SAFETY PRIME

Engineering Safety

[1801262] Dampak Penempatan Rambu-Rambu K3 Terhadap Keselamatan Penggunaan Tangga Pada Bangunan Gedung

Leave a comment

DAMPAK PENEMPATAN RAMBU-RAMBU K3 TERHADAP KESELAMATAN PENGGUNAAN TANGGA PADA BANGUNAN GEDUNG

Nur Anisa Anwar dan Anggita Septia Jumiati
Program Studi Diploma IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Fakultas Vokasi, Universitas Balikpapan

ABSTRAK

Rambu-rambu K3 merupakan salah satu bagian dari pengendalian administrasi sesuai dengan hierarchy of control  yang merupakan tindakan preventif guna mencegah insiden yang tidak diinginkan. Rambu-rambu K3 bukan hanya dipasang di area kerja namun dapat dipasang di tempat umum seperti di tangga sebuah gedung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak pemasangan rambu-rambu K3 terhadap keselamatan penggunaan tangga pada bangunan gedung. Hal tersebut memberi manfaat untuk mengurangi potensi terjadinya insiden terhadap pengguna tangga bangunan gedung.

Penelitian ini berlokasi pada gedung A Universitas Balikpapan, jalan Pupuk Raya, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan, kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu  membuat gambaran dengan melakukan wawancara dan observasi langsung di lapangan secara sistematis dan analitis terhadap dampak penempatan rambu-rambu K3 (safety signs) terhadap keselamatan penggunaan tangga pada bangunan gedung. Penelitian ini dilakukan pada bulan November hingga Desember 2017.

Hasil dan pembahasan mengenai dampak rambu-rambu K3 pada keselamatan penggunaan tangga pada bangunan gedung A Universitas Balikpapan diantaranya adalah: (1) Tangga gedung A tidak memiliki rambu-rambu K3, (2) Semua responden setuju diadakan pemasangan rambu-rambu K3 di tangga gedung A (3) Pemasangan rambu-rambu K3 memiliki dampak yang signifikan untuk meminimalisir risiko. Sehingga diharapkan adanya pemasangan rambu-rambu K3 di area tangga gedung A Universitas Balikpapan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya insiden.

Pemasangan rambu-rambu K3 di area tangga bangunan gedung akan memberikan dampak yang signifikan terhadap keselamatan penggunaan tangga. Akan tetapi, penempatan serta design rambu-rambu K3 juga mempengaruhi ketertarikan pengguna tangga untuk melihat dan membaca serta mengimplementasikan pada kehidupan sehari-sehari.

Kata kunci : Rambu-rambu K3, Tangga, Insiden, Keselamatan.

 

PENDAHULUAN 

Rambu-rambu K3 (Safety Signs) adalah tanda-tanda yang dipasang di tempat kerja, guna mengingatkan atau mengidentifikasi pada semua pelaksanaan kegiatan di sekeliling tempat tersebut terhadap kondisi, resiko, yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja. Sesuai dengan Undang-undang No 1 Tahun 1970 Pasal 14b bahwa “Memasang dalam tempat kerja yang dipimpinnya, semua gambar keselamatan kerja yang diwajibkan dan semua bahan pembinaan lainnya, pada tempat-tempat yang mudah dilihat dan terbaca menurut petunjuk pegawai pengawas atau ahli keselamatan kerja “.

Pada dasarnya rambu-rambu K3 tidak hanya dipasang di tempat kerja, namun dapat dipasang di tempat umum. Hal tersebut guna memberikan peringatan waspada terhadap beberapa tindakan atau perilaku yang tidak diperbolehkan serta menyediakan informasi umum dan memberikan pengarahan pada pengguna tangga agar mengutamakan keselamatan diri dan orang lain. Namun pada penelitian ini, peneliti hanya melakukan penelitian terhadap dampak penempatan rambu-rambu K3 di tangga gedung A Universitas Balikpapan.

Tangga merupakan salah satu bagian dari sebuah konstruksi yang dirancang untuk menghubungkan dua tingkat vertikal yang memiliki jarak satu sama lain yang berguna untuk mempermudah penggunaan gedung. Pada dasarnya tangga memiliki 2 macam yaitu tangga utama dan tangga darurat. Akan tetapi, sebagian gedung tidak memiliki tangga darurat dan apabila ada kondisi emergency maka tangga utama akan dipergunakan sebagai tangga darurat.

