keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    – K3 mekanikal dan electrical
    – Job safety analysis
    – SMK3 Dasar
    – Asuransi Kesehatan Kerja

    C) Ahli Utama K3 konstruksi .
    Memahami secara baik tentang:
    – Potensi bahaya konstruksi-konstruksi Bangunan
    – Identifikasi sumber Bahaya Konstruksi bangunan
    – Prosedur Kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisa laporan kecelakaan
    – standar dan pedoman konstruksi bangunan
    – mekanisme pengawasan k3 konstruksi bangunan
    – penyusunan safety plan
    – Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    – Mekanisme Pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    – mekanisme K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4.Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli K3 konstruksi pada jenjang:
    A) Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan Pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, Mengentahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan Penyuluhan/Pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kerjanya
    – Melaksankan dasar-dasarn prosedur inspeksi K3
    – Melapor setiap kecelakaan kerja .

    B) Ahli Madya K3 konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – Memberi nasehat/konsultasi , Recommendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi
    – Mendorong terlaksananya sistim K3 konstruksi
    – Memberi Pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    C) Ahli Utama K3 konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangnnya
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – Melaksanakan pembinaan dan Penyuluhan/pelatihann dalam bidang keilmuan K3 konstruksi teknis K3 konstruksi
    – Membuat dan senantias mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apappun
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi
    – Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    – Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan
    – Mengatasi Pemecahan persoalan K3 konstruksi dandapat Mnetapkan dengan tegas pemecahnnya
    – Melaksanakan Pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    – Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim k3 konstruksi secara terpadu
    antara perancang,
    pelaksana,pengawas dan pengguna sistim K3 konstruksi

    5. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli K3 konstruksi pada jenjang:
    A) Ahli muda K3 konstruksi
    – Undang-Undang No 1 tahun 1970 (2 jam)
    – Permenekertrans No. 1/Men/1980 (2 jam)
    – Pengenetahuan Teknik konstruksi (2 jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (4 jam)
    – Manajemen dan administrasi K3 (2 jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
    – Manajemen lingkungan (2 jam)
    – K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    – Sistem Pemadam kebakaran (2 jam)
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    – Higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (2 jam)
    – Pengetahuan Inspeksi K3 konstruksi (2 jam)
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14jam)
    – Seminar (4 jam)
    – Evaluasi akhir (4 jam)
    Jumlah jam = (50 Jam)

    B) Ahli Madya K3 konstruksi
    – Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8 jam)
    – Manajemen Konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    – Manajemen dan administrasi (2 jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    – Manajemen resiko (4 jam)
    – Manajemen Lingkungan (2 jam)
    – K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    – Sistim pemadam kebakaran (4 jam)
    – Kesiagaan dan sistem kebakaran (4 jam)
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    – Higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    – Manajemen umum (2 jam)
    – K3 ruang tertutup (2 jam)
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 jam)
    – komunikasi, konsultasi dan kessadaran K3 (2 jam)
    – Penegtahuan Auditing K3 (2 jam)
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14jam)
    – Seminar (6 jam)
    – Evaluasi Akhir (4 jam)
    Jumlah Jam pelajaran(minimal) (90 Jam)

    C) Ahli Utama K3 Konstruksi
    – Undang-undang, standar dan peraturan K3 (8 jam)
    – Manajemen konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 ` (2 jam)
    – Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    – Manajemen dan administrasi K3 (4 jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    – Manajemen resiko (4 jam)
    – Manajemen lingkungan (2 jam)
    – K3 peralatan konstruksi (4 jam)
    – Sistim pemadam kebakaran (4 jam)
    – Kesiagan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    – Penanganan material yang berbahaya (2 jam)
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    – Higiene Perusahaan dan proyek (2 jam)
    – K3 ruang tertutup (2 jam)
    – Manajemen Umum (2 jam)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    – Komunikasi, Konsultasi dan kesadaran K3 (6 jam)
    – Pengetahuan Auditing K3 (2 jam)
    – Studi bahaya dan operasinya(HAZOPS) (12jam)
    – Penilaian Dan studi Kasus kasus K3 (14Jam)
    – Penelitian,Statistik,Penulisan laporan/makalah dan seminar (12jam)
    – Evaluasi Akhir (14jam)
    Jumlah jam pelajaran(minimal) (100 jam)

  32. Nama : Royan Abdillah
    NIM : 157051793
    Kelas : B3

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-tendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalamn kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalamn kerja sekurang-kurangnya 3 tahun diproyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjaan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kurang 100 orang atau penyelenggarraan proyek dibawah 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli madya K3 konstruksi dan 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjaan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Potensai bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara penncegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan..
    6. K3 mekanikal dan elektrikal.
    7. Job safety analisis.
    8. SMK3 dasar.
    9. Asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1. Potensi bahaya konstruksi-konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi.
    4. Analisa laporan kecelakaan.
    5. Standard an pedoman konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    7. Peyusunan safety plan.
    8. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    9. Mekanisme pengawasan mekanik.
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    4. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    6. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    7. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistim K3 konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembang.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat renca dan melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    5. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    8. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlakasananya sistim K3 konstruksi disemua lini kegiatan.
    10. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-progrram sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas, dan pengguna sistim K3 konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Undang-undang No. 1 tahun 1970 (2 jam).
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 (2 jam).
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 jam).
    4. Pengetahuan Dasar K3 (4 jam).
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam).
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (2 jam).
    7. Manajemen Lingkungan (2 jam).
    8. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam).
    9. Sistim Pemadam Kebakaran (2 jam).
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam).
    11. Higine Perusahaan dan Proyek (2 jam).
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam).
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam).
    14. Observasi Lapangan dan Peyusunan Makalah (14 jam).
    15. Seminar (4 jam).
    16. Evaluasi Akhir (4 jam).
    – Jumlah Jam Pelajaran Minimal (50 jam)
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Undang-undang, Standard dan Peraturan K3 (8 jam).
    2. Manajemen Konstruksi (4 jam).
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam).
    4. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam).
    5. Manajemen dan Administrasi (2 jam).
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam).
    7. Manajemen Resiko (4 jam).
    8. Manajemen Lingkungan (2 jam).
    9. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam).
    10. Sistim Pemadam Kebakaran (4 jam).
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran (4 jam).
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam).
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 jam).
    14. Higine Perusahaan dan Proyek (2 jam).
    15. Manajemen Umum (2 jam).
    16. K3 Ruang Tertutup (2 jam).
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam).
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam).
    19. Pengetahuan Auditing K3 (2 jam).
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam).
    21. Seminar (6 jam).
    22. Evaluasi Akhir (4 jam).
    – Jumlah jam pelajaran minimal (90 jam).
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1. Undang-undang, Standard dan Peraturan K3 (8 jam).
    2. Manajemen Konstruksi (4 jam).
    3. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam).
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam).
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam).
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam).
    7. Manajemen Resiko (4 jam).
    8. Manajemen Lingkungan (2 jam).
    9. K3 peralatan Konstruksi (4 jam).
    10. Sisitim Pemadam Kebakaran (4 jam).
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam).
    12. Penaganan Material Yang Berbahaya (2 jam).
    13. Pengenalan Bahay Radiasi dan Radio Aktif (2 jam).
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam).
    15. K3 ruang tertutup (2 jam).
    16. Manajemen Umum (2 jam).
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam).
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam).
    19. Pengetahuan Auditing K3 (6 jam).
    20. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) (12 jam).
    21. Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 (14 jam).
    22. Penelitian, Statik, Penulisan laporan / Makalah dan Seminar (12 jam).
    23. Evaluasi Akhir (14 jam).
    – Jumlah Jam Pelajaran ( 100 jam).

  33. Nama : Zulhijjahriyanti
    NIM : 157051784
    Kelas : B3

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Kontruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    1. Sehat Jasmani dan Rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengelaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Kontruksi
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    1. Sehat Jasmani dan Rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Kontruksi
    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    1. Sehat Jasmani dan Rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek kontruksi

    B. Pada proyek yang bagaimana seorang Ahli K3 Kontruksi dibutuhkan untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    1. Setiap proyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau
    penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 2 orang Ahli Muda K3
    Kontruksi
    2. Setiap proyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau
    penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda
    K3 Kontruksi
    3. Setiap proyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau
    penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Muda
    K3 Kontruksi
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    1. Setiap proyek kontruksi bangunn yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau
    penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya K3
    Kontruksi
    2. Setiap proyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau
    penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Madya
    K3 Kontruksi
    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    1. Setiap proyek kontruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau
    penyelenggaraan proyek diatan 6 bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli Utama K3
    Kontruksi

    C. Kompetensi Akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Kontruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    1. Potensi bahaya kontruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    4. K3 pekerjaan penggalian
    5. K3 pekerjaan pondasi
    6. K3 pekerjaan kontruksi beton
    7. K3 pekerjaan kontruksi baja
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. K3 pekerjaan kesehatan dan lingkungan kerja
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    1. Potensi bahaya kontruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    3. Prosedur bekerja aman kontruksi bangunan
    4. Peraturan Keselamatan & Kesehatan Kerja Kontruksi
    5. Peraturan dan standar kontruksi bangunan
    6. K3 mekanikal dan elektrikal
    7. Job Safety Analysis
    8. SMK3 dasar
    9. Asuransi tenaga kerja
    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    1. Potensi bahaya kontruksi bangunan
    2. Identifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan
    3. Prosedur bekerja aman kontruksi bangunan
    4. Analisa laporan kecelekaan
    5. Standar dan pedoman kontruksi bangunan
    6. Mekanisme pengawasan K3 kontruksi bangunan
    7. Penyusunan safety plan
    8. Penyusunan anggaran K3 Kontruksi
    9. Mekanisme pengawasan mekanik
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    11. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Kontruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk:
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    4. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    7. Melaporkan setiap kecelakaan
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja kontruksi untuk:
    1. Mengidentifikasi kecelekaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 kontruksi
    4. Memberi nasehat/konsultasi , rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 kontruksi
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 kontruksi
    6. Mendorong terlaksananya sistem K3 kontruksi
    7. Memberikan pemecahan-pemecahan persoalan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas
    pemecahannya
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 kontruksi
    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan
    melaksanakan penanggulangannya
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat
    bahayanya
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 kontruksi
    5. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 kontruksi
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan
    dalam pengelolaan dan implementasi pada jenis jenis keadaan apapun
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 kontruksi
    8. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan
    lingkungan
    9. Mampu mendorong terlaksananya sistem K3 kontruksi disemua lini kegiatan
    10. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas
    pemecahannya
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Kontruksi
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Kontruksi secara
    terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Kontruksi

    D. Mata pelajaran dan Jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3
    Kontruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Kontruksi
    1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 (2 Jam)
    2. Permenaker No.1/MEN/1980 (2 Jam)
    3. Pengetahuan teknik kontruksi (2 Jam)
    4. Pengetahuan dasar K3 (4 Jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (2 Jam)
    6. K3 pekerjaan kontruksi (2 Jam)
    7. Manajemen lingkungan (2 Jam)
    8. K3 peralatan kontruksi (6 Jam)
    9. Sistem pemadam kebakaran (2 Jam)
    10. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 Jam)
    11. Higiene perusahaan dan proyek (2 Jam)
    12. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (2 Jam)
    13. Pengetahuan inspeksi K3 kontruksi (2 Jam)
    14. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 Jam)
    15. Seminar (4 Jam)
    16. Evaluasi akhir (4 Jam)
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) (50 Jam)
    ii. Ahli Madya K3 Kontruksi
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen kontruksi (4 Jam)
    3. Pengetahuan teknik kontruksi (4 Jam)
    4. Pengetahuan dasar K3 (2 Jam)
    5. Manajemen dan administrasi (2 Jam)
    6. K3 pekerjaan konstruksi (8 Jam)
    7. Manajemen resiko (4 Jam)
    8. Manajemen lingkungan (2 Jam)
    9. K3 peralatan kontruksi (6 Jam)
    10. Sistem pemadaman kebakaran (4 Jam)
    11. Kesiagaan dan sistem kebakaran (4 Jam)
    12. Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 Jam)
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 Jam)
    14. Higiene perusahaan dan proyek (2 Jam)
    15. Manajemen umum (2 Jam)
    16. K3 ruang tertutup (2 Jam)
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 Jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 Jam)
    19. Pengetahuan auditing K3 (2 Jam)
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 Jam)
    21. Seminar (6 Jam)
    22. Evaluasi akhir (4 Jam)
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) (90 Jam)
    iii. Ahli Utama K3 Kontruksi
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 (8 Jam)
    2. Manajemen Kontruksi (4 Jam)
    3. Pengetahuan Dasar K3 (2 Jam)
    4. Pengetahuan Teknik Kontruksi (4 Jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 Jam)
    6. K3 Pekerjaan Kontruksi (8 Jam)
    7. Manajemen Resiko (4 Jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    9. K3 Peralatan Kontruksi (4 Jam)
    10. Sistem Pemadam Kebakaran (4 Jam)
    11. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 Jam)
    12. Penanganan material yang berbahaya (2 Jam)
    13. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 Jam)
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 Jam)
    15. K3 Ruang Tertutup (2 Jam)
    16. Manajemen Umum (2 Jam)
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 Jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 Jam)
    19. Pengetahuang Auditing K3 (6 Jam)
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) (12 Jam)
    21. Penilaian dan Studi Kasus-Kasus K3 (14 Jam)
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan / Makalah dan Seminar (12 Jam)
    23. Evaluasi Akhir (14 Jam)
    Jumlah Jam Pelajaran (100 Jam)

  34. Nama : Rifky Ferdi Podang
    NIM : 157051662
    Kelas : A1

    Jawaban :

    8). A.1 : – Sehat jasmani dan rohani
    – berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 ( tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi
    A.2 : – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi
    A.3 : – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi

    B.1 : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atu penyelenggaraan proyek di bawah 3 (tiga) bulan.
    B.2 : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.
    B.3 : Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelengaraan proyek diatas 6 bulan.

    C.1 : – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 pekerjaan penggalian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan konstruksi baja
    – K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    – K3 kesehatan lingkungan kerja
    C.2 : – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    – peraturan standar konstruksi bangunan
    – K3 mekanikal dan elektrikal
    – JSA
    – SMK3 Dasar
    – Asuransi tenaga kerja
    C.3 : – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisa laporan kecelakaan
    – standar dan pedoman konstruksi bangunan
    – mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    – penyusunan safety paln
    – penyusunan anggaran K3 konstruksi
    – mekanisme pengawasan mekanik
    – mekanisme pengawasan K3 bejan tekan
    – mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D.1 : – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan penyuluhan/pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    – melaporkan setiap kecelakaan kerja
    D.2 : – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – memberi nasehat, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    – mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    – mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sisitim K3 kesehatan dan lingkungan
    D.3 : -mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada smua pengembangan
    – mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, dan mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    – mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya sertadapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluru dan berkelanjutan dalam pengeloalaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    – mengukur mengaudit, dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    – membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    – mampu mendorong dapat terlaksananya sisitem K3 konstruksi disemua lini kegiatan
    – melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    – mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas, dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    E.1 : – UU No.1 Thn. 1970 (2 jam)
    – Permenakertrans No.1/Men/1980 (2 jam)
    – Pengetahuan teknik konstruksi (2 jam)
    – Pengetahuan dasar K3 ( 4 jam)
    – Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
    – Manajemen lingkungan (2 jam)
    – K3 peralatan Konstruksi (6 jam)
    – Sistem pemadam kebakaran ( 2 jam)
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    -Higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (2 jam)
    – Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi (2 jam)
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    – seminar (4 jam)
    – Evaluasi akhir (4 jam)
    E.2 : – UU, standar, dan peraturan K3 (8 jam)
    – Manajemen konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan teknik konstruksi ( 4 jam)
    – Pengetahuan dasar K3 (2 jam)
    – Manajemen dan administrasi (2 jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    – manajemen resiko (4 jam)
    – Manajemen lingkungan (2 jam)
    – K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    – Sistem pemadam kebakaran ( 4 jam)
    – kesiagaan dan sistem kebakaran ( 4 jam)
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    – Pengenalan bahaya radio aktif dan radiasi ( 2 jam)
    – Higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    – Manajemen umum (2 jam)
    – K3 ruang tertutup (2 jam)
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 jam)
    – Komunikasi, konsultasi, dan kesadaran K3 ( 2 jam)
    – Pengetahuan auditing K3 (2 jam)
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah ( 14 jam)
    – seminar (6 jam)
    – Evaluasi akhir (4 jam)
    E.3 : – UU, standar, dan peraturan K3 (8 jam)
    – Manajemen konstruksi (4 jam)
    – Pengetahuan teknik konstruksi ( 4 jam)
    – Pengetahuan dasar K3 (2 jam)
    – Manajemen dan administrasi (4 jam)
    – K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    – manajemen resiko (4 jam)
    – Manajemen lingkungan (2 jam)
    – K3 peralatan konstruksi (4 jam)
    – Sistem pemadam kebakaran ( 4 jam)
    – penanganan material berbahaya ( 2 jam)
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    – Pengenalan bahaya radio aktif dan radiasi ( 2 jam)
    – Higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    – Manajemen umum (2 jam)
    – K3 ruang tertutup (2 jam)
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 jam)
    – Komunikasi, konsultasi, dan kesadaran K3 ( 2 jam)
    – Pengetahuan auditing K3 (2 jam)
    – Studi bahaya dan operasinya (Hazop) (12 jam)
    – Penelitian dan studi kasus-kasus K3 (14 jam)
    – Penelitian, statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar ( 12 jam)
    – Evaluasi akhir ( 14 jam)

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  35. Nama : Nanda Mas Amin
    NIM : 157051782
    Kelas : B3

    A. Persyaratan menjadi Ahli Konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani,
    2. Berpendidikan serendah – rendahnya STM atau sederajat,
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani,
    2. Berpendidikan serendah – rendahnya STM atau sederajat,
    3. Pengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani,
    2. Berpendidikan serendah – rendahnya D3 Teknik atau sederajat,
    3. Pengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi

    B. Mengingat :
    1. Undang – Undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja,
    2. Undang – Undang No. 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi,
    3. Undang – Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,
    4. Undang – Undang No. 21 tahun 2003 tentang Ratifikasi Konvensi ILO No. 81 mengenai Pengawasan Ketenagakerjaan di
    Industri dan Perdagangan,
    5. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 01/Men.1980 tentang K3 Konstruksi bangunan.

    Menetapkan :
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek
    diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli
    Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan
    proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu)
    orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan proyek
    dibawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang – kurangnya 1(satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan,
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja,
    d. K3 pekerjaan penggalian,
    e. K3 pekerjaan pondasi,
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton,
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja,
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal,
    i. K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan,
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan,
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi,
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan,
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal,
    g. Job Safety Analisis,
    h. SMK3 dasar,
    i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan,
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan,
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan,
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan,
    f. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan,
    g. Penyusunan Safety Plan,
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi,
    i. Mekanisme pengawasan mekanik,
    J. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan,
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja,
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya,
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya,
    d. Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya,
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya,
    f. Melaksanakan dasar – dasar prosedur inspeksi K3,
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya,
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya,
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi,
    d. Memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi,
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi,
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi,
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya,
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistem K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan,
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya,
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tindakan bahayanya,
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi,
    e. Memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi,
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun,
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi,
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan,
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi disemua lini kegiatan,
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya,
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    i. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program – program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara
    perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi.

    E. Berikut merupakan mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3
    Konstruksi pada jenjang:

    I. Ahli Muda K3 Konstruksi
    1. Undang – Undang No.1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistem Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Undang – Undang, Standart dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistem Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 ruang tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    21 Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Undang – Undang, Standart dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistem Pemadam Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 ruang tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penilaian dan Studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan atau 12 Jam
    Makalah dan Seminar
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  36. RIYAN HIDAYAT
    157051774
    B3 D4K3
    KESELAMATAN KILANG

    Apakah persyaratan untuk menjadi ahli k3 konstruksi dalam jenjang :
    Ahli muda k3 konstruksi :
     Sehat jasmani dan rohani
     Berpendidikan serendah rendahnya STM atau sederajat
     Berpengalaman kerja sekurang kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas k3 konstruksi
    Ahli madya k3 konstruksi :
     Sehat jasmani dan rohani
     Berpendidikan serendah rendahnya STM atau sederajat
     Pengalaman kerja sekurang kurangnya 3 ( tiga) tahun sebagai petugas konstruksi
    Ahli utama k3 konstruksi :
     Sehat jasmani dan rohani
     Berpendidikan serendah rendahnya D3 teknik atau sederajat
     Pengalaman kerja sekurang kurangnya 3 ( tiga) tahun di proyek konstruksi

    Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang ahlin k3 konstruksi dibutuhkan
    Ahli muda k3 konstruksi :
     Yang dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan enyelamatan kerja

    Ahli madya k3 konstruksi :
     yang dapat melakukan aman dalam pekerjaan / proyek konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja, usaha usaha keselamatan dan kesehatan kerja

    Ahli utama k3 konstruksi :
     dapat melakukan identifikasi , menyusun, menganalisa , merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan.

