SAFETY PRIME

Engineering Safety

[1801231] Analisis Penerapan Sistem Pengalihan Jalan Untuk Mengendalikan Risiko Kecelakaan Kerja

Leave a comment

ANALISIS PENERAPAN SISTEM PENGALIHAN JALAN UNTUK MENGENDALIKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROSES PENINGGIAN BADAN JALAN LETJEN (TNI) ZA MAULANI BALIKPAPAN

Suhendra dan Roy Yunita
Program Studi Diploma IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Fakultas Vokasi, Universitas Balikpapan

ABSTRAK

Bencana banjir yang terjadi di kota Balikpapan merupakan salah satu pusat perhatian yang harus segera di atasi oleh pemerintah kota Balikpapan. Salah satunya di Jalan Letjen (TNI) ZA Maulani yang terkena dampak secara langsung. Untuk mengurangi dampak bencana tersebut, salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota Balikpapan untuk menghindari bencana banjir di jalan tersebut adalah melakukan peninggian badan jalan dimana setiap kegiatan yang dilakukan tidak terlepas dari risiko terjadi kecelakaan kerja, sehingga Keselamatan dan Kesehatan Kerja – untuk selanjutnya disingkat K3 – sangat dibutuhkan dalam melakukan setiap kegiatan tersebut.

Penutupan dan pengalihan badan jalan merupakan salah satu upaya K3 untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja pada saat proses kegiatan konstruksi peninggian badan jalan dilakukan. Sehingga penutupan dan pengalihan badan jalan sangat dibutuhkan dalam proses kegiatan ini, tujuannya untuk menciptakan kerja yang aman, meningkatkan kinerja K3, menghindari terjadinya kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas pekerja.

Menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (UULLAJ)  salah satu syarat utama penutupan jalur adalah harus ada jalan alternatif dan kondisional. Untuk penutupan jalan nasional dan jalan provinsi dapat diizinkan hanya untuk kepentingan umum yang bersifat nasional.

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan melalui observasi dengan memberi gambaran melalui implementatif deskriptif terhadap penerapan penutupan dan pengalihan badan jalan yang dilaksanakan oleh PT Jamal Prima Perkasa, dimana tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran penutupan dan pengalihan badan jalan yang telah dilakukan dengan membandingkan dengan tata kelola K3 proyek yang baik.

Kata kunci : Konstruksi, Jalan, Penutupan, Risiko, Kecelakaan Kerja.

 

PENDAHULUAN

Curah hujan yang terjadi di kota Balikpapan beberapa bulan terakhir memberikan dampak negatif bagi warga kota Balikpapan, dimana setiap kali hujan mengguyur kota Balikpapan pasti akan menyebabkan terjadinya bencana banjir. Salah satunya di jalan Letjen (TNI) ZA Maulani yang terkena dampak secara langsung, dimana jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara jalan MT Haryono dan Jalan Marsma Iswahyudi sekaligus merupakan jalan utama bagi warga perumahan kantor pos, Bukit Damai Sentosa (BDS) I, BDS II, perkampungan Buton dan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Balikpapan. Sehingga ini menjadi salah satu pusat perhatian yang harus segera diatasi oleh pemerintah daerah kota Balikpapan.

Salah satu upaya yang kini dilakukan oleh pemerintah kota Balikpapan untuk mengurangi dampak terjadinya bencana banjir pada lokasi tersebut adalah dengan melakukan peninggian badan jalan Letjen (TNI) ZA Maulani. Dimana dalam setiap proses pekerjaannya tidak terlepas dari risiko terjadinya kecelakaan kerja. Sehingga K3 sangat dibutuhkan dalam proses kegiatan ini. Salah satunya adalah penutupan dan pengalihan badan jalan untuk sementara waktu pada saat proyek pekerjaan peninggian badan jalan berlangsung.

Penutupan dan pengalihan badan jalan merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan  risiko kecelakaan kerja dimana kegiatan tersebut pada umumnya menggunakan “warning sign”. Tanda peringatan bahaya berupa gambar dan petunjuk arah. Menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (UU LLAJ)  syarat utama penutupan jalur adalah harus ada jalan alternatif dan kondisional, untuk penutupan jalan nasional dan jalan provinsi dapat diizinkan hanya untuk kepentingan umum yang bersifat nasional.