Kurangnya pemasangan rambu-rambu K3 pada tangga dapat mengakibatkan dampak negatif kepada pengguna seperti terjatuh, tersandung dan terpeleset. Hal tersebut terjadi karena kurangnya kesadaran dari pengguna tangga, maka dari itu pemilik gedung seharusnya memasang rambu-rambu K3 pada tangga untuk meminimalisir risiko.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, pada kriteria audit 6.4.4 bahwa “ Rambu-rambu mengenai keselamatan dan tanda pintu darurat harus dipasang sesuai dengan standard dan pedoman”. Dengan adanya peraturan tersebut maka seharusnya tangga utama yang dijadikan tangga darurat saat emergency harus dipasang rambu-rambu K3 sesuai standar dan pedoman. Selain berguna saat keadaan darurat, rambu-rambu K3 tersebut dapat menjadi sebuah media untuk memberikan informasi tentang keselamatan.

Pemasangan rambu-rambu K3 pada pada tangga utama maupun tangga darurat dapat menjadi salah satu tindakan preventif guna mencegah insiden yang tidak diinginkan.

METODE PENELITIAN 

Dalam  melakukan  penelitian tentang dampak penempatan rambu-rambu K3 (safety signs) terhadap pengguna tangga pada gedung A Universitas Balikpapan, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu  membuat deskriptif  dengan melakukan wawancara dan observasi langsung di lapangan secara sistematis dan analitis terhadap dampak penempatan rambu-rambu K3 (safety signs)terhadap keselamatan pengguna tangga di gedung A Universitas Balikpapan.

Tujuan menggunakan metode ini adalah untuk menggali lebih dalam informasi dari responden agar diperoleh fakta terkait. Secara prinsip metodologis dalam penelitian ini adalah bagaimana menjawab pertanyaan penelitian apa dampak dari penempatan rambu-rambu K3 terhadap keselamatan penggunaan tangga. Penelitian ini juga dilakukan evaluasi terhadap penempatan rambu-rambu K3di tangga gedung A.

Observasi dilakukan di gedung A Universitas Balikpapan pada bulan November hingga Desember 2017 dengan jumlah responden sebanyak tiga orang yang merupakan pengguna gedung A baik Mahasiswa maupun Staf Universitas Balikpapan.

Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahapan tinjau  lapangan, tahapan evaluasi terhadap data hasil pengamatan, penelusuran data, dan dokumentasi yang dikumpulkan selama pelaksanaan penelitian ini. Jenis data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dari tiga responden yang dipilih secara acak.

HASIL DAN PEMBAHASAN 

Universitas Balikpapan merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terletak di Balikpapan, Kalimantan Timur yang memiliki beberapa gedung. Salah satu gedung yang ada di Universitas Balikpapan yaitu gedung A. Gedung ini hanya 4 lantai yang dapat digunakan karena beberapa lantai masih dalam tahap pembangunan.

Lantai 1 dan 2  digunakan sebagai Kantor Yayasan maupun Kantor Rektorat dan di lantai 3 dan 4 digunakan sebagai ruang kelas. Untuk akses naik maupun turun gedung ini dilengkapi dengan 2 tangga utama yang terdapat di sisi kiri dan kanan gedung. Hal tersebut guna memudahkan mobilisasi pengguna gedung. Akan tetapi, gedung tersebut tidak memiliki tangga darurat jadi apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya, maka tangga utama akan berfungsi sebagai tangga darurat.

Tangga yang berada di gedung A hanya memiliki lebar 110 cm yang berarti tangga tersebut hanya dapat dilewati 2 orang secara bersamaan. Meskipun demikian, dengan lebar tangga yang hanya 110 cm akan membuat pengguna tangga kurang nyaman dan kurang leluasa dalam bergerak, bukan hanya lebar tangga yang di bawah standar aman 190 cm, namun kurangnya penerangan di area tangga membuat risiko terjadinya insiden bertambah besar. Insiden yang dapat terjadi di area tangga seperti terjatuh tersandung dan lain sebagainya.

Insiden bukan hanya terjadi karena kondisi tidak aman, tetapi perilaku tidak aman dari pengguna tangga dapat menjadi potensi yang cukup besar untuk terjadinya insiden. Perilaku tidak aman yang biasanya terjadi saat menggunakan tangga yaitu pengguna tangga berjalan sambil memainkan handphone, berlarian, saling dorong dan lain sebagainya. Oleh karena itu, perilaku yang aman akan meminimalisir risiko.