    Apakah kompetensi akademik yang harus dikuasai ahli k3 konstruksi
    Ahli muda k3 konstruksi :
    Memahami secara baik tentang
     Potensi bahaya konstruksi bangunan
     Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
     Peraturan perundangan keselamatan kerja
     K3 pekerjaan panggilan
     K3 pekerjaan pondasi
     K3 pekerjaan konstruksi beton dan baja
     K3 kesehatan dan lingkungan kerja
     K3 pekerjaan mekanikal dan electrical

    Ahli madya k3 konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang
     Potensi bahaya konstruksi bangunan
     Cara pencegahan keelakaan kerja konstruksi bangunan
     Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
     Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
     Peraturan dan standard konstruksi bangunan
     K3 mekanikal dan elektrikal
     JSA
     SMK3 dasar
     Asuransi tenaga kerja
    Ahli utama k3 konstruksi :
    Memahami secara baik tentang
     Potensi bahaya konstruksi perancah
     Cara pencegahan kecelakaan kerja perancah
     Prosedur kerja aman perancah
     Pengatahuan dasar perancah
     Jenis jenis perancah
     Sepervisi perancah
     Pemasangan pan pembongkaran perancah
     Standar dan pedoman teknis
     Peraturan dan standar perancah

    keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli k3 konstruksi Apakah kompetensi
    Ahli muda k3 konstruksi :
    Mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemampuan untuk
     Mengidentifikasi kecelakaan kerja
     Melaksanakan pekerjaan k3 ditempat kegiatan kerjanya
     Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
     Melaksanakan penyuluhan dan pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
     Melaksanakan konsultasi dan komunuikasi k3 ditempat kegiatan kerjanya
     Melaksanakan dasar dasar prosedur inspeksi k3
     Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    Ahli madya k3 konstruksi :
    Dapat melaksanakan usaha usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
     Mengidentiikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
     Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
     Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
     Memberi nasihat konsultasi dan teori komunikasi dalam bidang teknis k3 konstruksi
     Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program k3 konstruksi
     Mendorong terlaksananya system k3 konstruksi
     Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program system k3 konstruksi

     Ahli utama k3 konstruksi :
     Memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan untuk
     Memiliki dan menguasai setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
     Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
     Mengontrol kondisi dan tindakan berbahya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
     Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan k3 konstruksi
     Memberi nasihat /konsultasi ,rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis k3 konstruksi

     Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat ahli k3 konstruksi
     Ahli muda k3 konstruksi :
     Undang undang no 1 tahun 1970 ( 2 jam)
     Permennakertans no 1/men/1980 (2 jam)
     Pengetahuan teknik konstruksi (2 jam)
     Pengetahuan dasar k3 (4 jam)
     Manajemen dan administrasi ( 2 jam)
     K3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
     Manajemen lingkungan (2 jam)
     K3 peralatan konstruksi (6 jam )
     System pemadam kebakaran (2 jam)
     Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
     Heigine perusahaan kompetensi k3 (2 jam)
     Manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (2 jam)
     Pengetahuan inspeksi k3 konstruksi (2 jam)
     Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
     Seminar (4 jam)
     Evaluasi akhir (4 jam

     Jumlah jam pelajaran 50 JAM

     Ahli madya k3 konstruksi :
     Undang undang standard an peraturan k3 ( 8 jam)
     Manajemen konstruksi (4 jam)
     Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
     Pengetahuan dasar k3 (2 jam)
     Manajemen dan administrasi (2 jam)
     K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
     Mnajemen resiko (4 jam)
     Manajemen lingkungan (2 jam)
     K3 peralatan konstruksi (6 jam)
     System pemadam kebakaran (4 jam)
     Kesiagaan dan system kebakaran (4 jam)
     Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
     Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif ( 2 jam)
     Higine perusahaan dan proyek (2 jam)
     Manajemen umum (2 jam)
     K3 ruang tertutup (2 jam)
     Manajemen pelatihan dan kompetensi k3 (4 jam)
     Komunikasi konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
     Pengetahuan auditing k3 (2 jam)
     Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
     Seminar (6 jam )
     Evaluasi akhir (4 jam)
     JUMLAH AKHIR 90 JAM

     Ahli utama k3 konstruksi :
     Undang undang standard dan peraturan k3 (8 jam)
     Manajemen konstruksi (4 jam)
     Pengetahuan dasar k3 (2 jam)
     Pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
     Manajemen dan administrasi k3 (4 jam)
     K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
     Manajemen resiko (4 jam)
     Manajemen lingkungan (8 jam)
     K3 peralatan konstruksi (4 jam)
     System pemadam kebakaran (4 jam)
     Kesiagaan dan system tanggap darurat (2 jam)
     Penanganan material yang berbahaya (2 jam)
     Penanganan bahaya radiasi dan radio aktiff (2 jam)
     Higine perusahaan dan peroyek (2 jam)
     K3 ruang tertutup ( 2 jam)
     Manajemen umum (2 jam)
     Manajemen perlatihan dan kompetensi k3 ( 4 jam)
     Komunikasi konsultasi dan kesadaran k3 (2 jam)
     Pengetahuan auditing k3 (6 jam)
     Studi bahaya dan operasinya ( hazop) (12 jam)
     Penilain dan studi kasus k3 (14 jam)
     Penelitiian ,statistic, penulisan laporan/ makalah dan seminar (12 jam)
     Evaluasi akhir (14 jam)

     Jumlah jam 100 JAM

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena:
    1. Tugas ini untuk mata kuliah Keselamatan Konstruksi, bukan Keselamatan Kilang.
    2. Terdeteksi sebagai spam.
    3. Terdeteksi copy-paste.
    4. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  37. Nama : Muhamad Rizki Rachmatullah
    NIM : 14.11.106.701501.1606
    Kelas : A1

    A. PERSYARATAN MENJADI AHLI MUDA, MADYA, UTAMA K3 KONSTRUKSI.
    A. Ahli Muda K3 Konstruksi Persyaratan pertama adalah Harus mengikuti pelatihan ahli muda k3 konstruksi, sebelum menjadi ahli muda k3 konstruksi harus di sertifikasi terlebih dahulu apakah sudah berpengalaman di dalam bidang konstruksi atau belum layak menjadi ahli muda konstruksi, dan memiliki sertifikat K3 Konstruksi
    B. Ahli Madya K3 Konstruksi Persyaratan pertama adalah untuk dapat menjadiseorang ahli madya k3 konstruksi, membutuhkan pembinaan dan sertifikasi teknis berdasarkan kepdirjend No.20/DJPPK/2004 tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja Bidang Konstruksi bangunan harus mengikuti pembinaan selama 9 hari.
    Selain Kepdirjend No.20/DJPPK/2004 terkait dengan Ahli K3 Konstruksi Juga di jelaskan di peraturan Menteri Pekerjaan Umun Nomor : 05/PRT/M/2014 yang di buktikan dengan sertifikat pelatihan dan kompetensi dari instansi yg berwewenang sesuai dengan undang-undang. Selain kedua regulasi tersebut ada juga peraturan Permenaker No.02 tahun 1992.
    C. Ahli Utama K3 Konstruksi Persyaratannya adalah sudang menguasai tentang bidang k3 konstruksi, dan sudah berpengalaman.

    B. PADA PROYEK APA AHLI MUDA, MADYA, UTAMA YANG DI BUTUHKAN DI BIDANG KONSTRUKSI.
    A. Ahli muda K3 Konstruksi yang di butuhkan di proyek Jalan tol, gedung,
    B. Ahli madya K3 Konstruksi yg di butuhkan di proyek jalan tol gedung
    C. Ahli umum k3 konstruksi yang di butuhkan di proyek gedung pelabuhan jalan tol

    C. KOMPETENSI AKADEMIK APA SAJA YANG DI BUTUHKAN AHLI K3 MUDA, MADYA, UMUM.
    A. Ahli muda k3 Konstruksi mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemampuan untuk mengidentifikasi kecelakaan kerja, melaksanakan pekerjaan k3 di tempat kerjannya, mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi bahaya, melaksanakan penyuluhan di lingkungan kerja, melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3.
    B. Ahli Madya K3 Konstruksi memahami baik tentang potensi bahaya konstruksi bangunan, cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan, peraturan perundangan keselamatan kerja, k3 pekerjaan penggalian, pekerjaan pondasi, pekerjaan konstruksi beton, konstruksi baja, mekanikal & elektrikal, kesehatan dan lingkungan kerja.
    C. Ahli Umum K3 Konstruksi Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja, serta pencegahan kecelakaan kerja. usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja.

    D. KOMPETENSI KETERAMPILAN TEKNIK APA SAJA YANG HARUS DI KUASAI OLEH AHLI MUDA, MADYA, DAN UMUM.
    A. Ahli muda k3 konstruksi lulusan D3 lulusan SD SLTP minimal 2 tahun, sd minimal 3 tahun.
    B. ahli madya k3 konstruksi lulusan d3 minimal lulus smk, slta minimal 2/3 tahun.
    C ahli utama k3 konstruksi lulusan s1 minimallulusan d1 3 tahun

    E. MATA PELAJARAN APA SAJA YG HARUS DI TEMPUH UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT.
    A. Ahli muda k3 . Undang-undang no 1 tahun 1970 2 jam, permenakertrans no 1/men1980, 2 jam, pengetahuan teknik konstruksi, 2 jam, pengetahuan dasar k3, 4 jam, manajement dan administrasi k3 2 jam, k3 pekerjaan konstruksi, 2 jam, manajement lingkungan, 2 jam, k3 peralatan konstruksi, 6 jam, sistem pemadam kebakaran 2 jam, higiene perusahaan, 2 jam, kesiagaan dan tanggap darurat 2 jam., manajemen pelatihan dan kompetensi k3 2 jam, observasi lapangan dan penyusunan makalah 14 jam, seminar 4 jam, evaluasi akhir 4 jam.
    B. pada jenjang madya, undang-undang standar dan peraturan k3 8 jam, manajement konstruksi, pengetahuan teknik konstruksi,pengetahuan dasar k3, manajement dan administrasi, k3 pekerjaan konstruksi, manajement resiko, manajement lingkungan,k3 peralatan konstruksi, sistem pemadam kebakaran, kesiagaan dan sistem kebakaran, tanggap darurat, bahaya radio aktif atau radiasi, manajemen umum k3 ruang tertutup, pengetahuan auditing, observasi lapangan dan penyusunan makalah, seminar.
    C. pada jenjang umum sama seperti undang-undang standar observasi lapangan pengetahuan teknik, dasar k3 bahaya radiasi atau radio aktif, manajemen lingkungan, pengetahuan auditing manajement konstruksi, k3 peralatan konstruksi,manajemen resiko, tanggap darurat, pemadam kebakaran, pengetahuan teknik konstruksi, manajement umum k3.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena:
    1. Jawaban tidak sesuai instruksi soal.
    2. Pengetikan tidak sistematis dan membingungkan.
    3. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  38. NAMA : NURUL
    NPM : 157051940

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 konstruksi utuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 konstruksi :
    a. sehat jasmani dan rohani
    b. berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    c. pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 konstruksi :
    a. sehat jasmani dan rohani
    b berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajata
    c. pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahn sebagai petugas konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 konstruksi :
    a. sehat jasmani dan rohani
    b. berpendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat
    c.pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi.

    B. pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 dibutuhkan untuk jenjang :

    i. Ahli K3 Muda Konstruksi :
    a. memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan
    b. memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan
    c. memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 3 bulan

    ii. Ahli Madya K3 konstruksi :
    a. memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan.
    b. memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan.

    iii. Ahli Utama K3 konstruksi:
    a. memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang dan menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan.

    C. kompetensi akademika apa yang harus dikuasai Ahli K3 konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 konstruksi:
    a. memiliki pengetahuan mengenai potensi bahaya konstruksi bangunan dengan baik
    b. memiliki pengetahuan mengenai cara pencegahan kecelakaan kerja kostruksi bangunan dengan baik
    c. memiliki pengetahuan mengenai K3 pekerjaan penggalian dengan baik
    d. memiliki kemampuan pengetahuan K3 pekerjaan pondasi dengan baik
    e. memiliki pengetahuan K3 pekerjaan konstruksi beton dengan baik
    f. memiliki pengetahuan K3 pekerjaan konstruksi baja dengan baik
    g. memiliki pengetahuan K3 mekanikan dan elektrikal dengan baik
    h. memahami Kesehatan Kerja dan K3 lingkungan dengan baik

    ii. Ahli Madya K3 konstruksi :
    a. memiliki pengetahuan mengenai potensi bahaya knstruksi bangunan dengan baik
    b. memahami cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan dengan baik
    c. memahami prosedur kerja aman konstruksi bangunan dengan baik
    d. memahami peraturan K3 konstruksi dengan baik
    e. memahami peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. memiliki pengetahuab K3 mekanikal dan elektrikal
    g. memahami Job safety analisis
    h. memahami SMK 3 dasar
    g. memiliki pengetahuan mengenai asuransi kesehatan kerja

    iii. Ahli Utama K3 konstruksi:
    a. memahami bahaya konstruksi bangunan dengan baik
    b. memahami identifikasi sumber hazard konstruksi bangunan dengan baik
    c. memahami prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. memahami analisa laporan kecelakaan dengan baik
    e. memahami standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. mengetahui penyusunan safety plan dengan baik
    g. mengetahui manajemen anggaran K3 konstruksi dengan baik
    h. mengetahui mekanisme pengawasan mekanik dengan baik
    i. memahami mekanisme pengawasan k3 bejana tekan dengan baik
    j. memahami mekanisme pengawasan kesehatan kerja dan K3 lingkugan dengan baik.

    D. kompetensi keterampilan teknik apa saja yang dikuasai Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :

    i. Ahli K3 Muda konstruksi:
    a. dapat mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. dapat melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. dapat memberi konsultasi, rekomendssi maupun teori dan teknik K3 knstruksi
    e. dapat mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    f. mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    g. dapat memberikan pemecahan masalah mengenai K3 Konstruksi
    h. dapat mengawasi dan memimpin pelaksanaan K3 konstruksi

    ii. Ahli K3 Madya konstruksi :
    a. dapat mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. dapat mengantisipasi semua kondisi dan tindakan berbahaya dan tindakan preventifnya,
    c. dapat mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    d. dapat melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    e. memberi konsultasi, rekomendasi, dan komunikasi teori dan teknis k3konstruksi

    iii. Ahli Utama K3 konstruksi :
    sorang ahli utama K3 menguasai pengetahuan k3 dan memiliki kemampuan untuk :
    a. mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada setiap pengembangan
    b. mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana pencegahannya
    c. mengontrol kondisi dan tindakan bahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahaya
    d. melaksanakan penyuluhan/pelatihan dalam bidang K3 konstruksi
    e. memberi konsultasi, rekomendai, komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    f.senantiasa mampu mengembangkan sistem secara berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis kegiatan apapun
    g. mengukur, mengaudit, ,mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    h. membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    i. mampu mendorong terlaksananya sluruh program k3 konstruksi
    j. mampu menyelesaikan pemecahan masalah mengenai k3 konstruksi
    k melakukan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan k3 konstruksi
    l. mempunyai kemampuan meimpin pelaksanaan program-program sistem k3 secara terpadu antara perancsng, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem k3

    E. apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh unuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Knstruksi pada jenjang :

    i. Ahli muda K3 konstruksi :
    a. uu. no. 1 tahun 1970 selama 2 jam
    b.permenakertrans no.1/men/1980 selama 2 jam
    c. pengetahuan teknik konstruksi selama 2 jam
    d. pengetahuan dasar k3 selama 4 jam
    e. manajemen dan administrasi k3 selama 2jam
    f. k3 pekerjaan konstruksi selama 2 jam
    g. sistem pemadam kebakaran selama 2 jam
    h.manajemen lingkungan selama 2 jam
    i. k3 peralatan konstruksi selama 6 jam
    j. sistem pemadam kebakaran selama 2 jam
    k. kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    l. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 selama 2 jam
    m. pengetahuan inspeksi k3 konstruksi selama 2 jam
    n.observasi lapangan dan penyusunan makalah selama 14 jam
    o. seminar selama 4 jam
    p. evaluasi akhir selama 4 jam
    jumlah jam pelajaran : 50 jam

    ii. Ahli madya K3 konstruksi
    a. undang-undang , dan standar peratuan k3 selama 8 jam
    b. manajemen konstruksi selama 4 jam
    c. pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    d. pengetahuan dasar k3 selama 2 jam
    e. manajemen dan administrasi selama 2j jam
    f. k3 pekerjaan konstruksi selama 8 jam
    g. manajemen risiko selama 4 jam
    h. manajemen lingkungan selama 2 jam
    i. k3 peralatan konstruksi selama 6 jam
    j. sistem pemadaman kebakaran selama 4 jam
    k. kesiagaan dan sistem kebakaran
    l. kesiagaan dan sistem tanggap darurat selama 2 jam
    m. pengenalam bahaya radiasi dan radioaktif selama 2 jam
    n. hiegiene perusahaan dan proyek selama 2 jam
    o. manajemen umum selama 2jam
    p. k3 ruang tertutup selama 2 jam
    q. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 selama 4 jam
    r. komunikasi, konsultasi, dan kesadaran k3 selama 2 jam
    s. pengetahuan auditing k3 selama 2 jam
    t. observasi lapangan dan penyusunan makalah selama 14 jam
    u. sminar selama 6 jam
    v. evaluasi akhir selama 4 jam
    jumlah jam pelajaran (minimal) : 90 jam

    iii. Ahli Utama K3 konstruksi
    a. undang-undang, standar peraturan k3 selama 8 jam
    b. manajemen konstruksi selama 4 jam
    c. pengetahuan dasar k3 selama 2 jam
    d. pengetahuan teknik konstruksi selama 4 jam
    e. manajemen dan administrasi k3 selama 4 jam
    f. k3 pekerjaan konstruksi selama 8 jam
    g. manajemen risiko selama 4 jam
    h. manajemen lingkungan selama 2 jam
    i. k3 peralatan konstruksi 4 jam
    j. sistem pemadam kebakaran selama 4 jam
    k. kesiagaan dan dan sistem tanggap darurat selama 2 jam
    l. penanganan material yang berbahaya selama 2 jam
    m. pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif selama 2 jam
    n. hiegiene perusahaan dan proyek selama 2 jam
    o. k3 ruang tertutup selama 2 jam
    p. manajemen umum selama 2 jam
    q. manajemen pelatihan dan kompetensi k3 selama 4 jam
    r. komunikasi, konsultasi, dan kesadaran k3 selama 2 jam
    s. pengetahuan audit k3 selama 6 jam
    t. hazop selama 14 jam
    u. penilaian dan studi kasus k3 selama 14 jam
    v.penelitian, statisik, penulisan laporan/ makalah dan seminar selama 12 jam
    jumlah jam pelajaran : 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena:
    1. Nama pengirim berbeda dengan nama yang tertera dalam jawaban.
    2. Tidak mencantumkan asal kelas.
    3. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  39. Nama : Vigiano Raymond Vanderkley
    NIM : 157051792
    Kelas : B3

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek Konstruksi

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik dan sederajat

    B.Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    > Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    > Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek / konstruksi bangunan pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    > dapat melakukan identifikasi, menyusun, menganalisa, merekondasi pekerjaan konstruksi bangunan.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 perkerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job safety Analisis
    h. SMK3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisis laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan safety plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan..
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas peecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangan.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksaan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekmendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan,

    E. Apa saja pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Undang-undang No. 1 Tahun 1970 2 Jam
    2. Permenaskertrans No. 1/Men/1980 2 jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 jam
    15. Seminar 4 jam
    16. Evaluasi Akhir 4 jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    1. Unang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistem Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    12. kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungn 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 ruang tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penelitian dan studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistyik, Penulisan laporan / Makalah dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  40. Nama : Anggita Septia Jumiati
    NIM : 157051826
    Kelas : B3

