SAFETY PRIME

Engineering Safety


[171102] Jurnal Ilmiah: Fundamental Rigging Sebagai Upaya Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proses Punggah

FUNDAMENTAL RIGGING SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN
RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROSES PUNGGAH

Erwin Ananta
Program Studi Diploma IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Fakultas Vokasi – Universitas Balikpapan

Versi cetak dipublikasikan dalam prosiding seminar nasional
Fakultas Kedokteran – Universitas Sebelas Maret (UNS)
Surakarta, 16 September 2017

ISBN (dalam proses)

ABSTRAK

Proses punggah adalah proses pekerjaan mengangkat, memindahkan dan menurunkan beban dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan menggunakan prosedur tertentu serta dengan menggunakan pesawat angkat mekanis. Proses pekerjaan ini umumnya sering dijumpai pada proses pekerjaan bongkar-muat di dermaga, pekerjaan konstruksi, pekerjaan pertambangan dan sebagainya. Pekerjaan seperti ini sangat berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Kegagalan dalam proses punggah dapat berakibat rusaknya alat peralatan, rusaknya material yang diangkat, kerusakan lingkungan kerja disekitarnya, serta cidera atau bahkan terjadinya kematian pekerja, dan pada akhirnya berpengaruh pada produktivitas dan biaya perusahaan.

Penelitian ini difokuskan untuk menemukan jawaban atas penyebab terjadinya kegagalan proses punggah yang menitikberatkan pada penguasaan dan pemahaman dalam mengimplementasikan aspek-aspek fundamental dalam ilmu rigging. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan melalui pengamatan (observasi) terhadap suatu proses pekerjaan punggah di lapangan dengan memberikan gambaran melalui implementative description dengan melibatkan pesawat angkat mekanis (mobile crane) dan peralatan angkatnya.

Continue reading

Advertisements


Leave a comment

[170228] Jurnal Ilmiah: Penguasaan Interprestasi Loadchart Sebagai Upaya Teknik Mengendalikan Risiko Kecelakaan Kerja

PENGUASAAN INTERPRESTASI LOADCHART SEBAGAI UPAYA TEKNIK MENGENDALIKAN
RISIKO KECELAKAAN KERJA SEKTOR PERTAMBANGAN PADA MOBILE CRANE

Erwin Ananta
Program Studi Diploma IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Fakultas Vokasi – Universitas Balikpapan

Versi cetak dipublikasikan dalam prosiding seminar nasional
Program Studi D3 Hiperkes & Keselamatan Kerja
Fakultas Kedokteran – Universitas Sebelas Maret (UNS)
Surakarta, 19 November 2016
ISBN 978-602-397-076-6

ABSTRAK

Penguasaan interpretasi loadchart (diagram beban) merupakan syarat mutlak dalam proses pekerjaan lifting (pengangkatan) khususnya di sektor pertambangan mineral & batubara, dan sektor konstruksi pada umumnya. Penguasaan interprestasi loadchart ini dilakukan sebagai upaya teknik pengendalian risiko kecelakaan kerja, dimana pekerjaan jenis ini merupakan pekerjaan berisiko tinggi. Kegagalan dalam memahami loadchart pada mobile crane dapat berakibat rusaknya alat peralatan, rusaknya material yang diangkat, kerusakan lingkungan kerja disekitarnya, serta cidera atau bahkan terjadinya kematian pekerja. Imbasnya berdampak pada produktivitas dan biaya perusahaan.

Penelitian ini difokuskan untuk menemukan jawaban atas penyebab terjadinya kegagalan menginterprestasikan loadchart pada proses lifting yang berakibat pada kecelakaan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan melalui pengamatan (observasi) terhadap suatu proses pekerjaan lapangan dengan memberikan gambaran melalui implementative description khusus pada proses lifting dengan melibatkan mobile crane dan peralatan angkatnya. Penelitian ini berlokasi di pertambangan batubara kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Continue reading


[160815] Understanding Adult Education and Training

Just who is the adult learner and how is that learner best understood? Are adult learners defined by their intelligence (IQ), practical skills, knowledge, expertise or wisdom? What impact does stage of life and past experience have on the learner and learning, and just what status should be given to the prior learning adults bring? What distinguishes the adult learner from the child and at what point (if any) can we confidently separate our conception of the two? How do adults approach learning and in what ways might the findings of disciplines such as lifespan-development psychology and sociology inform the work of adult educators and trainers? These and other similar questions provide an introduction to the project of understanding the cognitive and developmental attributes of the adult learner, an essential study for those who wish to facilitate learning in the post-school years. As lifelong learning becomes the norm, the issue takes on an increasing urgency.

Continue reading


[160513] Jurnal Ilmiah: Peran CSMS dalam Meminimalkan Risiko Kecelakaan Kerja

PERAN CSMS DALAM MEMINIMALKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA

Erwin Ananta
Program Studi Diploma IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Fakultas Vokasi – Universitas Balikpapan

Versi cetak diterbitkan dalam prosiding seminar nasional
Program Pascasarjana Fakultas Kedokteran
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta, 23 April 2016
ISBN 978-602-386-073-9

ABSTRAK

Pembangunan waduk Teritip Balikpapan dirancang merupakan waduk terbesar di Kota Balikpapan dengan menelan dana sebesar 2,4 trilyun rupiah yang sumber dananya diambil dari APBN dalam tahun jamak (multi years). Pembangunannya dimulai sejak 11 Februari 2014 dan dikerjakan oleh BUMN PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan berlangsung hingga penelitian ini dilakukan. Proyek yang ground beaking dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum ini dirancang bangun untuk mengatasi kekurangan air yang kerap kali menimpa Kota Balikpapan pada musim kemarau dihampir setiap tahunnya.

Proyek bernilai trilyunan rupiah itu, sudah barang tentu membutuhkan sebuah sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang baik pula untuk memastikan pekerja-pekerja yang terlibat dalam proyek ini bekerja dengan aman dan selamat.

Continue reading


Leave a comment

[150610] Penelitian Deskriptif (Descriptive research)

Research Design

Penelitian Deskriptif (Descriptive research)

Oleh Erwin Ananta
Staf Pengajar pada Program Studi Sains Terapan
Diploma IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Universitas Balikpapan. 2015

Secara harfiah, penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang dimaksudkan untuk menggambarkan dan menguraikan (deskripsi) tentang suatu fenomena sosial, suatu situasi, atau kejadian-kejadian di lapangan. Penelitian deskriptif juga mengandung arti bentuk penelitian akumulasi data dasar dalam cara deskriptif semata-mata tidak untuk mencari atau menguraikan saling hubungan antara variabel yang diteliti, juga bukan untuk melakukan pengujian hipotesis berdasarkan hipotesis awal yang disusun, atau untuk menguraikan dan mendapatkan makna serta implikasinya, meskipun penelitian yang bertujuan untuk menemukan hal-hal tersebut dapat mencakup juga metode-metode deskriptif.

Continue reading