Untuk menciptakan kesadaran pengguna tangga untuk selalu berperilaku aman maka diperlukan suatu petunjuk atau tanda yang dapat memberikan informasi tentang tangga. Salah satu cara yang dapat menjadi tindakan preventif agar tidak terjadi insiden di tangga yaitu pemasangan rambu-rambu K3. Oleh karena itu, dilakukan penelitian di area tangga gedung A guna mengetahui dampak rambu-rambu K3 untuk menciptakan kesadaran pengguna tangga agar berperilaku aman demi keselamatan pengguna itu sendiri.

Pada penelitian ini telah dilakukan sesi wawancara kepada tiga responden yang merupakan mahasiswa dan staf Universitas Balikpapan untuk mengetahui pendapat mereka apabila dilakukan pemasangan rambu-rambu K3 di area tangga gedung A.

Dari hasil wawancara menyatakan bahwa selama gedung A dibangun belum pernah ada yang mengalami insiden di tangga tersebut. Akan tetapi, masih sering pengguna tangga berperilaku tidak aman seperti berlarian, main handphone sehingga tidak memperhatikan jalan maupun bercanda berlebihan seperti saling mendorong. Hal tersebut sangat mengganggu pengguna tangga yang lain dan dapat berisiko terjadinya insiden.

Semua responden setuju apabila di area tangga dipasang rambu-rambu K3 untuk memudahkan pengguna tangga dalam memperoleh informasi hal yang boleh dilakukan atau yang dilarang serta memberikan petunjuk tentang area tersebut. Akan tetapi, penempatan serta design rambu-rambu K3 juga mempengaruhi ketertarikan pengguna tangga untuk melihat dan membaca serta mengimplementasikan di kehidupan sehari-sehari.

Dari hasil observasi yang peneliti lakukan, tidak terdapat rambu-rambu K3 di area tangga mulai dari lantai pertama sampai keempat. Meskipun di area tersebut tidak pernah terjadi insiden akan tetapi kemungkinan terjadi insiden relatif sedang sehingga diperlukan pengadaan dan pemasangan rambu-rambu K3 di area tangga gedung A. Hal tersebut akan memberikan dampak yang signifikan terhadap keselamatan penggunaan tangga gedung A Universitas Balikpapan.

Berikut gambaran tentang pemasangan rambu- rambu K3 di tangga, apabila akan diterapkan di gedung A :

KESIMPULAN

Gedung A merupakan salah satu gedung di Universitas Balikpapan yang masih dalam proses pembangunan. Akan tetapi, 4 lantai dari gedung tersebut sudah dipergunakan sebagai ruang kantor maupun ruang kelas. Hal tersebut membuat tangga sebagai bagian yang harus dimiliki gedung tersebut.Tangga merupakan bagian penting dari suatu gedung bertingkat yang merupakan akses naik atau turun penghuni gedung. Oleh karena itu, tangga dibuat sedemikian rupa untuk mempermudah penggunaan tangga, namun keselamatan pengguna tangga sering diabaikan. Kondisi tangga yang tidak sesuai standar aman serta perilaku pengguna tangga yang tidak aman merupakan faktor penyebab terjadinya insiden di tangga.

Dari hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa di area tangga gedung A Universitas Balikpapan belum terdapat rambu-rambu K3 yang menyebabkan pengguna tangga masih sering melakukan perilaku tidak aman saat menggunakan tangga seperti berlarian, sehingga diperlukan pemasangan rambu-rambu K3 sebagai pengendalian administrasi untuk mengurangi kemungkinan terjadinya insiden. Oleh karena itu, pemasangan rambu- rambu K3 memberikan dampak yang signifikan terhadap keselamatan penggunaan tangga. Akan tetapi, penempatan serta desain rambu-rambu K3 juga mempengaruhi ketertarikan pengguna tangga untuk melihat dan membaca serta mengimplementasikan di kehidupan sehari-sehari.

DAFTAR PUSTAKA

Ananta, Erwin. 2017. Engineering Safety Prime: Construction Safety. Materi Perkuliahan Keselamatan Konstruksi, Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan. Tersedia pada situs http://www.safety.cf

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, kriteria audit nomor  6.4.4 tentang rambu-rambu mengenai keselamatan dan tanda pintu darurat harus dipasang sesuai dengan standar dan pedoman.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No.28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

Republik Indonesia. 1970. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Lembaran Negara RI Tahun 1970, No 1. Sekretariat Negara. Jakarta.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s