    A. Persyaratan peserta ahli K3 Konstuksi untuk jenjang
    – i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau Sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    – ii. Ahli Madyda K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
    – iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun diproyek konstruksi

    B. Proyek Konstruksi yang dibutuhkan untuk seorang ahli K3 Konstruksi untuk jenjang
    – i. Ahli Muda K3 Konstruksi : Pada proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang / penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 2 orang ahli Muda K3 Konstruksi., yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang /penyelenggaraan proyek di bawah 6 bulan harus memiliki sekurang-kuragnya 1 oarang ahli Muda K3 Konstruksi dan yang tenaga kerja kurang dari 25 orang /penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang ahli Muda K3 Konstruksi.
    – ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Pada proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih 100 orang /penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang ahli Madya K3 Konstruksi dan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang / penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang ahli Madya K3 Konstruksi.
    – iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Pada proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih 100 orang / penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang ahli utama K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi Akademik yang harus dikuasai ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    – i. Ahli Muda K3 Konstruksi dengan memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 pekerjaan penggalian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan konstruksi baja
    – K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    – K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    – ii. Ahli Madya K3 Konstruksi dengan memiliki dan menguasai serta mempunyai kemampuan :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    – Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 Mekanikal dan Elektrikal
    – Job safety analisis
    – SMK3 dasar
    – Asuransi tenaga kerja
    – iii. Ahli Utama K3 Konstruksi dengan memahami secara baik tentang :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Identifikasi sumber bahay konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisa laporan kecelakaan
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    – Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    – Penyususnan safety plan
    – Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    – Mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    – Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai ahli K3 Konstruksi
    – i. Ahli Muda K3 Konstruksi dengan mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    – ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bebahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    – Memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanya
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3 Konstruksi
    – iii. Ahli Utama K3 Konstruksi dengan memiliki dan menguasai pengetahuan k3 untuk :
    – Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangganya
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – Melaksanakan pembinan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi
    – Memberi nasehat / konsultasi , rekomendasi dan komunikasi ,teori dan teksnis K3 Konstruksi
    – Mmebuat dan senantiasan mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapapun
    – Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi
    – Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    – Mampu mendorog dapat terlaksanannya sistem K3 Konstruksi disemua kegiatan
    – Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanya
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Kosntruksi
    – Mmempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran untuk mendapatkan sertifikasi ahli K3 Konstruksi
    – i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    – UU No. 1 tahun 1970 (2jam)
    – Permenakertrans No.1/Men/1980 (2jam)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (2jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (4jam)
    – Manajemen dan Admisnistrasi K3 (2jam)
    – K3 pekerjaan Konstruksi (2jam)
    – Manajemen Lingkungan (2jam)
    – K3 Peralatan Konstruksi (6jam)
    – Sitem Pemdaman Kebakaran (2jam)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2jam)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2jam)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2jam)
    – Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2jam)
    – Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah (14jam)
    – Seminar (4jam)
    – Evaluasi Akhir (4jam)
    – JUMLAH JAM (Min) (50jam)
    – ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    – UU, Standar dan Peraturan K3 (8jam)
    – Manajemen Konstruksi (4jam)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (4jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (2jam)
    – Manajemen dan Administrasi (2jam)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (8jam)
    – Manajemen Resiko (4jam)
    – Manajemen Lingkungan (2jam)
    – K3 Peralatan Konstruksi (6jam)
    – Sistem Pemadaman Kebakaran (4jam)
    – Kesiagaan dan Sistem Kebakaran (4jam)
    – Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2jam)
    – Pengenalan Bahaya Radiasai dan Radio Aktif (2jam)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2jam)
    – Manajemen Umum (2jam)
    – K3 Ruang Tertutup (2jam)
    – Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4jam)
    – Komunikasi,Konsultasi dan Kesadaran K3 (2jam)
    – Pengetahuan Auditing K3 (2jam)
    – Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14jam)
    – Seminar (6jam)
    – Evaluasi Akhir (4jam)
    -JUMLAH JAM (Min) (90jam)
    – iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    – UU, Standar dan Peraturan K3 (8jam)
    – Manajemen Konstruksi (4jam)
    – Pengetahuan Dasar K3 (2jam)
    – Pengetahuan Teknik Konstruksi (4jam)
    – Manajemen dan Administras K3 (4jam)
    – K3 Pekerjaan Konstruksi (8jam)
    – Manajemen Resiko (4jam)
    – Manajemen Lingkungan ( 2jam)
    – K3 peralatan Konstruksi (4jam)
    – Sitem Pemadam Kebakaran (4jam)
    – Kesiagaan dan sistem Tanggap Darurat (2jam)
    – Penanganan Material yang Berbahaya (2jam)
    – Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2jam)
    – Higiene Perusahaan dan Proyek (2jam)
    – K3 Ruang Tertutup (2jam)
    – Manajemen Umum (2jam)
    – Manajemen Pleatihan dan Kompetensi K3 (4jam)
    – Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2jam)
    – Pengetahuan Auditing K3 (6jam)
    – Studi Bahaya dan Operasional (Hazop) (12jam)
    – Penilaian dan Studi Kasus-kasus K3 (14jam)
    – Penelitian, Statistik, Penulisan Lporan/ Makalah dan Seminar ( 12jam)
    – Evaluasi Akhir (14jam)
    – JUMLAH JAM (Min) (100jam)

  41. Nama : Nur Anisa Anwar
    NIM : 157051824
    Kelas : B3

    A. Persyaratan
    i. Persyaratan menjadi Ahli Muda K3 Konstruksi :
    a. Sehat jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM dan sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstuksi.

    ii. Persyaratan menjadi Ahli Madya K3 Konstruksi:
    a. Sehat jasmani dan rohani
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM dan sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Persyaratan menjadi Ahli Utama K3 Konstruksi:
    a. Sehat jasmini dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM dan sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 ( tiga ) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    B. Proyek
    i. Proyek konstruksi untuk Ahli Muda K3 Konstruksi:
    -Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan.
    -Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.
    -Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    ii. Proyek konstruksi untuk Ahli Madya K3 Konstruksi:
    -Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.
    – Proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    iii. Proyek konstruksi untuk Ahli Utama K3 Konstruksi:
    – Proyek konstruksi banguanan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    C. Kompetensi Akademik
    i. Kompetensi akademik Ahli Muda K3 Konstruksi:
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan .
    b. Cara mencegah kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Kompetensi akademik Ahli Madya K3 konstruksi:
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang:
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara mencegah kecelakaan kerja konstruksi banguanan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi banguanan.
    d. Peraturan K3 konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstruksi banguanan.
    f. K3 mekanikal dan elektrikal.
    g. Job Safety Analisis
    h. SMK3 dasar.
    g. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Kompetensi akademik Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. memahami secara baik tentang potensi bahaya konstruksi banguanan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi banguanan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi banguanan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman onstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan safety plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekasime pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik
    i. Kompetensi keterampilan teknik Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjakan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan ondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan/ pelatihan dilingkunagan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. kompetensi keterampilan teknik Ahli Madya K3 Konstruksi.
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk:
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    d. Memberikan nasihat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan tehnis K3 konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    f. Mendorong terlaksanya sistem K3 konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi.

    iii. Kompetensi keterampilan teknik Ahli Utama K3 Konstruksi:
    Memiliki dan menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan untuk:
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengefaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melakukan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstrusi.
    e. Memberi nasihat/ konsultasi , rekomendasi dan komunikasi, teori dan tehnis K3 konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi, kecelakan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    i. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara rancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    E. Mata Pelajaran dan Jam.
    i. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang ditempuh oleh Ahli Muda K3 Konstruksi:
    1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 (2 jam)
    2. Permenakertrans No.1/Men/1980 (2 jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 (4 jam)
    5. Manajemen dan Adsministrasi K3 (2 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (2 jam)
    7. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    8. K3 Peralatan Kontruki (6 jam)
    9. Sistem pemadam kebakaran (2 jam)
    10. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    11. Higiene Perusaan dan Proyek (2 jam)
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam)
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam)
    14. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam)
    15. Seminar (4 jam)
    16. Evaluasi Akhir (4 jam)
    Total jumlah jam pelajaran minimal: 50 jam
    ii. Mata pelajaran dan jumlah jampelajaran yang ditempuh oleh Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Undang-undang, stadar dan peraturan K3 (8 jam)
    2. Manajemen Konstruksi (4 jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    5. Manajemen dan Administrasi (2 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    7. Manajemen Resiko (4 jam)
    8. Manajemn Lingkungan (2 jam)
    9. K3 peralatan Konstruksi (6 jam)
    10. Sistem Pemadam Kebakaran (4 jam)
    11. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran (4 jam)
    12. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    13. Pengenalan Bahaya dan Radiasi Radio Aktif (2 jam)
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    15. Manajemen Umum (2 jam)
    16. K3 Ruang Tertutup (2 jam)
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    18. Komunikasi, Konsultasi dan kesadara K3 (2 jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (2 jam)
    20. Oservasi Lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    21. Seminar (6 jam)
    22. Evaluasi Akhir (4 jam)
    Total Jumlah jam pelajaran :minimal 90 Jam
    iii, Mata Pelajaran Pelajaran dan jumlah yang ditempuh oleh Ahli K3 Utama K3 Konstruksi:
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 (8jam)
    2. Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    3. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    7. Manajemen Risiko (4 jam)
    8. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    9. K3 Peralatan Konstruksi (4 jam)
    10 Sistem Pemadam Kebakaran (4 jam)
    11. kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    12. Penanganan Material yang Berbahaya (2 jam)
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif (2 jam)
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 Jam)
    15. K3 Ruang Tertutup (2 jam)
    16 Manajemen Umum (2 jam)
    17 Manajemen pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    18 Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam)
    19. Pengetahuan Auditing K3 (6 jam)
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) (12 jam)
    21. Penilaian dan Studi Kasus-kasus K3 (14 Jam)
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan/ Makalah dan Seminar (12 jam)
    23. Evaluasi akhir (14 jam)
    total jumlah jam pelajaran : 100 jam

  42. Nama : Yogi Hadi Pratama
    NIM : 157051949
    Kelas : B4

    1. i) Persyaratan Ahli Muda K3 Konstruksi : – Sehat jasmani dan rohani, berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat, dan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    ii) Persyaratan Ahli Madya K3 Konstruksi : -Sehat jasmani dan rohani, berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat, dan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    iii) Persyaratan Ahli Utama K3 Konstruksi : Sehat jasmani dan rohani, berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat, dan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    2. i) Seorang Ahli Muda K3 Konstruksi dibutuhkan untuk konstruksi yang : – Sekurang-kurangnya 2 (dua) orang ahli muda konstruksi untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, sekurang-kurangnya 1 (satu) orang ahli muda konstruksi untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan dibawah 6 (enam) bulan, sekurang-kurangnya 1 (satu) orang ahli muda konstruksi untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 25 orang atau penyelenggaraan dibawah 3 (tiga) bulan.

    ii) Seorang Ahli Madya K3 Konstruksi dibutuhkan untuk konstruksi yang : – Sekurang-kurangnya 1 (satu) orang ahli madya konstruksi untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, sekurang-kurangnya 1 (satu) orang ahli madya konstruksi untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang 100 orang atau penyelenggaraan dibawah 6 (enam) bulan.

    iii) Seorang Ahli Utama K3 Konstruksi dibutuhkan untuk konstruksi yang : – Sekurang-kurangnya 1 (satu) orang ahli utama konstruksi untuk proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan.

    3. i) Kompentensi akademik yang harus dikuasai oleh Ahli Muda K3 Konstruksi : – Potensi bahaya konstruksi bangunan, cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan, peraturan perundangan keselamatan kerja, K3 pekerjaan penggalian, K3 pekerjaan pondasi, K3 pekerjaan konstruksi beton, K3 pekerjaan konstruksi baja, K3 pekerjaan mekanikan dan elektrikal, dan K3 kesehatan & lingkungan kerja.

    ii) Kompentensi akademik yang harus dikuasai oleh Ahli Madya K3 Konstruksi : – Potensi bahaya konstruksi bangunan, cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan, prosedur kerja aman konstruksi bangunan, peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi, peraturan & standar konstruksi bangunan K3 pekerjaan mekanikan dan elektrikal, job safety analisis, SMK3 dasar, dan asuransi tenaga kerja.

    iii) Kompentensi akademik yang harus dikuasai oleh Ahli Utama K3 Konstruksi : – Potensi bahaya konstruksi bangunan, identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan, prosedur kerja aman konstruksi bangunan, analisa laporan kecelakaan, standar & pedoman konstruksi bangunan, mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan, penyusunan safety plan, penyusunan anggaran K3 konstruksi, mekanisme pengawasan mekanik, mekanisme pengasawan K3 bejana tekan, dan mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    4. i) Keterampilan Teknik yang harus dikuasai oleh Ahli Muda K3 Konstruksi :- Mengidentifikasi kecelakaan kerja, melaksanakan K3 ditempat kegiatan kerjanya, mengontrol mengetahui tindakan & kondisi berbahaya, melaksanakan konsultasi & komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya, melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3, dan melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii) Keterampilan Teknik yang harus dikuasai oleh Ahli Madya K3 Konstruksi :- Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan & kondisi berbahaya, melaksanakan pengawasan atas tindakan & kondisi berbahaya, melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi, memberi nasehat/konsultasi rekomendasi & komunikasi teori & teknis K3 konstruksi, mengaudit & mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi, mendorong terlaksananya sistim K3 konstruksi, memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi & dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya dan mengawasi & memimpin pelaksanaan program sistim K3 konstruksi.

    iii) Keterampilan Teknik yang harus dikuasai oleh Ahli Utama K3 Konstruksi :- Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pegembangan, mengantisipasi kondisi & tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana & melaksanakan penanggulangannya, mengontrol kondisi & tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian & tingkat bahayanya, melaksanakan pembinaan & penyuluhan/pelatihan dalam kelimuan K3 konstruksi, memberi nasehat/ konsultasi rekomendasi & komunikasi teori & teknis K3 konstruksi, membuat & senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh & berkerlanjutan dalam pengelolaan & implementasi pada setiap jenis keadaan apapun, mengukur mengaudit & mengeavaluasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 konstruksi, membuat & mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja kesehatan & lingkungan, mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 konstruksi semua lini kegiatan, mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi & dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya, melaksakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi, dan mempunyai kemampuan memimpin pelaksaan program program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang pelaksana pengawasan & penggunaan sistim K3 konstruksi.

    5. i) Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi : – UU No.1 tahun 1970 (2 jam), permenakertrans No.1/Men/1980 (2 jam), pengetahuan teknik konstruksi (2 jam), pengetahuan dasar k3 (4 jam) , manajemen & adminisitrasi K3 (2 jam), K3 pekerjaan konstruksi (2 jam), manajemen lingkungan (2 jam), k3 peralatan konstruksi (6 jam), sistim pemadaman kebakaran (2 jam), kesiagaan dan sistim tanggap darurat (2 jam), higiene perusahaan dan proyek (2 jam), manajemen pelatihan & kompetensi K3 (2 jam), pengetahuan inspeksi K3 konstruksi (2 jam) observasi lapangan & penyusunan makalah (14 jam), seminar (4 jam), evaluasi akhir (4 jam) dan total jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam.

    ii) UU standar & peraturan K3 (8 jam) , manajemen konstruks (4 jam), pengetahuan teknik konstruksi (4 jam), pengetahuan dasar K3 (2 jam), manajemen & administrasi (2 jam), K3 pekerjaan konstruksi (8 jam), manajemen resiko (4 jam), manajemen lingkungan (2 jam), K3 peralatan konstruksi (6 jam), sistim pemadaman kebakaran ( 4 jam), kesiagaan & sistim kebakaran (4 jam), kesiagaan & sistim tanggap darurat (2 jam), pengenalan bahaya radiasi & radio aktif (2 jam), higiene perusahaan dan proyek (2 jam), manajemen umum (2 jam), K3 ruang tertutup (2 jam), manajemen pelatihan & kompetensi K3 (4 jam), komunikasi konsultasi & kesadaran K3 (2 jam), pengetahuan auditing K3 (2 jam), observasi lapangan & penyusunan makalah (14 jam), seminar (6 jam), evaluasi akhir (4 jam), dan jumlah jam pelajaran (minimal) 90 jam.

    iii) UU standar & peraturan K3 (8 jam) , manajemen konstruks (4 jam), pengetahuan teknik konstruksi (4 jam), pengetahuan dasar K3 (2 jam), manajemen & administrasi (4 jam), K3 pekerjaan konstruksi (8 jam), manajemen resiko (4 jam), manajemen lingkungan (2 jam), K3 peralatan konstruksi (4 jam), sistim pemadaman kebakaran ( 4 jam), kesiagaan & sistim kebakaran (2 jam), kesiagaan & sistim tanggap darurat (2 jam), pengenalan bahaya radiasi & radio aktif (2 jam), higiene perusahaan dan proyek (2 jam), manajemen umum (2 jam), K3 ruang tertutup (2 jam), manajemen pelatihan & kompetensi K3 (4 jam), komunikasi konsultasi & kesadaran K3 (2 jam), pengetahuan auditing K3 (6 jam), penaganan material yang berbahaya (2 jam), studi bahaya & operasinya Hazop ( 12 jam), penilaian & studi kasus-kasus K3 (14 jam), penelitian statistik penulisan laporan/makalah & seminar ( 12 jam), evaluasi akhir (14 jam), dan jumlah jam pelajaran (100 jam).

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diketik dengan sistematis, sehingga membingungkan memeriksanya.

  43. Nama : Priyo Arif Wicaksono
    NIM : 157051794
    Kelas : B3

    Menurut KEP 20/DJPPK/VI/2004

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman bekerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman bekerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi yaitu :
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Penempatan proyek konstruksi yang membutuhkan seorang Ahli K3 Konsttruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi yaitu :
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek
    diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek
    dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    3. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek
    dibawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi yaitu :
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek
    diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi.
    2. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek
    dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi yaitu :
    1. Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek
    diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik yang harus dimiliki seorang Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi yaitu, memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi yaitu, memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    7. Job Safety Analisis.
    8. SMK3 dasar.
    9. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi yaitu, memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analisa laporan kecelakaan.
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan.
    7. Penyusunan Safety Plan.
    8. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    9. Mekanisme pengawasan mekanik.
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dimiliki seorang Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi yaitu, mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol , mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi yaitu, dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    4. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    6. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi yaitu, memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasai setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggualangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    5. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit, dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    8. Membuat dan mengembangkan sistim analisis meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    10. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang,
    pelaksana, pengawas, dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi yaitu :
    1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 ruang Tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi, dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi yaitu :
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 ruang Tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi, dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penilaian dan Studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan/ Makalah
    dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 100 Jam

    Bapak mohon maaf jika ada salah penulisan dalam tugas yang saya kerjakan. Terimakasih Bapak

  44. Nama : Anik Kafutri
    NIM : 157051932
    Kelas : B4

    A. Persyaratan Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahu sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Bidang Proyek pada Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Bidang jasa Konstruks.i

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Bidang jasa Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    1.Bdang Konstruksi.

    C. Kompetnsi Akademik Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksui baja.
    h. K3 pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal.
    i. K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job Safety Analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan safety Plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekanan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi Keterampilan Teknik Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Mempuyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabanya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha pencegahan kecelakaan kerja konsul untuk :
    a. Mngidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat/ konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistim K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Megidentifikasi Setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanaan penangulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat berbahayanya.
    d. Melaksanaan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.