Apabila penutupan dan pengalihan badan jalan tidak diterapkan dengan baik maka dapat menimbulkan dan menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja, kerusakan harta benda, bahkan kematian serta kerugian lainnya yang dapat menyebabkan terhentinya proses kegiatan pekerjaan tersebut.

METODE PENELITIAN 

Dalam melakukan penelitian mengenai penerapan penutupan dan pengalihan jalan sebagai upaya pengendalian risiko kecelakaan kerja pada proses peninggian badan jalan, penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus berupa implementatif deskriptif, yakni dengan melakukan wawancara dan observasi langsung di lapangan terhadap suatu kasus kejadian kecelakaan kerja. Tujuan menggunakan metode ini ialah untuk menggali lebih dalam informasi dari responden agar diperoleh fakta terkait.

Secara prinsip metodologis dalam penelitian ini adalah bagaimana menjawab pertanyaan penelitian yang meliputi metode yang dipergunakan, prinsip dasar dari metode penelitian yang digunakan, prosedur kerja dilakukan, asumsi-asumsi yang mendasari penelitian, instrumen penelitian yang digunakan, teknik pengumpulan data dan alasan substantif yang mendasari dilakukannya penelitian ini.

Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui teknik wawancara mendalam, dimana teknik ini diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap narasumber secara langsung. Kegiatan wawancara dilakukan untuk menyempurnakan data yang diperoleh melalui pengamatan (observasi).

Reduksi data digunakan untuk memudahkan pemahaman terhadap data yang dihasilkan dan dilakukan sejak awal dalam langkah analisis data. Teknik reduksi data ini dilakukan dengan membuat rangkuman terhadap pokok-pokok masalah yang ada dalam penelitian dilakukan secara sistematis dengan mengesampingkan data yang tidak valid atau data yang tidak diperlukan. Tahapan reduksi data ini dimulai dengan melakukan telaah secara menyeluruh atas hasil data yang diperoleh dari berbagai sumber, berbagai pengamatan, wawancara dan studi lainnya termasuk studi dokumentasi. Reduksi data juga dilakukan untuk menyeleksi dan menyortir data secara menyeluruh, melakukan penyederhanaan atas data yang diperoleh kompaksi data dari data mentah (row datum) menjadi data siap olah.

Tahapan akhir dari implementatif dekritif adalah penarikan kesimpulan atas data yang telah diperoleh melalui rangkaian analisis sebelumnya dengan terlebih dahulu dilakukan verifikasi atas data tersebut. Penarikan kesimpulan ini dimaksudkan untuk memberikan simpulan akhir terhadap data yang diperoleh dalam bentuk pertanyaan singkat dan mudah dipahami dengan merujuk pada aspek-aspek yang telah diteliti.

HASIL DAN PEMBAHASAN 

Peran penutupan dan pengalihan jalan 

Penutupan dan pengalihan badan jalan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan pada saat-saat tertentu, salah satunya penutupan dan pengalihan badan jalan Letjen (TNI) ZA Maulani dengan tujuan untuk mengendalikan risiko kecelakaan kerja dan merupakan bagian dari manajemen keselamatan lalu lintas dalam hal keselamatan bagi pekerja proyek, warga setempat, kerusakan harta benda dan lain sebagainya yang diatur dalam suatu rangkaian yang terikat sebagai berikut.

Penutupan dan pengalihan jalan merupakan unsur penting dalam melakukan kegiatan konstruksi pada proses kegiatan perbaikan atau peremajaan badan jalan, dengan tujuan untuk menciptakan kerja yang aman. Tanpa penutupan dan pengalihan jalan rawan terjadi kecelakaan dalam menjalankan kegiatan proyek, hal ini disebabkan oleh: (a) akses jalan yang mudah dilewati oleh setiap kendaraan dan pejalan kaki yg melintas; (b) konsentrasi pekerja terganggu tidak fokus dalam melaksanakan pekerjaan, dan; (c) tidak ada “warning sign” atau petunjuk, sedang terjadi proses kegiatan konstruksi.

Penerapan penutupan dan pengalihan badan jalan harus dikelola dengan baik, untuk menjamin keselamatan dalam setiap kegiatan proses konstruksi perbaikan badan jalan. Fungsi dibutuhkannya penutupan jalan diantaranya sebagai berikut: (a) meningkatkan kinerja K3 di tempat kerja; (b) membantu kontraktor dalam mengelola K3 sesuai target yang ditetapkan; (c) mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja, dan; (d) meningkatkan produktivitas pekerja.