    E. Pelajaran Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstrksi
    a. Undang-Undang NO. 1 tahun 1970 (2 jam)
    b. Permenaker No. 1/Men/1980 (2 jam)
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 jam)
    d. Pengetahuan Dasar K3 (4 jam)
    e. Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam)
    f. K3 Pekerjaan Konstruksi (2 jam)
    g. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    h. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    i. Sistim Pemadam Kebakaran (2 jam)
    j. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam)
    k. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    l. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam)
    m. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam)
    n. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam)
    o. Seminar (4 jam)
    p. Evaluasi Akhir ( 4 jam)
    Jumlah jam pelajaran minimal ( 50 jam)

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Undang – Undang, Standar dan Peraturan K3 (8 jam)
    b. Manajemen Konstruksi (4 jam)
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    d. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    e. Manajemen dan Administrasi K3 (2 jam)
    f. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    g. Manajemen Resiko (4 jam)
    h. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    i. K3 Peralatan Konstruksi (6 jam)
    j. Sistim Pemadaman Kebakaran (4 jam)
    k. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran (4 jam)
    l. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam)
    m. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radioaktif (2 jam)
    n. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    o. Manajemen Umum (2 jam)
    p. K3 Ruang Tertutup (2 jam)
    q. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    r. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam)
    s. Pengetahuan Auditing K3 (2 jam)
    t. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah (14 jam)
    u. Seminar (6 jam)
    v. Evaluasi Akhir (4 jam)
    Jumlah jam pelajaran minimal (90 jam)

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    a. Undang – Undang, Standar, dan Peraturan K3 (8 jam)
    b. Manajemen Konstruksi (4 jam)
    c. Pengetahuan Dasar K3 (2 jam)
    d. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 jam)
    e. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam)
    f. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam)
    g. Manajemen Resiko (4 jam)
    h. Manajemen Lingkungan (2 jam)
    i. K3 Peralatan Konstruksi (4 jam)
    j. Sistem Pemadaman Kebakaran (4 jam)
    k. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat (2 jam)
    l. Penanganan Material yang Berbahaya (2 jam)
    m. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radioaktif (2 jam)
    n. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    o. K3 Ruang Tertutup (2 jam)
    p. Manajemen Umum (2 jam)
    q. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (4 jam)
    r. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam)
    s. Pengetahuan Auditing K3 (6 jam)
    t. Studi Bahaya dan Operasinya (HAZOP) (12 jam)
    u. Penilaian dan Studi Kasus K3 (14 jam)
    v. Penilaian, Statistik, Penulisan Laporan / (12 jam)
    Makalah dan Seminar
    w. Evaluasi Akhir (14 jam)
    Jumlah jam pelajaran (100 jam)

  45. Nama : Ari Yunianto
    NIM : 157051770.
    Kelas : B3

    Berdasarkan surat keputusan direktur jenderal pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang konstruksi bangunan

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek Konstruksi.

    B. Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan pada proyek konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan adalah wajib memiliki 1 ( satu ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi,

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu ) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 Kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya Konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 Mekanikan dan Elektrikal.
    7. Job Safety Analisis.
    8. SMK3 Dasar.
    9. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    1. Potensi bahaya Konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analisa laporan kecelakaan.
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan
    7. Penyusunan Safety Plan.
    8. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    9. Mekanisme pengawasan K3 mekanik.
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    4. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    6. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya, serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    5. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    8. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan..
    9. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    10. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Undang-Undang No.1 tahun 1970 = 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 = 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi = 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 = 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 = 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi = 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan = 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi = 6 Jam
    9. Sistem Pemadam Kebakaran = 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat = 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek = 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 = 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi = 2 Jam
    14. Observasi lapangan & Penyusunan Makalah = 14 Jam
    15. Seminar = 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir = 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) = 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 = 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi = 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi = 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 = 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 = 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi = 8 Jam
    7. Manajemen Risiko = 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan = 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi = 6 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran = 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran = 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat = 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif = 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan & Proyek = 2 Jam
    15. Manajemen Umum = 2 Jam
    16. K3 Ruang Tertutup = 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 = 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 = 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 = 2 Jam
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah = 14 Jam
    21. Seminar = 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir = 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) = 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 = 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi = 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 = 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi = 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 = 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi = 8 Jam
    7. Manajemen Risiko = 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan = 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi = 4 Jam
    10. Sistim Pemadam Kebakaran = 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat = 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya = 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif = 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan & Proyek = 2 Jam
    15. K3 Ruang Tertutup = 2 Jam
    16. Manajemen Umum = 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 = 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 = 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 = 6 Jam
    20. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) = 12 Jam
    21. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 = 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan / Makalah dan Seminar = 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir = 14 Jam
    Jumlah jam pelajaran = 100 Jam

  46. Nama : Darma Triyuda Palebangan
    NIM : 13.11.106.701501.0938
    Kelas : B3

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang;

    i. Ahli muda K3 Konstruksi; Dapat memahami kegiatan K3, pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha K3 dan penyelamatan kerja.

    ii.Ahli Madya K3 Konstruksi; Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek /konsruksi bangunan
    pencegahan kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan dan kesehatan.

    iii.Ahli Utama K3 Konstruksi; Dapat melakukan identifikasim, menyusun, menganalisa, merekomendasi pekerjaan konstruksi
    bangunan.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk Jenjang;

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi ; a. Proyek konstruksi beton.
    b. Proyek konstruksi baja.
    c. Proyek konstruksi yang berhubungan dengan mekanikal dan elektrikal
    d. Proyek konstruksi yang mengerjakan penggalian dan pondasi

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi; a. Proyek konstruksi bangunan.
    b. Proyek konstruksi yang berhubungan dengan mekanikal dan elektrikal

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi; a. Proyek konstruksi bangunan.
    b. Proyek konstruksi yang berhubungan dengan mesin mekanik dan bejana tekan.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang;

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi ; Memahami secara baik tentang;
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 Pekerjaan panggilan
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 kesehatan dan lingkungan K3.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi; Memiliki dan menguasi pengetahuan K3 serta mempunyai kemmpuan Secara baik tentang;
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstuksi bangunan.
    d. Peraturan K3 konstruksi.
    e. peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal.
    g. Job safety analisis.
    h. SMK3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi; Memahami secara baik tentang;
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan safety plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan kerja.

    D. Kompetensi Keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang;

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi ; a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi ; a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tidankan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevakuasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas
    pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program program sistim K3.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi ; a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan,
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan
    Penanggulanganya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevakuasi kejadian dan tingkat
    berbahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3.
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan
    dalam pengelolahan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevakuasi secara efektif atas pelaksanaan program program K3
    Konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan
    lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahanya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi
    i. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi secara
    terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistim K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang;

    i. Ahli Muda K3 Konstruksi ; 1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980. 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi. 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3. 4 Jam
    5. Manejemen dan Administrasi K3. 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi. 2 Jam
    7. Manejemen Lingkungan. 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi. 6 Jam
    9. Sistem Pemadam Kebakaran. 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat. 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek. 2 Jam
    12. Manejemen Pelatihan dan Kompetensi K3. 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi. 2 Jam
    14. Obsevasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar. 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir. 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi; 1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3. 8 Jam
    2. Manejemen Konstruksi. 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik konstruksi. 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3. 2 Jam
    5. Manejemen dan Administrasi. 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi. 8 Jam
    7. Manejemen Resiko. 4 Jam
    8. Manejemen Linkungan. 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi. 6 Jam
    10. Sistem Pemadam Kebakaran. 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran. 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat. 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif. 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek. 2 Jam
    15. Manejemen Umum. 2 Jam
    16. K3 ruang tertutup. 2 Jam
    17. Manejemen Pelatihan dan Kompetensi K3. 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3. 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3. 2 Jam
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah. 14 Jam
    21. Seminar. 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir. 4 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi; 1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3. 8 Jam
    2. Manejemen Konstruksi. 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3. 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik konstruksi. 4 Jam
    5. Manejemen dan Administrasi K3. 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi. 8 Jam
    7. Manejemen Resiko. 4 Jam
    8. Manejemen Linkungan. 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi. 4 Jam
    10. Sistem Pemadam Kebakaran. 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat. 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya. 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif. 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek. 2 Jam
    15. K3 ruang tertutup. 2 Jam
    16. Manejemen Umum. 2 Jam
    17. Manejemen Pelatihan dan Kompetensi K3. 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3. 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3. 6 Jam
    20. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop). 12 Jam
    21. Penilaian dan studi Kasus-kasus K3. 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan / Makalah dan Seminar. 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir. 14 Jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 Jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban tidak sesuai instruksi soal.

  47. Nama : Riyatul Badiah
    NIM : 157051741
    Kelas : B4

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    a. Sehat jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Sehat jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Sehat jasmani dan rohani.
    b. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    c. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Ahli Muda K3 Konstruksi dapat melaksanakan pekerjaan dengan teknologi menengah dan Resiko rendah serta ketergantungan dengan bidang lain relatif sedikit.
    b. Ahli Muda K3 Konstruksi mempunyai spesifikasi memiliki kemampuan membuat rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan (K3L), termasuk didalamnya mengidentifikasi bahaya dan mengendalikannya sesuai dengan lingkup pekerjaan yang menjadi beban tugasnya yang memiliki katagori resiko rendah.
    c. Ahli Muda K3 Konstruksi memiliki kemampuan merencanakan dan mengelola sumberdaya di bawah tanggung jawabnya, dan mengevaluasi secara komprehensif kerjanya dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni untuk menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis organisasi.
    d. Ahli Muda K3 Konstruksi memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan monodisipliner.
    e. Ahli Muda K3 Konstruksi memiliki kemampuan melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    a. Ahli Madya K3 Konstruksi mempunyai spesifikasi klasifikasi lebih kompleks, dapat diperoleh setelah melalui Ahli Muda K3 Konstruksi, memiliki kemampuan membuat dan mengembangkan rencana K3L berdasarkan kontrak kerja konstruksi yang dipersyaratkan pada suatu pekerjaan memiliki kompleksitas menengah menggunakan teknologi tinggi dengan tingkat resiko menengah dan tinggi.
    b. Ahli Madya K3 Konstruksi memiliki kemampuan mengevauasi rencana K3 dan panduan keselamatan bekerja selamat secara komprehensif yang oleh dibuat Ahli Muda K3 Konstruksi dibawahnya, guna menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis organisasi yang lebih baik.
    c. Ahli Madya K3 Konstruksi dapat memberikan persetujuan atau bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh ahli yang berada di bawah peringkatnya dalam lingkup pekerjaan.
    d. Ahli Madya K3 Konstruksi memiliki kemampuan melakukan kajian di dalam bidang keilmuan K3L secara internal organisasi, hingga menghasilkan karya inovatif dengan pengembangan penerapan sistem manajemen K3L secara efektif dan efisien termasuk membuat panduan praktis bekerja selamat.
    e. Ahli Madya K3 Konstruksi memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
    f. Ahli Madya K3 Konstruksi memiliki kemampuan mengelola hasil kajian di dalam bidang keilmuan K3L berikut pengembangannya yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan K3L.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Ahli Utama K3 Konstruksi mempunyai spesifikasi klasifikasi paling tinggi, dapat diperoleh setelah melalui Ahli Madya K3 Konstruksi, memiliki kemampuan meningkatkan, mengembangkan effektifitas dan effisiensi penerapan K3L serta pernah melakukan penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan dan dipublikasikan dengan tujuan utama untuk pengembangan keilmuan K3L.
    b. Ahli Utama K3 Konstruksi dapat memberikan solusi dan inovatif dan bersifat khusus sesuai dengan kondisi lapangan. Bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh ahli yang berada di bawah peringkatnya sesuai dengan tingkat kompleksitasnya.
    c. Ahli Utama K3 Konstruksi memiliki pengetahuan sangat komplek baik secara manajerial dan teknis, serta memiliki kemampuan mengembangkan sistem penerapan manajemen keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan beserta panduan praktis bekerja selamat, dimana didalamnya harus mencakup keselamatan konstruksi, keselamatan kerja, kesehatan kerja, lingkungan dan sistem manajemen keamanan secara komprehensif, semuanya itu dengan mempertimbangkan pada tingginya kompleksitas pekerjaan, tingkat resiko tinggi dan ekstrem tinggi, penggunaan teknologi, dan/atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.
    d. Ahli Utama K3 Konstruksi memiliki kemampuan memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, dan transdisipliner.
    e. Ahli Utama K3 Konstruksi memiliki kemampuan mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Kostruksi :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    e. K3 mekanikal dan Elektrikal.
    f. Job safety Analisis.
    g. SMK3 dasar.
    h. Asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. Penyusunan safety Plan
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan k3 di tempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggug jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkn setiap kecelakaan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    a. Mengidentifiksi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistim K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Mngidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan krja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisiasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan bekelanjutan dalam pengelolaan dan Implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    h. Membuat dn mengembangkan sistim analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistim K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 Konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Undang-Undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/Men/1980 4 Jam
    3. Pengetahuan teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Hiegiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14. Observasi Lapangan & Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (minimal) 50 Jam
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Perlatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif. 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 ruang Tertutup. 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi lapangan dan Penyusunan makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran(minimal) 90 Jam
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    1. Undang-Undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam.
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam.
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan teknik Konstruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Perlatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material Yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif. 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 ruang tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penilaian dan studi Kasus-kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan laporan /
    Makalah dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  48. Nama : Pradita Ayu Hanani
    NIM : 157051787
    Kelas : B3

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
     Sehat jasmani dan rohani
     Pendidikan minimal SLTA/SMK atau yang sederajat dengan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi
     Pendidikan minimal D3 Tehnik dengan pengalaman minimal 4 tahun dipekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
     Pendidikan minimal S1 Tehnik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun dipekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
     Sudah memiliki sertifikat ahli muda K3 konstruksi keluaran kemnaker RI ( bukan SKA dari LPJK ataupun yang lain)
     Pendidikan minimal D3 dengan pengalaman minimal 4 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas K3 di pekerjaan konstruksi
     Pendidikan minimal S1 Tehnik atau S1 SKM dengan pengalaman minimal 2 tahun di pekerjaan konstruksi atau 2 tahun sebagai petugas k3 dipekerjaan konstruksi
     Peserta harus berbadan sehat jasmani dan rohani

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
     Sehat jasmani dan rohani
     Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Tehnik atau sederajat
     Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja ,pencegahan kecelakaan kerja , usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Dapat melakukan pekerjaan proyek/konstruksi bangunan secara aman, menegah kecelakaan kerja ,dapat melakukan usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Dapat melakukan identifikasi menyusun , menganalisa , merekomendasikan pekerjaan konstruksi bangunan

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
     Potensi bahaya konstruksi bangunan
     Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
     Peraturan perundangan keselamatan kerja
     K3 pekerjaan penggalian
     K3 pekerjaan pondasi
     K3 pekerjaan konstruksi beton
     K3 pekerjaan konstruksi baja
     Mekanikal dan elektrikal
     Kesehatan dan lingkungan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
     Potensi bahaya K3 konstruksi
     Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi
     Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
     Peraturan dan standar konstruksi bangunan
     K3 mekanikal dan elektrikal
     Job safety analisis
     SMK3 dasar
     Asuransi bagi tenaga kerja

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
     Potensi bahaya konstruksi bangunan
     Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
     Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
     Analisa laporan kecelakaan
     Standar dan pedoman konstruksi bangunan
     Mekanisme pengawasan k3 konstruksi bangunan
     Penyusunan safety plan
     Penyusunan anggaran k3 konstruksi
     Mekanisme pengawasan mekanik
     Mekanisme pengawasan k3 bejana tekan
     Mekanisme pengawasan k3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
     Mengindentifikasi kecelakaan kerja
     Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
     Mengontrol , mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
     Melaksanakan penyuluhan atau pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
     Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya
     Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
     Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
     Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
     Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
     Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
     Memberi nasehat atau konsultasi , rekomendasi dan komunikasi , teori dan teknis K3 konstruksi
     Mendorong terlaksananya K3 konstruksi
     Memberikan pemecahan persoalan-soalan K3 konstruksi yang dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
     Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
     Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
     Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya , serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
     Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
     Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
     Memberi nasehat/konsultasi , rekomendasi dan komunikasi , teori dan teknis K3 konstruksi
     Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
     Mengukur , mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
     Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja , kesehatan kera dan lingkungan
     Mampu mendorong dapat terlaksananya sitem K3 konstruksi di semua lini kegiatan
     Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
     Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
     Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang , pelaksana , pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    1. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Jam pelajaran 50 jp
     Undang – undang , standard an peraturan K3
     UUJK dan kaitannya dengan K3 konstruksi
     Pengetahuan dasar K3
     Manajemen dan administrasi K3
     Manajemen pelatihan
     Higiene perusahaan dan proyek
     Manajemen lingkungan
     K3 pekerjaan konstruksi
     K3 pada pekerjaan mekanikal dan elektrikal
     K3 pada pemakaian tangga dan perancah
     K3 pada alat angkat dan alat angkut
     K3 pada peralatan konstruksi
     Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
     Sistem pemadam kebakaran
     Pengetahuan inspeksi K3
     Pengenalan jasa konstruksi
     Observasi lapangan dan penyusunan lapangan
     Seminar
     Evaluasi akhir

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    Jam pelajaran 90 jp
     Undang-undang , standard dan peraturan K3
     Manajemen konstruksi
     Pengetahuan tehnik konstruksi
     Pengetahuan dasar K3
     Manajemen dan adminitrasi K3
     K3 pekerjaan konstruksi
     Manajemen resiko
     Manajemen lingkungan
     K3 peralatan konstruksi
     Sistem pemadam kebakaran
     Kesiagaan dan sistem kebakaran
     Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
     Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
     Higiene perusahaan dan proyek
     Manajemen umum
     K3 ruang tertutup
     Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
     Komunikasi , konsultasi , dan kesadaran K3
     Pengetahuan auditing K3
     Observasi lapangan dan penyusunan makalah
     Seminar
     Evaluasi akhir

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Jam pelajaran 100 jp
     Undang-undang , standard an peraturan K3
     Manajemen konstruksi
     Pengetahuan dasar K3
     Pengetahuan teknik konstruksi
     Manajemen dan administrasi K3
     K3 pekerjaan konstruksi
     Manajemen risiko
     Manajemen lingkungan
     K3 peralatan konstruksi
     Sistem pemadam kebakaran
     Kesiagaan dan sistem tanggap darurat
     Penanganan material yang berbahaya
     Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
     Hygiene perusahaan dan proyek
     K3 ruang tertutup
     Manajemen umum
     Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
     Komunikasi , konsultasi dan kesdaran K3
     Pengetahuan auditing K3
     Studi bahaya dan operasinya (Hazop)
     Penilaian dan studi kasu-kasus K3
     Penelitian , statik , penulisan laporan /makalah dan seminar
     Evaluasi akhir

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena:
    1. Terdeteksi copy-paste.
    2. Jawaban tidak lengkap pada soal huruf E, yakni jumlah jam tiap pelajaran.

  49. Nama : Andi Rahmahniar
    NIM : 157051750
    Kelas : B3

    A. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM dan sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM dan sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    4. Memiliki sertifikat AhliMuda K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1. Sehat jasmani dan rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM dan sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.
    4. Memiliki sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi dan Ahli Madya K3 Konstruksi.

    B. Proyek konstruksi sesuai pada jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi:
    1. Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 2 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    2. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    3. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 3 bulan wajib mememiliki minimal 1 orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan wajib memiliki minimal 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi.
    2. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 orang Ahli Madya K3 Konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1. Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan wajib memiliki minimal 1 orang Ahli Utama K3 Konstruksi.

    C. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi:
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara mencegah kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara mencegah kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Peraturan K3 konstruksi.
    5. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    6. K3 mekanikal dan elektrikal.
    7. Job Safety Analisis.
    8. SMK3 dasar.
    9. Asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1. Memahami secara baik tentang potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analiasa laporan kecelakaan.
    5. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    6. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    7. Penyusunan safety plan.
    8. Penyususnan anggaran K3 konstruksi.
    9. Mekanisme pengawasan mekanik.
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan yang harus dimiliki Ahli K3 Konstruksi untu jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan/ pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggungjawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi:
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya.
    2. Melaksanakaan pengawasan atas tindakan dan kondisi bahaya.
    3. Melaksanaakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    4. Memberikan nasihat/ konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevakuasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    6. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menerapkan dengan tegas pemecahannya.
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1. Mengidentifikasi setiap potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    4. Melakukan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    5. Memberi nasihat/ konsultasi , rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    8. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi; kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlaksanakannya sistem K3 konstruksi di setiap lini kegiatan.
    10. Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat dengan tegas pemecahannya.
    11. Melaksanakaan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program -program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara rancangan, pelaksana, pengawas dan penggunasistem K3 konstruksi.

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Undang-undang No. 1 Th.1970 (2 jam)
    2. Permenakertrans No.1/Men/1980 (2 jam)
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 jam)
    4. Pengetahuan Dasar K3 (4 jam)
    5. Manajemen dan Administrasi K3 (4 jam)
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (2 jam)
    7. Manajemen Lingkunagn (2 jam)
    8. K3 Peralatan Konstruksi ((6 jam)
    9. Sistem Pemadam Kebakaran (2 jam)
    10. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat (2 jam)
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek (2 jam)
    12. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam)
    13. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi (2 jam)
    14. Observasi Lapangan dan Penyususnan Makalah ( 14 jam)
    15. Seminar ( 4 Jam)
    16. Evaluasi Akhir ( 4 Jam)
    Total jam pelajaran minimal (50 jam)
    ii. Ahli MAdya K3 Konstruksi:
    1. Undang-undang Standar dan Peraturan K3 ( 8 jam )
    2. Manajemen Konstruksi ( 4 Jam )
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 4 jam )
    4. Pengetahuan Dasar K3 ( 2 Jam )
    5. Manajemen dan Administrasi ( 2 Jam )
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam )
    7. Manajemen Risisko ( jam 4 jam )
    8. Manajemen Lingkungan ( 2 jam )
    9. K3 Peralatan Konstruksi ( 6 jam )
    10. Sistem Pemadam Kebakaran ( 4 jam )
    11. Kesiagaan dan Sistem Kebakaran ( 4 jam )
    12. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat ( 2 jam )
    13. Pengenalan Bahaya dan Radiasi Radio Aktif ( 2 jam )
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek ( 2 jam )
    15. Manajemen Umum ( 2 jam )
    16. K3 Ruang Tertutup ( 2 jam )
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 ( 4 jam )
    18. Komunikasi Konsultasi dan Kesadaran K3 ( 2 jam )
    19. Pengetahuan Auditing K3 ( 2 jam )
    20. Observasi Lapangan dan Penyususnan Makalah ( 14 jam )
    21. Seminar
    22. Evaluasi ( 4 jam )
    Total jam pelajaran minimal ( 90 jam )
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi:
    1. Undang- undang Standar dan Peraturan K3 (8 jam )
    2. Manajemen Konstruksi (4 jam )
    3. Pengetahuan dasar K3 (2 jam )
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi ( 4 jam )
    5. Manajemen dan Administrasi K3 ( 4 jam )
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi (8 jam )
    7. Manajemen Risiko ( 4 Jam )
    8. Manajemen Lingkunagn ( 2 jam )
    9. K3 Peralatan Konstruksi ( 4 jam )
    10. Sistem Pmadam Kebakaran (4 jam )
    11. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat ( 2 jam )
    12. Penanganan Material yang Berbahaya ( 2 jam )
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif ( 2 jam )
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek ( 2 jam )
    15. K3 Ruang Tertutup ( 2 jam )
    16. manajemen Umum ( 2 jam )
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 ( 4 jam )
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 (2 jam )
    19. Pengetahuan Auditing K3 (6 Jam)
    20. Studi Bahaya da Operasinya “Hazop” ( 12 jam )
    21. Penilaian dan Studi Kasus-kasus K3 ( 14 jam )
    22. Penilaian Statistik, Penulisan Laporan/ Makalah dan Seminar ( 12 jam )
    23. Evaluasi Akhir ( 14 jam )
    Total jam pelajaran ( 100 jam )

  50. Nama : Aftonun Nuha Hasmana
    NIM : 157051684
    Kelas : A1

    Tugas 2 – K3 konstruksi

    A.Syarat menjadi ahli k3
    i , Ahli muda k3 konstruksi : untuk menjadi ahli muda k3 konstruksi harus mempunyai bekal dan kemampuan dengan pengetahuan yang luas dan pemahaman yang benar mengenai smk3 berdasarkan ohsas 18001:2007,yang merupakan standard untuk mencapai tujuan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja
    ii , Ahli madya k3 konstruksi : ahli madya k3 konstruksi lebih di utamakan atau di fokuskan pada peningkatan teknis penguasaan materi k3 tingkat madya dan manajerial dalam sistem manajeman k3 lingkungan
    iii , Ahli utama k3 konstruksi : ahli utama k3 konstruksi harus mempunyai dan memperhatikan beberapa aspek utama pelaksanaan proyek konstruksi,yaitu : aspek peraturan perundangan,aspek engineering, aspek sistem manajemen, aspek tanggap darurat dan aspek pelatihan dan konsultasi

    B. Ahli k3 konstruksi yang di butuhkan proyek konstruksi
    i, Ahli muda k3 konstruksi : Ahli muda k3 konstruksi di butuhkan pada setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggara proyek di bawah 3 bulan.
    ii, Ahli madya k3 konstruksi : Ahli madya k3 konstruksi dibutuhkan pada setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.
    iii, Ahli utama k3 konstruksi : Ahli utama k3 konstruksi dibutuhkan pada setiap proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    C. Kompetensi akademik yang harus di kuasai ahli k3 konstruksi
    i, Ahli muda k3 konstruksi : ahli muda k3 konstruksi harus menguasai tentang potensi bahaya konstruksi bangunan,cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,peraturan perundangan tentang keselamatan kerja,k3 pekerjaan panggilan,k3 pekerjaan pondasi,ke pekerjaan konstruksi beton,ke pekerjaan konstruksi baja,k3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal,k3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii, Ahli madya k3 konstruksi : Ahli madya k3 konstruksi harus menguasai pengetahuan k3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang potensi bahaya k3 konstruksi,cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi,prosedur kerja aman konstruksi bangunan,peraturan dan standard konstruksi bangunan,K3 mekanik dan elektrikal,job safey analisis,SMK3 dasar dan Asuansi bagi tenaga kerja
    iii, Ahli utama k3 konstruksi : ahli utama k3 konstriksi harus menguasai ahlimk3 umum utama berdasarkan SKKNI K3,antara lain harus bisa mengkoordinasi pemenuhan perundangan dan persyaratan k3,mengembangkan pendekatan sistematika dalam mengelola k3 (SMK3), menganalisis dan mengevaluasi risiko k3, menerapkan prinsip ergonomi untuk mengendalikan risiko k3,menerapkan prinsip higieni industri untuk mengendalikan risiko,melakukan audit K3,mengevaluasi kinerja K3 konstruksi,dan mengembangkan analisa informasi dan data k3 serta proses pelaporan dan dokumentasi

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus di kuasai ahli k3 konstruksi
    i, Ahli muda k3 konstruksi : Harus mempunyai dasar pengetahuan k3 dan kemampuan untuk mengidentifikasi kecelakaan kerja,melaksanakan pekerjaan k3 di tempat kegiatan pekerjaan,mengontrol tindakan dan kondisi bahaya,melaksnakan penyuluhan atau pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya,melaksanakan konsultasi dan komunikasi k3 konstruksi,melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi k3,dan melaporkan setiap kecelakaan kerja,
    ii, Ahli madya k3 konstruksi : Ahli madya k3 konstruksi harus mengusai keterampilan teknik antara lain : mengidentifikasi kecelakaan kerja di suatu pekerjaan konstruksi,melakukan pengawasan terhadap tindakan dan kondisi yang berbahaya bagi pekerja,memberikan konsultasi dan teori serta teknis k3 konstruksi,memberikan arahan agar terlaksananya sistem k3 konstruksi,mampu memberikan pemecahan masalah atau persoalan-persoalan k3 konstruksi, dan memimpin pelaksanaan program sistem k3 konstruksi.
    iii, Ahli utama k3 konstruksi : Ahli utama k3 harus menguasai teknik antara lain : melakukan teknik identifikasi bahaya dan risiko,membuat program-program pengendalian bahaya dan risiko,melakukan investigasi kecelakaan kerja,mampu melakukan internal audit dan membuat pelaporan audit,menngembangkan budaya k3 di tempat kerja,mampu mengukur kinerja k3

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus di tempuh ahli k3 konstruksi
    i, Ahli muda k3 konstruksi : Ahli muda k3 konstruksi mempelajari tentang : undang-undang standar dan aturan k3,undang-undang jasa konstruksi kaitan dengan k3 komunikasi,pengetahuan jasa konstruksi,pengetahuann dasar k3,managemen dan administrasi k3,k3 pekerjaan konstruksi,manajemen lingkungan,k3 perlatan konstruksi,k3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal,k3 pesawat angkat,k3 perancah dan tangga,sistem pemadam kebakaran,kesiagaan dan sistim tanggap darurat,higiene perusahaan dan proyek,manajemen pelatihan dan kompetensi k3,pengetahuan inspeksi k3 konstruksi,observasi lapangan.semua mata pelajaran di tempuh dengan 5 hari pelatihan dengan waktu 50 jam
    ii, Ahli madya k3 konstruksi : Ahli madya k3 konstruksi mempelajari tentang : undang-undang standar dan peraturan k3,manajemen konstruksi,pengetahuan teknik konstruksi,pengetahuan dasar k3,manajemen dan administrasi k3,k3 pekerjaan konstruksi,manajemen risiko,manajemen lingkungan,k3 peralatan konstruksi,sistem pemadaman kebakaran,kesiagaan dan sistim kebakaran,kesiagaan dan sistim tanggam darurat,pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif,higiene perusahaan dan proyek,manajemen umum,k3 ruang tertutup,manajemen pelatihan dan kompetensi k3,komunikasi dan konsultasi serta kesadaran k3,pengetahuan auditing k3,observasi lapangan dan penyusunan makalah,seminar dan evaluasi akhir.semuanya di tempuh dengan waktu 9 hari pelatihan atau 90 jam pelajaran
    iii, Ahli utama k3 konstruksi : Ahli utama k3 konstruksi mempelajari tentang : peraturan perundang-undangan terkait k3,pengetahuan dasar k3,sistem manajemen k3 PP 50 TAHUN 2012,identifikasi bahaya dan pengendalian risiko,k3 peralatan konstruksi,k3 perancah,k3 alat angkat angkut,k3 listrik dan mekanik,k3 ruang tertutup,penanganan material berbahaya,sistem pemadam kebakaran,sistem tanggap darurat,manajemen lingkungan dan higiene,investigasi kecelakaan kerja,internal audit SMK3,pengukuran kinerja k3,pengembangan budaya k3. Semua di tempuh dalam waktu 4 hari atau 40 jam.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    1. Sebagian jawaban tidak sesuai instruksi soal.
    2. Pengetikan tidak sistematis dan membingungkan.
    3. Tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  51. Nama: Arizky BagasKara
    NIM: 157051775
    Kelas: B3

    A).
    I). Ahli muda K3 Konstruksi
    – sehat jasmani dan rohani.
    – bependidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    – pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    II). Ahli madya K3 Konstruksi
    – sehat jasmani dan rohani.
    – berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    – pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.

    III). Ahli utama K3 Konstruksi
    – sehat jasmani dan rohani.
    – berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    – pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstuksi.

    B).
    I). Ahli muda K3 Konstruksi
    – setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang harus memiliki sekurang-kurangnya 2 orang Ahli muda K3 konstruksi.
    – setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli muda K3 kostruksi.
    – setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga keraj kurang dari 25 orang harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli muda K3 konstruksi.

    II). Ahli madya K3 Konstruksi
    – setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli madya K3 konstruksi.
    – setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang harus memiliki sekurang-kurangya 1 orang Ahli madya K3 konstruksi.

    III). Ahli Utama K3 konstruksi
    – setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang harus memiliki sekurang-kurangnya 1 orang Ahli utama K3 konstruksi.

    C).
    I). Ahli muda K3 konstruksi
    a. potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja

    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    II). Ahli madya K3 konstruksi
    a. potensi bahaya konstruksi khuhu.
    b. cara pencegahan kecelakan kerja konstruksi bangunan.
    c. prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    e. peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 mekanikal dan elektrikal.
    g. JSA.
    h. SMK3 dasar.
    i. asuransi tenaga kerja.

    III). Ahli utama K3 konstruksi
    a. potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. identifikasikan sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. analisi laporan kerja.
    e. standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    g. penyusunan safety plan.
    h. penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    i. mekanisme pengawasan mekanik.
    j. mekanisme pengawasan K3 bejana tekana
    k. meknisme pengawasan K3 keselamatan dan lingkungan kerja.

    D).
    I). Ahli muda K3 konstruksi
    a. mengidentifikasikan kecelakaan kerja.
    b. melaksanaka pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerja nya.
    c. mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi bangunan.
    d. melaksanakan penyuluhan/ pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya,
    e. melaksanakan dasar- dasar prosedur inspeksi K3
    f. melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    II). Ahli madya K3 Konstruksi
    a. mengidentifikasikan kecelakaan kerja dan mengatisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. melaksanakan pengawasan atas tindakan kondisi berbahaya.
    c. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    d. memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    e. mengaudit dan mengevaluasi efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    f. mendorong terlaksannya sistem K3 konstruksi.
    g. memberi pecahan persoalan- persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. mengawasi dan memimpin pelaksanaan program sistem K3 kontruksi.

    III). Ahli utama K3 konstruksi
    a. mengidentifikasikan setiap potensi bahaya kecelakana kerja pada semua pengembangan.
    b. mengatisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangan.
    c. mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya, serta dapat mengevakusai kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    e. memberi nasehat dan konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi.
    f. membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis apapu.
    g. mengukur, mengaudit, dan mengevakuasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    h.membuat dan mengembankan sistem analisi meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan kerja.
    i. mampu mendorong dapat terlaksanaan sistem K3 konstruksi di semua lini kegiatan.
    j. mengatasi pemecahan persoalan K3 kostruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. melaksanakan pengawasan peerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    l. mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara tepadu antara perangcang, pelaksana, pengawas dan sistem K3 konstruksi.

    E).
    I). Ahli muda K3 Konstruksi
    1. UUD NO.1 tahun 1997
    2. Permenakertrans no.1/MEN/1980
    3. pengetahuan teknik kostruksi
    4. pengetahuan dasar K3
    5. manejemen dan administrasi K3
    6. K3 pekerja kontruksi
    7. manejemen lingkungan
    8. K3 pealatan konstruksi
    9. sistem pemadam kebakaran
    10. kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    11. higiene perusahaan dan proyek
    12. manejemen pelatihan dan kompetensi K3
    13. pengetahuan inspeksi K3 konstruksi
    14. observasi lapangan dan penyusuna makalah
    15. seminar
    16. evaluasi akhir
    jumlah jam pelajaran: 50 jam

    II). Ahli madya K3 Konstruksi
    -UUD, standar, dan peraturan K3
    -manejemen kosntruksi
    -pengetahuan teknik konstruksi
    -pengetahuan dasar K3
    -manejemen dan administrasi
    -K3 pekerjaan konstruksi
    -manejemen resiko
    -manejemen lingkungan
    -K3 peralatan konstruksi
    -sistem pemadaman kebakaran
    -kesiagaan dan sistem kebakaran
    -kesiagaan dan sistem tanggap darurat
    -pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
    -higiene perusahaan dan proyek
    -manejemen umum
    -K3 ruang tertutup
    -manejemen pelatihan dan kompetensi K3
    -komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3
    -pengetahuan auditing K3
    -observasi lapangan dan penyusunan makalah
    -seminar
    -evaluasi akhir
    jumlah jam pelajaran: 90 jam

    III). Ahli umum K3 Konstruksi
    – UUD, standat, dan peraturan K3
    – manjemen konstruksi
    – pengetahuan dasar K3
    – pengetahuan teknik konstruksi
    – manajemen dan administrasi K3
    – K3 pekerjaan konstruksi
    – manajemen resiko
    – manajemen lingkungan
    – K3 peralatan konstruksi
    – sistem pemadam kebakaran
    – kesiagaan tanggap darurat
    – penanganan material berbahaya
    – pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif
    – higiene perusahaan dan proyek
    – K3 ruang tertutup
    – manajemen umum
    – manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    – komunikasi. konsultasi, dan kesadaran K3
    – pengetahuan auditing K3
    – studi bahaya dan operasinya (hazop)
    – penilaian studi kasus-kasus K3
    – penelitian, statistik, penulisan laporan / makalah dan seminar
    – evaluasi akhir

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    1. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.
    2. Jawaban untuk huruf E masih belum lengkap.

  52. Nama : Nofsentri Lasung
    NIM : 157051950
    Kelas : B5

    Jawaban

    (A). Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    1. Ahli Muda K3 konstruksi
    – Berpendidikan minimal ST, atau sederajat, sehat jasmani dan rohani dengan pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga)
    tahun sebagai petugas k3 konstruksi.

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi
    – Pemegang Sertifikat Ahli Muda K3 (SKA) minimal 2 tahun.
    – Lulus Uji Portofolio kegiatan K3 (lihat persyaratan sertifikasi)
    – D3 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 9 tahun.
    S1 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 7 tahun.
    S2 Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 6 tahun.
    S2 Non Teknik pengalaman kerja di pekerjaan konstruksi 7 tahun.

    3. Alhi K3 Utama Konstruksi
    – Pendidikan dan Pengalaman
    * Sarjana K3 (S1) pengalaman kerja 5 Tahun dibidang K3
    * S 1 – Teknik (non K3) pengalaman kerja 8 Tahun dibidang K3
    * S1 – Non Teknik + non K3 pengalaman kerja 10 Tahun dibidang K3
    * D3 pengalaman kerja 10 Tahun dibidang K3
    * SLTA tidak diijinkan
    – Foto copy Ijasah terakhir
    – Foto copy KTP / Paspor / Kitas
    – Pas Photo ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar
    – Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
    – Sertifikat Pelatihan K3 yang pernah diikuti sebelumnya (bila ada)
    – CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja

    (B). Pada proyek konstruksi bagaimana, seorang ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:

    Telah ditetapkan oleh Peraturan tersebut bahwa setiap Proyek Konstruksi Bangunan yang :
    Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu) orang Ahli Utama K3- Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    – Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    – Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 (tiga) bulan adalah wajib memiliki 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi

    (C). Kompetensi Akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:

    1. Ahli Muda K3 Konstruksi Kompetensi Akademik

    Memahami secara baik tentang:
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 pekerkaan penggajian
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi Kompetensi Akademik

    Memahami secara baik tentang;
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b. Cra pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. K3 Mekanikal dan Elektrikal
    g. Job safety Analisis
    h. SMK3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja

    3. Ahli Utama K3 Konstruksi Kompetensi Akademik

    Memahami scara baik tentang:
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangungan
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan
    e. Standar sdam pedoman, konstruksi bangunan
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    h. Mekanisme pengawasan mekanik
    i. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    j. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja

    (D). Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:

    1.Kompetensi Keterampilan Teknik Ahli Muda K3 Konstruksi:

    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggungjawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja

    2. Kompetensi Keterampilan Teknik Ahli Madya K3 Konstruksi :

    – Mengidentifikasi kecelakaan kerj dan mengantispasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    – Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi

    3. Kompetensi Keterampilan Teknik Ahli Utama K3 Konstruksi

    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai untuk:
    a. Mengidentifikasikan setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. Meengantisipasi kondisi dan tindakan berbahya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahaynya
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidanf leilmuan K3 Konstruksi
    e. Memberi nasheat, konsultasi, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sisitim secara meneyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektff atas pelaksanaan program program K3 konstruksi
    h. Membuat dan mengembangkan sistim analisa meliputi kevelakaan kerja, keseharan kerja dan lingkungan
    i. Mmapu mendorong dapat teralasananya sistim k3 konstruksi di semua ini kegiatan
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan denfan tegas pemecahannya
    k. Melaskanakan pengawasan penerapan sesuai dengan Keilmuan K3 Konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sisitim K3 Konstruksi secara terpadi anatara perancanf,
    pelaksana ,pengawas dan penguna sisitim K3 Konstruksi.