Analisis Lapangan 

Dari hasil observasi lapangan, pengumpulan data dan wawancara kepada narasumber didapatkan bahwa proyek peninggian badan jalan Letjen (TNI) ZA Maulani dikerjakan oleh PT Jamal Prima Perkasa. Pada proyek ini menggunakan dua tahapan utama yakni: (a) tahap administrasi, dan; (b) tahap implementasi.

Kebijakan PT Jamal Prima Perkasa untuk mengendalikan risiko kecelakaan kerja menggunakan  dua tahap utama yaitu administrasi dan implementasi. Dalam tahap administrasi dilakukan analisis terhadap penilaian risiko kerja (risk assessment). Pada tahap implementasi terdapat tahapan pengelolaan lalu lintas (traffic management). Pada tahap risk assessment bertujuan untuk: (a) mengetahui tingkat risiko suatu pekerjaan, dan; (b) menyesuaikan potensi bahaya dan menjalankan pekerjaan dengan aman. Pada tahap implementasi traffic management dilakukan sebelum kegiatan pekerjaan dilakukan seperti: (a) letak dan penempatan “warning sign” dan petunjuk arah; (b) pengalihan jalan dan kondisi jalan, dan; c) tenaga kerja yang mengawasi penutupan dan pengalihan jalan.

Letak dan penempatan warning sign dipasang  di depan simpang tiga  jalan Marsma Iswahyudi di seberang SMPN 10 Balikpapan dan di depan simpang tiga traffic light Jalan MT Haryono Balikpapan seperti terlihat pada gambar 3.

Untuk pengalihan jalan bagi warga setempat, diarahkan di samping warung Kepala Ikan Bang Joni. Kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan apalagi pada saat turun hujan, kondisi jalan yang licin dan permukaan tanah tidak rata akibat pengendara motor yang melintas di jalan tersebut seperti terlihat pada gambar 4.

Pekerja yang ditugaskan untuk memberikan petunjuk arah sebanyak dua orang. Lokasi penempatan pekerja tersebut di depan simpang tiga traffic light jalan MT Haryono Balikpapan, dimana setiap pengendara yang ingin melintas di jalan tersebut langsung dialihkan ke jalan yang telah disediakan oleh PT Jamal Prima Perkasa.

Tetapi pada saat jam istirahat siang, pekerja yang ditugaskan untuk memberikan petunjuk arah, dapat meninggalkan tugasnya dan tidak ada pengganti pada saat pekerja tersebut meninggalkan tugasnya, sehingga pengguna jalan baik menggunakan kendaraan roda 2 ataupun 4, dapat dengan leluasa melintasi jalan yang bisa jadi akan berisiko terhadap kecelakaan pada pengguna jalan tersebut, seperti terlihat pada gambar 5 di bawah ini.

KESIMPULAN 

Peran penutupan dan pengalihan jalan dalam proses konstruksi peninggian badan jalan sangat penting untuk mencegah terjadinya risiko kecelakaan kerja kepada pekerja konstruksi dan warga setempat yang terpapar secara langsung atas kegiatan yang dilakukan, mengingat sebagian besar para pekerja dan warga setempat memiliki pemahaman K3 yang masih kurang. Maka perlu secara terus menerus disadarkan akan pentingnya K3 melalui beragam program K3 atau kampanye K3.

Sejauh penelitian ini dilakukan, tahap implementasi penutupan dan pengalihan badan jalan masih terdapat beberapa hambatan, yang membuat penerapannya tidak bisa diterapkan sepenuhnya, hal ini dikarenakan masih belum adanya ketegasan, konsistensi dan keseriusan dalam menerapkan penutupan jalan. Kurangnya kesadaran dan budaya K3 yang rendah menjadi penghambat dalam penerapan penutupan badan jalan di lapangan.

DAFTAR PUSTAKA 

Ananta, Erwin. 2016. Peran CSMS dalam Meminimalkan Risiko Kecelakaan Kerja. Diakses pada situs https://wp.me/s5PMfT-1605131, 15 Desember 2017.

Ananta, Erwin. 2017. Engineering Safety Prime: Construction Safety. Materi Perkuliahan Keselamatan Konstruksi, Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan. Tersedia pada situs http://www.safety.cf

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.