    (E). Mata Pelajaran dan jumkah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat Ahli K3 konstruksi pada jenjang:

    1. Ahli Muda K3 Konstruksi

    Mata Pelajaran
    a. Undang-undang No.1 tahun 1970 2 jam
    b. Permenakertrans No.1/men/1980 2 jam
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    d. Pengetahuan Dasar K3 4 jam
    e. Manajemen dan Admnistrasi K3 2 jam
    f. K3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    g. Sistim Pemadam Kebakaran 2 jam
    h. Kesegiaan dan sistim Tanggap Darurat 2 jam
    i. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    j. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 jam
    k. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 jam
    l. Observasi Lapangan& Penyusunan Makalah 14 Jam
    m. Seminar 4 Jam
    n. Evaluasi Akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 Jam

    2. Ahli Madya K3 Konstruksi

    Mata Pelajaran
    a. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    b. Manajemen konstruksi 4 jam
    c. Pengetahuan teknik Konstruksi 4 jam
    d. Pengetahuan dasar K3 2 jam
    e. Manajemen dan Admnistrasi 2 jam
    f. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    g. Manajemen Resiko 4 jam
    h. Manajemen Lingkungan 2 jam
    i. K3 peralatan konstruksi 6 jam
    j. Sisteim Pemadaman kebakaran 4 jam
    k. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    l. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    m. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    n. Manajemen Umum 2 jam
    o. K3 Ruang Tertutup 2 jam
    p. Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    q. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 2 jam
    r. Pengetahuan Auditin K3 2 jam
    s. Observasi lapangan 14jam
    t. Seminar 6 jam
    u. Evaluasi Akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajran (minimal) 90 jam

    3. Ahli Utama k3 Konstruksi

    Mata Pelajaran
    a. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 jam
    b. Manajemen konstruksi 4 jam
    c. Pengetahuan Dasar K3 2 jam
    d. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 jam
    e. Manajemen dan Admnistrasi 4 jam
    f. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 jam
    g. Manajemen Resiko 4 jam
    h. Manajemen Lingkungan 2 jam
    i. K3 peralatan konstruksi 4 jam
    j. Sistim Pemadaman kebakaran 4 jam
    k. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 jam
    l. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 jam
    m. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    n. K3 Ruang Tertutup 2 jam
    o. Manajemen Umum 2 jam
    p. Manajemen Pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    q. Komunikasi, konsultasi dan kesadaran k3 2 jam
    r. Pengetahuan Auditing K3 2 jam
    s. Studi bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 jam
    t. Penilaian dan studi-studi kasus K3 14 jam
    u. Penilaian , Statistik, Penilaian laporan,makalah
    Dan seminar 12 jam
    v. Evaluasi Akhir 14 jam
    Jumlah jam pelajran pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    1. Tugas ini hanya untuk mahasiswa kelas A1, B3 dan B4. Bukan untuk B5.
    2. Jawaban tidak sesuai instruksi soal.
    3. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  53. Nama : Praditya Faiq Pamungkas
    NIM : 157051705
    Kelas : A1

    A.
    i. Ahli muda K3 konstruksi : (1) Berbadan sehat jasmani dan rohani. (2) Memiliki pendidikan minimal STM atau sederajat. (3) Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : (1) Berbadan sehat jasmani dan rohani. (2) Memiliki pendidikan minimal STM atau sederajat. (3) Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : (1) Berbadan sehat jasmani dan rohani. (2) Memiliki pendidikan minimal D3 Teknik atau sederajat. (3) Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di proyek konstruksi.

    B.
    i. Ahli muda K3 konstruksi : (1) Pada saat proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 bulan.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : (1) Pada saat proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 bulan.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : (1) pada saaat proyel konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 bulan.

    C.
    i. Ahli muda K3 konstruksi : (1) Mengetahui potensi bahaya dalam bidang konstruksi bangunan. (2) Dapat menentukan cara pencegahan kecelakaan kerja pada bidang konstruksi bangunan. (3) Memahami peraturan tentang perundangan keselamatan kerja. (4) Memahami K3 pekerjaan penggalian. (5) Memahami K3 pekerjaan pondasi. (6) Memahami K3 pekerjaan konstruksi beton. (7) Memahami K3 pekerjaan konstruksi baja. (8) Memahami K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal. (9) Memahami K3 kesehatan dan lingkungan kerja.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : (1) Mengetahui apa saja potensi bahaya dalam konstruksi bangunan. (2) Mengetahui cara pencegahan kecelakaan kerja pada konstruksi bangunan. (3) Menguasai cara kerja secara aman pada konstruksi bangunan. (4) Menguasai pengetahuan tentang peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi. (5) Menguasai pengetahuan tentang peraturan dan standar konstruksi bangunan. (6) Menguasai tentang K3 mekanikal dan elektrikal. (7) Memiliki Job Safety Analisis. (8) Menguasai tentang SMK3 dasar. (9) Memiliki asuransi tenaga kerja.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : (1) Memahami potensi bahaya pada bidang konstruksi bangunan. (2) Mampu mengidentifikasi sumber bahaya pada konstruksi bangunan. (3) Memahami tentang prosedur bekerja secara aman pada konstruksi bangunan. (4) Memahami analisa laporan kecelakaan. (5) Memahami tentang standar dan pedoman konstruksi bangunan. (6) Memahami mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan. (7) Memahami penyusunan safety plan. (8) Memahami penyusunan anggaran K3 konstruksi. (9) Memahami mekanisme pengawasan mekanik. (10) Memahami mekanisme pengawasan K3 bejanan tekan. (11) Memahami mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D.
    i. Ahli muda K3 konstruksi : (1) Mempunyai dasar pengetahuan tentang mengidentifikasi kecelakaan kerja. (2) Mempunyai kemampuan melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya. (3) Mempunyai kemampuan mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya. (4) Mempunyai kemampuan untuk melaksanakan penyuluhan atau pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya. (5) Mempunyai kemampuan untuk melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya. (6) Mempunyai kemampuan untuk melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3. (7) Mempunyai kemampuan untuk melaporkan setiap kecelakaan kerja.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : (1) Mampu mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengidentifikasi tindakan dan kondisi berbahaya. (2) Mampu melaksanakan pengawasan dan tindakan pada kondisi berbahaya. (3) Mampu melaksanakan pembinaan, penyuluhan dan pelatihan pada bidang keilmuan K3 konstruksi. (4) Mampu memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi, komunikasi serta teori dan teknis K3 konstruksi. (5) Mampu mendorong terlaksananya sistim K3 konstruksi. (6) Mampu memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan tegas pemecahannya. (7) Mampu mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi. (8) Mampu mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : (1) Mampu mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan. (2) Mampu mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, seta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya. (3) Mampu mengontrol dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya. (4) Mampu melaksanakan pembinaan dan penyuluhan atau pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi. (5) Mampu memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi, komunikasi, serta teori dan teknik K3 konstruksi. (6) Dapat membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis kegiatan apapun. (7) Mampu mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi. (8) Mampu membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan kerja. (9) Mampu mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi di semua lini kegiatan. (10) Mampu mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya. (11) Mampu melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi. (12) Memilki kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi,

    E.
    i. Ahli muda K3 konstruksi : (1) UU No.1 Tahun 1970. (2) Permenakertrans Dasar K3. (3) Pengetahuan teknik konstruksi. (4) Pengetahuan dasar K3. (5) Manajemen dan administrasi K3. (6) K3 pekerjaan konstruksi. (7) Manajemen lingkungan. (8) K3 peralatan konstruksi. (9) Sistem pemadam kebakaran. (10) Kesiagaan dan sistem tanggap darurat. (11) Higiene perusahaan dan proyek. (12) Manajemen pelatihan dan kompetensi K3. (13) Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi. (14) Observasi lapangan dan penyusunan makalah. (15) Seminar. (16) Evaluasi akhir. Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam.
    ii. Ahli madya K3 konstruksi : (1) UU, standar dan peraturan K3. (2) Manajemen konstruksi. (3) Pengetahuan teknik konstruksi. (4) Pengetahuan dasar K3. (5) Manajemen dan administrasi. (6) K3 pekerjaan konstruksi. (7) Manajemen resiko. (8) Manajemen lingkungan. (9) K3 peralatan konstruksi. (10) Sistem pemadam kebakaran. (11) Kesiagaan dan sistem kebakaran. (12) Kesiagaan dan tanggap darurat. (13) Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif. (14) Higiene perusahaan dan proyek. (15) Manajemen umum. (16) K3 ruang tertutup. (17) Manajemen pelatihan dan kompetensi K3. (18) Komunikasi,konsultasi dan pelatihan K3. (19) Pengetahuan auditing K3. (20) Observasi lapangan dan penyusunan makalah. (21) Seminar. (22) Evaluasi akhir. Jumlah jam pelajaran (minimal) 90 jam,
    iii. Ahli utama K3 konstruksi : (1) UU,standar dan peraturan K3. (2) Manajemen konstruksi. (3) Pengetahuan dasar K3. (4) Pengetahuan teknik konstruksi. (5) Manajemen dan administrasi K3. (6) K3 pekerjaan konstruksi. (7) Manajemen resiko. (8) Manajemen lingkungan. (9) K3 peralatan konstruksi. (10) Sistem pamadam kebakaran. (11) Kesiagaan dan sistem tanggap darurat. (12) Penaganan material berbahaya. (13) Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif. (14) Higiene perusahaan dan proyek. (15) K3 ruang tertutup. (16) Manajemen umum. (17) Manajemen pelatihan dan kompetensi K3. (18) Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3. (19) Pengetahuan auditing K3. (20) Studi bahaya dan operasinya (hazop). (21) Penelitian,statistik,penulisan laporan atau makalah dan seminar. (22) Evaluasi akhir. Jumlah jam pelajaran 100 jam.

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    1. Pengetikan jawaban tidak sistematis.
    2. Jawaban untuk soal huruf E masih belum lengkap.

  54. Nama : Sitti Kodriyah
    NIM : 157051907
    Kelas : B4

    Jelaskan dan uraikan tentang kriteria kecakapan,persyaratan dan kompetensi yang harus dimiliki seorang Ahli K3 dibidang Konstruksi, untuk Jenjang Ahli muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama. Dalam surat keputusan direktur jenderal pembinaan pengawasan ketenagakerjaan nomor KEP 20/DJPPK/VI/2004 Tentang sertifikasi kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja bidang Konstruksi Bangunan, terdapat persyaratan dan kompetensi yang harus dikuasai seorang Ahli K3 Konstruksi.

    A) Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    I. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Sehat Jasmani dan Rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    II. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    1. Sehat Jasmani dan Rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat.
    3. Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi.

    III. Ahli Utama K3 Konstruksi
    1. Sehat Jasmani dan Rohani.
    2. Berpendidikan serendah-rendahnya D3 Teknik atau sederajat.
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi.

    B) Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang :
    I. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    Yaitu Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 3 (tiga) bulan adalah wajib memiliki 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

    II. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi.

    III. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    Mempelajari tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi.

    C) Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    I. Ahli Muda K3 Konstruksi:
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja Konstruksi bangunan.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja.
    d. K3 pekerjaan penggalian.
    e. K3 pekerjaan pondasi.
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    i. K3 Kesehatan dan Lingkungan kerja.

    II. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi .
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan.
    f. K3 mekanikal dan elektrikal.
    g. Job safety analisis.
    h. SMK 3 dasar.
    i. Asuransi tenaga kerja.

    III. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan.
    b. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    d. Analisa laporan kecelakaan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan.
    f. Mekanisme pengawasan K3 Konstruksi bangunan.
    g. Penyusunan Safety Plan.
    h. Penyusunan anggaran K3 Konstruksi.
    i. Mekanisme pengawasan mekanik.
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan.
    k. Mekanisme pengawasan K3 Kesehatan dan Lingkungan Kerja.

    D) Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang :
    I. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja.
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    c. Mengontrol. mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    d. Melaksanakan penyuluhan/pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    e. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja.

    II. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha usaha pencegahan Kecelakaan Kerja Konstruksi, untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya.
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    d. Memberi nasehat atau konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 Konstruksi.
    g. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi.

    III. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya.
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya.
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dan pelatihan dalam bidang keilmuan K3 Konstruksi.
    e. Memberi nasehat/konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 Konstruksi.
    f. Membuat dan senantiasa mengembangkan sistem secara menyeluru dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 Konstruksi.
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan.
    i. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem K3 Konstruksi disemua lini kegiatan.
    j. Mengatasi pemecahan persoalan K3 Konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya.
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 Konstruksi.
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 Konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 Konstruksi.

    E) Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang ”
    I. Ahli Muda K3 Konstruksi :
    1. Undang-undang NO.1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No.1/Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Konstruksi 2 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    9. Sistem Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10.Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    11.Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12.Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 2 Jam
    13.Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi 2 Jam
    14.Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    15.Seminar 4 Jam
    16.Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (Minimal) 50 Jam

    II. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    1. Undang – undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengatahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 6 Jam
    10. Sistim Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatiahan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi,Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran (Minimal) 90 Jam

    III. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    1. Undang-undang Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Konstruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan Teknik Konstruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Konstruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Konstruksi 4 Jam
    10. Sistem Pemadaman Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Studi Bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penilaian dan Atudi Kasus-kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan/Makalah dan Seminar. 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran 100 Jam

  55. Nama : Desson Sigar
    NIM : 157051771
    Kelas : B3

    A. Persyaratan menjadi ahli K3 konsruksi umtuk jenjang
    1. Ahli muda K3 konstruksi meliputi :
    – Sehat jasmai dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konsruksi
    2. Ahli madya K3 konstruksi meliputi :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sedetajat
    – Pengalaman kerja sekurang-kurang nya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi
    – Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi
    3. Ahli utama K3 konstruksi meliputi yaitu :
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Pendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat
    – Pengalaman kerja skurang-kurang nya 3 tahun diproyek konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana seorang Ahli K3 konstruksi dibutuhkan
    1. Ahli muda K3 kontruksi meliputi :
    – Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja ,pencegahan kecelakaan kerja ,usaha-usaha keselamatan dan
    kesehatan kerja dan penyelamatan kerja
    2. Ahli madya K3 konstruksi meliputi :
    – Dapat melakukan aman dalam pekerjaan proyek / konstruksi bangunan dan pencegahan kecelakan kerja
    3. Ahli utama K3 konstruksi meliputi :
    – Dapat melakukan identifikasi ,menyusun ,menganalisa ,merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai ahli K3 konstruksi
    1. Ahli muda K3 konstruksi meliputi :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Peraturan perundangan keselamatan kerja
    – K3 pekerjaan penggalian
    – K3 pekerjaan pondasi
    – K3 pekerjaan konstruksi beton
    – K3 pekerjaan konstruksi baja
    – K3 pekerjaan mekankal dan elektrikal
    – K3 keselamatan dan lingkungan kerja
    2. Ahli madya K3 konstruksi meliputi :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruki bangunan
    – Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    – peraturan dan standar konstruksi bangunan
    – K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    – Job Safety Analisis
    – SMK 3 dasar
    – Asuransi tenaga kerja
    3. Ahli utama k3 konstruksi meliputi :
    – Potensi bahaya konstruksi bangunan
    – Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan
    – Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    – Analisis laporan kecelakaan
    – Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    – Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    – Penyusunan safety plan
    – Penyusunan amggaran K3 konstruksi
    – mekanisme pengawasan mekanik
    – Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    – Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh ahli K3 konstruksi
    1. Ahli muda K3 konstrusksi meliputi :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    – Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerja
    – Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    – melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    – Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    – Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    – Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    2. Ahli madya K3 konstruksi meliputi :
    – Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    – Melaksanakan pebinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi ,teori dan teknis K3 konstruksi
    – Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    – Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    – Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    3. Ahli utama K3 konstruksi meliputi :
    – Mengidentifikasi setiap jeis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    – Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya ,serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    – Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    – Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    – Memberi nasehat / konsultasi ,rekomendasi dan komunikasi teori dan teknis K3 konstruksi
    – Membuat senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan
    implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    – Mengukur, mengaudit dan mengevauasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    – Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja ,kesehatan kerja dan lingkungan
    – Mampu mendorong dapat terlaksanakan sistem K3 konstruksi disemua lini kegiatan
    – Mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    – Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    – Mempunyai kamampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang,
    pelaksanaan ,pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi

    E. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli K3 konstruksi
    1. Ahli muda K3 konstruksi meliputi :
    – Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 jam
    – Permenakertrans No. 1/Men/1980 2 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi 2 jam
    – Pengetahuan dasar K3 4 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 2jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 2 jam
    – Manajemen lingkungan 2 jam
    – K3 peralatan konstruksi 6 jam
    – Sistem pemadaman kebakaran 2 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    – Higiene Perusahaan dan proyek 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kopetensi K3 2 jam
    – Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi 2 jam
    – Observasi Lapangan dan penyuluhan makalah 14 jam
    – Seminar 4 jam
    – Evaluasi akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajaran (minimal 50 jam)
    2. Ahli madya K3 konstruksi meliputi :
    – Undang-undang standar dan peraturan K3 8 jam
    – Manajemen konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan dasar K3 2 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 2 jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    – Manajemen resiko resiko 4 jam
    – Manajemen lingkungan 2 jam
    – K3 peralatan konstruksi 6 jam
    – Sistem pemadaman kebakaran 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem kebakaran 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    – Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    – Manajemen umum 2 jam
    – K3 ruang tertutup 2 jam
    – Manajemn pelatihan dan kopetensi K3 4 jam
    – Komunikasi konsultasi dan kesadaran K3 2 jam
    – Pengetahuan auditing K3 2 jam
    – Observasi lapangan dan penyuluhan makalah 14 jam
    – Seminar 6 jam
    – Evaluasi akhir 4 jam
    Jumlah jam pelajaran minimal 90 jam
    3. Ahli utama K3 konstruksi meliputi :
    – Undang-undang standar dan peraturan K3 8 jam
    – Manajemen konstruksi 4 jam
    – Pengetahuan teknik konstruksi 2 jam
    – Pengetahuan dasar K3 4 jam
    – Manajemen dan administrasi K3 4 jam
    – K3 pekerjaan konstruksi 8 jam
    – Manajemen resiko 4 jam
    – Manajemen lingkungan 2 jam
    – K3 peralatan konstruksi 4 jam
    – sistem pemadaman kebakaran 4 jam
    – Kesiagaan dan sistem tanggap darurat 2 jam
    – Penanganan material berbahaya 2 jam
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif 2 jam
    – Higiene perusahaan dan proyek 2 jam
    – K3 ruang tertutup 2 jam
    – Manajemen umum 2 jam
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 4 jam
    – Komunikasi ,konsultasi dan kesadaran K3 2 jam
    – Pengetahuan auditing K3 6 jam
    – Studi bahaya dan oprasinya (HAZOP) 12 jam
    – Penilaian dan studi kasus-kasus K3 14 jam
    – Penelitian ,statistik ,penulisan laporan / makalah dan seminar 12 jam
    – Evaluasi akhir 14 jam
    Jumlah jam pelajaran minimal 100 jam

  56. Nama : Martinus Andrianto Henuk
    NIM : 157051802
    Kelas : B3

    A. Apa saja persyaratan menjadi ahli K3 Konstruksi untuk jenjang :
    i. Ahli muda K3 konstruksi : 1. Sehat dalam tubuh jasmani maupun rohani
    2. Memiliki pendidikan minimal STM atau sederajat
    3. Memiliki pengalaman kerja minimal 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    ii. Ahli madya K3 Konstruksi : 1.Sehat dalam tubuh jasmani maupun rohani
    2. Memiliki pendidikan minimal STM atau sederajat
    3. Memiliki pengalaman kerja minimal 3(tiga) tahun sebagai petugas K3 Konstruksi

    iii. Ahli utama K3 Konstruksi : 1.Sehat dalam tubuh jasmani maupun rohani
    2. Memiliki pendidikan minimal STM atau sederajat
    3. Memiliki pengalaman kerja minimal 3(tiga) tahun sebagai proyek K3 Konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : Dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan kecelakaan kerja,
    usaha-usaha keselamatan, dan kesehatan kerja, serta melakukan penyelamatan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Dapat melakukan pekerjaan yang aman dalam pekerjaan proyek/konstruksi bangunan, pencegahan
    kecelakaan kerja, usaha-usaha keselamatan, dan kesehatan kerja, serta melakukan penyelamatan
    kerja.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Dapat melakukan identifikasi, menyusun, menganalisa, merekomendasikan pekerjaan konstruksi
    bangunan.

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : Memahami secara baik tentang : 1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. peraturan perundangan keselamatan kerja.
    4. K3 pekerjaan penggalian.
    5. K3 pekerjaan pondasi.
    6. K3 pekerjaan konstruksi beton.
    7. K3 pekerjaan konstruksi baja.
    8. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
    9. K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.
    5. peraturan dan standard konstruksi bangunan.
    6. K3 mekanikal dan elektrikal.
    7. JSA ( Job Safety Analisis )
    8. SMK3 dasar
    9. Asuransi tenaga kerja
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Memahami secara baik tentang :
    1. Potensi bahaya konstruksi bangunan.
    2. Identifikasi sumber bahaya konstruksi bangunan.
    3. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan.
    4. Analisis laporan kecelakaan
    5. standard dan pedoman konstruksi bangunan
    6. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan.
    7. Penyusunan safety plan.
    8. Penyusunan anggaran K3 konstruksi.
    9. Mekanisme pengawasan mekanik
    10. Mekanik pengawasan K3 bejana tekan.
    11. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerja.
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya.
    4. Melaksanakan penyuluhan / pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3.
    7. Melaporkan setiap kecelakaan.

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kerja konstruksi, untuk:
    1. Mengidentifikasikan kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya.
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    4. Memberi nasehat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis k3 konstruksi.
    5. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi.
    6. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi.
    7. Memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas
    pemecahannya
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem k3 konstruksi.

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    1. Mengidentifikasikan setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan.
    2. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan
    melaksanakan penanggulangannya.
    3. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat
    bahayanya.
    4. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi.
    5. Memberi nasehat / konsultasi , rekomendasi dan komunikasi , teori dan teknis K3 konstruksi.
    6. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan d
    dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun.
    7. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3
    konstruksi.
    8. Membuat dan mengembangkan sistem analisis meliputi kecelakaan kerja , kesehatan kerja dan
    lingkungan.
    9. Mampu mendorong dapat terlaksananya sistem k3 konstruksi disemua lini kegiatan.
    10. mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas
    pemecahannya.
    11. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi.
    12. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara
    terpadu antara perancang, pelaksaan, pengawasan dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : – Undang-undang No. 1 tahun 1970
    – Permenakertrans No. 1/Men/1980
    – Pengetahuan teknik konstruksi
    – Pengetahuan dasar K3
    – Manajemen Lingkungan
    – K3 pekerjaan konstruksi
    – manajemen lingkungan
    – K3 peralatan konstruksi
    – sistem pemadam kebakaran
    – kesiagaan dan sistem tangkap darurat
    – higiene perusahaan dan proyek
    – manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    – Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi
    – Observasi lapangan dan penyusunan dan makalah
    – seminar
    – evaluasi akhir
    jumlah jam pelajaran : 50 jam

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : – Undang-undang , standar dan peraturan K3
    – Manajemen konstruksi
    – Pengetahuan teknik konstruksi
    – Pengetahuan dasar K3
    – Manajemen dan administrasi
    – K3 pekerjaan konstruksi
    -Manajemen resiko
    – Manajemen lingkungan
    – K3 peralatan konstruksi
    – Sistem pemadam kebakaran
    – Kesegiaan dan sistem kebakaran
    – Kesegiaan dan sistem tangkap darurat
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif
    – Higiene perusahaan dan proyek
    – Manajemen umum
    – K3 ruang tertutup
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    – Komunikasi , pelatihan dan kesadaran K3
    – Pengetahuan auditing K3
    – Observasi lapangan dan penyusunan makalah
    – Seminar
    – Evaluasi akhir
    jumlah jam : 90 jam

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : – Undang-undang, standar dan peraturan K3
    – Manajemen konstruksi
    – Pengetahuan dasar K3
    – Pengetahuan teknik konstruksi
    – manajemen dan administrasi K3
    – K3 pekerjaan konstruksi
    – Manajemen resiko
    – Manajemen lingkungan
    – K3 peralatan konstruksi
    – Sistem pemadam kebakaran
    – Kesiagaan dan sistem tangkap darurat
    – Penanganan material yang berbahaya
    – Pengenalan bahaya radiasi dan radioaktif
    – Higene perusahaan dan proyek
    – K3 ruang tertutup
    – Manajemen umum
    – Manajemen pelatihan dan kompetensi K3
    – Komunikasi, konsultasi dan kesadaran K3
    – Pengetahuan auditing K3
    – studi bahaya dan operasinya ( HAZOP)
    – Penilaian dan studi kasus-kasus K3
    – Penelitian, statistik , penulisan laporan/makalah dan seminar
    – Evaluasi akhir
    jumlah jam : 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    1. Jawaban untuk soal huruf E masih belum lengkap.

  57. Nama : Candra Winata
    NIM : 157051733
    Kelas : A1

    A. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi, Sehat Jasmani dan Rohani, Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat, Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai Petugas K3 Konstruksi
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi, Sehat Jasmani dan Rohani, Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat, Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai Petugas K3 Konstruksi
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi, Sehat Jasmani dan Rohani, Berpendidikan serendah-rendahnya STM atau sederajat, Pengalaman Kerja sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebagai Petugas K3 Konstruksi

    B. Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi, bahwa pelaksanaan proyek konstruksi bangunan mengandung potensi bahaya yang dapat mengancam tengaga kerja atau orang lain yang berada ditempat kerja proyek konstruksi bangunan dan mengancam seluruh tahapan pekerjaan konstruksi beserta isinya.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi, bahwa untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja terhadap tempat kerja proyek konstruksi bangunan diperlukan adanya tenaga kerja yang berkompeten dan memiliki kewenangan sebagaimana dimaksud pedoman teknis keselamatan dan kesehatan kerja pada tempat kegiatan konstruksi bangunan,
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi, bahwa untuk itu perlu adanya persyaratan yang mengatur sertifikasi kompetisi keselamatan dan kesehatan dibidang konstruksi bangunan yang ditetapkan suatu keputusan

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    a) Potensi Bahaya konstruksi bangunan;
    b) Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    c) Peraturan perundan keselamatan kerja;
    d) K3 pekerjaan panggilan;
    e) K3 pekerjaan pondansi;
    f) K3 pekerjaan konstuksi beton;
    g) K3 pekerjaan konstruksi baja;
    h) K3 Pekerjaan mekanikal dan elektrikal;
    i) K3 Kesehatan dan lingkungan kerja
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    a) Potensi Bahaya konstruksi bangunan;
    b) Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    c) prosedur kerja aman konstruksi bangunan;
    d) peraturan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi;
    e) peraturan dan standar konstruksi bangunan;
    f) K3 Mekanikal dan Elektrikal
    g) Job Safety Analysis
    h) SMK3 dasar
    i) Asuransi Tenaga Kerja
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi,
    a) Potensi Bahaya konstruksi bangunan;
    b) Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan,
    c) prosedur kerja aman konstruksi bangunan;
    d) analisa laporan kecelakaan
    e) standar dan pedoman, konstruksi bangunan
    f) mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan;
    g) penyusunan safety plan;
    h) penyusunan anggaran K3 konstruksi;
    i) mekanisme pengawasan mekanik;
    j) mekanisme pengawasan K3 bejana tekan;
    k) mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja.

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    a) mengidentifikasi kecelakaan kerja;
    b) melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya;
    c) mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya;
    d) melaksanakan penyuluham/ pelatihan dilingkungan yang menjadi tanggung jawabnya;
    e) melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya.
    f) melaksanakan dasar-dasar prosedur inpeksi K3
    g) melaporkan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    a) mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya;
    b) melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya;
    c) melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi;
    d) memberi nasehat/ konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi;
    e) mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksaan program-program K3 konstruksi;
    f) mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi;
    g) memberikan pemecahan persoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya;
    h) mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    a) mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan;
    b) mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya, serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya;
    c) mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya;
    d) melaksanakan pembinaan dan penyuluhan/ pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi;
    e) memberi nasehat/ konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi;
    f) membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis kendaraan apapun
    g) mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konstruksi;
    h) membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja, dan lingkunagan;
    i) mampu mendorong dapat terlaksananya sistrem K3 konstruksi disemua lini kegiatan;
    j) mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya;
    k) melaksanakan pengawasan penertapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi;
    l) mempunyai kemampuan mempimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi.

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Undang-undang no.1 tahun 1970 (2 jam)
    2. permenakertrans no. 1/MEN/1980 (2 jam)
    3. pengetahuan teknik konstuksi (2 jam)
    4. pengetahuan dasar K3 (4 jam)
    5. manajemen dan administrasi K3 (2jam)
    6. K3 pekerjaan konstruksi (2 jam)
    7. manajemen lingkungan ( 2 jam)
    8. K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    9. Sistem pemadam kebarakan (2 jam)
    10. Kesiagaan dan Sitem Tanggap Darurat (2 jam)
    11. Higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    12. Manejemen Pelatihan dan Kompetensi K3 (2 jam)
    13. Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi (2 jam)
    14. observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    15. Seminar (4 jam)
    16. Evaluasi Akhir (4 jam)
    Total jam pelajaran 50 jam (minimal)

    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. undang-undang, standar dan pertaturan K3 (8 jam)
    2. manajemen konstruksi (4 jam)
    3. pengetahuan teknik konstruksi (4 jam)
    4. pengetahuan dasar k3 (2 jam)
    5. manajemen dan administrasi (2 jam)
    6. K3 pekerjaan konstruksi (8 jam)
    7. manajemen resiko (4 jam)
    8. manajemen lingkungan (2 jam)
    9. K3 peralatan konstruksi (6 jam)
    10. sistem pemadam kebakaran (4 jam)
    11. kesiagaan dan sistem kebakaran (4 jam)
    12. kesiagaan dan sistem tanggap darurat (2 jam)
    13. Pengelanan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    14. Higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    15. manajemen umum (2 jam)
    16. K3 ruang tertutup (4 jam)
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 jam)
    18. Komunikasi, konsultasi, dan kesadaran K3 (2 jam)
    19. pengetahuan auditing K3 (2 jam)
    20. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 jam)
    21. Seminar (6 jam)
    22. Evaluasi akhir (4 jam)
    Total jam pelajaran 90 jam (minimal)

    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1. undang-undang standar dan peraturan k3 (8 jam)
    2. manajemen konstruksi (4 jam)
    3. pengtahuan dasar K3 ( 2 jam)
    4. pengetahuan teknik Konstruksi (4 jam)
    5. Manajemen dan Administrasi k3 (4 jam)
    6. K3 pekerjaan konstruksi (4 jam)
    7. manajemen resiko (8 jam)
    8. manajemen lingkungan (2 jam)
    9. K3 peralatan konstruksi (4 jam)
    10. sistem pemadam kebakaran (4 jam)
    11. kesiagaan dan sistem tanggap darurat ( 2 jam)
    12. penanganan material yang berbahaya (2 jam)
    13. pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif ( 2 jam)
    14. higiene perusahaan dan proyek (2 jam)
    15. K3 ruang tertutup (2 jam)
    16. manajemen umum (2 jam)
    17. manajemen pelatihan dan kompetisi K3 ( 4 jam)
    18. Komunikasi, kosultasi, dan kesadaran K3 (2 jam)
    19. Pengetahuan auditing K3 (6 jam)
    20. Studi bahaya dan operasinya (hazop) (12 jam)
    21. penilaian dan studi kasus-kasus K3 (14 jam)
    22. Penelitian, statistik, penulisan laporan/ makalah dan seminar (12 jam)
    23. evaluasi akhir (14 jam)
    Total jam pelajaran 100 jam (minimal)

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  58. Nama : Alfan Anwarul Huda
    NIM : 157051788
    Kelas :B3

    1. Persyaratan menjadi ahli K3 konstruksi untuk jenjang :
    i.Ahli Muda K3 Konstruksi : 1.Sehat jasmani dan rohani
    2.Berpendidikan serendah – rendahnya STM sederajat
    3.Pengalaman kerja sekurang – kurangnya 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi
    ii.Ahli Madya K3 Konstruksi : 1.Sehat jasmani dan rohani
    2.Berpendidikan serendah-rendahnya STM sederajat
    3.Mempunyai pengalaman kerja 3 tahun sebagai petugas K3 konstruksi
    iii.Ahli Utama K3 Konstruksi :1.Sehat jasmani dan rohani
    2.Berpendidikan serendah-rendahnya D3 teknik atau sederajat
    3.Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek konstruksi

    2.i Ahli Muda K3 Konstruksi meliputi yaitu : dapat melaksanakan kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja pencegahan kecelakaan kerja usaha- usaha keselamatan dan kesehatan kerja dan penyelamatan kerja
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi meliputi yaitu : dapat melakukan dalam perkerjaan proyek konstruksi bangunan pecegahan kecelakaan kerja usaha-usaha keselamatan dan kesehatan kerja
    iii.Ahli Utama K3 Konstruksi meliputi yaitu : dapat melakukan identifikasi menyusun menganalisa merekomendasi pekerjaan konstruksi bangunan

    3.Kompetensi akademik yang harus di kuasai yaitu :
    i.Ahli Muda K3 Konstruksi : a.Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b.Cara pencegahan kecelakaan kerja kosntruksi bangunan
    c.Peraturan perundangan keselamatan kerja
    d.K3 pekerjaan pondasi
    e.K3 pekerjaan penggalian
    f.K3 pekerjaan konstruksi beton
    g.K3 pekerjaan konstruksi baja
    h.K3 pekerjaan mekanikal dan electrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    ii.Ahli Madya K3 Konstruksi : a. Potensi bahaya konstruksi bangunan
    b.Cara pencegaha kecelakaan kerja konstruksi bangunan
    c.Prosudur kerja aman konstruksi bangunan
    d.Peraturaan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi
    e.Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f.K3 mekanikal dan elektrical
    g.Job safety analisis
    h.SMK3 dasar
    i.Asuransi tenaga kerja
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : a.Potensi bahaya konstruksi konstruksi bangunan
    b.Identifikasi sumber bahaya bangunan
    c.Prosudur kerja amna konstruksi bangunan
    d.Analisa laporan kecelakaaan
    e.Standar dan pedoman konstruksi bangunan
    f.Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g.Penyusunan safety plan
    h.Penyusunan anggaran K3 konstruksi
    i.Mekanisme pengawasan mekanik
    j.Mekanisme pengawasan K3 bejana tekanan
    k.Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4.Kompetensi keterampilan teknik yang harus di kuasai :
    i.Ahli Muda K3 Konstruksi : a.Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b.Melaksanakan pekerjaan K3 di tempat kegiatan kerja
    c.Mengontrol,mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    d.melaksanakan penyuluhan dan pelatihan K3
    e.Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kegiatan kerjanya
    f.Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 di tempat kegiatan kerjanya
    g.Melaksanakan prosudur-prosudur inspeksi K3
    h.Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    ii.Ahli Madya K3 Konstruksi : a.Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b.Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang K3 konstruksi
    d.Memberi nasehat, rekomendasi ,teori teknik K3 konstruksi
    e.Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program K3 konsruksi
    f.Mendorong terlaksanakan sistem K3 konstruksi
    g.Memberikan pemecahan persoalan – persoalan K3 konstrusi
    iii.Ahli Utama K3 Konstruksi : a.Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b.Mengantisipasi kondisi dan tindakan berahaya , serta mampu membuat rencana K3
    c.Mengontrol kondisi dan tidakan berbahaya dan mengevaluasi kejadian dan tingkat bahaya
    d.Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan
    e.membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan
    f.Mampu mendorong dapat terlaksanannya sistem K3 konstruksi di semua lini kegiatan
    g.mengatasi pemecahan persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    h.Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi

    5.Pelajaran yang harus di tempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli K3 konstruksi :
    i.Ahli Muda K3 Konstruksi : 1.Undang-Undang No.1 tahun 1970 [2 jam]
    2.Permenakertrans No.1 /Men/1980 [2jam]
    3.Pengetahuan teknik konstruksi [2jam]
    4.Pengetahuan dasar K3 [4jam]
    5.Manajemen dan administrasi K3 [2jam]
    6.K3 pekerjaan konstruksi [2jam]
    7.Manajemen lingkungan [2jam]
    8.K3 peralatan kosntruksi [6jam]
    9.Sistem pemadam kebakaran [2jam]
    10.Kesiagaan dan sistem tanggap darurat [2jam]
    11.Higiene perusahaan dan proyek [2jam]
    12.Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 [ 2jam]
    13.Pengetahuan inspeksi K3 konstruksi [2jam]
    14.Observasi lapangan dan penyusunan makalah [14jam]
    15.Seminar [4jam]
    16.Evaluasi akhir [50jam]
    Jumlah jam pelajaran [minimal] 50 jam
    ii.Ahli Madya K3 Konstruksi :1.Undang – undang standar dan peraturan K3 [8jam]
    2.Manajemen konstruksi [4jam]
    3.Pengetahuan teknik konstruksi [ 4jam]
    4.Pengetahuan dasar K3 [2jam]
    5.Manajemen dan administrasi [2 jam ]
    6.K3 pekerjaan konstruksi [8jam]
    7.Manajemen resiko [4jam]
    8.Manajemen lingkungan [2jam]
    9.K3 peralatan kosntruksi [ 6jam]
    10.Sistem pemadaman kebakaran [4jam]
    11.Kesiagaan dan sistem kebakaran [4jam]
    12.Kesiagaan dan sistem tanggap darurat [2jam]
    13.Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif [2jam]
    14.Hiegiene perusahaan dan proyek [2jam]
    15.Manajemen umum [2jam]
    16.K3 ruang tertutup [2jam]
    17.Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 [ 4jam]
    18.Komunikasi dan konsultasi K3 [ 2jam]
    19.Pengetahuan auditing K3 [ 2jam]
    20.Opservasi lapangan dan penyusunan makalah [14jam]
    21.Seminar [6jam]
    22.Evaluasi akhir [4jam]
    Jumlah jam pelajaran [minimal] 90 jam
    iii.Ahli Utama K3 Kontruksi : 1.UU Standar dan peraturan K3 [8jam]
    2.Manajemen konstruksi [4jam]
    3.Pengetahuan dasar K3 [2jam]
    4.Pengetahuan teknik konstruksi [4jam]
    5.Manajemen dan administrasi [4jam]
    6.K3 pekerjaan konstruksi [8jam]
    7.Manajemen resiko [4jam]
    8.Manajemen lingkungan [2jam]
    9.K3 peralatan konstruksi [4jam]
    10.Sistem pemadam kebakaran [4jam]
    11.Kesiagaan dan sistem tanggap darurat [2jam]
    12.Penangan material yang berbahaya [2jam]
    13.Pengenalan bahaya dan zat radio aktif [2jam]
    14.Hiegen perusahaan dan proyek [2jam]
    15.K3 ruang tertutup [2jam]
    16.Manajemen umum [2jam]
    17. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 [4jam]
    18.Kounikasi ,konsultasi dan kesadaran K3 [2jam]
    19.Pengetahuan auditing K3 [6jam]
    20.Studi bahaya dan operasi nya [12jam]
    21.Penilaian dan studi kasus [14jam]
    22.Penilaian statistik , Laporan ,Makalah, dan seminar [12jam]
    23.Evaluasi akhir [14jam]
    Jumlah jam pelajaran 100 jam

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak diperiksa karena pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar. Silahkan lihat PUEBI 2016.

  59. Nama : Mohammad Farid Fathanu
    NIM : 157051653
    Kelas : A1

    1. Persyaratan menjadi Ahli K3 Konstuksi untuk jenjang :
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi : Sehat jasmani dan rohani, berpendidikan minimal STM atau sederajat, dan berpengalaman minimal 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi : Sehat jasmani dan rohani, berpendidikan minimal STM atau sederajat, dan berpengalaman minimal 3 (tiga) tahun sebagai petugas K3 konstruksi.
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi : Sehat jasmani dan rohani, berpendidikan minimal D3 Teknik atau sederajat, dan berpengalaman minimal 3 (tiga) tahun di proyek konstruksi. Karena kepada mereka yang telah menempuh pendidikan D3 teknik atau sederajat dianggap telah mengerti mengenai dasar-dasar keteknikan, sehingga kedepannya lebih cepat mengerti dengan hal-hal yang berkaitan dengan K3 teknik konstruksi khususnya.

    2. Kebutuhan Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang proyek-proyek konstruksi adalah, sebagai berikut:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek di atas 6 (enam) bulan. (minimal 2 orang)
    b. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek di bawah 6 (enam) bulan. (minimal 1 orang)
    c. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek di bawah 3 (tiga) bulan. (minimal 1 orang)
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    a. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek di atas 6 (enam) bulan. (minimal 1 orang)
    b. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek di bawah 6 (enam) bulan. (minimal 1 orang)
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Proyek konstruksi bangunan yang mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek di atas 6 (enam) bulan. (minimal 1 orang)

    3. Kompetensi akademik yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mampu memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya konstruksi bangunan, baik bahaya fisik, mekanis, kimia, dll.
    b. Cara pencegahan kecelakaan kerja konstruksi bangunan, dengan menerapkan hirarki kontrol pengendalian bahaya seperti eleminasi, sustitusi, engineering of control administration, dan PPE.
    c. Peraturan perundangan keselamatan kerja
    d. K3 pekerjaan penggalian
    e. K3 pekerjaan pondasi
    f. K3 pekerjaan konstruksi beton
    g. K3 pekerjaan konstruksi baja
    h. K3 pekerjaan mekanikal dan elektrikal
    i. K3 kesehatan dan lingkungan kerja
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Memiliki dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya pada konstruksi bangunan
    b. Cara-cara pencegahan kecelakaan kerja pada konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
    e. Peraturan dan standar konstruksi bangunan
    f. K3 mekanikal dan elektrikal
    g. JSA (Job Safety Analysis)
    h. SMK3 dasar
    i. Asuransi tenaga kerja
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami secara baik tentang :
    a. Potensi bahaya pada konstruksi bangunan
    b. Identifikasi sumber bahaya pada konstruksi bangunan
    c. Prosedur kerja aman konstruksi bangunan
    d. Analisa laporan kecelakaan, lengkap dengan tingkat keparahan.
    e. Standar dan pedoman konstruksi bangunan, sesuai dengan standar-standar nasional.
    f. Mekanisme pengawasan K3 konstruksi bangunan
    g. Penyusunan safety plan, agar pelaksanaan kegiatan K3 di bidang konstruksi dapat berlangsung secara terstuktur, eekti dan juga efisien.
    h. Penyusunan anggaran K3 konstruksi, mampu menghitung estimasi biaya anggaran guna menstabilkan antara pemasukan dan pengeluaran perusahaan.
    i. Mekanisme pengawasan teknik
    j. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    k. Mekanisme pengawasan K3 kesehatan dan lingkungan kerja

    4. Kompetensi keterampilan teknik yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    Mempunyai dasar pengetahuan K3 dan kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    b. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kegiatan kerjanya
    c. Mampu mengontrol dan juga mengetahui unsafe action beserta unsafe action yang ada pada lingkungan kerja
    d. Memberikan penyuluhan / pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    e. Melaksanakan program konsultasi dan komunikasi K3 yang aktif di lingkungan pekerjaan
    f. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    g. Melaporkan setiap kecelakaan kerja yang terjadi
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi
    Dapat melakukan pelaksanaan usaha-usaha pencegahan kecelakaan kera konstruksi dalam bentuk :
    a. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi berbahaya
    b. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi berbahaya
    c. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    d. Memberi nasihat / konsultasi rekomendasi dan komunikasi serta teori dan teknis K3 konstruksi
    e. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    f. Mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi
    g. Memerikan pemecahan pesoalan-persoalan K3 konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahan masalahnya
    h. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 konstruksi
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi
    Memahami dan menguasai pengetahuan K3 serta mempunyai kemampuan untuk :
    a. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    b. Mengantisipasi kondisi dan tindakan berbahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    c. Mengontrol kondisi dan tindakan berbahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahayanya
    d. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan / pelatihan dalam bidang keilmuan K3 konstruksi
    e. Memberi nasihat / konsultasi, rekomendasi dan komunikasi, teori dan teknis K3 konstruksi
    f. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan sistim secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    g. Mengukur, mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 konstruksi
    h. Membuat dan mengembangkan sistem analisa meliputi kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan
    i. Mampu mendorong terlaksananya sistem K3 konstruksi disemua kegiatan
    j. Mengatasi pemecahan peprsoalan K# konstruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    k. Melaksanakan pengawasan penerapan sesuai dengan keilmuan K3 konstruksi
    l. Mempunyai kemampuan memimpin pelaksanaan program-program sistim K3 konstruksi secara terpadu antara perancang, pelaksana, pengawas dan pengguna sistem K3 konstruksi

    5. Mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    i. Ahli Muda K3 Konstruksi
    a. UU No. 1 tahun 1970 (2 Jam)
    b. Permenakertrans No. 1/Men/1980 (2 Jam)
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi (2 Jam)
    d. Pengetahuan dasar K3 (4 Jam)
    d. Manajemen dan Administrasi K3 (2 Jam)
    e. K3 pekerjaan konstruksi (2 Jam)
    f. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    g. K3 peralatan konstruksi (6 Jam)
    h. Sistim pemadam kebakaran (2 Jam)
    i. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat (2 Jam)
    j Higiene perusahaan dan proyek (2 Jam)
    k. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (2 Jam)
    l. Pengetahuan dan inspeksi K3 konstruksi (2 Jam)
    m. Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 Jam)
    n. Seminar (4 Jam)
    o. Evaluasi akhir (4 Jam)
    Jumlah jam pelajaran (minimal) 50 jam
    ii. Ahli Madya K3 Konstruksi :
    a. Undang-undang standar dan peraturan K3 (8 Jam)
    b. Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    c. Pengetahuan Teknik Konstruksi (4 Jam)
    d. Pengetahuan dasar K3 (2 Jam)
    e. Manajemen dan Administrasi (2 Jam)
    f. K3 pekerjaan konstruksi (8 Jam)
    g. Manajemen Risiko (4 jam)
    h. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    i. K3 peralatan konstruksi (6 Jam)
    j. Sistim pemadam kebakaran (4 Jam)
    k. Kesiagaan dan sistim kebakaran (4 jam)
    l. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat (2 Jam)
    m. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    n. Higiene perusahaan dan proyek (2 Jam)
    o. Manajemen umum (2 jam)
    p. K3 ruang tertutup (2 jam)
    q. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 Jam)
    r. Komunikasi konsultasi dan kesadaran K3 (2 jam)
    s. Pengetahuan auditing K3 (2 jam)
    t, Observasi lapangan dan penyusunan makalah (14 Jam)
    u. Seminar (6 Jam)
    v. Evaluasi akhir (4 Jam)
    Jumlah jam pelajaran 90 jam
    iii. Ahli Utama K3 Konstruksi :
    a. Undang-undang standar dan peraturan K3 (8 Jam)
    b. Manajemen Konstruksi (4 Jam)
    c. Pengetahuan dasar K3 (2 Jam)
    d. Pengetahuan teknik konstruksi (4 Jam)
    e. Manajemen dan Administrasi (4 Jam)
    f. K3 pekerjaan konstruksi (8 Jam)
    g. Manajemen Risiko (4 jam)
    h. Manajemen Lingkungan (2 Jam)
    i. K3 peralatan konstruksi (4 Jam)
    j. Sistim pemadam kebakaran (4 Jam)
    k. Kesiagaan dan sistim tanggap darurat (2 jam)
    l. Penanganan material yang berbahaya (2 Jam)
    m. Pengenalan bahaya radiasi dan radio aktif (2 jam)
    n. Higiene perusahaan dan proyek (2 Jam)
    o. K3 ruang tertutup (2 jam)
    p. manajemen umum (2 jam)
    q. Manajemen pelatihan dan kompetensi K3 (4 Jam)
    r. Komunikasi konsultasi dan kesadaran K3 (2 jam)
    s. Pengetahuan auditing K3 (6 jam)
    t, Studi bahaya dan operasinya (HAZOPS) (12 Jam)
    u. Penilaian dan studi kasus-kasus K3 (14 Jam)
    v. Penelitian Statistik, penulisan laporan/makalah dan seminar (12 Jam)
    w. Evaluasi akhir (14 Jam)
    Jumlah jam pelajaran 100 jam.

  60. Nama: Yeni Isa Rani Br Lumban Raja
    NIM: 157051902
    Kelas: B4

    Jelaskan dan uraikan rentrang kriteria kecakapan, persyaratan dan kompetensi yang harus dimiliki seorang ahli K3 dibidang kontruksi tersebut. Pada jenjang ahli K3 Muda, ahli K3 Madya, ahli Utama sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor KEP/20/DJPPK/VI/2004 tentang Sertifikasi Kompetensi yang harus dikuasai seorang ahli K3 kontruksi. Dengan ketentuan sebagai berikut:

    A. Apa saja persyaratan menjadi ahli K3 kontruksi untuk jenjang:
    1. Ahli muda K3 kontruksi
    jawab:
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Pendidikan serendah-rendahnya STM sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai K3 kontruksi
    2. Ahli madya K3 kontruksi
    Jawan:
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Pendidikan serendah-rendahnya STM sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai K3 kontruksi
    3. Ahli utama K3 kontruksi
    Jawab:
    1. Sehat jasmani dan rohani
    2. Pendidikan serendah-rendahnya D3 teknik/sederajat
    3. Pengalaman kerja sekurang-kurangnya 3 tahun di proyek kontruksi

    B.Pada Proyek kontruksi yang bagaimana, seorang ahli K3 kontruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    1. Ahli muda K3 kontruksi
    Jawab:
    1. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 3 (tiga) bulan adalah wajib memiliki 1(satu) orang Ahli Muda K3 Kontruksi
    2. Ahli madya K3 Kontruksi
    Jawab:
    1. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Kontruksi
    3. Ahli utama K3 Kontruksi
    Jawab:
    1. Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek lebih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1(satu) orang Ahli Utama K3-Kontruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Kontruksi dan 2 (dua) orang Ahli K3 Kontruksi

    C. Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai ahli K3 kontruksi untuk jenjang:
    1. Ahli muda K3 kontruksi
    Jawab:
    1. Potensi bahaya kontruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    3. Peraturan perlindungan keselamatan kerja
    4. K3 pengerjaan penggalian
    5. K3 pengerjaan pondasi
    6. K3 pengerjaan kontruksi beton
    7. K3 pengerjaan kontruksi baja
    8. K3 pengerjaan mekanikal dan elektrikal
    9. K3 keselamatan dan lingkungan kerja
    2. Ahli madya K3 kontruksi
    Jawab:
    1. potensi bahaya kontruksi bangunan
    2. Cara pencegahan kecelakaan kerja kontruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    4. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja kontruksi
    5. Peraturan dan standart kontruksi bangunan
    6. K3 mekanikan dan elektrikal
    7. JSA
    8. SMK3 dasar
    9. Asuransi tenaga kerja
    3. Ahli utama K3 kontruksi
    1. Potensi bahaya kontruksi bangunan
    2. Identifikasi sumber bahaya kontruksi bangunan
    3. Prosedur kerja aman kontruksi bangunan
    4. Analisa laporan kecelakaan
    5. Standart dan pedoman kontruksi bangunan
    6. Mekanisme pengawasan K3 kontruksi bangunan
    7. Penyusunan safety plan
    8. Penyusunan anggaran K3 kontruksi
    9. Mekanisme pengawasan mekanik
    10. Mekanisme pengawasan K3 bejana tekan
    11. Mekanisme pengawasan kesehatan dan lingkungan kerja

    D. Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh ahli K3 kontruksi pada jenjang:
    1. Ahli muda K3 kontruksi
    Jawab:
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja
    2. Melaksanakan pekerjaan K3 ditempat kerjanya
    3. Mengontrol, mengetahui tindakan dan kondisi berbahaya
    4. Melaksanakan penyyuluhan dan pelatihan di lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya
    5. Melaksanakan konsultasi dan komunikasi K3 ditempat kerjanya
    6. Melaksanakan dasar-dasar prosedur inspeksi K3
    7. Melaporkan setiap kecelakaan kerja
    2. Ahli madya K3 kontruksi
    Jawab:
    1. Mengidentifikasi kecelakaan kerja dan mengantisipasi tindakan dan kondisi bahaya
    2. Melaksanakan pengawasan atas tindakan dan kondisi bahaya
    3. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan dalam bidang keilmuan K3 kontruksi
    4. Memberi nasihat atau konsultasi rekomendasi dan komunikasi teori dan teknik K3 kontruksi
    5. Mendorong terlaksananya sistem K3 kontruksi
    6. Mengaudit dan mengevaluasi secara efektif atas pelaksanaan program-program K3 kontruksi
    7. Memberikan pemecahan persoalan- persoalan K3 kontruksi dan dapat menetapkan dengan tegas pemecahannya
    8. Mengawasi dan memimpin pelaksanaan program-program sistem K3 kontruksi
    3. Ahli utama K3 kontruksi
    Jawab:
    1. Mengidentifikasi setiap jenis potensi bahaya kecelakaan kerja pada semua pengembangan
    2. Mengontrol kondisi dan tindakan bahaya serta mampu membuat rencana dan melaksanakan penanggulangannya
    3. mengontrol kondisi dan tindakan bahaya serta dapat mengevaluasi kejadian dan tingkat bahaya
    4. Memberi nasihat, rekomendasi dan komunikasi teori dan teknik K3 kontruksi
    5. Membuat dan senantiasa mampu mengembangkan secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pengelolaan dan implementasi pada setiap jenis keadaan apapun
    6. Mengukur, mengevaluasi dan mengaudit secara menyeluruh atas pelaksanaan program-program K3 kontruksi

    E. Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi ahli K3 kontruksi pada jenjang:
    1. Ahli muda K3 kontruksi
    1. Undang-undang No. 1 tahun 1970 2 Jam
    2. Permenakertrans No. 1/ Men/1980 2 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Kontruksi 2 Jam
    4. Pengetahua Dasar K3 4 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi K3 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan kontruksi 2 Jam
    7. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    8. K3 Peralatan kontruksi 6 jam
    9. Sistim Pemadam Kebakaran 2 Jam
    10. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    11. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    12. Manajemen Pelatihan Dan Kompetensi K3 2 Jam
    13. Pengetahuan Insfeksi K3 Kontruksi 2 Jam
    14 Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    15. Seminar 4 Jam
    16. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam pelajaran ( minimal) 50 Jam
    2. Ahli madya K3 kontruksi
    1. Undang-undang, Standar dan Peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Kontruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Teknik Kontruksi 4 Jam
    4. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    5. Manajemen dan Administrasi 2 Jam
    6. K3 Pekerjaan Kontruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Kontruksi 6 Jam
    10. Sistim Pemadan Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Kebakaran 4 Jam
    12. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 jam
    15. Manajemen Umum 2 Jam
    16. K3 Ruanga Tertutup 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran k3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 2 Jam
    20. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah 14 Jam
    21. Seminar 6 Jam
    22. Evaluasi Akhir 4 Jam
    Jumlah Jam Pelajaran Minimal 90 Jam

    3. Ahli utama K3 kontruksi
    Jawab:
    1. Undang-undang, Standar dah peraturan K3 8 Jam
    2. Manajemen Kontruksi 4 Jam
    3. Pengetahuan Dasar K3 2 Jam
    4. Pengetahuan Tekhik Kontruksi 4 Jam
    5. Manajemen dan administrasi K3 4 Jam
    6. K3 Pekerjaan Kontruksi 8 Jam
    7. Manajemen Resiko 4 Jam
    8. Manajemen Lingkungan 2 Jam
    9. K3 Peralatan Kontruksi 4 Jam
    10. Sistim Pemadam Kebakaran 4 Jam
    11. Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat 2 Jam
    12. Penanganan Material yang Berbahaya 2 Jam
    13. Pengenalan Bahaya radiasi dan Radio Aktif 2 Jam
    14. Higiene Perusahaan dan Proyek 2 Jam
    15. K3 Ruang Tertutup 2 Jam
    16. Manajemen Umum 2 Jam
    17. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3 4 Jam
    18. Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3 2 Jam
    19. Pengetahuan Auditing K3 6 Jam
    20. Study Bahaya dan Operasinya (Hazop) 12 Jam
    21. Penilaian dan Study Kasus-Kasus K3 14 Jam
    22. Penelitian, Statistik, Penulisan Laporan/Makalah dan Seminar 12 Jam
    23. Evaluasi Akhir 14 Jam
    Jumlah Jam Pelajaram 100 Jam

  61. Apa saja persyaratan menjadi Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    Berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja pasal 1 ayat (6) bahwa Ahli keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ahli K3) adalah, tenaga teknis yang berkeahlian khusus di luar Departemen Tenaga Kerja yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja untuk mengawasi ditaatinya UU Keselamatan Kerja. Ahli K3 Konstruksi adalah tenaga teknis yang mempunyai kompetensi khusus di bidang K3 Konstruksi dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi SMK3 Konstruksi yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan dan kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga atau instansi yang berwenang sesuai dengan Undang-Undang (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 05 /PRT/M/2014)
    Pada proyek konstruksi yang bagaimana, seorang Ahli K3 Konstruksi dibutuhkan untuk jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi,
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Ahli Madya K3 Konstruksi
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja lebih 100 orang atau penyelenggaraan proyek diatas 6 (enam) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Utama K3 Konstruksi, 1 (satu) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
    Ahli Utama K3 Konstruksi.
    Setiap proyek konstruksi bangunan yang memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau penyelenggaraan proyek dibawah 3 (tiga) bulan, harus memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi
    Kompetensi akademik apa saja yang harus dikuasai Ahli K3 Konstruksi untuk jenjang:
    Ahli Muda K3 Konstruksi,
    1. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    2. Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
    3. Merencanakan dan menyusun program K3
    4. Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
    5. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
    6. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
    7. Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
    8. Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat.
    Ahli Madya K3 Konstruksi,
    1. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    2. Mengelola dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
    3. Mengelola program K3
    4. Mengevaluasi prosedur dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
    5. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
    6. Mengelola laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
    7. Mengelola metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
    8. Mengelola penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat
    Ahli Utama K3 Konstruksi.
    1. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
    2. Mengevaluasi dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
    3. Mengevaluasi program K3
    4. Mengevaluasi prosedur dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
    5. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
    6. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
    7. Mengevaluasi perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
    8. Mengevaluasi penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat
    Kompetensi keterampilan teknik apa saja yang harus dikuasai oleh Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    1. Aspek Peraturan perundang-undangan,
    Seorang ahli K3 harus memahami semua peraturan dan perundang-undangan yang telah diterbitkan oleh pemerintah, yang telah mengatur semua ketentuan yang harus dilakukan oleh setiap warga negara dalam melaksanakan suatu kegiatan tertntu, termasuk sangsi-sangsi pidana yang akan dikenakan apabila terjadi pelanggaran.
    2. Aspek Ke-engineeringan,
    Seorang ahli K3 yang bekerja di proyek konstruksi harus memahami proses kerja pelaksanaan proyek konstruksi, seperti metode kerja, teknik-teknik konstruksi, hal ini sangat mendasar karena untuk dapat memberikan advis tentang K3 seorang ahli K3 harus paham ilmu teknik pelaksanaan konstruk, apabila tidak paham makan akan sulit dalam memberikan advis.
    3. Aspek Sistem Manajemen,
    Seorang ahli K3 harus memiliki pemahaman terhadap sistem untuk mengelola proses keselamatan dan kesehatan kerja terhadap segala sesuatu kegiatan yang terkait dengan proses [roduksi dengan memperhatikan unsur-unsur pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang berpotensi dapat merugikan manusia.
    4. Aspek Tanggap darurat,
    Sebagai ahli K3 harus menguasai sistem tanggap darurat, yaitu ilmu dan teknik melakukan tindakan yang tepat pada saat terjadinya insiden kecelakaan kerja atau musibah yang terjadi, misalnya gempa bumi, kebakaran, bangunan runtuh, lonsor dan lainnya.
    5. Aspek pelatihan dan konsultasi
    Ahli K3 sebagai pengawas harus mampu menyampaikan apa yang dipahami tentang aspek aspek K3 kepada orang lain, baik kemapda pimpinan proyek, kepada para pekerja maupun kepada orang lain yang terkait dengan pelaksanaan proyek konstruksi.
    Apa saja mata pelajaran dan jumlah jam pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Konstruksi pada jenjang:
    Undang-undang, Standar dan Peraturan K3
    Manajemen Konstruksi
    Pengetahuan Teknik Konstruksi
    Pengetahuan Dasar K3
    Manajemen dan Administrasi K3
    K3 Pekerjaan Konstruksi
    Manajemen Risiko
    Manajemen Lingkungan
    K3 Peralatan Konstruksi
    Sistim Pemadaman Kebakaran
    Kesiagaan dan Sistim Kebakaran
    Kesiagaan dan Sistim Tanggap Darurat
    Pengenalan Bahaya Radiasi dan Radio Aktif
    Higiene Perusahaan dan Proyek
    Manajemen Umum
    K3 Ruang Tertutup
    Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
    Komunikasi, Konsultasi dan Kesadaran K3
    Pengetahuan Auditing K3
    Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah
    Seminar
    Evaluasi Akhir

    ———————————————————————————-
    Komentar Dosen:
    Jawaban ini tidak bisa diperiksa karena:
    1. Tidak ada identitas siapa yang membuat dan mengirimkannya.
    2. Tidak ada nama “TUGAS 2” dalam daftar nama mahasiswa sesuai absensi kelas.
    3. Dikirim melalui IP address Handphone.
    4. Jawaban tidak sesuai instruksi soal.
    5. Pengetikan tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s